spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Pangkas Kerumitan, Indonet Bundling Internet dan AI Credit

Telko.id – Indonet resmi menghadirkan layanan bundling internet dengan bonus AI Credit, menjadikannya Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia yang menggabungkan konektivitas internet dan akses kecerdasan buatan dalam satu penawaran.

Layanan ini mulai tersedia pada 14 September 2026 dan diberikan secara gratis kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah ini menjawab kebutuhan pasar yang semakin nyata. Pemanfaatan AI generatif telah bergeser dari sekadar teknologi baru menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari.

Merujuk PwC’s Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 96% pengguna AI generatif di Indonesia yang memakainya setiap hari merasakan peningkatan produktivitas.

“Internet dan AI semakin tidak terpisahkan dalam aktivitas bisnis. AI membantu pelanggan menghasilkan ide dan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara konektivitas menjadi fondasi agar proses tersebut dapat berjalan dengan lancar. Melalui layanan ini, kami menghadirkan keduanya dalam satu penawaran yang lebih praktis bagi pelanggan,” ujar Donauly Situmorang, Presiden Direktur Indonet dan CEO Indonesia Group Digital Edge.

Selama ini, akses terhadap AI dan konektivitas internet berjalan sebagai dua kebutuhan yang terpisah. Pelanggan harus mengelola langganan masing-masing, termasuk mengatur alokasi biaya untuk keduanya.

Skema bundling yang diperkenalkan Indonet memangkas kerumitan itu dengan menyatukan konektivitas dan akses AI pada platform AI Indonet.

Content image for article: Indonet Bundling Internet dan AI Credit, ISP Pertama di Indonesia

Langkah ini sejalan dengan penguatan infrastruktur digital yang terus dilakukan perseroan. Indonet diketahui memperkuat jaringan fiber dan data center untuk mendukung kebutuhan komputasi AI, sehingga layanan bundling ini berdiri di atas fondasi infrastruktur yang sudah disiapkan.

Mendorong Eksplorasi AI di Lingkungan Bisnis

Bagi dunia usaha, AI kini berperan lebih luas daripada sekadar alat bantu. Tim dapat memakai AI untuk mengeksplorasi ide, mengolah informasi, menghasilkan konten, hingga mendukung pekerjaan yang menuntut pemrosesan data secara cepat. Namun, adopsi yang lancar bergantung pada konektivitas yang stabil.

Melalui layanan bundling Internet dan AI, Indonet membuka ruang bagi pelanggan untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI guna meningkatkan produktivitas bisnis mereka tanpa harus menyusun langganan terpisah dari nol.

“Melalui solusi ini, kami berharap semakin banyak bisnis dapat mengeksplorasi pemanfaatan AI untuk kebutuhan mereka. Kami ingin membuat akses terhadap konektivitas dan AI menjadi lebih praktis, sehingga pelanggan dapat lebih leluasa mengembangkan cara kerja dan ide-ide baru,” ujar Yudie Haryanto, Direktur Sales & Marketing Indonet.

Bundling Pertama di Pasar ISP Indonesia

Klaim Indonet sebagai ISP pertama yang memperkenalkan bundling Internet dan AI Credit menempatkan perseroan pada posisi berbeda dibandingkan pemain konektivitas lain. Umumnya, penyedia internet menjual paket konektivitas dengan tambahan layanan pendukung seperti keamanan jaringan atau penyimpanan, bukan akses AI.

Pendekatan ini menyasar segmen pelanggan yang sudah memakai AI dalam rutinitas kerja namun belum memiliki cara praktis untuk mengintegrasikannya dengan jaringan utama perusahaan. Dengan menyatukan keduanya dalam satu langganan, Indonet berupaya memperpendek jarak antara ketersediaan teknologi dan pemanfaatannya di lapangan.

Langkah ekspansi layanan ini juga tidak berdiri sendiri. Indonet sebelumnya mengoperasikan fiber bawah tanah ketiga di koridor Jakarta-Bekasi-Karawang, memperluas kapasitas jaringan yang menjadi tulang punggung layanan pelanggan bisnis di kawasan industri utama.

Dari sisi kapasitas usaha, perseroan mencatat pendapatan Rp842 miliar pada 2025 dan terus mengekspansi data center serta jaringan. Ekspansi itu turut didukung pendanaan besar, termasuk kredit Rp5,5 triliun dari BCA bersama EDGE DC.

Perjalanan perseroan memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital juga terlihat dari rebranding dan ekspansi fiber optik yang dijalankan untuk mendongkrak kapasitas infrastruktur digital nasional.

PT Indointernet Tbk sendiri merupakan perusahaan penyedia infrastruktur digital yang fokus menghadirkan ekosistem digital terintegrasi, meliputi konektivitas, data center, dan cloud. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Indonet berkomitmen menjadi penggerak utama transformasi digital Indonesia.

Kehadiran bundling Internet dan AI Credit menandai pergeseran cara ISP memaketkan layanan: bukan lagi sekadar menjual pipa konektivitas, tetapi turut menyediakan lapisan aplikasi yang menempel langsung pada produktivitas pengguna.

Bagi pelanggan bisnis, penawaran ini memberi opsi mengevaluasi kembali struktur biaya teknologi mereka, terutama jika penggunaan AI sudah menjadi bagian dari operasional harian. Ketentuan teknis dan besaran AI Credit dapat dicek langsung melalui kanal resmi Indonet.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU