Telko.id – Bima Market dari 3 Indonesia kasih diskon besar. Langkah ini dilakukan karena di masa pandemi, trafik Bima market setiap bulannya sebesar 10% sehingga mendorong 3 Indonesia untuk memberikan manfaat lebih bagi pengguna 3 dengan menghadirkan berbagai produk gaya hidup didalamnya.
“Kami melihat tren online shopping semakin meningkat dikalangan pengguna kami selama pandemi ini, terlihat dari trafik Bima Market yang naik setiap bulannya. Dengan Bima market kami juga memberikan solusi mudah dan hemat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dalam satu aplikasi bima+ yang sudah di unduh lebih dari 40 juta kali. Bima market merupakan wujud inovasi terbaru dari 3 untuk semakin memanjakan pelanggan dan penuhi kebutuhan digital mereka”. ujar Dolly Susanto, Chief Commercial Officer 3 Indonesia.
Di bulan Oktober ini, Bima market memberikan potongan harga hingga 78% untuk berbagai produk beauty & health dari Klinsen and Dayman, potongan hingga 60% untuk produk Watson Official Store, potongan hingga 70% untuk produk Hansaplast, dan berbagai kupon potongan belanja lainnya.
Selain itu, pelanggan 3 juga bisa menukar poin BonsTri dengan potongan diskon belanja di bima market seperti voucher potongan Rp 20.000 untuk produk Nivea, voucher potongan harga Rp 15.000 untuk produk Hansaplast, voucher potongan harga Rp 15.000 untuk produk Cetaphil, dan voucher potongan harga Rp 10.000 untuk produk Banana Boat*. Berbagai metode pembayaran juga sudah tersedia di bima market seperti GoPay, Kartu Kredit dan Internet Banking.
“Selain produk kebutuhan sehari-hari, kami juga menghadirkan seperti potongan harga berbagai aksesori gaming, gadget dan lainnya. Kedepannya kami juga akan melengkapi bima market dengan metode pembayaran paylater, dan berbagai fitur lainnya untuk mempermudah pelanggan. Aplikasi bima+ sendiri kini telah didownload oleh 40juta pengguna, Sebagai digital lifestyle provider, didukung dengan jaringan 4.5G pro yang semakin luas dan kuat. kami akan terus berkomitmen untuk memberikan inovasi dan layanan terbaik penuhi kebutuhan digital pelanggan kami,” ujar Dolly.
Sebagai informasi, Bima market memungkinan pengguna 3 untuk membeli berbagai produk mulai dari gadget, produk kesehatan dan kecantikan, fashion, elektronik hingga otomotif. 3 Indonesia melalui bima market telah menggandeng brand-brand resmi yang ada di Indonesia baik brand internasional maupun brand lokal. Sehingga semua produk-produk tersebut terjamin keaslian, dan keamanannya. (Icha)
Telko.id – Pesan eSIM Smartfren, kini dapat diperoleh secara digital tanpa harus keluar rumah. Cukup dengan tiga langkah mudah, yakni memesan, memindai QR Code yang dikirimkan, lalu mengaktifkan nomor Smartfren tersebut, maka pelanggan sudah bisa menikmati internet Smartfren yang 100% 4G.
Pesan eSIM Smartfren ini dapat dilakukan di web Smartfren melalui https://www.smartfren.com/atau dengan cara mengunduh aplikasi MySmartfren melalui Apple AppStore. Selanjutnya pelanggan akan diminta untuk melakukan registrasi terlebih dulu, memilih paket eSIM Smartfren 90GB yang dibandrol dengan harga Rp.180 ribu. Sudah termasuk kuota 90 GB terdiri dari 45 GB kuota utama dan 45 GB kuota malam.Adapun masa aktifnya terbilang panjang, mencapai 360 hari.Pelanggan pun memilih sendiri nomor yang diinginkan.
Setelah pemesanan ini dikonfirmasi, pelanggan akan mendapatkan QR Code untuk dipindai dan memasangkan nomor Smartfren sebagai eSIM di iPhone. Informasi ini akan diperoleh pelanggan melalui email.
“Pembelian eSIM Smartfren yang sepenuhnya digital merupakan cara baru yang sangat relevan dengan situasi pandemi COVID-19. Pelanggan tidak perlu keluar rumah, cukup memesan secara online dan QR Code akan dikirimkan ke email yang didaftarkan. Melalui cara ini eSIM Smartfren diharapkan menjadi pilihan terbaik bagi mereka yang ingin merasakan dukungan internet 4G berkecepatan tinggi untuk bekerja dan berkarya dari rumah,” terang Sukaca Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren.
