spot_img
Latest Phone

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...
Beranda blog Halaman 3

HONOR Pad X8b, Tablet Keluarga dengan Fitur Produktivitas dan Edukasi

Telko.id – HONOR secara resmi meluncurkan HONOR Pad X8b di pasar Indonesia. Tablet ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern, di mana orang tua bisa tetap produktif bekerja dari rumah sambil mengawasi aktivitas digital anak-anak mereka.

Perangkat ini hadir sebagai solusi satu perangkat untuk dua kebutuhan sekaligus. Di satu sisi, HONOR Pad X8b menyediakan ruang kerja profesional bagi orang tua melalui aplikasi HONOR Docs.

Di sisi lain, tablet ini menciptakan lingkungan belajar dan bermain yang terkendali bagi anak lewat fitur HONOR Kids.

“Kenaikan harga komponen RAM dan storage saat ini berdampak langsung pada melambungnya harga laptop di pasaran. Di situasi menantang ini, tablet menjadi alternatif paling bijak dan efisien untuk menghemat anggaran teknologi keluarga. Namun, perangkat tersebut harus bisa berguna untuk semua orang,” ujar Aryo Meidianto A, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia (Distributor HONOR).

“Di sinilah kami menghadirkan HONOR Pad X8b, sebuah solusi satu perangkat di mana orang tua bisa tetap produktif bekerja lewat HONOR Docs, dan anak-anak dapat belajar dengan aman melalui HONOR Kids,” tambahnya.

Produktivitas Orang Tua dengan HONOR Docs

Bagi para orang tua dengan mobilitas tinggi atau yang sering menjalankan sistem kerja jarak jauh, HONOR Pad X8b menawarkan kapabilitas andal untuk mengolah dokumen.

Aplikasi HONOR Docs mengubah tablet ini menjadi perangkat bekerja yang efisien, memungkinkan pengguna menyusun laporan, menyunting lembar kerja, hingga membuat presentasi bisnis dengan antarmuka intuitif.

Didukung performa multitasking responsif dan layar luas, transisi dari urusan pekerjaan ke kebutuhan personal menjadi lebih praktis. Fleksibilitas ini memastikan produktivitas profesional tetap terjaga tanpa perlu bergantung pada laptop atau komputer desktop.

Ruang Digital Aman untuk Anak dengan HONOR Kids

Saat perangkat berpindah tangan ke anak-anak, orang tua tidak perlu cemas. Fitur HONOR Kids di HONOR Pad X8b menyediakan ekosistem digital yang terisolasi dan aman untuk tumbuh kembang buah hati. Melalui kontrol orang tua, ayah dan bunda memiliki kendali penuh atas konsumsi digital anak.

Sistem Time Management memungkinkan batas waktu penggunaan tablet diatur secara ketat. Fitur Apps Management memastikan anak hanya membuka aplikasi edukasi atau permainan yang telah disetujui.

Content Management bertindak sebagai filter cerdas untuk memblokir informasi yang belum layak dikonsumsi. Seluruh aktivitas terekam dalam laporan berkala yang dapat dipantau melalui dashboard khusus.

Content image for article: HONOR Resmi Rilis Pad X8b, Tablet Keluarga dengan Fitur Produktivitas dan Edukasi

Tablet ini juga melindungi kesehatan fisik anak. HONOR Pad X8b dilengkapi sensor pintar yang mengaktifkan peringatan jarak mata, peringatan postur tubuh salah, serta peringatan penggunaan di jalan berguncang.

Kenyamanan visual dijamin oleh layar 11 inci berteknologi HONOR Eye Comfort bersertifikasi TÜV Rheinland dan Mode eBook untuk pengalaman membaca ramah mata.

Guna menopang beban kerja harian, tablet ini dibekali baterai 10.100 mAh yang menjamin daya tahan sepanjang hari. Durabilitas fisiknya meraih sertifikasi ketahanan bintang lima dari SGS, menjadikannya tangguh terhadap benturan ringan sehari-hari.

Tablet ini ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 680 dengan RAM hingga 6GB dan penyimpanan internal 128GB.

HONOR Pad X8b tersedia dalam dua konfigurasi. Varian RAM 4GB dan penyimpanan 128GB dibanderol Rp 2.999.000, tersedia di mitra retail resmi dan jaringan toko HONOR di seluruh Indonesia.

Varian RAM 6GB dan penyimpanan 128GB dijual Rp 3.299.000, eksklusif di HONOR Experience Store dan jaringan Erafone.

Content image for article: HONOR Resmi Rilis Pad X8b, Tablet Keluarga dengan Fitur Produktivitas dan Edukasi

Dengan kombinasi fitur produktivitas dan keamanan anak, HONOR Pad X8b menjadi alternatif efisien bagi keluarga yang ingin menghemat anggaran teknologi.

Tablet ini membuktikan bahwa satu perangkat bisa melayani kebutuhan seluruh anggota keluarga secara optimal. (Icha)

Google Ubah Android Jadi Sistem Operasi Berbasis AI

Telko.id – perkembangan teknologi AI mulai mengubah cara kerja perangkat digital secara fundamental. Jika sebelumnya sistem operasi haya berfungsi sebagai penghubung antara pengguna dan aplikasi, kini perannya mulai bergeser menjadi sistem kecerdasan yang mampu memahami konteks, menjalankan tugas otomatis, hingga membantu pengguna mengambil keputusan.

Perubahan inilah yang mulai terlihat melalui pengembangan ekosistem AI terbaru seperti Gemini Intelligence dari Google.

Melansir dari Antara, dalam acara Android Show: I/O Edition yang digelar Selasa, pertengahan Mei, Google memperkenalkan Gemini Intelligence, sebuah ekosistem kecerdasan buatan (AI) dengan rangkaian fitur-fitur yang semakin pintar dan terintegasi.

Kehadiran Gemini Intelligence di ekosistem Android menandai evolusi baru dalam cara pengguna berinteraksi dengan perantkat pintar mereka.

Salah satu terobosan paling signifikan dari teknologi ini adalah kemampuannya dalam mengotomatisasi tugas-tugas multi-langkah yang repetitif, sehingga pengguna dapat lebih berfokus pada aktivitas yang lebih esensial.

Baca Juga:

Pengguna tidak perlu lagi berpindah aplikasi secara manual untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Misalnya, AI dapat membaca daftar belanja di Google Keep lalu otomatis mengubahnya menjadi keranjang belanja digital di aplikasi marketplace hanyay melalui perintah suara.

Teknologi ini juga mampu mengambil data dari Gmail, mencari informasi tertentu, lalu menjalankan tindakan lanjutan tanpa perlu banyak interaksi manual dari pengguna.

Perubahan ini menunjukkan bahwa sistem operasi modern mulai bergerak menuju konsep AI-native system, dimana kecerdasan buatan menjadi inti utama pengalaman penggunaan perangkat.

Jika sebelumnya pengguna membuka aplikasi satu persatu untuk menjalankan tugas, kini AI mulai bertindak sebgai ‘penghubung pintar’ yang memahami tujuan pengguna dan menyelesaikan proses secara otomatis.

Inovasi kecerdasan buatan ini tetap memberikan jaminan bahwa kendali penuh tetap berada di tangan pengguna.

Gemini diprogram untuk hanya beroperasi berdasarkan komando yang diberikan dan akan berhenti sesaat setelah tugas tersebut diselesaikan, dan untuk menjamin keamanan transaksi atau tindakan, eksekusi terakhir akan selalu membutuhkan konfirmasi final dari pengguna.

Chrome, sebagai aplikasi peramban andalan Google juga kebagian. Mulai akhir Juni 2026, pengguna Chrome di perangkat Android akan mengalami peningkatan signifikan dalam pengalaman menelusuri internet dengan hadirnya asisten penelusuran yang lebih cerdas, yakni integrasi Gemini di dalam Chrome.

Fungsi utama Gemini di Chrome dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan riset pengguna secara jauh lebih efisien. 

Hal ini tentu sangat memudahkan pengguna dalam mencerna informasi yang kompleks dan padat, tanpa harus membuang waktu membaca banyak halaman secara manual.

Perubahan ini berpotensi membuat penggunaan perangkat menjadi jauh lebih praktis dan personal.

Aktivitas sehari-hari seperti mengatur jadwal, mencari dokumen, membuat reservasi, hingga berbelanja dapat dilakukan lebih cepat dengan bantuan AI yang terintegrasi langsung ke sistem perangkat.

Di sisi lain, perkembangan ini juga menandai era baru komputasi, di mana perangkat digital tidak lagi hanya menjalankan aplikasi, tetapi mulai memahami dan membantu aktivitas manusia secara lebih aktif.

HP Android Lama Terancam Tak Kebagian Gemini Intelligence

Telko.id – Google menetapkan spesifikasi yang cukup tinggi untuk perangkat Android yang ingin menjalankan fitur AI terbaru mereka, Gemini Intelligence.

Teknologi ini memang menjanjikan pengalaman AI yang jauh lebih canggih dan proaktif, namun di sisi lain membuat banyak smartphone lama berpotensi tidak kebagian fitur tersebut.

Berdasarkan catatan kaki yang tertera di halaman web Gemini Intelligence, terungkap bahwa fitur-fitur eksklusif ini membutuhkan spesifikasi perangkat keras dan lunak yang tidak main-main.

Melansir dari Detik inet, agar sebuah smartphone Android dapat menjalankan Gemini Intelligence, Google menetapkan sejumlah syarat minimum, yang tergolong berat, di antaranya:

  • Ditenagai oleh chipset kelas flagship.
  • Memiliki kapasitas RAM minimal 12GB.
  • Mendukung AI Core dan Gemini Nano v3 (atau versi yang lebih tinggi).
  • Jaminan pembaruan: Produsen harus menjamin minimal 5 kali peningkatan OS Android dan 6 tahun pembaruan keamanan kuartalan.
  • Memenuhi standar kualitas tertentu terkait tingkat crash dan aspek stabilitas perangkat lainnya.

Indikator paling menentukan dari daftar tersebut adalah kewajiban dukungan Nano v3. Berdasarkan halaman developer Google, dukungan Nano v3 saat ini sebagian besar hanya menyasar ponsel yang diluncurkan pada tahun 2026 dan akhir 2025.

Baca Juga:

Beberapa perangkat yang masuk radar dukungan ini antara lain seri Pixel 10 dan seri Samsung Galaxy S26.

Ironisnya, perangkat premium yang lebih tua sedikit seperti Pixel 9 dan Galaxy Z Fold 7 tampaknya belum memenuhi kriteria tersebut.

Meski begitu, ada catatan penting bahwa halaman pengembang Google saat ini masih merujuk pada dukungan API, bukan ketersediaan model Nano v3 itu sendiri.

Hal ini menyisakan secercah harapan bahwa fitur ini bisa saja ditambahkan melalui pembaruan OS di masa mendatang.

Syarat tersebut menunjukkan bahwa Gemini Intelligence bukan sekedar fitur AI biasa.

Google memang sedang mengubah Android menjadi sistem yang lebih berbasis AI Agent, dimana AI dapat memahami konteks layar, berpindah antar aplikasi, hingga menjalankan tugas kompleks secara otomatis tanpa banyak interaksi manual dari pengguna.

Di luar urusan spesifikasi yang berat, Gemini Intelligence memang menjanjikan lompatan fungsionalitas yang luar biasa.

Mengusung konsep mengubah smartphone dari sekedar ‘sistem operasi’ menjadi ‘sistem intelijen’ ini membawa sejumlah fitur menarik, seperti:

Rambler, fitur ini mampu merapikan dikte suara yang kacau atau berantakan menjadi teks tertulis yang terstruktur dengan baik, bahkan jika pengguna mencampuradukkan bahasa saat berbicara.

Isi formulir cerdas, AI dapat membaca informasi dari foto yang tersimpan di ponsel. Misalnya Gemini bisa otomatis mengisi detail penerbangan Anda hanya dengan memindai foto paspor di galeri, tanpa perlu mengetik manual.

Vibe Code, kemampuan untuk menciptakan widget kustom secara instan yang disesuaikan dengan fitur atau informasi apapun yang sedang dibutuhkan pengguna.

Fitur-fitur ini akan dijadwalkan debut pertama kali pada perangkat Pixel dan Samsung Galaxy di akhir tahun 2026.

Kehadiran syarat hardware yang tinggi ini juga memperlihatkan arah baru industri smartphone.

AI kini mulai menjadi inti utama pengalaman perangkat, sehingga kapasitas RAM besar dan chip AI khusus semakin dibutuhkan untuk menjalankan Proses AI langsung di perangkat (on-device AI) tanpa bergantung penuh ke cloud.

Kondisi ini bisa membuat siklus upgrade smartphone menjadi lebih cepat. Jika sebelumnya HP flagship bisa bertahan nyaman selama bertahun-tahun, era AI generatif kemungkinan akan membuat perangkat dengan spesifikasi lama lebih cepat tertinggal karena keterbatasan kemampuan pemrosesan AI.

MAXStream TV & iQIYI Rilis Serial Misteri The Other Sister

Telko.id – MAXStream TV bersama iQIYI resmi menghadirkan original series Indonesia berjudul Bercinta Dengan Maut (The Other Sister) yang dijadwalkan tayang mulai 29 Mei 2026.

Serial misteri ini mengusung kisah yang dekat dengan realita relasi masa kini, menghadirkan konflik keluarga, identitas, dan dinamika emosional yang membumi.

Kolaborasi strategis antara MAXStream TV dan iQIYI ini merupakan respons terhadap tren konsumsi konten digital yang semakin personal dan story-driven.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Kemas M. Fadhli, mengatakan, “Telkomsel memahami kebutuhan pelanggan akan hiburan yang relevan dan mudah diakses. Pelanggan menjadi fokus utama dalam setiap inovasi layanan digital yang dihadirkan, sehingga setiap produk dan konten yang diluncurkan mampu memberikan nilai tambah yang nyata.”

Serial ini mengikuti perjalanan Raya (Haico Van Der Veken) yang berupaya mengungkap kebenaran di balik kematian misterius saudara kembarnya, Anna. Dalam prosesnya, Raya menyamar menjadi Anna untuk masuk ke dalam keluarga Ardana yang dikenal memiliki kekuatan politik serta menyimpan banyak rahasia.

Situasi ini menghadirkan berbagai konflik emosional, dilema moral, dan ketegangan psikologis yang terus berkembang di setiap episode.

Dibintangi Deretan Aktor Berbakat

Dibintangi oleh Haico Van Der Veken, Maxime Bouttier, Dinda Kirana, dan Teuku Rassya, The Other Sister menghadirkan performa akting yang kuat dengan karakter yang memiliki lapisan moral yang kompleks.

Setiap karakter dirancang untuk merepresentasikan sisi manusia yang realistis, termasuk kelemahan, ambisi, dan konflik batin. Alur cerita yang penuh plot twist memperkuat daya tarik series ini sebagai tontonan yang memancing rasa penasaran.

Senior Managing Director for Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam mengatakan, “Melalui Bercinta Dengan Maut (The Other Sister), kami merasa bangga dapat menghadirkan konten lokal pertama iQIYI Indonesia. Ini menjadi langkah penting sekaligus bentuk komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif lokal dan menghadirkan cerita yang dekat dengan penonton Indonesia.”

Serial ini menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam menghadirkan pengalaman hiburan digital yang lebih dari sekadar tontonan. Cerita dirancang untuk membangun keterlibatan emosional penonton secara bertahap melalui narasi yang berlapis dan karakter yang kompleks.

Pendekatan ini memungkinkan pelanggan menikmati pengalaman menonton yang lebih mendalam dan relevan dengan kehidupan mereka.

Kolaborasi untuk Industri Kreatif Lokal

Sebagai hasil kolaborasi antara MAXStream TV, iQIYI, dan Hitmaker Studios, series ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati konten lokal berkualitas.

Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen Telkomsel dalam memperkuat ekosistem industri kreatif Indonesia melalui distribusi yang lebih inklusif. Dengan dukungan platform yang luas, konten lokal memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau audiens yang lebih beragam.

Fadhli menambahkan, “Kolaborasi ini merupakan langkah berkelanjutan dalam membuka peluang lebih luas bagi karya kreatif lokal. Melalui distribusi lintas platform, konten Indonesia dapat menjangkau audiens yang lebih besar dan beragam. Selain itu, langkah ini turut memperkuat posisi Indonesia dalam industri konten digital global.”

Pelanggan dapat menyaksikan The Other Sister mulai 29 Mei 2026 melalui MAXStream TV dan iQIYI dengan akses yang mudah di berbagai perangkat digital. Akses ini mencakup aplikasi mobile, smart TV, hingga platform streaming berbasis internet lainnya.

Kemudahan ini memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk menikmati konten kapan saja dan di mana saja. Dengan dukungan jaringan Telkomsel yang andal, pengalaman menonton menjadi lebih lancar dan nyaman.

Dengan alur cerita yang penuh kejutan, The Other Sister diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan favorit pelanggan. Pendekatan karakter yang kuat membuat cerita terasa lebih hidup dan relatable.

Hal ini memberikan pengalaman menonton yang tidak hanya menghibur tetapi juga membekas secara emosional. Series ini dirancang untuk menjawab ekspektasi penonton terhadap kualitas storytelling yang lebih matang.

Kehadiran konten ini diharapkan dapat memberikan pilihan tontonan yang lebih bermakna bagi pelanggan. Inisiatif ini juga menjadi respon terhadap tren konsumsi konten digital yang semakin personal dan story-driven.

Dengan cerita yang kuat dan atmosfer yang intens, The Other Sister menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam menghadirkan pengalaman hiburan digital yang lebih dari sekadar tontonan.

Dinesh Ratnam juga menambahkan, “Kami optimis series ini akan disukai karena memiliki cerita yang kuat, emosional, dan relevan dengan dinamika penonton saat ini.

Ke depannya, iQIYI akan terus menghadirkan konten lokal berkualitas dengan standar produksi yang mampu bersaing, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di tingkat regional dan global.”

Serial misteri ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas platform dapat menghasilkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga relevan secara emosional dengan penonton Indonesia.

Dengan dukungan dari MAXStream TV dan iQIYI, The Other Sister siap menjadi salah satu tontonan wajib bagi pecinta drama misteri tanah air. (Icha)

Amazon Investasi US$33 Miliar di Asia Tenggara untuk AI dan Cloud

Telko.id – Amazon mengumumkan rencana investasi besar-besaran di Asia Tenggara. Perusahaan teknologi global itu akan menggelontorkan dana lebih dari US$33 miliar hingga 2039 untuk infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Investasi ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Menurut penilaian dampak ekonomi Amazon, kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) gabungan keempat negara tersebut bisa mencapai lebih dari US$64 miliar pada 2039.

Selain itu, investasi ini diperkirakan akan mendukung lebih dari 56.300 pekerjaan setara purna waktu per tahun dalam rantai pasok pusat data lokal.

“Amazon berencana untuk menginvestasikan lebih dari US$33 miliar di seluruh kawasan Asia Tenggara hingga 2039. Kami tengah membangun infrastruktur, melatih tenaga kerja lokal, dan memberdayakan bisnis di kawasan ini agar bisa bersaing di tingkat global,” ujar David Zapolsky, Chief Global Affairs and Legal Officer Amazon.

Komitmen Jangka Panjang di Asia Tenggara

Kiprah Amazon di Asia Tenggara sudah dimulai sejak 16 tahun lalu. AWS Region pertama di kawasan ini diluncurkan di Singapura pada 2010. Kini, Amazon memiliki AWS Region di Singapura (2010), Indonesia (2021), Malaysia (2024), dan Thailand (2025).

Perusahaan saat ini memiliki lebih dari 3.000 karyawan dan lebih dari 2.500 tenaga kerja pendukung di berbagai lokasi operasional di kawasan ini.

Pada 2025 saja, Amazon telah menginvestasikan lebih dari US$3 miliar. Dana tersebut mencakup infrastruktur dan kompensasi karyawan di berbagai lini bisnisnya, termasuk Stores, Amazon Web Services (AWS), Global Selling, Devices, dan Entertainment di Asia Tenggara.

Investasi ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi digital ASEAN yang diprediksi mencapai US$560 miliar pada 2030. Amazon mendukung kapabilitas digital Asia Tenggara dengan memperluas infrastruktur cloud dan AI yang telah digunakan oleh berbagai bisnis dan organisasi untuk bertumbuh dan berinovasi.

Pelatihan Tenaga Kerja dan Dampak Nyata

Amazon juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Sejak 2017, perusahaan telah melatih lebih dari 2,7 juta individu di Asia Tenggara dalam meningkatkan keterampilan di bidang cloud. Pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi adopsi AI di kalangan perusahaan.

“Pelatihan dan peningkatan keterampilan di bidang AI dan cloud merupakan pendorong utama, dan di sinilah masih banyak negara yang perlu berinvestasi lebih besar,” ujar Zapolsky. “Sejak 2017, kami telah melatih 2,7 juta orang di seluruh Asia Tenggara, tetapi percepatan ini perlu ditingkatkan lebih jauh.”

Berbagai program pelatihan telah diluncurkan, termasuk Program AI Spring Amazon di Singapura dan kolaborasi dengan siswa dari 21 sekolah menengah atas di Jawa Barat, Indonesia. Dalam satu hari, lebih dari 2.600 peserta menciptakan 10.821 aplikasi AI generatif yang unik dan mencatatkan rekor GUINNESS WORLD RECORDS®. Amazon juga menawarkan lebih dari 30 kursus gratis tentang AI dan AI generatif dalam bahasa Vietnam melalui inisiatif “AI Ready”.

Dampak nyata dari infrastruktur AWS sudah terlihat di berbagai sektor. 123RF dari Malaysia menggunakan layanan AI Amazon untuk menganalisis konten visual dari jutaan gambar, menggandakan akurasi pencarian, dan memangkas waktu penelusuran konten hingga 90%.

Union Bank of the Philippines menghadirkan analytics berbasis AI generatif ke lebih dari 200 pengguna bisnis. Sementara itu, Sansiri dari Thailand membangun asisten AI di AWS yang memproses 50.000 faktur per bulan dengan akurasi 90%.

Bagi Anda yang tertarik dengan perkembangan teknologi cloud di Indonesia, simak analisis mendalam tentang Bisnis Data Center di tanah air. Selain itu, perkembangan pusat data juga menarik perhatian investor global seperti yang terlihat dalam akuisisi Bisnis Data Center XL Axiata oleh Princeton Digital Group.

Ekspansi Konektivitas dan Keberlanjutan

Amazon juga berinvestasi dalam teknologi satelit orbit rendah (LEO) melalui Project Kuiper. Teknologi ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan konektivitas di Asia Tenggara, di mana lebih dari 150 juta orang belum memiliki akses internet yang andal dan terjangkau.

Access Partnership memperkirakan penutupan kesenjangan ini dapat membuka manfaat ekonomi tahunan senilai US$47,8 miliar dan menciptakan hingga 3,8 juta pekerjaan.

Dalam hal keberlanjutan, Amazon berkomitmen mencapai target water positive pada 2030. Di Singapura, semua pusat data Amazon beroperasi menggunakan NEWater, air daur ulang berkualitas tinggi.

Amazon juga berkolaborasi dengan Air Selangor dalam inisiatif air daur ulang skala besar pertama di Malaysia. Di Jawa Barat, Amazon bermitra dengan Habitat for Humanity untuk membangun sembilan fasilitas air bersih yang bermanfaat bagi 1.394 rumah tangga.

Untuk mencapai target nol emisi karbon bersih pada 2040, Amazon berinvestasi dalam energi terbarukan. Di Singapura, dua proyek energi terbarukan menghasilkan cukup listrik untuk memenuhi kebutuhan hampir 20.000 rumah tangga setiap tahun.

Di Indonesia, Amazon bermitra dengan PT PLN dalam kesepakatan tarif hijau pertama dengan kapasitas 210 megawatt.

Pemberdayaan Bisnis dan Konten Lokal

Melalui Amazon Global Selling, ribuan bisnis di Asia Tenggara, yang sebagian besar merupakan UKM, dapat menjangkau pelanggan di lebih dari 200 negara. Produk-produk inovatif dari kawasan ini, mulai dari furnitur Vietnam hingga perlengkapan rumah Singapura, kini bisa dinikmati pasar global.

