spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 991

Ini Dia Yang Membuat Merdeka Sinyal Sulit Terwujud

0

Telko.id – Beberapa saat lalu, Menteri Komunikasi dan informatika, Johnny G Plate menyebutkan bahwa Indonesia Merdeka Sinyal belum bisa terjadi tahun ini. Salah satu yang membuat Indonesia Merdeka Sinyal adalah keberadaan Tol Langit.

Di mana Tol Langit ini bukan hanya terkait Palapa Ring yang sudah selesai digelar pemerintah. Mulai dari Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah dan Palapa Ring Timur. Tetapi juga ada satelit.

Palapa Ring dan Satelit sebenarnya hanya sebagai backbone saja. Untuk sampai bisa melayani masyarakat diperlukan koneksi atau Base Transceiver Station (BTS). Ibarat jalan, Palapa Ring adalah jalan tol, jadi masih diperlukan lagi jalan-jalan lain untuk bisa digunakan masyarakat.

Namun, dalam perjalanannya, beberapa pihak melihat ada ketidak sepahaman antara  Kementerian keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). BAKTI atau Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi yang merupakan bentukan Kominfo, yang bertugas mengelola dana Universal Service Obligation (USO) pun menjadi sulit bergerak. Terutama dalam masalah uang.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai pengatur uang negara, sampai saat ini masih belum juga memastikan bantuan itu. “Kalau iya (dibantu dana), jalan. Kalau tidak, suruh BAKTI  cari solusi lain. Kalau BAKTI cari pembiayaan alternative. Tapi belum ada kepastian dari Kemenkeu,” jelas Bobby Rizaldi, anggota Komisi I DPR RI, dalam diskusi mengenai Tol Langit, di kawasan Menteng Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Saat ini, uang 1,25% (yang ditarik dari operator) itu dianggap PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan balik ke BAKTI tidak sampai 50% nya. “Ini yang saya bisa bilang conflict of interest diantara kementerian keuangan dan sektor komunikasi”.

“BAKTI kalau dibuat menjadi cost center, bisa habis-habisan,” tambah Boby.

Padahal untuk membangun Tol Langit yang merupakan project infrastruktur tersebut, masalah utama nya adalah uangnya. “Jadi, problem tersebut ada di eksekutif yaitu di pemerintah karena masalah nya uang atau dana,” ujar nya.

“Untuk sumber-sumber pembiayaan harus ada kesamaan persepsi,” ujar Boby menegaskan.

Baca juga : Setelah Tol Darat dan Tol Laut Kini Giliran Indonesia Bangun Tol Langit

Di sisi lain, Alamsyah Saragih, anggota Ombudsman RI, mengatakan, dalam hal ini Bakti tidak boleh menjadi regulator atau pun pemain. Untuk itu, pihaknya berencana melakukan institusional review kepada Bakti.

Lebih lanjut, Alamsyah memaparkan, ada 27 ribu desa di Indonesia yang masuk ke dalam kawasan hutan. Kawasan tersebutlah yang seharusnya dijangkau oleh Palapa Ring. “Kawasan hutan Itu menjadi bagian kontrak dari Bakti dan operator. Kalau tidak (di-review), nanti semua masuk menjadi komersil,” kata Alamsyah, di tempat yang sama.

Palapa Ring

Peninjauan ulang juga termasuk ke dalam pencarian dana yang akan dilakukan oleh BAKTI. Bagi Ombudsman, kebijakan jangan menjadi over investment. “Sekarang industri telekomunikasi sudah masuk investasi, jadi saling membunuh,” imbuh Alamsyah.

Selaras dengan Alamsyah, Riant Nugroho, pengamat kebijakan publik menyarankan, BAKTI hanya bertugas sebagai inisiator, bukan menjadi operator. Sebab, BAKTI bagian dari regulator di bawah Kominfo.

“Dari awal desain (pembentukan) Bakti sudah salah. Karena dari awal (salah), praktiknya (juga) salah, dan ada potensi korupsi dari Bakti,” ujar Riant. (Icha)

Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max Janjikan Bisa Buat Main PUBG 11 Jam!

0

Telko.id – Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max kali pertama diperkenalkan pada 2020, March 12. Perangkat bermesin Snapdragon 720G ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; MIUI 11 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6/8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Xiaomi Redmi Note 8 Pro).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Aurora Blue, Glacier White, Interstellar Black) dan memiliki body berdimensi 165.5 x 76.7 x 8.8 mm (6.52 x 3.02 x 0.35 in) dengan berat 209 g (7.37 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max :

  • 64 MP, f/1.9, (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    5 MP, f/2.4, (macro), 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR, panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 720G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 465 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 618. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5020 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.67″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,450 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Xiaomi Redmi Note 9 Pro Max :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 8(900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, March 12
Status Coming soon. Exp. release 2020, April
BODY
Dimensions 165.5 x 76.7 x 8.8 mm (6.52 x 3.02 x 0.35 in)
Weight 209 g (7.37 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Aurora Blue, Glacier White, Interstellar Black
Splash-proof
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.67 inches, 107.4 cm2 (~84.6% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~395 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
450 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 10.0; MIUI 11
Chipset Qualcomm SM7125 Snapdragon 720G (8 nm)
CPU Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 465 Silver)
GPU Adreno 618
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 6/8 GB
Internal 64GB 6GB RAM, 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 64 MP, f/1.9, (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
5 MP, f/2.4, (macro), 1.12µm
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps, 720p@960fps, gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 32 MP, (wide), 1/2.8″, 0.8µm
Features HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, NavIC
NFC
Radio FM radio, recording
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5020 mAh
Non-removable Li-Po 5020 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Xiaomi Redmi Note 9 Pro Pakai Snapdragon 720G dan Kamera 64 MP

0

Telko.id – Xiaomi Redmi Note 9 Pro kali pertama diperkenalkan pada 2020, March 12. Perangkat bermesin Snapdragon 720G ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; MIUI 11 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 4/6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Redmi Note 9 Pro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Xiaomi Redmi Note 8 Pro).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Aurora Blue, Glacier White, Interstellar Black) dan memiliki body berdimensi 165.8 x 76.7 x 8.8 mm (6.53 x 3.02 x 0.35 in) dengan berat 209 g (7.37 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Xiaomi Redmi Note 9 Pro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Redmi Note 9 Pro :

  • 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    5 MP, f/2.4, (macro), 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.5, (wide), 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR, panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 9 Pro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 720G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 465 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 618. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5020 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.67″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,450 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Redmi Note 9 Pro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Xiaomi Redmi Note 9 Pro :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 8(900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, March 12
Status Available. Released 2020, March 17
BODY
Dimensions 165.8 x 76.7 x 8.8 mm (6.53 x 3.02 x 0.35 in)
Weight 209 g (7.37 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Aurora Blue, Glacier White, Interstellar Black
Splash-proof
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.67 inches, 107.4 cm2 (~84.5% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~395 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
450 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 10.0; MIUI 11
Chipset Qualcomm SM7125 Snapdragon 720G (8 nm)
CPU Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 465 Silver)
GPU Adreno 618
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 4/6 GB
Internal 64GB 4GB RAM, 128GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
5 MP, f/2.4, (macro), 1.12µm
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps, 720p@960fps, gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.5, (wide), 1.0µm
Features HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, NavIC
NFC
Radio FM radio, recording
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5020 mAh
Non-removable Li-Po 5020 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Telkomsel Dukung Dinkes DKI Jakarta Untuk Penanganan COVID-19

0

Telko.id – Masyarakat perlu memperoleh informasi yang tepat terkait COVID-19. Itu sebabnya, Telkomsel mendukung komunikasi Dinas Kesehatan atau Dinkes DKI Jakarta dengan menghadirkan perangkat Contact Line CloudX untuk memudahkan dan mendukung kebutuhan komunikasi (call center) di pusat informasi posko Tanggap COVID-19.

Melalui teknologi ini diharapkan proses kordinasi, komunikasi dan penyebaran informasi terkait penanganan dan antisipasi COVID-19 dapat diakses dengan mudah.

Baca juga: Telkomsel Perkuat Jaringan di Sebaru Dukung Proses Observasi WNI

“Melalui kerjasama ini kami berharap Telkomsel bisa berkontribusi untuk membantu pemerintah dalam menangani dan mencegah kasus penyebaran COVID-19. Dukungan pada call center di posko ini diharapkan dapat mempermudah komunikasi tim Dinkes DKI Jakarta dengan masyarakat yang membutuhkan informasi dan proses antisipasi  dari COVID-19,” ungkap Hasan kurdi, General Manager SME Sales Management West Area.

Solusi CloudX yang dihadirkan Telkomsel ini memungkinkan satu nomor memiliki fitur layananhunting seperti call forwarding, multiple call, call waiting, call transfer dan beberapa layanan lainnya, sehingga memudahkan call center melayani banyak panggilan dalam waktu yang bersamaan. Solusi ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan konsultasi seputar penanganan dan antisipasi penyebaran COVID-19 ini secara optimal.

Masyarakat dapat menghubungi nomor Call Center Posko KLB COVID-19 Dinas Kesehatan DKI Jakarta di line 081388376955 dan akan langsung tersambung dengan operator yang menghubungkan penelpon dengan tim ahli dari Dinkes DKI Jakarta maupun petugas dari SKPD lain yang ditugaskan di posko tersebut.

Upaya Telkomsel mendukung penanganan COVID-19 bukan kali ini saja, sebelumnya Telkomsel berupaya memperkuat jaringan di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. Pulau tersebut digunakan untuk mengobservasi 188 warga negara Indonesia untuk pencegahan penyebaran COVID-19.

“Kami akan terus berupaya dan berkomitmen mendukung berbagai program dan layanan pemerintah dan pihak berwenang terkait proses penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19, dengan menjaga kualitas layanan dan jaringan Telkomsel yang dapat mempermudah komunikasi antara pemeritah dengan masyarakat luas“ tutup Hasan. (Icha)

 

 

LinkAja Partisipasi Pada Pekan QRIS Nasional 2020 di 46 KPwDN

0

Telko.id – LinkAja berpartisipasi pada Acara Pekan QRIS Nasional 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI), bekerja sama dengan PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN), ASPI, dan seluruh Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang terdaftar. Acara ini berlangsung pada tanggal  9 hingga 15 Maret 2020, yang dilakukan secara serentak di 46 wilayah  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri (KPwDN) seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Sebuah program untuk mensosialisasikan standar QRIS.

QRIS atau Quick Response Indonesia Standard sudah resmi diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2019 lalu oleh Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), sistem pembayaran berbasis QR Code Indonesia Standard (QRIS) terus diperkenalkan di seluruh merchant yang ada di seluruh Indonesia.

Baca juga : LinkAja ‘Blusukan’ Ke Pasar Mayestik Implementasikan QRIS 

Untuk meningkatkan dan pemerataan inklusi keuangan di Indonesia, maka Pekan QRIS Nasional 2020 diselenggarakan dengan tagline “Ayo Pake QRIS!”. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya merchant yang belum menggunakan QR Code sebagai kanal pembayaran, ataupun penggunaan QR Code yang belum menggunakan standar QRIS.

Kedepannya, setelah Pekan QRIS Nasional 2020 ini diadakan, diharapkan terjadi peningkatan jumlah pengguna QRIS baik dari sisi merchant maupun pengguna.

Sebagai uang elektronik yang ingin memberikan kemudahan kepada para pengguna, LinkAja bersama industri ikut berpartisipasi aktif dalam pengembangan standarisasi QRIS. Telah mengadopsi standar spesifikasi teknis QRIS sejak awal beroperasi, interoperabilitas semakin terbuka dan mudah untuk digunakan.

Dengan adanya satu QRIS, seluruh merchant LinkAja dapat menerima pembayaran dari beragam penerbit sistem pembayaran lainnya. Hingga saat ini, LinkAja telah memenuhi standar QRIS PTEN yang dapat digunakan di ratusan ribu merchant yang telah bekerja sama di seluruh Indonesia.

“Sejak beroperasi pada bulan Februari 2019, LinkAja telah menerapkan standar spesifikasi teknis QRIS, sehingga sudah dapat dibaca dan menerima transaksi dari issuer lain. Kami tentunya berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan saling melengkapi, merangkul sesama pemain keuangan digital untuk bersama-sama mensukseskan keuangan inklusif secara menyeluruh,” ujar Haryati Lawidjaja, POH Direktur Utama LinkAja.

Pada Kegiatan Pekan QRIS Nasional 2020 ini, partisipasi LinkAja akan dilakukan di 32  wilayah KPwDN seluruh Indonesia, dengan memberikan sosialisasi maupun edukasi kepada para pemilik merchant yang ingin mendaftarkan merchantnya untuk menggunakan QRIS, maupun masyarakat umum, agar mengetahui manfaat dari implementasi QRIS itu sendiri.

Pada rangkaian acara Pekan QRIS, akan ditampilkan pertunjukan budaya maupun kearifan lokal di KPwDN masing – masing kota, serta memberikan kesempatan kepada pejabat yang ada maupun tokoh yang berpengaruh di lingkungan setempat untuk memberikan informasi terkait transaksi menggunakan QRIS.

Perlu diketahui, hingga saat ini, LinkAja telah memiliki satu juta titik cash in dan cash out di seluruh Indonesia, dan dapat digunakan di 350 pasar tradisional, berbagai macam institusi pendidikan, tiket transportasi umum, pembayaran bahan bakar umum di Pertamina, pusat kuliner dan perbelanjaan, pembelian pulsa, listrik, BPJS, dan berbagai kebutuhan esensial lainnya.

Sebagaimana ditambahkan oleh Haryati, “Hadirnya QRIS  memberi kemudahan berarti bagi para penjual maupun pembeli ketika bertransaksi secara digital, untuk itu, LinkAja berkomitmen dalam melakukan sosialisasi penerapan QRIS pada mitra pedagang yang bekerja sama, dalam rangka meningkatkan realisasi program pemerintah dalam digitalisasi keuangan.” (Icha)

 

 

Demi Para Gamer, Tri Indonesia Gelar Jaringan Massive MIMO 32T32R

0

Telko.id – Yang tua maupun yang muda, kini banyak yang bermain game saat luang. Namun, ada syarat yang perlu dipenuhi, yaitu koneksi internet mobile yang mumpuni. Itu sebabnya, untuk memuaskan para gamer, Tri Indonesia menggelar jaringan Massive MIMO (Massive Multiple-Input Multiple-Output) 32T32R.

Teknologi Massive MIMO ini menggunakan lebih banyak antena baik pada pemancar maupun pada penerima. Sebagai perbandingan, teknologi SISO menggunakan hanya satu antena, MIMO menggunakan dua atau empat antena, sedangkan Massive MIMO menggunakan mulai dari enam belas antena atau lebih. Penambahan ini melipatgandakan kapasitas antena dalam menangani lalu lintas data, sehingga dapat menghasilkan koneksi internet yang jauh lebih baik dan cepat. Pas untuk para gamer.

Baca juga : Jaringan 3 Indonesia Sekarang Sudah 8x Lebih Cepat

Salah satu inovasi generasi terbaru dari teknologi MIMO adalah Massive MIMO 32T32R. Sesuai dengan namanya, teknologi ini menggunakan 32 elemen antena pemancar dan 32 elemen antena penerima pada satu Base Transceiver Station (BTS).

Dengan 64 elemen antena pemancar dan penerima, kecepatan unduh, unggah, dan latency dari koneksi internet mendapatkan penyempurnaan yang signifikan seperti pada tabel berikut. Jeda waktu yang semakin kecil ini tentunya membuat para mobile gamers bisa lebih responsif dan kompetitif ketika bermain. Salah satu operator telekomunikasi di Indonesia yang telah mengaplikasikan teknologi Massive MIMO 32T32Radalah 3 Indonesia.

Kinerja Massive MIMO 32T32R Dibandingkan dengan SISO
Kapasitas Rata-rata kecepatan maksimal Latency
3x lebih besar 8x lebih cepat 50% lebih cepat (pada jam sibuk)

 

“Menurut pengujian internal kami, teknologi Massive MIMO 32T32R meningkatkan kualitas jaringan kami hingga lebih cepat 8x, begitu juga untuk gaming experience, denganlatency 50% lebih cepat meski dalam jam sibuk,” kata Chief Technical Officer 3 Indonesia Desmond Cheung.

“Peningkatan ini digemari oleh pemain mobile games karena membantu mereka untuk bermain dengan lebih kompetitif. Namun, tentunya peningkatan jaringan secara signifikan seperti ini akan bermanfaat pula bagi kegiatan lain seperti video call, streaming video, dan masih banyak lagi.”

Sebagai informasi, sejak awal tahun 2019 hingga Januari 2020, 3 Indonesia telah meningkatkan kemampuan jaringannya dengan memasang teknologi terkini yang memungkinkan koneksi internet berjalan 8x lipat lebih cepat dibandingkan saat jaringan 4G pertama diperkenalkan pada tahun 2016.

(Icha)

 

 

 

 

 

Cegah Virus Corona, XL Axiata terapkan Aturan Ketat di Lingkungan Kerja

0

Telko.id –  Dalam rangka mencegah virus corona, banyak gedung perkantoran, perusahaan yang memberlakukan aturan yang ketat terhadap karyawannya. Seperti yang dilakukan oleh XL Axiata. Operator ini memperketat lingkungan kerja guna mencegah penyebaran Virus Corona.

Sejumlah prosedur pengamanan telah dijalankan sejak pertengahan Januari 2020, dan terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya resiko penyebaran virus berdasarkan perkembangan data kasus baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Langkah pengamanan yang ditempuh XL Axiata juga tidak terlepas dari upaya menjaga kelangsungan bisnis perusahaan saat ini dan di masa mendatang.

“Sejumlah Standard Operation Procedure (SOP) untuk pengamanan lingkungan kantor dan juga karyawan telah kami buat dan jalankan secara disiplin. Dasarnya sangat jelas, bahwa kami melaksanakan ini demi menjaga keberlangsungan bisnis XL Axiata. Untuk itu, lingkungan kerja harus steril, demikian juga dengan para karyawan kami. Kami antara lain membatasi kunjungan tamu ke dalam semua kantor XL Axiata, baik di pusat maupun di luar daerah. Selain itu juga ada pembatasan hingga larangan kunjungan anggota manajemen dan karyawan ke negara-negara yang telah terpapar Virus Corona,” ungkap Yessie D. Yosetya, Direktur – Chief Information and Digital Officer XL Axiata.

Yessie menambahkan, bukan hal yang mudah bagi XL Axiata sebagai perusahaan berbasis teknologi untuk melakukan pembatasan tersebut. Pihaknya memiliki banyak sekali rekanan dari berbagai negara guna mendukung operasional bisnis perusahaan.

Pada saat kondisi normal, setiap hari bisa terjadi puluhan pertemuan kerja dengan para vendor di kantor XL Axiata. Namun, menurutnya, SOP harus dijalankan dengan disiplin dan berbagai solusi diterapkan guna mengatasi situasi dan kondisi yang ada saat ini. Salah satu alternatifnya dengan mengoptimalkan penggunaan fasilitas video conference.

Selain itu, XL Axiata juga melakukan sterilisasi tempat kerja, baik di kantor pusat Jakarta, maupun kantor di daerah, termasuk gerai-gerai layanan pelanggan XL Center dan Xplor, berupa pengembunan semua ruangan untuk membunuh kuman. Cairan hand sanitizer juga tersedia di setiap lantai dan lokasi strategis. Demikian juga, masker tersedia untuk karyawan. Tidak ketinggalan, XL Axiata juga menyediakan dokter yang berjaga setiap hari sepanjang jam kerja di XL Axiata Tower.

Seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi penyebaran virus di Indonesia, mulai Rabu (11/3), setiap karyawan yang hendak masuk ke dalam kantor juga harus melalui pemeriksaan suhu tubuh. Jika suhu tubuh melebihi 38 derajat Celsius, maka tidak diperbolehkan masuk dan harus melapor ke manajemen. Guna mempersiapkan diri terhadap segala kemungkinan yang bisa saja terjadi, XL Axiata juga telah mengaktifkan Empergency Response Team.

“Kami berupaya terus meningkatkan kesadaran semua karyawan di semua level mengenai ancaman Virus Corona ini, baik bagi diri mereka dan keluarga masing-masing, maupun untuk keberlanjutan bisnis perusahaan yang di dalamnya termasuk menjaga kualitas layanan bagi puluhan juta pelanggan kami. Intinya, kami memastikan semua karyawan paham, jika tetap sehat, maka perusahaan juga akan tetap beroperasi normal, layanan ke pelanggan normal, bahkan bisnis bisa ditingkatkan. Demikian juga apa konsekuensi yg akan berdampak ke perusahaan jika kita tidak siap menghadapi musibah ini,” ujar Rudy Afandi, Chief Human Capital Officer XL Axiata.

XL Axiata juga telah melakukan simulasi pengamanan jika ada karyawan dinyatakan positif terpapar virus. Simulasi ini guna menyiapkan semua tim terkait jika sewaktu-waktu harus menghadapi situasi dan kondisi terburuk yang menerpa perusahaan. Dari simulasi ini bisa dilakukan identifikasi persoalan apa saja yang kemungkinan akan muncul dan bagaimana cara terbaik mengatasinya sesuai dengan fungsi masing-masing tim yang terkait.