Pelanggan sudah bisa mendapatkan eSIM Smartfren melalui cara digital ini mulai 15 Oktober 2020. Selain membeli eSIM baru, pelanggan juga dapat mengganti kartu SIM fisik miliknya menjadi eSIM dengan cara datang langsung ke Galeri Smartfren terdekat.
eSIM Smartfren bisa digunakan untuk iPhone XR, iPhone XS, iPhone XS Max, iPhone 11, iPhone 11 Pro, iPhone 11 Pro Max dan iPhone SE terbaru. Dengan menggunakan eSIM, iPhone yang hanya menyediakan satu slot di perangkatnya, kini bisa jadi dual SIM card.
eSIM Smartfren sebenarnya sudah mulai diberikan layanan nya sejak 2019 lalu. Namun, untuk jumlah pengguna nya sampai saat ini bahkan sampai akhir tahun masih dirahasiakan. Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren menyebutkan bahwa “saat ini baru Smartfren yang memiliki eSIM. Jadi kami fokus pada kepuasan pelanggan karena eSIM masih merupakan sesuatu yang baru di Indonesia”.
Smartfren sendiri sangat optimis dengan pasar eSIM ini karena tahun depan, eSIM tidak hanya akan dipakai pada smartphone saja, tetapi juga perangkat lain seperti laptop dan lainnya. (Icha)
Telko.id – Tantangan terbesar bagi para petambak Indonesia adalah masih banyak yang menggunakan metode budidaya konvensional. Akibatnya untuk meningkatkan kualitas nya sangat sulit. XL Smart Aquaculture, bertujuan untuk meningkatkan kualitas budidaya ikan dan udang.
“Dengan XL Smart Aquaculture mampu membantu petambah untuk mendapatkan data historis, merencanakan lebih matang, mengatasi cuaca yang berubah-ubah, membuat jadwal pemberian pakan, sehingga kegagalan panen dapat dihindari karena menggunakan metode budidaya dengan teknologi berbasis data yang presisi,” ungkap Feby Sallyanto, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata.
Saat ini, solusi tersebut sudah diimplementasikan oleh sejumlah petani tambak ikan kerapu dan udang di Jawa Timur, solusi ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas rata-rata sebesar 20%.
Solusi “XL Smart Aquaculture” bekerja dengan cara mengambil dan mengolah data kualitas air secara otomatis dengan memadukan IoT dan machine learning sehingga petambak dapat langsung mengetahui keadaan tambak yang dikelolanya.
Variabel penting yang dimonitor pada XL Smart Aquaculture ini adalah kondisi air di tambak. Dengan mengetahui data keadaan tambak, mereka dapat melakukan berbagai hal seperti mencegah penyakit, menghindari pemberian pakan yang berlebihan, dan mengoptimalkan kapasitas tambak.
Manfaat lain dari solusi ini adalah kemudahan dalam membaca kondisi tambak. Penggunaan XL Smart Aquaculture cukup mudah, petambak hanya perlu mencelupkan sensor kualitas air, kemudian data akan secara otomatis muncul di layar smartphone atau tablet.
Petambak juga dapat memisahkan data tiap tambak, sehingga luas tambak 5.000 m2 hanya membutuhkan 1 unit alat. Selain itu, sistem pada solusi ini dapat memudahkan pengguna untuk melakukan input data tambak, baik dari sisi kualitas air, data pakan, data panen, ataupun data penyakit.
“Metode budidaya dengan data akurat dapat mencegah dan menanggulangi masalah yang ada di perairan. Perlakuan yang tepat bagi komoditas yang dibudidayakan dapat meningkatkan produktivitas budidaya dengan kualitas hasil panen yang sesuai dengan permintaan pasar. Solusi XL Smart Aquaculture berbasis IoT ini selain mampu meningkatkan kualitas dan produksi hasil panen, solusi ini juga mengurangi tingkat resiko kegagalan panen,” lanjut Feby.
Agar dapat menjawab salah satu tantangan para petani tambak, dimana sebagian lokasi tambak berada ada di area yang tidak terjangkau sinyal seluler yang stabil, solusi ini dikembangkan untuk dapat tetap bekerja secara maksimal disaat tidak mendapat sinyal seluler.
Selain itu, solusi ini dapat ditambahkan fitur-fitur atau alat lainnya sesuai kebutuhan antara lain alarm, alat pemberian pakan secara otomatis, pengendali kincir air, kamera, serta machine learning untuk prediksi cuaca dan penyakit.
Saat ini XL Smart Aquaculture telah diterapkan oleh para petani tambak di Pacitan dan Situbondo. Salah satu petambak ikan kerapu di Situbondo menjelaskan, solusi IoT dari XL Axiata ini mudah diterapkan.
Selain itu, XL Axiata juga memberikan layanan pendampingan, terutama konsultasi, pelatihan penggunaan alat, dan layanan purna jual. Menurutnya, bagaimana pun canggihnya suatu alat, jika petambak tidak bisa menggunakan maka akan sia-sia saja. Apalagi, kebanyakan petambak Indonesia saat ini sudah cukup berumur dan butuh waktu untuk adaptasi teknologi baru.
XL Axiata memperkuat komitmen untuk selalu mendukung pembangunan nasional melalui bidang telematika, termasuk dengan mendorong pemanfaatan layanan-layanan inovatif, termasuk IoT untuk memajukan dunia usaha termasuk di kalangan UMKM.
