spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 800

Layanan VoLTE XL Axiata Kini Sudah Hadir di 224 Kota/Kabupaten

0

Telko.id –  Layanan VoLTE atau Voice over LTE XL Axiata kini sudah hadir di 224 kota atau Kabupaten. Tersebar di Sumatera, Bangka, Jawa, Madura, Bali, Lombok, dan Kalimantan.  Sejak diluncurkan pertama kali pada Agustus 2020 lalu, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan ini terus meningkat, demikian juga dengan penetrasi smartphone dengan kemampuan VoLTE pada pengguna layanan 4G.

“Kami terus memperluas jangkauan layanan VoLTE ini sejalan dengan rencana pengkondisian jaringan untuk VoLTE yang telah kami lakukan secara bertahap. Untuk bisa menggelar VoLTE di suatu area, kami perlu menyiapkan jaringannya terlebih dahulu,” ungkap I Gede Darmayusa, Direktur Teknologi XL Axiata.

Sementara itu, dalam penentuan kota/kabupaten yang menjadi target perluasan layanan ini antara lain berdasarkan permintaan layanan voice yang tinggi dengan, jumlah ketersediaan perangkat support layanan ini yang tinggi, dan perluasan dari kota-kota yang sekarang sudah menikmati layanan VoLTE XL Axiata.

Gede menambahkan, pelanggan yang telah aktif menggunakan layanan telah mencapai lebih dari 50% dari total pelanggan yang telah terregistrasi di jaringan VoLTE XL Axiata. 

Manajemen XL Axiata optimis layanan ini akan mendapatkan sambutan yang baik dari pelanggan mengingat kelebihan manfaat yang ditawarkan, yaitu kualitas suara yang lebih baik, kecepatan sambung yang lebih cepat, dan juga layanan video yang berkualitas. Pelanggan juga dapat menikmati layanan ini dan layanan data secara bersamaan.

VoLTE atau Voice Over LTE adalah layanan percakapan (voice) atau telepon melalui jaringan data LTE (Long Term Evolution). Dengan teknologi ini layanan voice menjadi lebih baik di mana kualitas suara menjadi sangat jernih.

XL Axiata pun terus menyiapkan infrastruktur jaringan di kota/kabupaten berikutnya untuk mendukung layanan ini di tahap selanjutnya. Agar pelanggan dapat menikmati kualitas layanan suara yang prima, XL Axiata perlu melakukan optimasi jaringan secara menyeluruh sehingga benar-benar siap untuk layanan VoLTE.

Pelanggan XL Axiata (XL, AXIS dan XL PRIORITAS) yang telah memenuhi persyaratan dapat langsung menikmati layanan ini tanpa perlu registrasi atau membeli paket tertentu. Tarif yang berlaku sesuai dengan tarif nelpon reguler atau kuota paket yang sedang digunakan oleh pelanggan.

Untuk pengalaman terbaik, pengguna XL dapat menggunakan paket Xtra Combo atau PRIORITAS dapat menggunakan myPRIO X Unlimited dimana selain mendapatkan kuota internetan, pelanggan juga dapat bonus kuota nelpon ke semua operator yang bisa digunakan untuk menikmati layanan ini. Sementara bagi pengguna AXIS, layanan ini bisa dinikmati dengan menggunakan paket nelpon Curhat atau Kangen.

Selain itu, pelanggan juga tidak perlu kartu SIM khusus untuk bisa menggunakan layanan ini. Pelanggan hanya perlu memastikan bahwa sudah menggunakan kartu SIM jenis USIM yang sekarang ini diperlukan agar bisa menikmati layanan data 4G.

Pelanggan perlu memastikan bahwa pelanggan berada di area VoLTE XL Axiata, menggunakan handphone yang sudah mendapatkan software update untuk VoLTE XL Axiata dengan kartu SIM 4G. Untuk area dan jenis smartphone bisa dilihat di website http://xlaxiata.co.id/volte.

XL Axiata telah bekerja sama dengan sejumlah produsen smartphone untuk memastikan ketersediaan smartphone yang mendukung layanan ini, seperti Huawei,Xiaomi, Samsung, Vivo, Oppo, Advan, dan Evercoss. Jumlah smartphone yang mendukung layanan ini pun akan terus bertambah untuk memudahkan pelanggan mendapatkan layanan kualitas percakapan yang lebih baik sambil tetap menikmati koneksi data yang lancar. 

Pelanggan yang terpilih dengan smartphone yang sudah mendukung layanan ini dan berada dalam daerah layanan VoLTE XL Axiata akan secara otomatis menerima pemberitahuan dari XL Axiata untuk bisa segera mengaktifkan layanan ini. (Icha)

Laut Nusantara Kini Bisa Deteksi Lokasi Ikan Bernilai Ekonomi Tinggi!

