spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 967

Penghapusan UN Disebut Bimbel Online Bukan Ancaman

0

Telko.id, Jakarta – Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim untuk menghapus Ujian Nasional (UN) pada 2021 mendatang bukannya tidak mungkin akan sangat berdampak pada banyak institusi di sekitar dunia pendidikan. Salah satunya lembaga Bimbingan Belajar atau Bimbel. Apalagi, selama ini diketahui bahwa lembaga tersebut menjadikan ujian nasional sebagai peluang untuk menggaet peserta.

Seperti diketahui, UN memang menjadi momok tidak hanya bagi siswa, tapi juga para orang tua. Inilah mengapa mereka rela berinvestasi lebih untuk memasukkan anaknya ke lembaga bimbingan belajar. Tujuannya adalah mendapatkan angka terbaik di UN. Lantas, bagaimana nasib Bimbel jika momok ini tak ada lagi?

Alih-alih gentar dan tidak supportif dengan keputusan Menteri Nadiem, Kelas Pintar sebagai salah satu lembaga bimbel online justru mengaku siap beradaptasi dengan sistem baru, termasuk jika ujian nasional benar-benar dihapus pada 2021 mendatang.

“Bagi kami, penghapusan UN bukan ancaman tapi justru sebaliknya. Karena sejak awal, yang kami ‘sentuh’ adalah pemahaman siswa terhadap konsep, melalui pemanfaatan teknologi untuk men-deliver kurikulum secara lebih personal dan terintegrasi. Jadi apapun metode pengukurannya, tidak jadi masalah,” ujar Fernando Uffie, Founder Kelas Pintar.

Lebih lanjut Uffie menjelaskan bahwa peran teknologi dalam dunia pendidikan sejatinya memang tidak hanya berfokus pada nilai akhir, tapi prosesnya. Teknologi harus bisa mencegah siswa dari kegagalan, baik secara akademis maupun non akademis.

“Dua atau tiga tahun ke depan, orang tua tidak akan bertanya kenapa anak saya mendapat nilai 5. Tapi mereka akan bertanya kenapa pihak sekolah tidak memprediksi sebelumnya dan memberi tahu usaha pencegahannya. Ya, saat itu kita bicaranya sudah analisa data,” jelas Uffie.

Untuk itu, penghapusan UN dan penerapan kebijakan Merdeka Belajar secara umum, menurut Uffie mestinya bukan sebuah ancaman bagi lembaga bimbingan belajar, paling tidak untuk solusi pendidikan berbasis teknologi seperti Kelas Pintar. Karena pada dasarnya kebijakan Merdeka Belajar sejalan dengan arah pengembangan pendidikan berbasis teknologi.

Seperti diketahui, pada 11 Desember 2019 lalu Mendikbud Nadiem Makarim, menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi. Ujian Nasional sendiri bukannya benar-benar ditiadakan, melainkan diganti dengan apa yang diebut Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Samsung Galaxy Tab S6 5G Ini Dia Tablet Pertama 5G Keluarga Samsung

0

Telko.id – Samsung Galaxy Tab S6 5G kali pertama diperkenalkan pada 2020, January 29. Perangkat bermesin Snapdragon 855+ ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; One UI 2 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy Tab S6 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Tab S6).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Mountain Gray) dan memiliki body berdimensi 244.5 x 159.5 x 5.7 mm (9.63 x 6.28 x 0.22 in) dengan berat 420 g (14.82 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, aluminum back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Nano-SIM.

Kamera Samsung Galaxy Tab S6 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy Tab S6 5G :

  • 13 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.4″, 1.0µm, AF
    5 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1.12µm.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/4″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S6 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 855+ yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485) dan prosesor grafis / GPU Adreno 640 (700 MHz). Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 7040 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 10.5″ Inch dengan jenis Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1600×2560 pixels dan telah dilengkapi dengan ,HDR10+. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy Tab S6 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (6CA) Cat20 2000/150 Mbps, 5G (2+ Gbps DL).

Selain itu ada juga konektifitas USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector; magnetic connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, Samsung DeX, ANT+.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Tab S6 5G :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE / 5G
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G bands HSDPA 850 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 13(700), 17(700), 20(800), 38(2600), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (6CA) Cat20 2000/150 Mbps, 5G (2+ Gbps DL)
LAUNCH
Announced 2020, January 29
Status Available. Released 2020, January 30
BODY
Dimensions 244.5 x 159.5 x 5.7 mm (9.63 x 6.28 x 0.22 in)
Weight 420 g (14.82 oz)
Build Glass front, aluminum back, aluminum frame
SIM Nano-SIM
Colors Mountain Gray
Stylus support (Bluetooth integration; magnetic)
DISPLAY
Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 10.5 inches, 321.9 cm2 (~82.5% screen-to-body ratio)
Resolution 1600 x 2560 pixels, 16:10 ratio (~287 ppi density)
Protection
HDR10+
PLATFORM
OS Android 10.0; One UI 2
Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855+ (7 nm)
CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485)
GPU Adreno 640 (700 MHz)
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 6 GB
Internal 128GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 13 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.4″, 1.0µm, AF
5 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1.12µm
Features HDR, panorama
Video 2160p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/4″, 1.12µm
Features
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND Tuned by AKG
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
NFC
Radio No
USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector; magnetic connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other Samsung DeX
ANT+
BATTERY
Type Li-Po
Size 7040 mAh
Non-removable Li-Po 7040 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Samsung Galaxy Xcover Pro Canggih, Tangguh Dan Enak Buat Kerja

0

Telko.id – Samsung Galaxy Xcover Pro kali pertama diperkenalkan pada 2020, January. Perangkat bermesin Exynos 9611 ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; One UI 2 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 4 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy Xcover Pro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Xcover 4s).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black) dan memiliki body berdimensi 159.9 x 76.7 x 10 mm (6.30 x 3.02 x 0.39 in) dengan berat 179 g (6.31 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy Xcover Pro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy Xcover Pro :

  • 25 MP, f/1.8, 26mm (wide), PDAF
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 25 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 13 MP, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy Xcover Pro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 9611 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.3 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G72 MP3. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4050 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.3″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy Xcover Pro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat11 600/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/k/v/r, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, ANT+.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Xcover Pro :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (Dual SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands LTE (unspecified)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat11 600/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2020, January
Status Available. Released 2020, January
BODY
Dimensions 159.9 x 76.7 x 10 mm (6.30 x 3.02 x 0.39 in)
Weight 179 g (6.31 oz)
Build
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Black
IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 35 mins)
Drop-to-concrete resistance from up to 1.2 m
MIL-STD-810G compliant
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.3 inches, 97.4 cm2 (~79.4% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~409 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
PLATFORM
OS Android 10.0; One UI 2
Chipset Exynos 9611 (10nm)
CPU Octa-core (4×2.3 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53)
GPU Mali-G72 MP3
MEMORY
Card slot microSDXC
RAM 4 GB
Internal 64GB 4GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 25 MP, f/1.8, 26mm (wide), PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
Features Dual-LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 13 MP, (wide)
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/k/v/r, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC Yes
Radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other ANT+
BATTERY
Type Li-Po
Size 4050 mAh
Removable Li-Po 4050 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Samsung Galaxy Note10 Lite Full Fitur Premium Asyik Buat Kerja

0

Telko.id – Samsung Galaxy Note10 Lite kali pertama diperkenalkan pada 2020, January 3. Perangkat bermesin Exynos 9810 ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; One UI 2 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6/8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy Note10 Lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Note10+).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Aura Glow, Aura Black, Aura Red) dan memiliki body berdimensi 163.7 x 76.1 x 8.7 mm (6.44 x 3.00 x 0.34 in) dengan berat 199 g (7.02 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy Note10 Lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy Note10 Lite :