Untuk mempermudah pelaku usaha, termasuk kalangan UMKM, solusi IoT dapat digunakan meningkatkan produktivitas. XL Axiata memiliki laboratorium pengembangan solusi berbasis IoT bernama “X-Camp”.
Di tempat ini kebutuhan para klien sebagai pengguna akan dituangkan menjadi suatu perangkat berbasis IoT yang bisa dioperasikan sesuai dengan yang diharapkan. Setiap perangkat IoT dibangun di atas platform “flexIoT” milik XL Axiata. Platform ini merupakan unified full-stack platform yang dapat diintegrasikan dengan mudah dengan sistem lain dan memberikan keutuhan dalam layanan. (Icha)
Telko.id – Dalam industry financial technologi atau fintech, masalah keamanan sangat penting. Itu sebabnya, untuk perkuat keamanan nya DANA perbarui sertifikasi PCI-DSS atau Payment Card Industry Data Security Standard yang penilaiannya dilakukan pada 16 Oktober 2020.
Langkah ini juga untuk tetap mengikuti standar sistem keamanan yang sesuai dengan kebijakan regulator yang ketat maupun standar internasional. Selain untuk memberikan perlindungan yang optimal terhadap setiap kegiatan bertransaksi dan data pengguna, sistem keamanan berstandar tinggi akan meningkatkan kepercayaan terhadap DANA sekaligus melindungi pengguna dari tindak kejahatan.
PCI-DSS adalah standar keamanan informasi untuk organisasi yang menangani bank penerbit kartu dan jaringan kartu bermerek (VISA, MasterCard, Discover, American Express, JCB) dari skema kartu utama. Sistem kemanan ini dikelola oleh Payment Card Industry Security Standard Council untuk meningkatkan kontrol seputar data pemegang kartu untuk mengurangi penipuan kartu kredit.
Saat ini, DANA menjadi penyedia layanan Level 1 yang telah memroses, menyimpan, dan mengirimkan lebih dari 6 juta data pemegang kartu VISA/Mastercard/ Discover setiap tahun.
Sejak awal beroperasi, keamanan selalu dan tetap menjadi prioritas utama DANA. Oleh karena itu, DANA telah mengelola kualifikasi dan persyaratan untuk standar PCI-DSS sejak 2018 dan secara berkala memperbaruinya.
“Sertifikasi ini penting dalam membangun kepercayaan pengguna dan mitra kami terhadap keamanan aplikasi DANA disamping melindungi pengguna dari tindak kejahatan, seperti pencurian data untuk penipuan,” kata Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA.
DANA harus memenuhi 12 persyaratan untuk memperbarui sertifikasi PCI-DSS terakhir, setelah PCI-DSS versi 3.2.1 menggunakan perusahaan QSA (Qualified Security Assessor) bersertifikat.
Persyaratan yang dimaksud meliputi upaya-upaya membangun dan memelihara jaringan dan sistem yang aman, melindungi data pemegang kartu, menjaga program manajemen kerentanan, menerapkan tindakan kontrol akses yang kuat, memantau dan menguji jaringan secara berkala, serta menjaga kebijakan keamanan informasi.
Sertifikasi PCI-DSS menghadirkan berbagai manfaat, salah satunya adalah mampu mengurangi risiko pelanggaran keamanan. Berdasarkan studi, organisasi yang patuh PCI lebih mungkin berhasil menahan pelanggaran data pemegang kartu secara signifikan hingga 50%.
Manfaat lainnya adalah memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pelangan karena persyaratan PCI-DSS bisa meminimalisir pelanggaraan data pemegang kartu sehingga pengguna merasa aman dan percaya memberikan data rahasia kepada perusahaan tepercaya seperti DANA.
Adanya sertifikasi PCI-DSS juga akan meningkatkan keterikatan dengan pelanggan. Sesuai dengan Quirk’s Marketing Research Review pada 2014, 69% pelanggan cenderung tidak tertarik untuk terlibat dalam perusahaan yang melakukan pelanggaran.
Sementara dari sisi bisnis, memiliki sertifikasi PCI-DSS akan meningkatkan keuntungan, menghindari denda yang mahal akibat timbulnya pelanggaraan, serta mempertahankan dan memperkuat bisnis.
“Sertifikasi PCI-DSS ini juga akan menguatkan tiga pilar DANA, yaitu Trusted, Friendly dan Accessible. Kami meyakini bahwa dengan berkomitmen pada standar dan persyaratan tertentu, pengguna DANA percaya bahwa DANA memiliki komitmen yang kuat untuk melindungi data pemegang kartu mereka,” tutup Vince. (Icha)
Telko.id – Spesifikasi vivo Y30 (China) bertumpu pada Snapdragon 460, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, October 22 ini dibekali sistem operasi Android 10, Funtouch 10.5 dan layar berukuran 6.51″ Inch.
Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo Y30 (China). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.
Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Obsidian Black, Dawn White, Blue) dan memiliki body berdimensi 164.4 x 76.3 x 8.4 mm (6.47 x 3.00 x 0.33 in) dengan berat 192.3 g (6.77 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).
Spesifikasi vivo Y30 (China)
Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 460 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.8 GHz Kryo 240 & 4×1.6 GHz Kryo 240) dan prosesor grafis / GPU Adreno 610. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.
Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.51″ Inch dengan jenis IPS LCD . Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.
Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo Y30 (China) sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass, .
Kamera vivo Y30 (China)
Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo Y30 (China) :
Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?
Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/1.8, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.
Telko.id – Huawei baru saja memperkenalkan 3 anggota keluarga baru nya yakni Huawei Mate 40, Huawei Mate 40 Pro, dan Mate 40 Pro Plus. Ketiga produk ini merupakan penerus dari Huawei Mate 30 yang sudah diluncurkan tahun lalu.
Dalam peluncuran secara virtual Kami (22/10/2020), Richard Yu, CEO Consumer Business Group Huawei menyebutkan bahwa produk ini sangat power full karena menggunakan prosesor yang lebih “canggih” daripada iPhone Apple yang akan datang. “Komponen itu dibuat dengan menggunakan prosesor 5 nanometer 5G SoC yang sama dengan chip saingannya di AS, tetapi mengandung miliaran transistor lebih banyak,” ungkap nya.
Ke tiga keluarga Huawei Mate 40 ini memiliki modul kamera berbentuk cincin yang oleh Huawei disebut sebagai “Space Ring Design”. Huawei pun bekerja sama khusus dengan Leica untuk kamera ya. Baik Huawei Mate 40, Mate 40 Pro, dan Mate 40 Pro Plus sama-sama menjalankan sistem operasi Android 10 yang dilapis antarmuka EMUI 11. Meski mirip, namun ada sejumlah perbedaan spesifikasi dan desain di antara ketiga ponsel.
Huawei Mate 40
Produk ini menggunakan layar “Horizon Display” OLED 6,5 inci (2.376 x 1.080 piksel) yang melengkung (curved) di kedua sisinya. Layar Mate 40 mendukung refresh rate 90 Hz dan touch sampling rate 240 Hz.
Di pojok kiri atas layar terdapat punch hole atau lubang untuk menampung kamera selfie beresolusi 13 MP (f/2.4). Di bagian belakang, Mate 40 memiliki tiga kamera yang terdiri dari kamera utama (wide) 50 MP (f/1.9, 23mm) Laser AF, kamera ultrawide 16 MP (f/2.2, 17mm), dan kamera telefoto 8 MP (f/2.4, 85mm, OIS, PDAF) 3x optical zoom.
Untuk Ddapur pacunya mengandalkan chip Kirin 9000E (5nm) dengan modem 5G terintegrasi yang dipadu RAM 8 GB dan storage 128 GB, berikut baterai berkapasitas 4.200 mAh yang mendukung fast charging 40 watt. Fitur lainnya yaitu NFC, in-display fingerprint scanner, USB Type-C 3.1, Bluetooth 5.2, Hybrid Dual SIM (Nano SIM, dual stand-by), serifikasi IP68, perekaman video 4K (30/60fps), dan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6.
Produk ini hadir dengan lima varian warna yang tersedia, yakni Mystic Silver, White, Black, Green, Yellow. Harga Huawei Mate 40 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB dibanderol 899 Euro atau sekitar Rp 15,6 juta.
Huawei Mate 40 Pro
Produk ini memiliki layar OLED Horizon Display berukuran sedikit lebih besar, yakni 6,76 inci (2.772 x 1.344 piksel, 18,5:9) serta mendukung refresh rate 90 Hz, touch sampling rate 240 Hz, dan HDR10+. Untuk kamera, produk ini memiliki 50 MP Ultra Vision Camera (Wide Angle, f/1.9 aperture, OIS), 20 MP Cine Camera (Ultra-Wide Angle, f/2.4 aperture), 12 MP Telephoto Camera (3x Optical Zoom, f/2.4 aperture, OIS), 8 MP SuperZoom Camera (10x Optical Zoom, f/4.4 aperture, OIS) dan 3D Depth Sensing Camera, support AF.
HUAWEI Mate 40 Pro – Color : Mystic Silver, White, Black, Green, Yellow
Sedangkan untuk kamera depan menggunakan 13 MP Ultra Vision Selfie Camera (Wide Angle, f/2.4) dan 3D Depth Sensing Camera.
Baterai Mate 40 Pro berkapasitas sedikit lebih besar di angka 4.400 mAh, dan sudah mendukung fast charging (66 W), wireless fast charging (50 W), dan reverse wireless charging (5 W). Adapun fitur lainnya mencakup NFC, Face ID, in-display fingerprint scanner, USB Type-C 3.1, Bluetooth 5.2, Hybrid Dual SIM (Nano SIM, dual stand-by), sertifikasi IP68, perekaman video 4K (30/60fps), dan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6.
