Kategori: Telkom

  • Sinergi BUMN-Danantara: Telkom Berangkatkan Ribuan Pemudik

    Sinergi BUMN-Danantara: Telkom Berangkatkan Ribuan Pemudik

    Telko.id – Dalam rangka menyambut puncak arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 1447H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis Bersama TelkomGroup 2026 dengan memberangkatkan 1.924 pemudik dari Jakarta menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra.

    Program ini merupakan bagian dari inisiatif Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara yang bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan”. Seremoni pelepasan peserta mudik dilaksanakan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa (17/3).

    Agenda tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria, Managing Director Stakeholders Management Danantara Rohan Hafas, Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Tedi Bharata, serta jajaran pimpinan perusahaan BUMN.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan bahwa tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran menunjukkan kuatnya tradisi mudik di Indonesia.

    “Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, tahun ini diperkirakan terdapat sekitar 143,9 juta perjalanan mudik di seluruh Indonesia. Pemerintah terus memastikan kesiapan infrastruktur dan berbagai moda transportasi agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujar Menko AHY.

    Ia juga mengapresiasi inisiatif BP BUMN, Danantara, dan BUMN yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan program mudik gratis yang turut membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, sehingga mendukung perjalanan mudik yang lebih tertib bagi masyarakat.

    Pada saat bersamaan, TelkomGroup juga melaksanakan pelepasan keberangkatan peserta Mudik Gratis Bersama TelkomGroup 2026 di Museum Satria Mandala, Jakarta.

    Tahun ini TelkomGroup menyiapkan 27 armada bus ramah lingkungan yang terdiri dari 15 bus Telkomsel, 10 bus Telkomsel Poin, dan 2 bus Telkom Solution-Indibiz, serta 3 kapal laut untuk mengantarkan pemudik ke berbagai kota tujuan, antara lain Tasikmalaya, Magelang, Sleman, Yogyakarta, Wonosari, Semarang, Ponorogo, Surabaya, dan Malang di Pulau Jawa, serta Lampung dan Palembang di Pulau Sumatra.

    Seluruh perjalanan diatur secara tertib dan terkoordinasi guna mengutamakan kenyamanan serta keselamatan peserta selama perjalanan.

    Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, penggunaan armada bus ramah lingkungan dalam program ini juga menjadi langkah nyata TelkomGroup dalam mendorong perjalanan yang lebih efisien dan rendah emisi, sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan.

    Melalui inisiatif ini, TelkomGroup berharap program mudik tidak hanya memberikan manfaat sosial bagi para peserta, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi lingkungan.

    Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan, “Momentum Lebaran selalu diiringi peningkatan mobilitas dan aktivitas komunikasi masyarakat. TelkomGroup memastikan kesiapan jaringan dan layanan agar masyarakat tetap dapat terhubung dengan lancar di tengah meningkatnya mobilitas dan kebutuhan digital”.

    Menurut Dian, Telkom telah meningkatkan kapasitas jaringan, menyiapkan mobile BTS di sejumlah titik jalur mudik, serta menghadirkan posko siaga yang didukung lebih dari 13.700 personel di seluruh Indonesia.

    Lebih lanjut Dian menambahkan, “Melalui program Mudik Bersama BUMN ini, TelkomGroup ingin berkontribusi menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman serta memastikan para pemudik dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita,”.

    Program Mudik Gratis Bersama TelkomGroup tahun ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari pelanggan, pelaku UMKM, mitra, serta masyarakat umum yang telah melakukan registrasi melalui laman resmi program mudik TelkomGroup.

    Para peserta mendapatkan fasilitas transportasi gratis menggunakan armada yang telah dipersiapkan secara khusus, serta berbagai dukungan perjalanan seperti goodie bag berisi kebutuhan dasar perjalanan, merchandise, dan uang saku.

    Demi memastikan kualitas layanan telekomunikasi tetap prima selama periode libur Lebaran, TelkomGroup juga memastikan kesiapan layanan dan infrastruktur digital.

    Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari penguatan kapasitas jaringan hingga mencapai 60,7 Tbps, monitoring trafik secara intensif, hingga penyiapan 22 Posko TelkomGroup Siaga RAFI yang terintegrasi serta didukung lebih dari 13.700 personel yang siaga 24×7 di seluruh wilayah Indonesia.

    Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan layanan konektivitas digital tetap andal di tengah meningkatnya mobilitas, sehingga masyarakat dapat tetap selalu terhubung.

    Selain moda transportasi dan penguatan layanan telekomunikasi digital, di momentum ini TelkomGroup juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari program Telkomsel Poin.

    Sebelumnya, Telkom juga menyalurkan bantuan melalui program Telkom Berbagi secara nasional berupa dukungan perangkat dan konektivitas internet bagi 50 madrasah, sekolah, dan pesantren, serta santunan bagi 1.000 anak yatim, 1.000 masyarakat duafa dan penyandang disabilitas dengan total nilai mencapai Rp2 miliar.

    Berbagai upaya yang dilakukan TelkomGroup, mulai dari kesiapan jaringan, penyelenggaraan program mudik gratis hingga penyaluran bantuan, diharapkan dapat memperkuat peran BUMN khususnya TelkomGroup dalam memberikan manfaat yang maksimal atas layanan terbaiknya bagi pelanggan dan seluruh masyarakat.

    “Mewakili jajaran Board of Executive dan keluarga besar TelkomGroup, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan batin, semoga setiap ikhtiar dan kerja keras yang telah dilakukan menjadi jalan kebaikan serta menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” tutup Dian. (Icha)

  • Telkom Akses Kerahkan 20 Ribu Teknisi Jaga Jaringan Jelang Idulfitri 2026

    Telkom Akses Kerahkan 20 Ribu Teknisi Jaga Jaringan Jelang Idulfitri 2026

    Telko.id – PT Telkom Akses (Telkom Akses) menyiagakan lebih dari 20 ribu teknisi di seluruh Indonesia untuk menjaga kualitas layanan telekomunikasi selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

    Kesiapan ini diperkuat dengan pengoperasian posko siaga terintegrasi dan dukungan logistik memadai guna mengantisipasi peningkatan aktivitas digital masyarakat.

