spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1630

Wind dan 3 Italia Siap bebaskan Spektrum untuk Operator Baru

0

Telko.id – Dua operator Italia, Wind dan 3 Italia, dilaporkan telah menawarkan aset termasuk 8.000 situs jaringan, frekuensi dan kesepakatan roaming untuk membuat operator seluler baru di Italia dan meyakinkan regulator EC untuk menyetujui merger yang diusulkan keduanya.

Telecompaper mewartakan, Senin (13/6), berdasarkan kuisioner Komisi Eropa yang terlihat, perusahaan bersedia untuk membebaskan frekuensi dari 900 MHz hingga 2640 MHz yang mencakup kota dan daerah pedesaan.

Selain itu, operator baru akan menerima hingga 5425 situs jaringan dan akan dapat meminta 3.000 lagi. Kedua spektrum dan situs akan tersedia dalam beberapa tahapan hingga akhir 2019.

Para operator juga siap untuk memberikan kesepakatan roaming nasional meliputi layanan 2G hingga 5G selama lima tahun, dengan opsi untuk memperpanjang selama lima tahun lagi. Operator-operator termasuk Fastweb, Iliad dan Digicel telah mengajukan tawaran awal untuk beberapa aset, lapor Bloomberg baru-baru ini.

Otoritas anti-trust Komisi Eropa dijadwalkan untuk mengeluarkan keputusan terkait merger pada tanggal 8 September setelah regulator menyatakan keprihatinannya bahwa merger dapat menyebabkan harga yang lebih tinggi dan lebih sedikit pilihan bagi pelanggan seluler di Italia.

Masyarakat di China Beli Ponsel secara Online, Bagaimana Indonesia?

Telko.id – konsumen di Cina nyatanya lebih awal dalam pengadopsi teknologi, dan memimpin pengembangan kawasan Asia-Pasifik dalam minat pembelian produk tenologi secara online.

Penelitian baru dari Consumer Technology Assosiation (CTA) menunjukkan bahwa ketika mempertimbangkan pembelian produk teknologi berikutnya semisal smartphone, konsumen Cina jauh lebih mungkin untuk berbelanja online (62%) daripada pembelian di toko offline (38%).

Dilaporkan TelecomAsia(13/5), Hal ini berbeda dengan di Indonesia yakni hanya 38% perencanaa pembelian online, Malaysia dengan 33%, Vietnam 29% dan Filipina yang hanya menyentuh angka 24% saja. Hal ini menggambarkan bagaimana negara-negara di Asia Tenggara belum sekuat China dalam minat belanja produk teknologi secara online.

“Mengingat pasar online yang kuat di negara itu dan antusiasme untuk teknologi, itu tidak mengherankan apabila China jauh meninggalkan negara lain di APAC ketika datang ke adopsi teknologi awal dan pembelian produk teknologi secara online,” kata Gary Shapiro, presiden dan CEO CTA.

Antara konsumen online di wilayah APAC, China juga memiliki persentase tertinggi pengadopsi teknologi awal yang dilaporkan sendiri, dengan 59% menunjukkan mereka membeli produk teknologi dengan segera, atau tak lama setelah produk tersebut tersedia. Di belakang China adalah Malaysia dan Indonesia yang sama-sama memperoleh presentase 49%, Vietnam (40%) dan Filipina (32%).

Lebih lanjut, diantara konsumen online di Cina, smartphone adalah teknologi yang paling dimiliki, disusul oleh komputer desktop, komputer laptop, kamera digital dan headphone. Smartphone juga merupakan perangkat teknologi yang paling populer di Indonesia, Vietnam dan Malaysia. Sedangkan Di Filipina, headphone on atau over-the-ear menduduki peringkat teratas sebagai perangkat teknologi yang paling milik.

“Perusahaan teknologi di Cina dan konsumen memainkan peran kunci dalam ekonomi global, konsumen di seluruh wilayah APAC mengembangkan beragam dalam kebiasaan konsumsi teknologi mereka, tetapi ‘nafsu makan’ yang jelas untuk mobilitas adalah tren pemersatu,” kata Steve Koenig, direktur senior riset pasar, CTA.

Di negara-negara APAC lain, pembelian di toko offline masih menjadi bentuk yang paling populer dari sebuah pembelanjaan, menurut penelitian ini.

