spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 87

PD Pasar Jaya Gandeng Netzme Digitalisasi Pasar Tradisional Jakarta

0

Telko.id – Perumda Pasar Jaya resmi berkolaborasi dengan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) untuk mempercepat digitalisasi pasar tradisional di DKI Jakarta.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Pusat Perumda Pasar Jaya, Jakarta Pusat, pada 10 November 2025.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis ini.

“Kami berharap kerja sama ini akan meningkatkan efisiensi dan modernisasi transaksi pedagang di pasar-pasar tradisional,” ujarnya dalam keterangan resmi. Inisiatif ini sejalan dengan berbagai upaya digitalisasi pasar rakyat yang semakin masif di Indonesia.

Sebagai implementasi awal, sosialisasi penggunaan QRIS Soundbox Netzme akan dilakukan di 10 pasar percontohan yang mewakili seluruh wilayah DKI Jakarta.

Pasar-pasar tersebut meliputi Palmerah dan Baru Metro Atom (Jakarta Pusat), Cengkareng dan Tomang Barat (Jakarta Barat), Kramat Jati dan Perumnas Klender (Jakarta Timur), Kebayoran Lama dan Tebet Barat (Jakarta Selatan), serta Sunter Podomoro dan Koja Bau (Jakarta Utara). Program ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky Ganda Saputra, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini.

“Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Perumda Pasar Jaya dalam mendukung digitalisasi pasar tradisional di DKI Jakarta. Program ini tidak hanya akan memudahkan pedagang dalam melakukan transaksi secara digital, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan di level mikro,” jelas Vicky.

Content image for article: PD Pasar Jaya Gandeng Netzme Digitalisasi Pasar Tradisional Jakarta

QRIS Soundbox Netzme menawarkan berbagai keunggulan bagi pedagang pasar tradisional. Alat ini memungkinkan merchant fokus pada pelayanan pelanggan tanpa terganggu proses pembayaran.

Transaksi menjadi lebih cepat dengan pengurangan antrian di kasir yang signifikan. Sistem konfirmasi pembayaran QRIS yang langsung terdengar memberikan keamanan ekstra dan menghilangkan kebutuhan kasir untuk memfoto ponsel pelanggan.

Vicky menambahkan, “Dengan QRIS Soundbox Netzme kami berharap dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan bertransaksi. UMKM Jakarta dan seluruh Indonesia dapat naik kelas, sehingga kedepannya dapat menciptakan lapangan kerja lebih banyak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.”

Kolaborasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Netzme dalam mendorong digitalisasi UMKM, yang sejalan dengan kerja sama antara Netzme dan Jalin melalui program CSR Jalin dalam pemberdayaan UMKM Indonesia.

Inisiatif serupa juga telah dilakukan berbagai pemain industri, termasuk program akselerasi UMKM menuju pasar global.

Transformasi digital di sektor pasar tradisional ini menjadi respons terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen akan kemudahan bertransaksi secara digital.

Netzme berkomitmen memberikan dukungan teknologi yang tangguh dan mudah digunakan untuk para pedagang pasar, termasuk penyediaan dashboard sistem monitoring yang akan dimanfaatkan oleh Perumda Pasar Jaya.

Digitalisasi UMKM terus menjadi fokus berbagai perusahaan teknologi di Indonesia. Selain inisiatif dari Netzme dan Pasar Jaya, berbagai program serupa juga digelar, termasuk transformasi digital melalui infrastruktur broadband yang mendukung ekosistem digital yang lebih luas.

Implementasi QRIS Soundbox di pasar tradisional diharapkan dapat meningkatkan adaptasi pedagang terhadap perkembangan zaman sekaligus memperkuat daya saing mereka di era digital.

Program percontohan di 10 pasar ini akan menjadi basis evaluasi sebelum diperluas ke lebih banyak pasar tradisional di Jakarta. (Icha)

VIDA Hadirkan Solusi AI FaceToken dan PhoneToken, Cegah Deepfake Fraud

0

Telko.id – VIDA, penyedia solusi identitas digital dan pencegahan fraud berbasis AI, menghadirkan solusi autentikasi biometrik FaceToken dan PhoneToken untuk mengatasi ancaman penipuan digital yang semakin canggih, termasuk deepfake dan account takeover.

Langkah ini diumumkan langsung oleh Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur, dalam sesi panel “Digital Trust for a Resilient Economy” pada ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 di Jakarta.

Niki Luhur menegaskan bahwa ancaman digital ke depan tidak hanya bersifat teknologi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memanipulasi pengguna melalui praktik phishing atau account takeover, yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial berskala masif.

“Teknologi deepfake kini sudah mencapai titik di mana sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu. Karena itu, lembaga seperti VIDA sebagai Certificate Authority (CA) memegang peran penting untuk menjaga integritas identitas digital dan memastikan data serta transaksi tidak bisa dipalsukan,” ujarnya.

Fenomena baru yang turut disoroti adalah maraknya scan-as-a-service, yaitu jaringan penipu yang menyediakan akses ke jutaan akun digital.

Niki mengungkapkan contoh device farm di Latvia yang melayani 15 ribu pelaku fraud dan mengakses 48 juta rekening digital, menunjukkan bahwa para penipu kini beroperasi layaknya perusahaan dengan infrastruktur lengkap.

Menurut VIDA Fraud Intelligence Report 2025, kasus deepfake fraud di Asia Pasifik melonjak 1.550%, sementara 97% bisnis di Indonesia menjadi target social engineering.

Sepanjang 2022–2024, kerugian sektor perbankan akibat penipuan digital mencapai lebih dari Rp2,5 triliun, sebagian besar karena lemahnya autentikasi konvensional seperti SMS OTP dan kata sandi.

VIDA menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan FaceToken dan PhoneToken, solusi autentikasi berbasis biometrik yang menggabungkan machine learning dan enkripsi tingkat tinggi.

Teknologi ini memungkinkan verifikasi identitas tanpa kata sandi (passwordless) melalui deteksi wajah (liveness detection) dan perangkat pengguna terdaftar, sehingga transaksi digital berlangsung cepat, aman, dan nyaman. Implementasinya di sektor keuangan terbukti menurunkan transaksi tidak sah hingga 90%.

