Telko.id – Aplikasi bernama Android Pulse tiba-tiba muncul dalam daftar pembaruan Google Play Store dan membuat sejumlah pengguna Android khawatir.
Pasalnya, aplikasi tersebut tidak memiliki ikon resmi dan hanya menampilkan kotak kosong, sehingga sekilas terlihat seperti aplikasi yang mencurigakan.
Namun, Android Pulse bukanlah sebuah Malware. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi resmi Google yang ditujukan untuk kebutuhan diagnosis sistem pada perangkat Android tertentu menurut 9to5google.
Pantauan Tekno Liputan6.com di toko aplikasi Google, Minggu (23/8/2026), aplikasi ini belum muncul di Play Store untuk wilayah Indonesia–mungkin karena hanya diperuntukkan buat HP Android tertentu.
Berdasarkan keterangan resmi di Google Play Store, Android Pulse berfungsi untuk membantu mendistribusikan aturan untuk mendeteksi anomali dalam penggunaan sumber daya sistem yang bersifat kritis, baik yang berasal dari sistem operasi Android maupun aplikasi yang terpasang.
Baca Juga:
- Google Tambahkan Fitur AI untuk Bantu Siswa Belajar Interaktif
- Google Assistant Berakhir September 2026, Digantikan Gemini
Secara sederhana, Android Pulse bekerja di latar belakang tanpa antarmuka (user interface) yang bisa dibuka pengguna.
Aplikasi ini berfungsi sebagai alat diagnosis untuk memantau kesehatan perangkat, khususnya terkait penggunaan sumber daya penting seperti daya baterai, kinerja prosesor (CPU), dan memori (RAM).
Ternyata Sudah Digunakan oleh Jutaan Perangkat
Aplikasi ini sebenarnya bukan hal baru. Pada ponsel Google Pixel, sistem sudah menyertakannya secara bawaan dengan nama Pulse di menu Pengaturan. Halaman informasi aplikasinya pun menampilkan ikon hijau berbentuk garis detak jantung.
Berdasarkan data dari situs penyedia APK, APKMirror, aplikasi ini sudah ada sejak Maret dan telah mengalami beberapa kali pembaruan versi.
Hingga saat ini, catatan di Play Store menunjukkan Android Pulse telah diunduh lebih dari 10 juta kali.
Kemunculan Pulse menjadi menarik karena pengguna dapat melihatnya sebagai bagian dari daftar aplikasi yang mendapatkan pembaruan meskipun tidak pernah merasa memasangnya.
Hal tersebut kemungkinan berkaitan dengan cara Google mendistribusikan komponen sistem tertentu melalui Google Play Store, terutama pada perangkat yang mendukungnya.
Google biasanya memperbarui komponen sistem seperti ini secara otomatis melalui mekanisme Google System Services tanpa perlu tindakan manual dari pengguna.
Kesimpulannya, jika Android Pulse muncul di daftar pembaruan ponsel kamu, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Aplikasi ini dipastikan aman dan memang bagian dari ekosistem resmi Google untuk menjaga performa perangkat tetap optimal.