  • 12 MP, f/1.7, 27mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
    12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, PDAF, OIS, 2x optical zoom
    12 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.2, 25mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p@30fps, 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy Note10 Lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 9810 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.7 GHz Mongoose M3 & 4×1.7 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G72 MP18. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.7″ Inch dengan jenis Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,Always-on display
HDR. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy Note10 Lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, ANT+.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Note10 Lite :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 13(700), 17(700), 20(800), 28(700), 38(2600), 40(2300), 41(2500), 66(1700/2100)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, January 3
Status Available. Released 2020, January 21
BODY
Dimensions 163.7 x 76.1 x 8.7 mm (6.44 x 3.00 x 0.34 in)
Weight 199 g (7.02 oz)
Build
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Aura Glow, Aura Black, Aura Red
Stylus (Bluetooth integration, accelerometer, gyro)
DISPLAY
Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.7 inches, 107.8 cm2 (~86.6% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~394 ppi density)
Protection
Always-on display
HDR
PLATFORM
OS Android 10.0; One UI 2
Chipset Exynos 9810 (10 nm)
CPU Octa-core (4×2.7 GHz Mongoose M3 & 4×1.7 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G72 MP18
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 6/8 GB
Internal 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.7, 27mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, PDAF, OIS, 2x optical zoom
12 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide)
Features LED flash, panorama, HDR
Video 2160p@30/60fps, 1080p@30/60/240fps; gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 32 MP, f/2.2, 25mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
Features HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes
Radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other ANT+
BATTERY
Type Li-Po
Size 4500 mAh
Non-removable Li-Po 4500 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 258484 (v7), 341212 (v8)
GeekBench: 6103 (v4.4), 2027 (v5.1)
GFXBench: 25fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

Samsung Galaxy S10 Lite Kamera Canggih Bak Milik Fotografer

0

Telko.id – Samsung Galaxy S10 Lite kali pertama diperkenalkan pada 2020, January 3. Perangkat bermesin Snapdragon 855 ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; One UI 2.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6/8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy S10 Lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy S10e).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Prism White, Prism Black, Prism Blue) dan memiliki body berdimensi 162.5 x 75.6 x 8.1 mm (6.40 x 2.98 x 0.32 in) dengan berat 186 g (6.56 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy S10 Lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy S10 Lite :

  • 48 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF, Super Steady OIS
    12 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide)
    5 MP, f/2.4, 25mm (macro), 1/5.0″, 1.12µm.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.2, 25mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy S10 Lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 855 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485) dan prosesor grafis / GPU Adreno 640. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/512GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.7″ Inch dengan jenis Super AMOLED Plus capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,Always-on display
HDR10+. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy S10 Lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, ANT+.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy S10 Lite :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 13(700), 17(700), 20(800), 26(850), 28(700), 38(2600), 40(2300), 41(2500), 66(1700/2100)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, January 3
Status Available. Released 2020, February 3
BODY
Dimensions 162.5 x 75.6 x 8.1 mm (6.40 x 2.98 x 0.32 in)
Weight 186 g (6.56 oz)
Build
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Prism White, Prism Black, Prism Blue
DISPLAY
Type Super AMOLED Plus capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.7 inches, 107.8 cm2 (~87.8% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~394 ppi density)
Protection
Always-on display
HDR10+
PLATFORM
OS Android 10.0; One UI 2.1
Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855 (7 nm)
CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485)
GPU Adreno 640
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 6/8 GB
Internal 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM, 512GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF, Super Steady OIS
12 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide)
5 MP, f/2.4, 25mm (macro), 1/5.0″, 1.12µm
Features LED flash, panorama, HDR
Video 2160p@30/60fps, 1080p@30/60/240fps; gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 32 MP, f/2.2, 25mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes
Radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other ANT+
BATTERY
Type Li-Po
Size 4500 mAh
Non-removable Li-Po 4500 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 370751 (v7), 459497 (v8)
GeekBench: 11151 (v4.4), 2732 (v5.1)
GFXBench: 56fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

Sejarah Netflix, Berawal Dari rental DVD

0

Telko.id – Beberapa minggu belakangan ini, Netflix ramai diperbincangkan. Pasalnya, layanan video on deman ini diblokir oleh Telkom group. Seperti apa sejarahnya Netflix ini? Berikut sejarahnya.

Berawal dari rental DVD

Tahukah kamu kalau Netflix sebenarnya berawal dari sebuah rental DVD? Ya, tahun 1997 Reed Hastings memulai bisnis DVD bersama dengan rekannya. Awalnya perusahaan ini berbisnis dengan berjualan dan menyewakan kaset DVD melalui post. Pelanggan akan menerima film yang diinginkan yang diantarkan oleh kurir pos.