Baca juga: Mobile World Congress 2020 Ditunda Terkait Wabah Virus Corona

Khusus mengenai perjalanan ke luar negeri, XL Axiata telah mengaktifkan peraturan yang melarang dan menunda seluruh perjalanan dinas ke luar negeri hingga batas waktu yang ditentukan, mengimbau kepada seluruh karyawan untuk menunda perjalanan pribadi ke luar negeri, membatasi pemberian rekomendasi visa ke negara-negara tertentu.

Selanjutnya, juga diterapkan prosedur pemeriksaan kesehatan secara berkala kepada karyawan yang telah melakukan perjalanan pribadi ke luar negeri hingga karantina jika dibutuhkan. Bagi karyawan yang terlanjur melakukan perjalanan ke luar negeri, yang bersangkutan harus melakukan deklarasi perjalanannya.

Melalui saranan komunikasi internal perusahaan, XL Axiata juga terus mengingatkan karyawan untuk mewaspadai penyebaran Virus Corona.

Pesan-pesan berisi instruksi mengenai hal-hal yang lebih ringan seperti mencuci tangan pakai sabun setiap kali memasuki lingkungan kantor, mengenai informasi terkait apa itu Virus Corona dan cara penyebarannya, hingga larangan terkait penerimaan tamu di kantor dan larangan bepergian ke negara-negara terpapar, terus diserukan. (Icha)

 

 

Indosat Ooredoo Dapat Dukungan GSMA Uji Coba Teknologi OpenRAN

0

Telko.id – Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Telecom Infra Project (TIP) dan dengan dukungan penuh dari GSMA, hari ini mengumumkan akan menerapkan teknologi OpenRan di Indonesia untuk menciptakan efektivitas biaya dan mempercepat pemerataan digital.

Indosat Ooredoo akan menjadi operator pertama yang mendapatkan dukungan penuh dari GSMA untuk menyelenggarakan uji coba lapangan (field trials) OpenRAN di Asia, yang akan diselanggarakan pada bulan April 2020.

Uji coba lapangan juga akan dilakukan di BTS USO yang terletak di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di Indonesia setelah nanti pada evaluasi terhadap uji coba awal menunjukan hasil positif.

Secara paralel dengan uji coba lapangan teknologi OpenRAN, Indosat Ooredoo juga berkomitmen untuk bekerja bersama dengan industri di Indonesia untuk membentuk TIP Community Lab pertama di Asia Tenggara pada kuartal ke-2 tahun ini.

Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha (kiri), dan SVP-Head of Tech Stra & Investment Mgt Indosat Ooredoo, Kees Van Peer (kanan) saat melakukan announcement meeting bersama dengan TIP dan GSMA melalui video conference di Jakarta (9/3).

Community Lab ini akan menjadi platform netral bagi komunitas telekomunikasi Indonesia & anggota TIP dapat secara kolaboratif menguji dan memvalidasi interoperabilitas teknologi TIP ini terhadap kebutuhan operator, yang akhirnya akan mempercepat penyebaran dan kesiapan pasar dari teknologi ini.

Bersama dengan TIP dan rekanan di Indonesia, kami bertujuan untuk membangun ekosistem lokal yang selanjutnya dapat menopang pengembangan, penyebaran solusi inovatif, dan penghematan biaya untuk operator Indonesia, serta berkontribusi terhadap penggerak pembangunan sosial-ekonomi Indonesia.

“Indosat Ooredoo memiliki visi yang sama dengan Pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital yang efektif dan merata di seluruh Indonesia dan mendorong munculnya pemain lokal. Kami berharap kolaborasi ini akan mempercepat terciptanya industri yang lebih sehat dan meningkatkan ekonomi digital dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Ahmad Al Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

Baca juga : Akhirnya, Penjualan Menara Indosat Selesai Juga

“Kolaborasi ini juga merupakan langkah penting untuk wilayah Asia Pasifik yang akan dijadikan referensi bagi operator lain untuk mengeksplorasi inovasi teknologi jaringan bagi peningkatan keragaman, keamanan dan fleksibilitas dalam rantai pasokan mereka,” ungkap Julian Gorman, Head of Asia Pacific GSMA.