Ponsel ini menawarkan lima varian warna, yaitu Mystic Silver, White, Black, Green, dan Yellow. Huawei Mate 40 Pro dengan RAM 8 GB dan storage 256 GB dibanderol dengan harga 1.199 Euro atau sekitar Rp 20,8 juta.
Huawei Mate 40 Pro Plus
Produk ini merupakan model teratas dari seri Mate 40. Sudah dibekali layar Horizon Display OLED 6.76 inci (2.772 x 1.344 piksel, 18,5:9). Di sisi atas terdapat punch hole yang memuat kamera selfie dengan resolusi 13 MP (f/2.4) dan kamera ToF 3D.
HUAWEI Mate 40 Pro+ – Color : Ceramic White, Ceramic Black
Sedangkan 5 kamera belakangnya terdiri dari kamera wide 50 MP (f/1.9, 23mm, OIS, PDAF) Laser AF, kamera ultra wide 20 MP (f/2.4, 14mm), kamera telephoto 12 MP (f/2.4, OIS) 3x optical zoom, dan kamera periscope telephoto 8 MP (f/4.4, 240mm PDAF, OIS) 10x optical zoom, dan kamera 3D ToF.
Produk ini juga mengandalkan chip Kirin 9000 (5 nm) dengan 5G yang dipadu dengan RAM 8 GB dan media penyimpanan 256 GB. Untuk baterai, Huawei Mate 40 Pro Plus dibekali dengan baterai berkapasitas 4.400 mA dan sudah mendukung fast charging (66 W), wireless fast charging (50 W), dan reverse wireless charging (5 W).
Fitur lainnya mencakup NFC, Face ID, in-display fingerprint scanner, USB Type-C 3.1, Bluetooth 5.2, Hybrid Dual SIM (Nano SIM, dual stand-by), serifikasi IP68, perekaman video 4K (30/60fps), dan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6. Huawei Mate 40 Pro Plus hadir dengan dua varian warna, yakni Ceramic White dan Ceramic Black. Perangkat ini dibanderol dengan harga 1.399 Euro atau sekitar Rp 24,2 juta. (Icha)
Telko.id – Huawei baru saja memperkenalkan keluarga Huawei Mate 40 yang terdiri dari Huawei Mate 40, Mate 40 Pro, dan Mate 40 Pro Plus. Acara peluncurannya diadakan secara virtual, Kamis (22.10.2020). Raksasa teknologi asal China mengklaim bahwa mereka memiliki prosesor yang lebih “canggih” daripada iPhone Apple yang akan datang.
Komponen dalam ketiga produk tersebut menggunakan proses 5 nanometer 5G SoC yang sama dengan chip saingannya di AS, tetapi mengandung miliaran transistor lebih banyak. Tak heran, perusahaan China tersebut mengklaim ponselnya lebih bertenaga.
Akankan kehadiran keluarga Huawei Mate 40 ini mampu memberikan angina segar bagi Huawei?
Richard Yu, CEO Consumer Business Group Huawei, dalam penyataan penutup nya mengakui bahwa memang Huawei saat ini sedang mengalami kondisi yang suffer karena adanya band dari Amerika. “Unfair band”, ucap Yu dengan emosional.
Richard Yu, CEO Consumer Business Group Huawei
Padahal menurut nya, Huawei selama 30 tahun perusahaan tersebut melakukan investasi dalam teknologi dan inovasi yang meningkatkan kualitas hidup manusia. Dan selama 30 tahun juga memiliki reputasi yang bagus dalam cyber security dan privacy protection. Demikian juga leading di communication technologi dan kini kami leading di ICT technology serta consumer business technology.
Dan 10 tahun terakhir, kami menjadi unggul di smartphone branda dan smart device brand. Jadi bagaimana pun sulit nya kondisi yang dihadapi, komitmen kami adalah terus berinovasi. Memberikan inovasi yang terbaik, teknologi yang terbaik. Untuk meningkatkan kehidupan manusia. Yang membuat kehidupan Anda lebih baik, membuat kerja Anda lebih effisien. Komitmen kami hanya untuk Anda.
Memang kondisi sulit yang dihadapi oleh Huawei ini, seperti nya tidak akan berhenti sampai disini saja.
Kondisi politik yang berkembang itu juga membuat Huawei harus bekerja keras untuk tidak bergantung pada Google. Namun, langkah nya untuk membuat App Galery sendiri patut diacungkan jempol. Ada sekitar 2 juta developer yang support untuk membuat aplikasi.
Salah satu nya adalah Huawei Petal Maps yang dapat beropersi di 140 negara. Dengan kemampuan 2D dan 3D, lalu bisa mengganti navigasi hanya dengan gerakan tangan diatas layar Huawei Mate 40, real time dan menjanjikan titik yang presisi. Selain itu juga ada Huawei Petal Search sebagai mesin pencari dalam produk terbaru nya tersebut juga menjadi keunggulannya. Walaupun belum teruji benar di lapangan karena baru diluncurkan. Kemampuannya membaca text, visual dan voice search untuk di 170 negara dan region, serta 50 bahasa.