Setahun berjalan, Hastings mulai meninggalkan bisnis berjualan kaset tersebut dan fokus pada penyewaan kaset DVD saja. Layanan ini sendiri baru diluncurkan secara resmi pada 1998, dengan menyebut dirinya sebagai penyewaan DVD secara online.

Mampu kirimkan 1 juta DVD setiap hari

Saking besarnya pangsa pasar Netflix, perusahaan ini pernah mencapai masa kejayaan ketika masih menyewakan DVD. Ya, di tahun 2005, Netflix sudah memiliki 35.000 koleksi film. Perusahaan ini juga mampu mengirimkan sebanyak 1 juta kaset DVD setiap harinya.

Memulai bisnis layanan streaming

Migrasi Netflix ke layanan streaming bukan terjadi dalam semalam. Hastings sudah memikirkan kemungkinan ini sejak tahun 2000. Setelah berhasil mengembangkan algoritma video rekomendasi, perusahaan ini mulai bergerak dari bisnis utamanya. Tahun 2007 Netflix mulai menawarkan layanan video on demand secara gratis ke penggunanya. Saat itu, hanya ada 1000 judul film dan serial TV yang ditawarkan. Jumlahnya meningkat menjadi 12.000 pada Juni 2019.

Salah satu kunci kesuksesan Netflix kala itu adalah adanya rekomendasi video yang dikenal dengan cinematch. Di satu sisi, fitur ini memungkinkan pelanggan tetap menggunakan Netflix, sementara di sisi lain, pelanggan dapat menikmati konten yang sesuai dengan minat mereka. Tidak hanya itu, hal ini juga memberi kesempatan bagi film-film yang diproduksi oleh studio kecil untuk ditonton oleh pelanggan Netflix.

Punya konten original

Sekian lama menyajikan film karya sineas lainnya, Netflix akhirnya mendistribusikan konten original buatannya. Itu dimulai pada 2013 dengan film pertama berjudul House of Cards. Kemudian setiap tahun layanan ini meluncurkan konten original. Beberapa di antaranya sempat menjadi perhatian dunia, seperti Stranger Things, Orange is the New Black, Lost in Space, The Umbrella Academy hingga The Witcher.

Masuk ke Indonesia

Seiring berjalannya waktu, Netflix berkembang menjadi layanan streaming film yang sangat besar. Perusahaan ini pun melebarkan sayapnya ke beberapa negara, termasuk di Indonesia. Layanan ini tiba di tanah air tahun 2016. Kehadirannya juga sempat membuat gerah beberapa penyedia layanan serupa, misalnya Telkom.

Sejak saat itu, ekosistem Telkom memblokir Netflix. Namun pengguna provider lain masih bisa menikmati layanan streaming video ini.

(Icha)

Bisa kah Telkom Dituntut Gegara Blokir Netflix

0

Telko.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengatakan pemblokiran Netflix oleh Telkom Group melanggar beberapa hak konsumen. Salah satunya adalah melanggar hak untuk mendapat informasi.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Sudaryatmo mengatakan sesungguhnya masyarakat bisa mempersoalkan hal tersebut apabila dirasa merugikan.

“Yang pertama, hak untuk mendapat informasi, right to know. Kalau pemblokiran itu menghambat konsumen mendapat informasi, mestinya dapat dipersoalkan,” kata Sudaryarmo, dalam acara diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (16/1).

Kemudian pemblokiran ini juga melanggar hak konsumen untuk memilih. Pasalnya di beberapa wilayah di Indonesia ada beberapa wilayah yang jaringan internetnya dikuasai oleh grup Telkom, sehingga pengguna sama sekali tidak bisa pindah ke penyedia jaringan internet agar bisa mengakses Netflix

Rame-rame Bicara Netflix, Ada Apa?

0

Telko.id – Sudah tiga tahun Netflix tidak dapat dinikmati oleh pelanggan TelkomGroup. Hanya ramai ketika awal itu saja, selanjutnya tidak ada pembahasan atau ramai dibicarakan lagi. Baru beberapa minggu belakangan ini, ‘pemblokiran’ oleh perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini ramai kembali dibicarakan. Ada apa sebenarnya?

