spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 26

realme 16 Pro Series 5G Hadir kan Desain Urban Wild Naoto Fukasawa

0

Telko.id – realme secara resmi mengumumkan kembalinya kolaborasi strategis dengan desainer industri kelas dunia, Naoto Fukasawa, untuk lini produk terbarunya, realme 16 Pro Series 5G.

Mengusung tema besar Urban Wild Design, kerja sama ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sentuhan artistik Fukasawa diterapkan pada lini Number Series, setelah sebelumnya sukses mempercantik seri flagship brand tersebut.

Peluncuran konsep desain ini di Jakarta pada 18 Februari 2026 menandai babak baru dalam estetika smartphone kelas menengah. Tiga tahun setelah proyek kolaboratif terakhir mereka, realme dan Fukasawa kembali menyatukan visi untuk memadukan nuansa naturalisme dengan teknik kerajinan kontemporer yang presisi.

Hasilnya adalah sebuah perangkat yang tidak hanya menonjolkan spesifikasi, tetapi juga membawa filosofi desain mendalam bagi penggunanya.

Inti dari Master Design pada seri terbaru ini berangkat dari eksplorasi “utopia spiritual” di tengah dinamika kehidupan urban. Naoto Fukasawa, yang dikenal dengan konsep desain “without thought”—bentuk keindahan yang terasa intuitif saat disentuh atau dilihat—menerjemahkan kerinduan masyarakat kota akan alam ke dalam wujud fisik smartphone.

Desain ini digambarkan sebagai undangan bagi anak muda untuk menemukan ruang kebebasan mereka sendiri di sela-sela ritme kota yang padat.

Inspirasi Alam Savana Indonesia

Salah satu aspek paling menarik dari Urban Wild Design adalah sumber inspirasinya yang spesifik. Material dan pewarnaan pada realme 16 Pro Series 5G mengambil ilham dari lanskap savana di Indonesia, khususnya saat musim kemarau.

Fenomena alam di mana hamparan rumput berubah menjadi keemasan, memantulkan cahaya matahari dengan hangat dan tenang, diterjemahkan ke dalam varian warna Master Gold.

Warna Master Gold ini tersedia untuk varian realme 16 Pro+ 5G dan realme 16 Pro 5G. Teksturnya dirancang untuk memberikan sensasi lembut namun berkarakter, layaknya rumput kering di alam terbuka.

Sementara itu, varian warna kedua, Master Grey, hadir secara eksklusif untuk realme 16 Pro+ 5G. Warna ini terinspirasi dari tekstur batu sungai yang terpoles alami oleh aliran air, menawarkan permukaan yang berkilau halus dan menenangkan. Kedua warna ini diciptakan melalui proses tuning warna multidimensi untuk menangkap esensi paling murni dari palet alam.

Content image for article: realme 16 Pro Series 5G Hadir dengan Desain Urban Wild Naoto Fukasawa

Inovasi Material Silikon Organik Bio-based

Tidak hanya bermain pada visual, realme 16 Pro Series 5G juga membawa terobosan material. Perangkat ini menjadi pionir di industri smartphone dengan penggunaan silikon organik bio-based.

Material ini dibuat dari jerami berbahan dasar tumbuhan yang diproses melalui metode ramah lingkungan. Langkah ini menegaskan komitmen realme terhadap keberlanjutan (sustainability) tanpa mengorbankan kualitas premium.

Penggunaan material organik ini memberikan keuntungan ganda. Secara taktil, pengguna akan merasakan tekstur lembut yang menyerupai permukaan alami. Secara fungsional, material ini memiliki sifat elastis, tahan terhadap penuaan, serta resisten terhadap kotoran, bakteri, dan abrasi.

Hal ini memastikan perangkat tetap terlihat baru dan bersih meski digunakan dalam jangka waktu lama, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan material polikarbonat atau kaca konvensional.

Keunggulan material ini disempurnakan dengan desain All-Nature Curve buatan tangan pertama di industri. Lengkungan halus ini mengalir mulus dari panel belakang, melewati bingkai tengah, hingga menyatu dengan layar.

Meski memiliki detail konstruksi yang kompleks untuk mengakomodasi lengkungan ergonomis tersebut, realme berhasil menjaga profil perangkat tetap ramping dengan ketebalan hanya 8,49 mm, membuatnya nyaman digenggam berlama-lama.

Detail Mewah pada Modul Kamera

Menyeimbangkan unsur alami, realme menyematkan elemen urban modern yang kuat pada sektor kamera. Konsep Metal Mirror Camera Deco dihadirkan untuk memberikan sentuhan kemewahan kontemporer.

Modul kamera ini diproses menggunakan Luxury PVD Craftsmanship, sebuah teknik yang umumnya ditemukan pada pembuatan jam tangan mewah.

Hasil akhir dari proses ini adalah permukaan mirror-gloss tingkat tinggi yang jarang ditemui pada desain smartphone di kelasnya. Untuk menjaga keindahannya, realme melapisinya dengan Nanoscale Metal Coating yang meningkatkan ketahanan terhadap goresan.

Desain modul yang disebut sebagai Volcanic Camera Deco ini terintegrasi secara seamless dengan panel belakang, menciptakan transisi visual yang dramatis namun tetap harmonis.

Bingkai tengah atau mid-frame juga mendapat perhatian khusus dengan penggunaan Luxury Metallic Mid-Frame. Kombinasi antara tekstur organik di bagian belakang dan kilau metalik pada bingkai serta modul kamera menciptakan keseimbangan estetika yang unik—sebuah representasi fisik dari perpaduan jiwa alam dan gaya hidup urban.

Sebagai penerus kesuksesan seri sebelumnya, seperti realme 15 Pro, kehadiran seri terbaru ini diharapkan dapat memenuhi ekspektasi pasar yang semakin tinggi terhadap desain smartphone.

realme 16 Pro Series 5G bukan sekadar alat komunikasi, melainkan medium bagi anak muda untuk mengekspresikan diri dan gaya hidup mereka yang dinamis.

Bagi konsumen yang mencari perangkat dengan ketahanan ekstra seperti fitur anti-air yang ada pada realme C85 5G, realme 16 Pro Series menawarkan pendekatan berbeda yang lebih fokus pada pengalaman sentuhan dan estetika artistik.

Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan harga resmi di Indonesia akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi realme. (Icha)

Disney Tuding ByteDance Langgar Hak Cipta AI

Telko.id – Sebuah konflik antara industri hiburan dan pengembang AI kembali memanas. Kali ini The Walt Disney Company menuding ByteDance menggunakan karakter-karakter ikonik seperti dari Marvel dan StarWars untuk melatih AI video terbarunya, SeeDance 2.0 tanpa adanya izin resmi.

SeeDance 2.0 sendiri adalah teknologi text-to-video, artinya pengguna cukup mengetik perintah teks dan sistem akan menghasilkan video secara otomatis. Masalahnya, dalam sejumlah contoh yang beredar, AI ini bisa menampilkan karakter yang sangat mirip dengan tokoh-tokoh milik Disney. Di sinilah isu hak cipta mulai dipertanyakan.

Mengutip dari Kumparan, ketua dan CEO Motion Picture Association, Charles Rivkin, meminta ByteDance segera menghentikan aktivitas yang dianggap melanggar. Koalisi kreatif Human Artistry Campaign yang mencakup SAG-AFTRA dan Directors Guild of America mendesak otorias menggunakan seluruh instrumen hukum untuk menghentikan praktik tersebut.

Secara teknis, model AI seperti SeeDance 2.0 bekerja dengan cara mempelajari jutaan hingga miliaran data visual di internet. Jika dalam data pelatihan itu terdapat materi berhak cipta – seperti film, karakter, atau animasi – maka ada potensi AI ‘meniru’ gaya atau bentuk karakter tersebut saat menghasilkan video.

Disney menilai ini sebagai bentuk pelanggaran kekayaan intelektual. Sementara ByteDance menyatakan akan memperkuat sistem pengamanan agar konten berhak cipta tidak digunakan secara sembarangan.

Baca juga:

Pada Desember 2025, Disnet juga mengirim surat ke Google terkait video AI yang menampilkan karakter Disney tanpa izin. Tak lama setelah itu, puluhan video dilaporkan dihapus.

Disney, bersama NBCUniversal, pernah menggugat Midjourney atas dugaan pelanggaran hak cipta pada Juni tahun lalu. Kemudian, Disney bekerja sama dengan NBCUniversal dan Warner Bros. DIscovery untuk menggugat perusahaan AI asal China, MiniMax, atas tuduhan pembajakan skala besar.

Di sisi lain, Disney juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan AI dengan skema lisensi yang jelas. Pada tahun lalu, Disney melakukan teken kontrak / kesepakatan komprehensif dengan OpenAI dan menjadi mitra lisensi konten besar pertama untuk platform video sosial Sora. Dalam kesepakatan itu, Disney juga menyuntikkan investasi ekuitas sebesar USD$ 1 miliar ke OpenAI.

Kasus ini memperlihatkan tantangan besar dalam perkembangan AI generatif. Di satu sisi teknologinya makin canggih dan mudah diakses publik. Di sisi lain, regulasi dan perlindungan hak cipta belum sepenuhnya siap menghadapi kecepatan inovasi tersebut.

Google Rilis Android 17 Beta 1: Fokus Privasi dan Performa Kamera

0

Telko.id – Google secara resmi merilis Android 17 Beta 1 hari ini, menandai langkah besar dalam evolusi sistem operasi seluler mereka dengan fokus utama pada privasi, keamanan, dan peningkatan kinerja yang lebih halus.

Peluncuran ini tidak hanya membawa fitur baru, tetapi juga mengubah cara Google menyajikan pembaruan kepada komunitas pengembang melalui program Android Canary yang menggantikan model Developer Preview tradisional.

Matthew McCullough, VP Product Management Android Developer, menyatakan bahwa rilis ini melanjutkan upaya Google untuk membangun platform yang lebih adaptif.

Build terbaru ini menghadirkan penyempurnaan signifikan pada kemampuan kamera dan media, alat baru untuk mengoptimalkan konektivitas, serta profil yang diperluas untuk perangkat pendamping. Perubahan mendasar dalam siklus rilis ini diharapkan dapat mempercepat adopsi fitur baru di ekosistem Android.

Pergeseran dari Developer Preview ke saluran Canary yang “always-on” menawarkan tiga keuntungan utama bagi pengembang. Pertama, akses yang lebih cepat di mana fitur dan API mendarat di Canary segera setelah lulus pengujian internal.

Kedua, stabilitas yang lebih baik karena pengujian awal di Canary menghasilkan pengalaman Beta 1 yang lebih matang. Ketiga, kemudahan pengujian melalui pembaruan OTA (Over-The-Air) yang menghilangkan kebutuhan flashing manual dan integrasi yang lebih mudah dengan alur kerja CI.

Adaptasi Layar Besar dan Antarmuka

Memasuki fase berikutnya dari peta jalan adaptif, Android 17 (API level 37) menghapus opsi bagi pengembang untuk menolak pembatasan orientasi dan ukuran ulang pada perangkat layar besar. Aturan ini berlaku untuk perangkat dengan lebar layar lebih dari 600dp, seperti Tablet Android maupun ponsel lipat.

Aplikasi yang menargetkan SDK 37 wajib beradaptasi dengan berbagai kondisi layar. Pengguna mengharapkan aplikasi mereka bekerja di mana saja, baik saat multitasking di tablet, membuka perangkat lipat, atau menggunakan lingkungan windowing desktop. Antarmuka pengguna (UI) harus mengisi ruang yang tersedia dan menghormati postur perangkat.

Beberapa atribut manifest dan API runtime yang diperkenalkan di Android 16 kini akan diabaikan pada layar besar jika aplikasi menargetkan Android 17. Atribut seperti screenOrientation (termasuk portrait dan landscape), resizeableActivity, serta rasio aspek minimum dan maksimum tidak lagi berlaku mutlak.

Namun, pengecualian diberikan untuk aplikasi yang dikategorikan sebagai game. Pengguna juga tetap memegang kendali penuh untuk mengaktifkan atau menonaktifkan perilaku default aplikasi melalui pengaturan sistem.

Peningkatan Kamera dan Media Profesional

Sektor media mendapatkan perhatian serius dalam pembaruan ini. Android 17 menghadirkan alat tingkat profesional untuk aplikasi kamera dan media, termasuk transisi yang mulus dan standar kenyaringan suara.

Fitur baru updateOutputConfigurations() pada CameraCaptureSession memungkinkan pengembang melampirkan dan melepaskan permukaan output secara dinamis tanpa perlu mengonfigurasi ulang seluruh sesi penangkapan kamera.

Kemampuan ini memungkinkan transisi mulus antara mode penggunaan kamera, seperti beralih dari memotret gambar diam ke merekam video. Hal ini mengurangi biaya memori dan kompleksitas kode, serta menghilangkan gangguan visual atau pembekuan (freeze) yang sering terlihat oleh pengguna saat pengoperasian kamera.

Selain itu, Google memperkenalkan dukungan metadata perangkat multi-kamera logis. Pengembang kini dapat meminta metadata tambahan dari semua kamera fisik aktif yang terlibat dalam penangkapan gambar, bukan hanya kamera utama.

Fitur ini sangat berguna saat terjadi peralihan lensa untuk zoom, memberikan informasi lebih rinci untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya dalam aplikasi kamera.

Untuk perekaman video, Android 17 menambahkan dukungan standar Versatile Video Coding (VVC) dan mode kualitas konstan (Constant Quality) pada MediaRecorder.

Mode ini memberikan kontrol lebih halus atas kualitas video dibandingkan pengaturan bitrate sederhana, sejalan dengan Fitur Baru yang sering dibutuhkan kreator konten.

Optimasi Performa dan Keamanan

Dalam hal performa, Android 17 memperkenalkan implementasi MessageQueue yang bebas kunci (lock-free). Perubahan ini bertujuan meningkatkan kinerja dan mengurangi frame yang hilang, meskipun mungkin berdampak pada klien yang menggunakan refleksi pada metode privat.

Selain itu, pengumpulan sampah (garbage collection) generasional diperkenalkan pada ART Concurrent Mark-Compact collector untuk mengurangi biaya CPU dan durasi waktu pengumpulan sampah.

Google juga memperketat aturan pemrograman dengan membuat kolom “static final” benar-benar final. Aplikasi yang menargetkan Android 17 tidak lagi dapat memodifikasi kolom ini, bahkan melalui refleksi, yang akan memicu IllegalAccessException. Langkah ini memungkinkan runtime menerapkan optimasi kinerja secara lebih agresif.

Dari sisi keamanan, atribut android:usesCleartextTraffic kini tidak lagi disarankan (deprecated). Aplikasi yang menargetkan Android 17 atau lebih tinggi dan mengandalkan atribut ini tanpa konfigurasi keamanan jaringan yang sesuai akan secara default menolak lalu lintas teks jelas (cleartext). Google juga memperkenalkan antarmuka penyedia layanan publik untuk kriptografi hibrida HPKE guna komunikasi yang lebih aman.

Konektivitas dan Produktivitas Pengembang

Pembaruan juga mencakup sektor konektivitas dengan peningkatan riwayat panggilan VoIP. Sistem kini mendukung URI avatar penelepon dan peserta dalam dialer sistem, memberikan kontrol privasi log panggilan yang lebih terperinci kepada pengguna. Wi-Fi Ranging juga ditingkatkan dengan kemampuan deteksi jarak yang mendukung pengukuran berkelanjutan dan penemuan peer-to-peer yang aman.

Bagi pengembang aplikasi perangkat pendamping, CompanionDeviceManager kini memiliki dua profil baru: Perangkat Medis dan Pelacak Kebugaran. Profil perangkat medis memungkinkan aplikasi meminta semua izin yang diperlukan dengan satu ketukan, menyederhanakan proses pengaturan.

Sementara itu, profil pelacak kebugaran memastikan pengalaman pengguna yang akurat dengan ikon berbeda dan penggunaan kembali izin peran jam tangan yang ada.

Google menargetkan pencapaian Platform Stability pada bulan Maret mendatang. Pada tahap tersebut, API SDK/NDK final dan perilaku aplikasi akan dikunci.

Perangkat yang Rilis Segera di masa depan kemungkinan besar akan langsung mengadopsi standar baru ini. Pengguna perangkat Pixel yang didukung sudah dapat mendaftar untuk mendapatkan pembaruan Beta ini melalui udara (OTA). (Icha)

Telkomsel Gandeng Muslim Pro, Hadirkan Paket Bundling Spesial Ramadan

0

Telko.id – Menyambut momentum suci Ramadan dan Idulfitri tahun ini, Telkomsel secara resmi mengumumkan langkah strategis terbaru mereka.

Operator seluler terbesar di Indonesia ini berkolaborasi dengan platform gaya hidup muslim global, Muslim Pro, untuk menghadirkan Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro. Penawaran eksklusif ini kini tersedia dan dapat diakses langsung melalui aplikasi MyTelkomsel.

Integrasi perdana di Indonesia melalui skema bundel paket ini dirancang untuk memberikan kemudahan praktis bagi pelanggan. Melalui kerja sama ini, pengguna dapat menemukan, mengaktifkan, dan mengelola layanan spiritual harian mereka dalam satu aplikasi terpadu.

Inisiatif ini bertujuan memastikan pelanggan dapat menjalani ibadah dengan lebih nyaman, tenteram, dan terhubung secara digital selama bulan puasa.

Kolaborasi antara Telkomsel dan Muslim Pro ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam kampanye “Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati”.

Langkah ini diambil untuk mendampingi masyarakat di setiap momen spesial, khususnya saat bulan Ramadan. Upaya beyond connectivity ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman pelanggan, tidak hanya dari sisi komunikasi, tetapi juga dalam aspek spiritualitas harian.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpson, mengungkapkan pandangannya mengenai pentingnya layanan ini bagi pelanggan. Menurutnya, kebutuhan beribadah sehari-hari, seperti pengingat waktu salat, akses ke Al-Qur’an, dan doa, menjadi prioritas utama selama Ramadan.

Telkomsel merancang paket bundling ini agar cepat dan mudah diakses, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh pengguna.

Content image for article: Telkomsel Gandeng Muslim Pro, Hadirkan Paket Bundling Spesial Ramadan di MyTelkomsel

“Kami berharap fitur Premium dengan harga bersahabat ini bisa mendukung pelanggan untuk fokus beribadah, memperkuat silaturahmi, dan menjalani Ramadan sepenuh hati,” ujar Lesley.

Ketersediaan konektivitas digital yang dipadukan dengan konten religius menjadi kunci utama dalam penawaran terbaru ini.

Fitur Premium untuk Ibadah yang Lebih Kusyuk

Muslim Pro dikenal luas sebagai platform yang mendukung keterhubungan spiritual melalui kombinasi teknologi dan konten reflektif. Aplikasi ini menawarkan fitur inti bebas biaya yang meliputi jadwal salat akurat, pengingat azan, penunjuk arah kiblat, kalender hijriah, hingga doa harian.

Namun, melalui paket bundling ini, pelanggan Telkomsel mendapatkan akses ke fitur Premium yang jauh lebih lengkap.

Fitur Premium memberikan pengalaman ibadah yang lebih mendalam tanpa gangguan. Pengguna dapat menikmati tayangan Qalbox tanpa iklan, sebuah fitur yang menyediakan konten video reflektif.

Selain itu, tersedia fitur unduh audio tilawah untuk pemutaran offline, yang sangat berguna ketika pengguna ingin mendengarkan lantunan ayat suci tanpa menghabiskan kuota data secara terus-menerus.

Kelebihan lain dari akun Premium ini mencakup beragam pilihan suara azan yang dapat disesuaikan dengan selera pengguna, berbagai tema warna aplikasi, serta terjemahan dan tafsir Al-Qur’an tambahan.

Dukungan pelanggan prioritas juga menjadi salah satu keuntungan yang ditawarkan dalam paket ini, memastikan setiap kendala teknis dapat diselesaikan dengan cepat.

Nafees Khundker, Chief Executive Officer Muslim Pro, menyambut baik kerja sama perdana dengan Telkomsel ini. Ia menekankan bahwa paket bundling eksklusif di MyTelkomsel membuat akses terhadap layanan premium Muslim Pro menjadi lebih sederhana dan terjangkau bagi jutaan pengguna di Indonesia.

“Fokus kami adalah menjaga keterhubungan ibadah secara berkelanjutan, lebih menekankan kontinuitas dan empati. Memadukan teknologi, konten reflektif, komunitas, dan aktivasi nyata, di Ramadan kali ini kami mengajak pelanggan untuk Re:Charge,” tambah Nafees.

Konsep Re:Charge ini mengajak setiap orang untuk kembali terhubung dengan Sang Pencipta tanpa tekanan dan sesuai dengan ritme hidup masing-masing.

Pilihan Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro

Untuk mengakomodasi kebutuhan data dan layanan spiritual masyarakat, Telkomsel menyediakan beberapa opsi paket dengan harga yang sangat kompetitif. Semua paket ini sudah termasuk akses Muslim Pro Premium dan kuota internet yang dapat digunakan di jaringan Telkomsel.

Berikut adalah rincian paket yang tersedia:

  • Data Bundle 3 Hari: Dengan harga Rp13.000, pelanggan mendapatkan akses Muslim Pro Premium selama 3 hari ditambah kuota internet sebesar 1.5 GB.
  • Data Bundle 7 Hari: Paket mingguan ini dibanderol seharga Rp16.000, mencakup akses Premium dan kuota internet 512 MB.
  • Data Bundle 30 Hari: Untuk pengalaman sebulan penuh, tersedia paket seharga Rp37.000 yang menyertakan akses Premium dan kuota internet 1 GB.

Harga yang terjangkau ini dirancang agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati fasilitas ibadah digital berkualitas tinggi tanpa membebani pengeluaran bulanan, terutama di masa persiapan menjelang hari raya.

Selain mempersiapkan aplikasi ibadah, banyak pelanggan juga mulai melirik perangkat elektronik baru untuk menemani bulan puasa, seperti promo TV Samsung Ramadan yang kerap menjadi incaran.

Cara Aktivasi yang Mudah dan Cepat

Pelanggan Telkomsel tidak perlu repot untuk mendapatkan layanan ini. Proses pembelian dan aktivasi dapat dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi MyTelkomsel dengan langkah-langkah yang sederhana:

  1. Buka aplikasi MyTelkomsel di ponsel Anda.
  2. Pilih menu Beli Paket.
  3. Masuk ke kategori Digital Lifestyle (biasanya ada di bagian Digital & Music).
  4. Pilih opsi Muslim Pro.
  5. Pilih varian paket atau promo yang diinginkan (3 hari, 7 hari, atau 30 hari).
  6. Cek detail paket serta Syarat & Ketentuan yang berlaku, lalu ketuk tombol Beli untuk menyelesaikan pembayaran.

Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima SMS notifikasi aktivasi. Saat itu juga, fitur Muslim Pro Premium siap digunakan untuk menemani aktivitas ibadah harian. Kemudahan akses ini sejalan dengan misi Telkomsel untuk membuka peluang melalui solusi inovatif.

Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel terus berupaya mendukung transformasi digital di Indonesia. Dengan jaringan 4G yang telah menjangkau 97% wilayah populasi dan kepemimpinan dalam teknologi 5G, kolaborasi dengan mitra global seperti Muslim Pro mempertegas posisi Telkomsel dalam menghadirkan produk bernilai tambah beyond telco.

Sementara itu, Muslim Pro yang telah diunduh lebih dari 180 juta kali di seluruh dunia terus berkembang dari sekadar aplikasi waktu salat menjadi platform gaya hidup komprehensif.

Fitur-fitur seperti kompas kiblat, perhitungan zakat, hingga tanya jawab dengan AI kini menjadi andalan komunitas muslim global. Integrasi dengan Telkomsel ini diharapkan dapat mempermudah umat muslim di Indonesia dalam meraih keberkahan Ramadan. (Icha)

Revolusi Kamera Galaxy AI: Edit Foto Rumit Kini Cukup Pakai Perintah Suara

0

Telko.id – Samsung Electronics secara resmi mengumumkan rencana peluncuran evolusi besar pada ekosistem fotografi mobile mereka yang akan diperkenalkan dalam ajang Galaxy Unpacked pada Februari 2026.

Pembaruan ini membawa pengalaman kamera Galaxy AI yang sepenuhnya baru, di mana proses pengeditan visual kompleks—seperti mengubah latar waktu siang menjadi malam atau merekonstruksi objek yang hilang—kini dapat dilakukan dalam hitungan detik hanya menggunakan perintah kata-kata sederhana.

Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam strategi pencitraan digital Samsung. Jika sebelumnya inovasi berfokus pada perangkat keras, kini raksasa teknologi tersebut mengintegrasikan kemampuan kreatif canggih langsung ke dalam satu platform intuitif.

Sistem ini dirancang untuk menghapus batasan teknis yang selama ini menjadi kendala bagi pengguna awam dalam menghasilkan konten berkualitas profesional.

Menurut informasi resmi yang diterima Telko.id, teknologi terbaru ini dibangun di atas fondasi sistem kamera Galaxy paling terang yang pernah ada hingga saat ini.

Kombinasi antara optik superior dan kecerdasan buatan memungkinkan perangkat tidak hanya menangkap cahaya dengan lebih baik, tetapi juga memahami konteks visual untuk keperluan penyuntingan yang lebih presisi.

Pengguna tidak lagi perlu berpindah-pindah aplikasi atau mempelajari alat penyuntingan yang rumit. Samsung menjanjikan alur kerja yang mulus dari pengambilan gambar hingga hasil akhir, menjadikan proses kreasi terasa jauh lebih cepat dan natural dibandingkan generasi sebelumnya.

Transformasi Edit Foto Lewat Input Multimodal

Salah satu sorotan utama dari pembaruan ini adalah kemampuan input multimodal yang natural. Fitur ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan perangkat layaknya berbicara dengan seorang editor foto profesional. Dalam skenario penggunaan nyata, pengguna dapat memberikan instruksi spesifik hanya dengan berbicara.

Sebagai contoh, Samsung mendemonstrasikan kemampuan untuk mengubah nuansa foto dari siang hari yang cerah menjadi suasana malam yang dramatis dalam waktu singkat.

Kemampuan ini melampaui filter standar, karena AI akan menyesuaikan pencahayaan, bayangan, dan tone warna secara keseluruhan untuk menciptakan hasil yang realistis.

Selain itu, fitur Awesome Intelligence yang ditingkatkan mampu melakukan rekonstruksi objek. Dalam materi promosi yang dibagikan, diperlihatkan bagaimana sistem dapat mengembalikan bagian objek yang hilang, seperti kue yang sudah tergigit, menjadi utuh kembali.

Hal ini menunjukkan kemampuan generatif AI yang sangat tinggi dalam memahami struktur objek dan mengisi piksel yang hilang dengan akurasi tinggi.

Kemampuan penggabungan foto juga menjadi nilai jual utama. Pengguna dapat menggabungkan beberapa foto terpisah menjadi satu gambar panorama atau komposisi yang utuh dan selaras secara mulus.

Dulu, proses seperti ini membutuhkan keahlian Photoshop tingkat lanjut dan waktu berjam-jam di depan komputer. Kini, berkat dukungan prosesor canggih dan algoritma AI, semuanya selesai dalam hitungan menit di genggaman tangan.

Demokratisasi Kreasi Konten Profesional

Di inti evolusi kamera Galaxy terbaru ini terdapat filosofi bahwa kreativitas tidak boleh dibatasi oleh keterampilan teknis. Samsung berupaya mendefinisikan ulang batasan fotografi mobile dengan memastikan siapa pun dapat menjadi kreator konten handal tanpa perlu kursus fotografi atau editing video.

Sistem ini memungkinkan pengguna untuk menciptakan video sinematik dengan mudah. Stabilisasi, grading warna, dan transisi yang biasanya diatur manual kini dapat diotomatisasi atau diarahkan melalui perintah suara.

Bagi penggemar astrofotografi, kamera Galaxy terbaru juga menawarkan fitur untuk melacak pergerakan bintang di langit malam dengan detail yang kaya, sebuah peningkatan signifikan dari fitur Nightography generasi sebelumnya.

Kualitas gambar dalam kondisi minim cahaya tetap menjadi prioritas. Dengan klaim sebagai sistem kamera paling terang yang pernah dibuat Samsung, perangkat ini diharapkan mampu menangkap detail foto yang kaya bahkan di lingkungan yang sangat gelap. Hal ini sejalan dengan tren fotografi 2026 yang semakin menuntut kapabilitas low-light yang mumpuni tanpa noise berlebih.

Pengalaman Pengguna yang Lebih Mengalir

Samsung menekankan bahwa kamera mobile kini telah melampaui fungsi sekadar alat dokumentasi. Perangkat Galaxy terbaru diposisikan sebagai alat kreasi menyeluruh (end-to-end). Pengguna dapat mengambil, mengedit, dan membagikan konten dalam satu antarmuka yang terintegrasi.

Proses kreatif yang ditawarkan dirancang untuk menjadi lebih “cair”. Tanpa perlu menavigasi menu yang bertingkat atau alat yang kompleks, pengguna dapat fokus pada visi artistik mereka. Cukup jelaskan apa yang diinginkan dalam beberapa kata, dan biarkan kecerdasan buatan Galaxy mengeksekusi visi tersebut.

Peluncuran teknologi ini di Galaxy Unpacked Februari 2026 sangat dinantikan oleh para pengamat industri dan penggemar gadget.

Acara tersebut diprediksi akan menjadi panggung pembuktian bagi Samsung dalam mempertahankan dominasinya di pasar smartphone premium, terutama di sektor kamera yang semakin kompetitif.

Kehadiran fitur-fitur ini juga memberikan sinyal kuat bahwa Samsung semakin serius menggarap segmen kreator konten. Kemudahan yang ditawarkan berpotensi mengubah cara orang berinteraksi dengan media sosial, di mana kualitas konten tinggi dapat diproduksi dengan frekuensi yang lebih cepat dan usaha yang lebih minim.

Bagi konsumen yang menantikan perangkat terbaru ini, Samsung menjanjikan pengalaman kamera yang paling mudah dan intuitif sejauh ini.

Detail lebih lanjut mengenai spesifikasi teknis dan ketersediaan perangkat akan diungkap secara lengkap minggu depan. (Icha)

RunSight: Kacamata AI Buatan Mahasiswa UI Jadi Duta Global Samsung

0

Telko.id – Inovasi teknologi aksesibilitas karya anak bangsa kembali mendapatkan pengakuan di kancah internasional. Tim Labmino dari Universitas Indonesia (UI) resmi terpilih sebagai satu dari sepuluh tim terbaik dunia yang menyandang gelar Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador.

Prestasi ini diraih berkat pengembangan RunSight, sebuah perangkat kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk membantu penyandang tunanetra berolahraga lari dengan lebih aman.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bagaimana integrasi teknologi dan empati dapat melahirkan solusi yang berdampak luas.

President Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menegaskan bahwa kehadiran Tim Labmino sebagai perwakilan Indonesia merupakan pengakuan dunia atas pendekatan inovasi yang berangkat dari konteks lokal.

Solusi ini dinilai berhasil dirancang dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan nyata para penggunanya di lapangan.

Samsung Solve for Tomorrow sendiri diposisikan sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan ide berdasarkan pengalaman riil.

Program ini mendorong peserta untuk membangun keterampilan digital sekaligus memanfaatkan teknologi guna menjawab tantangan di masyarakat. Harry Lee menyebutkan bahwa di Samsung, AI dipandang sebagai pendamping yang bekerja secara alami untuk membantu manusia, sebuah visi yang selaras dengan pengembangan kacamata AI canggih seperti RunSight.

Teknologi Inklusif untuk Pelari Tunanetra

RunSight lahir dari kepedulian Tim Labmino terhadap pelari dengan keterbatasan penglihatan. Sebagai pemenang Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025, tim ini mengembangkan perangkat yang mampu memberikan panduan suara secara real-time.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berlari dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi karena sistem akan memantau lingkungan sekitar dan memberikan instruksi navigasi yang akurat.

Pemanfaatan fitur AI pada RunSight menunjukkan bagaimana teknologi dapat membuka akses yang lebih luas dalam ruang olahraga. Selama ini, komunitas pelari dengan gangguan penglihatan sering kali kurang terlayani oleh inovasi teknologi wearable yang ada di pasaran.

Dengan adanya solusi ini, hambatan mobilitas saat berolahraga dapat diminimalisir secara signifikan melalui dukungan teknologi yang intuitif.

Content image for article: RunSight: Kacamata AI Buatan Mahasiswa UI Jadi Duta Global Samsung

Harry Lee menambahkan bahwa perubahan teknologi saat ini membentuk ekspektasi baru terhadap pengalaman digital. Teknologi diharapkan bekerja konsisten, responsif, dan menyatu dengan keseharian tanpa menuntut perhatian berlebih dari penggunanya.

Prinsip inilah yang diterapkan dalam RunSight, di mana teknologi bekerja di latar belakang untuk memberikan rasa aman bagi pelari, mirip dengan konsep kacamata atlet profesional namun dengan fokus pada aksesibilitas.

Dampak Global dari Inovasi Lokal

Perjalanan RunSight tidak berhenti setelah memenangkan kompetisi tingkat nasional. Tim Labmino harus melewati proses seleksi ketat di tingkat regional hingga akhirnya menembus panggung global.

Keberhasilan mereka masuk dalam jajaran SFT Global Ambassador membuktikan bahwa ide yang berangkat dari pengalaman sehari-hari dan kebutuhan yang kerap terabaikan memiliki potensi dampak yang masif.

Samsung melihat SFT sebagai titik temu antara teknologi, empati, dan masa depan generasi muda. Program ini dirancang sebagai proses belajar yang mendorong eksplorasi, kolaborasi, dan pematangan ide hingga siap diimplementasikan.

Harry Lee menekankan pentingnya menjaga ruang inovasi ini tetap terbuka agar generasi penerus dapat terus membentuk masa depan yang relevan dan inklusif. Kehadiran RunSight mempertegas posisi Indonesia sebagai kontributor aktif dalam peta inovasi global, membawa solusi dari Indonesia untuk dunia. (Icha)

BRIN Kembangkan Antena Mikrostrip Canggih untuk Teknologi 6G dan Satelit

0

Telko.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus melakukan terobosan signifikan dalam memperkuat ekosistem telekomunikasi di Tanah Air.

Melalui Pusat Riset Telekomunikasi (PRT), lembaga ini tengah fokus mengembangkan antena mikrostrip canggih yang dirancang khusus untuk mendukung implementasi teknologi 6G di masa depan.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi global. Indonesia berupaya keras agar tidak tertinggal dari negara-negara maju yang saat ini sudah mulai berlomba menguasai spektrum jaringan generasi keenam.

Riset ini menjadi fondasi penting bagi kedaulatan teknologi komunikasi nasional, terutama dalam menghadapi era konektivitas ultra-cepat.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Telekomunikasi BRIN, Yohanes Galih Adhiyoga, mengungkapkan bahwa fokus utama penelitian timnya saat ini adalah penciptaan antena mikrostrip dengan konfigurasi single layer dan multilayer.

Antena ini didesain dengan presisi tinggi untuk memenuhi standar teknologi 6G yang menuntut performa frekuensi tinggi namun dengan efisiensi ruang yang maksimal.

Tantangan Miniaturisasi Perangkat

Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan antena untuk perangkat seluler generasi terbaru adalah keterbatasan dimensi. Yohanes menekankan bahwa antena harus dirancang dengan ukuran yang sangat kecil (compact) agar dapat diintegrasikan ke dalam perangkat telepon seluler tanpa memakan banyak ruang.

Content image for article: BRIN Kembangkan Antena Mikrostrip Canggih untuk Teknologi 6G dan Satelit

“Kita tidak mungkin memiliki antena yang dimensinya melebihi ukuran telepon seluler itu sendiri. Oleh karena itu, antena harus dirancang sekecil mungkin agar dapat ditempatkan di dalam perangkat,” jelas Yohanes saat ditemui di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Samaun Samadikun, Bandung.

Kompleksitas desain semakin meningkat mengingat sebuah perangkat pintar modern tidak hanya memuat satu jenis antena. Di dalam satu unit ponsel, terdapat berbagai modul komunikasi yang bekerja secara simultan, mulai dari antena seluler, Wi-Fi, Bluetooth, hingga NFC. Hal ini menuntut perancangan yang sangat hati-hati agar tidak terjadi interferensi antar komponen.

“Desainnya harus benar-benar dipertimbangkan,” tambah Yohanes. Hal ini krusial mengingat produsen smartphone terus berlomba menghadirkan perangkat tipis namun dengan performa tinggi, seperti kebutuhan untuk pengalaman gaming mulus yang membutuhkan latensi rendah dan koneksi stabil.

Pengujian Frekuensi Tinggi Hingga 110 GHz

Proses pengembangan antena 6G ini melalui tahapan yang panjang dan ketat. Dimulai dari simulasi menggunakan perangkat lunak khusus, optimasi desain, fabrikasi prototipe, hingga pengukuran fisik di laboratorium.

Untuk memastikan antena mampu beroperasi pada standar 6G, BRIN telah melengkapi fasilitasnya dengan peralatan ukur frekuensi tinggi.

“Makanya, kita kemarin ada pengadaan di 110 GHz. Jadi, antena-antena itu nanti diuji sampai frekuensi setinggi itu,” papar Yohanes.

Pengujian pada frekuensi ekstrem ini sejalan dengan tren global di mana riset komponen seperti Chip 6G juga sedang digalakkan untuk mencapai kecepatan transfer data yang jauh melampaui 5G.

Tim peneliti telah melakukan serangkaian pengukuran krusial, termasuk parameter hamburan (s-parameter), pola radiasi, dan karakteristik elektromagnetik lainnya.

Data ini menjadi studi awal yang sangat berharga untuk pengembangan teknologi 6G di Indonesia, yang diprediksi akan memanfaatkan frekuensi millimeter-wave untuk kapasitas bandwidth yang masif.

Adopsi Teknologi Phased Array ala Starlink

Selain fokus pada perangkat seluler, Yohanes dan timnya juga mengembangkan antena untuk komunikasi satelit (SATCOM). Riset ini bertujuan memastikan konektivitas yang andal antara satelit di orbit geostasioner dengan stasiun bumi (ground station).

Inovasi menarik yang sedang dikerjakan adalah pengembangan phased array system. Teknologi ini mengadopsi konsep serupa yang digunakan oleh konstelasi satelit Starlink.

Keunggulan utama sistem ini adalah kemampuan mengendalikan arah pancaran sinyal (beam steering) secara elektronik tanpa memerlukan pergerakan mekanis fisik pada antena.

“Antena secara fisik tetap diam, namun dari sudut pandang elektromagnetik, arah pancaran sinyalnya dapat bergerak,” terang Yohanes. Kemampuan ini sangat vital untuk melacak satelit orbit rendah (LEO) yang bergerak dengan kecepatan tinggi melintasi langit, sehingga antena di bumi harus mampu ‘mengunci’ posisi satelit secara real-time.

Dukungan Infrastruktur Laboratorium Lengkap

Keberhasilan riset ini tidak lepas dari dukungan infrastruktur canggih yang dimiliki PRT BRIN. Berbagai laboratorium tematik telah disiapkan untuk mendukung seluruh spektrum penelitian telekomunikasi, antara lain:

  • Communication and Signal Processing (CSP) Laboratory
  • RF, Microwave, Acoustic, and Photonic (RFMAP) Laboratory
  • Antenna and Propagation (AP) Laboratory
  • Advanced Network Protocol (ANP) Laboratory
  • Audio Visual Transmission Laboratory

Selain itu, fasilitas ini dilengkapi dengan near-field anechoic chamber, sebuah ruang kedap gelombang elektromagnetik yang memungkinkan pengujian dan karakterisasi antena dilakukan dengan presisi tinggi tanpa gangguan sinyal dari luar.

Dari sisi fabrikasi, ketersediaan mesin LPKF Protolaser H4 memungkinkan peneliti mencetak prototipe sirkuit elektronik dengan akurasi tinggi, mempercepat siklus trial and error dalam riset.

Upaya BRIN dalam mengembangkan komponen inti 6G dan satelit ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun kemandirian teknologi.

Dengan fasilitas yang memadai dan sumber daya manusia yang kompeten, diharapkan Indonesia mampu menjadi pemain kunci dalam era konektivitas masa depan. (Icha)

Internet Merah Putih Resmi Hadir, Layanan Satelit Telkomsat Berkecepatan 50 Mbps

0

Telko.id – PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) secara resmi memperkenalkan layanan Internet Merah Putih (IMP) sebagai langkah strategis terbaru dalam memperkuat infrastruktur digital nasional.

Layanan broadband berbasis satelit ini hadir untuk menjawab tantangan konektivitas di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan kabel maupun seluler terestrial.

Peluncuran ini menandai transformasi signifikan dari layanan internet satelit sebelumnya yang dikelola oleh anak usaha Telkom Group tersebut.

Kehadiran Internet Merah Putih diharapkan mampu mengakselerasi pemerataan akses informasi, sejalan dengan berbagai inisiatif korporasi yang terus mencatatkan prestasi Telkom dalam mendukung ekonomi digital Indonesia.

Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, menjelaskan bahwa pengembangan IMP adalah respons perusahaan terhadap dinamika pasar yang menuntut akses internet berkualitas tinggi tanpa batasan geografis.

“Pengembangan layanan ini merupakan bagian dari upaya Telkomsat untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang semakin dinamis. Internet Merah Putih dirancang untuk menjawab ekspektasi pelanggan terhadap layanan internet satelit yang lebih cepat, stabil, dan fleksibel, sekaligus tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Andri.

Teknologi High Throughput Satellite (HTS)

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh Internet Merah Putih adalah penggunaan teknologi High Throughput Satellite (HTS). Teknologi ini memungkinkan kapasitas pengiriman data yang jauh lebih besar dibandingkan satelit konvensional, sehingga mampu memberikan pengalaman berselancar di dunia maya yang lebih mulus bagi pengguna.

Layanan ini menawarkan kecepatan akses hingga 50 Mbps dengan skema broadband unlimited. Spesifikasi ini dinilai sangat kompetitif untuk kategori internet satelit, terutama bagi masyarakat di area 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang selama ini memiliki keterbatasan pilihan akses. Hal ini sejalan dengan semangat pemerataan infrastruktur pelosok yang terus digalakkan oleh Telkom Group.

Selain kecepatan, stabilitas koneksi menjadi fokus utama IMP. Layanan ini dirancang untuk meminimalisir gangguan koneksi terputus yang sering menjadi keluhan pengguna satelit lama.

Dengan tarif yang diklaim kompetitif, IMP menjadi solusi vital bagi sektor pendidikan, pemerintahan desa, hingga UMKM yang membutuhkan akses digital andal untuk operasional harian, mirip dengan inisiatif digitalisasi desa yang menyasar koperasi.

