spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 28

Nvidia Suntik Rp 5 Triliun ke Produsen Gorilla Glass

Telko.id – Nvidia dikabarkan menginvestasikan US$300 juta (sekitar Rp 5 triliun) ke Corning Incorporated, perusahaan pembuat Gorilla Glass, untuk memperkuat infrastruktur pendukung industri AI.

Investasi ini tidak berkaitan langsung dengan layar smartphone, melainkan fokus pada pengembangan teknologi kaca optik dan serat fiber yang menjadi fondasi utama pusat data AI modern.

Langkah ini tidak hanya memastikan pasokan perangkat keras Nvidia berjalan mulus, tetapi juga memberikan Nvidia kendali atas porsi dari produksi serat optik di wilayah AS.

Melalui perjanjian kerja sama jangka panjang ini, tiga pabrik baru tersebut akan didirikan di negara bagian Carolina Utara dan Texas. Proyek ini diproyeksikan bakal menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.

Suntikan dana dari Nvidia ini dipastikan akan melipatgandakan hasil produksi serat optik Corning di AS hingga 10 kali lipat. Secara keseluruhan, kapasitas produksi serat optik domestik AS juga akan terdongkrak lebih dari 50 persen.

Baca Juga:

Corning sendiri dikenal luas lewat Gorilla Glass di smartphone, namun perusahaan ini juga merupakan pemain penting dalam industri fiber optik dan material kaca khusus untuk jaringan data center.

Infrastruktur semacam ini menjadi sangat krusial karena model AI modern membutuhkan pertukuran data dalam jumlah masif antar chip dan server secara real-time.

Langkah Nvidia menunjukkan bahwa persaingan Ai kini tidak lagi hanya soal chip dan model AI, tetapi juga menyangkut seluruh rantai infrastruktur pendukung.

Semakin besar model AI yang dikembangkan, semakin tinggi pula kebutuhan bandwidth dan efisiensi jaringan antar server. Tanpa koneksi data yang memadai, performa GPU AI tidak bisa dimaksimalkan sepenuhnya.

Investasi ini juga menandakan perubahan arah industri teknologi, di mana perusahaan AI mulai masuk ke sektor infrastruktur fisik seperti jaringan optik, pendinginan data center, hingga pasokan energi.

Artinya, perang AI global kini berkembang menjadi persaingan membangun ekosistem teknologi secara menyuluruh.

Namun, ada satu catatan yang patut digarisbawahi dari kesepakatan ini. Dalam siaran persnya, dijelaskan bahwa pabrik-pabrik baru ini hanya akan memasok konektivitas optik ke pusat data hyperscale yang menggunakan “komputasi berakselerasi Nvidia” saja.

Artinya, alih-alih membantu mengatasi krisis pasokan kabel optik untuk seluruh industri, Nvidia merancang kesepakatan ini untuk secara eksklusif melayani klien yang menggunakan perangkat keras AI buatannya.

CEO sekaligus pendiri Nvidia, Jensen Huang, menyebut langkah ini sebagai fondasi penting bagi pergerakan industri AI di masa depan yang berjalan dengan sangat cepat.

“AI mendorong pembangunan infrastruktur terbesar di zaman kita, dan ini menjadi peluang sekali dalam satu generasi untuk menghidupkan kembali manufaktur serta rantai pasokan Amerika,” ujar Huang, dilansir dari Toms Hardware.

Huang menambahkan bahwa kolaborasi bersama Corning ini bertujuan untuk menciptakan masa depan komputasi melalui teknologi optik tingkat lanjut.

“Membangun fondasi bagi infrastruktur AI di mana kecerdasan bergerak secepat kecepatan cahaya, sambil memajukan tradisi kebanggaan Made in America,” pungkasnya.

Kerja sama ini dapat mempercepat pembangunan pusat data AI generasi baru dengan kapasitas lebih besar dan efisiensi lebih tinggi.

Sementara bagi pengguna, dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi infrastruktur seperti ini menjadi fondasi penting agar layanan AI masa depan bisa berjalan lebih cepat, stabil, dan responsive.

China Mulai Batasi Penggunaan AI Agent OpenClaw

Telko.id – Pemerintah China mulai memperketat penggunaan agen AI bernama OpenClaw setelah muncul kekhawatiran terkait keamanan data dan potensi penyalahgunaan sistem.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah instansi pemerintah dan perusahaan milik negara (BUMN) milik China dilaporkan memperingatkan pegawai instansi pemerintahan mereka agar tidak memasang aplikasi OpenClaw di perangkat kerja.

Langkah tersebut dilakukan karena regulator China khawatir teknologi tersebut berpotensi menimbulkan masalah keamanan. Misalnya kebocoran data, penghapusan data tanpa sengaja, hingga penyalahgunaan informasi pengguna.

Beberapa laporan keamanan bahkan menyebut AI agent seperti ini rentan terhadap prompt injection attack, yaitu manipulasi instruksi agat AI menjalankan perintah berbahaya tanpa disadari pengguna.

Berbeda dengan chatbot AI biasa, OpenClaw merupakan AI agent otonom yang dapat menjalankan berbagai tugas secara mandiri di komputer pengguna. Sistem ini mampu mengakses browser, menjalankan perintah terminal, mengelola aplikasi, bahkan mengoperasikan perangkat selama 24 jam tanpa interaksi terus-menerus dari pengguna.

Baca Juga:

Ironisnya, OpenClaw sempat berkembang pesat di China karena banyak developer lokal mengadaptasinya menggunakan model AI domestik seperti DeepSeek.

Bahkan beberapa wilayah teknologi di China sebelumnya mendukung pengembangan ekosistem AI agent sebagai bagian dari strategi nasional ‘AI Plus’.

Namun setelah popularitasnya melonjak,pemerintah mulai mengambil langkah lebih hati-hati terkait dampak keamanan dan kontrol teknologi tersebut.

Menurut sejumlah sumber yang mengetahui kebijakan tersebut, instansi pemerintah dan perusahaan milik negara di China telah memperingatkan pegawai agar tidak memasang OpenClaw di perangkat kerja karena alasan keamanan.

Pegawai yang terlanjur menginstal aplikasi terkait juga diminta melapor kepada atasan agar perangkatnya dapat diperiksa dan aplikasinya kemungkinan dihapus.

Beberapa pegawai, termasuk di bank milik negara dan lembaga pemerintah, bahkan disebut dilarang memasang OpenClaw baik di komputer kantor maupun di ponsel pribadi yang terhubung dengan jaringan kantor.

Salah satu sumber juga menyebut pembatasan tersebut dalam beberapa kasus turut berlaku bagi keluarga personel militer.

Menurut laporan The Business Times dan Reuters, kekhawatiran utama pemerintah China berkaitan dengan akses luas yang dimiliki AI agent seperti OpenClaw terhadap sistem perangkat.

Agar dapat menjalankan berbagai tugas otomatis, AI ini biasanya membutuhkan izin untuk mengakses data pengguna, aplikasi lain, serta koneksi jaringan internet.

Akses yang luas tersebut berpotensi menimbulkan berbagai risiko keamanan, seperti kebocoran data sensitif, penghapusan data secara tidak sengaja, hingga kemungkinan penyalahgunaan akses oleh pihak luar.

Bagi pengguna, kasus ini menjadi pengingat bahwa AI agent bukan sekedar alat produktivitas biasa. Semakin besar akses yang diberikan ke AI, semakin besar pula Risiko keamanan dan privasi yang harus diperhatikan.

Signify Luncurkan Platform Interact Terbaru dan Program Keberlanjutan 2030

Telko.id – Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin global di bidang pencahayaan, resmi mengumumkan program keberlanjutan terbaru bertajuk ‘Brighter Lives, Better World 2030’.

Bersamaan dengan itu, perusahaan juga meluncurkan solusi pencahayaan terkoneksi generasi terbaru dari platform Interact.

Langkah ini memperkuat komitmen Signify dalam menghadirkan lingkungan yang lebih cerdas, rendah karbon, dan efisien.

Program ini dirancang untuk merespons lonjakan kebutuhan listrik global, kelangkaan sumber daya, serta fluktuasi harga energi.

Pada akhir 2030, Signify menargetkan penghematan energi kumulatif sebesar 60 TWh untuk pelanggan. Perusahaan juga berkomitmen mengurangi intensitas emisi CO₂ portofolio hingga 35% per tahun.

Selain itu, Signify menargetkan 41% pendapatan berasal dari solusi yang memberikan manfaat lebih dari sekadar penerangan, seperti keselamatan, keamanan, kesehatan, hingga produksi pangan.

Dorongan untuk Efisiensi Energi di Asia Tenggara

Jitender Khurana, Chief Executive Officer of Professional Business for Southeast Asia & Far East Signify, menekankan urgensi transisi energi di kawasan ini.

“Permintaan energi di Asia Tenggara terus meningkat, dan hampir 80% di antaranya masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Hal ini menimbulkan ketidakseimbangan yang sangat serius,” ujarnya.

Content image for article: Signify Luncurkan Program Keberlanjutan 2030 dan Platform Interact Terbaru

Khurana menambahkan bahwa bangunan menyumbang 40% dari total konsumsi energi dan emisi global. “Meningkatkan sistem pencahayaan menjadi salah satu langkah paling cepat dan efektif. Langkah ini berpotensi mengurangi penggunaan energi hingga 80%,” jelasnya.

Melalui program ini, Signify mengajak mitra untuk bertindak sekarang dengan sistem cerdas dan solusi berbasis data.

Untuk mendukung ekonomi sirkular, Signify memperkenalkan kerangka kerja “use less, use longer, use again”.

Dua program utama yang diluncurkan adalah Signify Circle untuk pelanggan profesional dan Signify Switch untuk transisi efisiensi energi. Signify Circle mencakup produk sirkular, Light as a Service, remanufaktur, serta suku cadang dan upgrade kits.

Empat Solusi Baru Platform Interact

Dalam menerjemahkan tujuan keberlanjutan menjadi aksi nyata, Signify memperkenalkan empat tambahan utama pada platform Interact di pameran Light + Building, Frankfurt.

Solusi ini memanfaatkan data real-time untuk mengoptimalkan penggunaan energi di seluruh bangunan dan jaringan penerangan kota berskala besar.

Content image for article: Signify Luncurkan Program Keberlanjutan 2030 dan Platform Interact Terbaru

Pertama, Interact for Intelligent Buildings telah dipercaya di lebih dari 40.000 proyek global. Solusi ini mengubah bangunan menjadi lingkungan cerdas dengan pemantauan terpusat dan real-time.

Pemilik bangunan dapat mengoptimalkan pencahayaan secara otomatis, mengurangi biaya operasional, dan memaksimalkan penghematan energi.

Kedua, Interact EasyConnect menyederhanakan penerapan pencahayaan terkoneksi di area outdoor. Solusi ini menggunakan konektivitas seluler dan hybrid, sehingga menghilangkan kebutuhan instalasi kabel yang rumit.

Kota dan pemerintah daerah dapat bertransisi menuju jaringan pencahayaan yang terukur dan future-ready.

Ketiga, Central Management System (CMS) menyediakan platform digital terpadu untuk memantau, mengontrol, dan mengelola jaringan pencahayaan outdoor berskala besar dari jarak jauh. Sistem ini meningkatkan efisiensi maintenance dan memastikan kinerja pencahayaan yang konsisten di seluruh lingkungan perkotaan.