Isu Netflix ini kembali mencuat usai Kementerian Komunikasi dan Informatika memutuskan untuk memblokir situs video streaming film bajakan IndoXXI. Sebagian netizen di Twitter sampai mengeluhkan kapan Netflix segera bisa diakses khususnya untuk para pelanggan Telkomsel.

Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate mengatakan pemblokiran salah satu layanan media streaming digital Netflix yang dilakukan Telkom Indonesia adalah persoalan bisnis sehingga pihaknya tak memiliki wewenang untuk terlibat lebih jauh.

“Kalau masalah bisnis kita serahkan B2B (bussiness to bussiness), mungkin ada hal yang sifatnya komersial. Kalau dari sisi pemerintah, yang terpenting taat aturan,” ujar Johnny kepada wartawan saat Open House Natal di kediamannya, Jakarta, Rabu (25/12), seperti dikuti dari CNBC Indonesia.

Lalu, apakah langkah Telkom memblokir Netflix sudah sesuai aturan? VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo di Jakarta, dalam pernyataan tertulisnya mengatakan bahwa hingga saat ini layanan Netflix belum tersedia di jaringan TelkomGroup baik Telkomsel maupun IndiHome, dikarenakan masih belum tercapainya kesepakatan dua pihak.

Keputusan TelkomGroup itu, lanjut dia, bukan didasarkan pada kepentingan bisnis semata, namun guna melindungi kepentingan pelanggan dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Telkom Group mendorong para mitra penyedia konten untuk dapat menghadirkan karya sinematografi anak bangsa yang berkualitas,” ujar Arif Prabowo.

Polemik Netflix ini pun diangkat dalam perbincangan bertajuk Polemik Netflix: Antara Bisnis, Regulasi, dan Norma Sosial di Jakarta, Kamis (16/01/20). Dalam perbicangan tersebut menyebutkan bahwa banyaknya konten negative yang ditayangkan Netflix dinilai tidak memenuhi norma budaya dan hukum Indonesia. Lalu, konten negative Netflix melanggar pasal 27 ayat 1 UU No.11 Tahun 2008 tentang ITE hingga UU No. 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Selain itu, Netflix dianggap tidak memenuhi aturan Peraturan Pemerintah (PP) No. 80 tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, yang mewajibkan pemain seperti Netflix memiliki Badan Usaha Tetap (BUT) di Indonesia. Bahkan Netflix dianggap sudah merugikan negara sebesar Rp629,74 miliar dengan tidak adanya BUT Netflix.

Konten Negative

Sejak resmi menghadirkan layanannya di Indonesia, kehadiran Netflix terus menuai kontroversi. Penyebab utamanya adalah banyaknya konten negative yang ada di tayangan layanan penyedia video on demand tersebut.

Konten negative yang disajikan Netflix tersebut dinilai tidak sesuai dengan karakter dan budaya bangsa, terutama soal pornografi, SARA dan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Padahal, di Indonesia sendiri memiliki payung hukum terhadap konten-konten yang melanggar kesusilaan, termasuk pornografi. Mulai dari pasal 27 ayat 1 UU No.11 Tahun 2008 tentang ITE hingga UU No. 44 tahun 2008 tentang pornografi. Tentunya peraturan perundang-undangan tersebut berlaku secara menyeluruh, tak terkecuali Netflix. Walhasil, sejumlah ISP seperti TelkomGroup pun melakukan pembatasan akses terhadap layanan Netflix.

Ferdinandus Setu (Nando), Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, mengungkap ketika Netflix ingin beroperasi di Indonesia harus menutup akses terhadap konten-konten pornografi.

“Kalau mereka (Netflix) mau beroperasi di Indonesia harus mematikan konten yang pornografi tadi, agar gak bisa diakses di indonesia,” ujarnya.

Menurut Ferdinandus, penutupan akses pornografi dilakukan tak hanya sepihak. Artinya, harus ditutup untuk semua pihak, baik anak-anak maupun dewasa.