Kemudian dari masalah suplai chipset. Ini juga kondisi yang harus dihadapi oleh Huawei. Menurut laporan dari BBC, pasokan chip Huawei telah terputus karena larangan perdagangan AS yang mulai berlaku pada bulan September.
Itu berarti bahwa setelah persediaan prosesor Kirin 9000 baru habis, perusahaan ini menghadapi ketidakmampuan untuk membuat lebih banyak handset Mate 40 dalam bentuknya saat ini.
Saat ini saja, hanya TSMC Taiwan dan Samsung Korea Selatan yang memiliki keahlian dan peralatan untuk memproduksi chip 5nm, dan keduanya dilarang untuk memasok Huawei atau produk semikonduktor lainnya yang pembuatannya melibatkan “teknologi dan perangkat lunak AS”.
Amerika Serikat mengatakan langkah itu diambil atas dasar keamanan nasional, tetapi Huawei membantah telah menimbulkan ancaman. (Icha)
Telko.id – Samsung salip Huawei dan kembali berjaya. Sebelumnya pada April lalu sempat terpuruk. Lalu mulai Juli terlihat brand ini terus berupaya merebut posisi nya kembali dan bulan Agustus Samsung pun mampu merebut kembali posisi teratas nya seperti di India.
Menurut lembaha riset Counter Point, Samsung salip Huawei dan mampu mengambil posisi teratas di pasar ponsel pintar global pada bulan Agustus, menyumbang 22% dari pangsa pasar menurut laporan Pulsa Pasar Bulanan terbaru dari Counterpoint.
Pada bulan April, Samsung kehilangan posisi teratas dari Huawei karena penurunan tajam di pasar utamanya di India dan Eropa. Tetapi pada bulan Juli dan Agustus, Samsung pulih karena India pulih dari lockdown nasional.
Samsung kini telah mencapai pangsa pasar tertinggi di India sejak 2018 dengan mengadopsi strategi saluran online yang agresif untuk memanfaatkan peluang yang muncul akibat sentimen anti-China di negara tersebut.
Sumber : Counterpoint Monthly Market Pulse
Kondisi ini membuat Samsung salip huawei dan mampu memperlebar celah dengan pasar No.2 Huawei. Setelah mencapai pangsa global tertinggi 21% pada bulan April, pangsa pasar Huawei diperkirakan akan turun lebih jauh di masa depan karena sanksi perdagangan AS.
Sedangkan untuk Apple telah berhasil mempertahankan bagiannya dengan baik di periode luar musim. Dengan peluncuran 13 Oktober dari seri iPhone 12 baru, kami berharap penjualan akan meningkat tetapi hanya pada bulan November karena peluncurannya lebih lambat dari tahun-tahun sebelumnya. Siklus hidup yang panjang dari seri iPhone 11 dan iPhone SE baru yang sukses akan membantu Apple menjembatani kesenjangan sampai saat itu.
Xiaomi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pangsa pasarnya, terutama di pasar di mana Huawei dulu memiliki kehadiran yang kuat, seperti Eropa Timur Tengah.
Analis Riset Minsoo Kang berkata, “Kebijakan geopolitik dan urusan politik di antara negara-negara mempengaruhi pasar ponsel pintar dalam banyak hal. Akan ada aktivitas pemasaran yang meningkat untuk menangkap peluang di wilayah dan segmen ini. Alhasil, konsentrasi pemain top di pasar smartphone akan semakin kuat. Kami melihat pemain seperti Samsung, Apple, Xiaomi dan OPPO mendapatkan keuntungan paling besar. (Icha)
Telko.id – Kasus pelaksanaan kontrol IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang sempat muncul beberapa waktu lalu dapat dipastikan akan kembali muncul. Menyikapi hal tersebut, agar tidak terulang kembali, kalangan industri dan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengusulkan pemerintah dalam hal ini Kemenperin dan KemKominfo segera melakukan tiga hal langkah-langkah strategis. Apa saja?
Pertama adalah melakukan penambahan kapasitas mesin Kapasitas Mesin CEIR (Centralized Equipment Identity Register). Kedua, melakukan Cleansing data IMEI yang tidur atau tidak terpakai. Ketiga, merevisi Peraturan Menteri Perindustrian No. 108/M-Ind/Per/11/2012.
Menurut CEO Mito Mobile, Hansen Lie, penambahan kapasitas CEIR adalah mutlak adanya. Namun, ada pihak yang dekat dengan pemerintah menyebutkan bahwa untuk penambahan kapasitas CEIR ini menjadi tidak mudah bagi pemerintah. Pasalnya, untuk melakukannya perlu ada dana yang dikeluarkan dan tidak bisa dilakukan dengan cepat. Paling tidak, bisa 6 bulan lagi baru bisa terjadi.