    Direktur Operation Telkom Akses Ambari menegaskan, kesiapan siaga RAFI tidak hanya ditentukan jumlah personel, tetapi juga kedisiplinan operasional dan respons cepat.

    “Seluruh tim harus menjalankan disiplin operasi secara konsisten, mulai dari kehadiran tepat waktu, kesiapan material dan perangkat kerja, hingga pengawalan order serta kualitas layanan sesuai SLA,” ujar Ambari dalam Kick off Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2026.

    Untuk memperkuat pengawasan, perusahaan mengoperasikan 4 posko area, 15 posko regional, dan 61 posko branch yang tersebar di seluruh Indonesia. Posko-posko ini menjadi bagian sistem koordinasi operasional untuk memastikan penanganan layanan di lapangan berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi.

    Dukungan logistik juga disiapkan melalui warehouse di setiap posko branch untuk menjaga ketersediaan material dan perangkat kerja.

    Dari sisi operasional lapangan, Telkom Akses mengerahkan total 20.936 personel teknis. Rinciannya terdiri dari 9.927 teknisi I-OAN (Integrated Operation Access Network), 8.797 teknisi Provisioning, 1.514 teknisi External Business, serta 698 teknisi wilayah khusus.

    Penguatan sumber daya manusia ini menjadi langkah krusial mengingat lonjakan permintaan layanan digital selama momen hari raya, sebagaimana juga dilakukan dalam persiapan layanan Idulfitri oleh entitas lain dalam grup.

    Sebagai pusat pengendalian operasional, Telkom Akses juga mengoperasikan satu Posko Nasional yang berlokasi di Graha Telkom Akses, Jakarta Barat.

    Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk memonitor kesiapan jaringan secara real time, memantau penanganan gangguan, serta mengawal operasional layanan di seluruh wilayah Indonesia selama periode RAFI.

    Ambari juga menekankan pentingnya sikap proaktif dan responsif selama periode siaga. Seluruh personel diminta selalu siap menerima dan menindaklanjuti setiap eskalasi atau order layanan secara cepat serta memperbarui progres penanganan secara berkala.

    Keberhasilan Posko RAFI 2026 juga ditentukan kolaborasi solid dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk ekosistem TelkomGroup dan mitra kerja di berbagai wilayah.

    “Seluruh personel harus terus memperkuat koordinasi dan saling mendukung dengan stakeholder agar setiap tantangan operasional dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tutup Ambari.

    Pendekatan kolaboratif ini sejalan dengan upaya menjaga kualitas layanan secara menyeluruh, termasuk untuk mendukung layanan jaringan FWA yang juga ditingkatkan kapasitasnya.

    Kesiapan operasional ini bukan hal baru dalam industri telekomunikasi Indonesia. Setiap tahun, operator bersiap menghadapi puncak traffic selama Ramadan dan Idulfitri. Upaya serupa dalam mengoptimalkan infrastruktur dan kesiapan personel juga terus dilakukan, seperti yang dijalankan oleh Telkomsel pada periode sebelumnya.

    Komitmen untuk menjaga konektivitas andal menjadi prioritas utama, mengingat peran vital komunikasi digital dalam silaturahmi modern.

    Peningkatan aktivitas digital selama hari raya tidak hanya mencakup panggilan suara dan pesan, tetapi juga penggunaan data untuk video call, streaming konten keagamaan, dan media sosial.

    Lonjakan ini memerlukan antisipasi teknis yang matang untuk mencegah gangguan dan menjaga pengalaman pengguna. Strategi lain yang diterapkan industri termasuk program livestream marathon yang membutuhkan jaringan stabil.

    Melalui kesiapan posko operasional, dukungan logistik, serta puluhan ribu teknisi yang disiagakan, Telkom Akses optimistis dapat menjaga kualitas layanan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

    Harapannya, masyarakat dapat terus menikmati layanan telekomunikasi yang andal di momen kebersamaan tanpa terkendala masalah konektivitas. (Icha)

  • Telkom Percepat Ekonomi Inklusif UMKM Perempuan

    Telkom Percepat Ekonomi Inklusif UMKM Perempuan

    Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmennya dalam membangun ekonomi inklusif melalui program pendampingan dan pemberdayaan perempuan penggerak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan akses pasar para pelaku usaha perempuan di era digital.

    Program pembinaan terintegrasi melalui ekosistem seperti Rumah BUMN Telkom dirancang untuk membantu UMKM, khususnya yang digerakkan perempuan, agar mampu berkembang dan beradaptasi.

    Upaya ini semakin relevan mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.

    “Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkom tidak hanya berfokus pada penguatan konektivitas dan transformasi teknologi, tetapi juga berkomitmen mengoptimalkan inovasi untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang nyata,” ujar SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto.

    Ia menambahkan, melalui pendampingan ini, diharapkan setiap solusi yang dihasilkan oleh perempuan penggerak UMKM dapat memiliki model keberlanjutan yang kuat.

    Program ini sejalan dengan implementasi prinsip ESG Telkom, khususnya pada pilar sosial ‘Empower our People’ yang berfokus pada pemberdayaan komunitas berbasis digital. Langkah ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, khususnya tujuan kelima tentang kesetaraan gender.

    Content image for article: Telkom Perkuat Ekonomi Inklusif Lewat Pemberdayaan Perempuan UMKM

    Kisah Sukses UMKM Binaan

    Salah satu contoh nyata adalah Dini Windu Asih, pemilik usaha kuliner Mbrebes Milli yang bergabung sebagai UMKM binaan Telkom pada Januari 2025. Sebagai ketua komunitas, Dini aktif mengajak anggotanya bergabung dalam ekosistem Rumah BUMN Telkom.

    Melalui pendampingan terstruktur, para pelaku usaha perempuan mendapatkan pembekalan kurikulum bisnis komprehensif mulai dari Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global.

    Pendampingan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku UMKM perempuan untuk memperluas pasar melalui pemanfaatan kanal digital. Pendekatan serupa juga dilakukan oleh operator lain, seperti inisiatif SheHacks dari Indosat.

    Semangat kemandirian perempuan juga tercermin melalui inisiatif Tano Puan, usaha milik Siska Elvi Yunita. Usaha ini terpilih sebagai salah satu program terbaik dalam Bumi Berseru Fest 2025, kompetisi aksi lingkungan yang diinisiasi Telkom.

    Berangkat dari pengalaman pribadi sebagai korban konflik lahan gambut, Siska mendorong lahirnya pendekatan sustainable entrepreneurship yang memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan.

    Melalui kelompok Srikandi Purun Jaya, para perempuan mengolah tanaman purun menjadi produk eco-craft bernilai ekonomi tinggi. Inisiatif ini sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian ekosistem lahan gambut, menunjukkan bagaimana pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan.

    Dampak dan Masa Depan Program

    Program pemberdayaan perempuan UMKM oleh Telkom merupakan bagian dari upaya lebih luas dalam ekosistem digital Indonesia. Berbagai pihak, termasuk XL Axiata dan Komdigi, juga meluncurkan program serupa untuk mendukung literasi digital perempuan.

    Dengan memperkuat peran perempuan dalam pengembangan UMKM, Telkom berharap dapat terus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang inklusif. Dampak yang dihadirkan tidak hanya bersifat sosial dan ekonomi, tetapi juga lingkungan, menciptakan keberlanjutan yang nyata bagi masyarakat.

    Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom ini menunjukkan bagaimana korporasi dapat berperan aktif dalam mengatasi tantangan sosial dengan memanfaatkan kekuatan teknologi dan konektivitas.

    Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pelaku usaha perempuan untuk bangkit dan berkontribusi pada perekonomian nasional. (Icha)

  • TelkomGroup dan Komdigi Jaga Layanan Jelang Idulfitri dengan 13.700 Personel

    TelkomGroup dan Komdigi Jaga Layanan Jelang Idulfitri dengan 13.700 Personel

    Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company (OpCo) TelkomGroup berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) untuk memastikan keandalan layanan dan infrastruktur jaringan nasional menjelang Idulfitri 1447H.

    Kolaborasi ini ditandai dengan Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Optimal Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (13/3).

    Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan komitmen perusahaan. “Seluruh ekosistem TelkomGroup berkomitmen untuk berkolaborasi dan menghadirkan konektivitas yang mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri, sehingga momen silaturahmi dapat tetap terjalin dengan lancar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Dian.

    Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Komdigi Dr. Ir. Ismail, M.T., yang menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan untuk layanan komunikasi yang aman dan stabil.

    Sebagai langkah konkret, TelkomGroup telah menggelar Kick-Off Posko TelkomGroup SIAGA RAFI 2026 di Command Center Telkom Integrated Operation Center (TIOC) Jakarta. Posko yang mengusung tema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati” ini akan beroperasi penuh 24 jam pada periode 13 hingga 30 Maret 2026. Sebanyak 22 posko, terdiri dari 9 posko utama dan 13 posko operating company, telah disiagakan.

    Operasi ini didukung oleh lebih dari 480 petugas posko dan lebih dari 13.200 petugas lapangan, sehingga total personel yang disiagakan mencapai lebih dari 13.700 orang. Mereka bertugas memastikan stabilitas layanan di seluruh wilayah Indonesia selama periode puncak arus mudik dan silaturahmi digital.

    Langkah antisipatif serupa juga pernah dilakukan TelkomGroup untuk menjaga layanan digital pada momen Nataru sebelumnya.

    Content image for article: TelkomGroup dan Komdigi Jaga Layanan Jelang Idulfitri dengan 13.700 Personel

    Koordinasi kesiapan infrastruktur dan layanan ini diorkestrasi oleh PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), OpCo yang mengelola infrastruktur konektivitas TelkomGroup. Sebuah satuan tugas (Satgas) khusus juga dibentuk, melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem perusahaan untuk memperkuat koordinasi operasional.

    Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menyatakan bahwa kesiapan jaringan merupakan hasil kolaborasi seluruh entitas. “TelkomGroup memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional jaringan secara end-to-end melalui sinergi lintas entitas sehingga layanan konektivitas dapat tetap terjaga dan andal,” kata Nanang.

    Berbagai langkah antisipatif telah dilakukan, termasuk pengujian performa jaringan, penguatan elemen infrastruktur, serta optimalisasi sistem monitoring.

    Untuk mendukung operasional posko, TelkomGroup memanfaatkan berbagai tools digital Smart Command Center. Platform ini memungkinkan pemantauan infrastruktur dan layanan secara real-time melalui dashboard terpadu.

    Selain itu, platform Telkomcare digunakan untuk memonitor tiket dan alert pada titik-titik Point of Interest (PoI) selama RAFI 2026, sehingga potensi gangguan dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat.

    Content image for article: TelkomGroup dan Komdigi Jaga Layanan Jelang Idulfitri dengan 13.700 Personel

    Kapasitas Jaringan Ditingkatkan Hingga 60,7 Tbps

    Menghadapi lonjakan trafik, TelkomGroup melalui InfraNexia telah menyiapkan kapasitas jaringan sebesar 60,7 Tbps. Peningkatan kapasitas ini untuk mengantisipasi proyeksi kenaikan trafik fixed broadband yang diperkirakan mencapai 30,3 Tbps atau naik 9,2% dari periode sebelumnya.

    Sementara untuk mobile broadband, puncak payload nasional diproyeksikan sekitar 70,85 PB, meningkat sekitar 11,1% dibanding hari normal.

    Kesiapan jaringan mobile broadband juga diperkuat dengan lebih dari 229 ribu BTS yang mencakup hingga 97% wilayah Indonesia. Penguatan kapasitas dilakukan pada berbagai elemen jaringan inti dan platform digital.

    Tujuannya untuk mendukung layanan komunikasi, streaming, gaming, serta berbagai aktivitas digital masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

    Nanang Hendarno menambahkan, “Dengan dukungan seluruh kapabilitas jaringan TelkomGroup, kami berkomitmen menjaga kualitas layanan agar masyarakat dapat menikmati pengalaman digital yang lancar di berbagai titik aktivitas, termasuk jalur mudik dan pusat layanan publik.” Komitmen terhadap keandalan layanan ini juga tercermin dalam upaya pemulihan pascabencana di berbagai daerah.

    Komitmen Kolaboratif Jaga Pengalaman Digital

    Kehadiran jajaran direksi TelkomGroup dalam apel bersama Komdigi menunjukkan komitmen strategis untuk bersinergi dengan pemerintah dan pelaku industri. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menciptakan ekosistem telekomunikasi yang tangguh, terutama dalam menghadapi pola konsumsi digital yang berubah selama bulan suci dan hari raya.

    Upaya kolaboratif tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada aspek keamanan dan kenyamanan layanan. Pengalaman dalam menangani situasi darurat, seperti pengiriman relawan ke Aceh, menjadi dasar dalam menyusun skenario penanganan gangguan selama periode RAFI.

    Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, TelkomGroup bertekad memastikan layanan konektivitas tetap andal, mendukung aktivitas ekonomi, produktivitas, dan silaturahmi masyarakat Indonesia dengan aman dan nyaman. (Icha)

  • Telkom dan Huawei Teken MoU Strategis di MWC Barcelona

    Telkom dan Huawei Teken MoU Strategis di MWC Barcelona

    Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) menjalin kerja sama strategis dengan Huawei Technologies Co., Ltd.

    Kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai Strategic Activities for Digital Telco pada ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona, 3 Maret 2026.

    Kolaborasi ini fokus pada penguatan infrastruktur digital dan pengembangan ekosistem data center di Indonesia.

    Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F., dan Director Huawei Chi Kaichao.

    MoU ini menjadi langkah strategis TelkomGroup untuk memperkuat bisnis infrastruktur digital dan membuka sinergi teknologi dengan Huawei guna menciptakan ekosistem data center yang andal dan efisien.

    Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi infrastruktur digital yang berdaya saing global.

    “Penandatanganan MoU di ajang MWC Barcelona ini menjadi simbol komitmen Telkom untuk terus bertransformasi sebagai digital telco kelas dunia. Kolaborasi strategis dengan Huawei akan memperkuat kapabilitas infrastruktur digital, mempercepat inovasi solusi enterprise, serta memastikan kesiapan talenta kami dalam menjawab kebutuhan transformasi digital nasional,” ujar Seno.

    Ruang lingkup kerja sama mencakup eksplorasi pengembangan bisnis infrastruktur digital, dengan fokus pada penguatan ekosistem data center. Huawei dapat mempertimbangkan penggunaan fasilitas data center milik NeutraDC untuk mendukung layanannya, termasuk potensi penempatan availability zone dari Huawei Cloud, sesuai dengan ketentuan kerja sama dan regulasi yang berlaku.

    Huawei juga akan berbagi informasi mengenai inovasi teknologi data center terkini. Pembahasan mencakup teknologi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), arsitektur serta perangkat keras berbasis AI, hingga solusi yang mendukung keberlanjutan dan efisiensi operasional. Pengetahuan ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kapabilitas infrastruktur NeutraDC.

    Content image for article: Telkom dan Huawei Teken MoU Strategis di MWC Barcelona

    NeutraDC saat ini telah mengoperasikan fasilitas hyperscale data center NeutraDC Nxera Batam yang AI-ready. Fasilitas yang berlokasi strategis di kawasan SIJORI (Singapura, Johor, Riau) ini didukung ekosistem konektivitas internasional dan penerapan standar global untuk melayani kebutuhan ekosistem digital regional.

    CEO NeutraDC Group, Andreuw Th.A.F., menegaskan kesiapan NeutraDC sebagai penyedia infrastruktur data center.

    “Kolaborasi dengan Huawei membuka peluang bagi NeutraDC untuk terus menghadirkan infrastruktur data center yang scalable, efisien, dan siap mendukung kebutuhan AI serta cloud di masa depan. Kami percaya sinergi ini akan memperkuat ekosistem digital yang semakin andal dan berdaya saing global,” ujarnya.

    Director Huawei, Chi Kaichao, menyambut baik kerja sama ini. “Melalui kolaborasi ini, Huawei berharap dapat memperkuat sinergi dengan Telkom dan NeutraDC dalam menghadirkan teknologi data center dan infrastruktur digital yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan. Kami percaya kerja sama ini dapat membuka peluang baru dalam pengembangan ekosistem cloud dan digital infrastructure yang mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia,” kata Chi Kaichao.

    Kolaborasi ini sejalan dengan visi Telkom untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital nasional, memperkuat daya saing industri, serta mendukung agenda transformasi ekonomi digital Indonesia.

    Telkom terus memperkuat perannya sebagai enabler utama dalam pembangunan infrastruktur dan solusi digital terintegrasi melalui orkestrasi ekosistem global technology partners.

    Pertemuan Strategis Perkuat Arah Kolaborasi

    Selain penandatanganan MoU, dalam rangkaian agenda MWC Barcelona, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji juga melakukan pertemuan strategis dengan perwakilan Huawei, termasuk VP Carrier Sales Huawei Technologies James Zhang. Pertemuan ini bertujuan memperkuat arah kolaborasi jangka panjang antara kedua perusahaan.

    Pembahasan mencakup pengembangan infrastruktur digital, data center hyperscale, jaringan generasi lanjut, serta penguatan kapabilitas B2B ICT Telkom.

    Inisiatif ini sejalan dengan strategi TelkomGroup dalam memperkuat ekosistem digital infrastructure melalui platform NeutraDC dan pengembangan jaringan masa depan melalui InfraCo.