Dirinya juga menegaskan setiap platform harus mengikuti payung hukum yang berlaku di Indonesia. Setidaknya, perlu ada komitmen dari platform untuk memblokir konten yang memuat pornografi.

Namun di tengah pembatasan akses terhadap Netflix ini, Kemendikbud justru menggandeng Netflix unt uk memberikan peatihan penulisan film. Langkah Mendikbud ini pun kembali meramaikan polemik yang sudah ada.

Badan Hukum Netflix Tidak Jelas

Pasalnya, selain mengandung banyak konten negative, status badan hukum Netflix tidak jelas. Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik No. 80/2019 yang baru, pemain seperti Netflix harus memiliki badan usaha tetap (BUT) di Indonesia.

Selain itu Pemerintah juga telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 35/2019 tentang Penentuan Bentuk Usaha Tetap (BUT). Peraturan ini menjabarkan tentang kewajiban perpajakan bagi perusahaan atau orang asing yang berbisnis di Indonesia, baik itu perusahaan konvensional maupun yang beroperasi secara digital.

Sebagai penyedia layanan konten digital Netflix juga harus mengikuti aturan perundangan-undangan yang berlaku di Indonesia seperti badan hukum dan kantor mereka harus tersedia di Indonesia.

Namun kenyataannya penyedia layanan konten digital seperti Netflix sampai saat ini belum mau menuruti perundang-undangan yang ada di Indonesia seperti kewajiban mereka untuk memiliki badan hukum Indonesia atau BUT dengan membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Dengan belum memiliki BUT, Netflix pun bebas melenggang dari aturan pajak. Bahkan tidak pernah melaporkan keuangan perusahaannya. Padahal jelas-jelas perusahaan asal negeri Paman Sam itu, berbisnis di Indonesia. Akibatnya, Netflix merugikan negara sebesar Rp629,74 miliar karena tidak memiliki BUT tersebut.

Mengutip data Statista, Netflix memiliki 481.450 pelanggan di Indonesia pada 2019. Bahkan pelanggannya diperkirakan naik dua kali lipat pada tahun 2020 ini menjadi 906.800.

Kendati demikian, pembayaran oleh pelanggan itu mengalir deras ke anak perusahaan Netflix di Belanda, yaitu Netflix International B.V.

(Icha)

 

XL Rambah Pesisir Barat Lampung dengan Jaringan 4G

0

Telko.id – Kembali, XL mengoperasikan jaringan 4G di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Kali ini yang dirambah adalah wilayah Sumatera, tepat nya di Desa Bandar Dalam, Kecamatan Bengkunat Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Ini adalah bentuk komitmen XL untuk mendukung pemerintah dalam pemerataan dan percepatan pembangunan melalui skema USO (Universal Service Obligation).

Dalam acara peresmian BTS USO yang berlangsung pada Selasa (14/1), hadirBupati Pesisir Barat, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H, M.H, dan Kabid Kominfo Pesisir Barat, Elvin Yolanda, S.IP MM hadir. Selain itu, hadir pula di acara ini Peratin Desa Bandar Dalam, Rudi Mailano dan sejumlah tokoh masyarakat setempat, serta Head of Sales XL Axiata wilayah Lampung-Sumsel Outer-Bengkulu, Budi Utama Lubis dan Head Sustainability & Internal Communication XL Axiata, Andy Satrio Yuddho.

“Saat ini di seluruh Sumatera dan kepulauan sekitarnya, XL Axiata telah mengoperasikan lebih dari 10 BTS program USO yang semuanya 4G. Baru di Desember 2019 lalu kami mulai mengoperasikan BTS USO di Kabupaten Natuna, Kabupaten Seluma, Bengkulu, serta di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan,” ungkap Desy Sari Dewi, Group Head XL Axiata West Region.

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan bahwa “semua BTS USO itu merupakan bagian dari pembangunan dan pengoperasian jaringan USO di total 289 titik yang berlokasi di berbagai provinsi yang dilaksanakan XL Axiata sepanjang 2019”.