Perusahaan juga mengembangkan AI-native security framework yang menggabungkan kemampuan computer vision, fraud detection engine, dan analisis perangkat untuk mendeteksi pola serangan kompleks seperti injection attack dan virtual camera spoofing.

“Kami tidak hanya menganalisis foto. Kami harus memahami bagaimana serangan terjadi dari perangkat, aplikasi, hingga jaringan. Karena di lapangan, penipuan sering kali menggunakan reverse engineering tools dan virtual camera injection untuk menipu sistem biometrik,” jelas Niki.

Dengan meningkatnya ancaman keamanan digital secara global, Niki menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan digital nasional serta membangun ekosistem terintegrasi yang mampu menjaga keamanan informasi dari sumber tepercaya.

“Kita di sisi industri juga harus berkolaborasi dengan skala yang sama kuatnya, antara perbankan, fintech, asosiasi, dan penyedia keamanan digital, untuk memperkuat ketahanan ekosistem digital nasional,” tegasnya.

Niki menambahkan bahwa FEKDI–IFSE bukan sekadar ajang inovasi, tetapi forum kolaborasi untuk melindungi masa depan ekonomi digital nasional. Di era ketika kepercayaan menjadi hal paling berharga, semua pihak punya tanggung jawab bersama untuk mempertahankannya.

“Proses autentikasi seharusnya mudah, tapi sekuat enkripsi. Dengan FaceToken dan PhoneToken, kami ingin keamanan digital terasa mudah bagi pengguna, namun tetap tak bisa ditembus oleh penipu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, autentikasi AI dinilai penting untuk memperkuat keamanan digital di tengah maraknya serangan siber yang kian canggih. VIDA, yang didirikan pada 2018, merupakan perusahaan terdepan di Indonesia dalam identitas digital dan pencegahan fraud.

Sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE)/Certificate Authority (CA) yang terdaftar di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, VIDA berwenang menerbitkan sertifikat elektronik untuk tanda tangan digital bagi bisnis dan individu.

VIDA adalah CA pertama di Indonesia yang telah disertifikasi oleh WebTrust dan ISO 27001, serta menjadi bagian dari Adobe Approved Trust List (AATL).

Perusahaan ini juga merupakan anggota resmi Cloud Signature Consortium (CSC) dengan tanda tangan digital yang diakui secara hukum di lebih dari 40 negara.

VIDA memverifikasi lebih dari 1,6 juta identitas setiap hari dalam transaksi web dan seluler secara real-time, mendukung kepatuhan terhadap peraturan Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) di seluruh ekosistem bisnis.

Perkembangan teknologi keamanan digital seperti ini juga sejalan dengan inovasi di perangkat mobile, seperti Honor Magic8 Ultra yang dikabarkan akan membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5, serta tren autentikasi biometrik yang terus berkembang, termasuk iPhone lipat Apple yang dikabarkan akan menggunakan Touch ID, bukan Face ID. (Icha)

MODENA Buka Home Center ke-65 di Yogyakarta

0

Telko.id – MODENA secara resmi memperluas jaringan ritelnya dengan membuka MODENA Home Center (MHC) ke-65 di Indonesia. Gerai terbaru ini berlokasi di Tridadi Square No. 08, Jalan Magelang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pembukaan ini merupakan bagian dari strategi ekspansi untuk menangkap peluang lonjakan gaya hidup urban seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi di Yogyakarta.

Sung Yong Hong, Chief Operating Officer MODENA, menegaskan potensi besar Yogyakarta sebagai pasar.

“Yogyakarta adalah pasar yang sangat potensial, tidak hanya karena pertumbuhan ekonominya yang pesat, tetapi juga karena masyarakatnya semakin terbuka terhadap gaya hidup modern yang praktis dan efisien,” ujarnya.

Melalui MODENA Home Center Yogyakarta, perusahaan ingin memfasilitasi kebutuhan konsumen dengan berbagai produk elektronik rumah tangga yang fungsional dan dirancang untuk mempermudah kehidupan sehari-hari.

Yogyakarta terus tumbuh menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Selain ditopang sektor pariwisata dan pendidikan, kota ini mengalami peningkatan signifikan di sektor properti, industri kreatif, dan profesional.

Banyak perusahaan nasional dan startup digital membuka kantor cabang atau memindahkan operasional ke Yogyakarta, menjadikannya emerging business hub di luar Jakarta.

Deacy Pandeirot, Head of Direct Business Development MODENA, menjelaskan, “Pertumbuhan ekonomi dan perubahan gaya hidup masyarakat di Yogyakarta turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan solusi produk elektronik yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari.”

Kehadiran MODENA Home Center ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman belanja yang lebih mudah dan dekat bagi konsumen.

MODENA Home Center Yogyakarta menghadirkan beragam kategori produk andalan, mencakup cooking, cooling, cleaning, bathroom, laundry, air conditioning (AC), hingga smart home.

Koleksi lengkap ini menjadi wujud komitmen MODENA untuk menghadirkan solusi elektronik sesuai kebutuhan konsumen terhadap produk inovatif yang efisien, estetik, dan berteknologi tinggi.

Content image for article: MODENA Buka Home Center ke-65 di Yogyakarta, Tangkap Peluang Gaya Hidup Urban

Perusahaan telah memiliki basis konsumen kuat di Yogyakarta dengan jaringan mitra dealer yang telah lebih dulu hadir. Produk unggulan seperti kompor tanam, portable cooker, dan water heater menjadi pilihan utama konsumen rumah tangga.

Sementara untuk segmen bisnis, produk cooling seperti chest freezer dan showcase cooler mencatat permintaan tinggi, menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap kualitas produk MODENA di kategori HVAC.

Dalam rangka grand opening, MODENA menghadirkan promo spesial hingga 45%, tambahan diskon 5%, serta free portable induction.

Pelanggan juga dapat menikmati cicilan 0% tanpa kartu kredit serta gratis ongkir untuk setiap pembelian produk. Langkah ekspansi ini sejalan dengan strategi MODENA memperkuat ekspansi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan timur.

Kehadiran MODENA Home Center di Yogyakarta tidak hanya memperkuat akses produk elektronik berkualitas, tetapi juga mendukung ekonomi lokal.

Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada inovasi berkelanjutan, MODENA terus menghadirkan solusi teknologi mutakhir bagi masyarakat urban. Komitmen berkelanjutan MODENA juga tercermin dalam berbagai inisiatif perusahaan di sektor elektronik dan beyond.

Untuk segmen rumah tangga modern, MODENA juga telah meluncurkan layanan berlangganan air bersih yang dirancang khusus untuk keluarga sibuk. Inovasi ini sejalan dengan visi MODENA menjadi penggerak menuju dunia terinterkoneksi melalui produk-produk cerdas dan terhubung.

Dengan pembukaan gerai ke-65 ini, MODENA semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi elektronik rumah tangga terdepan di Indonesia. (Icha)

TIKI Ajak Konsumen Kelola Resi dan Kemasan Paket Demi Proteksi Data & Lingkungan

0

Telko.id – Lonjakan aktivitas belanja online di Indonesia memicu peningkatan volume pengiriman paket secara signifikan. Di balik kemudahan transaksi digital dan layanan antar yang semakin cepat, PT. Citra Van Titipan Kilat (TIKI) mengingatkan masyarakat tentang dua risiko baru yang mengintai: kebocoran data pribadi dan meningkatnya limbah kemasan. Perusahaan jasa kurir nasional ini secara resmi mengajak konsumen untuk membangun kebiasaan “smart shipping habit” dalam mengelola resi dan kemasan paket.

Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI, menegaskan bahwa label pengiriman yang menempel pada paket mengandung informasi pribadi sensitif seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. “Jika dibuang tanpa dihapus, data ini berisiko disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab. Di sisi lain, meningkatnya volume pengiriman juga berarti meningkatnya limbah kemasan. Edukasi kepada konsumen menjadi penting agar keamanan data dan kelestarian lingkungan bisa berjalan seimbang,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Telko.id.

TIKI membagikan tiga langkah praktis yang dapat langsung diterapkan masyarakat. Pertama, menghapus atau merobek bagian resi yang memuat data pribadi sebelum membuang kemasan. Langkah ini dinilai crucial mengingat resi atau label pengiriman sering menjadi sumber informasi pribadi yang diabaikan.

Kedua, menggunakan kembali kemasan bekas yang masih layak pakai dan mendukung penggunaan kemasan ramah lingkungan. Perusahaan mendorong kebiasaan “Reuse Before You Throw” yang tidak hanya menghemat biaya tetapi juga mengurangi timbunan sampah kemasan. Konsumen disarankan memastikan label lama sudah dilepas atau ditutup dengan lakban baru sebelum menggunakan kemasan bekas.

Ketiga, memisahkan limbah kemasan dan mengirimkannya ke tempat daur ulang. Kardus, plastik, dan pita perekat memerlukan penanganan berbeda agar dapat didaur ulang dengan optimal. Kemasan berbahan kertas sebaiknya disimpan dalam kondisi kering, sementara plastik pembungkus dapat dikumpulkan dan dikirim ke bank sampah atau gerai daur ulang setempat.

Di sisi keamanan data, TIKI menerapkan berbagai lapisan perlindungan teknologi mulai dari enkripsi, autentikasi berlapis, hingga pemantauan sistem secara real-time. Untuk menjaga kerahasiaan informasi, label resi pada kemasan sengaja dirancang dalam ukuran kecil agar tidak menampilkan data secara berlebihan. Perusahaan juga menganjurkan penggunaan bukti resi digital melalui Aplikasi TIKI, memungkinkan pelanggan melakukan pelacakan tanpa perlu menyimpan label fisik.

Yulina menekankan bahwa perlindungan data pribadi merupakan tanggung jawab bersama antara perusahaan dan konsumen. “Kami percaya keberlanjutan bukan sekadar inisiatif tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab operasional yang harus dijalankan setiap hari,” tegasnya. Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyelaraskan 32 regulasi demi perlindungan data pribadi yang lebih komprehensif.

Dalam operasional internal, TIKI konsisten menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan. Perusahaan mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan seperti plastik dengan kandungan OXIUM yang lebih cepat terurai, serta mengurangi pemakaian kertas melalui digitalisasi dokumen pengiriman. TIKI juga memanfaatkan kembali kardus dan karung yang masih layak pakai, sekaligus mengedukasi pelanggan dan mitra tentang prinsip Reuse, Reduce, dan Recycle (3R).

Untuk memperkuat sirkulasi kemasan berkelanjutan, TIKI mulai menerapkan sistem reverse logistics pada pengiriman tertentu. Sistem ini memungkinkan pengumpulan kembali kemasan bekas antar agen dan cabang TIKI yang dapat digunakan kembali. Pendekatan ini tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah kemasan dari aktivitas logistik, tetapi juga berkontribusi memperpanjang siklus hidup material dan menekan jejak karbon perusahaan.

Inisiatif TIKI dalam proteksi data sejalan dengan tren industri telekomunikasi yang semakin memperhatikan aspek keamanan digital, seperti yang dilakukan Telkomsel dan Mastercard dalam program proteksi privasi serta IM3 melalui layanan IMSecure bersama Mastercard.

Yulina menutup dengan pesan bahwa di era digital, keamanan data dan kepedulian lingkungan bukan lagi isu terpisah. “Keduanya harus berjalan beriringan agar aktivitas logistik dan gaya hidup digital masyarakat bisa tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya. Kampanye edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mengelola kemasan secara bertanggung jawab dan menjaga kerahasiaan data pribadi merupakan bagian integral dari perilaku digital yang aman dan berkelanjutan.

AdMedika Gandeng Waste4Change Kelola Sampah

0

Telko.id – AdMedika, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di industri layanan kesehatan digital, secara resmi bekerja sama dengan Waste4Change dalam program pengelolaan sampah berkelanjutan bertajuk “CARE for Our Earth”.

Kerja sama yang dimulai pada 29 September 2025 ini bertujuan mengurangi volume sampah kantor yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan mendorong budaya kerja ramah lingkungan di seluruh lini perusahaan.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen AdMedika dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Program “CARE for Our Earth” menjadi implementasi kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan nilai Creating Value Through ESG dan dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

PGS Senior Manager Corporate Secretary & Communication AdMedika Ardhana Puji Paramadharma menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara industri kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Sebagai bagian dari TelkomGroup yang berperan di bidang layanan kesehatan digital, kami percaya bahwa menjaga bumi berarti menjaga kesehatan manusia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun budaya sadar lingkungan di seluruh lini kerja AdMedika karena keberlanjutan dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Waste4Change sebagai perusahaan pengelola sampah profesional yang berfokus pada pengolahan sampah bertanggung jawab akan mendampingi AdMedika dengan sistem Zero Waste to Landfill (ZWTL).

Sistem ini memastikan tidak ada sampah yang berakhir ke TPA, mencakup seluruh proses mulai dari pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan sampah. Laporan hasil pengelolaan akan dituangkan dalam Waste Journey Report bulanan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas selama masa periode kolaborasi.

Program ini tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah fisik, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas edukatif seperti kampanye internal bertema “Care in Action From Us For The Earth”. Aktivitas ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli lingkungan dan memperkuat budaya hijau di tempat kerja, menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Inisiatif AdMedika ini sejalan dengan berbagai program keberlanjutan yang telah dijalankan oleh TelkomGroup. Seperti yang tercermin dalam program GoZero% yang diadakan di Medan, kelompok usaha Telkom konsisten mendorong praktik bisnis berkelanjutan dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Pendekatan pengelolaan sampah yang komprehensif ini juga selaras dengan tren global dalam menangani permasalahan sampah. Seperti yang diterapkan di Jepang dengan sistem pemberdayaan sampah elektronik yang efektif, AdMedika melalui kolaborasi dengan Waste4Change berusaha menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan limbah.

Kolaborasi AdMedika dengan Waste4Change ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan sampah yang semakin kompleks. Dengan sistem ZWTL, perusahaan tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga menciptakan nilai tambah dari pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Pendekatan ini mirip dengan solusi Ecofren dalam mengatasi sampah elektronik yang terus meningkat.

Melalui program “CARE for Our Earth”, AdMedika berharap dapat menjadi bagian dari perubahan positif menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Langkah ini tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan secara lebih luas, mendukung terciptanya ekosistem bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di Indonesia. (Icha)

Laporan AI Agoda 2025: 95% Pengembang Asia Tenggara & India Pakai AI

0

Telko.id – Platform perjalanan digital Agoda merilis Laporan Pengembang AI 2025 yang mengungkap adopsi kecerdasan buatan di kalangan pengembang perangkat lunak di Asia Tenggara dan India telah mencapai tingkat hampir universal.

Studi menunjukkan 95% pengembang menggunakan teknologi AI setiap minggu, dengan pengembang Indonesia muncul sebagai salah satu yang paling progresif dalam pemanfaatan AI di kawasan.

Idan Zalzberg, Chief Technology Officer Agoda, mengatakan kecerdasan buatan sedang mengubah cara pengembang di seluruh Asia Tenggara dan India membangun, belajar, dan berkolaborasi.

“Apa yang awalnya digunakan untuk mempercepat tugas seperti menulis, menguji, atau memperbaiki kode kini telah berkembang menjadi perubahan besar dalam cara perangkat lunak dikembangkan,” ujarnya.

Laporan yang dikembangkan bekerja sama dengan Macramé Consulting ini mengumpulkan masukan dari lebih dari 600 pengembang di tujuh pasar utama: Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam, dan India. Temuan ini dilengkapi dengan wawasan dari perusahaan terkemuka seperti Carousell, MoMo, Omise, dan SCB 10x.

AI Sudah Umum Tapi Belum Matang

Data menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian rutin kerja pengembang dengan 56% responden mengaku selalu membuka asisten AI.

Produktivitas menjadi alasan utama adopsi, dimana 80% menyebutkan kecepatan dan otomatisasi sebagai motivasi utama. Manfaat nyata dirasakan para insinyur dengan 37% mampu menghemat empat hingga enam jam kerja setiap minggu.

Meski demikian, AI masih lebih dianggap sebagai alat produktivitas dibanding mitra kreatif. Hanya 22% yang menggunakannya untuk memecahkan masalah baru, dan kurang dari setengah (43%) percaya bahwa kinerja AI setara dengan insinyur tingkat menengah. Penggunaan AI untuk pembuatan kode mencapai 94%, namun menurun untuk tugas lain seperti dokumentasi, pengujian, dan penyebaran.

Akuntabilitas Menjadi Kunci Pengembangan

Pengawasan dan verifikasi kini menjadi bagian penting dalam alur kerja AI sehari-hari. Sebanyak 79% pengembang menyebut hasil yang tidak konsisten atau tidak andal sebagai hambatan utama untuk penggunaan AI yang lebih luas.

Untuk menjaga kualitas, 67% meninjau semua kode yang dihasilkan AI sebelum digabungkan, dan 70% secara rutin memperbaiki hasilnya untuk memastikan ketepatan.

Kebijakan formal masih terbatas dengan hanya satu dari empat tim yang bekerja di bawah pedoman AI resmi. Namun, fokus pada verifikasi ini justru memperkuat inovasi, dimana 72% pengembang melaporkan peningkatan produktivitas dan kualitas kode yang lebih baik. Hal ini membuktikan bahwa pengawasan manusia tetap menjadi kunci dalam adopsi AI yang bertanggung jawab.

Perkembangan AI di Indonesia juga mendapat perhatian khusus dalam laporan ini. Sebanyak 78,9% pengembang Indonesia melaporkan menggunakan Cursor dalam enam bulan terakhir, bersama dengan 90,1% untuk ChatGPT.

Data ini menempatkan Indonesia di antara pengguna IDE yang terintegrasi dengan AI paling aktif, bukan hanya mengandalkan LLM berbasis chat.

Kesenjangan Pelatihan dan Pertumbuhan Mandiri

Dengan adopsi yang hampir universal, fokus bergeser pada bagaimana pengembang menggunakan AI secara bertanggung jawab dan efektif.

Sebagian besar pengembang belajar secara mandiri dengan 71% melalui tutorial, proyek pribadi, atau komunitas online. Hanya 28% yang mendapatkan pelatihan dari perusahaan, menunjukkan kesenjangan dalam dukungan institusional.

