Telko.id – sejumlah pengguna Grok Lite melaporkan chatbot kecerdasan buatan (AI) milik xAI tiba-tiba menghasilkan jawaban panjang yang tidak masuk akal atau berupa rangkaian kata acak.
Gangguan tersebut dilaporkan mulai muncul pada sekitar 19 Agustus 2026 dan tampaknya terutama terjadi ketika Grok digunakan melalui versi Web.
Dalam beberapa kasus, Grok awalnya memberikan respons normal, tetapi kemudian berubah menjadi paragraf panjang berisi kata-kata yang tidak memiliki hubungan logis.
Salah satu pengguna bahkan meminta Grok untuk membuat PDF, tetapi justru mendapatkan rangkaian kata acak. Ada pula pengguna yang menemukan tautan menuju situs penelitian reinforcement learning di dalam respons tersebut.
CNET dikutip Sabtu, 22 Agustus, melaporkan, beberapa pengguna Reddit mengatakan Grok seperti “kehilangan akal”. Chatbot tersebut awalnya merespons dengan normal, lalu berubah menjadi rentetan kalimat acak yang sulit dipahami.
Baca Juga:
- xAI Rilis Imagine Image 2.0, Generator Gambar Baru di Grok
- xAI Rilis Grok Build untuk Saingi Claude Code
Pengguna kemudian menanyakan langsung masalah tersebut kepada Grok. Melalui akunnya di X, Grok menyebut kejadian itu sebagai “gangguan generasi sementara yang jarang terjadi”.
Pengguna disarankan memuat ulang tab peramban atau memulai percakapan baru. Cara tersebut tampaknya berhasil bagi sebagian besar pengguna.
Masalah ini tampaknya tidak terjadi pada seluruh pengguna. Laporan dari pengguna yang terdampak menunjukkan gangguan lebih banyak ditemukan pada Grok Lite di Grok.com, sementara versi aplikasi seluler dan layanan Grok lainnya relatif tidak terdampak. TechCrunch juga tidak berhasil mereproduksi masalah tersebut dalam pengujiannya sendiri.
Gangguan serupa sebelumnya juga pernah dialami chatbot lain. CNET mencatat ChatGPT dan Gemini mengalami masalah sejenis pada 2024. Claude juga dilaporkan mengalami gangguan serupa pada 2025, meski tampaknya terbatas pada penggunaan untuk pemrograman.
Pengguna kemudian mencoba menanyakan langsung kepada Grok mengenai perilaku tersebut. Akun resmi Grok di X mengakui adanya masalah dan menyebutnya sebagai ‘rare temporary generation glitch’, atau gangguan generasi sementara yahng jarang terjadi. xAI menyarankan pengguna untuk memulai percakapan baru atau melakukan regenerasi jawaban. Memuat ulang sesi juga dilaporkan dapat mengatasi masalah pada sebagian besar kasus.
Meski demikian, xAI belum menjelaskan penyebab teknis gangguan tersebut. Perusahaan juga tidak memberikan penjelasan apakah masalah berkaitan dengan model Grok Lite, sistem inferensi, pembaruan tertentu, atau komponen lain di belakang layanan.
Gangguan ini menarik perhatian karena menunjukkan bahwa masalah pada AI tidak selalu berupa hallucination biasa. Dalam kasus Grok Lite, model bahkan dapat menghasilkan ‘word salad’ — kata-kata yang secara individual terlihat normal, tetapi ketika digabungkan tidak membentuk makna yang jelas.
Insiden ini juga menjadi pengingat bahwa semakin banyak layanan AI yang digunakan untuk pekerjaan sehari-hari, keandalan sistem menjadi sama pentingnya dengan kemampuan model.
Kesalahan teknis pada lapisan layanan dapat membuat model yang biasanya mampu memberikan jawaban berkualitas tiba-tiba menghasilkan keluaran yang sama sekali tidak dapat digunakan.
Belum ada keterangan resmi mengenai akar penyebab gangguan tersebut maupun penjelasan teknis lebih lanjut dari xAI.