    Kerja sama dengan Huawei menambah daftar kolaborasi strategis Telkom dalam membangun kapabilitas digital. Sebelumnya, Telkom juga telah melatih talenta muda di bidang keamanan siber dan mempercepat inovasi AI melalui kemitraan dengan akademisi. Huawei sendiri aktif dalam pengembangan talenta ICT di Indonesia.

    Kolaborasi Telkom, NeutraDC, dan Huawei diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam membangun fondasi digital Indonesia yang lebih tangguh, efisien, dan siap menghadapi tantangan teknologi masa depan, khususnya dalam ekosistem data center dan cloud. (Icha)

  • TelkomGroup dan F5 Kembangkan Solusi AI-Secure Connectivity di Indonesia

    TelkomGroup dan F5 Kembangkan Solusi AI-Secure Connectivity di Indonesia

    Telko.id – PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) dan F5, Inc. menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjajaki pengembangan solusi AI Connectivity di Indonesia.

    Penandatanganan kerja sama strategis ini dilakukan dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Selasa (3/3).

    MoU ditandatangani oleh CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F. dan Chief Revenue Officer F5 Chad Whalen, disaksikan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji.

    Kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan kapabilitas data center dan managed services NeutraDC dengan solusi keamanan serta pengiriman aplikasi berbasis AI dari F5.

    Andreuw Th.A.F. menyatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi NeutraDC memperkuat posisi sebagai penyedia infrastruktur digital siap AI.

    “Dengan mengintegrasikan solusi AI security dan application delivery F5 ke dalam managed services kami, kami dapat menghadirkan layanan yang tidak hanya andal dari sisi infrastruktur, tetapi juga aman dan adaptif,” ujarnya.

    Ia menambahkan, sinergi ini akan memperkaya portofolio layanan NeutraDC, khususnya dalam mendukung pelanggan enterprise yang mengadopsi arsitektur hybrid dan multi-cloud.

    Kebutuhan keamanan aplikasi, visibilitas trafik, serta optimalisasi performa dinilai semakin meningkat seiring adopsi AI dan cloud.

    Chad Whalen dari F5 menekankan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis dengan pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan.

    “Melalui kolaborasi dengan NeutraDC, kami dapat mengintegrasikan teknologi F5 lebih dekat dengan infrastruktur data center lokal sehingga pelanggan di Indonesia memperoleh solusi AI Connectivity yang terintegrasi, aman, dan berperforma optimal,” jelas Whalen.

    Direktur Telkom Seno Soemadji menegaskan kolaborasi ini mencerminkan komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan infrastruktur dan platform digital yang AI-ready serta secure by design. “AI-secure Connectivity yang kami tawarkan adalah integrasi menyeluruh antara jaringan, data center, cloud, dan keamanan aplikasi,” kata Seno.

    Inisiatif ini sejalan dengan agenda strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, memperkuat kedaulatan data, dan membangun infrastruktur digital yang resilien.

    Momentum MWC 2026 dimanfaatkan TelkomGroup untuk memperluas kemitraan internasional dan memperkuat kapabilitas dalam ekosistem digital global.

    Sebagai penyedia layanan data center nasional, NeutraDC memiliki kapabilitas dalam layanan colocation, compute, dan connectivity. Kolaborasi dengan F5 ditujukan untuk memperkuat nilai tambah ekosistem layanannya dengan dukungan keamanan aplikasi serta pengelolaan lingkungan multi-cloud bagi pelanggan.

    Ke depan, kedua pihak akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menyusun rencana implementasi terstruktur, mencakup aspek teknis, operasional, komersial, dan tata kelola.

    Prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia akan dijunjung tinggi dalam proses tersebut.

    Kolaborasi NeutraDC dan F5 diharapkan dapat menghadirkan fondasi AI Connectivity yang kokoh bagi pelaku industri di Indonesia. Langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat daya saing nasional dalam menghadapi era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan.

    Upaya serupa dalam penguatan infrastruktur digital juga terlihat dari inisiatif tata kelola teknologi oleh anak perusahaan TelkomGroup lainnya.

    Pengembangan solusi ini merupakan respons terhadap tren digitalisasi yang kian masif. Adopsi teknologi AI dan cloud mengharuskan adanya infrastruktur konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki lapisan keamanan yang canggih dan adaptif. Inovasi dalam AI dan 5G terus didorong untuk memenuhi kebutuhan industri.

    Dengan kolaborasi ini, NeutraDC dan F5 berkomitmen mendukung akselerasi transformasi digital di berbagai sektor. Solusi yang dihadirkan diharapkan mampu membuka peluang model bisnis baru di era ekonomi berbasis AI, sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia di kancah global.

    Perluasan layanan digital ke kawasan ekonomi khusus, seperti yang dilakukan OneSmartServices, menunjukkan komitmen yang berkelanjutan. (Icha)

  • Sinar Mas Land dan Telkom Hadirkan Jaringan 5G di BSD City

    Sinar Mas Land dan Telkom Hadirkan Jaringan 5G di BSD City

    Telko.id – Sinar Mas Land dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi dan menghadirkan jaringan 5G di kawasan BSD City.

    Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Serpong Mas Telematika (SMT), anak usaha Sinar Mas Land, dan Telkom pada Rabu, 11 Maret 2026, di Sinar Mas Land Plaza, BSD City.

    Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang bermitra dengan PT SMT untuk pemanfaatan jaringan fiber optik.

    Infrastruktur tersebut akan mendukung layanan FTTH (Fiber to the Home) dan FTTX bagi produk IndiHome, IndiBiz, serta dedicated internet. Jaringan fiber optik ini juga akan menjadi transport untuk Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel.

    Edie Kurniawan, Executive Vice President Telkom Regional II, mengungkapkan kolaborasi ini merupakan langkah strategis.

    “Kolaborasi antara Telkom dan Sinar Mas Land menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur telekomunikasi sekaligus menghadirkan konektivitas digital yang lebih andal di kawasan BSD City,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa kehadiran jaringan 5G menjadi bagian dari komitmen Telkom Indonesia dalam mendorong percepatan transformasi digital di berbagai kawasan strategis.