Akses terhadap program pelatihan formal juga bervariasi antar negara. Pengembang di Singapura hampir dua kali lebih mungkin mendapat pelatihan resmi dibandingkan dengan di Vietnam.

Meski terdapat kesenjangan, para pengembang tetap mendorong pertumbuhan diri dengan 87% telah menyesuaikan rencana belajar atau karier mereka untuk memanfaatkan AI.

Sebanyak 62% pengembang berharap AI membuka peluang karier yang lebih luas, membangun fondasi kemampuan jangka panjang yang lebih kuat di kawasan ini.

Pertumbuhan yang digerakkan sendiri ini menunjukkan bahwa pengembang belajar lebih cepat dibanding kemampuan perusahaan dalam memberikan pelatihan.

Zalzberg menambahkan bahwa di kawasan ini, penggunaan AI sudah umum tetapi belum merata. “Pengembang memandang AI secara pragmatis untuk mempercepat pekerjaan, menjaga kualitas, dan bereksperimen secara bijak, bukan menggantikan keahlian atau penilaian manusia,” jelasnya.

Peluang terbesar, menurutnya, ada pada upaya mendukung kematangan ini melalui praktik terstruktur dan eksperimen yang bertanggung jawab. “Sehingga adopsi yang tinggi dapat berkembang menjadi kemampuan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Laporan ini juga menggarisbawahi pentingnya kerangka kerja yang tepat untuk mendukung perkembangan AI di wilayah tersebut. Seperti yang terlihat dalam kasus Worldcoin, regulasi menjadi aspek penting dalam pengembangan teknologi AI yang bertanggung jawab.

Pengembangan kemampuan AI tidak hanya terjadi di level perusahaan besar. Perangkat seperti Redmi 15 yang mendukung pengembangan diri menunjukkan bagaimana teknologi semakin terintegrasi dalam ekosistem digital.

Sementara itu, inovasi dalam fitur AI listening mode membuktikan bahwa penerapan AI terus berkembang di berbagai segmen teknologi.

Laporan lengkap Agoda AI Developer Report 2025 dapat diunduh secara gratis melalui website apacdeveloperreport.com. Studi ini dilakukan melalui survei daring pada Agustus hingga September 2025, dengan peserta mewakili beragam tingkat pengalaman, ukuran perusahaan, serta sektor industri. (Icha)

iBox Ignite Summit 2025 Dorong Inovasi Produktivitas Digital Korporasi

0

Telko.id – iBox, bagian dari Erajaya Digital, telah menyelenggarakan iBox Ignite Summit 2025 di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel pada 31 Oktober 2025.

Acara bertema ‘Unleashing Next Level Productivity’ ini bertujuan mendorong pemanfaatan perangkat, solusi, dan layanan terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi bisnis di era digital. Lebih dari 100 perwakilan korporat dari berbagai industri hadir, termasuk perbankan, jasa keuangan (FSI), multifinance, dan manufaktur.

Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, secara resmi membuka rangkaian acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen iBox sebagai enabler transformasi bisnis di era digital, lintas sektor industri.

Melalui summit ini, iBox memperkenalkan iBox Business sebagai mitra penyedia device dan layanan terintegratif bagi kalangan bisnis.

“Lewat iBox Business, kami ingin menunjukkan bahwa iBox bukan hanya ritel konsumer, tetapi juga mampu menjadi strategic enabler bagi perusahaan yang ingin memodernisasi infrastruktur perangkat mereka,” ujar Joy Wahjudi.

“Dengan kombinasi perangkat Apple, layanan pengelolaan, serta dukungan partner teknologi, perusahaan bisa mendapatkan produktivitas yang lebih tinggi, pengalaman karyawan yang lebih baik, dan TCO yang lebih efisien,” ujar Joy menambahkan.

Solusi iBox Enterprise yang diperkenalkan dirancang untuk membantu perusahaan mengelola ekosistem perangkat Apple secara lebih aman, terukur, dan sesuai kebutuhan industri.

Cakupan layanan meliputi provisioning, deployment, pengelolaan aset, hingga dukungan purnajual, memungkinkan perusahaan fokus pada peningkatan kinerja inti mereka. Pendekatan ini sejalan dengan tren bahwa transformasi bisnis digital adalah sebuah keharusan di tengah persaingan global.

Content image for article: iBox Ignite Summit 2025 Dorong Inovasi Produktivitas Digital Korporasi

Setelah sesi pembukaan, iBox Ignite Summit 2025 menghadirkan keynote session dan breakout session yang dikurasi untuk menjawab kebutuhan peserta dalam mengimplementasikan teknologi perangkat di lingkungan kerja.

Materi yang diangkat mencakup best practice pengelolaan perangkat Apple di enterprise, modern device management, keamanan dan compliance, hingga pemanfaatan perangkat untuk meningkatkan employee experience dan mobilitas tenaga kerja.

Acara ini juga mendapat dukungan dari sejumlah partner teknologi ternama, antara lain Amazon Web Services (AWS), Innovation Cloud Services (ICS), Jamf, dan Agiva. Masing-masing partner menghadirkan perspektif dan solusi pelengkap bagi ekosistem enterprise berbasis Apple.

Sinergi ini menegaskan bahwa pengelolaan perangkat di korporasi saat ini tidak lagi berdiri sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara penyedia device, platform manajemen, dan mitra cloud untuk memberikan solusi ujung ke ujung.

“Ke depan, kami melihat peluang yang besar di segmen enterprise, terutama dari sektor FSI, banking, multifinance, dan manufaktur yang membutuhkan perangkat aman, mudah dikelola, dan memberikan pengalaman premium bagi karyawan,” imbuh Joy. “iBox Business hadir untuk menjawab kebutuhan itu.”

Fokus pada sektor-sektor tersebut menunjukkan keseriusan iBox dalam merespons kebutuhan solusi inovatif buat pebisnis di Indonesia melakukan transformasi digital.

Dengan terselenggaranya iBox Ignite Summit 2025, iBox menegaskan komitmennya untuk memperluas peran di pasar korporat, sejalan dengan strategi Erajaya Digital dalam menghadirkan solusi yang relevan dan berdampak bagi konsumen maupun pelaku usaha.