Filipina memimpin di sini dengan 74% konsumen mereka mengatakan berencana untuk pergi ke toko untuk pembelian produk teknologi berikutnya. Menyusul Vietnam (71%), Malaysia (66%) dan Indonesia (60%).

CTA mencatat bahwa pembelian di toko didorong oleh keinginan untuk mencoba produk, sementara pembelian online terutama didorong oleh harga dan kenyamanan.

Khusus untuk Indonesia, meskipun angka pertumbuhan e-commerce meningkat, namun total transaksi melalui jalur internet itu jauh lebih sedikit dibandingkan toko offline. Lebih lanjut, hadirnya pusat tradisional market untuk smartphone, seperti yang berada di kawasan Roxy serta Mangga Dua yang masih berdiri megah, menjadikan banyak pengguna yang lebih nyaman untuk berbondong-bondong membeli produk smartphone disana.

Sebaliknya, salah satu alasan mengapa konsumen Indonesia membeli produk teknologi seperti smartphone pada situs e-commerce adalah karena harga yang kompetitif serta ingin mendapatkan smartphone tersebut ketika pre order.

Selain itu, hadirnya peraturan TKDN yang menyebabkan banyak produsen smartphone seperti Apple dan Xiaomi tidak bisa menjual produk mereka di Indonesia secara offline, juga menjadi alasan pengguna membeli produk tersebut di situs belanja online. Pasalnya, pada beberapa situs belanja online populer di Indonesia, menyajikan smartphone-smartphone yang belum lolos TKDN dan bisa dibeli kapan saja oleh end user.

Singapura Beli Kembali Saham Eir

0

Telko.id – Perusahaan dana investasi pemerintah milik Singapura (GIC) dikabarkan memiliki rencana untuk menghabiskan €230 juta untuk membeli 16% saham di operator Incumbent Irlandia, Eir.

Dilaporkan GTB, Senin (13/6), perusahaan mengumumkan bahwa GIC mengusulkan untuk membeli saham dari pemegang saham yang ada.

“Eir memahami bahwa usulan akuisisi akan diatur sedemikian rupa sehingga pemegang saham dengan kepemilikan persentase yang lebih kecil akan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam penjualan sehingga memudahkan acara likuiditas bagi pemegang saham itu,” kata perusahaan.

Pemegang saham akan mempertimbangkan kesepakatan pada rapat umum luar biasa yang rencananya akan digelar perusahaan induk pada akhir Juni. Setelah transaksi, Anchorage Capital Group akan tetap menjadi pemegang saham terbesar Eir, dengan lebih dari 35%.

Keputusan GIC ini memang bisa dikatakan ironis. Pasalnya, perusahaan dana investasi Singapura lainnya, ST Telemedia, yang merupakan bagian dari Temasek, sebelumnya juga pernah memiliki 61% saham di operator ini, sebelum akhirnya kehilangan itu pada 2012 lalu.

ST Telemedia telah membeli saham Eircom – sebelum rebranding menjadi Eir – pada tahun 2009 seharga US$ 250 juta, namun pada tahun 2012 perusahaan tersangkut utang sebesar € 4,1 miliar. Kreditur Eircom mengambil kendali dan ST Telemedia pun kehilangan sahamnya.

Eircom keluar dari kebangkrutan pada bulan Juni 2012, setelah hanya dua bulan, dengan utang dipotong menjadi €2.35 miliar dan kontrol di tangan pemberi pinjaman senior. Pemilik baru mendapuk Herb Hribar sebagai CEO dan Richard Moat sebagai CFO. Pada tahun 2014, Hribar membentuk rencana baru untuk mengembangkan Eircom – IPO perusahaan ketiga dalam 15 tahun – tetapi pemegang saham tidak setuju dan Hribar pun hengkang, digantikan oleh Moat sebagai CEO.

Tahun lalu, Eircom menghabiskan €16 juta untuk rebranding menjadi Eir.

Kini, keputusan GIC muncul untuk menunjukkan bahwa pekerjaan Moat dalam merekonstruksi perusahaan telah berhasil. Jika pemegang saham menyetujui keputusan ini, GIC akan menjadi pemegang saham terbesar kedua, setelah Anchorage Capital dengan 35%, dengan para pemangku kepentingan utama lainnya seperti York Capital dengan 15% dan Davidson Kempner dengan 12%.

Bos Google: Koneksi Nirkabel akan Gantikan FTTH

0

Telko.id – Bos Google, Eric Schmidt mengatakan dalam rapat tahunan pemegang saham Alphabet baru-baru ini, bahwa ftth (fibre to the home) sudah usang dan akan digantikan oleh koneksi nirkabel.

Schmidt mengatakan kepada para pemegang saham bahwa teknologi nirkabel telah meningkat sedemikian rupa sehingga koneksi point-to-point dipercaya bisa memberikan kecepatan 1Gbps.

Google sendiri, seperti diketahui, memiliki anak perusahaan bernama Google Fiber, yang berkomitmen untuk menyediakan akses internet berkecepatan tinggi di kota-kota sehingga dapat meningkatkan layanan telepon mereka seperti menghadirkan layanan call screening. Disamping fitur do not distrub dan filterisasi terhadap spam.

Saat ini, Google Fiber tersedia di Atlanta, Austin, Charlotte, North Carolina, Kansas City, Missouri, Nashville, Provo, Utah, Raleigh-Durham, Salt Lake City dan San Antonio. Google juga sedang membangun jaringan serat di Afrika Timur, lapor GTB, Senin (13/6).

Menggambarkan Fiber Phone sebagai layanan telepon rumah, Google mengatakan layanan ini memiliki fitur pesan suara, nomor telepon yang berada di cloud dan mengakhiri kekhawatiran pengguna dalam hal baterai.

Seperti Google Voice, Fiber Phone juga memungkinkan pengguna untuk mendapatkan nomor telepon baru atau mentransfer nomor yang sudah ada (ponsel atau telepon rumah) untuk Fiber Phone pengguna. Layanan ini juga duplikat dari layanan pesan suara transkripsi Google Voice.

Nokia Akuisisi Gainspeed Untuk Perkuat Bisnis Fixed Networks

0

Telko.id – Tidak dapat dipungkiri, bisnis di jaringan tetap menggunakan kabel masih sangat besar.  Itu sebabnya, Nokia melakukan langkah korporasinya dengan mengakuisisi Gainspeed.

Gainspeed adalah perusahaan start-up berbasis di Amerika Serikat yang mengkhususkan diri di solusi DAA (Distributed Access Architecture) untuk industri kabel melalui lini produk CCAP (Converged Cable Access Platform) Virtual-nya. Gainspeed banyak diakui sebagai pimpinan industri bidang DAA, yang telah diadopsi oleh industri kabel sebagai solusi generasi berikut untuk menghadapi peningkatan kebutuhan kapasitas.

Solusi CCAP Virtual Gainspeed akan secara secara strategis mendiversifikasi portfolio produk Nokia untuk konsumen akses kabel serta memperluas jejak kaki Nokia di pasar yang sedang berkembang ini. Setelah rencana transaksi ini ditutup, Gainspeed akan menjadi bagian dari grup bisnis Fixed Networks Nokia.

CCAP Virtual akan memungkinkan para operator kabel memenuhi peningkatan kebutuhan konsumen akan layanan data dan video IP kecepatan tinggi. Dengan CCAP Virtual, operator kabel dapat meningkatkan kapasitas dari infrastruktur HFC (Hybrid Fiber Coax) mereka dan secara cepat menggelar layanan-layanan baru, sambil di saat yang sama menurunkan kebutuhan ruang dan daya ‘headend’ dengan biaya hemat. Selain itu, pelanggan juga dapat memigrasi jaringan mereka menuju arsitektur all-IP yang berbasis piranti lunak. Dengan mengakuisisi Gainspeed, Nokia akan memiliki platform fleksibel serta dapat diperluas yang nantinya akan menjadi ‘host’ untuk inovasi-inovasi industri kabel di masa mendatang.

“Kami gembira Gainspeed, pimpinan teknologi di bidangnya, dapat bergabung dengan kami. Kabel adalah salah satu area dengan pertumbuhan tercepat di bisnis jaringan tetap kami, dan kami berkomitmen untuk menyediakan sebuah set lengkap solusi untuk para operator kabel. CCAP Virtual Gainspeed sangat sempurna melengkapi solusi-solusi akses serat kami yang terkemuka, untuk para MSO, ” Federico Guillen, Presiden Group Bisnis Fixed Networks Nokia, menjelaskan.

Penyelesaian dari proses akuisisi Gainspeed yang didirikan pada tahun 2012 dan merupakan perusahaan swasta berlokasi di Sunnyvale, California yang memiliki 70 karyawan ini diharapkan dapat ditutup di Q3 2016, serta tunduk pada persyaratan-persyaratan penutupan transaksi yang umum berlaku. (Icha)

 

Telkomsel Edukasi Digital Lifestyle Pada Pengunjung Jakarta Fair 2016

0
Telko.id – Jakarta Fair Kemayoran 2016 menjadi digelar menyambut hari jadi kota Jakarta ke-489. Pada kesempatan ini, Telkomsel memanfaatkan untuk melakukan edukasi digital lifestyle pada para pengunjung dengan menghadirkan booth utama di area open space JI Expo Kemayoran.

Executive Vice President Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Venusiana Papasi mengatakan, “Kehadiran Telkomsel di JFK 2016 tahun ini terasa sangat special karena dilangsungkan saat momen bulan Ramadhan di saat mayoritas masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa. Melalui sejumlah inovasi layanan terbaru, Telkomsel ingin lebih mendekatkan sejumlah layanan digital lifestyle Telkomsel yang kini sudah didukung kualitas teknologi 4G LTE terbaru kepada para pengunjung JFK 2016 yang umumnya berasal dari berbagai segmen.”

Telkomsel kembali mendorong pemanfaatan layanan mobile digital untuk segmen masyarakat yang lebih umum melalui event JFK 2016, sehingga ekosistem layanan digital Telkomsel dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, seperti dengan melalui layanan digital payment TCASH TAP, Layanan Machine 2 Machine (M2M) T-Bike, serta layanan digital service melalui Teman Mudikmu *900*77# dan simPATI Entertainment HOOQ.

Pada partispasi kali ini, di booth Telkomsel pelanggan dapat merasakan langsung bermain Virtual Reality (VR) secara langsung cukup dengan melakukan pembelian layanan digital service Telkomsel melalui UMB *900*77# di tempat. Selain itu, tersedia sejumlah games online seperti World of Tank dan Papa Bravo yang dapat dimainkan juga secara gratis dengan penawaran hadiah merchandise games ekslusif. Dengan begitu diharapkan akan lebih mendekatkan pelanggan dengan fasilitas layanan digital service Telkomsel yang dapat diperoleh transaksi memotong pulsa pelanggan, tanpa harus mendaftarkan kartu kredit.

Venusiana lebih lanjut menambahkan, untuk memberikan kenyamanan berbeda dalam bertransaksi menggunakan layanan digital payment bagi para pelanggan yang hadir di JFK 2016, tersedia TCASH Café memberikan diskon hingga 20% serta promo TCASH Tap & Rush dimana pelanggan dapat menikmati promo harga minuman hanya Rp. 1.000,- di jam tertentu untuk semua transaksi menggunakan TCASH Tap. 

Selain itu, pelanggan di JFK 2016 juga akan dimanjakan dengan beragam promo menarik lainnya seperti harga khusus untuk Paket Basic layanan T-Bike mulai Rp. 200 ribuan, serta promo redeem Telkomsel POIN dengan jumlah tertentu dan disertai pembelian produk Telkomsel yang menghadirkan kesempatan bagi pelanggan untuk meraih keuntungan berlimpah mulai dari merchandise ekslusif, cashback untuk pembelian device smartphone, hingga lucky dip berhadiah 1 unit motor matic Vespa yang akan diundi di akhir periode JFK 2016. 

Dengan tetap menghadirkan petugas layanan yang untuk upgrade kartu uSIM 4G LTE Telkomsel, Telkomsel juga ingin memastikan ekosistem digital Telkomsel didukung penerapan konsep DNA (Device-Network-Application) secara menyeluruh dengan juga menggandeng distributor device yang menghadirkan penawaran special sejumlah bundling smartphone 4G terbaru, seperti promo smartphone Samsung Galaxy J1 Mini (4G LTE) harga di bawah Rp. 1 juta dengan bonus kartu simPATI paket internet TAU 4G kuota 10GB, diskon harga hingga 60%, trade-in handphone lama yang akan dihargai hingga Rp 5 juta, serta program cicilan 0% tanpa kartu kredit, yang mana semuanya dibundling kartu simPATI paket internet dengan kuota hingga 15GB.

“Telkomsel berharap pengalaman pelanggan di event JFK 2016 ini akan semakin seru dengan kehadiran inovasi layanan digital di booth Telkomsel. Terlebih di seluruh area JFK 2016 Telkomsel telah mengoptimalisasikan kualitas dari jaringan 3G dan 4G BTS existing, baik indoor maupun outdoor. Telkomsel juga telah menyiagakan tambahan 2 unit Combat BTS yang akan mendukung jangkauan layanan broadband Telkomsel di area open space Arena JI Expo Kemayoran, di mana biasanya ramai di saat konser musik artis/band berlangsung di panggung utama” pungkas Venusiana. (Icha)

Operator Ini Mulai Rambah Layanan Iklan Digital

0

Telko.id – Setelah sukses meluncurkan layanan Voice over LTE pertama di Indonesia, Smartfren kini mulai merambah dunia iklan digital dengan cakupan sekitar 12 juta pelanggan mereka diseluruh Indonesia.

Operator 4G LTE yang bermarkas di Jalan Sabang ini meluncurkan  layanan SmartAds, sebuah fitur iklan multimedia yang interaktif dan langsung ditujukan bagi target pelanggan data dan pengguna Smartphone. Melalui fitur terbaru ini, para pelanggan Smartfren akan mendapatkan informasi menarik yang sesuai dengan preferensi masing-masing pelanggan, langsung di layar smartphone mereka.

Berdasarkan keterangan pers(13/5) yang diterima tim Telko.id, Smartfren juga menjamin layanan mereka ini tidak mengganggu kenyamanan berkomunikasi pelanggan.

Selain dapat menikmati fitur ini tanpa terkena biaya kuota data, SmartAds dapat mengirimkan format informasi atau iklan yang lebih bersifat personalize dan interaktif, yakni multimedia OTA (Over The Air) push berupa foto, video, rich media (misalnya suara atau lagu), bahkan mengirimkan aplikasi.

Fitur ini juga bisa digunakan untuk melakukan survei, program promosi, maupun mengirimkan program diskon atau voucher untuk produk tertentu dengan tertarget berdasarkan behaviour pelanggan mereka.

Untuk memastikan kenyamanan pelanggan, notifikasi SmartAds hanya akan muncul ketika smartphone milik pelanggan berada dalam kondisi idle atau tidak sedang digunakan, sehingga pelanggan tidak akan merasa terganggu ketika sedang aktif menggunakan handset seperti menelepon, bermain games, chatting, dan lain sebagainya.

Revie Sylviana, SVP Digital Services Smartfren mengungkapkan, “Layanan SmartAds merupakan langkah awal bagi Smartfren untuk mulai merambah dunia Iklan Digital, dimana fitur ini kami bangun bukan hanya untuk mendapatkan potensi revenue dari layanan digital, tetapi sebagai medium baru untuk komunikasi interaktif yang lebih sesuai untuk target pelanggan data dan smartphone,”

Sekadar informasi, selama ini fitur umum yang tersedia hanya dalam bentuk SMS, USSD, atau banner, padahal pengguna data memiliki kebutuhan dan profil pemakaian yang sangat berbeda. Dengan adanya layanan ini, diharapkan pelanggan Smartfren mendapatkan prioritas dan akses langsung terhadap produk menarik yang berguna bagi pelanggan, sehingga pelanggan tidak akan ketinggalan informasi-informasi terbaru yang bermanfaat untuk mereka.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, layanan SmartAds juga disesuaikan dengan minat target pelanggan, sehingga dapat memastikan produk maupun informasi yang ditawarkan oleh pengiklan sesuai dengan kebutuhan para pelanggan.

Dengan adanya layanan ini, Smartfren berkomitmen untuk memasuki bidang Digital Advertising dan terbuka untuk pengiklan yang ingin menawarkan produknya ke pelanggan Smartfren.

APJII Segera Bentuk Hub Pelayanan Konten

0

Telko.id – Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) akan mengupayakan penyelesaian pembangunan layanan Hub Pengelolaan Konten yang nantinya akan berfungsi untuk menseleksi konten Internet. Layanan Hub Pengelolaan Konten ini bertujuan menyajikan konten Internet kepada masyarakat yang Bersih, Selektif dan Aman (BERSAMA).

“Masyarakat akan dapat menikmati layanan ini melalui penyelenggara jasa internetnya masing-masing yang sudah menjadi anggota APJII,” kata sekjen APJII Henri Kasyfi Soemartono.

Berdasarkan keterangan pers yang diterima oleh tim Telko.id, Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengungkapkan komposisi trafik Internet Indonesia ini adalah 70% trafik konten luar negeri dan 30% trafik konten dalam negeri.