Keempat, Traffic and Weather Adaptive Lighting Systems menyesuaikan tingkat pencahayaan secara dinamis dengan kondisi arus lalu lintas dan cuaca.

Dibandingkan penjadwalan tetap, pendekatan cerdas ini meningkatkan keselamatan jalan saat dibutuhkan sekaligus meminimalkan konsumsi energi selama periode aktivitas rendah.

As Tempelman, Chief Executive Officer Signify, mengatakan program ‘Brighter Lives, Better World 2030’ didesain untuk menghadirkan solusi yang meningkatkan kualitas hidup.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa dampak dan peluang berjalan beriringan karena kami menciptakan nilai nyata bagi masyarakat sekaligus membangun perusahaan yang lebih kuat dan tangguh,” ujarnya.

Langkah Signify ini sejalan dengan upaya global dalam mewujudkan wisata berkelanjutan dan destinasi hijau. Sebelumnya, perusahaan juga telah berkolaborasi dengan ITDC untuk mewujudkan kawasan pariwisata yang ramah lingkungan.

Selain itu, Signify juga ditunjuk sebagai penyedia pilihan FIFA untuk lampu sorot stadion, menunjukkan kredibilitas global perusahaan.

Dengan kedua inisiatif yang berjalan, Signify memperkuat komitmen terhadap masa depan yang tangguh. Perusahaan memajukan manufaktur berdampak rendah, rantai pasok yang etis, dan akses pencahayaan di komunitas yang kurang terlayani.

Dipandu prinsip bahwa dampak perusahaan dan peluang pasar harus berjalan beriringan, Signify terus menciptakan nilai jangka panjang melalui program keberlanjutan dan inovasi IoT. (Icha)

Shokz OpenFit Pro, Open-Ear Noise Reduction

Telko.id – Erajaya Active Lifestyle bersama Shokz resmi meluncurkan OpenFit Pro di Indonesia. Open-ear flagship terbaru ini hadir dengan teknologi Dolby Atmos, noise reduction canggih, serta daya tahan baterai hingga 50 jam.

Produk ini dirancang untuk memberikan pengalaman audio lebih imersif dan nyaman bagi pengguna aktif masa kini. Shokz OpenFit Pro menjadi varian tertinggi dari lini open-ear mereka dengan peningkatan signifikan di berbagai aspek.

Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle mengungkapkan, “Sebagai bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, kami menyambut kehadiran OpenFit Pro di Indonesia. Produk ini tidak hanya menawarkan kualitas audio premium, tetapi juga kenyamanan dan fleksibilitas untuk mendukung gaya hidup aktif dan produktif.”

Peluncuran ini menegaskan komitmen Erajaya Active Lifestyle dalam menghadirkan produk audio berkualitas. Sebelumnya, perusahaan juga telah menghadirkan Shokz true wireless earbuds pertama di pasar Indonesia.

Kualitas Audio dan Fitur Unggulan

Mengusung kualitas suara yang ditingkatkan, OpenFit Pro menghadirkan dynamic sound dengan detail lebih kaya dan minim distorsi. Perangkat ini telah dioptimalkan dengan teknologi Dolby Atmos untuk pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.

Salah satu inovasi utama adalah penggunaan synchronized dual-diaphragm driver dengan teknologi Shokz SuperBoost™. Teknologi ini mampu menghasilkan suara high yang halus, mid yang seimbang, serta bass yang dalam dan presisi.

Teknologi DirectPitch™ 3.0 juga hadir untuk meminimalkan kebocoran suara. Hal ini menjaga pengalaman mendengarkan tetap lebih privat bagi pengguna.

OpenFit Pro menjadi headphone pertama dari Shokz yang dilengkapi fitur Open-Ear Noise Reduction. Didukung Advanced Acoustic Modelling, fitur ini mampu menyesuaikan performa noise reduction dengan berbagai bentuk telinga pengguna.

Untuk kebutuhan komunikasi, perangkat ini dibekali Triple Mic System dengan dukungan AI voice recognition. Sistem ini mampu mereduksi hingga 99,4% kebisingan latar belakang. Bahkan dalam kondisi berangin hingga 25 km/jam, suara tetap terdengar jernih berkat teknologi wind-control.

Kenyamanan dan Daya Tahan Baterai

Desain open-ear khas Shokz tetap dipertahankan dengan peningkatan material. OpenFit Pro menggunakan Ultra-Soft Silicone™ 2.0 yang lebih lembut dan ramah di kulit.

Ear hook berbahan nickel-titanium alloy yang fleksibel memastikan perangkat dapat menyesuaikan berbagai bentuk telinga. Pengguna dapat merasa nyaman meskipun digunakan dalam waktu lama tanpa tekanan.

Dari sisi baterai, OpenFit Pro menawarkan performa yang mumpuni. Dalam satu kali pengisian daya, perangkat ini mampu digunakan hingga 12 jam. Total penggunaan bisa mencapai 50 jam dengan charging case.

Fitur quick charge memungkinkan penggunaan hingga 2,5 jam hanya dengan pengisian singkat selama 5 menit. Fitur ini ideal untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.

Kinerja positif Erajaya Active Lifestyle juga tercermin dari laporan keuangan. Perusahaan baru saja mencatatkan penjualan bersih yang naik 22,8% YoY.

Ketersediaan dan Harga

OpenFit Pro kini telah tersedia di seluruh Shokz Monostore serta platform online seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok melalui Shokz Official Store. Produk ini juga dapat ditemukan di berbagai channel distribusi seperti Urban Republic dan Eraspace.com.

Tersedia dalam dua pilihan warna, hitam dan putih. OpenFit Pro dibanderol dengan harga Rp4.499.000.

Kehadiran Shokz OpenFit Pro menjadi bagian dari upaya Erajaya Active Lifestyle (ERAL) dalam menghadirkan inovasi teknologi dari berbagai brand global kepada konsumen Indonesia. Melalui kolaborasi ini, ERAL memperluas portofolio produk gaya hidup aktif.

Ekspansi bisnis juga terus dilakukan perusahaan. Baru-baru ini, Erajaya Active Lifestyle melakukan ekspansi ke Balikpapan dan Surabaya.

Dengan hadirnya OpenFit Pro, Shokz semakin memperkuat posisinya di pasar audio wearable Indonesia. Produk ini menawarkan kombinasi kualitas audio premium, kenyamanan, dan daya tahan baterai yang mumpuni. (Icha)

realme C100 Series Hadirkan Baterai 8000mAh Paling Terjangkau

Telko.id – realme resmi meluncurkan realme C100 Series di Indonesia, Kamis (7/5/2026). Seri ini menjadi smartphone pertama di kelasnya yang mengusung baterai 8000mAh dengan harga paling terjangkau.

realme memposisikan lini anyarnya sebagai “8000mAh Durable Champion” untuk menjawab kebutuhan anak muda yang aktif dan memiliki mobilitas tinggi.

Seri ini terdiri dari tiga model: realme C100, realme C100x, dan realme C100i. Ketiganya hadir dengan kapasitas baterai besar yang dipadukan dengan ketahanan fisik ekstrem.

Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, mengatakan bahwa peluncuran ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dan terjangkau.

“realme membuka era baru smartphone yang tidak hanya powerful, tetapi juga benar-benar siap menemani berbagai aktivitas tanpa batas di dunia nyata mereka sehari-hari,” ujar Krisva.

realme C100 menjadi model tertinggi dengan segudang fitur unggulan. Smartphone ini dibekali 8000mAh Titan Battery yang telah meraih predikat Global No.1 Long-Lasting Battery dalam AnTuTu All-Day Heavy Usage Ranking.

Baterai ini mampu mendukung aktivitas berat seperti gaming berjam-jam, streaming konten, hingga navigasi panjang tanpa sering mengisi daya.

realme juga menghadirkan teknologi 7-Year Battery Health pada model ini. Berdasarkan pengujian laboratorium, baterai realme C100 masih mampu mempertahankan hingga 98 persen battery health setelah satu tahun pemakaian. Angka tersebut tetap berada di atas 80 persen bahkan setelah tujuh tahun penggunaan.

Dari sisi ketahanan, realme C100 mengantongi sertifikasi IP69 Pro Water Resistance. Perangkat ini mampu bertahan meskipun terpapar air dalam kondisi ekstrem.

realme C100 juga telah lulus uji ketahanan jatuh hingga 2 meter dengan standar militer melalui ArmorShell Protection dan ArmorShell Glass.

Fitur pendukung lainnya meliputi Bypass Charging untuk menjaga suhu tetap stabil saat gaming sambil mengisi daya, Reverse Charging yang memungkinkan perangkat berfungsi sebagai powerbank, serta AI Power Saving untuk mengoptimalkan konsumsi daya secara cerdas.

Layar 120Hz Ultra Smooth Display dan fitur GT Boost juga disematkan untuk pengalaman gaming yang lebih stabil.

Di sektor fotografi, realme C100 membawa kamera utama 50MP AI Camera yang dilengkapi fitur Underwater Photography. Seluruh inovasi ini berjalan di atas realme UI 7.0 berbasis Android 16.

Tersedia dalam tiga pilihan warna: Glory White, Victory Purple, dan Endurance Brown dengan desain Blooming Design.

realme C100x: Pilihan Terjangkau dengan Baterai Besar

realme C100x hadir sebagai opsi paling terjangkau di lini ini dengan tetap membawa baterai 8000mAh. Smartphone ini menawarkan keseimbangan antara daya tahan ekstrem dan harga yang lebih ramah di kantong.

Kapasitas baterai besar tersebut dirancang untuk mendukung streaming, gaming, navigasi, hingga komunikasi intens sepanjang hari.

Dari segi durability, realme C100x telah mengantongi sertifikasi military-grade shock resistance dan perlindungan ArmorShell Protection.

Sertifikasi IP64 juga memberikan ketahanan terhadap debu dan cipratan air. Teknologi Flux Engine dan refresh rate 120Hz turut disematkan untuk pengalaman multitasking yang lancar.

Desain realme C100x tampil stylish dengan pilihan warna Deepblue Tides dan Golden Coast. Finishing premium pada bodi memberikan kesan elegan namun tetap sesuai dengan karakter anak muda.

Perangkat ini menjadi solusi praktis bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan smartphone tahan lama.

realme C100i: Benchmark Durability di Kelas 2 Jutaan

realme C100i diposisikan sebagai “7000mAh durability benchmark di kelas 2 jutaan.” Smartphone ini membawa baterai 7000mAh yang tetap mampu mendukung aktivitas harian seperti scrolling media sosial, streaming video, dan navigasi tanpa khawatir kehabisan daya.

Fitur reverse charging juga tersedia sehingga perangkat dapat berfungsi sebagai powerbank darurat.

realme C100i telah mengantongi sertifikasi military-grade durability dan perlindungan IP64. Desainnya tampil minimalis namun stylish dengan pilihan warna Dusk Gray dan Dawn Purple. Modul kamera dengan aksen mengilap memberikan identitas visual yang standout.

realme Buds T500 Pro dan Pop-Up Event

realme juga meluncurkan realme Buds T500 Pro, perangkat audio TWS dengan candy-box design. Earbuds ini dibekali 50dB Active Noise Cancellation, dukungan Hi-Res Audio dengan LHDC 5.0, serta daya tahan baterai hingga 56 jam.