Komitmen terhadap efisiensi bisnis ini juga diamini oleh pelaku industri lain, seperti yang dilakukan Telkom yang bertransformasi jadi strategic holding untuk efisiensi bisnis.

Langkah iBox ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi dan meningkatkan daya saing perusahaan-perusahaan Indonesia di kancah global. (Icha)

Lenovo Gelar Tech World Terbesar di Sphere CES 2026

0

Telko.id – Lenovo akan menggelar acara inovasi global tahunannya, Tech World, di Sphere, Las Vegas, pada hari pembukaan CES 2026.

Ini menjadi edisi ke-11 Tech World dan menandai pertama kalinya acara ini menjadi sorotan utama di venue ikonik tersebut. Ketua dan CEO Lenovo, Yuanqing Yang, akan menyampaikan pidato utama CES yang membahas AI yang lebih cerdas untuk semua orang.

Acara ini juga menandai tahun kedua berturut-turut pidato utama CES diselenggarakan di Sphere. Pengumuman ini sekaligus meresmikan kemitraan global multi-tahun antara Lenovo dan Sphere, yang menjadikan Lenovo sebagai Mitra Teknologi Resmi Sphere Studios.

Kemitraan ini memungkinkan integrasi workstation dan platform infrastruktur berkinerja tinggi Lenovo ke dalam alur kerja produksi Sphere Studios.

“Selama satu dekade terakhir, Tech World telah menjadi platform kunci Lenovo untuk mengungkapkan visi, memamerkan inovasi, dan meluncurkan produk, solusi, serta kemitraan kami yang paling menarik,” kata Yuanqing Yang, Ketua dan CEO Lenovo.

“Sphere adalah pasangan yang sempurna untuk Lenovo di Las Vegas, di mana kami akan merayakan dan berbagi komitmen kami untuk memberikan AI yang lebih cerdas untuk semua orang,” ujar Yuanqing Yang menambahkan.

Sebagai bagian dari kemitraan teknologi ini, Lenovo tidak hanya mempresentasikan visinya di Sphere, tetapi teknologinya juga digunakan untuk mendukung pembuatan konten imersif di venue tersebut.

Ini mencerminkan kemampuan end-to-end Lenovo dalam menghadirkan pengalaman teknologi mutakhir, sebagaimana pernah ditunjukkan dalam beragam inovasi bertenaga AI di Tech World sebelumnya.

Presiden dan COO Sphere, Jennifer Koester, menyatakan, “Sebagai tempat terdepan dalam inovasi, Sphere adalah platform yang kuat bagi merek-merek visioner yang ingin menciptakan acara dan pengalaman transformatif”.

“Kami merasa terhormat untuk berkolaborasi dengan Lenovo tidak hanya untuk membantu mewujudkan visi mereka selama CES Keynote ini, tetapi juga sebagai bagian dari kemitraan yang lebih luas,” ujar nya menambahkan.

Gary Shapiro, CEO dan Wakil Ketua CTA, menambahkan, “Kami sangat gembira menyambut Lenovo dan Yuanqing Yang ke panggung CES Keynote. CES adalah tempat para inovator hadir, dan saya tidak sabar untuk melihat visi beliau tentang teknologi yang memecahkan tantangan global besar menjadi kenyataan di Sphere yang luar biasa.”

Fokus pada Inovasi AI dan Olahraga

Tech World @ CES 2026 akan mengeksplorasi bagaimana Lenovo mendefinisikan masa depan melalui perpaduan AI, perangkat, infrastruktur, dan layanan.

Sebagai mitra teknologi global untuk Formula 1® dan FIFA World Cup 26™ serta FIFA Women’s World Cup 2027™, acara ini akan menampilkan bagaimana inovasi Lenovo membantu individu dan bisnis, sekaligus mengubah pengalaman penggemar olahraga.

Yuanqing Yang dalam pidatonya akan memberikan pandangan eksklusif tentang bagaimana teknologi Lenovo telah merevolusi F1, serta mengungkap rencana untuk FIFA World Cup bertenaga AI pertama pada musim panas mendatang.

Lenovo juga akan memperkenalkan Lenovo Hybrid AI Advantage untuk pelanggan perusahaan dan menciptakan pengalaman agen-native yang personal bagi individu.

Kemitraan Lenovo dengan dunia olahraga memang telah berlangsung sebelumnya, seperti terlihat dalam kolaborasi Lenovo dan Motorola sebagai mitra FIFA Club World Cup 2025.

Detail Acara dan Partisipasi

Pidato utama Lenovo CES 2026 di Sphere akan berlangsung pada Selasa, 6 Januari pukul 17.00 PT. Acara ini terbuka untuk peserta CES terakreditasi dan akan menampilkan kepemimpinan Lenovo dalam hybrid AI, yang merupakan integrasi tanpa batas antara solusi AI publik, perusahaan, dan pribadi.

Selain pidato utama, Tech World @ CES akan melibatkan para pemimpin teknologi visioner, mitra, seniman, dan influencer, dengan tontonan yang hanya mungkin terjadi di Sphere. Pengumuman tambahan mengenai jajaran pembicara dan tamu akan dilakukan pada akhir tahun 2025.

Acara ini juga akan menyoroti cara inovasi yang dipimpin Lenovo mempercepat transformasi yang bertanggung jawab dan cerdas di berbagai industri, mulai dari ruang kelas yang lebih cerdas dan perawatan kesehatan yang presisi hingga manufaktur yang gesil dan tempat kerja yang siap untuk masa depan.

Inovasi di bidang kesehatan ini sejalan dengan pengembangan Lenovo Alzheimer’s Intelligence yang membantu penderita Alzheimer dan demensia.

Dengan mengadakan Tech World di CES, Lenovo membawa ide-ide berani dan teknologi canggih langsung kepada audiens global yang besar yang terdiri dari para pemimpin bisnis, inovator, media, dan penggemar teknologi. (Icha)

Motorola Luncurkan Moto G67 POWER dengan Baterai 7000mAh

0

Telko.id – Motorola secara resmi meluncurkan moto g67 POWER di Indonesia pada 7 November 2025.