Itu sebabnya, perlu dilakukan cleansing data IMEI. Tapi ini pun bukan pekerjaan mudah. Bak mencari kutu di rambut. Pasalnya, yang dipilah itu jumlahnya jutaan. Proses memilah IMEI yang tidak aktif dari jumlah nya yang jutaan itu ternyata bukan persoalan mudah juga. Itu sebabnya, kasus kemarin itu, pemerintah melakukan defrag, agar IMEI yang baru bisa masuk dulu.
Sayangnya, langkah ini hanya bisa sementara saja. Pasalnya, jika peraturan untuk memasukan data IMEI nya tidak dibenahi maka akan dengan cepat, kapasitas yang ada juga akan penuh. Buntutnya, kasus data IMEI tidak bisa masuk ke CEIR akan terjadi lagi.
“Jadi sebaiknya dalam kontrol IMEI ini, yang diupload ke CEIR adalah IMEI yang benar-benar sudah terelasasi. Namun, kebijakan ini tentunya dapat terlaksana jika ada revisi Peraturan Menteri Perindustrian No. 108/M-IND/PER/11/2012,” ungkap Hansen.
Lalu, apa yang harus direvis pada Peraturan Menteri Perindustrian No. 108/M-IND/PER/11/2012 Tentang Pendaftaran Produk HKT? Dalam peraturan tersebut, saat pengajuan Tanda Pendaftaran Produk (TPP) Produksi sekaligus memasukan data IMEI ke SINAS. Cukup menyatakan saja jumlah unit yang akan diproduksi.
Sebaiknya upload IMEI ke SINAS itu dilakukan ketika sudah realisasi produksi. Jadi IMEI yang ada di SINAS adalah IMEI yang memang benar-benar sudah direalisasikan atau sudah diproduksi. Tidak seperti sekarang ini. Berapapun IMEI yang diajukan oleh vendor atau produsen, semua nya dimasukan dalam mesin CEIR. Padahal yang diproduksi kadang tidak sampai 50% nya. Bahkan bisa jauh dari itu. Jadi jangan heran kalau mesin CEIR pun cepat penuh.
“Vendor biasanya mendaatkan IMEI dari GSMA dalam bentuk bulk. Dengan cara yang dilakukan sekarang membuat vendor mendaftarkan semua IMEI tersebut yang jumlahnya bisa saja sampai ratusan juta. Umpama vendor tersebut mendapatkan IMEI dari GSMA sekitar 100 juta unit, padahal yang diproduksi hanya 25 juta, yang 75 juta masuknya sebagai IMEI tidur. Maka problem ini akan terus berlanjut jika aturan tersebut tidak direvisi,” ungkap Hansen.
Sementara itu, Tulus Abadi, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mendesak pihak pemerintah untuk benar-benar lebih serius menjalankan aturan yang sudah dibuat.
Tulus menyorot ada indikasi bahwa dalam kontrol IMEI ini ada penumpukan nomor IMEI di CEIR akibat tata cara pendaftaran TPP yang masih menggunakan pola lama, maka dari itu segera lakukan revisi atas Peraturan Menteri Perindustrian No. 108/M-IND/PER/11/2012.
Tulus mengatakan jika sistem yang selama ini berjalan, dimana vendor mendaftarkan IMEI dengan daftar IMEI yang diberikan GSMA secara borongan atau bulk, ia mencurigai penuhnya CEIR karena ada yang memasukkan IMEI lebih dari 200 juta. IMEI tersebut dimasukan secara gelondongan ke system. Makanya mesin CEIR bisa cepat penuh.
“Ini baru dugaan kami. Tapi kalau dilihat dalam setahun Indonesia menyerap 40-50 juta ponsel baru, tidak mungkin seluruh vendor memproduksi lebih dari 50 juta ponsel. Maka nomor IMEI yang tidak diproduksi harus secepatnya dilakukan cleansing. Kita juga khawatir IMEI tidur tersebut akan dibuat vendor luar negeri dan bisa saja akan masuk sebagai ponsel illegal, tapi IMEI-nya sudah terdaftar. Ini bisa berabe jika terjadi demikian,” ungkap Tulus.
Untuk itu Tulus mendesak demi kenyamanan konsumen, persoalan yang kemarin terjadi bisa diatasi dengan penambahan kapsitas mesin CEIR, Cleansing IMEI-IMEI yang tidur dan merevisi Peraturan Menteri Perindustrian No. 108/M-IND/PER/11/2012.
“Saya kira fokus ketiga hal tersebut saja agar persoalan yang kemarin muncul tidak terulang kembali. Jika tidak dilakukan seperti itu, saya tak menjamin persoalan IMEI akan baik-baik saja ke depannya,” ungkap Tulus. (Icha)
Telko.id – Telkomsel memaknai Hari Santri Nasional yang dirayakan setiap 22 Oktober sebagai momentum dalam memperkuat pemberdayaan santri, khususnya dalam hal peningkatan keterampilan dan kompetensi berbasis teknologi digital. Untuk itu, Telkomsel melanjutkan kolaborasi bersama Santri Milenial Center (SiMaC), wadah bagi para santri milenial dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis keumatan.