Transisi Layanan Bertahap

Telkomsat telah menetapkan peta jalan transformasi layanan yang dimulai secara efektif pada 1 Januari 2026. Perusahaan memastikan proses migrasi dari layanan lama ke Internet Merah Putih akan berjalan mulus tanpa mengganggu kenyamanan pelanggan eksisting.

Pelanggan lama akan diberikan masa transisi khusus hingga kontrak mereka berakhir. Setelah periode kontrak selesai, pelanggan akan diarahkan untuk bermigrasi ke layanan IMP yang menawarkan kualitas lebih baik.

Pendekatan bertahap ini diambil untuk memberikan waktu bagi pengguna dalam menyesuaikan diri dengan sistem baru sekaligus memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Langkah strategis ini mempertegas posisi Telkomsat dalam peta industri telekomunikasi nasional. Dengan kemampuan menjangkau area yang tidak terlayani jaringan serat optik, Internet Merah Putih menjadi jembatan penting dalam mengurangi kesenjangan digital di Nusantara.

Kehadiran layanan yang adaptif dan andal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai daerah yang sebelumnya terisolasi secara digital. (Icha)

Imlek 2026, Bagi Angpao Lewat bluGift by BCA Digital

0

Telko.id – Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada tahun 2026, tradisi berbagi angpao mengalami transformasi signifikan mengikuti gaya hidup masyarakat modern.

Di tahun yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api ini, blu by BCA Digital memperkenalkan pendekatan baru dalam merayakan kebersamaan melalui fitur bluGift, yang dirancang untuk memfasilitasi pengiriman angpao secara digital, praktis, dan tetap penuh makna.

Pergeseran perilaku masyarakat menuju transaksi nirtunai atau cashless tidak menyurutkan semangat berbagi yang menjadi esensi perayaan Imlek.

Justru, teknologi hadir untuk mempermudah tradisi tersebut agar tetap relevan di tengah kesibukan dan jarak.

bluGift hadir sebagai jawaban atas kebutuhan Generasi Z dan masyarakat digital savvy yang menginginkan proses kirim hadiah uang yang cepat tanpa kehilangan sentuhan personal melalui desain kartu ucapan yang variatif.

Edwin Tirta, Head of Digital Business BCA Digital, menjelaskan bahwa Imlek merupakan momen yang sangat identik dengan nilai kebersamaan.

Pihaknya berupaya memastikan bahwa tradisi angpao tidak tergerus zaman, melainkan beradaptasi. Melalui inovasi ini, pengguna dapat berbagi kebahagiaan dengan lebih mudah, bahkan kepada penerima yang belum menjadi nasabah blu sekalipun.

Inovasi Angpao Digital yang Inklusif

Salah satu hambatan utama dalam pengiriman uang digital seringkali terletak pada keharusan penerima untuk memiliki aplikasi yang sama. blu by BCA Digital mengatasi tantangan ini dengan membuat bluGift bersifat inklusif.

Pengguna blu dapat mengirimkan “angpao” digital kepada keluarga besar, sahabat, atau rekan kerja tanpa perlu khawatir apakah penerima memiliki akun blu atau tidak. Mekanisme ini memastikan bahwa niat baik untuk berbagi doa dan harapan di tahun baru tidak terhalang oleh batasan platform.

Content image for article: Imlek 2026, blu by BCA Digital Hadirkan Cara Baru Bagi Angpao Lewat bluGift

Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah yang signifikan dibandingkan metode transfer konvensional. Selain itu, fitur ini juga mengakomodasi kebutuhan remaja melalui bluAccount for Teens.

Nasabah berusia 12 hingga 17 tahun dapat memiliki rekening sendiri, sehingga angpao yang mereka terima bisa langsung dikelola.

Hal ini sekaligus menjadi sarana edukasi literasi keuangan sejak dini, mengajarkan mereka untuk mengatur prioritas, misalnya menabung untuk membeli ASUS ROG Phone atau kebutuhan sekolah lainnya.

Dalam ekosistem pembayaran digital yang semakin marak, inovasi seperti ini menambah opsi bagi masyarakat.

Sebelumnya, program seperti DANA XiapCuan juga pernah hadir meramaikan momen Imlek, menunjukkan bahwa tren berbagi rejeki secara digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari besar di Indonesia.

Panduan Mengirim Angpao via bluGift

Bagi pengguna yang ingin memanfaatkan fitur ini untuk membagikan angpao Imlek, prosesnya dirancang sangat intuitif dan cepat.

Pengguna tidak perlu menghafal nomor rekening yang panjang, cukup mengikuti langkah-langkah sederhana di dalam aplikasi.

Kemudahan ini sangat cocok bagi mereka yang ingin membagikan rejeki di sela-sela menikmati tayangan Cap Go Meh atau berkumpul bersama keluarga.

Berikut adalah langkah-langkah mengirim bluGift melalui aplikasi blu by BCA Digital:

  • Buka aplikasi blu dan masuk ke menu ‘Transaksi’ yang terdapat di halaman Home.
  • Pilih opsi ‘bluGift’.
  • Masukkan detail penerima serta nominal uang yang ingin dijadikan angpao.
  • Pilih desain kartu ucapan edisi spesial Chinese New Year 2026 dan tuliskan pesan personal yang menyentuh.
  • Lakukan pengecekan ulang detail transaksi, lalu masukkan PIN untuk konfirmasi.
  • Tautan atau link untuk mengklaim dana akan otomatis terkirim ke WhatsApp atau SMS penerima.

Proses klaim yang mudah melalui tautan pesan instan membuat pengalaman menerima angpao terasa modern namun tetap hangat berkat pesan personal yang disertakan.

Ragam Promo Spesial Tahun Kuda Api

Perayaan Imlek tidak lengkap tanpa berbagai penawaran menarik yang memanjakan konsumen. Menyambut Tahun Kuda Api, blu by BCA Digital menggelar rangkaian promo spesial Chinese New Year 2026.

Promo ini mencakup berbagai kategori, mulai dari kuliner hingga perjalanan, yang dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan momen liburan bersama keluarga.

Bagi pemegang bluCard, terdapat penawaran diskon sebesar Rp 88 ribu. Angka 88 sendiri sering diasosiasikan dengan keberuntungan ganda dalam budaya Tionghoa.

Promo ini berlaku dengan minimum transaksi Rp 350 ribu pada periode 14 hingga 22 Februari 2026. Diskon ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk layanan Grab Dine Out di restoran-restoran pilihan, menjadikan acara makan bersama keluarga lebih hemat.

Selain kuliner, sektor perjalanan juga mendapatkan perhatian. Terdapat promo spesial untuk pemesanan tiket melalui tiket.com pada periode 6 hingga 15 Februari 2026.

Pengguna berkesempatan mendapatkan diskon hingga Rp 300 ribu serta tambahan cashback menarik. Ini menjadi kesempatan emas bagi mereka yang merencanakan perjalanan mudik atau liburan singkat selama periode Imlek.

Berbagai merchant rekanan lainnya juga turut serta memberikan promo belanja kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup.

Resolusi Finansial di Tahun Baru

Tahun Kuda Api 2026 melambangkan energi, semangat bergerak maju, dan keberanian dalam mengambil keputusan. Filosofi ini sejalan dengan pentingnya menata kembali kondisi finansial di awal tahun.

Momen Imlek seringkali menjadi titik balik atau refleksi bagi banyak orang untuk mengevaluasi pengeluaran tahun lalu dan menyusun strategi baru yang lebih baik.