0

Telko.id – Laut Nusantara, aplikasi besutan XL Axiata dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) – Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kini semakin canggih.

Ada fitur baru yang mampu mendeteksi keberadaan ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi. Seperti ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore. Ini merupakan fitur terbaru dalam aplikasi besutan XL Axiata dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) – Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Ketiganya adalah ikan bernilai ekonomi tinggi dan menjadi primadona di pasar dunia. Fitur baru ini sudah bisa dimanfaatkan para nelayan sejak Juli 2021.

“Kami memang terus berupaya meningkatkan fungsi dan manfaat dari aplikasi Laut Nusantara ini. Visi kami jelas, yaitu membantu para nelayan Indonesia untuk mampu produktif dan aman dalam bekerja sehingga akan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ungkap Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata.

Apalagi, teman-teman dari BROL memiliki semua kompetensi yang dibutuhkan untuk memperkaya manfaat aplikasi ini, dengan data-data hasil riset yang melimpah, dan bisa diimplementasikan menjadi sarana digital yang mendukung masyarakat nelayan kecil di seluruh Indonesia. Secara bertahap akan terus bertambah fitur-fitur baru yang bisa meningkatkan kemampuan Laut Nusantara.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Kelautan, Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc. menyampaikan bahwa keberadaan fitur baru pendeteksi ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi dalam aplikasi ini merupakan terobosan dalam upaya meningkatkan pendapatan para nelayan dengan mengubah paradigma nelayan dari mencari ikan menjadi menangkap ikan.

Dalam aplikasi ini, informasi ditampilkan secara sederhana untuk membantu nelayan sehingga kegiatan penangkapan ikan dapat dilakukan secara efektif, efisien dan aman.

Baca juga : Aplikasi Laut Nusantara Punya Fitur Baru, Bisa Kenali 3 Jenis Ikan!

Peneliti BROL, Eko Susilo menjelaskan, cara kerja fitur pendeteksi ikan-ikan tersebut adalah dengan mendeteksi lokasi daerah penangkapan ikan berdasarkan kesesuaian kondisi laut, yang menurut berbagai penelitian sebagai area tempat ikan berkumpul.

Kesesuaian tersebut didasarkan pada kriteria front suhu dan tingginya kesuburan perairan. Front suhu adalah daerah pertemuan antara massa air hangat dan dingin. Sedangkan kesuburan perairan yang tinggi berasosiasi dengan tersedia makanan ikan, berupa plankton, yang melimpah. Kedua kriteria tersebut dianalisis menggunakan data citra satelit.

“Sedangkan untuk pelikan tuna dan cakalang, dihasilkan melalui pendekatan kesesuaian habitat ikan. Kriteria kesesuaian habitat ikan tersebut dianalisis menggunakan pemodelan numerik dan pendekatan statistik non-linear. Yang jelas, lokasi-lokasi keberadaan ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore ditampilkan secara sederhana sehingga bisa dengan mudah digunakan oleh nelayan, ” papar Eko.

Ikan Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore tersebut memang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dari data Pusat Informasi Pelabuhan Kementerian Kelautan dan Perikanan, harga Tuna Sirip Kuning di kisaran Rp 50.000/kg, Tuna Sirip Biru sekitar Rp. 100.000/kg, dan Albacore sekitar Rp 50.000/kg. Sampai tingkat konsumen, harga jual bisa mencapai hingga 3 kali lipatnya.

Sementara itu di pasar internasional, seekor tuna Bluefin harganya pernah menembus rekor dunia dengan harga Rp 25 miliar dengan bobot 276 kg.

Sebelumnya, Laut Nusantara ini telah memiliki fitur pendeteksi ikan bernilai ekonomi tinggi lainnya yaitu Lemuru Bali, Tuna Mata Besar, dan Cakalang. Ikan Tuna dan Ikan Cakalang punya nilai permintaan yang tinggi di Indonesia dan pasar Internasional. Pada tahun 2017, Indonesia memasok lebih dari 16% produksi Tuna, Tongkol dan Cakalang dunia.

Dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan, selama triwulan I 2021 komoditas Tuna, Tongkol, dan Cakalang (CTC) menempati primadona kedua untuk ekspor dengan nilai 228,55 juta dollar AS atau 13,08 dari total nilai ekspor sektor perikanan. Hal ini menjadikan Tuna, Tongkol, dan Cakalang menjadi prioritas KKP. Sementara itu, Lemuru merupakan ikan khas/spesifik di selat Bali.

Sejauh ini sudah ada 55 ribu pengguna aktif Laut Nusantara ini. Mayoritas pengguna merupakan masyarakat nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia melalui sosialisasi yang diselenggarakan bersama Balai Riset dan Observasi Laut maupun instansi lainnya seperti BAKAMLA dan Pemerintah Daerah.

Baca juga : XL Axiata Sosialisasikan Aplikasi Laut Nusantara Di Indonesia Timur

Hingga saat ini ada lebih dari 5.000 nelayan yang telah menerima sosialisasi langsung. Mereka kemudian menginformasikan penggunaan aplikasi ini kepada para sejawatnya. Hingga tahun 2020 lalu, XL Axiata dan BROL telah menjalin Kerjasama dengan sekitar 29 wilayah kabupaten/kota di berbagai provinsi untuk implementasi Laut Nusantara. (Icha)

Ini Dia Pemenang PermataYouthPreneur 2021 Yang Siap Jadi Digitalpreneur

0

Telko.id – PermataYouthPreneur 2021 baru saja selesai dan sudah mendapatkan 5 pemenang yang mewakili SMA dan SMK Se-Indonesia dan siap jadi digitalpreneur masa depan.

Sebagai pendatang baru kategori bank BUKU 4, PermataBank melalui PermataHati CSR untuk ke-empat kalinya kembali menyelenggarakan program pelatihan digitalpreneur PermataYouthPreneur (PYP) 2021. Seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya, seluruh kegiatan PYP 2021 dilakukan secara online, kali ini dengan mengusung tema “Membantu Pertumbuhan UMKM Melalui Teknologi Finansial (FinTech)”.

Program ini diselenggarakan sejak 2 Juni 2021 dengan memanfaatkan platform online seperti webinar, video conference, serta modul e-learning untuk penyampaian materi dan mentoring peserta.

Disaksikan oleh Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Bagian Edukasi OJK, Saryadi Guyatno – Koordinator Bidang Kemitraan dan Penyelarasan DUDI dengan SMK, Kemdikbudristek RI, Dhien Tjahajani – Direktur Hukum dan Kepatuhan PermataBank dan Alfa Putra Kurnia – Founder & CEO Arkademy, PermataBank mengumumkan 5 tim pemenang dari 10 tim yang berhasil masuk ke Grand Final PYP 2021. Kelima pemenang berhak atas hadiah total senilai Rp 40.000.000, serta kesempatan untuk mendapatkan beasiswa Bootcamp IT dari Arkademy.

PermataYouthPreneur 2021 ini memperkuat ekosistem PermataHati CSR dengan bekerja sama dengan Arkademy serta didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dalam menyelenggarakan PYP 2021.

PermataBank tidak hanya berkomitmen dalam menciptakan inovasi produk dan jasa perbankan untuk membantu masyarakat serta perusahaan agar berhasil menciptakan kesejahteraan dan pertumbuhan bisnis, melainkan juga dalam meningkatkan literasi keuangan dan entrepreneurship yang memanfaatkan teknologi digital bagi generasi muda Indonesia.

Melalui PermataYouthPreneur 2021  ini, PermataBank bertujuan untuk membangun character building entrepreneur 4.0 yang cerdas dan kreatif termasuk upaya peningkatan kolaborasi dan kompetensi. Tahun ini terdapat 157 tim yang mendaftar dari 25 provinsi, dari Sabang sampai Merauke, 59 tim diantaranya berasal dari luar pulau Jawa. Pencapaian ini merupakan peningkatan sebesar 221% bagi pendaftar di luar pulau Jawa dari tahun sebelumnya.

“Dengan terselenggaranya PYP 2021 untuk ke-empat kalinya, kami berharap pengetahuan kewirausahaan yang didapat dari pelatihan digital entrepreneurship ini akan menjadi modal kuat kepada peserta dalam menjalankan usaha. Semoga PYP berhasil menciptakan generasi muda yang memiliki mental dan semangat kreatif, berdaya, dan berkarya,” ungkap Dhien Tjahajani, Direktur Hukum dan Kepatuhan PermataBank.

Selain itu, PermataYouthPreneur 2021 ini adalah upaya PermataBank untuk mempersiapkan generasi muda dengan bekal literasi keuangan dan digital entrepreneurship yang kompeten.  PYP 2021 mengubah budaya ‘mencari kerja’ menjadi budaya ‘menciptakan lapangan kerja’. Membangun semangat entrepreneurship harus ada di dalam diri generasi muda Indonesia.

Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Bagian Edukasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan “Sebagai lembaga yang memiliki misi untuk mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, OJK berkomitmen untuk mengajak generasi milenial Indonesia meningkatkan literasi keuangan juga memicu milenial untuk menjadi seorang entrepreneur. Seperti yang kita ketahui bahwa entrepreneurship merupakan penggerak ekonomi negara.

OJK mendukung inisiatif berbagai lembaga yang memiliki program pengembangan entrepreneur generasi muda, terutama entrepreneur di bidang digital. Kita tahu bahwa dunia usaha digital memiliki potensi besar. Dengan diselenggarakannya PYP 2021, inisiatif dari PermataBank, kami berharap generasi Milenial semakin tertantang untuk menciptakan inovasi, terlebih menyikapi industri 4.0. Dan ini harus selalu kita dorong bersama-sama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional kedepannya”.

Saryadi Guyatno, Koordinator Bidang Kemitraan dan Penyelarasan DUDI dengan SMK, Kemdikbudristek RI berkata  “Kegiatan PYP 2021 ini akan menjadi pengalaman yang berguna bagi masa depan para peserta, dan semoga melalui program ini nantinya dapat lahir generasi muda Indonesia yang kompeten di bidang IT, khususnya ahli FinTech dan calon pendiri startup. Setelah acara ini berakhir, semoga perjalanan peserta dan generasi muda lainnya tidak berhenti sampai sini. Semoga akan terus muncul inovasi-inovasi baru.  

Melalui PermataYouthPreneur 2021 ini, PermataBank terus memperluas akses pelatihan wirausaha, FinTech, dan literasi keuangan kepada generasi muda Indonesia.

Selama bulan Juni – Juli 2021, para finalis PYP 2021 telah mengikuti mentoring online mingguan bersama expert serta pelatihan dalam bentuk modul dan mentoring online, antara lain; Business Validation, Product Validation, Software Development, Financial Literacy, hingga soft skills dalam bentuk Presentation dan Pitching Skill.

Pengembangan UMKM & wirausaha digital membutuhkan kolaborasi berbagai pihak yaitu pemerintah, lembaga pendidikan, sektor swasta dan industri. Sejak tahun 2017, PYP mengajak seluruh generasi muda dari Sabang sampai Merauke untuk mengasah kemampuan mereka dalam hal coding, penyusunan rencana program, hingga penyampaian presentasi produk FinTech mereka.

Hingga tahun 2020, program ini telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 600 generasi muda calon ahli FinTech dan pendiri startup.

Alfa Putra Kurnia, CEO Arkademy mengatakan, “Sejak awal berdirinya program PYP, Arkademy sangat mendukung inisiatif yang positif ini dalam memperkuat ekosistem entrepreneurship di Indonesia. Mengajak generasi muda Indonesia untuk belajar digitalpreneur dan menghasilkan calon pendiri startup dan FinTech”

Ke-5 pemenang PermataYouthPreneur 2021 ini dipilih oleh dewan juri berkait keunggulan ide mereka berdasarkan aspek kualitas presentasi, relevansi produk, monetisasi, keunikan dan inovasi, kualitas desain produk, kenyamanan menggunakan produk, fitur, dan akumulasi nilai ide bisnis dan nilai selama mentoring. Mereka adalah: Pemenang 1: “Sukses Team” dari SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto dengan Produk “Omebel” Sebuah platform berbasis web yang bertujuan memudahkan UMKM mebel dalam mendapatkan modal.

Pemenang 2: “Neverland” dari SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto dengan Produk “Warabisa” – Sebuah aplikasi jual-beli franchise yang menghubungkan franchisor dengan mitra usaha.

Pemenang 3: “GADA Team” dari SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto dengan produk “SemarVest” – Sebuah aplikasi yang bertujuan memudahkan UMKM mendapatkan modal, melakukan pemasaran, dan pelatihan bisnis.

Honorable Mention : “Djagodev” dari SMKN 2 Klaten dengan produk “Tenkraf” dan “Baiman” dari SMKN 4 Banjarmasin dengan produk “Initiate” – Sebuah marketplace untuk menjual produk kerajinan dan produk kreatif UMKM. (Icha)

Oppo Reno6 Resmi Masuk Indonesia, Harganya Rp.5 Jutaan!

Telko.id – Oppo Reno6 akhirnya resmi masuk ke pasar Indonesia. Setelah mulai beberapa minggu lalu, merek ini mencicil dalam memberikan informasi nya, sampai akhirnya kini terkonfirmasi spesifikasi dan harga untuk perangkat terbaru dari Oppo ini yang beredar di pasar Indonesi.

Maklum saja, dalam beberapa pertemua, Oppo selalu menyebutkan bahwa yang akan beredar di pasar Indonesia ini berbeda dengan yang sudah diumumkan beberapa lalau di China. Tentu hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya, seperti apa sih spesifikasinya?

Yang pasti, seperti juga Oppo Reno lainnya, perangkat ini mengedepankan videografi, fotografi dan desain. Pas untuk memenuhi kebutuhan kalangan muda dan content creator yang menyukai fitur fotografi. Tidak perlu ribet dengan segal pernak-pernik peralatan. Di Reno6, semuanya bisa dilakukan dengan klik…klik… dan jadi deh!

Namun, perangkat yang baru saja diluncurkan ini belum dibenamkan teknologi 5G. Jadi masih bekerja dijaringan 4G. “5G baru di beberapa kota saja. Sedangkan jaringan 4G sudah hampir rata di seluruh Indonesia. Sesuai dengan targer dari Oppo Reno6 ini,” ungkap Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia saat konferensi pers virtual, Kamis malam (15/6/2021) sebelum peluncuran.

Baca juga : Oppo Reno6, Ini Spesifikasi Lengkap versi Indonesia

Ok, sekarang saat nya masuk ke spesifikasi. Ada apa saja dalam perangkat terbaru Oppo ini?

Layar dan desain
Perangkat ini mengusung dimensi ukuran 159.1 × 73.3 × 7.8 mm dengan berat 173 gram. Ponsel hadir dengan modul quad-camera di belakang dan kamera selfie punch hole di depan.

Perangkat ini juga dibekali dengan layar AMOLED berukuran 6,4 inci. Layar ini juga memiliki refresh rate 90Hz, touch sampling rate 180Hz, resolusi layar FHD+ 1080 x 2400 piksel, dan rasio screen to body 91,7 persen.

Kamera
Perangkat ini hadir dengan kamera utama 64 MP F/1.7, kamera ultrawide 8 MP F/2.2, kamera makro 2MP F/2.4, dan kamera mono 2MP F/2.4. Adapun kamera depannya membawa resolusi 44 MP F/2.4.

Baca juga : Yuk Ngintip Apa Itu Fotografi komputasional Milik Oppo Reno6!

Dukungan Performa
Di bagian mesin, Oppo Reno6 mengusung prosesor Snapdragon 720G yang dipasangkan dengan RAM LPDDR4X 8GB dan ROM UFS 2.1 128GB. Ponsel membawa tampilan ColorOS 11.1 berbasis Android 11.

Baterai
Baterai Oppo Reno6 berukuran 4.310mAh dengan Flash Charge 50W. Adapun fitur lain yang dihadirkan yakni internet 4G, dual SIM, slot Micro SD, sensor sidik jari dalam layar, RAM Expansion mulai dari 2GB/3GB/5GB, NFC, dan teknologi pendingin Multi-cooling System.

Harga Oppo Reno6


Harga Oppo Reno6 di Indonesia dijual Rp 5.199.000 dan bisa dipesan pada tanggal 16 -22 Juli 2021 secara daring, ekslusif pada situs e-dagang Shopee.co.id dan secara luring pada jaringan OPPO Store atau toko-toko yang menjual perangkat smartphone OPPO di Indonesia.

Pada masa pemesanan, pengguna akan mendapatkan keuntungan berupa Reno Wireless Mini Home Theater senilai Rp 1,5 juta secara terbatas selama persediaan masih ada. (Icha)

vivo S10

0

Telko.id – Spesifikasi vivo S10 bertumpu pada Dimensity 1100 5G, 8/12 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 108 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, July 15 ini dibekali sistem operasi Android 11, OriginOS 1.0 dan layar berukuran 6.44″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo S10. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, White, Gradient Blue, Yellow) dan memiliki body berdimensi 158.2 x 73.7 x 7.3 mm (6.23 x 2.90 x 0.29 in) dengan berat 173 g (6.10 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo S10

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Dimensity 1100 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.6 GHz Cortex-A78 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G77 MC9. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4050 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.44″ Inch dengan jenis AMOLED, 90Hz, HDR10+. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo S10 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / CDMA2000 / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.2, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera vivo S10

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo S10 :

  • 64 MP, f/1.9, 26mm (wide), PDAF
    8 MP, f/2.2, 120˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 108 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 44 MP, f/2.0, (wide), AF
8 MP, f/2.3, 105˚ (ultrawide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Dual-LED flash, HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4K@30fps, 1080p@30fps.

vivo S10 Pro

0

Telko.id – Spesifikasi vivo S10 Pro bertumpu pada Dimensity 1100 5G, 12 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 108 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, July 15 ini dibekali sistem operasi Android 11, OriginOS 1.0 dan layar berukuran 6.44″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo S10 Pro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, White, Gradient Blue, Yellow) dan memiliki body berdimensi 158.2 x 73.7 x 7.3 mm (6.23 x 2.90 x 0.29 in) dengan berat 173 g (6.10 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo S10 Pro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Dimensity 1100 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.6 GHz Cortex-A78 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G77 MC9. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4050 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.44″ Inch dengan jenis AMOLED, 90Hz, HDR10+. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo S10 Pro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / CDMA2000 / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.2, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera vivo S10 Pro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo S10 Pro :

  • 108 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1/1.52″, 0.7µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 120˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 108 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 44 MP, f/2.0, (wide), AF
8 MP, f/2.3, 105˚ (ultrawide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Dual-LED flash, HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4K@30fps, 1080p@30fps.

Jangan Tertipu! Kini Marak Pencatutan Fintech Resmi Di Media Sosial

0

Telko.id – Saat ini marak pencatutan fintech resmi di media sosial maupun aplikasi pesan instan. Kondisi ini pun sudah memakan banyak korban dan tetap saja terus terjadi.

Tidak jarang, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut menduplikasi dan mencatut atau mengatasnamakan penyelenggara fintech berizin untuk mengelabui masyarakat.

Pada bulan April lalu saja, OJK mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp 114,9 triliun sejak 2011 hingga 2020. Tindakan penipuan ini juga tentu saja sangat merugikan penyelenggara fintech yang telah berizin.

Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menyatakan prihatin dan berinisiatif untuk memulai Kampanye Anti Fintech Palsu agar masyarakat sadar dan tidak lagi menjadi korban dengan adanya pencatutan fintech resmi di media sosial maupun aplikasi pesan instan itu.

“Kami prihatin atas terjadinya penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencatut atau mengatasnamakan penyelenggara fintech berizin untuk menipu masyarakat, mulai dari penipuan investasi yang tidak memiliki izin dan menjanjikan hasil keuntungan jauh dari harapan, atau bahkan tidak ada alias bodong, hingaa penipuan tawaran pinjaman oleh fintech lending illegal”, ungkap Pandu Sjahrir, Ketua Umum AFTECH ketika membuka kegiatan Media Briefing dengan tema “Waspada Pencatutan Nama dan Logo Penyelenggara Fintech Resmi di Aplikasi Pesan Instan dan Media Sosial”.

Menurut Pandu, melalui Kampanye Anti Fintech Palsu yang menjadi wadah sinergi bagi pemerintah atau regulator, fintech startup, dan pemangku kepentingan utama lainnya di ekosistem keuangan digital Indonesia, dapat mencegah penipuan masyarakat melalui pencatutan nama dan logo penyelenggara fintech resmi pada berbagai aplikasi pesan instan dan media sosial.

Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyambut baik inisiatif Kampanye Anti Fintech Palsu ini. 

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara juga mengingatkan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam memilih instrumen investasi. Terlebih dengan iming-iming bunga tinggi yang diklaim tidak ada risikonya.

“Penipuan berkedok penawaran investasi melalui berbagai grup pesan singkat oleh fintech bodong saat ini tengah marak berlangsung. Kami menghimbau masyarakat agar selalu memastikan bahwa penawaran yang diterima memenuhi prinsip 2L, Legal dan Logis. Legal, berarti, memiliki legalitas dan izin penawaran produk dari lembaga yang berwenang; dan Logis, menawarkan keuntungan yang masuk akal,” kata Tirta.

Senada, Asisten Gubernur & Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta menjelaskan saat ini jenis penipuan online dan kejahatan siber berpotensi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya digitalisasi di sektor jasa keuangan, termasuk sistem pembayaran. Bank Indonesia mengajak konsumen layanan keuangan digital untuk meningkatkan kewaspadaan atas potensi makin maraknya praktek penipuan ini.

“Kami menghimbau agar masyarakat selalu berhati-hati terhadap penipuan/informasi yang tidak benar mengatasnamakan fintech berizin, selalu pastikan kebenarannya pada sumber yang resmi,” tutur Filianingsih.

Kominfo mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bijaksana dalam menggunakan produk investasi online.

“Agar terhindar dari penipuan, masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi dengan tawaran keuntungan fantastis yang dikirimkan melalui aplikasi pesan instan dan media sosial. Selalu periksa lewat situs CekFintech.id untuk mengetahui apakah informasi produk yang ditawarkan adalah resmi dari penyelenggara fintech yang memiliki izin, serta CekRekening.id untuk memeriksa rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana,” terang Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Melalui portal CekRekening.id, masyarakat dapat melaporkan sekaligus melakukan cek rekening yang terindikasi tindakan penipuan apabila menerima permintaan transfer atau pembayaran uang dari pihak lain. Rekening yang dapat dilaporkan dalam situs ini adah rekening terkait Tindak Pidana seperti penipuan, investasi palsu, narkotika dan obat terlarang, terorisme, dan kejahatan lainnya.

AFTECH mengapresiasi dan siap mendukung berbagai kebijakan dan langkah tegas yang telah diambil pemerintah dan regulator dalam memberantas akun-akun palsu dan fintech bodong yang telah melakukan banyak penipuan yang sangat merugikan warga masyarakat. AFTECH mengajak masyarakat untuk berhati-hati atas berbagai bentuk penawaran dari akun-akun palsu yang melakukan pencatutan nama dan logo penyelenggara fintech resmi.

Lalu, selalu menjaga kerahasiaan username, password, secure PIN, dan data pribadi penting lainnya, dan tidak memberikan data-data personal ini kepada siapa pun. Tidak mentransfer sejumlah uang ke oknum-oknum penipu dengan akun aplikasi pesan instan dan media sosial palsu yang mengatasnamakan penyelenggara fintech resmi.

Supaya tidak menjadi korban, masyarakat dapat mengunjungi portal CekRekening.id yang diinisiasi oleh Kementerian Kominfo di tahun 2017 guna membantu masyarakat mendapatkan informasi rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana.

Masyarakat juga dihimbau agar selalu cek penawaran yang diterima telah memenuhi prinsip 2L (Legal dan Logis). Legal, memiliki legalitas dan izin penawaran produk dari lembaga yang berwenang. Logis, menawarkan keuntungan yang masuk akal dan memilih perusahaan dan produk yang telah tercatat, terdaftar dan berizin OJK. Anda bisa cek di https://www.ojk.go.id/GESIT/more/fintech/0https://reksadana.ojk.go.id/Public/PTOPublic.aspx dan https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Default.aspx atau hubungi Kontak OJK 157 @kontak157 melalui telepon 157, WhatsApp 081 157 157 157, atau form pengaduan di kontak157.ojk.go.id; BI di layanan Contact Center BICARA: (62 21) 131, atau email: bicara@bi.go.id.

Pada kesempatan yang sama, AFTECH juga menghadirkan situs CekFintech.id yang menyediakan edukasi untuk masyarakat tentang praktik pencatutan nama dan logo penyelenggara fintech resmi di aplikasi pesan instan dan media sosial oleh pihak yang tidak mempunyai izin atau menyalahgunakan izin, serta informasi perusahaan dan produk anggota AFTECH (beserta websiteplatform dan akun media sosial resmi) yang telah terdaftar dan berizin dari regulator (pengawas) terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Bappebti – Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, dan lain-lainnya. (Icha)

Aplikasi Kuncie, A to Z untuk Gapai Mimpi Besar Di Dunia Digital

0

Telko.id – Aplikasi Kuncie, sebuah platform dari Telkomsel yang fokus dalam membuka potensi setiap talenta di Indonesia melalui pembelajaran maupun pengembangan keterampilan di berbagai bidang yang diminati untuk dapat menggapai impian dan kesuksesan yang diinginkan. Platform Kuncie resmi diperkenalkan pada masyarakat luas pada hari ini (15/07).

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan aplikasi ini akan menghubungkan para pengguna dengan mentor bisnis di berbagai bidang.

“Di aplikasi ini juga memungkinkan para mentor berpengalaman di berbagai bidang untuk memberikan wawasan dalam membangun bisnis berbasis digital,” kata Hendri.

Hendri menambahkan, melalui platform itu diharapkan setiap talenta di Indonesia bisa meningkatkan keterampilan dari para praktisi yang terbukti sukses di bidangnya. Selain itu, aplikasi yang sudah bisa diunduh diperangkat Android dan iOS tersebut juga akan membantu masyarakat untuk naik kelas serta menjalin jaringan yang lebih baik.

Kuncie, kata Hendri, merupakan bentuk dedikasi Telkomsel sebagai inovator digital yang berkomitmen untuk membuka semua peluang untuk kehidupan masyarakat. Hendri menyebut, plaform tersebut juga berisi pembelajaran dan tips-tips dari ahlinya yang dikemas dalam format video yang menarik.

Platform Kuncie pertama kali hadir pada 7 Juni 2021. Sampai dengan 7 Juli 2021 tercatat lebih dari 120.000 pengguna telah terdaftar. Dari jumlah tersebut, terdapat rata-rata 3.000 pengguna aktif per harinya atau sekitar 56 ribu pengguna aktif setiap bulannya.

Telkomsel sendiri telah menggandeng 65 praktisi dan pakar dari segala bidang untuk menjadi mentor di platform Kuncie sebagai upaya pemenuhan kebutuhan di berbagai bidang yang diminati masyarakat.

Beberapa di antaranya berasal dari kalangan pengusaha seperti Gita Wirjawan; kalangan industri kreatif seperti produser film Joko Anwar; kalangan content creator seperti Raditya Dika, dan masih banyak lagi, baik para praktisi di skala mikro maupun makro.

