spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 429

Indosat HiFi Gandeng CATCHPLAY+ Hadirkan Konten Digital Berkualitas

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat HiFi menjalin kerjasama strategis dengan CATCHPLAY+ dalam menghadirkan konten digital berkualitas.

Melalui kerja sama ini, pelanggan Indosat HiFi dapat dengan mudah mengakses beragam tayangan film Blockbuster dan serial populer melalui website atau mengunduh aplikasi CATCHPLAY+ mulai 31 Oktober 2023.

Layanan internet berkecepatan tinggi dari Indosat HiFi sendiri didukung koneksi 100% fiber optic sehingga paling stabil dalam mengakses konten streaming.

“Sejak layanan Indosat HiFi diluncurkan tahun lalu, kami terus berinovasi melalui kerjasama dengan banyak partner untuk meningkatkan nilai tambah layanan kami,” kata Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Baca juga : Indosat HiFi, Layanan FTTH Dengan Kecepatan Hingga 100 Mbps

Salah satunya adalah melalui kerja sama dengan CATCHPLAY+ sebagai layanan streaming global yang hadir di Indonesia sejak 2016 dan menawarkan pengalaman pengguna yang unik serta berbagai konten premium, seperti film blockbuster Hollywood, film independen, dan serial drama favorit.

“Kehadiran layanan CATCHPLAY+ akan memberikan kepuasan maksimal bagi pelanggan keluarga Indonesia dalam memanfaatkan koneksi WiFi rumah super cepat yang nyata andalnya dari Indosat HiFi,” ujar Ritesh menambahkan.

Setelah sebelumnya dimanjakan dengan kecepatan download dan upload file yang cepat, maka dengan berjalannya kerja sama ini kini pelanggan Indosat HiFi dapat menikmati berbagai konten streaming premium terbaik di CATCHPLAY+.

Kolaborasi ini diharapkan akan memberikan pengalaman digital yang unik bagi pelanggan yang tentunya akan berkontribusi penting bagi pertumbuhan bisnis kedua belah pihak.

“Kerja sama ini juga akan memberikan kemudahan akses maupun pengalaman terbaik bagi pelanggan Indosat HiFi saat menonton tayangan film blockbuster Hollywood terbaru dan konten-konten unggulan CATCHPLAY+ lainnya menggunakan koneksi internet yang berkualitas,” ujar Dhini W Prayogo, Country Manager CATCHPLAY+ Indonesia.

Indosat HiFi terus memperluas jaringan ke beberapa kota di Indonesia. Kini, layanan Indosat HiFi telah menjangkau berbagai kota besar di Indonesia, yaitu JABODETABEK, Bandung, Surabaya, Semarang dan Yogyakarta.

Dengan adanya kerja sama ini, Indosat HiFi meluncurkan produk hard bundling untuk pelanggan lama dan baru yang berlangganan paket 100 Mbps, 300 Mbps dan 500 Mbps tanpa dikenakan biaya tambahan.

Melalui layanan CATCHPLAY+, pelanggan Indosat HiFi semakin dimanjakan dengan konten film blockbuster Hollywood terbaru dan tayang perdana melalui streaming seperti Barbie, Meg2, The Nun2, The Equalizer, Insidious, dan Grand Turismo.

Serat masih ada ribuan judul film blockbuster Hollywood, Asia, Indonesia hingga serial original Losmen Melati dan serial anime terbaik yang bisa dinikmati oleh pelanggan Indosat HiFi dengan koneksi #NyataAndalnya yang tetap stabil setiap saat tanpa terpengaruh gangguan cuaca, termasuk di jam-jam sibuk.

Untuk berlangganan Indosat HiFi, masyarakat Indonesia bisa mengunjungi website hifi.ioh.co.id, call center di 30001515 atau menghubungi 101 untuk pelanggan IM3.

Selanjutnya, pelanggan yang ingin mengaktifkan bonus CATCHPLAY+ Lite 1 tahun dapat mengaktifkan melalui menu “Redeem Code” di aplikasi atau website CATCHPLAY+. (Icha)

2 Smartwatch Mibro Terbaru Hadirkan Ratusan Fitur Mode Olahraga

0

Telko.id – Mibro, smartwatch dari Zhenshi Technology yang merupakan ekosistem ekologi Xiaomi, terus menciptakan inovasi terbaru produk dengan meluncurkan dua jam tangan pintar.

Smartwatch tersebut adalah Mibro T2 dan Mibro GS pro. Untuk Mibro T2, lebih menyasar para penggiat lifestyle dengan kepedulian akan keseimbangan pola hidup sehat dan efektifitas pekerjaan.

Sedangkan Mibro GS pro menyasar kaum penggiat olahraga dan penggemar petualangan alam. Tentunya kedua produk terbaru ini memiliki fitur-fitur menonjol lainnya yang dapat melacak data kebugaran tubuh yang dengan maksimal.

“Kami sangat bangga dapat memperkenalkan Mibro T2 dan Mibro GS pro kepada pasar. Untuk memberikan koleksi terbaik bagi penggunanya, kami tawarkan opsi tali ganda di kedua produk ini,” kata Nita Sari selaku Business Development Manager Mibro.

Mibro GS Pro

Baca juga : Xiaomi Indonesia Hadirkan 3 Perangkat AIoT Terbaru nya

Untuk tali Mibro T2 menggunakan  bahan kulit dan silikon, sedangkan tali Mibro GS Pro memiliki silikon elastis dan tenunan yang premium.

“Tak hanya itu, kedua produk ini juga dilengkapi dengan pelacakan REM (Rapid eye movement) dan sensor detak jantung matriks 4PD yang berfungsi untuk memantau kesehatan dan kualitas tidur yang lebih baik, sehingga menghasilkan data yang lebih akurat,” ujar Nita menambahkan.

Dalam tampilannya kedua smartwatch ini memiliki tampilan premium dan berkelas. Mibro T2 menggabungkan mahkota jam tangan digital baja presisi dengan layar melengkung, memancarkan estetika kelas premium.

Sedangkan Mibro GS Pro menyempurnakannya dengan stainless tahan karat 316L. Lebih dalam lagi seputar fitur-fitur yang diberikan, Nita menambahkan bahwa Mibro T2 memiliki sensor gerak 6-Axis professional.

Untuk Mibro GS pro memiliki sensor gerak 9-Axis profesional untuk meningkatkan ketepatan pelacakan aktivitas dan 100 mode olahraga khusus untuk meningkatkan semangat peminat olahraga.

Fitur barometer ketinggian pada produk ini pun, menjadikan Mibro T2 dan Mibro GS pro teman yang baik untuk mendaki.

Tren perkembangan teknologi wearable yang terus meningkat khususnya di Indonesia, menjadikan masyarakat semakin menggemari menggunakan smartwatch sehingga penggunanya semakin bertambah. Hal ini pun yang menjadikan Mibro optimis terus melakukan inovasi dalam setiap produk mereka.

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh Rakuten Insight pada Mei 2023, sekitar 42% responden di Indonesia yang memiliki perangkat wearable mengklaim bahwa mereka menggunakan smartwatch untuk melacak kebugaran setiap hari.

Masih dalam survey yang sama di tahun 2022, alasan masyarakat Indonesia menggunakan teknologi wearable, 51% responden menjawab bahwa mereka peduli dengan kesehatan mereka dan ingin dapat terus memantaunya, sedangkan 43% menjawab dengan alasan  aksesibilitas.

Selain fitur-fitur dan tampilan menarik yang ditawarkan dalam Mibro T2 & Mibro GS Pro, daya tahan baterai juga menjadi primadona di kedua smartwatch ini, masa aktif baterai Mibro T2 dalam mode harian dapat bertahan hingga 10 hari dan 20 hari untuk Mibro GS Pro.

Smartwatch ini pun sangat tahan air, mendukung penentuan posisi satelit GPS global, serta memiliki layar AMOLED dengan resolusi tinggi.

Mibro T2

Ftur panggilan Bluetooh yang ada pun memungkinkan pengguna menjawab panggilan langsung dari jam tangan mereka, baik saat mereka sibuk bekerja atau berolahraga.

Dengan harga yang terjangkau yaitu Rp1,200,000 untuk Mibro T2 & Rp1,549,000 untuk Mibro GS Pro, kedua smartwatch canggih ini sudah bisa ditemukan di official store Mibro Indonesia di berbagai marketplace tanah air seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada.

Smartwatch ini pun sebelumnya telah diperkenalkan dalam perhelatan eksibisi teknologi dan gawai terbesar di Indonesia, Indocomtech 2023 dari tanggal 25-29 Oktober 2023.