Melalui ekosistem fitur finansial yang terintegrasi, blu by BCA Digital tidak hanya memfasilitasi transaksi harian atau berbagi angpao semata.

Aplikasi ini dirancang untuk mendukung pengguna mengatur langkah finansial yang lebih terarah. Mulai dari pos-pos tabungan, investasi, hingga asuransi, semua dapat diakses dalam satu genggaman.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk memulai tahun dengan perencanaan yang matang, bukan sekadar menghabiskan bonus atau angpao yang diterima.

Edwin menutup dengan harapan agar blu dapat terus menjadi bagian dari momen bermakna masyarakat. Kombinasi antara kemudahan berbagi melalui bluGift dan solusi perencanaan keuangan yang bijak diharapkan dapat membantu nasabah menjalani tahun baru dengan lebih tenang dan terarah.

Tradisi tetap hidup, namun dijalankan dengan cara yang lebih cerdas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Icha)

Samsung Galaxy A07 dan A17 Hari Raya Package, Bertabur Bonus Logam Mulia

0

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia secara resmi mengumumkan kehadiran paket khusus menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026, yakni Galaxy A07 dan Galaxy A17 Hari Raya Package.

Paket bundling spesial ini dirancang sebagai opsi peningkatan perangkat pintar yang menawarkan nilai lebih bagi konsumen, lengkap dengan berbagai aksesori pendukung ibadah serta hadiah langsung berupa Logam Mulia untuk menemani aktivitas pengguna mulai dari sahur hingga momen kemenangan.

Peluncuran paket ini didasari oleh tingginya aktivitas digital masyarakat Indonesia selama bulan puasa, mulai dari memantau jadwal imsakiyah, bekerja, hingga berbagi momen berbuka puasa.

Samsung merespons kebutuhan tersebut dengan menghadirkan perangkat yang didukung ekosistem aksesori lengkap dalam satu kotak penjualan. Program ini tersedia mulai tanggal 13 Februari hingga 31 Maret 2026 di seluruh kanal penjualan resmi Samsung, baik daring maupun luring.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi konsumen dalam menjalani ritme bulan puasa yang padat.

“Ramadan selalu menjadi momen yang istimewa, waktu untuk kembali terhubung, berbagi cerita saat buka puasa bersama, sekaligus tetap aktif sepanjang hari. Melalui Galaxy A07 dan Galaxy A17 Hari Raya Package, kami ingin menghadirkan pilihan pasti untuk momen spesial,” ujar Annisa.

Ia menambahkan bahwa kombinasi smartphone yang gesit dengan paket penunjang ibadah diharapkan dapat membuat keseharian pengguna lebih lancar dan bermakna hingga Hari Raya tiba.

Kelengkapan Paket dan Bonus Eksklusif

Daya tarik utama dari Hari Raya Package ini terletak pada kelengkapan aksesori yang disertakan, yang jarang ditemukan pada paket penjualan standar. Pembeli Galaxy A07 maupun Galaxy A17 edisi khusus ini akan langsung mendapatkan Travel Adaptor 25W untuk memastikan pengisian daya cepat, serta Clear Case untuk perlindungan fisik perangkat.

Selain itu, Samsung menyertakan perlengkapan ibadah berupa Travel Prayer Mat (sajadah travel) dan Digital Tasbih yang praktis dibawa bepergian.

Perbedaan isi paket terdapat pada aksesori tambahan penunjang mobilitas. Konsumen yang memilih Galaxy A07 Hari Raya Package akan mendapatkan Portable Fan, sebuah aksesori yang sangat relevan untuk menjaga kenyamanan saat beraktivitas di cuaca panas atau saat antre membeli takjil.

Sementara itu, bagi pembeli Galaxy A17 Hari Raya Package, Samsung menyertakan Power Bank sebagai solusi daya cadangan untuk pengguna dengan intensitas penggunaan gawai yang sangat tinggi seharian.

Sebagai nilai tambah yang signifikan, Samsung juga memberikan hadiah Logam Mulia dalam paket penjualan ini. Hadiah ini menjadikan paket tersebut tidak hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga memiliki nilai investasi kecil yang bermakna sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) bagi diri sendiri maupun orang terkasih.

Spesifikasi Pendukung Aktivitas Ramadan

Secara spesifikasi, kedua perangkat ini memang dipersiapkan untuk menangani durasi penggunaan yang panjang. Galaxy A07 dan Galaxy A17 sama-sama mengusung layar luas berukuran 6,7 inci.

Dimensi layar ini memberikan kenyamanan visual yang optimal bagi pengguna saat melakukan browsing resep menu sahur, membaca Al-Qur’an digital, hingga menikmati konten hiburan sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Perpindahan antar aplikasi juga diklaim mulus, mendukung produktivitas kerja atau kuliah yang tetap berjalan selama puasa.

Sektor daya menjadi sorotan utama mengingat mobilitas yang seringkali meningkat saat Ramadan, mulai dari sahur hingga salat Tarawih. Kedua smartphone ini dibekali Baterai 5.000 mAh yang menjanjikan ketahanan dari pagi hingga malam hari tanpa perlu sering mencari colokan listrik.

Hal ini sangat krusial bagi pengguna yang sering berada di luar rumah untuk kegiatan ngabuburit atau buka puasa bersama.

Untuk urusan dokumentasi momen, kamera pada kedua seri Galaxy A ini telah dioptimalkan untuk kemudahan berbagi. Pengguna dapat merekam keseruan kumpul keluarga dan membagikannya secara instan melalui fitur QuickShare ke perangkat sesama ekosistem Samsung, atau langsung mengunggahnya ke media sosial dengan kualitas yang terjaga.

Aspek keamanan data juga tidak luput dari perhatian. Samsung membenamkan fitur keamanan berlapis Samsung Knox Vault untuk melindungi data pribadi pengguna dari berbagai ancaman digital.

Selain itu, terdapat fitur Secure Folder yang memungkinkan pengguna menyimpan file pribadi, foto keluarga, atau dokumen penting secara private, memberikan ketenangan pikiran meski perangkat dipinjam oleh kerabat saat kumpul Lebaran.

Bagi Anda yang tertarik dengan Fitur One UI dan ekosistem yang ditawarkan, Galaxy A07 Hari Raya Package tersedia dalam empat pilihan varian RAM dan penyimpanan.

Paket ini dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp 1.399.000. Harga ini menjadikan Galaxy A07 sebagai opsi menarik bagi konsumen yang mencari perangkat andal dengan anggaran terjangkau.

Sementara itu, untuk pengguna yang membutuhkan spesifikasi lebih tinggi, Galaxy A17 Hari Raya Package hadir dalam dua pilihan konfigurasi memori. Paket untuk seri A17 ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 3.099.000. Dengan rentang harga tersebut, konsumen sudah mendapatkan paket lengkap termasuk Power Bank dan Logam Mulia, yang jika dibeli secara terpisah tentu akan memakan biaya lebih besar.

Penawaran Harga Sejutaan untuk paket A07 dan tiga jutaan untuk A17 ini menjadi strategi Samsung untuk mendominasi pasar smartphone kelas menengah ke bawah selama periode belanja Ramadan tahun ini.

Ketersediaan paket ini di seluruh jaringan toko online dan offline Samsung memudahkan konsumen di berbagai daerah untuk mendapatkannya sebelum Hari Raya tiba. (Icha)