spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 35

Huawei Rilis Ai Glasses, Tantang Ray-Ban Meta

Telko.id – Huawei resmi luncurkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menantang dominasi Meta di segmen wearable, khususnya lini Ray-Ban smart glasses.

Perangkat ini menjadi bagian dari tren baru di industri, di mana kacamata mulai bertransformasi menjadi device AI yang bisa dipakai sehari-hari.

Melansir dari Kompas Tekno, perangkat wearable ini dirilis bersama ponsel flagship Pura 90 series pada Senin (20/4/2026).

Huawei AI Glasses hadir degan desain yang cukup minimalis, terlihat dari seperti kacamata pada umumnya.

Namun kebanyakan smart glasses, perangkat ini dilengkapi dengan kamera 12MP di tepi kanan dan kiri bingkainya, speaker terintegrasi, serta chip AI yang memungkinkan berbagai fungsi pintar langsung dari kacamata.

Perangkat ini didesain ringan dengan bobot total hanya 35,5 gram tanpa lensa atau 47 grram dengan lensa, sehingga diklaim terasa seperti menggunakan kacamata biasa, walaupun menggunakan engsel titanium yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas hingga 21 persen dibandingkan produk sejenis.

Baca Juga:

Bobotnya sendiri lebih ringan dibanding saingannya Ray-Ban Meta AI Gen 2 seberat 50-53 gram.

Salah satu fitur unggulannya adalah kemampuan AI yang terintegrasi, termasuk penerjemah real-time, perintah suara, hingga interaksi berbasis konteks visual. Perangkat ini juga memiliki amplitude getaran efektif 0,65 mm dengan area getar seluas 120 mm persegi.

Hal ini membuat kacamata Huawei tidak hanya berfungsi sebagai alat rekam atau audio, tetapi juga sebagai asisten digital yang bisa membantu aktivitas sehari-hari secara hands-free.

Huawei klaim bahwa desain kacamata pintarnya menggunakan struktur ‘Golden Triangle’. Struktur ini dibuat berdasarkan analisis lebih dari 300.000 bentuk kepala di Asia hingga akan pas dan nyaman dipakai diberbagai pengguna.

Ditenagai dengan chip AI buatan Huawei, tetapi rinciannya tidak diperjelas. Perusahaan asal China ini hanya mengklaim bahwa chip itu membuat kacamata ini mampu merespons interaksi berbasis suara nyaris secara instan.

Didukung juga dengan asisten digital ‘Huawei Xiaoyi’. Pengguna bisa bertanya beragam hal yang dilihat lewat kacamata ke asisten AI tersebut. Bahkan, kacamata ini juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi dengan pembayaran Alipay.

Dibekali baterai yang cukup untuk bertahan hingga sembilan jam untuk pemutaran musik non-stop dalam pemakaian normal.

Huawei AI Glasses baru tersedia di China dalam tiga opsi warna, yaitu Titanium Silver Gray, Shimmering Silver, dan Modern Black. Varian silver gray dan modern black dibanderol dengan harga 2.499 yuan (sekitar Rp 6,2 juta), sementara varian shimmering silver dipatok harga 2.899 yuan (sekitar Rp 7,2 juta), dilansir dari Gizmochina, Kamis (23/04/2026).

Lenovo Dukung F1 Sim Racing World Championship 2026

Telko.id – Lenovo memperluas kemitraan strategisnya dengan Formula 1®. Raksasa teknologi global ini resmi menjadi Penyedia Teknologi Resmi untuk F1 Sim Racing World Championship 2026 melalui brand gaming-nya, Lenovo Legion.

Perangkat keras berperforma tinggi dari Lenovo Legion akan membekali para pembalap sim racing terbaik dunia sepanjang seri kejuaraan. Langkah ini menandai perluasan peran Lenovo dari operasional balap nyata dan penyiaran ke ranah balap simulasi virtual.

Emily Prazer, Chief Commercial Officer di Formula 1, menyatakan bahwa perluasan kolaborasi ini merupakan langkah penting.

“Komitmen berkelanjutan Lenovo terhadap inovasi, baik di dunia balap virtual maupun nyata, menjadikan mereka mitra yang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peluncuran di DreamHack Birmingham telah menunjukkan dampak positif dari perpaduan pembalap kelas dunia dengan perangkat Lenovo Legion.

Untuk kejuaraan ini, Lenovo menyediakan PC desktop gaming Legion Tower 5i (30L, 10) dan monitor gaming Legion Pro 32UD-10. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pemrosesan cepat, frame rate tinggi, dan kejernihan visual luar biasa yang menjadi faktor krusial dalam sim racing.

Legion Tower 5i menghadirkan performa bertenaga yang siap kompetisi, memungkinkan lingkungan balap yang stabil dan responsif. Ketika dipadukan dengan layar 4K OLED pada monitor Legion Pro 32UD-10, para peserta mendapatkan visual yang sangat realistis dengan kontras dalam dan tingkat imersi yang lebih kuat.

Content image for article: Lenovo Dukung F1 Sim Racing World Championship 2026 dengan Teknologi Legion

Kejuaraan telah dibuka di DreamHack Birmingham, Inggris, pada 27–29 Maret. Teknologi Lenovo akan terus mendukung seluruh rangkaian acara berikutnya yang diadakan di Media and Technology Centre milik Formula 1 di Biggin Hill, Inggris. Fasilitas canggih ini, yang menjadi pusat operasional penyiaran F1, akan menjadi tuan rumah acara pada 22–23 April.

Volker Düring, VP & GM PC Gaming Business Lenovo, mengungkapkan nilai strategis kemitraan ini. “Dengan mendukung Formula 1 Sim Racing World Championship 2026, memungkinkan kami untuk menguji teknologi Lenovo Legion hingga batas tertinggi dalam lingkungan yang benar-benar kompetitif,” katanya.

Düring menekankan bahwa kemitraan seperti ini sangat penting bagi siklus inovasi perusahaan. “Hal ini memberikan wawasan langsung yang terus memperkaya dan menyempurnakan desain produk kami,” jelasnya.

Ia menarik paralel dengan F1 sebagai arena pembuktian inovasi otomotif, menyimpulkan bahwa produk Lenovo yang sampai ke gamer global tidak hanya dibangun untuk performa, tetapi telah teruji di panggung dunia.

Ekspansi peran Lenovo dalam ekosistem Formula 1 ini memperkuat kemitraan global antara kedua entitas. Teknologi performa tinggi dari Lenovo kini akan mendukung spektrum yang lebih luas, mulai dari operasional acara dan produksi konten di balap nyata, hingga performa pembalap di dunia virtual.

Seluruh 12 putaran F1 Sim Racing World Championship 2026 akan disiarkan langsung di berbagai platform digital Formula 1. Dalam setiap momen tersebut, teknologi Lenovo akan terlibat langsung, mendukung para pembalap yang bersaing memperebutkan gelar juara dunia sim racing.

Keikutsertaan Lenovo melalui seri monitor gaming andalannya menegaskan fokus perusahaan pada pasar gaming kompetitif. Produk seperti Legion Tower 5i yang digunakan dalam kejuaraan ini merupakan bagian dari portofolio perangkat gaming terbaru yang terus dikembangkan.

Inisiatif ini juga selaras dengan tren gaming portabel yang sedang berkembang, meskipun untuk kejuaraan ini menggunakan setup desktop.

Lenovo sendiri memiliki produk seperti Legion Go 2 yang dirancang untuk pengalaman gaming di mana saja. Bahkan varian seperti Legion Go S menawarkan desain ergonomis untuk kenyamanan lebih.

Dukungan terhadap ajang bergengsi seperti F1 Sim Racing World Championship menjadi platform uji nyata yang berharga. Pengalaman dan data yang diperoleh dari tekanan kompetisi level tertinggi akan langsung menyumbang pada penyempurnaan generasi produk Lenovo Legion berikutnya, termasuk untuk lini pro series mereka.

Kolaborasi ini merefleksikan konvergensi yang semakin erat antara olahraga motor elit, teknologi gaming mutakhir, dan esports. Lenovo menempatkan diri bukan hanya sebagai penyedia perangkat, tetapi sebagai mitra teknologi integral yang mendorong batas performa baik di lintasan nyata maupun virtual. (Icha)

realme C100 Siap Hadirkan Blooming Design dan Baterai Awet

Telko.id – realme mengumumkan kesiapan menghadirkan smartphone terbarunya, realme C100, di pasar Indonesia.

Ponsel ini mengusung desain terbaru bernama “Blooming Design” dan menawarkan daya tahan baterai luar biasa serta ketahanan ekstrem, yang ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan anak kampus.

Pengumuman ini menjadi bagian dari komitmen realme untuk menghadirkan teknologi unggulan bagi segmen muda di Indonesia.

“Melalui realme C100, kami ingin menghadirkan smartphone awet dengan daya tahan baterai tinggi serta Blooming Design yang menawan untuk lebih banyak anak kampus di Indonesia, sehingga mereka tetap produktif dan terhubung tanpa khawatir kehabisan daya,” ujar Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia.

Seri C dari realme dikenal konsisten menghadirkan standar baru. Evolusi terus berlanjut dari realme C55, realme C75 sebagai pionir sertifikasi IP69, hingga realme C85 Series dengan baterai besar.

Kini, realme C100 hadir dengan fokus pada smartphone yang awet dan tahan lama untuk mendukung aktivitas harian yang padat.

realme C100 menghadirkan tiga keunggulan utama. Pertama adalah daya tahan baterai yang luar biasa, dirancang untuk menemani aktivitas seharian penuh.

Kedua, ketahanan ekstrem dengan perlindungan terhadap air dan benturan. Ketiga, performa yang stabil untuk mendukung multitasking sehari-hari dengan mulus.

Desain “Blooming Design” pada realme C100 terinspirasi dari semangat anak kampus yang dinamis. Tekstur desain ini menciptakan efek visual yang berubah sesuai sudut pandang, memancarkan kilau halus dan dinamis. Desain ini mengangkat cerita “Growth in Bloom”, simbol bagaimana realme tumbuh bersama penggunanya.

Proses pembuatan desain ini melibatkan Shimmer Coating berpresisi tinggi dengan profil ultra-tipis 0,6mm melalui proses multi-layer yang kompleks. Modul kamera dengan aksen metal tidak hanya memberikan kesan premium, tetapi juga meningkatkan perlindungan pada lensa.

Meski mengusung baterai besar dan durabilitas tinggi, realme C100 tetap hadir dengan desain yang ramping dan ringan. Hal ini menjadikannya pilihan tepat bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan tanpa mengorbankan kenyamanan genggaman.

realme juga membuka program pre-order untuk realme C100 Series, yang mencakup realme C100 dan realme C100x. Program ini menawarkan total benefit yang bisa mencapai Rp3.099.000 selama periode promosi hingga 14 Mei 2026.

Keuntungan langsung termasuk DP hanya Rp200 ribu dengan cashback senilai Rp400 ribu hingga 17 Mei 2026. realme juga menyediakan Limited Premium Gift Box senilai Rp599 ribu sebagai bonus eksklusif selama persediaan masih ada.

Bagi pengguna yang ingin upgrade, tersedia penawaran cashback trade-in hingga Rp1 juta, ditambah penghematan hingga Rp1,1 juta.

Skema pembayaran dirancang fleksibel dengan DP 0%, bunga cicilan 0%, dan benefit gratis 2 bulan cicilan khusus untuk tenor 12 bulan.

Program pre-order ini menonjolkan keunggulan baterai besar dan desain menarik realme C100 Series. realme membangun ekosistem benefit yang membuat kepemilikan smartphone menjadi lebih mudah dan menguntungkan bagi calon pengguna.

Spesifikasi lengkap, harga resmi, dan tanggal ketersediaan realme C100 akan diumumkan pada peluncuran resmi dalam waktu dekat. Masyarakat dapat memantau update terbaru melalui media sosial resmi realme Indonesia.

Kehadiran realme C100 diperkirakan akan semakin menguatkan posisi realme di segmen smartphone dengan daya tahan terbaik. Inovasi pada desain dan ketahanan menjadi nilai jual utama yang dibawa ponsel ini ke pasar. (Icha)

Telkom Kartini BISA Fest, Dorong Perempuan Berdaya dengan Teknologi

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan rangkaian Kartini BISA Fest pada 20–24 April 2026 di Jakarta.

Mengusung tema Berdaya dengan Teknologi, program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjadikan teknologi sebagai solusi untuk mendorong perempuan agar semakin produktif dan siap mengambil peran strategis di era digital.

Telkom memandang teknologi tidak hanya tentang konektivitas, tetapi juga sebagai pembuka peluang dan pencipta keberdayaan. Pandangan ini relevan mengingat peran penting perempuan dalam ekonomi nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Namun, ruang digital juga membawa tantangan baru seperti risiko kekerasan berbasis gender online, perundungan siber, dan penyalahgunaan data pribadi.

Untuk itu, Telkom memaknai filosofi “Habis Gelap Terbitlah Terang” dengan menghadirkan teknologi sebagai pelita yang memberdayakan.

Melalui Kartini BISA Fest, perusahaan mendorong pemberdayaan perempuan secara menyeluruh, khususnya sebagai penggerak digital UMKM. Program ini sejalan dengan upaya ekonomi inklusif yang digalakkan perusahaan.

Pada aspek keamanan digital, Telkom mengedukasi 350 peserta yang terdiri dari 50 siswi SMP secara offline dan 250 siswi serta guru secara online. Edukasi ini mengangkat pentingnya menciptakan ruang digital yang aman dan bebas perundungan.

Content image for article: Telkom Gelar Kartini BISA Fest, Dorong Perempuan Berdaya dengan Teknologi

OVP Cybersecurity Telkom Elysabeth Damayanti, dalam sesi talkshow, menyampaikan langkah antisipatif terhadap berbagai risiko teknologi, termasuk perundungan berbasis digital yang marak terjadi pada perempuan.

“Ruang digital harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan berekspresi,” ujar Elysabeth.

Ia menambahkan, penting bagi generasi muda perempuan untuk memiliki kesadaran sejak dini dalam menjaga data pribadi, memahami etika bermedia sosial, serta berani bersikap kritis terhadap ancaman digital.

“Dengan literasi yang tepat, perempuan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga melindungi diri dan sesamanya di dunia siber,” tegasnya.

Di sisi penguatan kapabilitas, Telkom memberikan pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bagi pelaku UMKM perempuan. Workshop generative AI membekali peserta kemampuan untuk menghasilkan hingga 100 konten digital berbasis AI guna mendukung pemasaran di media sosial.

Penguatan dilengkapi dengan sesi talkshow tentang membangun brand yang relatable lewat storytelling di media sosial. Sesi ini menekankan pentingnya branding dan storytelling dalam membangun kedekatan dengan konsumen.

Pada aspek fundamental usaha, Telkom memfasilitasi 2.250 sertifikasi halal (reguler dan self declare) serta sertifikasi BPOM.

Fasilitas tersebut disertai penguatan identitas produk melalui rebranding dan hibah kemasan dengan target produksi hingga 500.000 kemasan pada 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan perempuan yang lebih luas oleh Telkom.

Kartini BISA Fest juga menghadirkan ruang ekspresi kreatif dan inklusif melalui sesi Woman in Act. Berbagai aktivitas dihadirkan, mulai dari lomba peragaan busana yang diikuti karyawan perempuan TelkomGroup untuk mempromosikan produk kriya UMKM, workshop keterampilan yang melibatkan 30 UMKM binaan, hingga bazaar kuliner yang diikuti 40 UMKM.

Keterlibatan pelaku UMKM, termasuk perempuan penyandang disabilitas, menjadi refleksi komitmen Telkom dalam membangun ekosistem yang setara.

Program ini membuka ruang bagi seluruh perempuan untuk tumbuh dan berdaya bersama, menguatkan peran mereka tidak hanya di sektor ekonomi tetapi juga dalam ekosistem digital yang lebih luas.

Lebih dari sekadar perayaan, Kartini BISA Fest menjadi bukti bahwa teknologi yang dimanfaatkan secara tepat dapat menjadi pelita menuju keberdayaan.

Dari penguatan kapasitas digital, peningkatan kualitas usaha, hingga penciptaan ruang digital yang aman, setiap langkah merupakan bagian dari upaya Telkom mendorong perempuan untuk terus melangkah lebih jauh.

Semangat Berdaya dengan Teknologi diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Icha)

MODENA Group Beralih ke EV Sambut Hari Bumi 2026

Telko.id – MODENA Group memperkuat komitmen keberlanjutan dengan mengalihkan operasional logistiknya ke kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Langkah ini diumumkan menyambut Hari Bumi 2026, sebagai bagian dari transformasi internal dan upaya membangun ekosistem yang lebih luas untuk kehidupan berkelanjutan.

Nicole Jizhar, Executive Vice President and Chief Sustainability Advisor MODENA, mengatakan perusahaan terus berinovasi untuk solusi yang mendorong gaya hidup berkelanjutan.

“Tahun ini, upaya tersebut kami perkuat tidak hanya melalui transformasi internal, tetapi dengan membangun perubahan bersama ekosistem yang lebih luas,” ujarnya.

Transformasi operasional dilakukan melalui MOLOGIZ, anak perusahaan di bidang logistik MODENA Group. Perusahaan mulai beralih dari armada berbasis diesel ke EV.

Sektor logistik dinilai sebagai kontributor signifikan emisi, sehingga transformasi ini menjadi langkah krusial untuk operasional yang lebih hijau.

Sejak Desember 2025, MOLOGIZ telah memulai transisi dengan lebih dari 20% armada kini menggunakan kendaraan listrik. Implementasi ini memberikan dampak nyata berupa pengurangan emisi logistik hingga 50%, setara dengan 2,3 ton CO₂e.

Elektrifikasi armada secara bertahap ini bertujuan membangun dasar ekosistem logistik yang rendah emisi di masa depan.

Selain elektrifikasi, MODENA juga memperluas akses air bersih melalui program MODENA Pure Hub. Hingga 2026, telah ada 15 titik akses air minum gratis di ruang publik Jakarta dan sekitarnya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan solusi teknologi yang berdampak langsung pada kualitas hidup.

Sepanjang tahun ini, MODENA menambah akses MODENA Reverse Osmosis Water Purifier di 9 titik baru. Salah satunya di JPM Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Delapan titik lainnya hadir selama bulan Ramadan di lokasi seperti Masjid Al Azhar dan Masjid Al-Bakrie. Hingga April 2026, inisiatif ini telah menyalurkan lebih dari 1 juta liter air minum.

Di sisi lain, MODENA menjalin kolaborasi dengan platform waste management Duitin untuk mendorong konsumsi bertanggung jawab. Sejak Januari 2026, lebih dari 1.017 kg limbah berhasil dikumpulkan dan dikelola.

Limbah tersebut didominasi kardus dan karton bekas produk, diikuti plastik, kaca, serta minyak jelantah.

Content image for article: MODENA Group Beralih ke EV Sambut Hari Bumi 2026

Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Inisiatif memungkinkan konsumen mendaur ulang berbagai jenis sampah, mencerminkan peningkatan kesadaran dan pergeseran menuju pola konsumsi sirkular.

Komitmen keberlanjutan MODENA Group juga tercermin dari diversifikasi bisnisnya yang mencakup 12 pilar, termasuk layanan telekomunikasi dan solusi terintegrasi. Upaya ini sejalan dengan visi perusahaan menjadi penggerak dunia terinterkoneksi.

Nicole Jizhar menambahkan, bagi MODENA, produk menjadi medium untuk menghadirkan solusi berdampak.

“Melalui berbagai inisiatif ini, kami ingin terus mengambil peran dalam menciptakan kehidupan yang tidak hanya lebih mudah, tetapi juga lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tuturnya.

Inisiatif keberlanjutan MODENA Group menunjukkan pendekatan holistik, mulai dari operasional internal hingga keterlibatan konsumen.

Transformasi logistik ke EV menjadi bukti nyata pengurangan jejak karbon, sementara program air bersih dan pengelolaan limbah menjawab isu sosial dan lingkungan secara langsung.

Langkah perusahaan ini memperkuat posisinya di industri yang semakin menitikberatkan aspek ESG (Environmental, Social, and Governance). Komitmen serupa juga ditunjukkan pelaku industri lain, menandai tren positif menuju operasional bisnis yang lebih bertanggung jawab.

MODENA sebelumnya juga telah menghadirkan konsep hunian terintegrasi dan aktif dalam inisiatif sosial seperti bagikan makanan bergizi.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. (Icha)

Telkomsel Jaga Bumi Movement 2026: Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata

0

Telko.id – Memperingati Hari Bumi 22 April 2026, Telkomsel kembali menggelar inisiatif pelestarian lingkungan bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement.

Program ini sejalan dengan tema global “Our Power, Our Planet” dan dirancang untuk menekan jejak emisi karbon dengan membuka ruang aksi langsung bagi masyarakat luas.

Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan komitmen perusahaan dalam menyediakan wadah kolaborasi.

“Kami menyadari bahwa masyarakat memiliki kemauan yang besar untuk melestarikan lingkungan, asalkan mereka memiliki akses dan infrastruktur yang memudahkan mereka untuk bertindak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini hadir sebagai ekosistem komprehensif agar setiap individu bisa memberikan dampak nyata.

Telkomsel merancang gerakan ini dengan tiga pilar aksi utama untuk memantik partisipasi publik. Pilar pertama adalah Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge, sebuah kompetisi nasional bagi generasi muda berusia 15–35 tahun untuk menciptakan solusi inovatif terhadap tantangan lingkungan dan perubahan iklim.

Pendaftaran dibuka mulai 22 April hingga masa kurasi pada 5-10 Juli 2026, dengan sesi final pitching pada 15 Juli dan awarding di Yogyakarta pada 18 Juli 2026.

Pilar kedua berupa Talkshow Series yang mempertemukan praktisi, pakar, komunitas, dan pelaku industri. Enam sesi diskusi dengan topik seputar isu iklim dan ekonomi sirkular akan berlangsung dari 19 Mei hingga 16 Juli 2026.

Pilar ketiga adalah aksi penanaman pohon dan lokakarya langsung di empat titik strategis: Ciampea Bogor (4–6 Juni), Palu (18–20 Juni), Pesisir Selatan Sumatera Barat (2–4 Juli), dan Kulon Progo Yogyakarta (16–18 Juli 2026).

Selain menyasar generasi muda, Telkomsel juga mempermudah ratusan juta pelanggannya untuk berpartisipasi melalui program Carbon Offset. Berkolaborasi dengan platform Jejak.in, pelanggan dapat menukarkan 5.000 Telkomsel Poin (setara 0,1 pohon) atau 50.000 Telkomsel Poin (setara 1 pohon) via MyTelkomsel super app atau SMS. Perkembangan pohon yang didonasikan akan dilaporkan berkala ke email pelanggan.

Di sisi pengelolaan limbah, Telkomsel melanjutkan program daur ulang plastik bersama mitra PlusTik dan Liberty Society. Program ini mengumpulkan dan mendaur ulang kemasan kartu SIM bekas serta cangkang kartu perdana dari jaringan outlet reseller.

Material daur ulang kemudian diubah menjadi produk siap pakai seperti blok paving, tempat sampah, dan kotak serba guna. Perusahaan juga mengumpulkan pakaian bekas dari karyawan untuk diolah menjadi barang bernilai tambah.

Inisiatif program terbaik lingkungan ini juga mengedepankan peran aktif karyawan sebagai agen perubahan. Melalui sejumlah program internal seperti Green Challenge, Smart Mobility Initiative, Energy Saving Movement, dan Carbon Calculator Activation, karyawan didorong mengadopsi perilaku ramah lingkungan dalam keseharian.

Sejak diluncurkan pada 2022, Telkomsel Jaga Bumi telah mencatat sejumlah capaian signifikan. Lebih dari 121 ribu pelanggan telah berpartisipasi dalam program carbon offset melalui penukaran poin.

Gerakan ini telah menanam lebih dari 39 ribu pohon di 13 kota/kabupaten, dengan areal konservasi seluas 37 Ha yang berhasil menyerap emisi karbon lebih dari 83 tCO2e.

Keberlanjutan dan inovasi teknologi menjadi fokus berbagai perusahaan, termasuk dalam menyambut momen penting seperti Hari Bumi. Upaya serupa dalam pemanfaatan teknologi untuk lingkungan juga dilakukan oleh berbagai pemain di industri.

Informasi lebih lengkap tentang rangkaian kegiatan Telkomsel Jaga Bumi Movement 2026 dapat diakses di laman tsel.id/jagabumi. Inisiatif ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Telkomsel dalam menjalankan operasional perusahaan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). (Icha)

Indonet Catat Pendapatan Rp842 Miliar di 2025, Ekspansi Data Center dan Jaringan

Telko.id – PT Indointernet Tbk (Indonet) mengumumkan kinerja keuangan solid sepanjang tahun fiskal 2025. Dalam Public Expose yang digelar di Jakarta, perusahaan penyedia infrastruktur digital ini membukukan pendapatan bersih mencapai Rp842,1 miliar.

Pertumbuhan ini didorong oleh lonjakan permintaan layanan jaringan dan data center dari segmen enterprise serta hyperscaler.

Bisnis jaringan Indonet mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 22 persen. Sementara itu, segmen data center melesat 48 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Angka ini mencerminkan kebutuhan infrastruktur digital yang semakin masif di Indonesia, terutama untuk mendukung komputasi awan dan kecerdasan buatan.

Donauly Situmorang, Chief Executive Officer Indonet yang baru menjabat, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan digital nasional.

“2025 menjadi tahun yang kuat bagi Indonet, di mana kami berhasil menerjemahkan pertumbuhan kebutuhan digital menjadi kinerja yang nyata di bisnis jaringan dan data center,” ujarnya Rabu (22/4/2026).

Ekspansi Jaringan Fiber dan Data Center

Secara operasional, Indonet terus menjalankan ekspansi infrastruktur. Perusahaan memperluas jaringan fiber optik, termasuk pengembangan infrastruktur bawah tanah yang menghubungkan pusat kota Jakarta dengan klaster data center di kawasan industri Bekasi, Cibitung, dan Karawang. Langkah ini bertujuan meningkatkan keandalan dan resiliensi jaringan.

Di sisi data center, melalui anak usahanya Digital Edge Indonesia, kapasitas EDGE1 telah terkontrak penuh. Sementara itu, EDGE2 mencapai sekitar 70 persen kapasitas terkontrak hingga akhir FY2025. Angka ini menunjukkan tingginya permintaan terhadap layanan colocation yang scalable.

Content image for article: Indonet Catat Pendapatan Rp842 Miliar di 2025, Ekspansi Data Center dan Jaringan

Indonet juga tengah mengembangkan hyperscale data center campus di kawasan industri GIIC. Proyek ini memiliki kapasitas awal 500MW yang dapat ditingkatkan hingga 1GW.

Inisiatif ini memposisikan Indonet untuk menangkap permintaan jangka panjang dari kebutuhan hyperscale dan beban kerja berbasis AI.

“Ekspansi kami difokuskan pada pembangunan jaringan backbone yang padat dan andal, sekaligus memastikan platform data center kami siap mendukung kebutuhan hyperscale dan teknologi generasi berikutnya,” ujar Yudie Haryanto, Sales & Marketing Director Indonet.

Rencana Delisting dan Perubahan Kepemimpinan

Indonet juga mengumumkan rencana untuk melakukan delisting secara sukarela dari Bursa Efek Indonesia. Langkah ini mencerminkan posisi perusahaan sebagai bagian dari Digital Edge Group.

Dinamika kompetisi di sektor infrastruktur digital yang semakin tinggi menuntut agility dan kecepatan dalam eksekusi.

“Rencana delisting ini merupakan langkah strategis untuk memberikan fleksibilitas lebih dalam menjalankan rencana jangka panjang kami. Sebagai bagian dari Digital Edge Group, integrasi yang lebih erat akan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat, optimalisasi alokasi modal, serta keselarasan yang lebih kuat di seluruh platform,” tambah Donauly.

Perusahaan mencatat bahwa sahamnya tidak aktif diperdagangkan di bursa. Langkah delisting diharapkan dapat mendorong integrasi yang lebih lancar antar entitas dalam grup, menyederhanakan proses pengambilan keputusan, serta mendukung pelaksanaan rencana investasi jangka panjang.

Selain itu, Indonet mengumumkan perubahan kepemimpinan dengan penunjukan Donauly Situmorang sebagai CEO. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Chief Financial Officer sejak 2021 dan berperan penting dalam memperkuat fondasi serta mendorong ekspansi perusahaan. Andrew Rigoli kini beralih ke Dewan Komisaris dan akan tetap memberikan arahan strategis.

Perusahaan menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan dan kontribusi Andrew Rigoli. Jajaran Direksi lainnya tetap melanjutkan perannya untuk menjaga kesinambungan operasional.

Dengan kinerja 2025 yang kuat, pipeline ekspansi yang solid, serta arah strategis yang jelas, Indonet berada pada posisi yang tepat untuk terus mendukung transformasi digital Indonesia. (Icha)

DOKU Green Pantry, Target Kurangi 65% Sampah Organik Kantor

0

Telko.id – DOKU, perusahaan fintech pembayaran digital terkemuka di Indonesia, resmi meluncurkan Green Pantry, inisiatif pengelolaan limbah sirkular yang mengubah sampah makanan kantor menjadi kompos bernilai guna.

Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap sustainability sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

Diluncurkan bertepatan dengan Hari Bumi dan perayaan ulang tahun ke-19 DOKU, Green Pantry menargetkan pengalihan hingga 65% sampah organik atau sekitar 650 kilogram per bulan dari tempat pembuangan akhir (TPA).

Dengan okupansi harian sekitar 150–170 karyawan, DOKU menghasilkan hampir 1 ton sampah setiap bulan, yang sebagian besar berupa limbah makanan.

Melihat potensi tersebut, program ini dirancang untuk mengelola limbah langsung dari sumbernya melalui sistem waste management terintegrasi di pantry kantor.

“Bahkan bisnis digital tetap meninggalkan jejak. Melalui Green Pantry, kami ingin menunjukkan bahwa langkah sederhana di tempat kerja dapat memberikan dampak lingkungan yang nyata dan terukur,” ujar Himelda Renuat, Co-Founder dan Chief Marketing Officer DOKU.

Melalui sistem pengomposan di kantor, karyawan terlibat langsung dalam pemilahan dan pengolahan limbah makanan. Selain mengurangi volume sampah, pendekatan ini juga mendorong kebiasaan kerja yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kompos yang dihasilkan, bernama BeyondGrow, diproses melalui tahapan terkontrol mulai dari pengumpulan, dehidrasi, fermentasi, hingga pematangan. Produk ini mendukung prinsip zero waste sekaligus dapat dimanfaatkan untuk penghijauan dan peningkatan kualitas tanah.

Sebagai langkah lanjutan, DOKU membuka pre-order terbatas untuk BeyondGrow agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Content image for article: DOKU Luncurkan Green Pantry, Target Kurangi 65% Sampah Organik Kantor
Content image for article: DOKU Luncurkan Green Pantry, Target Kurangi 65% Sampah Organik Kantor

Kompos ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan daya serap air, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih optimal. Informasi lebih lanjut tersedia di situs resmi DOKU.

Nabilah Alsagoff, Co-Founder dan Chief Operating Officer DOKU, menambahkan bahwa inisiatif ini mencerminkan pendekatan perusahaan dalam mengintegrasikan corporate sustainability ke dalam operasional sehari-hari.

“Kami percaya keberlanjutan harus menjadi bagian dari cara kerja. Dengan sistem yang tepat dan keterlibatan karyawan, dampaknya dapat dikelola secara konsisten dan terukur,” ujarnya.

Green Pantry merupakan bagian dari komitmen ESG DOKU yang mencakup pengelolaan limbah, efisiensi operasional, serta peningkatan kesadaran karyawan terhadap praktik yang lebih bertanggung jawab.

“Perubahan tidak selalu harus besar. Dari pantry kantor, kami ingin menunjukkan bahwa langkah sederhana bisa memberikan dampak nyata,” tutup Himelda.

Program ini dirancang agar mudah diterapkan dan scalable, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain dalam membangun praktik operasional yang lebih berkelanjutan.

Dampak Positif bagi Lingkungan dan Karyawan

Inisiatif Green Pantry tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga membangun budaya sadar lingkungan di kalangan karyawan. Dengan keterlibatan langsung dalam pemilahan dan pengolahan sampah, setiap individu menjadi bagian dari solusi. Hal ini sejalan dengan tren korporasi global yang mulai menerapkan prinsip ekonomi sirkular.

DOKU juga membuka peluang bagi perusahaan lain untuk mengadopsi model serupa. Dengan sistem yang terukur dan hasil kompos yang berkualitas, Green Pantry bisa menjadi blueprint pengelolaan limbah organik di perkantoran.

Komitmen ESG dan Masa Depan Berkelanjutan

Green Pantry menjadi bukti nyata komitmen DOKU dalam menjalankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan bisnis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Inisiatif seperti ini juga menjadi daya tarik bagi talenta muda yang peduli terhadap isu keberlanjutan.

Dengan target pengurangan 65% sampah organik per bulan, DOKU optimistis dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon. Langkah ini juga mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission 2060.

Dengan pendekatan yang terukur dan melibatkan seluruh elemen perusahaan, Green Pantry diharapkan mampu menjadi katalis perubahan menuju operasional bisnis yang lebih hijau.

DOKU membuktikan bahwa transformasi menuju keberlanjutan bisa dimulai dari langkah kecil di pantry kantor. (Icha)

Meta Siapkan WhatsApp Plus, Apa Bedanya?

Telko.id – Meta dikabarkan segera merilis versi baru dari WhatsApp bernama WhatsApp Plus, yang hadir sebagai layanan berbayar dengan fitur tambahan.

Terdapat beberapa fitur yang membedakan antara WhatsApp Plus dengan versi gratisnya, apa saja fiturnya?

Melansir dari 9to5Mac pada Rabu (22/4), kehadiran WhatsApp Plus menjadi bagian dari strategi besar Meta untuk mewujudkan ambisi perusahaan dalam meraup pendapatan berbasis langganan dari basis penggunanya yang masif.

Fitur-fitur ‘premium’ telah diluncurkan untuk sebagian pengguna dalam versi beta terbaru aplikasi Android.

Sampai saat ini belum ada pengumuman mengenai waktu peluncuran resminya. Namun bocoran ini memberi gambaran jelas tentang apa saja fitur baru saat nanti diluncurkan secara resmi.

Berikut adalah fitur-fitur baru yang termasuk dalam WhatsApp Plus:

  • Kirim stiker premium
  • Ubah tema aplikasi
  • Pilih ikon aplikasi kustom
  • Menyematkan chat lebih banyak
  • Nada dering premium
  • Upgrade daftar chat

Berbeda dari WhatsApp biasa yang sepenuhnya gratis, versi ini mengusung model langganan sekitar US$2,99 per bulan.

WhatsApp Plus juga membawa peningkatan pada pengalaman penggunaan. Beberapa fitur eksklusif memungkinkan pengguna mengelola percakapan dengan lebih rapi dan efisien, serta memberikan kontrol lebih besar terhadap bagaimana aplikasi digunakan sehari-hari.

Baca Juga:

Dengan kata lain, WhatsApp Plus difokuskan untuk pengalaman yang lebih personal dan premium, bukan sekadar komunikasi dasar.

Meta tetap mempertahankan WhatsApp versi gratis sebagai layanan utama. Artinya, pengguna tidak diwajibkan berlangganan untuk tetap menggunakan fitur dasar seperti chat, panggilan, dan berbagi file

Versi Plus sendiri hanya menjadi opsi tambahan bagi pengguna yang menginginkan fitur lebih lengkap.

Langkah ini menunjukkan perubahan strategi Meta yang mulai mendorong WhatsApp ke arah model freemium, di mana fitur dasar tetap gratis, sementara fitur lanjutan berada di balik layanan berbayar.

Kehadiran WhatsApp Plus memberikan pilihan baru: tetap menggunakan versi standar atau upgrade ke versi premium untuk pengalaman yang lebih kaya.

Namun di sisi lain, ini juga menandai evolusi WhatsApp dari aplikasi chat sederhana menjadi platform yang lebih kompleks dan tersegmentasi.

Kode Terima Paket GoSend, Standar Baru Keamanan Logistik

0

Telko.id – GoSend, layanan logistik on-demand dari Gojek, secara resmi meluncurkan fitur ‘Kode Terima Paket’.

Inovasi ini diperkenalkan sebagai standar baru keamanan untuk pengiriman instan, khususnya bagi barang berharga seperti dokumen penting dan elektronik.

Fitur opsional dan gratis ini bertujuan memastikan paket hanya diserahkan kepada penerima yang sah.

Head of Logistics Gojek, Sohan Vaswani, menjelaskan bahwa fitur ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kepercayaan pengguna.

“Semakin banyak masyarakat yang mengandalkan layanan pengiriman instan. Melangkah lebih jauh, GoSend menghadirkan inovasi Kode Terima Paket sebagai perlindungan ekstra untuk membantu memastikan proses pengantaran berlangsung jadi lebih aman hingga paket diterima,” jelas Sohan, Senin (21/4/2026).

Fitur ini melengkapi sejumlah layanan keamanan lain yang telah ada, seperti asuransi dengan perlindungan hingga Rp50 juta dan fitur live-tracking. Kehadirannya dinilai dapat secara efektif mengurangi risiko salah penerima, yang kerap menjadi kekhawatiran utama pengguna jasa pengiriman.

Mekanisme kerjanya dirancang sederhana namun efektif. Saat fitur diaktifkan dalam pemesanan GoSend, baik pengirim maupun penerima akan mendapatkan kode keamanan sekali pakai berupa 4 digit angka.

Kode ini wajib diberikan kepada mitra driver saat paket diserahkan. Driver baru dapat menyelesaikan pesanan setelah memasukkan kode yang benar, memastikan paket sampai di tangan yang tepat.

Untuk memudahkan komunikasi, fitur Group Chat akan otomatis terbentuk di aplikasi Gojek antara pengirim, penerima, dan driver. Jika penerima tidak menggunakan aplikasi Gojek, kode dapat dikirimkan melalui WhatsApp atau dibagikan secara manual oleh pengirim.

Content image for article: GoSend Luncurkan Kode Terima Paket, Standar Baru Keamanan Logistik

Neysa Soediro, Co-Founder Ruci Art Space Jakarta, mengapresiasi inovasi ini. Ruang komunitas seni kontemporer itu kerap menggunakan GoSend untuk mengirimkan karya seni bernilai tinggi.

“Bagi kami setiap karya memiliki value yang sangat personal. Itulah kenapa fitur Kode Terima Paket dari GoSend sangat membantu kami dalam memastikan setiap karya benar-benar aman sampai ke penerima yang tepat,” ujarnya.

Peluncuran fitur ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman cepat dan terpercaya untuk mendukung aktivitas sehari-hari, bisnis, dan pekerjaan. GoSend menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman pengiriman yang cepat, aman, dan dapat dipercaya bagi jutaan pengguna di Indonesia.

Inovasi keamanan serupa juga menjadi perhatian pelaku usaha lain. Seperti layanan drop off yang ditawarkan untuk kenyamanan pelanggan.

Dengan hadirnya Kode Terima Paket, GoSend tidak hanya menanggapi kebutuhan pasar tetapi juga berpotensi menaikkan standar keamanan di industri pengiriman instan secara keseluruhan.

Fitur ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi para pelaku usaha dan individu yang mengutamakan keamanan dalam setiap transaksi pengiriman. (Icha)