Smartphone terbaru ini menghadirkan baterai berkapasitas besar 7000mAh dengan teknologi Silikon Karbon, kamera utama 50MP Sony LYTIA™ 600, dan prosesor Snapdragon® 7s Gen 2. Perangkat ini akan tersedia eksklusif di Shopee mulai 11 November 2025 dengan harga spesial Rp3.099.000.

Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia, menyatakan moto g67 POWER merupakan jawaban atas kebutuhan konsumen akan smartphone dengan daya tahan lama dan performa tangguh.

“Smartphone ini menghadirkan inovasi bermanfaat yang menggabungkan teknologi cerdas dengan daya tak kenal kompromi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Telko.id.

Peluncuran moto g67 POWER melanjutkan tradisi Motorola dalam menghadirkan smartphone dengan baterai berkapasitas besar. Sebelumnya, Motorola Luncurkan Moto G06 POWER dengan Baterai 7000mAh juga telah menarik perhatian pasar dengan daya tahan yang mengesankan.

Daya Tahan Ekstrem dengan Baterai 7000mAh

moto g67 POWER mengusung baterai 7000mAh dengan teknologi Silikon Karbon yang menghasilkan desain lebih ramping dan masa pakai lebih lama dibanding baterai litium-ion tradisional.

Smartphone ini mampu bertahan hingga 58 jam dalam sekali pengisian daya, setara dengan lebih dari dua hari penggunaan normal.

Dalam penggunaan spesifik, moto g67 POWER dapat memutar musik hingga 130 jam, streaming video 33 jam, browsing web 28 jam, gaming 26 jam, dan waktu bicara 49 jam.

Fitur Battery Care 2.0 secara cerdas mengoptimalkan pola pengisian untuk menjaga kesehatan baterai jangka panjang.

Keunggulan baterai besar ini juga menjadi tren di segmen smartphone menengah. Beberapa pesaing seperti Redmi 15 Hadir, Andalkan Baterai 7000mAh dan TECNO POVA 7 Hadirkan Baterai 7000mAh dan Performa Tangguh juga mengandalkan kapasitas baterai serupa.

Sistem Kamera Lengkap dengan Teknologi AI

moto g67 POWER dilengkapi sistem kamera triple dengan kamera utama 50MP Sony LYTIA™ 600, kamera ultrawide 8MP, dan kamera selfie 32MP. Smartphone ini menjadi satu-satunya di segmennya yang menawarkan perekaman video 4K dari semua kamera.

Teknologi moto AI menghadirkan fitur cerdas seperti AI Photo Enhancement Engine, Auto Night Vision, AI-Powered Portraits, dan Auto Smile Capture. Sensor 2-in-1 ambient secara real time meningkatkan warna, kejernihan, dan pencahayaan untuk hasil foto siap unggah ke media sosial.

All-Pixel Focus dengan fokus pixel 32x lebih banyak memastikan fokus lebih cepat dan akurat dalam kondisi cahaya menantang. Pengguna juga dapat memanfaatkan Google Photos AI dengan fitur Magic Eraser, Photo Unblur, dan Magic Editor.

Performa Tangguh dan Konektivitas 5G

Didukung prosesor Snapdragon® 7s Gen 2 berarsitektur 4nm, moto g67 POWER menawarkan performa multitasking lancar dan gaming bebas lag. Smartphone ini memiliki RAM 8GB yang dapat diperluas hingga 24GB dengan RAM Boost, serta penyimpanan internal 256GB UFS 2.2.

Konektivitas 5G didukung dengan 11 band (tertinggi di segmennya), dilengkapi VoNR dan Wi-Fi 6 untuk pengalaman internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah. Kombinasi ini menjadikan moto g67 POWER ideal untuk berbagai aktivitas digital intensif.

Durabilitas Militer dan Desain Premium

moto g67 POWER menawarkan durabilitas terbaik di segmennya dengan perlindungan Corning® Gorilla® Glass 7i yang memberikan ketahanan 2x lebih baik terhadap jatuh dan goresan.

Perangkat ini telah lulus uji 13 standar militer MIL-STD-810H untuk ketahanan terhadap guncangan, jatuh dari ketinggian 1,5 meter, suhu ekstrem, dan kelembaban tinggi.

Rating IP64 melindungi smartphone dari percikan air dan debu, dilengkapi teknologi Smart Water Touch untuk respons sentuhan mulus dalam kondisi basah. Desain vegan leather yang dikurasi Pantone™ tersedia dalam dua pilihan warna: Cilantro Green dan Blue Curacao.

Layar Cerah dan Audio Immersive

Layar 6,7 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan hingga 1050 nits memastikan visual cerah dan visibilitas optimal di luar ruangan. Teknologi Advanced Display Colour Boost dan SGS Eye Protection mengurangi ketegangan mata selama penggunaan berkepanjangan.

Untuk pengalaman audio, moto g67 POWER menghadirkan dual stereo speaker dengan Dolby Atmos® dan Hi-Res Audio. Ashim Mathur, Vice President APAC Marketing Dolby Laboratories, mengatakan Dolby Atmos menghadirkan pengalaman audio multidimensi yang dapat dirasakan di sekeliling pengguna.

moto g67 POWER akan tersedia dalam varian RAM 8GB + storage 256GB. Selain harga spesial Rp3.099.000 di Shopee, pembeli juga mendapatkan benefit partner berupa kuota Smartfren hingga 792GB selama 2 tahun, paket langganan Vision+, diskon voucher hotel Mister Aladin, dan akses konten horor gratis di DMS+. (Icha)

Koneksi 5G-Advanced NR-NTN Pertama di Dunia via Satelit LEO OneWeb

0

Telko.id – Konsorsium tujuh perusahaan dan lembaga antariksa terkemuka berhasil melakukan uji coba koneksi “NR-NTN 5G-Advanced Rel-19” pertama di dunia melalui satelit low Earth orbit (LEO) OneWeb milik Eutelsat.

Pencapaian bersejarah ini melibatkan European Space Agency (ESA), MediaTek, Eutelsat, Airbus Defence and Space, SHARP, Industrial Technology Research Institute (ITRI), dan Rohde & Schwarz (R&S).