Selain itu, untuk dapat mengakomodir berbagai kebutuhan talenta Indonesia untuk dapat berkembang, Kuncie telah dilengkapi dengan lebih dari 550 konten praktis dan masih akan terus ditambah oleh para mentor maupun pelaku UMKM sukses di Indonesia dan partner marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan GoJek.

Hal lain yang membuat platform Kuncie ini memiliki keunggulan tersendiri, yaitu adanya sesi mentoring dari para expert yang disesuaikan dengan permintaan, serta dapat terhubungnya para pengguna secara personal dengan para mentor di seluruh platform untuk kebutuhan diskusi lebih intens. (Icha)

vivo Y72 5G (India)

0

Telko.id – Spesifikasi vivo Y72 5G (India) bertumpu pada Snapdragon 480 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, July 15 ini dibekali sistem operasi Android 11, Funtouch 11.1 dan layar berukuran 6.58″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo Y72 5G (India). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Prism Magic, Slate Grey) dan memiliki body berdimensi 164.2 x 75.4 x 8.4 mm (6.46 x 2.97 x 0.33 in) dengan berat 185.5 g (6.56 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo Y72 5G (India)

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 480 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.0 GHz Kryo 460 & 6×1.8 GHz Kryo 460) dan prosesor grafis / GPU Adreno 619. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.58″ Inch dengan jenis IPS LCD, 90Hz, HDR10, 460 nits (typ). Resolusi layarnya 1080×2408 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo Y72 5G (India) sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera vivo Y72 5G (India)

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo Y72 5G (India) :

  • 48 MP, f/1.8, 25mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/1.8, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Indosat Ooredoo Gandeng IPification Untuk Cegah Penipuan!

0

Telko.id – Indosat Ooredoo gandeng IPification sebagai cara untuk menghadirkan solusi otentikasi seluler sekali klik, verifikasi pengguna, dan pencegahan penipuan tanpa kata sandi bagi masyarakat Indonesia. Melalui kerjasama ini, operator ini pun menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan sistem keamanan kelas dunia secara simultan.

Indosat Ooredoo gandeng IPification dengan menggunakan teknologi GMiD-BOX yang dipatenkan IPification yang memungkinkan setiap pengembang aplikasi seluler di Indonesia menyediakan otentikasi seluler yang mulus dan aman dalam layanan verifikasi telepon bagi pelanggan Indosat Ooredoo.

Dengan menyediakan IPification kepada pelanggan, Indosat Ooredoo dapat meningkatkan dan mengamankan pengalaman pengguna saat registrasi dan login guna meningkatkan adopsi, retensi, dan engagement pengguna.

“Indosat Ooredoo gandeng IPification ini memungkinkan kami untuk menyediakan proses otentikasi yang cepat dan andal kepada pelanggan setia kami, sehingga memungkinkan pengalaman seluler terbaik dengan harga terbaik. Di sisi bisnis digital, integrasi ini akan memungkinkan IPification untuk menjangkau dan melibatkan target pasar mereka, sehingga bisa menghasilkan akuisisi pelanggan dan lifetime value yang lebih tinggi,” ungkap Ritesh Kumar Singh, Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo.

“Indosat Ooredoo terkenal karena inovasi dan semangat untuk selalu menempatkan pengguna sebagai pusat dari aktivitas yang mereka lakukan. Karenanya, Indosat Ooredoo adalah mitra yang sempurna untuk IPification,” tambah Stefan Kostic, CEO IPification.

 Tak hanya operator seluler, industri fintech, perbankan, aplikasi ride-hailing, game, taksi dan layanan pengiriman, hiburan, streaming, dan aplikasi lain di Indonesia pun dapat memanfaatkan solusi otentikasi dan verifikasi pengguna berkeamanan tersebut untuk melindungi privasi pengguna sekaligus menawarkan pengalaman pengguna yang mulus pada saat yang sama. Kami sangat tertarik untuk memperluas layanan kami di pasar Asia Tenggara lebih jauh.

Indosat Ooredoo saat ini memiliki lebih dari 60 juta pelanggan yang sekarang dapat mendaftar dan masuk ke aplikasi penyedia layanan menggunakan solusi otentikasi zero-tap dan zero-trust yang kompatibel dari IPification.

IPification telah bertumbuh secara pesat sejak 2020 dengan menerapkan solusi otentikasi seluler, verifikasi telepon, dan pencegahan penipuan di lebih dari 18 pasar, menjangkau lebih dari 550 juta pengguna.

“Kami berharap kerjasama dengan IPification ini dapat semakin mempercepat transformasi digital di seluruh tanah air,” tutup Ritesh. (Icha)