Sebagai bagian dari peluncuran, realme menggelar “realme C100 Aman Ajaaa Pop-Up Event” pada 7-12 Mei 2026 di UNIKA Atma Jaya, Jakarta. Pengunjung dapat merasakan langsung keunggulan realme C100 Series dan mengikuti berbagai challenge seru seperti endurance challenge, multitask challenge, hingga content creating challenge.

Harga dan Ketersediaan

realme C100 dan realme C100x akan mulai tersedia melalui Flash Sale pada 12 Mei 2026. realme C100i menyusul pada 25 Mei 2026. Berikut rincian harga masing-masing model:

realme C100
– 6GB+128GB: Rp3.599.000 (harga flash sale)
– 8GB+256GB: Rp4.199.000 (harga flash sale, eksklusif TikTok Shop dan Tokopedia)

realme C100x
– 6GB+128GB: Rp3.199.000 (harga flash sale)
– 6GB+256GB: Rp3.599.000 (harga flash sale, eksklusif Shopee)

realme C100i
– 4GB+128GB: Rp2.299.000 (harga flash sale)
– 4GB+256GB: Rp2.599.000 (harga flash sale)
– 6GB+128GB: Rp2.799.000 (harga flash sale, eksklusif TikTok Shop dan Tokopedia)

realme Buds T500 Pro
– Harga: Rp399.000 (harga flash sale)

Selama periode flash sale, konsumen mendapatkan gratis Limited Premium Gift Box serta program cicilan 0% hingga 12 bulan. Pembelian offline pada periode 15-17 Mei 2026 juga menawarkan cashback trade-in hingga Rp1.000.000.

realme C100 Series membuktikan bahwa smartphone dengan baterai besar dan ketahanan ekstrem kini bisa dinikmati dengan harga terjangkau.

Inovasi ini menjawab kebutuhan nyata anak muda Indonesia yang membutuhkan perangkat andal untuk menunjang gaya hidup aktif sehari-hari. (Icha)

Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan di Bumi Berseru Fest 2025

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sukses menggelar Bumi Berseru Fest 2025 yang memuncak pada Awarding Day, 25 April 2026 lalu.

Ajang ini menjadi wadah bagi para pegiat lingkungan untuk memamerkan solusi inovatif berbasis teknologi dalam mengatasi pencemaran di Indonesia.

Program yang dirancang sebagai platform kolaboratif ini tidak hanya berfokus pada kompetisi. Lebih dari itu, Telkom mendorong akselerasi implementasi solusi nyata di tengah masyarakat. Antusiasme publik sangat tinggi, terbukti dari partisipasi lebih dari 2.200 pendaftar dari berbagai pelosok negeri.

Melalui proses seleksi ketat, sebanyak 83 tim berhasil melaju ke sesi pitching secara daring. Selanjutnya, 47 tim terbaik mendapatkan dukungan pendanaan dan pendampingan untuk menjalankan program inovasi lingkungan langsung di lapangan. Periode implementasi berlangsung selama tiga bulan penuh.

Content image for article: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik di Bumi Berseru Fest 2025
Content image for article: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik di Bumi Berseru Fest 2025

Pada tahap akhir, 47 semifinalis kembali mempresentasikan hasil kerja mereka di hadapan dewan juri. Dari proses tersebut, terpilih 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi berdampak signifikan. Ajang ini merupakan kelanjutan dari Bumi Berseru Fest yang digagas Telkom.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan, sebanyak 13,4 persen dari total 84.139 desa/kelurahan di Indonesia telah mengalami setidaknya satu jenis pencemaran lingkungan. Kondisi ini mendorong Telkom untuk mengambil peran aktif dalam mitigasi.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung solusi berbasis komunitas.

“Telkom meyakini bahwa setiap inovasi harus memiliki model keberlanjutan yang kuat agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengurangan pencemaran lingkungan,” ujar Hery.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya mendorong lahirnya ide-ide kreatif. Implementasi di lapangan dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Deretan Pemenang di Setiap Kategori

Penghargaan dibagi ke dalam tiga kategori utama: Teknologi Hijau, Aksi untuk Bumi, dan Inovasi Eco-Produk. Masing-masing kategori memiliki sub-kategori yang spesifik.

Pada kategori Teknologi Hijau, penghargaan diberikan kepada Carbon Circle Community dan Satu Banten. Keduanya dinilai berhasil mengintegrasikan teknologi dalam solusi lingkungan mereka.

Untuk kategori Aksi untuk Bumi, sub-kategori Air diraih oleh Hima Biologi, Blue Triangle Conservation, serta Kelompok Muda Pecinta Hutan Desa Hoder. Sementara sub-kategori Tanah dimenangkan oleh Komunitas Urban Farming Lebak, EkoSwara, dan HPAI Malang Raya.

Pada kategori Inovasi Eco-Produk, sub-kategori Daur Ulang dimenangkan oleh Tenun Ikat by Nay Collection, Underwater Crafting, dan Sekar Handycraft. Sub-kategori Gaya Hidup diraih oleh Hanenda.idn, Oentukmu.id, dan Noto Godhong.

Sub-kategori Material Inovatif dimenangkan oleh Binangan Jabu, Tano Puan, dan King Leaf Internasional. Semua pemenang menunjukkan kreativitas tinggi dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Dampak dan Keberlanjutan Program

Program Bumi Berseru Fest merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom. Inisiatif ini selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12, 13, dan 17.

Telkom berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai enabler dalam ekosistem digital dan keberlanjutan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi yang berdampak luas.

Ke depan, perusahaan akan terus mendorong inovasi serupa di berbagai daerah. Upaya ini sejalan dengan program Inovasi AI End-to-End yang juga digalakkan Telkom.