“Kita sebegitu tergantungnya dengan bukan hanya konten asing bahkan juga ekosistem digital asing. Hal inilah yang membuat kita harus mempunyai perencanaan yang matang dan bertahap apabila kita berkeinginan memerdekakan diri dari konten dan ekosistem digital asing,” ujarnya.

Izza menambahkan, Blocking 100% terhadap suatu situs atau sumber konten dapat menimbulkan sebuah ‘mudharat’ yang lebih besar daripada manfaat yang akan didapatkan oleh konsumen.

Izza juga mengajak seluruh masyarakat untuk secara bersama mewujudkan Internet Indonesia yang lebih baik. “APJII akan bekerjasama dengan organisasi masyarakat seperti ICMI, Muhammadiyah dan NU, untuk memaksimalkan manfaat dari Hub Konten APJII BERSAMA ini,” tukasnya.

Sekadar informasi, beberapa waktu lalu Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) meminta pemerintah memblokir layanan mesin pencari Google dan YouTube. Alasannya, kedua layanan tersebut jadi lahan penyebaran konten pornografi dan kekerasan.

Lebih lanjut lagi, organisasi cendekiawan itu menyebutkan bahwa rata-rata pelaku kekerasan seksual memakai Google dan YouTube sebagai alat ‘pencari inspirasi’ yang dimaksudkan berupa konten porno dan rangsangan seksual.

Qualcomm Hadirkan Platform Untuk Connected Car

0

Telko.id – Tren smart city yang sedang mendunia seakan memaksa semua industri terkait untuk terus berinovasi, yang paling terlihat tentu saja industri otomotif. Yap, industri ini sedang berusaha memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menciptakan sebuah mobil pintar pada diri connected car.

Selain pabrikan mobil yang bekerja keras, tentunya connected car juga memerlukan dukungan dari perusahaan teknologi penyedia software maupun hardware untuk menciptakan mobil pintar yang mendukung smart city.

Berkacar dari hal tersebut, Qualcomm Incorporated melalui anak perusahaannya, Qualcomm Technologies mengumumkan Qualcomm® Connected Car Reference Platform yang bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi untuk generasi connected car selanjutnya yang lebih kompleks dan mutakhir.

Sekadar informasi, Qualcomm Technologies telah berhasil mengapalkan lebih dari 340 juta chip kepada lebih dari 20 produsen otomotif sampai dengan saat ini. Selain itu, Qualcomm Technologies tengah mengembangkan sebuah produk yang dirancang untuk dapat mengikuti perkembangan dunia otomotif yang selalu bergerak cepat, yang akan difasilitasi dengan teknologi terbaru seperti 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth, dan komunikasi melalui vehicle-to-everything (V2X).

Berdasarkan keterangan pers yang diterima tim Telko.id, Platform tersebut juga didesain untuk menyelesaikan berbagai tantangan seperti keselerasan kerja jaringan nirkabel, layanan future-proofing, dan arsitektur in-car hardware dalam skala besar.

Platform Referensi untuk Connected Cars ini diciptakan berdasarkan beberapa teknologi yang diprakarsai oleh Qualcomm dalam bidang otomotif, yakni di antaranya modem LTE Qualcomm X12 dan X5, quad-constellation Global Navigation Satellite System (GNSS) dan solusi pencari lokasi 2D/3D Dead Reckoning (DR). Teknologi Qualcomm® VIVE™ Wi-Fi®, Dedicated Short
Range Communications (DSRC) untuk V2X, Bluetooth, Bluetooth Berdaya Rendah dan kemampuan penyiaran, seperti penyetem analog dan digital yang menggunakan perangkat lunak khusus radio melalui chip Qualcomm® tuneX™.

Selain itu, platform ini juga menghadirkan teknologi jaringan dalam kendaraan, seperti Gigabit (OABR) Ethernet dengan Automotive Audio Bus (A2B) dan interface Controller Area Network (CAN).