    Kiem An Andy, Chief Operating Officer Fiber Optic, Mining & Infrastructure Sinar Mas Land, menyatakan komitmen perusahaan.

    “Sebagai kawasan yang terus berkembang menjadi integrated smart digital city, Sinar Mas Land berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang mendukung transformasi digital secara berkelanjutan,” kata Andy.

    Ia optimistis BSD City dapat terus menjadi ekosistem yang kondusif bagi perkembangan teknologi, ekonomi digital, dan inovasi di Indonesia.

    Content image for article: Sinar Mas Land dan Telkom Hadirkan Jaringan 5G di BSD City

    Perluasan Jangkauan 5G Bertahap

    Penandatanganan PKS ini menandai perluasan jangkauan jaringan 5G Telkom di BSD City yang akan tersebar secara bertahap mulai tahun 2026. Sebagai kota mandiri seluas sekitar 6.000 hektare, BSD City terus mengembangkan diri sebagai smart digital city yang terintegrasi, menghadirkan ekosistem hunian, bisnis, pendidikan, teknologi, dan gaya hidup dalam satu kawasan.

    Pengembangan kota ini didukung berbagai infrastruktur dan solusi berbasis teknologi. Di antaranya adalah jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan dan monitoring kawasan berbasis digital, serta pengembangan layanan kota berbasis data untuk meningkatkan efisiensi mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.

    Sinar Mas Land juga telah menghadirkan Digital Hub sebagai pusat inovasi yang mempertemukan perusahaan teknologi global, startup, serta talenta digital dalam satu ekosistem kolaboratif.

    Inisiatif ini sejalan dengan upaya mendukung para startup dan menciptakan pusat teknologi seperti Silicon Valley di BSD.

    Dukungan untuk Ekosistem Digital

    Melalui pengembangan infrastruktur digital dan konektivitas berkecepatan tinggi, BSD City memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

    Kolaborasi dengan Telkom ini juga mencerminkan tren strategis di industri, sebagaimana terlihat dalam kerja sama sebelumnya antara grup Axiata dan Sinarmas.

    Berbagai inisiatif digital diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota masa depan yang terhubung, efisien, dan berkelanjutan. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung perkembangan ekonomi digital nasional secara keseluruhan.

    Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi dari kedua belah pihak, termasuk Nanang Hendarno (Direktur Network Telkom Indonesia), Irvan Yasni (CEO of Technology Advisory and Business at Sinar Mas Land), Himawan Setiawan (AVP Infrastructure Operation Sinar Mas Land), serta Rama Devy Simbolon (VP Regulation & Business Advocacy Sinar Mas Land).

    Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi ini bagi masa depan konektivitas digital di kawasan strategis Indonesia. (Icha)

  • Satu Tahun Danantara, Telkom Dukung Pendidikan dengan 2.500 Paket Sekolah

    Satu Tahun Danantara, Telkom Dukung Pendidikan dengan 2.500 Paket Sekolah

    Telko.id – Danantara Indonesia merayakan satu tahun perjalanan kelembagaannya dengan refleksi bersama di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (11/3).

    Acara yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri ini juga menjadi momentum penyaluran 88.000 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak di seluruh Indonesia oleh BUMN, termasuk kontribusi nyata dari TelkomGroup.

    Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menekankan pentingnya integritas, disiplin tata kelola, dan orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara.

    “Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global,” ujar Presiden.

    Ia menambahkan bahwa capaian satu tahun ini baru awal, dan ke depan tata kelola serta kinerja harus terus ditingkatkan untuk manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

    Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyatakan tahun pertama difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat.

    “Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” jelas Rosan.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui program penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah. Sebagai bagian dari gerakan ini, TelkomGroup menyalurkan 2.500 paket kepada siswa di Kalimantan Utara, mencakup Kota Tarakan (1.500 paket), Kabupaten Malinau (500 paket), dan Kabupaten Nunukan (500 paket).

    Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan partisipasi ini adalah wujud komitmen perusahaan menciptakan dampak sosial berkelanjutan.

    “Kami meyakini bahwa investasi pada pendidikan dan generasi muda akan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan nasional,” ujar Dian.

    Ia berharap dukungan ini dapat membuka lebih banyak peluang dan meningkatkan semangat belajar generasi muda.

    Content image for article: Satu Tahun Danantara, Telkom Dukung Pendidikan dengan 2.500 Paket Sekolah

    Penyaluran bantuan di Kalimantan Utara terlaksana melalui kolaborasi berbagai entitas TelkomGroup, termasuk Telkomsel, InfraNexia, Telkom Akses, dan Telkom Property.

    Kolaborasi ini mendukung koordinasi dengan pihak sekolah dan memastikan bantuan diterima langsung oleh para siswa.

    Inisiatif sosial TelkomGroup sejalan dengan semangat “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati” dan fokus pada penguatan akses pendidikan melalui layanan telekomunikasi digital yang andal dan merata.

    Langkah ini memperkuat peran Telkom sebagai enabler ekosistem digital nasional yang turut mendorong kontribusi berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia.

    Dalam perjalanan transformasinya, Telkom terus memperkuat arah strategis melalui strategi TLKM 30. Strategi ini berfokus pada penguatan tata kelola, penataan portofolio bisnis, penciptaan nilai jangka panjang, serta penguatan struktur strategic holding, yang sejalan dengan agenda Danantara Indonesia.

    Transformasi TelkomGroup juga tercermin dalam kesiapan infrastruktur digital, seperti yang ditunjukkan dalam kesiapan layanan digital Nataru dan pengembangan data center hyperscale di Batam. Fondasi ini mendukung kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan.

    Melalui momentum satu tahun ini, Danantara Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, dan mendorong investasi strategis berdampak jangka panjang.