“Dengan hadirnya Mibro T2 & Mibro GS Pro, Smartwatch Mibro berusaha agar dapat terus berinovasi Kami sangat berharap agar Mibro dapat menjadi solusi inovatif yang mendukung kebutuhan masyarakat dalam gaya hidup modern mereka, khususnya bagi mereka yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan juga ingin selalu tampil stylisgh dan up to date”, tutup Nita. (Icha)

Indico Hadirkan Ekosistem Digital Yang Mumpuni

0

Telko.id – Industri kreatif dan digital akan semakin cepat pertumbuhannya jika didukung oleh ekosistem yang mumpuni. Seperti yang dilakukan oleh Indico. Salah satu anak perusahaan Telkomsel yang fokus mengembangkan ekosistem digital di Indonesia.

Saat ini, industri kreatif di Indonesia telah menunjukkan sinyal pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir, dengan kontribusi terhadap PDB nasional yang meningkat dari 7,3% pada 2019 menjadi 7,8% pada 2022.

Pertumbuhan ini salah satunya didorong oleh digitalisasi yang luas di sektor ini. Secara bersamaan, digitalisasi pada industri kreatif ini juga akan berkontribusi signifikan terhadap ekonomi digital Indonesia yang terus bertumbuh pesat.

Berdasarkan data e-Conomy SEA 2022, potensi ekonomi digital Indonesia tumbuh menjadi USD 77 Miliar pada 2022 (tumbuh 22%  yoy), sementara GMV ekonomi digital diprediksi mencapai USD 130 miliar pada 2025.

Baca juga : Keren, Solusi Agritech Dari Indico Hasilkan 200 Ton Gabah

Meskipun memiliki tren pertumbuhan cerah, namun pelaku industri kreatif dan digital saat ini dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, terlebih di tengah kondisi ekonomi makro yang semakin tidak menentu.

Oleh karena itu, keberadaan ekosistem digital yang solid kini memiliki peran krusial untuk membantu pelaku industri dalam menavigasi iklim industri dengan tantangan yang semakin kompleks.

Hadirnya ekosistem digital ke dalam bisnis akan mendorong pelaku industri untuk dapat terus berinovasi, melakukan scale-up bisnis, mampu berkompetisi, hingga memberi dampak bagi masyarakat. 

Indico menilai bahwa ekosistem digital memiliki kemampuan yang mumpuni untuk mendukung perkembangan industri kreatif dan digital. 

 “Saat ini kita berada pada era yang penuh tantangan, termasuk bagi pelaku industri kreatif dan digital. Kami melihat bahwa dukungan ekosistem digital saat ini dapat menjadi masa depan pertumbuhan industry,” kata Andi Kristianto, CEO Indico.

Terlebih jika ekosistem digital ini didukung oleh aset industri telekomunikasi yang sudah terbukti memiliki peran signifikan dalam melahirkan berbagai inovasi layanan digital mulai dari video, musik, hingga games yang kita nikmati hari ini.

“Kini saatnya kemampuan dan kapabilitas ekosistem digital yang solid ini menjadi bahan bakar bagi pengembangan industri kreatif dan digital di tengah kondisi yang semakin dinamis ini,” ujar Andi menambahkan. 

Lebih lanjut, Indico percaya bahwa kehadiran ekosistem digital dapat membantu pelaku industri kreatif dan digital dalam menghadirkan inovasi yang tepat guna dan berdampak positif.

Selain itu juga untuk meningkatkan daya saing bisnis, mendapatkan akses pasar yang lebih luas serta melakukan analisa pasar tersebut secara mendalam hingga mengembangkan serta mengoptimalkan sumber daya dan jaringan bisnis yang telah mereka miliki. 

“Kami optimis bahwa kapabilitas yang dimiliki oleh Indico dapat dimanfaatkan untuk mempercepat kemajuan industri kreatif dan digital. Kami juga optimis bahwa dukungan ekosistem digital yang kami sediakan ini dapat menjadi masa depan industri yang lebih scalable dan berdampak,” imbuh Andi.

Sebagai pengembang ekosistem digital, Indico memiliki dukungan besar berupa aset dan kapabilitas yang dimiliki oleh Telkomsel. Dukungan besar tersebut dapat dimanfaatkan oleh Indico untuk membantu pelaku industri kreatif dan digital dalam mengembangkan bisnisnya.

Berikut peran Indico untuk pengembangan bisnis digital dan kreatif:

Dukungan pemahaman pasar yang lebih baik

Industri kreatif dan digital sering kesulitan menemukan pasar yang tepat. Hal ini dapat mengakibatkan gagal untuk berkembang bahkan gulung tikar.

Indico melalui dukungan kapabilitas Telkomsel dengan pengalaman dan basis pengguna yang besar, dapat membantu pelaku industri kreatif dan digital memahami kebutuhan pasar dengan lebih baik.

Pemahaman ini akan mendorong mereka untuk menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara tepat dan efisien. 

Menghadirkan jaringan ekosistem

Indico memiliki kapabilitas untuk memanfaatkan layanan jaringan terluas di Indonesia yang dimiliki oleh Telkomsel. 

Dukungan ekosistem digital berupa jaringan koneksi terluas ini akan membantu pelaku industri kreatif dan digital untuk mengembangkan layanan berbasis digitalnya, karena infrastruktur digital yang sudah tersedia dengan jaringan koneksi yang stabil dan luas di berbagai wilayah, bahkan daerah terpencil sekalipun.

Selain itu, dengan dukungan lebih dari 170 juta pengguna Telkomsel yang tersebar di lebih dari 514 kota di Indonesia, industri kreatif dan digital akan memiliki starting market yang besar dalam melakukan penetrasi pasar. 

Akses kolaborasi dengan berbagai pihak

Sebagai pengembang ekosistem digital yang berada di bawah naungan Telkomsel, INDICO memiliki akses terhadap mitra bisnis terkemuka dari berbagai sektor.

Besarnya jaringan mitra bisnis yang dimiliki oleh Indico maupun Telkomsel ini akan memberikan peluang besar bagi industri kreatif dan digital yang berada di bawah naungannya untuk dapat berkolaborasi dalam menghadirkan layanan inovasi.

Dalam hal ini, kolaborasi dengan mitra bisnis yang tepat dan terpercaya ini dapat menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam bisnis. 

Sebagai wujud nyata komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri, Indico dipercaya sebagai mitra resmi Asian Creative and Digital Economy Youth Summit (ACE-YS) 2023 untuk mempercepat pertumbuhan industri kreatif di wilayah Asia.

Selain itu, Indico dan ACE-YS 2023, yang merupakan sebuah inisiatif kolaboratif yang didukung oleh pemerintah Indonesia untuk memajukan ekonomi kreatif dan digital, juga menjalin kesepakatan bersama.

Kesepakatan itu fokus dalam hal kolaborasi dalam inovasi kreatif dan digital, pertukaran pengetahuan terkait pemberdayaan pemuda dan pengembangan ekosistem kreatif digital dan pengembangan komunitas inovator, wirausaha, dan pelaku kreatif muda.

Selain itu juga pemanfaatan sumber daya kedua belah pihak, pembentukan kelompok kerja teknis untuk pengawasan kerja sama dan juga Cross-promotion antara kedua belah pihak. 

“Melalui kesepakatan ini, Indico berharap dapat menjadi pendukung utama bagi pemerintah dalam memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi perkembangan industri kreatif dan digital,” sahut Andi.

Ke depan, Indico juga terus membuka kesempatan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan ekosistem digital yang mampu memberi dampak luas kepada masyarakat. (Icha)

vivo iQOO 12 Muncul di Foto Hands-On, Bawa Chip “Gaming”

0

Seri vivo iQOO 12 yang telah lama ditunggu-tunggu akan diluncurkan pada 7 November mendatang, dan baru-baru ini vivo mengungkapkan bahwa seri ini akan hadir dengan desain baru, kamera periskop untuk zoom gabungan hingga 100x, serta chip gaming iQOO Q1 yang inovatif. Beberapa gambar langsung dari perangkat ini juga telah bermunculan, memberikan kita sekilas tentang apa yang dapat diharapkan.

Diketahui bahwa Snapdragon 8 Gen 3 akan menjadi otak dari versi Pro dalam seri ini, namun masih belum jelas apakah versi standar juga akan menggunakan chipset yang sama. Kerja sama dengan BMW Motorsport akan berlanjut untuk generasi ini, seperti yang terlihat dari teaser resmi yang dirilis.

Jia Jingdong, VP vivo yang bertanggung jawab atas branding di China, berbagi pemikirannya mengenai ponsel baru ini. Menurutnya, akar dari iQOO terletak pada gaming online, dan perangkat dari brand ini akan selalu berfokus pada performa. Chip Q1 yang dikembangkan vivo dirancang khusus untuk mendukung mesin gaming, meskipun detail mengenai fungsi spesifiknya masih belum diungkap.