Upaya kolaboratif yang dilakukan bersama SiMaC berfokus untuk menciptakan berbagai solusi yang mampu memaksimalkan potensi para santri dalam menjadi sumber daya manusia berdaya saing tinggi dan unggul, sesuai dengan tema Hari Santri Nasional tahun ini, yakni “Bakti Santri untuk Negeri”.
“Kami mengucapkan selamat Hari Santri Nasional bagi para santri di seluruh Indonesia. Kami menyambut positif kolaborasi berkelanjutan bersama SiMaC untuk menjadikan santri sebagai penggerak perwujudan Indonesia sebagai negara digital yang inklusif dan menyeluruh. Terlebih, dalam mendorong kesiapan ekosistem digital Indonesia, kami memahami bahwa peran generasi muda yang kreatif dan inovatif sangat penting, termasuk di dalamnya adalah para santri,” ungkap Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel.
Salah satu kontribusi yang dilakukan Telkomsel pada peringatan Hari Santri Nasional tahun ini adalah berpartisipasi dalam Seminar Internasional Santri Millenial yang diselenggarakan pada Kamis, 22 Oktober 2020.
Kegiatan yang mengangkat tema “Bakti Santri untuk Negeri – Komitmen Santri dalam Menjaga NKRI & Kemandirian Ekonomi yang Tersinergi” ini menjadi ajang silaturahmi bagi Ro’is Syuriah PCINU seluruh dunia serta santri dalam negeri lain. Seminar Internasional Santri Millenial mengambil tempat di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Banten, dan terhubung melalui konferensi video.
Turut hadir di acara tersebut Prof. K.H. Ma’ruf Amin (Wakil Presiden Republik Indonesia), Wishnutama (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Gus Syauqi Ma’ruf Amin (Ketua Dewan Pembina SiMaC), Prof. Nadirsyah Hosen (Rois Syuriah PCINU Australia), serta Setyanto Hantoro (Direktur Utama Telkomsel).
Dalam kesempatannya, Setyanto menyampaikan peran penting santri terhadap kemajuan Indonesia, termasuk dalam pembangunan ekosistem digital. Selain itu, Telkomsel juga mengumumkan pemberian Kartu Perdana Merdeka Belajar Jarak Jauh untuk 16.000 santri dari seluruh pondok pesantren di Propinsi Banten.
Bantuan Kartu Perdana Merdeka Belajar Jarak Jauh ini diserahkan secara simbolik langsung di Ponpes An-Nawawi Tanara Serang oleh Kuntum Wahyudi, General Manager Consumer Sales Western Jabotabek kepada Gus Syauqi Ma’ruf Amin selaku Ketua Pelaksana Peringatan Hari Santri Nasional 2020.
Di samping itu, Telkomsel juga berperan aktif dalam memaknai Hari Santri Nasional melalui kolaborasi dengan SiMaC. Salah satu inisiatif yang dilakukan Telkomsel bersama SiMaC adalah menjalankan program pelatihan daring untuk para santri. Topiknya mencakup pembangunan situs web, optimasi media sosial, desain grafis, videografi, hingga kewirausahaan. Di sini, Telkomsel mengambil peran dengan menghadirkan solusi cloud storage CloudMAX sebagai fasilitas pendukung untuk penyediaan materi pembelajaran.
Inisiatif lainnya yang sudah dijalankan Telkomsel bersama SiMaC adalah SIMAC LEARNING, yaitu penyediaan materi belajar jarak jauh bagi para santri. Kegiatan ini menjangkau puluhan pesantren yang tersebar di belasan titik regional di Indonesia. Nantinya, SIMAC LEARNING akan memperluas jangkauannya untuk memastikan lebih banyak lagi santri yang mampu mendapatkan manfaat aktivitas pembelajaran jarak jauh secara maksimal.
“Kami optimis kolaborasi kuat dengan SiMaC ke depan, seraya membuka pintu bagi para pemangku kepentingan lainnya untuk bergotong royong menggalakkan upaya kolaboratif. Telkomsel sebagai leading digital telco company berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan akan menjadi penggerak utama kami dalam menciptakan lebih banyak lagi inisiatif yang mampu mengembangkan keterampilan digital para santri Indonesia,” pungkas Setyanto.
Sebelumnya, Telkomsel dan SiMaC telah menjalin kolaborasi dalam mengoptimalkan pertumbuhan bisnis Kopi Abah, produk UMKM dari SiMaC, melalui pemanfaatan aplikasi digital pada Oktober tahun lalu. Ke depan, Telkomsel dan SiMaC telah menyiapkan upaya kolaborasi lainnya melalui inisiatif Pelatihan SantriPreneur yang rencananya akan dilaksanakan pada Januari 2021 mendatang. (Icha)