Telko.id – Apple memperbarui lini komputer desktopnya dengan meluncurkan mini dan Mac Studio generasi terbaru yang membawa chip M6, M5 Pro, M5 Max, dan M5 Ultra. Perangkat baru ini tidak hanya mengejar performa komputasi, tetapi juga dirancang untuk menjalankan dan mengembangkan model kecerdasan buatan (AI) secara lokal tanpa sepenuhnya bergantung pada cloud.
Peluncuran ini menunjukkan posisi komputer desktop yang semakin strategis bagi Apple. Mac kini menjadi salah satu pilihan pengembang dan peneliti yang ingin menjalankan agen AI serta large language model (LLM) tanpa bergantung sepenuhnya pada layanan cloud.
Sebagian pengembang yang memakai perangkat lunak seperti OpenClaw memilih Mac mini khusus untuk menjalankan agen AI. Sementara itu, Mac Studio banyak digunakan untuk eksperimen pelatihan dan penerapan model AI lokal yang membutuhkan performa serta kapasitas memori lebih besar.
Apple mengandalkan Neural Engine pada chip buatannya untuk mempercepat pemrosesan AI. Perusahaan juga menggunakan arsitektur unified memory yang memungkinkan CPU, GPU, dan Neural Engine mengakses kumpulan memori yang sama. Pendekatan ini membantu mengurangi hambatan perpindahan data ketika komputer menjalankan model AI berukuran besar.
“Dengan framework dan chip baru ini, pengembang dapat menjalankan dan melakukan fine-tuning terhadap model AI besar secara lokal di Mac mereka,” kata Apple dalam siaran persnya.
Baca Juga:
- Krisis RAM Global Bikin MacBook Air Langka dan Harga Naik
- Apple Gagal Dapat Chip DRAM CXMT untuk iPhone 18
Mac Mini Gunakan Chip M6 2 nanometer
Mac mini terbaru menjadi komputer Apple pertama menggunakan chip M6, sekaligus menjadi chip Apple pertama yang dibuat dengan proses fabrikasi 2 nanometer. M6 memiliki CPI 12-core, GPU 12-core, serta dual 16-core Neural Engine yang dirancang untuk mempercepat berbagai pekerjaan AI di perangkat.
Apple menyebut Neural Engine generasi baru ini mampu memberikan peningkatan performa hingga dua kali lipat untuk beberapa beban kerja AI dibanding generasi selanjutnya.
Generasi Mac mini sebelumnya tersedia dengan chip M4, M4 Pro, dan M4 Max. Menurut Apple, Mac mini dengan M5 Pro mampu memproses perintah atau prompt LLM hingga 8,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini Pro generasi lama.
Peningkatan tersebut dibarengi kenaikan harga. Mac mini terbaru dijual mulai 899 dolar AS, naik 100 dolar AS dari harga generasi sebelumnya. Apple sempat menaikkan harga dasar perangkat itu dari 599 dolar AS pada musim panas karena meningkatnya biaya komponen memori.
Mac Studio M5 Hadir Memori Hingga 512 GB
Sementara itu, Mac Studio hadir dengan pilihan chip M5 Max dan M5 Ultra. M5 Ultra menjadi chip paling bertenaga Apple saat ini. Chip ini memiliki hingga 36-core CPU, 80-core GPU, serta 32-core Neural Engine.
Keunggulan utama M5 Ultra terletak pada kapasitas memorinya. Mac studio dapat dikonfigurasi hingga 512 GB inified memory dan bandwidth mencapai 1,2 TB/s.
Kapasitas tersebut memungkinkan pengguna menjalankan model AI berukuran sangat besar secara langsung di perangkat, termasuk LLM dengan ratusan miliar parameter.
Apple bahkan menyebut beberapa Max Studio M5 Ultra dapat digunakan bersama untuk menggabungkan kapasitas memori sehingga mampu menangani model AI hingga sekitar satu triliun parameter.
Kemampuan ini membuat Mac Studio semakin diarahkan kepada peneliti, pengembang AI, dan perusahaan yang ingin memproses model besar di infrastruktur lokal.
Mac Studio dengan M5 Max dijual mulai 2.499 dolar AS, sama seperti generasi sebelumnya. Sementara itu, versi M5 Ultra dibanderol mulai 5.499 dolar AS.
Harga model Ultra naik dari generasi sebelumnya yang ditawarkan mulai 5.299 dolar AS. Perangkat terdahulu masih menggunakan M3 Ultra, dua generasi di belakang chip M5 Ultra terbaru.
Apple membuka pemesanan awal Mac mini dan Mac Studio baru mulai 25 Agustus 2026. Kedua komputer tersebut dijadwalkan mulai dikirim kepada konsumen pada 22 September 2026.


