spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

ARTIKEL TERKAIT

Komdigi Umumkan 7 Operator yang Lolos Seleksi Frekuensi 1,4 GHz

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan tujuh operator telekomunikasi yang berhasil mendapatkan akun e-Auction dalam seleksi pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) tahun 2025. Pengambilan akun dilakukan pada 11-13 Agustus 2025.

Ketujuh operator tersebut adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT XLSMART Telecom Sejahtera, PT Indosat Tbk, PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Netciti Persada, PT Telekomunikasi Selular, dan PT Eka Mas Republik. Mereka berhak mengunduh dokumen seleksi untuk tahap berikutnya.

Proses Seleksi dan Jadwal Penting

Calon peserta seleksi dapat mempelajari dokumen dan mengajukan pertanyaan tertulis hingga 20 Agustus 2025 pukul 15.00 WIB.

Pertanyaan resmi harus disampaikan dalam format PDF dengan tanda tangan direktur utama atau yang diberi kuasa, paling lambat 21 Agustus 2025.

Seleksi frekuensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan broadband di Indonesia. Pita frekuensi 1,4 GHz dinilai strategis untuk memperluas jangkauan internet nirkabel berkecepatan tinggi.

Profil Peserta Lelang

Tiga operator seluler, yakni Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSmart turut meramaikan memperebutkan frekuensi 1,4 GHz. Begitu pula nama Telkom yang notabene induk perusahaan Telkomsel, ikut serta.

Lalu, ada Telemedia Komunikasi Pratama merupakan anak usaha dari PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge/WIFI).

PT Netciti Persada yang menyediakan jaringan fiber to the home (FTTH) juga menyatakan minat terhadap ekosistem anyar ini.

Sedangkan, PT Eka Mas Republik adalah perusahaan yang dikenal dengan merek MyRepublic, penyedia layanan internet fiber dan TV berlangganan yang bagian dari Sinar Mas Group. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU