spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 5

Peluncuran nubia Neo 5 Series Ditandai Kampanye Mystery Box Emas

0

Telko.id – nubia resmi mengumumkan peluncuran nubia Neo 5 Series di Indonesia dengan kampanye Mystery Box berhadiah emas yang unik.

Produsen smartphone gaming ini menawarkan total 99 hadiah emas seberat 2 gram bagi konsumen yang melakukan pembelian selama periode pre-order.

Kampanye ini berlangsung pada 16 hingga 24 Mei 2026 melalui toko resmi nubia di berbagai platform e-commerce. Setiap pembelian nubia Neo 5 Series akan mendapatkan satu Mystery Box yang berisi kejutan, mulai dari emas hingga merchandise eksklusif.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi nubia untuk memperkuat posisinya di segmen smartphone gaming di Indonesia.

Sebelumnya, lini flagship REDMAGIC 11 Pro mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 628 persen dibandingkan generasi sebelumnya dan meraih peringkat pertama di Blibli pada segmen harganya.

Content image for article: nubia Luncurkan Neo 5 Series dengan Kampanye Mystery Box Berhadiah Emas
Content image for article: nubia Luncurkan Neo 5 Series dengan Kampanye Mystery Box Berhadiah Emas

“Menggunakan REDMAGIC 11 Pro untuk sesi gaming yang panjang terasa nyaman dan bebas rasa khawatir. Performanya tetap stabil dan responsif, sehingga sangat membantu dalam pertandingan kompetitif,” ujar Geek Fam Baloyskie, profesional esports.

Inovasi Pendinginan dan Fitur Gaming

nubia Neo 5 series diperkirakan membawa sejumlah terobosan yang terinspirasi dari lini flagship REDMAGIC. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah sistem pendinginan baru yang disinyalkan melalui teaser “Feel the Wind”.

Teaser tersebut memicu spekulasi bahwa nubia Neo 5 series akan menghadirkan kipas pendingin internal, fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada perangkat flagship. Teknologi ini diyakini akan meningkatkan manajemen suhu selama sesi gaming yang panjang.

Selain pendinginan, perangkat ini juga diperkirakan dilengkapi shoulder trigger untuk kontrol yang lebih presisi. Fitur ini memungkinkan respons lebih cepat dan pengalaman bermain layaknya konsol, menjadikannya pilihan menarik bagi para gamer kompetitif.

Dari sisi desain, nubia Neo 5 series mengusung bodi datar tanpa tonjolan kamera. Desain ini tidak hanya tampil lebih rapi tetapi juga meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam posisi horizontal untuk bermain game dalam waktu lama.

Perangkat ini juga dilengkapi asisten AI yang dirancang untuk mengoptimalkan sistem secara cerdas. Fitur ini membantu pengelolaan performa adaptif dan memberikan dukungan saat bermain yang lebih responsif sesuai kebutuhan pengguna.

Baterai berkapasitas besar juga menjadi salah satu keunggulan yang dihadirkan. Kapasitas ini memungkinkan sesi gaming lebih lama tanpa gangguan, menjawab kebutuhan utama para gamer masa kini akan daya tahan perangkat.

Ekspansi Ekosistem dan Kemitraan Strategis

nubia terus mempercepat ekspansinya di Indonesia dengan membangun ekosistem yang lebih kuat. Strategi ini mencakup sektor e-commerce, distribusi, konektivitas, dan industri gaming untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Sepanjang satu tahun terakhir, nubia menunjukkan pertumbuhan konsisten berkat kemampuannya memadukan inovasi teknologi dengan pemahaman pasar lokal. Portofolio produknya mencakup smartphone berperforma tinggi dengan layar imersif dan fitur gaming lengkap.

Sebagai bentuk apresiasi, nubia menggelar nubia Partner Appreciation Ceremony untuk memberikan penghargaan kepada mitra strategis. Beberapa mitra yang menerima penghargaan termasuk Lazada, Blibli, Shopee, TikTok Shop by Tokopedia, AXIS, Garena, dan Geek Fam.

Penghargaan ini mencerminkan komitmen nubia dalam membangun hubungan erat dengan mitra yang berkontribusi pada pertumbuhan bisnis dan ekosistem yang saling terhubung. Inovasi Gaming terus menjadi fokus utama perusahaan.

Kehadiran nubia di ajang Delta Force National Championship juga menandai semakin kuatnya keterlibatan brand ini di ekosistem gaming kompetitif.

Ajang ini menjadi panggung tepat bagi perangkat berorientasi performa untuk menunjukkan kemampuannya.

Langkah ini bukan sekadar kemunculan produk, melainkan penegasan komitmen nubia untuk menjadi bagian dari budaya gaming.

Perusahaan berpartisipasi aktif dalam esports dan berbagai kegiatan berbasis komunitas untuk memperkuat hubungan dengan pengguna.

Mekanisme kampanye Mystery Box sendiri dirancang dengan pendekatan gamifikasi untuk menciptakan pengalaman pembelian yang lebih interaktif.

Kampanye ini diharapkan membangun antusiasme sekaligus kedekatan yang lebih kuat dengan konsumen.

Selain emas, Mystery Box juga berisi berbagai hadiah eksklusif seperti merchandise spesial, gaming pad, fan cooling, dan drone DJI.

nubia Neo 5 series diperkirakan menjadi perangkat yang membawa filosofi “Born to Win” melalui perpaduan performa, kontrol, sistem pendinginan, dan daya tahan yang solid. Meski detail spesifikasi masih bersifat spekulatif, seluruh petunjuk mengarah pada inovasi besar berikutnya.

Dengan strategi ini, nubia berupaya menghadirkan teknologi gaming profesional kepada lebih banyak pengguna di Indonesia. Konsumen kini dapat menikmati fitur yang sebelumnya hanya tersedia di perangkat flagship tanpa mengorbankan performa atau kemampuan kompetitif. (Icha)

IndoTelko Forum 2026: AI dan 5G Jadi Tulang Punggung Digitalisasi

Telko.id – IndoTelko Group kembali menggelar IndoTelko Forum di Jakarta pada Rabu (29/4/2026).

Mengusung tema peran 5G dan AI dalam mempercepat ekonomi digital Indonesia, forum ini menegaskan bahwa sinergi kedua teknologi tersebut telah menjadi fasilitator utama untuk memperkuat daya saing nasional.

Transformasi digital Indonesia memasuki fase krusial. Kemajuan pesat di bidang 5G dan AI mendorong percepatan digitalisasi di berbagai sektor.

Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Dalam konteks ini, 5G berperan sebagai infrastruktur kunci dengan konektivitas ultra-cepat, latensi rendah, dan kapasitas besar.

Co-founder Indotelko Group, Setia Gunawan, menekankan urgensi kolaborasi multistakeholder. “Permintaan terhadap AI meningkat sangat cepat, dan tanpa dukungan Layanan 5G yang kuat, Indonesia berisiko tertinggal dalam memanfaatkan peluang ini. Melalui IndoTelko Forum, kami membuka dialog multistakeholder untuk menyatukan langkah dalam menjawab tantangan dan memaksimalkan peluang 5G, sehingga Indonesia dapat meraih manfaat optimal dan mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” kata Setia.

Peran Strategis 5G dan AI

Survei Ericsson ConsumerLab menunjukkan bahwa meningkatnya adopsi AI turut mendorong kebutuhan akan jaringan yang andal. Hal ini menempatkan 5G dalam dua peran strategis: mengakomodasi lonjakan volume data dan kebutuhan uplink, serta menjadi infrastruktur kritikal nasional. Integrasi 5G dan AI membuka peluang inovasi di sektor industri, kesehatan, pendidikan, dan layanan publik.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, menegaskan transformasi digital merupakan pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Transformasi digital juga membutuhkan kerangka kebijakan dan regulasi yang adaptif. Pemerintah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang tidak hanya menjaga tata kelola, tapi juga mendorong inovasi dan investasi. Arah kebijakan Komdigi mencakup percepatan pengembangan teknologi melalui optimalisasi spektrum, penyusunan tata kelola yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, penguatan perlindungan data pribadi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif bagi pembangunan infrastruktur digital,” jelas Wayan.

Content image for article: IndoTelko Forum 2026: AI dan 5G Jadi Tulang Punggung Digitalisasi

President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menambahkan, “5G akan menjadi fondasi digital yang krusial bagi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, sekaligus infrastruktur strategis yang memungkinkan teknologi AI berkembang dalam skala besar. Di Indonesia, 5G diproyeksikan berkontribusi hingga US$41 miliar terhadap PDB nasional pada periode 2024 hingga 2030 melalui berbagai inovasi yang lahir dari platform ini. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, mempercepat penggelaran jaringan 5G Standalone (SA) menjadi langkah penting untuk mendukung lonjakan penggunaan data seluler dan muatan kerja AI yang terus bertumbuh pada berbagai sektor industri.”

Percepatan Jaringan 5G Jadi Keharusan Strategis

Diskusi IndoTelko Forum 2026 menegaskan bahwa percepatan penggelaran jaringan 5G saat ini sudah menjadi keharusan strategis. Langkah ini penting untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam revolusi AI global.

Infrastruktur 5G yang cerdas, aman, dan tangguh akan menjadi pilar utama yang memungkinkan skalabilitas inovasi di berbagai sektor industri.

Forum ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, operator, dan penyedia teknologi. Fondasi Digital yang kuat diperlukan agar Indonesia dapat meraih manfaat optimal dari era digital. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dengan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, integrasi AI dan 5G diyakini mampu menjadi tulang punggung digitalisasi Indonesia.

Forum ini menjadi bukti nyata bahwa dialog dan kolaborasi adalah kunci untuk menjawab tantangan dan memaksimalkan peluang di era transformasi digital. (Icha)

Huawei Mate 80 Pro Resmi Dijual, Ini Harga dan Spesifikasi nya!

Telko.id – Huawei resmi membuka penjualan perdana Mate 80 Pro di Indonesia mulai 24 April 2026. Smartphone flagship ini dibanderol dengan harga spesial Rp16.999.000 selama periode first sale, lengkap dengan total benefit hingga Rp7,5 juta dan program penggantian baterai hingga lima tahun.

Perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan profesional modern yang mengutamakan produktivitas, efisiensi, dan keandalan. Perangkat ini hadir sebagai solusi all-rounder dengan kombinasi kamera canggih, durabilitas ultra-tangguh, serta performa yang mendukung mobilitas tinggi.

“Produktivitas kini menjadi kunci utama bagi para profesional modern. Untuk itu, perangkat yang mampu menunjang performa, efisiensi, dan keandalan menjadi esensial,” demikian pernyataan resmi Huawei dalam siaran persnya, Kamis (24/4/2026).

Kamera Flagship dengan Teknologi True-to-Colour 2.0

Salah satu keunggulan utama perangkat ini terletak pada sistem kameranya. Perangkat ini mengusung teknologi True-to-Colour Camera 2.0 yang mampu menghasilkan reproduksi warna akurat dan konsisten. Setiap foto dan video tampil lebih hidup dan autentik, mendekati kondisi aslinya.

Huawei Mate 80 Pro dibekali 50MP Ultra Lighting Camera dengan bukaan variabel F1.4–F4.0 dan Optical Image Stabilization (OIS). Kombinasi ini memastikan hasil foto tetap terang, tajam, dan stabil, bahkan dalam kondisi minim cahaya.

Untuk kebutuhan fotografi jarak jauh dan makro, perangkat ini dilengkapi 48MP Macro Telephoto Camera. Sementara itu, kamera ultra-wide 40MP memberikan perspektif lebih luas tanpa mengorbankan kualitas gambar.

Durabilitas Tangguh untuk Mobilitas Sehari-hari

Perangkat ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Perangkat ini mengusung Super Durable Architecture dengan 2nd Gen Kunlun Glass yang 20 kali lebih kuat dibandingkan kaca standar. Struktur smartphone juga diperkuat dengan Vegan Fibre yang meningkatkan ketahanan terhadap benturan.

Smartphone ini memiliki sertifikasi IP68 dan IP69, membuatnya tahan terhadap air, debu, dan semprotan benda cair bertekanan tinggi. Hal ini memberikan rasa aman bagi pengguna yang sering bekerja di lapangan atau beraktivitas outdoor.

Meski tangguh, desainnya tetap elegan berkat Iconic Dual Space Ring Design, layar 6,75 inci dengan narrow bezel, serta flat-edged design. Huawei Mate 80 Pro tersedia dalam tiga pilihan warna: Gold, Green, dan Black.

Fitur AI Inovatif dan Performa Andal

Huawei Mate 80 Pro hadir dengan serangkaian fitur AI inovatif. AI Composition membantu menciptakan komposisi gambar yang lebih seimbang, sementara AI Best Expression memastikan ekspresi terbaik pengguna terabadikan dengan sempurna. Fitur AI Remove juga memudahkan pengguna menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto.

Pengguna juga bisa menikmati AI Gesture yang memungkinkan kontrol smartphone tanpa menyentuh layar, serta AI Messaging untuk komunikasi yang lebih cerdas. Seluruh fitur AI ini dapat diakses melalui AI Smart Control dengan double tap tombol kunci.

Dari segi daya tahan, Huawei Mate 80 Pro dibekali baterai 5.750mAh dengan dukungan 100W Wired SuperCharge dan 80W Wireless SuperCharge. Kapasitas ini memastikan perangkat siap menemani aktivitas pengguna sepanjang hari.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Huawei lainnya, Anda dapat membaca artikel tentang Mate 80 Pro Max atau WiFi Mesh X3 Pro.

Kehadiran Huawei Mate 80 Pro di Indonesia menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan smartphone flagship dengan teknologi terdepan. Dengan harga spesial Rp16.999.000 dan benefit hingga Rp7,5 juta, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi profesional yang membutuhkan perangkat andal untuk menunjang produktivitas sehari-hari. (Icha)

Garmin Instinct 3 Warna Baru: Perpaduan Street Style dan Ketangguhan

0

Telko.id – Garmin Indonesia resmi meluncurkan varian warna terbaru untuk lini Garmin Instinct 3, baik model AMOLED maupun Solar, pada 29 April 2026.

Langkah ini merespons tren gorpcore yang kian populer di kalangan masyarakat urban, di mana perlengkapan outdoor fungsional menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Varian warna baru yang diperkenalkan mencakup Sunburst yang berani, Citrine yang earthy, serta Fern Green yang lebih understated. Dengan pilihan tersebut, Garmin ingin menunjukkan bahwa smartwatch rugged tidak hanya tangguh, tetapi juga bisa menjadi pernyataan gaya.

“Kami melihat pergeseran di mana pengguna tidak hanya mencari fitur teknis, tetapi juga cara untuk mengekspresikan kepribadian mereka,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Selama ini, smartwatch berstandar militer identik dengan tampilan maskulin dan warna gelap. Garmin menghadirkan pendekatan berbeda melalui Instinct 3 dengan warna-warna cerah dan earthy yang tetap mempertahankan karakter tangguhnya. Warna seperti Citrine dan Sunburst memberikan kontras sempurna untuk outfit monokromatik atau gaya earth-tone yang sedang tren.

Dengan pilihan ukuran 45mm dan 50mm, smartwatch ini tetap proporsional dan nyaman digunakan sepanjang hari, baik untuk aktivitas luar ruang maupun kegiatan di perkotaan. Kehadiran warna baru ini menjadi simbol semangat petualangan yang kini semakin relevan di tengah kehidupan urban.

Ketangguhan Standar Militer Tetap Dipertahankan

Di balik tampilan yang semakin stylish, Garmin Instinct 3 tetap mempertahankan DNA utamanya sebagai smartwatch tangguh. Perangkat ini dirancang dengan standar militer MIL-STD 810, sehingga mampu menghadapi kondisi ekstrem seperti suhu tinggi, benturan, hingga paparan debu dan air. Ketahanan ini membuatnya tetap menjadi pilihan utama bagi para petualang dan pekerja lapangan.

Varian Solar menghadirkan daya tahan baterai lebih panjang berkat pengisian tenaga surya, sementara varian AMOLED memberikan tampilan visual lebih tajam dan modern.

Keduanya dilengkapi fitur kesehatan lengkap seperti pemantauan detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), Pulse Ox, hingga pelacakan tidur lanjutan. Untuk navigasi, Instinct 3 dibekali GPS multi-band dan berbagai sensor pendukung.

Fitur Garmin Share juga tersedia, memungkinkan pengguna berbagi lokasi, rute, maupun aktivitas dengan mudah. Bagi Anda yang tertarik dengan varian khusus, Fitur Terbaru dari edisi Tactical juga bisa menjadi referensi menarik.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Varian warna terbaru Garmin Instinct 3 resmi tersedia mulai hari ini melalui Garmin Official Stores Online di Shopee, Tokopedia, TikTok, Blibli, Lazada, dan Eraspace.

Sementara itu, Garmin Brand Store Offline di seluruh Indonesia baru akan mulai menjualnya pada 6 Mei 2026. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Garmin Indonesia.

Berikut daftar harga lengkap varian warna baru Garmin Instinct 3:

  • Instinct 3 – 45mm, AMOLED (Citrine w/ Gray Accents): Rp 7.999.000
  • Instinct 3 – 45mm, Solar (Sunburst w/ Gray Accents): Rp 7.149.000
  • Instinct 3 – 50mm, AMOLED (Fern Green w/ Gray Accents): Rp 8.899.000
  • Instinct 3 – 50mm, Solar (Sunburst w/ Gray Accents): Rp 7.999.000

Dengan peluncuran ini, Garmin memperkuat posisinya di segmen smartwatch rugged yang juga mengakomodasi kebutuhan gaya hidup urban.

Inovasi serupa juga terlihat pada Layar Paling Terang dari seri fēnix 8 MicroLED, serta program Riset Kesehatan Lokal melalui Garmin Health Research Grant 2026. Bagi penggemar desain hybrid, Spesifikasi Lengkap Instinct Crossover AMOLED juga patut disimak.

Implikasi dari langkah ini cukup jelas: Garmin tidak hanya menjual perangkat teknis, tetapi juga gaya hidup. Dengan menghadirkan warna-warna yang lebih ekspresif, Instinct 3 diharapkan mampu menarik segmen pengguna baru yang sebelumnya mungkin ragu karena tampilan smartwatch rugged yang terlalu maskulin. Kini, petualangan dan gaya bisa berjalan beriringan. (Icha)

ZTE dan XLSMART Resmikan Innovation Center 5G-Advanced di Jakarta

0

Telko.id – ZTE Corporation bersama XLSMART resmi meluncurkan Innovation Center di Jakarta pada 29 April 2026.

Fasilitas ini dirancang sebagai pusat uji coba untuk mengakselerasi adopsi teknologi 5G-Advanced (5G-A) dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Berlokasi di kantor ZTE Indonesia, The East Building, Kuningan, Jakarta Selatan, pusat inovasi ini menjadi platform kolaboratif bagi pelaku industri, akademisi, dan mitra ekosistem.

Mereka dapat bersama-sama menguji berbagai solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar Tanah Air.

Peresmian Innovation Center dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan penting. Hadir antara lain Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong, Chairman Sinarmas Telecommunication & Technology Franky Oesman Widjaja, Senior Vice President ZTE James Zhang, serta jajaran manajemen XLSMART. Kehadiran para tokoh ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperkuat fondasi digital nasional.

Shurish Subbramaniam, Director & Chief Technology Officer XLSMART, mengatakan, “Innovation Center ini merupakan langkah strategis dalam perjalanan kami sebagai enabler ekosistem digital. Fokus kami tidak hanya pada pengembangan jaringan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang terukur bagi industri. Melalui kolaborasi dengan ZTE, kami ingin mendukung percepatan adopsi 5G-Advanced dan AI untuk membuka peluang pertumbuhan baru serta memperkuat daya saing digital Indonesia di kawasan.”

James Zhang, Senior Vice President ZTE, menambahkan, “Sebagai salah satu negara yang berperan penting dalam transformasi digital di kawasan ASEAN, peluncuran Innovation Center bersama ZTE dan XLSMART di Jakarta menjadi tonggak baru dalam kemitraan jangka panjang kami untuk mendorong adopsi teknologi. Dengan menggabungkan keahlian inovasi global ZTE dan pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, kami berharap dapat mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.”

Fokus Teknologi Unggulan

Innovation Center ini menampilkan beberapa fokus teknologi utama yang menjadi andalan. Pertama, optimasi jaringan berbasis AI untuk mendukung infrastruktur telekomunikasi yang lebih cerdas, prediktif, dan adaptif.

Kedua, kapabilitas 5G-Advanced yang mengeksplorasi konektivitas ultra-andal dengan latensi rendah untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi industri.

Ketiga, solusi infrastruktur berkelanjutan berupa teknologi hemat energi yang mendukung operasional digital ramah lingkungan dan efisien biaya. Keempat, eksplorasi teknologi masa depan melalui riset strategis untuk mendukung kesiapan konektivitas Indonesia ke depannya.

Richard Liang, President Director ZTE Indonesia, menegaskan, “Melalui Innovation Center bersama ini, ZTE berkomitmen menghadirkan platform yang mendukung adopsi teknologi. Kami akan menjadikan peluncuran innovation center ini sebagai awal baru untuk semakin memperkuat kemitraan strategis kami dengan XLSMART.”

Langkah ini sejalan dengan perkembangan ekosistem 5G-Advanced secara global. Sebelumnya, dunia telah menyaksikan Koneksi 5G-Advanced NR-NTN Pertama yang memanfaatkan satelit LEO OneWeb.

Di sisi lain, inovasi chipset juga terus bermunculan seperti MediaTek T930 yang dirancang khusus untuk mendukung era konektivitas baru.

Komitmen Jangka Panjang

Innovation Center ini diharapkan menjadi salah satu referensi inovasi telekomunikasi di kawasan ASEAN. ZTE dan XLSMART kembali menegaskan komitmen jangka panjang untuk mendukung roadmap transformasi digital Indonesia.

Mereka juga bertekad memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing global.

Pencapaian XLSMART di bidang jaringan juga patut dicatat. Operator ini baru saja Borong Penghargaan di MWC 2026 berkat jaringan 5G tercepat dan inovasi terbaiknya. Ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memimpin transformasi digital di Indonesia.

Inisiatif serupa juga terjadi di kota lain. Indosat, Nokia, dan NVIDIA baru saja meresmikan AI-RAN Research Center di Surabaya. Sementara itu, Mitratel dan AALTO tengah mengembangkan HAPS di stratosfer untuk memperluas jangkauan internet.

Dengan hadirnya Innovation Center ini, ZTE dan XLSMART berharap dapat membuka berbagai peluang pemanfaatan 5G-Advanced dan AI. Tujuannya adalah mendukung masa depan digital Indonesia yang praktis, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. (Icha)

Telin dan DITO Perkuat Konektivitas Regional Asia Lewat MSA

0

Telko.id – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), bagian dari TelkomGroup, resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan telekomunikasi Filipina, DITO Telecommunity.

Keduanya menandatangani Master Services Agreement (MSA) di DITO Business Hub, Manila, Filipina pada 22 April lalu. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat sinergi dan mendorong akselerasi ekosistem digital di kawasan Asia.

Penandatanganan MSA dilakukan langsung oleh Plt. Chief Executive Officer Telin sekaligus Chief Commercial Officer Telin, Kharisma, dan Chief Commercial Officer DITO Telecommunity, Atty. Adel A. Tamano.

Keduanya didampingi jajaran eksekutif dari masing-masing perusahaan dalam seremoni yang berlangsung di Manila tersebut.

“Kemitraan ini bukan sekadar perjanjian formal, tetapi juga mencerminkan keselarasan kuat dalam tujuan strategis serta ambisi bersama untuk mempercepat konektivitas di kawasan Asia dan sekitarnya.

Melalui kolaborasi ini, kami yakin dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Kharisma, CCO Telin.

Perjanjian tersebut menetapkan kerangka kerja sama terstruktur yang memungkinkan kedua perusahaan beserta afiliasinya untuk saling menyediakan dan memanfaatkan berbagai layanan telekomunikasi.

Cakupannya meliputi konektivitas internasional, layanan data, hingga solusi enterprise di masing-masing jaringan. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan operasional internal sekaligus membuka peluang pengembangan layanan komersial yang lebih responsif terhadap dinamika pasar.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperluas jangkauan jaringan, meningkatkan kapabilitas layanan, serta mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan di kawasan.

Melalui MSA tersebut, Telin dan DITO Telecommunity juga memperkuat sinergi operasional, meningkatkan skala kapabilitas komersial, serta mendorong efisiensi layanan agar kolaborasi dapat berjalan semakin lincah dan efektif.

Sejalan dengan pernyataan Kharisma, CCO DITO Telecommunity Atty. Adel A. Tamano menyampaikan, “Seiring semakin terhubungnya bisnis di Filipina dengan kawasan regional, kemitraan seperti ini memungkinkan kami memperluas kapabilitas di luar jaringan kami dan menghadirkan solusi lintas negara yang lebih seamless,” pungkasnya.

Sinergi Telin dan DITO Telecommunity menegaskan langkah strategis dalam menjawab meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal, scalable, dan berdaya saing. Hal ini seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Asia yang menuntut konektivitas lintas batas yang lebih handal.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas antara kedua perusahaan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Telin sebagai digital hub enabler yang menghubungkan Indonesia dengan pasar internasional.

Inisiatif ini juga mendukung peran TelkomGroup sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global serta mendorong pertumbuhan digital yang inklusif di kawasan.

Langkah Telin menjalin kemitraan dengan DITO Telecommunity merupakan bagian dari strategi ekspansi yang lebih besar.

Sebelumnya, Telin juga telah melakukan kolaborasi serupa di kawasan lain untuk memperkuat infrastruktur digital regional. Upaya ini sejalan dengan inisiatif solusi konektivitas yang ditawarkan oleh TelkomGroup kepada korporasi di Indonesia.

Sementara itu, di dalam negeri, TelkomGroup juga terus memperkuat fondasi digital. Salah satunya melalui pusat data NeutraDC yang berperan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai hub AI regional.

Selain itu, dukungan terhadap sektor pendidikan dan pariwisata juga terus digalakkan, seperti kolaborasi pendidikan digital dan transformasi digital hotel.

Kerja sama antara Telin dan DITO Telecommunity menjadi bukti nyata komitmen kedua perusahaan dalam menjawab tantangan konektivitas di era digital. Dengan infrastruktur yang lebih terintegrasi dan jangkauan yang lebih luas, pelaku bisnis di kawasan Asia akan mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap layanan telekomunikasi kelas dunia. (Icha)

Spyware Baru Intai Pengguna WhatsApp, Bajak Akun Diam-Diam

Telko.id – Pengguna WhatsApp diminta waspada terhadap kemunculan spyware baru bernama Morpheus yang mampu membajak akun secara diam-diam.

Peneliti keamanan siber menemukan kampanye spyware baru yang dapat memanfaatkan update aplikasi Android palsu untuk menanamkan software mata-mata di perangkat target.

Morpheus ini disebut sebagai spyware ‘murah’ karena mengandalkan mekanisme infeksi yang sangat sederhana, yaitu dengan memperdaya target agar menginstal spyware sendiri tanpa memancing kecurigaan.

Mengutip dari TechCrunch, Rabu (29/4/2026), dalam kasus spyware Morpheus, peneliti mengatakan otoritas Italia mendapatkan bantuan dari operator seluler target, yang dengan sengaja memblokir koneksi internet di perangkat target.

Setelah itu, operator akan mengirimkan SMS kepada target yang isinya menyuruh calon korban untuk menginstal sebuah aplikasi yang diklaim dapat memperbarui ponsel dan menyelesaikan masalah konektivitas.

Begitu selesai diinstal, spyware akan menyalahgunakan fitur aksesibilitas di perangkat Android, sehingga spyware ini dapat membaca data yang ditampilkan di layar ponsel sekaligus berinteraksi dengan aplikasi lainnya.

Spyware ini dirancang untuk mengakses semua jenis informasi yang ada di perangkat.

Baca Juga:


Spyware ini kemudian melakukan pembaruan palsu, menampilkan layar reboot di ponsel, serta memalsukan halaman login WhatsApp dan meminta target untuk memberikan data biometriknya untuk membuktikan identitasnya.

Tanpa sepengetahuan target, data biometrik tersebut memberikan spyware akses penuh ke akun WhatsApp dengan menambahkan perangkat ke akun tersebut.

Yang membuatnya berbahaya, Morpheus tidak hanya mencuri password, tetapi juga bisa memanfaatkan data biometrik atau proses verifikasi untuk menambahkan perangkat baru ke akun korban. Dengan cara ini, pelaku bisa mendapatkan akses penuh ke akun WhatsApp tanpa disadari pengguna.

Langkah pencegahan paling penting adalah tidak sembarangan mengunduh aplikasi atau update di luar sumber resmi, serta selalu memastikan pembaruan hanya dilakukan melalui Play Store atau App Store. Selain itu, mengaktifkan verifikasi dua langkah juga dapat membantu melindungi akun dari akses ilegal.

Kasus ini menunjukkan tren baru dalam dunia keamanan siber: serangan tidak selalu datang dari celah teknologi, tetapi justru dari kelengahan pengguna.

Bahkan aplikasi dengan sistem keamanan tinggi seperti WhatsApp tetap bisa disusupi jika pengguna tertipu oleh aplikasi palsu.

Diblokir Pemerintah China, Meta Gagal Akuisisi Startup AI Manus

Telko.id – Ambisi Meta Platforms untuk memperkuat posisinya di bidang kecerdasan buatan mengalami hambatan besar setelah pemerintah China memblokir akuisisi startup AI Manus AI senilai sekitar US$ 2 miliar.

Keputusan ini diambil oleh regulator China yang menilai transaksi tersebut tidak sesuai dengan aturan investasi asing di sektor teknologi strategis.

Meta mengumumkan akuisisi Manus pada Desember 2025. Namun, Komisi Pengembangan dan Reformasi Nasional China (NDRC) baru saja memerintahkan agar akuisisi tersebut dibatalkan.

Dalam sebuah pernyataan resmi, badan perencanaan ekonomi China mengatakan keputusan untuk melarang investasi asing di Manus dibuat sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku, dan meminta semua pihak yang terlibat untuk membatalkan transaksi akuisisi.

Meta ingin memanfaatkan teknologi Manus untuk memperkuat pengembangan AI agent, yaitu sistem AI yang mampu menjalankan tugas kompleks secara mandiri seperti riset, coding, hingga analisis data.

Baca Juga:

Namun, meskipun Manus telah memindahkan basis operasinya ke Singapura, pemerintah China tetap menganggap perusahaan tersebut sebagai bagian dari ekosistem teknologi domestik yang perlu dilindungi.

Pemblokiran ini tidak lepas dari meningkatnya ketegangan teknologi antara China dan Amerika Serikat. Kedua negara sama-sama memperketat aturan terkait investasi dan transfer teknologi, terutama di bidang AI yang kini dianggap sebagai sektor strategis.

China sendiri berupaya mencegah teknologi dan talenta AI lokal berpindah ke perusahaan asing, sementara AS juga membatasi investasi ke perusahaan AI China.

Kasus ini juga menyoroti praktik yang dikenal sebagai “Singapore-washing”, di mana perusahaan asal China memindahkan kantor pusat ke negara lain untuk menghindari regulasi ketat dan menghindari perhatian dari pemerintah China dan AS.

Namun langkah tersebut ternyata tidak sepenuhnya efektif, karena regulator China tetap bisa melakukan intervensi jika teknologi atau sumber daya manusia perusahaan dianggap berasal dari dalam negeri.

Mengutip dari CNBC, Rabu (29/4/2026), Manus sendiri didirikan di China sebelum pindah ke Singapura. Startup ini mengembangkan agen AI yang dapat menyelesaikan tugas rumit seperti riset pasar, coding, dan analisis data.

Ketika Meta mengakuisisi Manus tahun lalu, perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini mengatakan upaya ini merupakan bagian dari langkahnya untuk mempercepat inovasi AI untuk bisnis dan mengintegrasikan otomatisasi di produknya, termasuk Meta AI.

Namun pada bulan Januari, Kementerian Perdagangan China mengatakan keputusan untuk mereka akan menyelidiki apakah akuisisi tersebut sudah sesuai dengan undang-undang dan regulasi terkait kontrol ekspor, ekspor dan impor teknologi, serta investasi luar negeri.

Ke depan, situasi seperti ini berpotensi membuat kolaborasi internasional di bidang AI menjadi lebih rumit. Perusahaan teknologi kemungkinan harus lebih berhati-hati dalam melakukan akuisisi atau investasi, terutama jika melibatkan teknologi yang dianggap sensitif oleh pemerintah suatu negara.

Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Resmi Dibuka untuk 5G

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi membuka proses lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.

Pengambilan dokumen seleksi telah dimulai hari ini, menandai langkah awal untuk mendorong percepatan jaringan 5G di Indonesia.

Dirjen Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto, mengonfirmasi bahwa proses lelang sudah memasuki tahap awal.

“Hari ini pengambilan akun dan juga sudah boleh bisa mengambil dokumen seleksi,” ujar Wayan saat ditemui awak media di Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Ia menegaskan bahwa kedua frekuensi akan dilelang secara bersamaan sesuai jadwal yang telah diumumkan.

Proses seleksi menggunakan mekanisme beauty contest, sama seperti lelang frekuensi sebelumnya. Skema ini menilai operator berdasarkan kriteria tertentu, bukan semata-mata pada harga penawaran.

Wayan menjelaskan bahwa operator seluler yang diundang adalah seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler, terutama tiga operator besar. Meski demikian, ia belum bisa memastikan apakah ketiganya pasti akan berpartisipasi.

“Enggak tahu juga, kan kita undang semua,” kata Wayan ketika ditanya tentang minat operator. Ia menambahkan bahwa proses seleksi akan mencari peringkat terbaik, bukan pembagian rata.

Masing-masing spektrum akan memiliki satu pemenang, namun operator bisa memilih untuk mengajukan pada kedua blok sekaligus.

Lelang frekuensi ini memiliki peran strategis dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi. Spektrum 700 MHz dikenal sebagai frekuensi coverage yang sangat efektif untuk menjangkau area luas, termasuk daerah terpencil.

Sementara itu, spektrum 2,6 GHz berfungsi untuk menambah kapasitas jaringan 5G di wilayah perkotaan. Keduanya sama-sama bisa mendukung teknologi 5G.

Wayan juga menyinggung soal tantangan industri telekomunikasi yang saat ini sedang berjuang. Ketika ditanya apakah pemerintah akan memberikan keringanan pembayaran, ia hanya menjawab bahwa detailnya bisa dilihat di dokumen seleksi.

“Nanti lihat di dokumen aja ya. Tapi setau saya sih pembayaran seperti aturan yang berlaku aja,” ujarnya.

Soal target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari lelang ini, Wayan belum bisa memberikan angka pasti.

Pasalnya, proses lelang baru dimulai hari ini dengan pembukaan dokumen. “Target PNBP kita belum tahu, karena belum tahu lelangnya. Makanya belum bisa saja,” jelasnya.

Harga dasar lelang sudah tercantum di dokumen seleksi. Wayan mengaku lupa angka pastinya, namun memastikan bahwa harga tersebut sudah mendapatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk pendidikan keuangan dan Badan Kebijakan Fiskal (BBKF). “Biasalah kalau misalnya pengadilan barang jasa itu APS-nya gitu,” tambahnya.

Kapan pemenang lelang akan diumumkan? Wayan memperkirakan hasilnya bisa diketahui pada akhir Juli 2024. Namun, ia menekankan bahwa jadwal tersebut masih bersifat perkiraan dan bisa berubah. “Kemungkinan di akhir Juli ya. Kalau ada jadwal,” katanya.

Selain lelang frekuensi, Wayan juga membahas rencana pengembangan data center di Indonesia. Ia mengakui bahwa saat ini sebagian besar data center masih terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.

Pemerintah sedang menyusun master plan untuk mendorong pembangunan data center di wilayah timur.

“Kita akan mencoba mengupayakan bagaimana supaya bisa ada data center tidak hanya di barat tapi juga ada di timur. Ini yang belum, nanti kan disusun. Disusun bentuk road map data center itu,” jelas Wayan.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan kementerian lain, termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), sangat diperlukan.

Soal perizinan data center, Wayan mengakui masih ada tantangan yang perlu diselesaikan. “Kita sampai hari ini bahas, pak Denny sampaikan itu bahwa perizinannya,” ujarnya.

Data center membutuhkan infrastruktur pendukung seperti listrik dari PLN dan air dari Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu, izin mendirikan bangunan (IMB) juga diperlukan.

Wayan menekankan bahwa lokasi data center idealnya berada di daerah yang memiliki jaringan fiber optik yang baik.

“Pasti, yang bagus lagi yang ada cable lining system-nya. Kan dia mendekat kepada pusat-pusat kabel yang terbangun ya,” kata Wayan.

Lelang Frekuensi 700 Mhz dan 2,6 GHz ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional. Dengan spektrum yang memadai, operator seluler diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan 5G di seluruh Indonesia.

Namun, ada kekhawatiran dari kalangan industri bahwa Harga Lelang Frekuensi yang terlalu tinggi bisa membebani operator. Wayan menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan industri dan siap memberikan dukungan yang diperlukan.

“Kita sebelum sampai sana, intinya kita melakukan seleksi dulu. Kemudian nanti diumumkan, di proses. Nanti kita akan lihat bagaimana perkembangannya,” pungkasnya.

Pemerintah Ingin Lelang frekuensi ini secepatnya untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi digital. Dengan selesainya proses lelang, operator diharapkan bisa segera menggelar jaringan 5G yang lebih luas dan merata. (Icha)

XLSMART Anniversary Pertama, Fokus Perkuat Jaringan dan Bisnis

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) genap berusia satu tahun. Dalam momentum anniversary pertamanya, perusahaan telekomunikasi hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren ini menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jaringan, mendorong kinerja bisnis, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Perayaan yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Banten, menjadi ajang refleksi perjalanan perusahaan selama 12 bulan terakhir.

President Director & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyebut bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim dan dukungan keluarga besar perusahaan.

“Momentum anniversary ini menjadi refleksi perjalanan kami selama satu tahun terakhir dalam mempercepat integrasi perusahaan, memperkuat kualitas jaringan, serta menghadirkan inovasi layanan digital yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rajeev dalam sambutannya.

Content image for article: XLSMART Rayakan Anniversary Pertama, Fokus Perkuat Jaringan dan Bisnis

Ia menambahkan, perusahaan ingin menjadikan momen ini sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh karyawan dan keluarga mereka.

“Ke depan, kami akan terus berfokus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan sekaligus membangun lingkungan kerja yang mendorong talenta terbaik untuk berkembang dan berinovasi,” tuturnya.

Kinerja Keuangan Solid di Tahun Pertama

Dalam satu tahun perjalanannya, XLSMART mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang impresif. Pada akhir tahun 2025, pendapatan perusahaan tumbuh 23% secara year-on-year. Angka ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan konektivitas dan digital.

Keberhasilan ini didorong oleh proses integrasi perusahaan yang berjalan lebih cepat dari rencana awal. Integrasi tersebut mencakup konsolidasi jaringan, peningkatan efisiensi operasional, hingga integrasi layanan digital yang lebih terpadu bagi pelanggan.

Saat ini, XLSMART melayani lebih dari 73 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Kualitas jaringan terus diperkuat melalui pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih modern dan efisien. Perusahaan secara konsisten meningkatkan kapasitas jaringan serta memperluas cakupan layanan.

Sebagai bagian dari strategi penguatan infrastruktur digital nasional, XLSMART juga telah menghadirkan layanan 5G dengan cakupan blanket coverage di 33 kota dan kabupaten di Indonesia.

Cakupan ini membuka peluang bagi berbagai inovasi layanan digital, mulai dari ekosistem Internet of Things (IoT), layanan berbasis cloud, hingga solusi digital untuk transformasi industri.

Pencapaian ini juga sejalan dengan tren positif yang terjadi di industri telekomunikasi tanah air. Sejumlah operator lain, seperti yang terlihat pada kinerja Indosat, juga menunjukkan pertumbuhan yang solid di berbagai lini bisnis.

Pengakuan Global dan Penguatan Budaya Perusahaan

Pencapaian XLSMART tidak hanya diukur dari sisi finansial. Perusahaan berhasil masuk dalam daftar Best Companies Asia-Pacific 2026, menempati peringkat 278 dari 500 perusahaan terbaik di kawasan Asia Pasifik. Parameter penilaian mencakup Kepuasan Karyawan, Kinerja Keuangan, dan Transparansi Keberlanjutan (ESG).

XLSMART menjadi operator dengan peringkat tertinggi di antara operator telekomunikasi yang ada di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya unggul dalam kinerja bisnis, tetapi juga dalam membangun budaya perusahaan yang positif dan berkelanjutan.

Perusahaan menargetkan untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling dicintai pelanggan di Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, XLSMART terus menghadirkan layanan yang semakin relevan, berkualitas, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Di sisi internal, perusahaan berkomitmen membangun lingkungan kerja yang positif, inklusif, dan kolaboratif. Hal ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai tempat terbaik bagi talenta industri teknologi dan telekomunikasi untuk berkembang dan berinovasi.

Perayaan Anniversary yang Spektakuler

Perayaan satu tahun XLSMART bertajuk “Connecting Today, Empowering Tomorrow” digelar meriah di ICE BSD City. Sekitar 15.000 pengunjung turut meramaikan acara yang berlangsung sepanjang hari, mulai siang hingga malam.

Acara dikemas dalam konsep konser dan exhibition experience yang menggabungkan hiburan, teknologi, serta berbagai aktivitas interaktif. Konser anniversary dimeriahkan oleh penampilan musisi lintas generasi seperti Dewa 19 dan Padi Reborn.

Selain menikmati pertunjukan musik, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas menarik. Mulai dari exhibition teknologi, aktivasi produk digital XLSMART, permainan interaktif, pemeriksaan kesehatan, hingga menikmati berbagai pilihan kuliner.

Momentum ini tidak hanya merayakan pencapaian bisnis, tetapi juga merayakan orang-orang di baliknya. Ribuan karyawan hadir bersama pasangan dan anak-anak mereka, menikmati suasana kebersamaan dalam perayaan yang penuh semangat.

Komitmen Sosial Melalui Program CSR

Di tengah perayaan, XLSMART juga memperkuat komitmen sosial melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat. Sebagai flagship program CSR terbaru, perusahaan meluncurkan XLSMART Future Ready.

Program ini merupakan inisiatif strategis untuk menjawab kebutuhan talenta digital di Indonesia. Indonesia tengah mengalami transformasi digital yang pesat, mendorong meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja yang terampil secara digital.

XLSMART Future Ready dirancang sebagai program digital employability yang membekali generasi muda dengan keterampilan praktis dan pengalaman industri. Program ini mencakup rangkaian bootcamp, sertifikasi, serta jalur menuju dunia kerja.

Program ini berfokus pada tiga pilar utama: pengembangan talenta masa depan melalui pendidikan keterampilan digital, perluasan akses digital yang inklusif, dan pemberdayaan masyarakat melalui pembelajaran digital berbasis mentoring.

Sebagai bagian dari komitmen inklusivitas, XLSMART juga menghadirkan kembali Sisternet Female Future Leader. Program ini mendukung pengembangan kepemimpinan perempuan di bidang digital serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam ekosistem ekonomi digital.

Untuk memaksimalkan dampak, XLSMART Future Ready akan berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Termasuk komunitas, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), serta perusahaan teknologi global seperti ZTE dan Huawei.

Program ini menargetkan menjangkau hingga 1.000.000 peserta dan membuka akses peluang kerja bagi 1.000 talenta terpilih.

Inisiatif sosial lainnya yang turut dihadirkan adalah Gerakan Donasi Kuota. Perusahaan menyerahkan donasi secara simbolis ke 8 perwakilan sekolah.

Donasi kuota tersebut akan didistribusikan secara nasional untuk membantu meningkatkan akses digital bagi masyarakat di berbagai daerah.

XLSMART juga memperkenalkan program pengelolaan sampah elektronik (e-waste). Melalui kolaborasi dengan Remind, pengunjung diajak membawa perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai untuk dimasukkan ke dalam dropbox e-waste yang tersedia di booth Planet & Society.

Dalam konteks yang lebih luas, adopsi teknologi keamanan juga menjadi perhatian penting di tengah transformasi digital yang masif.

Masa Depan yang Optimis

Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat, investasi jaringan yang berkelanjutan, serta budaya perusahaan yang menempatkan manusia sebagai pusat pertumbuhan, XLSMART optimistis dapat terus berkembang.

Perusahaan menargetkan untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang semakin dicintai pelanggan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. Semangat “innovation with heart” menjadi pendorong utama dalam setiap langkah perusahaan.

Melalui rangkaian kegiatan anniversary ini, XLSMART tidak hanya merayakan perjalanan satu tahun, tetapi juga memperkuat kebersamaan seluruh ekosistem.

Mulai dari karyawan, keluarga, mitra, pelanggan, hingga masyarakat, semua diajak melangkah menuju masa depan digital Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Icha)