    “Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata,” tutup Rosan Roeslani. (Icha)

  • Telkom Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30 Demi Perkuat Fundamental

    Telkom Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30 Demi Perkuat Fundamental

    Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menegaskan komitmennya untuk fokus pada eksekusi strategi transformasi TLKM 30 sepanjang tahun 2026.

    Agenda ini bertujuan memperkuat fundamental bisnis melalui penataan portofolio, penguatan tata kelola perusahaan, dan pembentukan strategic holding untuk menciptakan valuasi yang lebih tinggi.

    Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan hal tersebut dalam agenda TelkomGroup Business Update di Jakarta, Jumat (6/3).

    “TLKM 30 kami jalankan untuk membuka nilai yang lebih besar dari seluruh potensi bisnis Telkom sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan kepada negara dan pemegang saham, melalui peningkatan nilai dan dividen,” ujar Dian seperti dikutip Telko.id.

    Strategi TLKM 30 merupakan transformasi jangka menengah yang dirancang hingga 2030 untuk meningkatkan kinerja dan daya saing Telkom sebagai enabler ekosistem digital global. Inisiatif ini mencakup penataan portofolio bisnis secara terarah dan penguatan praktik Good Corporate Governance (GCG).

    Transformasi ini sejalan dengan agenda total governance reset pada pengelolaan BUMN yang didorong Danantara. Fokusnya adalah pada penguatan tata kelola yang transparan, prudent, dan disiplin dalam pengelolaan aset.

    Upaya tersebut meliputi normalisasi kualitas aset, praktik pengeluaran akuntabel, dan penyelarasan pencatatan keuangan untuk laporan yang lebih akurat.

    Dalam implementasinya, Telkom mendorong operational excellence melalui penguatan disiplin, perbaikan proses bisnis, dan pengelolaan alokasi modal yang efisien.

    Hal ini didukung transformasi budaya perusahaan yang menekankan kolaborasi, akuntabilitas, serta orientasi pada kinerja dan penciptaan nilai.

    Sebagai perusahaan dual listing di BEI dan NYSE, Telkom juga memastikan kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia dan Amerika Serikat.

    Langkah-langkah ini diharapkan mengakselerasi efisiensi pengelolaan sumber daya sehingga fundamental bisnis semakin solid di tengah ketidakpastian global.

    Content image for article: Telkom Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30 untuk Penguatan Fundamental

    Progres Transformasi dan Unlocking Value

    Sejumlah progres transformasi telah terlihat sejak implementasi TLKM 30 pertengahan tahun lalu. Salah satu langkah signifikan adalah pembentukan entitas FiberCo melalui spin-off InfraNexia.

    Langkah ini merupakan upaya unlocking value pada bisnis infrastruktur digital wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF).

    InfraNexia akan fokus mengembangkan bisnis fiber, meningkatkan efisiensi operasional dan investasi, serta membuka peluang network sharing dan kemitraan strategis. Ke depan, entitas ini diharapkan menjadi engine of growth baru bagi TelkomGroup.

    Selain FiberCo, Telkom juga menyiapkan langkah strategis untuk membuka potensi nilai dari aset infrastruktur lainnya, termasuk bisnis data center dan tower melalui NeutraDC dan Mitratel.

    Upaya streamlining juga dijalankan melalui penataan portofolio entitas usaha di lingkup TelkomGroup. Perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai entitas anak usaha untuk memastikan fokus pada core business di sektor telekomunikasi dan digital, sekaligus menciptakan struktur organisasi yang lebih ramping dan efisien.

    Implementasi awal dari upaya streamlining tersebut adalah penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) oleh PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) menuju divestasi penuh atas PT Administrasi Medika (AdMedika) beserta entitas anak usahanya TelkoMedika. Ini merupakan bentuk penataan portofolio bisnis non-core di TelkomGroup.

    Pada saat yang sama, Telkom memperkuat perannya sebagai strategic holding. Dalam model ini, Telkom berfokus pada fungsi value creation dan governance oversight, sementara operasional bisnis dijalankan oleh entitas operating company yang menjadi penggerak utama pada masing-masing lini usaha.

    Empat Pilar Operating Company

    Lebih lanjut, Dian Siswarini menjelaskan bahwa TelkomGroup akan memperkuat struktur bisnis melalui operating company yang berfokus pada empat pilar utama sebagai mesin pertumbuhan. Keempat pilar tersebut adalah B2C, B2B ICT, Digital Infrastructure, serta International Business.

    Melalui struktur ini, Telkom berupaya memastikan setiap lini bisnis memiliki fokus yang lebih tajam sekaligus mampu bergerak lebih lincah dalam mengoptimalkan potensi ekosistem digital di Indonesia. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan responsivitas perusahaan di pasar yang dinamis.

    Dian menambahkan bahwa transformasi TLKM 30 juga didorong untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian dan masyarakat.

    “Dengan dukungan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan, transformasi ini kami dorong untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian dan masyarakat melalui layanan konektivitas digital yang semakin merata dan berkualitas,” tutupnya.

    Komitmen terhadap layanan yang andal juga tercermin dari upaya persiapan menghadapi peningkatan trafik, seperti yang dilakukan dalam tinjauan infrastruktur jelang Lebaran.

    Fokus eksekusi strategi TLKM 30 pada tahun 2026 ini menjadi kunci bagi Telkom dalam membuktikan implementasi dan hasil dari transformasi menyeluruh yang telah dirancang. (Icha)

  • TelkomMetra Divestasi AdMedika ke Fullerton Health, Fokus Bisnis Digital

    TelkomMetra Divestasi AdMedika ke Fullerton Health, Fokus Bisnis Digital

    Telko.id – PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), anak perusahaan di bawah naungan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TelkomGroup), secara resmi mengumumkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) untuk divestasi penuh PT Administrasi Medika (AdMedika) beserta entitas anak usahanya, TelkoMedika.

    Kesepakatan strategis yang ditandatangani pada 4 Maret 2026 dan diumumkan di Jakarta pada 9 Maret 2026 ini menetapkan kelompok perusahaan Fullerton Health sebagai pembeli resmi yang akan mengambil alih kepemilikan AdMedika Group.

    Langkah korporasi ini merupakan respons langsung terhadap aspirasi penataan portofolio atau streamlining Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diamanatkan oleh Danantara kepada TelkomGroup.

    Kebijakan divestasi AdMedika ini menjadi salah satu fokus utama dalam pilar transformasi TLKM 30. Melalui implementasi strategi transformasi tersebut, TelkomGroup berupaya melakukan penataan portofolio secara komprehensif guna memperkuat fundamental sebagai holding utama yang berfokus penuh pada core business di sektor telekomunikasi dan digital.

    Direktur Utama TelkomMetra, Pramasaleh Haryo Utomo, menegaskan bahwa penandatanganan CSPA dengan Fullerton Health merupakan sebuah keputusan terukur yang diambil melalui pertimbangan bisnis yang matang.

    Keputusan menuju divestasi penuh AdMedika Group ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.

    Langkah ini dinilai sangat krusial dalam mendukung kelancaran transformasi TelkomGroup guna memperkuat fokus bisnis inti sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

    Sinergi Strategis Layanan Kesehatan Regional

    AdMedika Group telah lama dikenal sebagai perusahaan pengelola layanan administrasi kesehatan atau Third Party Administrator (TPA) berbasis teknologi yang terkemuka di Indonesia.

    Perusahaan ini memiliki rekam jejak yang sangat kuat dalam menyediakan solusi manajemen klaim serta layanan kesehatan terpadu bagi berbagai korporasi dan institusi.

    Mengingat dinamika industri kesehatan dan asuransi yang terus berkembang dan semakin kompetitif, keberlanjutan bisnis AdMedika dinilai membutuhkan dukungan dari mitra strategis baru.

    Kehadiran pemegang saham yang memiliki keselarasan bisnis di sektor kesehatan menjadi kunci untuk mengakselerasi pengembangan perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi.

    Content image for article: TelkomMetra Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health, Fokus Bisnis Digital

    Sejak diakuisisi oleh TelkomGroup melalui TelkomMetra pada tahun 2010, AdMedika telah bertransformasi menjadi jaringan TPA terbesar di Indonesia.

    Perusahaan ini secara konsisten menyediakan solusi pengelolaan klaim, manajemen jaringan penyedia layanan kesehatan (provider), serta berbagai layanan terintegrasi bagi perusahaan, asuransi, maupun institusi.

    Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya berkelanjutan dalam mendorong Digitalisasi Kesehatan di seluruh ekosistem medis nasional.

    Group CEO Fullerton Health, Ho Kuen Loon, menyambut baik kesepakatan akuisisi ini. Ia menyatakan bahwa pengambilalihan AdMedika mencerminkan komitmen kuat Fullerton Health untuk memperluas kontribusi mereka dalam lanskap layanan kesehatan di Indonesia.

    Menurutnya, AdMedika telah berkembang sangat matang di bawah naungan TelkomGroup dan berhasil menjadi platform administrasi layanan kesehatan yang terpercaya, komprehensif, serta dibangun di atas fondasi tata kelola yang tangguh dan disiplin klinis yang ketat.

    Kualitas layanan yang dimiliki AdMedika dinilai sangat selaras dengan kapabilitas serta nilai inti yang diusung oleh Fullerton Health.

    Proses akuisisi ini dipandang sebagai sebuah lompatan penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi, tidak hanya di pasar domestik Indonesia, tetapi juga di kawasan regional.

    Integrasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan Inovasi Digital yang lebih mutakhir guna memenuhi kebutuhan pasien, klien, dan mitra yang terus berkembang pesat.

    Content image for article: TelkomMetra Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health, Fokus Bisnis Digital

    Transformasi dan Ekspansi Portofolio Bisnis

    Fullerton Health sendiri bukanlah pemain baru di industri kesehatan. Perusahaan ini memiliki pengalaman regional yang sangat mendalam serta kapabilitas operasional yang telah terbukti sukses di berbagai pasar layanan dan manfaat kesehatan di seluruh Asia.

    Kombinasi kekuatan antara AdMedika dan Fullerton Health diproyeksikan akan menciptakan sebuah platform operasional yang jauh lebih luas dan adaptif terhadap pertumbuhan pasar di masa depan.

    Sinergi ini memadukan fondasi domestik AdMedika Group yang sangat kuat dengan keahlian regional Fullerton Health dalam bidang managed care, pengelolaan jaringan penyedia layanan kesehatan, serta pengembangan ekosistem kesehatan digital.

    Penggabungan kapabilitas ini memposisikan entitas baru tersebut untuk berkembang secara lebih efektif, mendorong terciptanya inovasi layanan, serta memperkuat Tata Kelola Medis secara komprehensif.

    Upaya ini secara langsung akan memperkokoh posisi kepemimpinan AdMedika Group dalam penyediaan solusi TPA di Indonesia.

    Sebagai bagian integral dari ekosistem kesehatan nasional, AdMedika Group terus mengombinasikan keunggulan teknologi canggih dengan kapabilitas operasional yang andal. Tujuannya adalah untuk menghadirkan layanan administrasi kesehatan yang cepat, akurat, dan transparan bagi seluruh pelanggan.

    Dengan dukungan penuh dari Fullerton Health sebagai pemilik baru setelah penyelesaian proses akuisisi, AdMedika kini bersiap memasuki fase pertumbuhan baru yang lebih agresif.

    Penyelesaian transaksi divestasi AdMedika ini akan menandai babak baru bagi kedua belah pihak. Bagi TelkomGroup, langkah ini akan mempercepat realisasi target transformasi portofolio bisnis yang lebih ramping dan terfokus pada sektor telekomunikasi digital.

    Sementara bagi AdMedika Group, akuisisi ini membuka jalan lebar untuk melakukan ekspansi layanan yang lebih masif di masa depan, menjangkau pasar kawasan Asia yang lebih luas, serta menetapkan standar baru dalam industri layanan administrasi kesehatan regional. (Icha)