Melalui berbagai inisiatif inovatif, Telkom berharap dapat berkontribusi terhadap ketahanan lingkungan nasional secara berkelanjutan. Dukungan pendanaan dan pendampingan akan terus diberikan kepada para inovator muda.

Telkom juga aktif dalam pengembangan Peta Jalan IPv6 Enhanced dan inovasi Net5.5G. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan isu lingkungan.

Para pemenang Bumi Berseru Fest 2025 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain. Solusi yang telah diimplementasikan bisa direplikasi di berbagai daerah dengan karakteristik serupa.

Program ini membuktikan bahwa inovasi berbasis komunitas mampu memberikan dampak nyata. Dengan dukungan teknologi dan pendanaan, masalah lingkungan bisa diatasi secara lebih efektif.

Telkom akan terus memantau perkembangan para inovator ini. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal.(Icha)

Vivo X300 Ultra, Kamera 200MP Ganda Jadi Andalan

Telko.id – Vivo akhirnya mengonfirmasi jadwal peluncuran ponsel flagship terbarunya, vivo X300 Ultra, di Indonesia. Perangkat ini dijadwalkan resmi meluncur pada 11 Mei mendatang.

Bocoran spesifikasi yang beredar menyebutkan bahwa ponsel ini akan membawa konfigurasi kamera ganda 200MP yang menjadi daya tarik utama.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar fotografi mobile di Tanah Air. Vivo X300 Ultra bukan sekadar ponsel biasa; ia diposisikan sebagai flagship yang siap bersaing di segmen premium.

Kehadirannya di Indonesia menunjukkan komitmen Vivo untuk terus menghadirkan inovasi terbaru di pasar smartphone.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, vivo X300 Ultra akan menggunakan sensor kamera utama 200MP. Yang lebih menarik, ponsel ini juga dibekali sensor kedua dengan resolusi 200MP untuk lensa telefoto.

Konfigurasi ini memungkinkan pengguna mengambil foto dengan detail luar biasa, bahkan dari jarak jauh.

Keunggulan kamera ganda 200MP ini diyakini akan menjadi game changer di industri fotografi ponsel. Dengan resolusi setinggi itu, pengguna bisa melakukan cropping ekstrem tanpa kehilangan kualitas gambar. Vivo tampaknya serius ingin merebut hati para pecinta fotografi yang selama ini mengandalkan kamera profesional.

Selain kamera, vivo X300 Ultra juga dikabarkan akan ditenagai oleh prosesor terkini. Meski belum ada konfirmasi resmi, spekulasi menyebutkan ponsel ini akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 4. Performa tinggi ini akan mendukung pengalaman bermain game dan multitasking yang mulus.

Dari segi daya tahan, vivo X300 Ultra kabarnya akan dibekali baterai berkapasitas 7.000mAh. Kapasitas sebesar ini cukup untuk penggunaan seharian penuh. Dukungan pengisian cepat 100W juga dikonfirmasi melalui sertifikasi yang sudah beredar. Ini memungkinkan baterai terisi penuh dalam waktu singkat.

Spesifikasi Unggulan Lainnya

Vivo X300 Ultra juga diprediksi akan membawa layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz. Layar ini akan memberikan pengalaman visual yang halus dan responsif, ideal untuk menonton konten atau bermain game. Resolusi layar kemungkinan mencapai QHD+ untuk ketajaman maksimal.

Sektor memori juga tidak kalah menarik. Ponsel ini diperkirakan hadir dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal 512GB. Kombinasi ini memastikan performa multitasking yang lancar dan ruang penyimpanan yang lega untuk berbagai aplikasi dan file.

Dari segi desain, vivo X300 Ultra dikabarkan akan mengusung bodi premium dengan material kaca dan logam. Modul kamera belakang yang besar menjadi ciri khas tersendiri. Vivo tampaknya tidak ragu untuk menonjolkan kemampuan fotografi sebagai identitas utama ponsel ini.

Konteks Pasar dan Persaingan

Peluncuran vivo X300 Ultra di Indonesia terjadi di tengah persaingan ketat pasar ponsel flagship. Beberapa kompetitor seperti Samsung dan Xiaomi juga telah merilis perangkat andalan mereka dengan fitur kamera canggih. Vivo perlu menawarkan sesuatu yang unik untuk bisa menonjol.

Kamera ganda 200MP menjadi senjata utama Vivo dalam persaingan ini. Belum banyak ponsel di pasaran yang menawarkan konfigurasi serupa. Ini bisa menjadi nilai jual yang kuat bagi konsumen yang mengutamakan kualitas fotografi.

Vivo juga memiliki basis penggemar yang cukup loyal di Indonesia. Brand ini dikenal dengan inovasi kamera dan desain yang stylish. Peluncuran perangkat ini diharapkan bisa memperkuat posisi Vivo di segmen premium.

Informasi mengenai sertifikasi global juga sudah mulai beredar. Ini menandakan bahwa Vivo serius memasarkan perangkat ini ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadiran vivo X300 Ultra di pasar global akan menjadi ujian bagi daya saing produk ini.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa membaca artikel terkait tentang Sensor Multispektral Besar yang juga menjadi fitur andalan. Selain itu, pastikan untuk menyimak update terbaru seputar Sertifikasi Rilis Global yang mengonfirmasi ketersediaan perangkat ini.

Peluncuran pada 11 Mei nanti akan menjadi momen penting bagi Vivo. Semua mata akan tertuju pada bagaimana ponsel ini tampil di hadapan publik. Apakah vivo X300 Ultra mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang sudah terbangun?

Dengan segala bocoran spesifikasi yang beredar, vivo X300 Ultra tampaknya siap menjadi salah satu ponsel paling menarik di tahun ini.

Kombinasi kamera 200MP ganda, baterai besar, dan pengisian cepat 100W menjadi paket yang sulit ditolak. Kita tunggu saja kejutan apa lagi yang akan dihadirkan Vivo pada acara peluncuran nanti. (Icha)

Bisnis AI Claude Makin Kencang, Ini Penyebabnya!

Telko.id – Pertumbuhan bisnis AI milik Anthropic, yaitu Claude, disebut semakin melesat dalam beberapa bulan terakhir. Model AI ini mulai banyak digunakan oleh perusahaan karena dinilai unggul dalam kemampuan analisis, penulisan, hingga pemrosesan dokumen dalam skala besar.

Kondisi tersebut membuat Claude kini menjadi salah satu pesaing terkuat bagi ChatGPT dan Gemini di pasar AI generatif.

Melansir dari Kompas Tekno, perusahaan kecerdasan buatan (AI) di balik Claude, Anthropic, dikabarkan menyalip OpenAI dalam hal valuasi di pasar sekunder (secondary market).

CEO Forge Global, Kelly Rodriques, mengonfirmasi bahwa valuasi Anthropic di platform tersebut kini berada di kisaran 1 triliun dollar AS. Sementara OpenAI diperdagangkan di sekitar 880 miliar dollar AS atau setara Rp 14.886 triliun di platform yang sama.

Baca Juga:

Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan Claude adalah meningkatnya penggunaan AI di lingkungan kerja profesional. Banyak perusahaan mulai memanfaatkan AI untuk membantu produktivitas harian, seperti merangkum dokumen, membuat laporan, membantu coding, hingga menganalisis data.

Dalam hal ini, Claude dianggap memiliki keunggulan pada kemampuan memahami konteks panjang dan menghasilkan jawaban yang lebih stabil untuk kebutuhan bisnis.

Anthropic juga dinilai berhasil membangun citra Claude sebagai AI yang lebih aman dan terkontrol. Perusahaan sejak awal fokus mengembangkan pendekatan constitutional AI, yaitu metode pelatihan yang dirancang agar AI dapat memberikan respons lebih sesuai aturan dan mengurangi risiko jawaban berbahaya atau menyesatkan.

Pendekatan tersebut membuat banyak perusahaan lebih percaya menggunakan Claude untuk kebutuhan enterprise.

Selain itu, integrasi Claude ke berbagai platform kerja juga menjadi alasan pertumbuhannya semakin cepat. AI ini kini mulai terhubung dengan software produktivitas, tools coding, hingga aplikasi kreatif, sehingga pengguna dapat memanfaatkan AI langsung di dalam workflow mereka tanpa harus berpindah platform.

Strategi ini membuat penggunaan AI menjadi lebih praktis dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dari sisi bisnis, Anthropic juga mendapat dukungan besar dari berbagai perusahaan teknologi global. Investasi miliaran dolar dari Amazon dan Google membantu perusahaan memperluas infrastruktur komputasi AI sekaligus mempercepat pengembangan model terbaru Claude.

Dukungan tersebut membuat Anthropic mampu bersaing di tengah kebutuhan komputasi AI yang semakin mahal.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa persaingan industri AI kini tidak lagi hanya soal siapa memiliki chatbot paling populer, tetapi juga siapa yang mampu menghadirkan AI yang paling berguna untuk kebutuhan nyata di dunia kerja.

Jika tren ini terus berlanjut, Claude berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam transformasi penggunaan AI di sektor enterprise.

Redmi Watch 6, Layar 2 Inci dan Baterai 24 Hari

Telko.id – Xiaomi akhirnya membawa jam tangan pintar terbarunya, Redmi Watch 6, ke pasar global. Perangkat yang pertama kali diperkenalkan di China pada November lalu ini kini sudah terdaftar di situs global Xiaomi, menandai dimulainya ekspansi internasional.

Redmi Watch 6 hadir dalam dua varian, yaitu dengan NFC dan tanpa NFC. Salah satu daya tarik utamanya adalah layar AMOLED 2,07 inci dengan resolusi 432×514 piksel, refresh rate 60Hz, dan tingkat kecerahan puncak mencapai 2.000 nit. Dimensi perangkat ini adalah 46,45 x 40,03 x 9,94 mm dengan bobot hanya 31 gram tanpa tali.

“Kami senang dapat menghadirkan Redmi Watch 6 ke lebih banyak pengguna di seluruh dunia,” demikian pernyataan resmi Xiaomi. Jam tangan ini tersedia dalam tiga pilihan warna: Obsidian Black, Silver Gray, dan Glacier Blue.

Content image for article: Redmi Watch 6 Global Resmi dengan Layar 2 Inci dan Baterai 24 Hari

Spesifikasi dan Fitur Unggulan

Redmi Watch 6 dibekali sensor detak jantung yang juga mendukung pemantauan saturasi oksigen darah (SpO2). Selain itu, terdapat akselerometer, giroskop, sensor cahaya sekitar, dan kompas elektronik. Untuk navigasi, perangkat ini mendukung GPS, Galileo, Glonass, BeiDou, dan QZSS, serta konektivitas Bluetooth 5.4.

Daya tahan baterai menjadi salah satu nilai jual utama. Xiaomi mengklaim Redmi Watch 6 mampu bertahan hingga 24 hari dalam penggunaan normal berkat baterai berkapasitas 550 mAh.

Content image for article: Redmi Watch 6 Global Resmi dengan Layar 2 Inci dan Baterai 24 Hari

Jam tangan ini juga memiliki penyimpanan internal 512MB, ketahanan air 5ATM, serta dilengkapi speaker dan mikrofon. Bingkai perangkat terbuat dari paduan aluminium yang memberikan kesan premium.

Konteks Pasar dan Persaingan

Peluncuran global Redmi Watch 6 terjadi di tengah persaingan ketat pasar jam tangan pintar. Dengan layar besar dan baterai tahan lama, Xiaomi tampaknya ingin menawarkan nilai lebih di segmen harga menengah.

Sebelumnya, Xiaomi juga meluncurkan berbagai produk lain seperti Xiaomi Electric Scooter 6 Series yang menjadi solusi mobilitas perkotaan.

Kehadiran fitur NFC pada salah satu varian juga menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam mengadopsi teknologi pembayaran nirsentuh. Tren ini sejalan dengan perkembangan ekonomi digital 2026 yang semakin mengandalkan perangkat wearable.

Analisis dan Implikasi

Layar 2,07 inci yang besar menjadi pembeda utama Redmi Watch 6 dibandingkan pendahulunya. Dengan resolusi tajam dan kecerahan tinggi, pengguna dapat melihat notifikasi dan data olahraga dengan lebih jelas, bahkan di bawah sinar matahari langsung. Bobot yang ringan, hanya 31 gram, juga membuat perangkat ini nyaman dipakai seharian.

Dukungan multi-satelit untuk GPS memastikan akurasi pelacakan aktivitas luar ruangan, sementara ketahanan air 5ATM memungkinkan penggunaan saat berenang atau di tengah hujan.

Baterai 550 mAh yang diklaim mampu bertahan 24 hari menjadi nilai tambah signifikan, mengurangi frekuensi pengisian daya.

Sebagai perbandingan, produk kompetitor seperti OPPO A5i Pro 5G juga menawarkan daya tahan baterai besar, meskipun di segmen ponsel. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen semakin mengutamakan ketahanan baterai dalam memilih perangkat elektronik.

Dengan spesifikasi yang kompetitif dan harga yang diperkirakan tetap terjangkau, Redmi Watch 6 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari jam tangan pintar fungsional tanpa harus merogoh kocek dalam.

Ekspansi global ini juga menandai strategi Xiaomi untuk memperkuat ekosistem perangkatnya di berbagai pasar. (Icha)

Samsung Galaxy Ring 2 Meluncur Awal 2026, Ini Bocoran Spesifikasi nya!

Telko.id – Samsung dikabarkan akan meluncurkan Galaxy Ring 2 pada awal tahun depan. Informasi ini datang dari laporan terbaru media Korea Selatan yang menyebut penerus cincin pintar pertama Samsung itu akan hadir berdampingan dengan seri Galaxy S27.

Galaxy Ring generasi pertama dirilis pada tahun 2024. Artinya, perangkat tersebut akan berada di pasaran selama hampir tiga tahun sebelum digantikan. Siklus ini tergolong panjang di industri teknologi saat ini, di mana banyak produk mengalami pembaruan setiap satu atau dua tahun sekali.

Fokus utama Samsung pada Galaxy Ring 2 adalah peningkatan daya tahan baterai, kenyamanan, dan akurasi sensor. Tiga aspek ini disebut sebagai titik lemah dari pendahulunya, sehingga strategi pengembangan ini dinilai tepat sasaran.

Perangkat anyar ini akan hadir dengan desain lebih tipis dan ringan dibandingkan versi sebelumnya. Dengan bobot yang lebih ringan, Samsung berharap pengguna bisa memakainya lebih nyaman sepanjang hari, terutama saat tidur untuk memantau kualitas istirahat.

Content image for article: Samsung Galaxy Ring 2 Meluncur Awal 2026, Bocoran Spesifikasi Terungkap

Baterai Tahan Hingga 10 Hari

Salah satu peningkatan signifikan ada pada ketahanan baterai. Samsung Galaxy Ring 2 diklaim mampu bertahan 9 hingga 10 hari dalam sekali pengisian daya. Angka ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang kerap lupa mengisi daya perangkat wearable.

Selain itu, analisis tidur juga akan lebih akurat berkat peningkatan algoritma dan sensor. Samsung juga berencana menambahkan wawasan baru terkait kesehatan kardiovaskular. Fitur ini diharapkan memberi pengguna pemahaman lebih mendalam tentang kondisi jantung mereka.

Teknologi Cek Gula Darah Non-Invasif

Meski tidak hadir di Galaxy Ring 2, Samsung dikabarkan sedang mengembangkan teknologi pengukuran kadar gula darah non-invasif. Fitur ini rencananya akan disematkan pada generasi cincin pintar berikutnya di masa mendatang.

Teknologi ini memungkinkan pengguna memantau gula darah tanpa harus menusuk jari. Inovasi semacam ini bisa menjadi terobosan besar bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula tetap stabil.

Kehadiran Galaxy Ring 2 menunjukkan komitmen Samsung mengembangkan perangkat wearable yang lebih fungsional. Dengan fokus pada kenyamanan dan akurasi, perangkat ini diharapkan bisa menjadi alternatif smartwatch bagi pengguna yang menginginkan pelacak kesehatan minimalis.

Peluncuran Galaxy Ring 2 yang berdekatan dengan Galaxy S27 menunjukkan strategi Samsung untuk memperkuat ekosistem perangkatnya. Pengguna yang memiliki ponsel flagship Samsung bisa mendapatkan pengalaman terintegrasi yang lebih baik.

Belum ada informasi resmi mengenai harga Galaxy Ring 2. Namun, melihat peningkatan spesifikasi yang ditawarkan, kemungkinan besar harganya akan sedikit lebih tinggi dari pendahulunya yang dibanderol sekitar Rp 5 jutaan.

Dengan segala bocoran yang beredar, Galaxy Ring 2 tampaknya akan menjadi salah satu perangkat wearable yang paling dinantikan tahun depan.

Samsung sepertinya serius mendengarkan masukan pengguna dan menerapkannya pada produk terbaru mereka. (Icha)