David Phillips, Kepala Departemen Sistem, Lini Program Strategis, dan Teknologi di Directorate of Connectivity and Secure Communications ESA, menegaskan pentingnya kolaborasi ini.

“Dengan bermitra bersama Airbus Defence and Space, Eutelsat dan mitra lainnya, langkah inovatif dalam integrasi jaringan terestrial dan non-terestrial ini membuktikan mengapa kolaborasi adalah penting dalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan sektor komunikasi satelit Eropa,” ujarnya.

Uji coba yang dilakukan di Pusat Riset dan Teknologi Antariksa Eropa (ESTEC) Belanda ini menggunakan konfigurasi NR NTN 3GPP Rel-19 dengan bandwidth 50 MHz melalui Ku-band. Yang lebih penting, tes ini berhasil mendemonstrasikan conditional handover (CHO) atau kemampuan pindah jalur antarsatelit secara mulus.

Mingxi Fan, Kepala Wireless System and ASIC Engineering di MediaTek, menyoroti dampak luas dari pencapaian ini.

“Sebagai pemimpin global dalam konektivitas terestrial dan non-terestrial, kami terus menjalankan misi kami untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dengan menghadirkan teknologi yang menghubungkan dunia di sekitar kita, termasuk area dengan terbatas atau tanpa jangkauan seluler sama sekali,” jelasnya.

Infrastruktur uji coba melibatkan chipset NR NTN dari MediaTek yang berkomunikasi dengan gNB NR-NTN milik ITRI. Satelit OneWeb buatan Airbus dilengkapi transponder transparan dengan koneksi Ku-band untuk layanan ke pengguna dan feeder link ke stasiun darat. Sistem ini mengadopsi konsep “Earth-moving beams” yang memungkinkan koneksi tetap stabil meski satelit bergerak.

Daniele Finocchiaro, Kepala Telecom R&D and Projects di Eutelsat, mengungkapkan kebanggaannya sebagai operator satelit pertama yang menguji broadband NTN melalui satelit LEO Ku-band.

“Kolaborasi ini adalah elemen kunci mengerjakan teknologi baru, dan kami sangat menghargai dukungan dari European Space Agency. Bersama-sama, kami akan membentuk dunia masa depan konektivitas broadband,” tegasnya.

Pada sisi terminal pengguna, SHARP berhasil mengembangkan antena panel datar yang mampu terhubung ke jaringan 5G di darat melalui antena gateway di ESTEC. Keberhasilan ini membuka jalan bagi pengembangan perangkat NTN yang lebih praktis dan terjangkau.

Dampak Revolusioner untuk Konektivitas Global

Pencapaian koneksi 5G-Advanced NR-NTN ini memiliki implikasi mendalam bagi masa depan komunikasi global. Dengan standar 3GPP yang telah diterima oleh seluruh industri seluler, satelit-satelit yang kompatibel dapat langsung melengkapi jaringan terestrial biasa dengan mudah.

Elodie Viau, Kepala Telecom and Navigation Systems di Airbus, menekankan bahwa keberhasilan menampilkan kemampuan handover Advanced New Radio NTN menandai langkah besar menuju konektivitas broadband global yang mulus untuk perangkat 5G. “Hasil ini mencerminkan kolaborasi kuat antara semua mitra yang terlibat,” tambahnya.

Teknologi ini memungkinkan koneksi internet di mana pun dan secara menyeluruh (ubiquitous) dengan biaya lebih murah. Pasar baru untuk smartphone, otomotif, dan industri Internet-of-Things (IoT) diprediksi akan terbuka lebar. Seperti yang dikembangkan Apple untuk fitur emergency message via satelit, teknologi NTN membuka peluang layanan komunikasi yang lebih andal.

Masahiro Okitsu, President & CEO SHARP Corporation, menyatakan bahwa pencapaian conditional handover melalui koneksi NR NTN 5G-Advanced menandai langkah signifikan menuju implementasi praktis dari jaringan non-terestrial.

“Dengan keahlian yang telah kami kembangkan selama bertahun-tahun dalam komunikasi terestrial, kami merasa terhormat untuk membawa inovasi ke bidang komunikasi satelit juga,” ujarnya.

Dukungan Teknologi dan Pengujian Mutakhir

Dr. Pang-An Ting, Vice President dan General Director of Information and Communications Research Laboratories di ITRI, menjelaskan peran kritis gNB NR-NTN dalam sistem komunikasi.

“Dalam uji coba ini, ITRI memperlihatkan teknologi canggih gNB NR-NTN sebagai bagian integral dari sistem komunikasi NR-NTN, karena ini yang memungkinkan terjadinya conditional handover pada sistem Rel-19,” paparnya.

Rohde & Schwarz berkontribusi melalui keahlian pengujian dan pengukuran mutakhir. Goce Talaganov, Vice President of Mobile Radio Testers di Rohde & Schwarz, mengungkapkan bahwa test suite NTN berbasis CMX500 berhasil mereplikasi skenario conditional handover Ku-band selama di laboratorium. “Pengujian ketat ini menjawab tantangan komunikasi berbasis satelit,” tegasnya.

Program “Space for 5G/6G & Sustainable Connectivity” milik ESA menjadi tulang punggung dukungan untuk pengujian ini.

Program yang merupakan bagian dari Advanced Research in Telecommunications Systems (ARTES) ini diawasi oleh Directorate of Connectivity and Secure Communications (CSC) ESA.

Kemajuan dalam teknologi komunikasi satelit seperti yang dikembangkan Apple menunjukkan tren yang sama menuju integrasi jaringan terestrial dan non-terestrial.

Fusi jaringan TN dan NTN ini diprediksi akan merevolusi cara manusia hidup, bekerja, dan berkomunikasi dalam hal mobilitas cerdas, cakupan global, serta keamanan dan ketanganan jaringan.

Dengan terwujudnya konektivitas NR-NTN 5G-Advanced, masa depan di mana setiap orang terhubung secara mulus tanpa batas geografis semakin dekat menjadi kenyataan.

Inovasi ini tidak hanya akan mentransformasi komunikasi personal tetapi juga membuka peluang baru dalam telemedicine, tele-education, dan kendaraan otonom. (icha)