Screenshot_2016-06-12-22-05-04

Setidaknya, terdapat empat kunci kelebihan yang ditawarkan oleh platform ini, seperti :

  • Skalabilitas: Menggunakan kerangka kerja umum yang mencakup mulai dari Telematics Control Unit (TCU) hingga portal nirkabel yang saling terhubung, meliputi beberapa Electronic Control Units (ECUs) yang ada di fungsi pendukung terpenting di dalam mobil, seperti peningkatan-peningkatan perangkat lunak dan koleksi data serta analisis over-the-air.
  • Future-proofing: Memudahkan konektivitas perangkat keras dan perangkat lunak dalam kendaraan untuk ditingkatkan sepanjang siklus hidupnya, memberikan migrasi pelacak dari DSRC ke hybrid/cellular V2X dan dari 4G LTE ke 5G kepada para produsen otomotif.
  • Koeksistensi Nirkabel: Mengatur penggunaan beberapa teknologi nikabel secara bersamaan yang menggunakan spektrum frekuensi yang sama, seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan Bluetooth Berdaya Rendah.
  • Dukungan OEM dan aplikasi pihak ketiga: Memberikan kerangka kerja keamanan untuk pengembangan dan eksekusi aplikasi buatan sendiri.

Platform Referensi ini memungkinkan para produsen dan pemasok mobil
untuk mencari peluang-peluang baru, membuat sample, dan mengomersialkan desain teknologi ini menggunakan modul dan solusi yang diberikan berdasarkan tujuan jangka panjang Qualcomm Technologies.

“Dengan Platform Referensi untuk Connected Car ini, Qualcomm Technologies telah mengembangkan sebuah platform untuk produsen otomotif, modul untuk OEM, dan para pengembang yang menitikberatkan pada skalabilitas, modularitas, dan keamanan untuk
mengintegrasikan dan mengelola beragam teknologi nirkabel terkini dalam kendaraan,” ujar Nakul Duggal, Vice President, Product Management, Qualcomm Technologies.

Platform Referensi untuk Mobil Terkoneksi milik Qualcomm ini diperkirakan akan tersedia di pasaran pada akhir tahun 2016.

#UpgradeJadiHepi Jadi Upaya OLX dan Elevania Dongkrak Trafik

0

Telko.id – Program bertajuk #UpgradeJadiHepi menjadi upaya baru dari dua pemain e-commerce tanah air, OLX dan elevania untuk memperluas pasar. Lewat program ini, keduanya berharap untuk tak hanya dapat memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga menarik lebih banyak minat konsumen untuk masuk ke industri e-commerce.

James Lee, Chief Executive Officer elevenia mengungkapkan hal itu dalam acara peresmian kerjasama antara elevania dan OLX yang berlangsung di Pasific Place, Jakarta, Jumat (10/6). Dijelaskan James, program #UpgradeJadiHepi menandai dimulainya hubungan yang erat antara elevenia dan OLX.

“Melalui program ini, kami berharap bisa memenuhi kebutuhkan konsumen yang akan semakin beragam di bulan Ramadan ini, dan kami sebagai pemain e-commerce mencoba memberikan fasilitas dalam pemenuhan kebutuhan tersebut,” katanya.

Digelar mulai tanggal 13 Juni 2016 hingga 25 Juli 2016, program #UpgradeJadiHepi ini akan membagikan voucher belanja senilai Rp150 ribu kepada para seller OLX yang melakukan pemasangan iklan di fitur premium listing. Voucher belanja ini bisa digunakan untuk bertransaksi di elevenia.

“Lewat program ini kita ingin meningkatkan jumlah seller yang melakukan pemasangan iklan di fitur premium listing,” ungkap CEO OLX, Daniel Tumiwa.

Kerjasama antara elevania dan OLX ini diharapkan akan dapat membawa dampak positif, baik dari segi traffic maupun transaksi. Dan bisa menjadi benchmark atas semakin meningkatnya rasa percaya masyarakat kepada industri e-commerce, yang secara tidak langsung menjadi tanda kian majunya perkembangan dunia e-commerce di Indonesia.

“Kalau responnya baik, tidak tertutup kemungkinan akan diperpanjang,” kata Daniel diamini Anggita Vela Lydia, GM Partnership & Promotion Marketing elevania terkait masa waktu program.

Saat ini, OLX yang sebelumnya adalah Tokobagus.com dan Berniaga.com tak hanya menjadi media yang memudahkan para penjual untuk memasang iklan untuk dapat dengan cepat menjual barangnya, tetapi juga menjadi media bagi pembeli untuk mencari beragam produk barang bekas dan barang baru. Sementara elevenia, yang merupakan sebuah usaha patungan antara PT. XL Axiata, Tbk., dan SK Planet menjadi media yang mempertemukan penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara online. Ada setidaknya 40.000 seller, dimana 20 persen diantaranya UKM dan 8 juta produk tersedia di elevania.