Telko.id – Industri penerbangan memasuki fase baru konektivitas setelah Singapore Airlines mengumumkan adopsi layanan internet satelit Starlink untuk armada pesawatnya.
Selama ini, konektivitas dalam penerbangan sering menjadi titik lemah pengalaman penumpang, terutama dalam hal kecepatan dan stabilitas.
Dengan teknologi satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO), Starlink menawarkan pendekatan berbeda yang memungkinkan koneksi lebih cepat dan latensi lebih rendah dibandingkan sistem satelit konvensional.
Hal ini membuka peluang baru bagi aktivitas digital di dalam pesawat, mulai dari streaming hingga pekerjaan berbasis data.
Melalui integrasi ini, penumpang nantinya dapat menikmati koneksi internet berkecepatan tinggi yang lebih stabil selama penerbangan, bahkan sejak pesawat lepas landas hingga mendarat (gate-to-gate).
Berbeda dengan sistem lama yang biasanya hanya aktif di ketinggian tertentu, Starlink memungkinkan koneksi tetap aktif sepanjang perjalanan, sehingga pengalaman online di pesawat semakin mendekati penggunaan internet di darat.
Baca Juga:
- Starlink Kini Dijual di Blibli Store!
- Telkomsat Perkuat Konektivitas Digital di Wilayah 3T Indonesia Timur
Singapore Airlines sendiri telah lebih dulu menawarkan Wi Fi gratis di seluruh armadanya, sehingga integrasi Starlink menjadi langkah lanjutan untuk mempertahankan posisi kompetitif.
“Konektivitas yang cepat dan lancar saat ini merupakan bagian penting dari pengalaman perjalanan,” kata Yeoh Phee Teik dalam keterangannya dikutip, Senin (4/5/2026).
“Starlink akan membawa ini ke tingkat selanjutnya dengan menghadirkan konektivitas berkecepatan tinggi generasi berikutnya, memungkinkan pelanggan untuk tetap terhibur, terhubung, dan produktif sepanjang perjalanan mereka, dengan pengalaman yang lebih lancar dan mulus dari lepas landas hingga mendarat,” tambahnya.
Langkah Singapore Airlines ini juga menunjukkan tren global di industri penerbangan, di mana semakin banyak maskapai mulai mengadopsi teknologi Starlink untuk meningkatkan layanan digital di dalam kabin.
Beberapa maskapai besar dunia bahkan sudah lebih dulu mengimplementasikan sistem serupa, menjadikan konektivitas internet sebagai bagian penting dari pengalaman terbang modern.
Kehadiran teknologi ini berpotensi mengubah cara bepergian dengan pesawat. Aktivitas seperti bekerja, streaming, atau berkomunikasi secara real-time kini bisa dilakukan tanpa hambatan berarti selama penerbangan.
Dengan kata lain, batas antara “online di darat” dan “offline di udara” mulai semakin kabur, seiring berkembangnya teknologi satelit generasi baru.


