spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Telkomsel Ragu Network Sharing Berikan Manfaat Bagi Pelanggan

Telko.id – Belum juga diterapkan, namun konsep network sharing sepertinya telah lebih dulu dipertanyakan oleh operator. Salah satunya adalah Telkomsel. Raksasa operator Indonesia ini secara tidak langsung mengurai ketidaksepahamannya dengan kebijakan network sharing yang sedang digodok Pemerintah.

Dalam diskusi Percepatan Pita Lebar Indonesia yang Efisien Melalui Kebijakan network sharing, Vice President 4G Telkomsel, Ivan Permana, mengungkapkan bahwasanya pertimbangan ini kurang memberikan manfaat bagi para pelanggan.

“Semakin banyak sharing, kontrolnya akan semakin berkurang. Contohnya, jika ada satu komponen yang rusak, maka coverage sinyal suatu wilayah akan menghilang begitu saja serta SLI ke pelanggan akan semakin sulit di kontrol,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan, terdapat banyak kendala apabila menerapkan network sharing untuk industri telekomunikasi Indonesia.

Bukan hanya itu, keamanan jaringan juga harus dibagi, belum lagi dengan kompleksitas operasional. Namun, Ivan tidak menampik adanya keuntungan dari network sharing, yaitu peningkatan efisiensi dari segi biaya.

Sementara itu, Ivan juga menghimbau para operator agar tidak menurunkan nilai investasi mereka. Pasalnya, dana dari hasil efisiensi ini bisa dialihkan untuk mempercepat proyek pita lebar di Indonesia.

Sekedar informasi, saat ini saja beban pelanggan per BTS di Telkomsel sebanyak 1665 user. Sementara untuk operator di negara-negara maju seperti NTT docomo di Jepang saja hanya melayani 724 user dan sebanyak 573 pelanggan per BTS untuk SK Telecom di Korea Selatan.

“Kalau mempercepat broadband, perlu percepatan pembangunan BTS demi menyamai pelayanan di negara maju,” tambahnya.

Dari sisi regulator, Ivan mengharapkan adanya aturan yang bisa memastikan para pelaku industri terkait, termasuk operator dan vendor infrastruktur. Selain itu, ia juga menginginkan adanya penambahan pembangunan BTS dari operator lain jika kebijakannetwork sharing ini memang benar-benar diterapkan, yang tentunya bertujuan untuk percepatan pita lebar di Indonesia. [ak/if]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU