Huawei Mate 40 Hadir, Mampukah Beri Angin Segar Bagi Huawei?

Huawei Mate 40 Pro

Telko.id – Huawei baru saja memperkenalkan keluarga Huawei Mate 40 yang terdiri dari Huawei Mate 40, Mate 40 Pro, dan Mate 40 Pro Plus. Acara peluncurannya diadakan secara virtual, Kamis (22.10.2020). Raksasa teknologi asal China mengklaim bahwa mereka memiliki prosesor yang lebih “canggih” daripada iPhone Apple yang akan datang.

Komponen dalam ketiga produk tersebut menggunakan proses 5 nanometer 5G SoC yang sama dengan chip saingannya di AS, tetapi mengandung miliaran transistor lebih banyak. Tak heran, perusahaan China tersebut mengklaim ponselnya lebih bertenaga.

Akankan kehadiran keluarga Huawei Mate 40 ini mampu memberikan angina segar bagi Huawei?

Richard Yu, CEO Consumer Business Group Huawei, dalam penyataan penutup nya mengakui bahwa memang Huawei saat ini sedang mengalami kondisi yang suffer karena adanya band dari Amerika. “Unfair band”, ucap Yu dengan emosional.

Huawei Mate 40
Richard Yu, CEO Consumer Business Group Huawei

Padahal menurut nya, Huawei selama 30 tahun perusahaan tersebut melakukan investasi dalam teknologi dan inovasi yang meningkatkan kualitas hidup manusia. Dan selama 30 tahun juga memiliki reputasi yang bagus dalam cyber security dan privacy protection. Demikian juga leading di communication technologi dan kini kami leading di ICT technology serta consumer business technology.

Dan 10 tahun terakhir, kami menjadi unggul di smartphone branda dan smart device brand. Jadi bagaimana pun sulit nya kondisi yang dihadapi, komitmen kami adalah terus berinovasi. Memberikan inovasi yang terbaik, teknologi yang terbaik. Untuk meningkatkan kehidupan manusia. Yang membuat kehidupan Anda lebih baik, membuat kerja Anda lebih effisien. Komitmen kami hanya untuk Anda.

Memang kondisi sulit yang dihadapi oleh Huawei ini, seperti nya tidak akan berhenti sampai disini saja.

Kondisi politik yang berkembang itu juga membuat Huawei harus bekerja keras untuk tidak bergantung pada Google. Namun, langkah nya untuk membuat App Galery sendiri patut diacungkan jempol. Ada sekitar 2 juta developer yang support untuk membuat aplikasi.

Salah satu nya adalah Huawei Petal Maps yang dapat beropersi di 140 negara. Dengan kemampuan 2D dan 3D, lalu bisa mengganti navigasi hanya dengan gerakan tangan diatas layar Huawei Mate 40, real time dan menjanjikan titik yang presisi. Selain itu juga ada Huawei Petal Search sebagai mesin pencari dalam produk terbaru nya tersebut juga menjadi keunggulannya. Walaupun belum teruji benar di lapangan karena baru diluncurkan. Kemampuannya membaca text, visual dan voice search untuk di 170 negara dan region, serta 50 bahasa.

Kemudian dari masalah suplai chipset. Ini juga kondisi yang harus dihadapi oleh Huawei. Menurut laporan dari BBC, pasokan chip Huawei telah terputus karena larangan perdagangan AS yang mulai berlaku pada bulan September.

Itu berarti bahwa setelah persediaan prosesor Kirin 9000 baru habis, perusahaan ini menghadapi ketidakmampuan untuk membuat lebih banyak handset Mate 40 dalam bentuknya saat ini.

Saat ini saja, hanya TSMC Taiwan dan Samsung Korea Selatan yang memiliki keahlian dan peralatan untuk memproduksi chip 5nm, dan keduanya dilarang untuk memasok Huawei atau produk semikonduktor lainnya yang pembuatannya melibatkan “teknologi dan perangkat lunak AS”.

Amerika Serikat mengatakan langkah itu diambil atas dasar keamanan nasional, tetapi Huawei membantah telah menimbulkan ancaman. (Icha)

Berita sebelumyaSamsung Kembali Berjaya, Salip Huawei Pada Pasar Global
Berita berikutnya3 Keluarga Huawei Mate 40 Resmi Hadir, Ini Harga dan Spesifikasi nya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.