Amazon juga membawa cerita dan suara Asia Tenggara ke audiens global melalui Prime Video. Baru-baru ini, Amazon meluncurkan tujuh Amazon Original lokal di Filipina yang akan tersedia di lebih dari 240 negara dan wilayah.

Bagi Anda yang ingin mengembangkan keterampilan di bidang teknologi, program seperti IDCamp 2021 yang digelar Indosat Ooredoo Hutchinson menunjukkan besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap pelatihan digital.

Komitmen Amazon di Asia Tenggara mencakup kemitraan aktif dengan pemerintah untuk membangun kerangka kebijakan yang mendukung kesuksesan jangka panjang kawasan ini. Amazon mendukung aturan perdagangan digital berstandar tinggi di bawah ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), termasuk ketentuan yang memungkinkan arus data lintas batas yang tepercaya.

Zapolsky menekankan pentingnya kedaulatan dan kontrol dalam adopsi AI. “Kedaulatan memiliki arti yang berbeda di setiap negara. Bagi kami, hal ini bergantung pada teknologi dan kontrol operasional, bukan pada kewarganegaraan penyedia layanan. Anda yang menentukan di mana data Anda berada, siapa yang dapat mengaksesnya, dan model mana yang digunakan,” ujarnya.

Seiring Asia Tenggara meneguhkan posisinya sebagai salah satu ekonomi digital paling dinamis di dunia, Amazon berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur, pengembangan keterampilan, pemberdayaan bisnis, dan penciptaan konten. Perusahaan akan terus bekerja sama dengan pemerintah di seluruh kawasan untuk memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara luas, inklusif, dan berkelanjutan. (Icha)

MacBook Neo Resmi Dijual di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Telko.id – Apple resmi meluncurkan MacBook Neo di Indonesia hari ini, Jumat (22/5/2026). Laptop anyar ini langsung tersedia di 93 gerai retail Digimap di seluruh Indonesia, baik secara offline maupun online melalui website Digimap dan toko resmi mereka di Shopee.

Kehadiran MacBook Neo menjadi angin segar bagi penggemar Apple yang mendambakan laptop dengan harga lebih bersahabat.

Laptop ini hadir dalam empat pilihan warna menarik: Citrus, Blush, Indigo, dan Silver. Bagi kamu yang penasaran dengan banderol harganya, berikut rincian lengkap untuk setiap varian penyimpanan.

Untuk varian 256 GB, MacBook Neo dibanderol Rp 10.749.000. Sementara itu, varian 512 GB dijual dengan harga Rp 12.999.000. Dengan rentang harga tersebut, Apple berhasil menghadirkan laptop yang masuk kategori terjangkau di ekosistem mereka. MacBook Neo Terjangkau ini menjadi pilihan baru bagi pelajar dan pekerja kreatif.

Selain harga kompetitif, Apple juga menyuguhkan berbagai program menarik bagi konsumen. Pelanggan bisa memanfaatkan cicilan kartu kredit hingga program true zero yang mencakup Rp 0 biaya admin, 0% bunga, dan Rp 0 DP bagi pengguna paylater. Berikut promo lengkap yang bisa didapatkan saat membeli MacBook Neo di Digimap:

  • Bebas cicilan hingga 2x dengan kartu kredit bank pilihan
  • Bebas cicilan 1x True Zero (0% bunga, 0 biaya admin, dan 0 DP) dengan paylater pilihan
  • Merchandise eksklusif Digimap x Muklay
  • Gratis Extra proteksi hingga 24 bulan
  • Bundling accessories hingga Rp 4.000.000
  • MAP Gift Voucher Rp 200.000

Spesifikasi MacBook Neo

Dari segi layar, MacBook Neo mengusung panel LCD IPS Liquid Retina berukuran 13 inci. Resolusinya mencapai 2.408 x 1.506 piksel dengan kecepatan refresh 60 Hz serta rasio aspek 3:2. Meski tidak menggunakan teknologi ProMotion, kualitas visual yang dihasilkan tetap tajam dan memadai untuk penggunaan sehari-hari.

Apple menyematkan Keyboard Magic tanpa lampu latar pada laptop ini. Fitur Touch ID sayangnya hanya tersedia untuk varian penyimpanan 512 GB. Neo juga memiliki trackpad multi-sentuh, namun tidak mendukung umpan balik haptik Force Touch seperti yang ditemukan di lini MacBook Pro.

Dengan bobot hanya 1,23 kg, laptop ini sangat ringan dan mudah dibawa bepergian. Speaker di bagian samping mendukung audio spasial serta Dolby Atmos, memberikan pengalaman menonton film dan mendengarkan musik yang imersif. Selain itu, terdapat susunan mikrofon ganda dengan beamforming terarah untuk kualitas panggilan yang lebih jernih.

Untuk urusan performa, Apple membenamkan chipset A18 Pro di dalam MacBook Neo. Chip yang sama ini sebelumnya digunakan pada iPhone 16 Pro dan Pro Max yang dirilis pada 2024 lalu. Apple mengklaim kecepatan 50% dalam browsing, serta 3x lebih cepat menjalankan beban kerja AI di perangkat dibandingkan laptop Windows dengan Intel Core Ultra 5.

Dari segi konektivitas, MacBook Neo dilengkapi dengan 2 port USB-C. Satu port mendukung kecepatan USB 3 dan kemampuan DisplayPort, sementara port kedua adalah USB 2. Terdapat pula jack headphone 3,5 mm untuk pengguna yang masih setia dengan kabel.

Selama periode peluncuran, pelanggan juga bisa mendapatkan penawaran eksklusif dari iBox, termasuk harga mulai dari Rp 9,9 juta dengan bebas cicilan hingga 2 bulan dan perlindungan Mac hingga 12 bulan. Ini menjadi kesempatan menarik bagi yang ingin beralih ke ekosistem Apple dengan budget terbatas.

Kehadiran MacBook Neo jelas mengubah peta persaingan di pasar laptop entry-level. Dengan harga yang mulai dari Rp 10 jutaan, laptop ini menjadi pesaing serius bagi produk-produk lain di kelasnya. Harga Rp 10 Jutaan ini menawarkan nilai lebih berkat ekosistem Apple yang solid.

Bagi kamu yang penasaran dengan lini MacBook lain, MacBook Pro 2023 dengan chip M3 masih menjadi pilihan bagi pengguna profesional yang membutuhkan performa lebih tinggi.

Dengan spesifikasi yang solid, harga terjangkau, dan dukungan ekosistem Apple yang matang, MacBook Neo berpotensi menjadi primadona baru di pasar laptop Indonesia.

Apalagi dengan berbagai promo cicilan yang memudahkan konsumen, laptop ini siap menyasar segmen pelajar, pekerja kreatif, dan pengguna kasual yang selama ini terhalang harga MacBook yang relatif mahal. (Icha)

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

0

Telko.id – Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata memiliki intensitas fisik yang setara dengan latihan High Intensity Interval Training (HIIT).

Mulai dari menggendong anak naik tangga, mengejar balita saat waktu makan, hingga membereskan rumah, semua aktivitas ini memberikan tekanan fisik dan mental yang signifikan setiap hari. Garmin, melalui kampanye terbaru bertajuk Women of Endurance, mengangkat realita ini untuk menyadarkan banyak pihak akan fenomena kelelahan yang tak kasat mata atau invisible fatigue.

Kampanye ini menggambarkan bagaimana rutinitas perempuan modern dapat dianalogikan sebagai “latihan tanpa garis finis.” Aktivitas seperti menggendong anak sambil membawa tas belanjaan dapat meningkatkan detak jantung hingga setara sesi HIIT.

Sementara itu, mobilitas dan multitasking sepanjang hari menyerupai tantangan obstacle race jarak jauh.

“Banyak perempuan menjalani aktivitas fisik dan mental yang intens setiap hari tanpa menganggapnya sebagai bentuk endurance. Garmin ingin membantu perempuan memahami bahwa tubuh mereka bekerja keras setiap hari,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Fenomena ini sering disebut sebagai invisible fatigue, yaitu akumulasi kelelahan fisik dan mental yang sulit diukur. Garmin melihat banyak perempuan terbiasa terus bergerak dan menunda istirahat, bahkan ketika tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan.

Padahal, fragmented sleep, tingkat stres tinggi, dan kurangnya recovery dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang. Melalui kampanye ini, Garmin berkolaborasi dengan ilustrator perempuan Chouyi untuk menghadirkan visual emosional tentang ketahanan perempuan dalam keseharian mereka.

Wearable Garmin Bantu Deteksi Invisible Fatigue

Untuk membantu perempuan memahami fenomena ini, Garmin merekomendasikan pemanfaatan data dari wearable mereka. Beberapa fitur utama yang dapat digunakan antara lain: Kenali Fragmented Sleep, di mana fitur Garmin Sleep Coach yang didukung Firstbeat Analytics membantu mengidentifikasi periode istirahat dengan kualitas rendah.

Pantau Tren Tingkat Stres, di mana latihan pernapasan terpandu dapat membantu tubuh kembali rileks. Lacak Recovery dan Imunitas Tubuh, dengan memantau HRV yang sering berubah selama siklus menstruasi atau saat kurang istirahat.

Selain itu, fitur Lifestyle Logging membantu memantau dampak kafein, alkohol, atau makanan tinggi gula terhadap metrik kesehatan. Terakhir, Terapkan Active Rest, di mana istirahat yang dilakukan secara sadar dan terencana merupakan bagian penting menjaga performa tubuh.

“Recovery bukan hanya tentang tidur, tetapi bagian penting dari menjaga performa tubuh dalam menjalani berbagai peran setiap hari,” tambah Desideriani.

Bagi kamu yang penasaran dengan teknologi terbaru Garmin, kamu bisa menyimak ulasan tentang Fitur Terbaru dari seri Garmin fēnix 8 yang hadir dengan fitur ECG App.

Inisiatif ini juga sejalan dengan kampanye sebelumnya yang mengajak pekerja kantoran untuk lebih aktif, seperti yang dibahas dalam artikel #BeMoreBeHealthier.

Pendekatan Holistik untuk Kesehatan Perempuan

Garmin tidak hanya fokus pada data fisik, tetapi juga pada keseimbangan hidup. Kampanye ini mengingatkan bahwa perempuan sering kali fokus menjaga orang lain, tetapi lupa mendengarkan kebutuhan tubuh mereka sendiri.

Dengan data kesehatan yang lebih mudah dipahami, Garmin ingin membantu perempuan mengambil waktu recovery yang lebih tepat. Hal ini juga relevan dengan tren terbaru di industri wearable, seperti pengembangan fitur Energy Score untuk Galaxy Watch7 dari Samsung yang juga fokus pada pemantauan energi harian.

Melalui kampanye Women of Endurance, Garmin mengajak lebih banyak perempuan untuk melihat kesehatan dan pemulihan sebagai bagian penting dari keseharian. Sama seperti seorang atlet menjaga performanya dalam jangka panjang, perempuan juga perlu menjaga kesejahteraan diri sendiri.

“Karena kami percaya, untuk dapat hadir sepenuhnya bagi keluarga dan lingkungan sekitar, langkah pertama yang paling esensial adalah menjaga kesejahteraan diri sendiri,” tutup Desideriani.

Kampanye ini juga mengingatkan pentingnya study-life balance, yang menerapkan keseimbangan antara belajar dan kehidupan pribadi.

Dengan memadukan teknologi wearable, data kesehatan, dan storytelling yang emosional, Garmin berharap kampanye ini dapat membantu perempuan lebih memahami tubuh mereka sekaligus menghargai ketahanan luar biasa yang mereka jalani setiap hari. (Icha)

Samsung Galaxy A37 vs A36: Kamera, Performa, dan Ketahanan

Telko.id – Samsung resmi meluncurkan Galaxy A37 5G sebagai penerus Galaxy A36 5G di segmen midrange. Smartphone anyar ini membawa sejumlah peningkatan signifikan pada tiga aspek utama: kamera, performa chipset, dan ketahanan bodi.

Perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36 menjadi topik hangat bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade.

Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menyatakan bahwa Galaxy A37 5G tidak hanya menawarkan spesifikasi lebih tinggi, tetapi juga pengalaman optimal.

“Mulai dari performa Exynos 1480 yang lebih responsif untuk multitasking hingga AI, juga peningkatan durabilitas IP68 yang lebih maksimal,” ujarnya.

Lantas, apa saja perbedaan utama antara kedua ponsel ini? Berikut ulasan lengkapnya untuk membantu Anda menentukan pilihan.

Content image for article: Perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36: Kamera, Performa, dan KetahananHasil video pada Galaxy A37 5G membuat area membuat objek pohon dan kupu-kupu lebih terang, lebih detail, dan jelas. Sorotan cahaya lampu memiliki warna kontras yang lebih seimbang dan lebih natural.

Kamera: Sama-Sama 50MP, Hasil Galaxy A37 Lebih Tajam

Baik Galaxy A37 5G maupun Galaxy A36 5G dibekali konfigurasi triple camera 50MP (utama) + 8MP (ultra-wide) + 5MP (macro). Namun, perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36 di sektor kamera menunjukkan peningkatan pada Image Signal Processor (ISP) dan dukungan HDR Video di model terbaru.

Galaxy A37 5G juga memiliki ukuran pixel sensor 1 mikrometer, lebih besar dibandingkan 0,8 mikrometer di Galaxy A36 5G. Hasilnya, foto dan video di kondisi low-light lebih terang, tajam, dan minim noise.

Fitur Nightography pun bekerja lebih optimal untuk konten malam hari seperti konser atau nongkrong di kafe remang-remang.

Hasil foto olahraga malam dengan Galaxy A37 5G makin terang terlihat pada sorotan lampu di area lapangan dan rumput tampak lebih terang, hidup dan tajam

Untuk pengguna yang sering mengabadikan momen di malam hari, peningkatan ini terasa signifikan. Warna yang dihasilkan lebih hidup dan detail, membuat pengguna lebih percaya diri saat membuat konten di berbagai situasi.

Performa: Exynos 1480 Lebih Responsif

Salah satu poin krusial dalam perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36 adalah sektor dapur pacu. Galaxy A36 5G masih menggunakan Snapdragon 6 Gen 3, sementara Galaxy A37 5G ditenagai Exynos 1480.

Chipset anyar ini menawarkan peningkatan performa hingga 167% pada NPU, 14% pada CPU, dan 24% pada GPU.

Dalam aktivitas harian, perbedaan ini membuat Galaxy A37 5G terasa lebih responsif saat multitasking, scrolling media sosial, editing konten, hingga gaming.

Performa AI juga lebih mulus berkat NPU yang lebih bertenaga. Fitur Circle to Search 3.0 dengan Find the Look hanya tersedia di Galaxy A37 5G, memudahkan pengguna mencari inspirasi fashion secara instan.

Circle to Search 3.0 Find the Look tersedia di Galaxy A37 5G dan tidak hadir di Galaxy A36 5G

Ada pula fitur Voice Transcription yang dapat mengubah percakapan menjadi teks secara offline. Galaxy A37 5G sudah menjalankan Android 16 dengan One UI 8.5, memberikan opsi kustomisasi quick panel yang lebih leluasa dibandingkan pendahulunya yang masih menggunakan Android 15 dan One UI 7.

Content image for article: Perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36: Kamera, Performa, dan KetahananOpsi kustomisasi yang lebih banyak pada Quick Panel Galaxy A37 5G memberikan kontrol yang lebih bebas bagi pengguna dalam mengatur perangkatnya

Jika Anda mencari HP AI untuk Multitasking, lini Galaxy A series terbaru menawarkan pengalaman yang lebih baik.

Durabilitas: IP68 Lebih Maksimal

Perbedaan lain yang cukup signifikan dalam perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36 ada pada sertifikasi ketahanan. Galaxy A37 5G mengantongi sertifikasi IP68, naik satu level dari IP67 yang dimiliki Galaxy A36 5G.

Content image for article: Perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36: Kamera, Performa, dan Ketahanan

Galaxy A37 5G memiliki sertifikasi IP68 memberikan perlindungan lebih maksimal ketika pengguna beraktivitas outdoor

Dengan IP68, Galaxy A37 5G mampu bertahan di kedalaman air hingga 1,5 meter selama 30 menit, serta perlindungan lebih baik terhadap debu dan pasir. Ini membuatnya lebih andal untuk aktivitas outdoor, traveling, atau penggunaan di lingkungan berdebu.

Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, peningkatan durabilitas ini menjadi nilai tambah yang patut dipertimbangkan saat memutuskan upgrade.

Harga dan Ketersediaan

Galaxy A37 5G tersedia dalam empat pilihan warna: Awesome Lavender, Awesome Charcoal, Awesome Gray Green, dan Awesome White. Varian 8/128GB dibanderol Rp6.599.000, sementara 8/256GB seharga Rp7.299.000.

Jika Anda tertarik dengan pilihan lain di segmen ini, simak rekomendasi HP Samsung Terbaru untuk referensi lebih lengkap.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Cocok?

Perbandingan Samsung Galaxy A37 vs A36 menunjukkan bahwa Galaxy A37 5G unggul di hampir semua aspek: kamera lebih tajam di low-light, performa lebih responsif berkat Exynos 1480, dan ketahanan IP68 yang lebih maksimal. Untuk pengguna yang menginginkan pengalaman lebih optimal, Galaxy A37 5G menjadi pilihan tepat.

Sementara itu, Galaxy A36 5G masih menjadi opsi bagi mereka yang budget-nya lebih terbatas namun tetap menginginkan perangkat midrange yang mumpuni. Keputusan akhir tergantung pada prioritas dan anggaran masing-masing.

Bagi yang penasaran dengan teknologi kamera terbaru, Anda juga bisa membaca tentang Sensor Kamera Baru Samsung yang akan digunakan di perangkat lain. (Icha)

Konten AI Kini Bisa Ditandai, ChatGPT dan Nvidia Ikut Pakai

Telko.id – Persaingan industri AI memasuki fase baru setelah OpenAI dan Nvidia resmi mengadopsi teknologi watermark AI milik Google bernama SynthID.

Melansir dari SindoNews, langkah ini dilakukan untuk membantu pengguna membedakan konten asli dengan konten yang dihasilkan kecerdasan buatan, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran gambar, video, dan audio AI yang semakin sulit dikenali.

Penggunaan SynthID yang diperluas, yang diperkenalkan sejak tahun 2023, akan memungkinkan sistem AI Google termasuk Gemini untuk lebih mudah mendeteksi konten gambar, video, dan audio generatif yang dihasilkan AI.

Fitur deteksi dapat diakses oleh pengguna melalui aplikasi Gemini, fungsi Circle to Search, dan integrasi di browser web Google Chrome.

Melalui kerja sama ini, OpenAI akan mulai menerapkan SynthID pada gambar yang dihasilkan lewat ChatGPT dan API mereka, sementara NVIDIA mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam model AI Cosmos miliknya.

Baca Juga:

Selain OpenAI dan Nvidia, beberapa perusahaan lain seperti ElevenLabs dan Kakao juga ikut mendukung penggunaan SynthID sebagai standar identifikasi konten AI lintas platform.

Google juga memperluas kemampuan verifikasi AI melalui dukungan standar C2PA (Coalition for Content Provenance and Authenticity).

Teknologi ini bekerja dengan metadata dan tanda kriptografi untuk menunjukkan asal-usul sebuah konten digital, termasuk apakah konten tersebut pernah dimodifikasi AI.

Fitur verifikasi ini mulai tersedia di aplikasi Gemini dan nantinya akan diperluas ke Google Search serta browser Chrome.

Selain software, Google turut membawa dukungan C2PA ke perangkat keras.

Seri smartphone Pixel terbaru disebut akan menjadi salah satu perangkat pertama yang mendukung standar tersebut secara native, termasuk kemampuan menambahkan informasi metadata AI langsung pada foto dan video yang direkam pengguna.Dalam pengembangan perangkat keras, seri ponsel pintar Pixel 10 akan menjadi salah satu perangkat pertama yang mendukung standar C2PA secara native.

Google juga berencana untuk memperbarui perangkat Pixel 8 dan Pixel 9 dalam waktu dekat sehingga informasi metadata C2PA dapat secara otomatis disertakan dalam konten video yang direkam.

Kolaborasi lintas perusahaan ini menunjukkan bahwa industri AI mulai bergerak menuju sistem verifikasi bersama untuk menghadapi era konten sintetis.

Seiring kualitas AI generatif yang semakin realistis, keberadaan watermark dan sistem identifikasi seperti SynthID dipandang penting untuk membantu menjaga kepercayaan pengguna terhadap konten digital di internet.

AMD Hidupkan Lagi Ryzen 7 5800X3D untuk Gamer Hemat

Telko.id – AMD dikabarkan kembali menghadirkan prosesor gaming legendaris mereka, Ryzen 7 5800X3D, sebagai opsi menarik untuk pengguna PC gaming low budget.

Kabar perilisan ulang ini pertama kali mencuat lewat sejumlah bocoran slide presentasi di internet, mengutip dari Arstecnica.

Langkah ini cukup mengejutkan karena prosesor tersebut sebenarnya sudah dirilis beberapa tahun lalu, namun hingga kini masih dianggap sebagai salah satu CPU gaming terbaik untuk platform AM4.

Berdasarkan bocoran yang ada, prosesor edisi perayaan ini diyakini tidak akan membawa modifikasi teknis apa pun dari versi aslinya.

Prosesor AMD tersebut akan tetap mengusung 8 core, 16 thread, boost clock hingga 4,5 GHz, dan TDP 105W.

Daya tarik utamanya tetap terletak pada teknologi 3D V-Cache yang membawa kapasitas cache sebesar 100 MB.
Fitur inilah yang membuat Ryzen 7 5800X3D dinilai masih sangat relevan untuk memainkan game-game modern saat ini, bahkan mampu bersaing ketat dengan prosesor yang jauh lebih baru.

Baca Juga:

Kehadiran ulang prosesor ini dianggap sebagai kabar baik bagi pengguna yang masih memakai motherboard AM4 dan RAM DDR4.

Dengan menggunakan Ryzen 7 5800X3D, pengguna tidak perlu melakukan upgrade besar-besaran ke platform baru seperti AM5 yang membutuhkan motherboard dan memori generasi terbaru dengan biaya lebih mahal.

Karena itu, prosesor ini dinilai cocok untuk gamer yang ingin meningkatkan performa PC tanpa harus merakit sistem baru dari nol.

Keputusan AMD untuk menghidupkan kembali “monster” gaming dari masa lalu ini dinilai sebagai respons langsung terhadap kondisi pasar saat ini.

Strategi AMD ini juga menunjukkan bahwa pasar PC gaming murah masih memiliki permintaan tinggi.

Di tengah harga komponen komputer yang terus naik, banyak pengguna mulai mencari kombinasi hardware lama dengan performa tinggi agar tetap bisa memainkan game modern secara nyaman tanpa mengeluarkan biaya terlalu besar.

Dengan kembalinya pasokan chip ini, pengguna bisa menikmati performa frame rate (FPS) secara maksimal sembari tetap mempertahankan motherboard AM4 dan memori DDR4 lama mereka.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak AMD mengenai detail ketersediaan dan distribusi globalnya, bocoran soal harga sudah mulai terendus publik.

Berdasarkan temuan terbaru di sebuah situs ritel India, Ryzen 7 5800X3D edisi perayaan 10 tahun ini diyakini akan dibanderol di kisaran harga 310 dollar AS (sekitar Rp 5,3 juta).

Angka tersebut jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga peluncuran awal sang prosesor beberapa tahun silam yang sempat menyentuh 449 dollar AS.

Kehadiran ulang CPU ini memberikan alternatif menarik di tengah tren hardware baru yang semakin mahal. Dengan performa gaming yang masih kuat dan kompatibilitas luas dengan komponen lama, Ryzen 7 5800X3D berpotensi kembali menjadi pilihan favorit bagi perakit PC hemat.