Desy berharap keberadaan jaringan data 4G di setiap area, termasuk di Desa Bandar Dalam, Pesisir Barat tersebut bisa memacu roda perekonomian masyarakat setempat. Masyarakat bisa memanfaatkannya untuk mempromosikan yang potensi ekonomi daerah, atau meningkatkan produktivitas berbagai sektor, termasuk usaha kecil menengah.

Selain itu, keberadaan layanan data setingkat 4G akan bisa menjembatani masyarakat sekitar dalam mengakses informasi yang setara dengan daerah lain.

Daerah Pesisir Barat memiliki potensi pariwisata terutama wisata pantai. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan pantai dan juga dengan tujuan untuk berselancar (surfing).

Selain itu Pesisir Barat juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan yang berbasis pada pengelolaan sumber daya alam di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, dan perikanan.

Head of Sales Lampung, Sumsel Outer, Bengkulu, Budi Utama Lubis, mengatakan selain jaringan USO, sejak Maret 2017, XL Axiata telah menghadirkan layanan 4G di Lampung dan masuk ke semua kota/kabupaten.

Saat ini, infrastruktur jaringan XL Axiata di Lampung didukung sekitar 2.500 BTS, termasuk sekitar 1.900 BTS data (3G dan 4G). Pelanggan di Lampung lebih dari 800 ribu, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan kepercayaan besar dari masyarakat atas peningkatan kualitas jaringan XL Axiata di Lampung dan sekitarnya. Penggunaan data di Lampung juga terus tumbuh signifikan. Tercatat pada saat Natal dan Tahun Baru 2020, trafik data meningkat 13% dari kondisi normal.

Di seluruh Sumatera dan kepulauan, saat ini XL Axiata juga terus melakukan perluasan infrastruktur jaringan layanan data, sejalan dengan fokus perusahaan untuk terus mendorong perkembangan dan pertumbuhan penggunaan layanan data di masyarakat. Tercatat lebih dari 24 ribu BTS, termasuk sekitar 18 ribu  BTS data (3G & 4G) di seluruh Sumatera dan kepulauan sekitarnya yang menjangkau lebih dari 150 kota/kabupaten.

Saat ini jumlah pelanggan XL Axiata di Sumatera mencapai sekitar 19% dari jumlah pelanggan nasional, dengan jumlah pelanggan data mencapai lebih dari 95%. (Icha)

 

 

Huawei P30 lite New Edition Hadir Dibekali Memori Internal 6GB RAM

0

Telko.id – Huawei P30 lite New Edition kali pertama diperkenalkan pada 2020, January 14. Perangkat bermesin Hisilicon Kirin 710 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); EMUI 9.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei P30 lite New Edition. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Huawei P30 lite).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Peacock Blue, Midnight Black, Pearl White, Breathing Crystal) dan memiliki body berdimensi 152.9 x 72.7 x 7.4 mm (6.02 x 2.86 x 0.29 in) dengan berat 152.9 g (5.40 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, glass back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Huawei P30 lite New Edition

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei P30 lite New Edition :

  • 48 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, 17mm (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Huawei P30 lite New Edition

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Hisilicon Kirin 710 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.2 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G51 MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 256GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3340 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.15″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2312 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei P30 lite New Edition sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 400/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Huawei P30 lite New Edition :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 4(1700/2100), 7(2600), 8(900), 20(800), 38(2600)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 400/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2020, January 14
Status Available. Released 2020, January 14
BODY
Dimensions 152.9 x 72.7 x 7.4 mm (6.02 x 2.86 x 0.29 in)
Weight 152.9 g (5.40 oz)
Build Glass front, glass back, plastic frame
SIM Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Peacock Blue, Midnight Black, Pearl White, Breathing Crystal
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.15 inches, 93.6 cm2 (~84.2% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2312 pixels (~415 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); EMUI 9.1
Chipset Hisilicon Kirin 710 (12 nm)
CPU Octa-core (4×2.2 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53)
GPU Mali-G51 MP4
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 6 GB
Internal 256GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, 17mm (ultrawide)
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps (gyro-EIS)
SELFIE CAMERA
Sensors 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
Features Panorama
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC Yes
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 3340 mAh
Non-removable Li-Po 3340 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life