Chip ini diklaim akan membawa “resolusi gambar super” dan “tingkat refresh ultra-tinggi”, sementara perangkat itu sendiri akan memiliki sistem pendingin empat zona.

Jia Jingdong juga mengungkapkan bahwa kamera utama dari iQOO 12 versi top akan memiliki sensor 1/1.3”, sementara kamera ultrawide dan telephoto juga akan mengalami peningkatan signifikan.

Gambar yang beredar menunjukkan bahwa dua anggota seri ini akan memiliki desain yang berbeda – satu dengan sisi datar, sementara yang lain dengan tepi sedikit melengkung. Versi Legend putih dengan branding BMW M akan memiliki panel kaca, tetapi ada juga opsi Hitam dengan tampilan seperti batu pasir, yang dikatakan sebagai kaca AG Fluorit, mirip dengan finish vivo V23 dan V25, serta varian kulit (kemungkinan vegan) berwarna merah bergaris.

Versi Hitam tampak dalam gambar langsung, dan meskipun tidak terlihat seperti plastik, ia tentu saja bukan panel kaca biasa.

Ponsel ini akan dijalankan dengan OriginOS 4 langsung dari kotak. Kami berharap untuk mempelajari lebih lanjut dalam delapan hari menjelang acara peluncurannya.

Tecno Universal Tone: Revolusi Teknologi Imej dengan AI

0

Tecno baru-baru ini mengumumkan inovasi terbaru di bidang teknologi pemrosesan gambar dengan pengenalan Universal Tone, sebuah teknologi yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan tone kulit pada foto, sehingga orang-orang dari semua warna kulit dapat direpresentasikan dengan tepat.

Inti dari Universal Tone Tecno adalah kemampuannya mengenali berbagai wajah dalam satu foto, beserta kompleksitasnya, dan kemudian menerapkan filter yang tepat untuk mencakup beragam tone kulit. Hal ini dilakukan untuk mengeliminasi bias dalam pemrosesan gambar, sehingga setiap individu dapat tampil optimal.

Teknologi ini menggabungkan tiga mesin, seperti yang dijelaskan dalam siaran pers. Mesin pertama adalah Multi-Skin Tone Restoration Engine, yang bekerja dengan database warna kulit yang sering terabaikan. Dengan metodologi tertentu, mesin ini menciptakan skala tone kulit inklusif untuk representasi yang lebih presisi. Selanjutnya, ada local tuning engine yang mempertimbangkan faktor lingkungan, kondisi pencahayaan, suhu warna, dan bahkan lanskap geomorfologis untuk menghasilkan output yang harmonis dengan lingkungan sekitar.

Langkah terakhir dari proses ini adalah “AI-powered computational portrait engine” yang menciptakan pengalaman pengambilan gambar potret yang personal dan lokal, dengan memperhatikan preferensi estetika dan budaya lokal. Dengan kata lain, ponsel Tecno akan mengenali bagaimana orang-orang di pasarnya ingin tampil dalam foto mereka, dan menerapkan pemrosesan warna yang tepat.

Tujuan akhir dari Tecno dengan Universal Tone adalah agar semua orang dalam foto dapat diidentifikasi dengan akurat dan “dioptimalkan dengan indah”. Teknologi ini dikatakan memungkinkan pengguna untuk merasa benar-benar terwakili dan merupakan perayaan dari individualitas serta keberagaman. Meskipun demikian, perusahaan juga menyadari bahwa ada keraguan mengenai bagaimana hasil akhirnya akan terlihat dalam kehidupan nyata dengan banyaknya pengolahan AI yang terjadi di latar belakang.

Dengan Universal Tone, Tecno berupaya membawa pengalaman fotografi ke level yang lebih tinggi, memberikan penghargaan kepada keberagaman dan memastikan bahwa setiap individu, terlepas dari warna kulitnya, dapat tampil optimal dan autentik dalam setiap jepretan foto.

Meta Perkenalkan Opsi Berbayar Untuk Facebook dan Instagram

0

Dengan pepatah lama “jika Anda tidak membayar produk, maka Anda adalah produknya”, Meta kini memberikan pengguna di Eropa lebih banyak kendali atas data mereka dengan menawarkan opsi berbayar tanpa iklan di Facebook dan Instagram. Yup, Pengguna Facebook dan Instagram di Uni Eropa, EEA, dan Swiss kini dapat membayar €9,99 per bulan untuk akses web, dan €12,99 per bulan di iOS dan Android untuk mendapatkan pengalaman bebas iklan di seluruh platform media sosial milik Meta.

Biaya bulanan ini akan mencakup semua akun Facebook dan Instagram yang terkait dan dimiliki oleh satu pengguna hingga tanggal 1 Maret 2024. Setelah itu, pengalaman bebas iklan untuk setiap akun tambahan yang terkait akan dikenakan biaya tambahan sebesar €6 per bulan untuk akses web, dan €8 per bulan di iOS dan Android. Pengalaman dengan dukungan iklan tetap akan tersedia untuk pengguna di kedua platform tersebut.

Opsi untuk berlangganan ini menciptakan keseimbangan antara kebutuhan regulator Eropa, memberikan pilihan kepada pengguna, dan memungkinkan Meta untuk terus melayani semua orang di Uni Eropa, EEA, dan Swiss. Dalam putusannya, Pengadilan Keadilan Uni Eropa (CJEU) secara tegas mengakui bahwa model berlangganan, seperti yang sedang diumumkan, merupakan bentuk persetujuan yang valid untuk layanan yang didanai oleh iklan.

Rilis pers dari Meta berbicara tentang komitmennya untuk menjaga informasi pengguna agar tetap aman dan sesuai dengan Regulasi Perlindungan Data Umum Uni Eropa (GDPR) dan Digital Markets Act (DMA). DMA mulai berlaku pada bulan Mei lalu, dan mengidentifikasi Facebook sebagai gatekeeper, yaitu platform digital besar yang menyediakan layanan inti dalam kategori jejaring sosial, yang memaksa Meta untuk mematuhi kewajiban dan larangan regulasi tersebut paling lambat pada 6 Maret 2024. Daftar larangan DMA termasuk larangan menggabungkan data yang dikumpulkan dari dua layanan berbeda yang dimiliki oleh perusahaan yang sama dan melacak pengguna di luar layanan inti platform mereka.

Apa yang dilakukan Meta ini, menciptakan kesadaran bagi pengguna, khususnya di Eropa, tentang opsi baru yang memungkinkan Meta untuk mengontrol penggunaan data mereka di Facebook dan Instagram, sambil juga mematuhi peraturan setempat. Ini menawarkan pandangan yang jelas tentang bagaimana Meta beradaptasi dengan perubahan regulasi, sekaligus memberikan pilihan kepada penggunanya.

Penjualan Samsung Galaxy S23 Catatkan Rekor Impresif

0

Samsung telah berhasil mencetak sejarah penjualan baru dengan seri Galaxy S23 mereka, melampaui seri-seri flagship sebelumnya. Menurut laporan terkini yang mengutip data dari Hana Securities, seri ini telah terjual sebanyak 22,89 juta unit hanya dalam delapan bulan pertama sejak peluncurannya. Angka ini menandakan peningkatan sebesar 22% dibandingkan dengan penjualan seri Galaxy S22 pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Rincian penjualan seri Galaxy S23 menunjukkan bahwa model Galaxy S23 Ultra memimpin dengan penjualan sebanyak 10,69 juta unit, diikuti oleh model standar Galaxy S23 dengan 8,09 juta unit, dan Galaxy S23 Plus dengan 4,11 juta unit. Keberhasilan penjualan ini mencerminkan penerimaan pasar yang sangat positif terhadap inovasi dan kualitas yang ditawarkan oleh Samsung melalui seri terbarunya ini.

Sementara itu, seri Galaxy Z5, yang terdiri dari Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5, mengalami tantangan dalam hal penjualan. Dalam dua bulan pertama setelah peluncurannya, seri ini hanya berhasil terjual sebanyak 3,51 juta unit, angka yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan penjualan seri Galaxy Z4 pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 3,63 juta unit. Dari total penjualan Galaxy Z5, Galaxy Z Flip5 menyumbang 2,26 juta unit, sementara Z Fold5 menyumbang 1,25 juta unit.

Samsung telah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi dan kualitas melalui seri Galaxy S23, dan angka penjualan yang kuat ini adalah bukti nyata bahwa konsumen menghargai upaya tersebut. Meskipun ada tantangan yang dihadapi oleh seri Galaxy Z5, Samsung tetap berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di industri smartphone global.

Bawa Dimensity 9300, Skor Antutu Vivo X100 Tembus 2 Juta

0

Seri vivo X100, yang diantisipasi banyak pihak, siap membuat gebrakan di industri smartphone dengan pengumuman resmi pada 6 November mendatang. Diperkirakan akan ada tiga model dalam seri ini: X100, X100 Pro, dan X100 Pro+ yang dijadwalkan rilis awal tahun 2024.

Ada banyak bocoran terkait smartphone terbari vivo tersebut. Salah satu diantaranya adalah vivo V2309A, yang diyakini sebagai bagian dari seri X100, telah menunjukkan performa mengesankan di benchmark AnTuTu. Smartphone ini ditenagai oleh chipset Dimensity 9300 terbaru, RAM LPDD5T sebesar 16 GB, penyimpanan UFS 4.0 sebesar 1 TB, dan berjalan pada sistem operasi Android 14. Dengan skor total 2,249,858, pembagian skornya mencakup 518,632 untuk CPU, 918,790 untuk GPU, 474,036 untuk memori, dan 338,400 untuk UX.

Menariknya, ada desas-desus bahwa baik X100 maupun X100 Pro akan menggunakan chipset Dimensity 9300 SoC. Namun, model vivo V2324A, yang diduga sebagai X100 Pro, muncul di Geekbench dengan chipset Snapdragon 8 Gen 1, GPU Adreno 730, 12 GB RAM, dan Android 14. Ini menimbulkan spekulasi bahwa mungkin ada variasi dalam konfigurasi chipset pada seri vivo terbaru ini.

Selain itu, Boxiao Han dari vivo memberikan bocoran tentang inovasi fotografi pada kamera periskop X100 Pro. Lensa Zeiss Vario-APO-Sonnar yang baru akan digunakan, menjadi yang pertama dikelasnya, didukung oleh algoritma pemrosesan gambar vivo yang telah dikembangkan selama tiga tahun. Kamera ini diharapkan memiliki aperture lebar, kemampuan makro, dan akan meningkatkan kualitas fotografi X100 Pro jauh melebihi pendahulunya, X90 Pro+.

Sementara, Digital Chat Station di Weibo mengkonfirmasi bahwa desain yang dibagikannya pada bulan Agustus lalu akan menjadi desain resmi yang kita lihat pada vivo X100 Pro. Antisipasi terhadap rilis resmi smartphone ini semakin tinggi dengan bocoran dan spekulasi yang beredar.

Well, seri vivo X100 tidak diragukan lagi menjadi salah satu seri smartphone yang cukup dinantikan, dengan janji kinerja tinggi dan kemajuan signifikan di bidang fotografi. So, kita lihat bagaimana seri ini akan merubah lanskap pasar smartphone saat ini.

Wow, Skor Antutu Realme GT5 Pro Tembus 2 Juta

0

Realme GT5 Pro, smartphone terbaru dari Realme, telah mendapatkan sertifikasi penjualan di China oleh TENAA, membuka jalan untuk peluncuran resminya. Baru-baru ini, skor AnTuTu 10 dari perangkat ini telah dirilis, menunjukkan performa yang mengesankan dengan total 2,229,696 poin. Mari kita dalami lebih lanjut tentang bagaimana perangkat ini tampil mengesankan di benchmark Antutu dan apa saja spesifikasi yang membuatnya menonjol.

Skor AnTuTu 10 Mengesankan

Realme GT5 Pro menunjukkan performa yang luar biasa di AnTuTu 10, dengan total skor 2,229,696 poin. Ini menempatkannya di atas OnePlus 12 yang akan datang dan bahkan perangkat referensi Snapdragon 8 Gen 3. Dengan skor CPU sebesar 529,065, skor GPU 914,327, skor memori 440,192, dan skor UX 346,112, Realme GT5 Pro membuktikan dirinya sebagai perangkat yang mampu memberikan performa tinggi dan pengalaman pengguna yang mulus.

Spesifikasi Unggulan

Berdasarkan informasi dari TENAA, Realme GT5 Pro akan dilengkapi dengan layar AMOLED 6.78 inci beresolusi 1264×2780, menyertakan pemindai sidik jari terintegrasi. Dapur pacunya ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 3, yang telah terbukti mampu memberikan kinerja kelas atas. Pilihan konfigurasi RAM dan penyimpanan yang beragam, mulai dari 8GB hingga 16GB untuk RAM dan 128GB hingga 1TB untuk penyimpanan, menawarkan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih sesuai kebutuhan mereka.

Kamera dan Desain

Dalam hal fotografi, Realme GT5 Pro tidak ketinggalan. Perangkat ini dilengkapi dengan kamera utama 50 MP, kamera telefoto 50 MP, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera selfie 32 MP, yang menjanjikan hasil jepretan yang tajam dan detail. Desainnya yang ramping dengan dimensi 161.6 x 75.1 x 9.2 mm dan berat 220g membuatnya nyaman digenggam dan mudah dibawa kemana-mana.

Well, secara keseluruhan, Realme GT5 Pro menunjukkan potensi yang besar sebagai smartphone berkinerja tinggi, terutama dengan skor AnTuTu 10 yang mengesankan dan spesifikasi hardware yang tangguh. Kita semua menantikan untuk melihat bagaimana perangkat ini akan bersaing di pasar dan apakah ia akan memenuhi ekspektasi pengguna saat diluncurkan nanti.

Era Baru Komputasi: Mengenal Apple M3 Chips

0

Apple baru-baru ini mengumumkan peluncuran serangkaian chip komputer terbarunya: M3, M3 Pro, dan M3 Max. Chip-chip ini akan menjadi otak dari MacBook Pro Terbaru 14” dan 16”, serta iMac 24” versi terbawah. Dalam artikel ini, kita akan mendalami setiap aspek dan inovasi yang dibawa oleh Apple M3 Chips, dan bagaimana mereka dapat merevolusi cara kita bekerja dan bermain.

Inovasi GPU dan Arsitektur 3 nm

Chip M3 menjanjikan peningkatan besar dalam hal performa, terutama pada GPU, yang sekarang mendukung ray tracing yang dipercepat perangkat keras dan mesh shading. Apple M3, M3 Pro, dan M3 Max semuanya dibangun menggunakan proses 3 nm yang revolusioner, menjadikan Apple sebagai perusahaan pertama yang mengimplementasikan teknologi ini untuk komputer pribadi. Ini mengindikasikan langkah besar ke depan dalam efisiensi dan kekuatan komputasi.

Spesifikasi dan Performa

Masing-masing varian Apple M3 Chips hadir dengan konfigurasi yang berbeda dan peningkatan signifikan dari pendahulunya. Dari M3 dengan CPU delapan inti dan GPU 10-inti, hingga M3 Max yang tangguh dengan CPU 16-inti dan GPU 40-inti, setiap chip dirancang untuk memberikan kinerja yang unggul. Apakah itu pekerjaan intensif GPU atau aplikasi profesional, chip-chip ini siap menghadapi tantangan dengan mudah.

Peningkatan Efisiensi Energi dan Caching Dinamis

Selain peningkatan kecepatan, Apple M3 Chips juga menghadirkan efisiensi energi yang luar biasa, berkat proses 3 nm yang baru. Caching dinamis pada silikon M3 memastikan bahwa GPU mendapatkan memori yang tepat sesuai kebutuhan, sembari memudahkan para pengembang dalam pekerjaan mereka. Apple menegaskan bahwa ini adalah terobosan pertama dalam industri, dan akan sangat diapresiasi oleh para pengembang.

Ketersediaan

Apple M3 Chips akan tersedia dalam berbagai perangkat, mulai dari iMac hingga MacBook Pro dalam berbagai konfigurasi. Pengiriman untuk chip M3 dan M3 Pro dimulai pada 7 November, sementara M3 Max akan menyusul kemudian di bulan yang sama. Dengan segala peningkatan dan inovasi yang dibawa oleh chip-chip ini, kita semua menantikan untuk melihat bagaimana mereka akan mengubah cara kita menggunakan komputer pribadi.

Well, kehadiran Apple M3 Chips merupakan langkah maju yang signifikan dalam dunia komputasi pribadi. Dengan peningkatan performa, efisiensi energi, dan dukungan untuk teknologi terbaru, chip-chip ini siap untuk mendefinisikan ulang apa yang dapat dilakukan oleh komputer pribadi. Saat kita menantikan untuk melihat bagaimana inovasi ini akan diterjemahkan dalam penggunaan sehari-hari, satu hal yang pasti: masa depan komputasi tampak lebih cerah dari sebelumnya.