Bagi TIP, hanya kolaborasi seperti ini yang akan mempercepat laju inovasi dalam jaringan telekomunikasi, seperti yang tuturkan oleh Attilio Zani, Executive Director TIP.

“kami senang melihat komunitas telekomunikasi Indonesia bekerja sama untuk tujuan ini. Ini adalah awal dari perjalanan transformasi di Indonesia, karena komunitas telekomunikasi dan masyarakat Indonesia menuai manfaat dari solusi TIP yang dipimpin dan disebarkan secara lokal, serta ekosistem pasokan yang lebih kuat. Kami berharap bisa membawa pengetahuan dan keahlian komunitas TIP untuk mendukung perjalanan transformasi Indonesia,” ungkap Attilio menambahkan.

Sebagai informasi, Telecom Infra Project ini diluncurkan pada Februari 2016. TIP adalah komunitas telekomunikasi kolaboratif yang mengembangkan infrastruktur untuk mendukung konektivitas global.

TIP memiliki Dewan Direksi independen, yang terdiri dari Vodafone, Telefonica, Deutsche Telekom, British Telecom, Facebook dan Intel, dan 500+ anggota, termasuk penyedia layanan, penyedia teknologi, pengembang, integrator, startup, dan berbagai entitas lain di dalam dan di luar ruang telekomunikasi tradisional.

Misi TIP adalah untuk mempercepat laju inovasi di jaringan telekomunikasi generasi mendatang, melalui desain, pembangunan, pengujian, dan penyebaran solusi jaringan berbasis standar, terbuka, dan terpilah. TIP saat ini memiliki 12 Lab Komunitas secara global, dengan Lab Komunitas TIP Indonesia menjadi yang pertama di Asia Tenggara. (Icha)

 

Selama Tahun 2020, Telkomsel Bakal Tambah 23 Ribu BTS 4G

0

Telko.id – Sebagai wujud komitmen nya dalam menciptakan akses jaringan berteknologi terdepan yang merata di seluruh Indonesia, Telkomsel bakal menambah 23 ribu unit base transceiver station (BTS)4G selama tahun 2020 ini. Pembangunan ini juga menjadi sebagai wujud konsistensi meningkatkan kapasitas dan kecepatan, serta kenyamanan stabilitas akses guna memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap gaya hidup digital.

“Kami terus mengakselerasikan pertumbuhan jaringan broadband terutama 4G yang agresif untuk mendukung ekosistem gaya hidup digital, seiring dengan peningkatan trafik data sekitar 52% selama tahun 2019 dibanding tahun lalu (YoY),” ujar FM Venusiana R, Direktur Network Telkomsel menjelaskan.

Baca juga : Microsoft dan Telkomsel Terapkan Teknologi Baru Di daerah Terpencil

Perluasan dan penggelaran jaringan 4G LTE tersebut, menurut Venusiana mempertimbangkan semakin tumbuhnya penetrasi perangkat berbasis layanan 4G. “Hal utama dari perluasan jaringan 4G kami adalah sebagai upaya kami memastikan terpenuhinya pengalaman kebutuhan gaya hidup digital pelanggan yang semakin dinamis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Direktur Network yang baru saja diangkat tersebut menyebutkan bahwa tahun 2019 lalu, lebih dari 23.000 BTS 4G sudah digelar oleh operator ini, dimana jumlah tersebut telah melampui target total pembangunan 4G yang telah dicanangkan, yaitu mencapai 109%.

Hal itu juga yang membuat Telkomsel bersemangat untuk terus mempercepat dan memperluas pemerataan jaringan berkualitas dan berteknologi terdepan di seluruh Indonesia di tahun ini.

BTS 4G yang akan dibangun Telkomsel sepanjang 2020 juga akan menerapkan teknologi terbaru dalam pengembangan infrastruktur jaringan yang dapat meningkatkan kapasitas dan kecepatan akses jaringan hingga 3 kali lipat dari BTS 4G reguler yang sebelumnya sudah dihadirkan Telkomsel.

Pengembangan telkonogi jaringan terdepan yang dimaksud meliputi penerapan teknologi NB-IoT, uji coba teknologi akses VoLTE, serta penggunaan teknologi Carrier Agregation yang semakin meningkatkan pengalaman pelanggan dalam mengakes layanan berbasis broadband  melalui jaringan 4G Telkomsel.

