spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 30

Maybank Indonesia Dorong Ekosistem Halal Terpadu

0

Telko.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) menghadirkan pendekatan terintegrasi untuk membangun ekosistem halal di Indonesia.

Langkah ini menjawab tantangan keterhubungan antar sektor dan akses pembiayaan yang belum merata di tengah pertumbuhan ekonomi syariah yang pesat.

Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Romy Buchari menegaskan strategi ini sebagai bagian dari visi jangka panjang bank.

“Pengembangan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang saling terhubung. Melalui pendekatan ini, kami menghadirkan solusi keuangan syariah yang tidak hanya relevan secara bisnis, tetapi juga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara menyeluruh,” ujar Romy, Rabu (16/4/2026).

Alih-alih hanya menawarkan produk keuangan, Maybank Indonesia memosisikan diri sebagai penghubung antar berbagai elemen dalam rantai nilai ekonomi syariah.

Pendekatan ini mencerminkan pergeseran peran perbankan syariah dari sekadar penyedia produk menjadi enabler yang memungkinkan aktivitas ekonomi halal berjalan lebih efektif.

Langkah konkret terlihat di sektor kesehatan. Maybank Indonesia tidak hanya menyediakan pembiayaan bagi institusi, tetapi juga menghadirkan solusi yang mendukung pengembangan ekosistem secara menyeluruh.

Layanan mencakup pengadaan sarana prasarana kesehatan, dukungan kebutuhan operasional, pengelolaan payroll karyawan, hingga pembiayaan bagi karyawan dan keluarganya.

Upaya integrasi ini diperluas ke sektor lain seperti pendidikan, food & beverage (F&B), hingga layanan berbasis komunitas. Tujuannya adalah menciptakan konektivitas yang lebih kuat antar sektor dalam ekonomi syariah.

Dengan mengintegrasikan layanan keuangan ke dalam aktivitas ekonomi riil, dampaknya dirasakan pada peningkatan produktivitas dan kemampuan adaptasi ekosistem.

Romy menuturkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan prinsip ESG (Environment, Social & Governance), khususnya dalam mendorong dampak sosial melalui penguatan sektor-sektor esensial.

Pengembangan ekosistem halal juga membuka peluang bagi pertumbuhan UMKM sebagai bagian penting dalam rantai nilai ekonomi syariah. Kolaborasi digital serupa juga dilakukan pihak lain, seperti yang diinisiasi LinkAja Syariah untuk memperkuat ekosistem digital syariah.

Bagi Maybank Indonesia, langkah ini merupakan komitmen jangka panjang. “Penguatan ekosistem halal merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Ini juga sejalan dengan aspirasi kami untuk menjadi pemimpin global dalam perbankan syariah serta menjalankan misi Humanising Financial Services,” tutup Romy.

Komitmen terhadap UMKM juga tercermin dari upaya mitra digitalisasi UMKM lainnya yang mendapat pengakuan.

Perkembangan ekosistem halal di Indonesia kini merambah sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, dan layanan komunitas, tidak lagi terbatas pada makanan dan gaya hidup.

Geliat ekonomi syariah yang menguat menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar halal terbesar di dunia. Transformasi digital turut menjadi pendorong, sebagaimana terlihat dalam tren digital terkini yang membentuk bisnis.

Dukungan terhadap sektor kreatif dan komunitas juga semakin relevan, terutama dalam mengabadikan momen penting. Terdapat beragam tips kreatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat dengan bantuan teknologi.

Sinergi antara keuangan syariah yang terintegrasi dan adopsi teknologi digital diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (Icha)

Chery Jual Robot Humanoid Mornine M1 ke Publik

Telko.id – Produsen otomotif asal China, Chery, mulai memasarkan robot humanoid buatannya ke publik, menandai langkah baru industri otomotif yang mulai merambah ke teknologi robotika berbasis AI.

Robot ini tidak lagi sekadar konsep, tetapi sudah ditawarkan secara komersial dengan harga mencapai ratusan juta rupiah.

Dilansir dari Carnewschina, Kamis (16/4), robot manusia tersebut diberi nama Mornine M1. Penjualan dibuka secara daring melalui toko resmi ‘AiMoga Intelligent Robot’ di JD.com mulai bulan ini.

Robot humanoid Chery dirancang untuk dapat berinteraksi langsung dengan manusia, termasuk berjalan, mengenali suara, serta merespons perintah sederhana.

Robot ini juga dibekali sistem kecerdasan buatan yang memungkinkan adaptasi terhadap lingkungan sekitar, sehingga bisa digunakan dalam berbagai skenario, mulai dari layanan pelanggan hingga asisten pribadi.

Baca Juga:

Mornine M1 dibanderol 285.800 yuan atau sekira Rp 716 jutaan. Menurut rencana, unitnya baru tersedia mulai akhir bulan depan. Selain robot humanoid, AiMoga juga menawarkan robot anjing Argos X1 dengan harga 15.800 yuan atau Rp 39 jutaan.

Mornine M1 punya ukuran penuh. Tingginya 167 cm dengan bobot 70 kg dan memiliki 40 derajat kebebasan gerak di seluruh tubuh. Robot ini mampu berjalan hingga 1 m/s dan membawa beban di ujung lengan hingga 1,5 kg. Sumber dayanya berasal dari baterai 0,7 kWh yang bisa digunakan selama dua jam dalam kondisi penuh.

Untuk mendukung kemampuan navigasi dan interaksi, M1 dibekali sensor lengkap seperti 3D LiDAR, dua kamera depth, satu kamera wide-angle, serta empat radar ultrasonik.

Laporan TrendForce bahkan menyebut industri robot humanoid global akan memasuki fase komersialisasi penting pada paruh kedua 2026.

China diprediksi menjadi pemain dominan dengan lonjakan produksi hingga 94% secara tahunan. Beberapa nama seperti Unitree Robotics dan Zhiyuan Robotics disebut bakal menguasai sebagian besar pasar.

Namun, langkah Chery ini menunjukkan tren yang semakin jelas di industri teknologi, di mana batas antara otomotif, AI, dan robotika mulai semakin kabur.

Perusahaan otomotif tidak lagi hanya fokus pada kendaraan, tetapi juga mulai mengembangkan ekosistem teknologi cerdas yang mencakup robot dan perangkat AI lainnya.

Kehadiran robot humanoid komersial ini membuka peluang baru dalam pemanfaatan teknologi di kehidupan sehari-hari, meski adopsinya kemungkinan masih terbatas dalam waktu dekat karena faktor harga dan kemampuan yang masih berkembang.

Kemkomdigi dan Polri Satukan Sistem Laporan Kejahatan Digital

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) secara resmi menyatukan sistem pelaporan kejahatan digital.

Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan kasus yang terus meningkat, seperti penipuan online, judi online, dan pemerasan berbasis seksual (sextortion).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Senin (13/04/2026).

Kesepakatan ini bertujuan memangkas birokrasi dan menyederhanakan alur koordinasi agar respons terhadap laporan masyarakat bisa lebih cepat.

Meutya Hafid mengungkapkan tren kejahatan digital menunjukkan peningkatan signifikan. Ia menekankan pentingnya penanganan yang terintegrasi dan cepat untuk menekan angka korban.

“Kami mencatat kenaikan penipuan digital yang cukup tinggi. Kami juga menerima banyak keluhan mengenai pemerasan berbasis seksual (sextortion) hingga judi online, yang masih menjadi PR. Mudah-mudahan dengan MoU ini, kami bisa menekan kasus-kasus tersebut dalam satu tahun ke depan,” kata Meutya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi.

Perubahan utama, menurut Meutya, terletak pada alur kerja. Proses yang sebelumnya memerlukan surat-menyurat antar lembaga akan disederhanakan menjadi sistem yang lebih terintegrasi. Selain itu, kedua lembaga akan menyatukan layanan pengaduan.

Content image for article: Kemkomdigi dan Polri Satukan Sistem Laporan Kejahatan Digital

Saat ini masyarakat mengenal beberapa kanal aduan, termasuk nomor telepon 110 dan 112. Ke depan, sistem command center akan diintegrasikan agar laporan bisa masuk melalui satu pintu dan segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin 110 dan 112 digabungkan karena pada prinsipnya command center harus lebih efisien dan masyarakat yang ingin melakukan pelaporan bisa diterima lebih cepat,” ucap Meutya.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan kesepakatan ini memberi ruang bagi penanganan yang lebih cepat dan terkoordinasi di lapangan. Ia menegaskan komitmen untuk mencegah munculnya korban baru.

“Maraknya penipuan online, judi online, dan berbagai bentuk scam harus direspons dengan langkah yang lebih optimal. Kami ingin mencegah munculnya korban baru dan memastikan setiap laporan bisa ditindak lebih cepat,” jelas Listyo Sigit.

Ia menambahkan bahwa kerja sama juga mencakup aspek pencegahan dan penguatan sistem. Ruang lingkupnya meliputi edukasi publik, pengamanan Pusat Data Nasional (PDN), serta penyusunan mekanisme bersama untuk penanganan tindak pidana di ruang siber. Tujuannya agar proses penanganan bisa langsung berjalan tanpa hambatan teknis.

Kesepakatan Kemkomdigi dan Polri ini secara khusus diarahkan untuk memangkas waktu penanganan laporan. Dengan menyatukan alur kerja, diharapkan setiap laporan kejahatan digital bisa direspons lebih cepat sehingga risiko korban dapat ditekan secara signifikan.

Upaya integrasi sistem pelaporan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam merespons kompleksitas ancaman digital.

Sebelumnya, berbagai upaya pencegahan juga telah dilakukan oleh pelaku industri, seperti upaya cegah penipuan dengan teknologi AI oleh operator telekomunikasi.

Ancaman kejahatan siber telah menimbulkan kerugian material yang besar. Data sebelumnya menunjukkan bahwa kejahatan siber rugikan negara hingga ratusan miliar rupiah, mendorong diperkuatnya berbagai teknologi pertahanan termasuk kecerdasan buatan.

Di sektor perbankan, langkah integrasi layanan juga ditempuh untuk meningkatkan keamanan nasabah. Seperti dilaporkan Telko.id, layanan digital dan fisik yang terintegrasi terbukti efektif dalam mencegah aksi penipuan.

Selain penanganan reaktif melalui sistem pelaporan terpadu, upaya preventif seperti edukasi dan literasi digital terus digencarkan.

Kementerian Komunikasi dan Digital telah menjalankan program untuk perkuat literasi digital, termasuk perlindungan anak dari ancaman konten berbahaya seperti deepfake.

Kolaborasi antara Kemkomdigi dan Polri ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital Indonesia yang lebih aman.

Penyatuan sistem pelaporan menjadi fondasi penting untuk respons yang lebih gesit terhadap dinamika kejahatan siber yang terus berkembang. (Icha)

HUAWEI WATCH GT Runner 2 Rp 5,5 Jutaan, Ini Keunggulan nya!

Telko.id – Huawei secara resmi meluncurkan smartwatch khusus pelari, HUAWEI WATCH GT Runner 2, di Indonesia mulai hari ini, 15 April 2026.

Perangkat wearable ini dibanderol dengan harga Rp 5.499.000 dan menawarkan benefit pembelian eksklusif senilai total hingga Rp 1,5 juta selama periode first sale.

Peluncuran ini menjawab tren lari yang terus berkembang di Indonesia, di mana pelari modern membutuhkan lebih dari sekadar pelacak aktivitas biasa.

“HUAWEI WATCH GT Runner 2 dirancang khusus untuk pelari modern, menawarkan akurasi tinggi, panduan latihan cerdas, dan user experience yang lebih personal,” jelas Huawei dalam siaran persnya.

Pengembangan produk ini melibatkan kolaborasi dengan legenda maraton dunia, Eliud Kipchoge, dan tim lari kelas dunia.

Periode first sale berlangsung dari 15 April hingga 14 Mei 2026. Konsumen yang membeli dalam periode ini berhak mendapatkan sejumlah benefit menarik, termasuk keanggotaan HUAWEI Health+ selama 12 bulan untuk akses masterclass training lanjutan dan rencana kebugaran personal.

Paket pembelian juga dilengkapi dengan tambahan satu strap jam berbahan fluoroelastomer, satu unit termos stainless steel, serta perpanjangan garansi selama satu tahun. Huawei turut menyediakan opsi cicilan 0% mulai dari Rp 229.125 per bulan hingga 24 bulan.

Smartwatch ini dapat dibeli melalui berbagai kanal, baik online maupun offline. Untuk pembelian online, produk tersedia di HUAWEI Official Store, Shopee, Lazada, Tokopedia, TikTok, dan Blibli.

Sementara untuk pembelian langsung, HUAWEI WATCH GT Runner 2 hadir di jaringan HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Blibli, serta mitra ritel resmi lainnya di seluruh Indonesia.

Content image for article: HUAWEI WATCH GT Runner 2 Resmi Hadir di Indonesia, Harga Rp 5,5 Jutaan

HUAWEI WATCH GT Runner 2 mengusung enam keunggulan utama yang dirancang untuk mendukung pelari dari latihan harian hingga hari perlombaan.

Pertama, smartwatch ini menawarkan sistem penentuan posisi yang ultra presisi (Ultra Precise Positioning System) dengan teknologi 3D Floating Antenna Architecture.

Teknologi ini menjaga akurasi GPS di berbagai kondisi menantang, seperti di area perkotaan padat, jalur pegunungan, atau bahkan saat melewati terowongan, sehingga merekam rute, jarak, dan kecepatan dengan sangat akurat.

Kedua, perangkat ini menghadirkan Intelligent Marathon Mode sebagai pelatih digital berbasis data. Fitur yang terinspirasi dari pendekatan atlet profesional ini mencakup personal racing assistant, prediksi performa, strategi pace, hingga pengingat asupan energi.

Pengguna dapat memilih event lari, menetapkan target, dan mengikuti program latihan bertahap langsung dari smartwatch. Fitur pemantauan lactate threshold juga memungkinkan pengguna mengetahui intensitas latihan optimal tanpa alat tambahan.

Dari sisi desain, HUAWEI WATCH GT Runner 2 hanya berbobot 43,5 gram berkat penggunaan material Lightweight Titanium, menjadikannya salah satu smartwatch berbahan logam paling ringan di kelasnya.

Untuk kenyamanan, perangkat ini dilengkapi dengan Kunlun Glass yang tahan benturan serta AirDry woven strap yang breathable dan anti-keringat. Smartwatch ini tersedia dalam tiga pilihan warna: Dawn Orange, Dusk Blue, dan Midnight Black.

Content image for article: HUAWEI WATCH GT Runner 2 Resmi Hadir di Indonesia, Harga Rp 5,5 Jutaan

Keunggulan keempat adalah Huawei TruSense System yang didukung algoritma NPU + AI. Sistem ini mampu memantau detak jantung hingga 98% serta indikator penting lainnya seperti variabilitas denyut jantung (HRV), kualitas tidur, dan pemulihan tubuh.

Data ini membantu pengguna menentukan waktu yang tepat untuk latihan intensif atau istirahat, mengurangi risiko overtraining dan cedera.

Untuk daya tahan baterai, HUAWEI WATCH GT Runner 2 mengklaim mampu bertahan hingga 14 hari dalam penggunaan harian dan hingga 32 jam dalam mode GPS.

Kapasitas ini dinilai cukup untuk beberapa sesi maraton bahkan ultramarathon, memberikan ketenangan bagi pelari untuk fokus pada performa tanpa khawatir kehabisan daya.

Terakhir, smartwatch ini tidak hanya berfungsi sebagai perangkat lari. HUAWEI WATCH GT Runner 2 dilengkapi dengan fitur tambahan seperti NFC dan QR scan untuk memudahkan aktivitas sehari-hari.

Perangkat ini juga memiliki kompatibilitas penuh dengan sistem operasi Android dan iOS, memastikan integrasi yang mulus dalam ekosistem digital pengguna. Dengan demikian, produk ini diposisikan tidak hanya sebagai alat olahraga, tetapi juga bagian dari gaya hidup aktif yang praktis dan terhubung.

Kehadiran HUAWEI WATCH GT Runner 2 semakin memperkaya pilihan smartwatch performa tinggi di pasar Indonesia. Bagi pelari yang mencari alternatif, beberapa produk seperti Garmin Forerunner 745 juga dikenal dengan fitur pelatihan triatlon yang komprehensif.

Sementara untuk gaya hidup aktif sehari-hari, opsi seperti Garmin vívoactive 6 dan Garmin Venu X1 menawarkan desain yang stylish dengan fitur kesehatan yang lengkap.

Peluncuran HUAWEI WATCH GT Runner 2 menandakan komitmen Huawei dalam menghadirkan solusi teknologi wearable yang spesifik dan mendalam untuk segmen pengguna tertentu.

Pendekatan kolaboratif dengan atlet kelas dunia seperti Eliud Kipchoge menjadi nilai tambah dalam menyusun insight pelatihan yang langsung dapat diaplikasikan.

Dengan harga yang kompetitif dan paket benefit yang menarik selama periode perkenalan, smartwatch ini diproyeksikan dapat menarik minat komunitas lari Indonesia yang semakin berkembang. (Icha)

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Dibuka, Yuk Ikut!

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia akan membuka pendaftaran program Samsung Solve for Tomorrow 2026 (SFT) mulai 28 April mendatang.

Program ini mengajak pelajar SMA/SMK/MA dan mahasiswa D3/D4/S1 di seluruh Indonesia untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis teknologi guna menjawab tantangan di masyarakat.

Pendaftaran akan berlangsung hingga 29 Mei 2026 melalui situs resmi Samsung Solve for Tomorrow. Program ini dirancang sebagai platform pengembangan talenta muda, menawarkan perjalanan pembelajaran komprehensif yang mencakup pelatihan Design Thinking, AI Amplification, dan mentoring dari para ahli.

“Tahun ini, kami kembali mengundang generasi muda Indonesia untuk berani mengambil langkah dan menghadirkan solusi nyata melalui teknologi. Samsung Solve for Tomorrow bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah perjalanan untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan pola pikir inovatif yang dapat membawa dampak luas,” ujar Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia.

Antusiasme terhadap program ini terus meningkat. Pada penyelenggaraan SFT 2025, tercatat 2.603 pendaftar dengan 2.274 peserta lolos penyisihan yang membentuk 647 tim.

Capaian ini menunjukkan tingginya minat anak muda untuk berkontribusi menciptakan solusi teknologi yang relevan.

Indonesia juga telah mencatatkan prestasi global melalui program ini. Tim Labmino dari Universitas Indonesia terpilih sebagai Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador 2025. Inovasi mereka, RunSight, bahkan berhasil masuk Top 20 di tingkat dunia.

“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow menjadi pengalaman yang mengubah cara kami melihat potensi diri. Kami merasa sangat bangga dapat mewakili Indonesia sebagai Global Ambassador. Lebih dari sekadar pencapaian, perjalanan ini membuktikan bahwa ide yang berangkat dari kepedulian dapat berkembang menjadi solusi nyata,” kata Anthony Edbert Feriyanto dari Tim Labmino.

Untuk edisi 2026, SFT mengusung dua tema besar. Pertama, Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology) yang berfokus pada penerapan ekonomi sirkular.

Peserta didorong menciptakan inovasi untuk menjaga lingkungan melalui sistem berkelanjutan dengan prinsip minim limbah dan daur ulang.

Tema kedua adalah Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport & Tech).

Tema ini mengajak peserta mengembangkan solusi yang menggabungkan olahraga dan teknologi untuk menciptakan akses yang lebih inklusif, khususnya bagi perempuan dan penyandang disabilitas.

Manfaat program ini telah dirasakan langsung oleh para alumni. Kadek Nandana Tyo Nayotama, anggota tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya yang menjadi juara 2 SFT 2025, mengungkapkan pengalamannya.

“Awalnya saya mengira Samsung Solve for Tomorrow hanyalah kompetisi biasa, namun ternyata jauh melampaui ekspektasi. SFT mengajarkan kami untuk benar-benar memahami masalah melalui pendekatan Design Thinking sebelum membangun solusi,” ungkap Tyo yang mengembangkan platform Pantara berbasis AI dan Machine Learning untuk pengelolaan bahan pangan.

“Berbagai sesi seperti AI Amplification Workshop dan mentoring langsung dari para expert juga memberikan insight baru yang aplikatif. Seluruh prosesnya sangat membentuk kemampuan saya, mulai dari berpikir kritis, berkolaborasi, hingga menyampaikan ide secara jelas dan berdampak,” tambahnya.

Program SFT merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Samsung dalam mendukung pengembangan talenta digital muda Indonesia.

Inisiatif pendidikan Samsung, termasuk Solve for Tomorrow dan Innovation Campus, telah mendapat pengakuan, seperti penghargaan dari Detikcom sebagai Award Penggerak Talenta Digital serta Uzone Choice Awards 2026 dalam kategori ESG Award Next-Gen Social Movement.

Melalui program ini, Samsung ingin mendorong lebih banyak pelajar dan mahasiswa untuk berani memulai, mengembangkan ide, serta menghadirkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan masa depan. (Icha)

Netzme Luncurkan Program ESG Bersama Puteri Indonesia

0

Telko.id – PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui kolaborasi “Women Empowerment Journey Crown of Impact” dengan Yayasan Puteri Indonesia.

Program yang digelar dalam ajang Puteri Indonesia 2026 ini berhasil memilih Cheryl Lidia Regar, perwakilan Kalimantan Timur, sebagai pemenang Best Advokasi berkat inisiatif platform ekonomi sirkular CIRO WASTE.

Acara yang diselenggarakan di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Selasa (14/04/2026) ini diikuti oleh 45 finalis. Kusuma Anjani, Direktur PT Mustika Ratu Tbk dan Ketua Pemilihan Puteri Indonesia, mengatakan kompetisi ini dirancang untuk membangun ecosystem of impact.

“Para finalis tidak hanya diuji dari sisi ide, tetapi juga dari kemampuan merancang program advokasi yang memiliki sustainability serta relevansi jangka panjang,” ujarnya.

CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky Ganda Saputra, menyampaikan kolaborasi ini bertujuan menetapkan standar baru bagi dampak sosial berkelanjutan.

“Kami menantang mereka agar proposal tersebut mampu memberikan dampak nyata, baik dari sisi sosial, kemanusiaan maupun dari sisi keberlanjutan bisnisnya,” kata Vicky.

Netzme, sebagai penyedia solusi pembayaran digital QRIS untuk UMKM, melihat pemberdayaan ekonomi perlu diimbangi dengan aspek lingkungan dan sosial.

Cheryl Lidia Regar meraih penghargaan utama dengan platform digital CIROES (CIRO WASTE) yang fokus pada pengelolaan limbah efisien dan penciptaan nilai ekonomi.

Sebagai pemenang, Cheryl berhak mendapatkan dukungan investasi dan pendampingan langsung dari Netzme untuk mengembangkan inisiasinya menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan.

Content image for article: Netzme dan Puteri Indonesia 2026 Luncurkan Program Pemberdayaan Perempuan ESG

Janu Saputra, Public Speaking Coach dari TalkUp.id yang terlibat dalam program, menekankan pentingnya kapasitas komunikasi. “Seorang founder adalah komunikator.

Tanpa kemampuan menyampaikan ide secara tepat, gagasan besar hanya akan berhenti sebagai potensi,” ujar Janu. Motion Challenge dalam acara ini dirancang untuk membentuk finalis yang mampu mengartikulasikan ide dengan kuat dan percaya diri.

Kolaborasi ini melibatkan Yayasan Puteri Indonesia, Mustika Ratu Entertainment, Netzme, dan Talk Up Indonesia. Tujuannya adalah mengubah paradigma program advokasi dari sekadar kegiatan amal (charity) menjadi model bisnis sosial berkelanjutan yang mampu menggerakkan roda ekonomi.

Netzme menginisiasi platform pitching proposal usaha untuk mendorong terciptanya model bisnis tersebut.

Acara berlangsung sukses dengan antusiasme tinggi dari penonton langsung maupun yang menyaksikan via live streaming. Meningkatnya perhatian publik ini menunjukkan dukungan terhadap peran generasi muda, khususnya perempuan, dalam menciptakan perubahan sosial positif.

Perjalanan inspiratif para finalis dapat disaksikan melalui kanal YouTube UP NOW Media by Mustika Ratu Entertainment.

Masyarakat juga dapat terus memberikan dukungan dengan melakukan voting untuk finalis favorit di laman vote.puteri-indonesia.com. Voting akan berlangsung hingga malam puncak Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2026 pada Jumat, 24 April 2026.

Kusuma Anjani menambahkan, inisiatif Crown of Impact x Motion Challenge diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Hal ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem advokasi yang kuat, kolaboratif, dan berdampak luas. Upaya pemberdayaan perempuan seperti ini sejalan dengan program serupa di industri telekomunikasi.

Yayasan Puteri Indonesia membuka peluang sinergi dengan berbagai pihak yang memiliki visi dan komitmen sama, khususnya dalam mendorong implementasi prinsip ESG.

Tujuannya adalah memperkuat peran perempuan Indonesia sebagai agen perubahan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Komitmen terhadap pemberdayaan digital perempuan juga menjadi fokus berbagai pemain industri.

Netzme, melalui kolaborasi strategis ini, tidak hanya mendukung pengembangan ide tetapi juga memastikan implementasinya.

Dukungan investasi dan pendampingan kepada pemenang dirancang agar advokasi tidak berhenti pada kompetisi, melainkan bertransformasi menjadi gerakan berkelanjutan untuk kelestarian lingkungan dan kemandirian ekonomi daerah. Inisiatif serupa untuk pemberdayaan perempuan marginal juga menunjukkan tren positif di sektor teknologi. (Icha)

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Desak Platform Lain

0

Telko.id – Platform media sosial TikTok telah menonaktifkan sekitar 780 ribu akun milik pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.

Langkah ini dilaporkan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai bagian dari kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengungkapkan data tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/04/2026).

“Kami mencatat TikTok menjadi platform pertama yang melaporkan bahwa per tanggal 10 April 2026, telah menonaktifkan 780 ribu akun anak di bawah 16 tahun untuk Indonesia,” ujar Meutya.

Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen TikTok yang telah bergabung dalam gerakan bersama melindungi anak-anak.

Meutya menegaskan bahwa kepatuhan terhadap PP TUNAS bukanlah pilihan, melainkan kewajiban bagi setiap penyelenggara sistem elektronik.

Ia berharap langkah TikTok menjadi awal positif dan kemenangan bagi publik, khususnya orang tua dan anak-anak di Indonesia.

Menurut penjelasan Meutya, TikTok telah menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Platform itu juga mempublikasikan batas usia minimum 16 tahun melalui Help Center dan berkomitmen melakukan pembaruan berkala atas implementasinya.

“Kita harapkan juga muncul dari platform lainnya untuk segera menyampaikan jumlah akun yang sudah dilakukan penanganan atau takedown,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah menilai perkembangan lain dari platform Roblox belum sepenuhnya memenuhi ketentuan. Meski Roblox telah melakukan penyesuaian pengaturan dan menghadirkan fitur baru secara global dari kantor pusatnya di Amerika Serikat, Kemkomdigi menemukan celah.

“Masih ada loophole (celah) yang membolehkan komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal,” jelas Meutya.

Karena itu, hingga saat ini Roblox belum dapat dikategorikan sebagai platform yang patuh terhadap PP TUNAS. “Dengan berat hati meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa platform Roblox telah mematuhi PP TUNAS,” tegas Meutya. Evaluasi terhadap platform-game tersebut masih terus berlangsung.

Sebelumnya, sejumlah platform lain telah menyatakan kepatuhan penuh. Platform X, Bigo Live, dan Meta (yang mencakup Instagram, Threads, dan Facebook) telah menyatakan kesiapan mereka mematuhi seluruh ketentuan dalam PP TUNAS.

Langkah-langkah perlindungan anak di ruang digital ini sejalan dengan upaya lebih luas untuk menciptakan ruang aman digital bagi kelompok rentan.

Kemkomdigi menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Lembaga itu juga akan mengambil langkah tegas terhadap platform yang belum memenuhi ketentuan yang berlaku.

Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah dalam mengawal transformasi digital yang bertanggung jawab, termasuk dalam menghadapi peluang besar AI di Indonesia.

Implementasi PP TUNAS dan laporan penonaktifan akun anak oleh TikTok menunjukkan peningkatan pengawasan proaktif pemerintah di ruang digital.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko dan eksploitasi terhadap pengguna anak, menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan terlindungi bagi generasi muda Indonesia. (Icha)

Motorola Gandeng Erajaya, Perkuat Distribusi Produk

Telko.id – Motorola Indonesia secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Erajaya Swasembada Tbk. untuk mendistribusikan produk telekomunikasinya di seluruh Indonesia. Kerja sama ini bertujuan memperkuat kehadiran dan aksesibilitas merek di pasar nasional.

Kemitraan ini memanfaatkan jaringan ritel luas Erajaya untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Mulai hari ini, produk Motorola dapat diakses di 47 gerai Erafone yang tersebar di wilayah Jabodetabek, serta sejumlah kota di Jawa dan Sumatera.

Jajaran produk awal yang tersedia mencakup seri moto g dan edge, smartphone lipat razr 60 yang baru diluncurkan, serta jam tangan pintar moto watch. Langkah ini menandai ekspansi signifikan dalam strategi distribusi Motorola di Tanah Air.

Kehadiran fisik di gerai ritel terkemuka seperti Erafone diharapkan dapat meningkatkan pengalaman langsung konsumen dengan produk Motorola.

Pelanggan kini memiliki lebih banyak titik akses untuk melihat, mencoba, dan membeli perangkat, termasuk model terbaru dari berbagai seri.

Ekspansi jaringan distribusi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Motorola untuk tumbuh di Indonesia.

Pasar smartphone Indonesia yang kompetitif mendorong brand untuk terus berinovasi, tidak hanya pada produk tetapi juga dalam strategi penetrasi pasar dan kemudahan akses bagi pengguna.

Dengan kemitraan ini, Motorola mengonsolidasikan portofolio produknya di bawah satu jaringan ritel besar, menyederhanakan logistik dan memastikan ketersediaan stok yang lebih baik di berbagai daerah. Hal ini dapat berdampak pada layanan purna jual dan dukungan bagi konsumen.

Perluasan jangkauan ke kota-kota di luar Jawa dan Sumatera juga berpotensi membuka segmen pasar baru. Inisiatif ini sejalan dengan upaya digitalisasi yang merata di seluruh Indonesia, di mana kebutuhan akan perangkat telekomunikasi berkualitas terus meningkat. (Icha)

Xiaomi Electric Scooter 6 Series, Solusi Atasi Macet

Telko.id – Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan Xiaomi Electric Scooter 6 Series, yaitu varian 6 dan 6 Lite, sebagai solusi mobilitas cerdas untuk menjawab tantangan kemacetan urban.

Peluncuran ini sejalan dengan semangat ‘Live Right, Live Smart’ perusahaan. Masa pre-sale eksklusif untuk kedua skuter listrik ini telah dibuka mulai 13 hingga 20 April 2026.

Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran lini produk ini adalah bagian dari komitmen brand dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik melalui inovasi teknologi.

“Kami melihat adanya celah besar dalam mobilitas jarak dekat di Indonesia. Kami ingin masyarakat tidak lagi merasa terbebani oleh kemacetan, melainkan menikmati perjalanan mereka sebagai bagian dari gaya hidup yang modern dan efisien,” ujarnya.

Urgensi solusi mobilitas mikro semakin krusial mengingat data TomTom Traffic yang menunjukkan rata-rata kecepatan kendaraan di Jakarta pada jam sibuk sore hanya 15,5 km/jam.

Kondisi ini menyebabkan komuter kehilangan waktu hingga 125 jam per tahun. Xiaomi Electric Scooter 6 Series hadir untuk mengisi celah tersebut dengan menawarkan kecepatan dan kepraktisan, terutama untuk commuting atau kombinasi dengan transportasi umum.

Xiaomi Electric Scooter 6 dirancang untuk pengguna dengan mobilitas tinggi dan rute menantang. Skuter ini ditenagai motor 400W dengan daya puncak hingga 800W, mampu menaklukkan tanjakan hingga 18%.

Fitur kenyamanan didukung oleh ban tubeless 12 inci dan sistem Dual-Spring Suspension untuk meredam guncangan. Dengan baterai 360Wh, skuter ini memiliki jangkauan hingga 45 km sekali isi dan dilengkapi sertifikasi keamanan EN17128 serta ketahanan air IPX5.

Content image for article: Xiaomi Electric Scooter 6 Series Resmi Hadir di Indonesia, Solusi Atasi Macet

Harga Xiaomi Electric Scooter 6 ditetapkan sebesar Rp8.399.000. Pembeli dalam periode pre-sale akan mendapatkan bonus langsung REDMI Watch 5 Lite senilai Rp769.000, fasilitas cicilan tanpa bunga, dan voucher potongan harga tambahan hingga Rp300.000 yang eksklusif melalui Mi.com. Unit akan tersedia mulai 21 April 2026.

Di sisi lain, Xiaomi Electric Scooter 6 Lite menargetkan komuter yang membutuhkan fleksibilitas tinggi. Mengusung filosofi Portable Design, skuter ini dapat dilipat hanya dalam 3 langkah dengan berat 18 kg, memudahkan untuk dibawa masuk ke transportasi umum seperti MRT atau LRT.

Varian Lite ini dilengkapi dengan Kinetic Energy Recovery System (KERS) yang memulihkan energi kinetik saat pengereman untuk memperpanjang daya baterai.

Seluruh pengalaman berkendara dengan Xiaomi Electric Scooter 6 Lite dapat dipantau dan dikendalikan melalui Xiaomi Home App. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memonitor performa, kecepatan, sisa jarak tempuh, riwayat perjalanan, hingga mengaktifkan motor lock untuk mengunci skuter secara digital. Integrasi ini merupakan bagian dari ekosistem perangkat AIoT Xiaomi yang lebih luas.

Content image for article: Xiaomi Electric Scooter 6 Series Resmi Hadir di Indonesia, Solusi Atasi Macet

Xiaomi Electric Scooter 6 Lite ditawarkan dengan harga Rp6.699.000. Pembelian selama pre-sale akan mendapatkan hadiah langsung Xiaomi Portable Electric Air Compressor 2 senilai Rp619.000, free installment payment, dan voucher potongan harga hingga Rp300.000. Skuter ini juga akan mulai dikirimkan pada 21 April 2026.

Kehadiran Xiaomi Electric Scooter 6 Series ini semakin memperkuat portofolio produk teknologi Xiaomi di Indonesia, yang tidak hanya fokus pada smartphone tetapi juga perangkat pendukung gaya hidup modern.

Inisiatif mobilitas cerdas ini juga sejalan dengan tren industri yang mulai banyak diisi oleh kolaborasi antar brand teknologi dan otomotif, seperti kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi serupa.

Xiaomi Electric Scooter 6 Series akan tersedia secara resmi mulai 21 April 2026 melalui berbagai kanal penjualan.

Peluncuran produk ini menandakan langkah konkret Xiaomi dalam menyediakan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan di tengah kondisi lalu lintas perkotaan Indonesia yang semakin padat. (Icha)

Elon Musk Siapkan XChat, Tantang WhatsApp

Telko.id – Elon Musk kembali membuat gebrakan dengan memperkenalkan XChat, aplikasi pesan instan baru yang digadang-gadang menjadi pesaing langsung WhatsApp.

Aplikasi ini dijadwalkan rilis pada 17 April 2026 dan menjadi bagian dari ekspansi ekosistem platform X (sebelumnya Twitter) ke ranah komunikasi pribadi.

Melansir 9to5Mac, daftar aplikasi perpesanan tersebut di App Store menampilkan pratinjau desainnya, termasuk ikon yang detail, serta tanggal rilis 17 April.

XChat akan memungkinkan pengguna untuk “bercakap-cakap dengan siapa pun di X dalam ruang pribadi yang dirancang khusus untuk percakapan,” menurut deskripsi aplikasi tersebut.

XChat tidak akan menampilkan iklan atau fitur pelacakan, dan pesan-pesan yang dikirimkan dienkripsi secara end-to-end.

Cuplikan aplikasi ini menampilkan berbagai fitur, seperti kemampuan untuk memblokir tangkapan layar, mengirim pesan yang menghilang, mengadakan obrolan grup, dan melakukan panggilan video.

Baca Juga:


Aplikasi ini telah menjalani tahap pengujian sejak tahun lalu. XChat dapat dipesan terlebih dahulu melalui App Store menjelang peluncurannya pada Jumat ini.

Beberapa fitur tambahan yang disiapkan mencakup disappearing messages (pesan otomatis hilang), kemampuan mengedit dan menghapus pesan, serta fitur keamanan seperti blokir screenshot untuk menjaga privasi percakapan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa XChat tidak hanya meniru fitur aplikasi chat yang sudah ada, tetapi juga mencoba menonjolkan aspek keamanan dan kontrol pengguna sebagai nilai utama.

Musk sebelumnya juga sempat menyindir aplikasi perpesanan milik Meta itu. Dalam sebuah cuitan di X, Musk menanggapi berita mengenai gugatan terhadap WhatsApp yang dituduh dapat mengakses pesan pribadi tanpa persetujuan pengguna.

“Tidak bisa percaya WhatsApp,” cuit Musk, melansir Mashable.

Meski tuduhan tersebut telah dibantah oleh pihak WhatsApp, langkah Musk tetap menunjukkan ambisi untuk menghadirkan alternatif komunikasi yang lebih berfokus pada keamanan data pengguna.

kehadiran XChat menandai persaingan baru di pasar aplikasi pesan instan yang selama ini didominasi oleh WhatsApp dan platform besar lainnya.

Aplikasi ini berpotensi menawarkan pilihan baru dengan fokus pada privasi dan integrasi dengan ekosistem X. Namun, keberhasilannya masih akan sangat bergantung pada adopsi pengguna dan seberapa kuat ekosistem yang dibangun di sekitarnya.