Telkomsel juga sangat agresif mengimplementasikan teknologi 4G LTE di frekuensi 900Mhz untuk memperluas jangkauan dan memperkuat sinyal terutama untuk pelanggan di dalam rumah atau gedung. Dengan implementasi tersebut, Telkomsel kini semakin memperluas jangkauan layanan 4G mencapai lebih dari 95% wilayah populasi di seluruh kota/kabupaten yang ada di Indonesia.

Keseriusan Telkomsel melakukan perluasan infrastuktur jserta upgrade teknolohi jaringan dari sisi kapasitas maupun kecepatan merupakan wujud nyata merespon semakin tingginya adopsi serta minat masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan gaya hidup digital masyarakat, terutama akses layanan sosial media, video streamingmobile gaminghingga kebutuhan melayani transformasi digital sektor industri.

Di samping itu, menurut laporan perusahaan yang memberikan standar global independen untuk menganalisis pengalaman seluler pelanggan, yakni Open Signal, tentang Pengalaman Jaringan Seluler Indonesia tahun 2019, Telkomsel terus mendominasi dan mempertahankan keunggulan dalam enam parameter penilaian yaitu antara lain Jangkauan 4G, Pengalaman menggunakan Aplikasi Suara, Pengalaman Video, Pengalaman Latency, Pengalaman Upload dan Download. Dalam laporan tersebut, hasil pengukuran telah dianalisa tentang pengalaman pengguna jaringan seluler dari semua operator di lebih 24 kota di Indonesia. (Icha)

 

 

Arti Internet of Things dan Artificial Intelligent di Mata Oppo

0

Telko.id – Terkait teknologi Internet of Thing (IoT) dan Artificial Intelligent (AI), Oppo tak mau kalah dengan yang lain. Di mata Oppo yang merupakan produsen smartphone itu merasa sudah saatnya bertransformasi menjadi perusahaan teknologi. Itu sebabnya, teknologi AI dan IoT disentuhnya sudah sejak 2017 lalu. Pasalnya, brand ini melihat pangsa produk dengan teknologi IoT dan AI ini sangat besar di dunia dan tentu saja di Indonesia.

Berdasarkan data Oppo, pangsa pasar AI yang besar tersebut juga terlihat dari perangkat kamera AI dengan kisaran harga Rp3 juta atau Rp5 jutaan yang dikeluarkan oleh brand ini mampu mengkontribusi 20 persen dari penjualan semua perangkat.

Baca juga : Bisnis IoT dan AI, Kecil Tapi Pasti besar Dikemudian Hari

“Fokus teknologi kami ada 3, yakni AI, IoT dan 5G. Untuk itu kami telah mempersiapkan invetasi sampai USD1,43 miliar yang sudah dimulai sejak 2018. Kalau urusan AI, Oppo sudah memiliki nama karena sejak 2017 kami selalu mengeluarkan smartphone dengan kamera berbasis AI. Mulai dari Oppo F5,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia dalam sebuah diskusi di Jakarta (10/03/20).

Sedangkan untuk urusan AI dan IoT, Oppo sudah meluncurkan Breeno, walaupun baru untuk pasar China pada 2018 lalu. Breeno merupakan AI Virtual Assistant besutan Oppo. Selain itu, Oppo juga punya Connection Center Oppo 5G CPE Omni. Ekosistem IoT Oppo yang mulai dipublikasikan pada 2019 lalu telah meliputi beberapa perangkat seperti AR Glass, Oppo Watch, Router 5G dan True Wireless Stereo (TWS).

IoT Oppo

“IoT itu kita lihat dari kesiapan keseluruhan, kita gak bisa memaksakan untuk memasarkan produk-produk IoT dari awal ke konsumen, karena masih perlu edukasi ke konsumen apa itu perangkat-perangkat IoT dan bagaimana kita akan memanfaatkan perangkat itu, apakah perangkat itu  nantinya akan berguna untuk mereka atau tidak, kita masih melihat market,” terang Aryo.

Lebih lanjut, untuk melihat respon market IoT, Aryo mengungkap bakal merilis dua produk IoT di Indonesia, yaitu Enco Free dan Enco Q1.

“Jadi, kita akan masuknya lewat itu (Enco Free dan Enco Q1) dulu sebelum nanti mulai masuk ke semuanya, entah itu masuk ke 5G Router-nya, AR Glass-nya, yang jelas kita akan lihat repon pasarnya lebih dulu terhadap IoT ini,” tutup nya. (Icha)