spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1267

Wuiih Keren! Iklan Pepsi Tayang di Luar Angkasa

Telko.id, Jakarta – Perusahaam minuman soda Pepsi berencana memasang iklan Pepsi di luar angkasa, agar bisa dilihat oleh penduduk di Bumi saat malam hari. Pepsi sudah menjalin kerja sama dengan startup asal Rusia bernama StartRocket.

Menurut laporan Digital Trends, teknologi iklan yang diadopsi oleh Pepsi bernama Orbital Billboard. Sifatnya serupa papan iklan, tapi ini mengorbit di angkasa. StarRocket akan menggunakan perangkat bernama Cubesat.

Merujuk video di akun resmi YouTube milik NASA, Cubesat merupakan sebuah satelit dengan ukuran yang kecil. Cubesat diterbangkan bersama roket dan bisa dipasangkan dengan beragam alat pendukung.

{Baca jgau: Katherine Louise Bouman, Sosok di Balik Foto Lubang Hitam}

Nantinya, kumpulan Cubesat akan terbang membentuk sebuah konstelasi sehingga menjadi iklan Pepsi, cara kerjanya mirip-mirip seperti rasi bintang. Cubesat akan memantulkan cahaya matahari sehingga bisa terlihat dari Bumi pada malam atau dini hari.

“Orbital Billboard adalah revolusi komunikasi pemasaran. Kami bekerja sama dengan Pepsi karena merupakan inovator minuman non-alkohol,” tutur perwakilan StarRocket, Olga Mangova, dikutip Telko.id, Selasa (16/04/2019).

Profesor Astronomi di University of Michigan, Patrick Seitzer memberi komentar atas rencana tersebut. Menurutnya, proyek dengan misi tidak berkaitan ilmu pengetahuan maupun keamanan nasional justru tidak bijak.

{Baca juga: Pesawat Ruang Angkasa Israel Gagal Mendarat di Bulan}

StarRocket kabarnya sudah mulai diuji coba untuk kerja sama dengan Pepsi. Mereka berencana mulai menerbangkan Cubesat iklan Pepsi ke orbit pada 2021.

Dilaporkan, Pepsi harus merogoh kocek sebesar USD 20.000 atau lebih kurang Rp 280 juta bisa menyediakan layanan beriklan selama delapan jam di angkasa. Tentu saja, harga itu jauh lebih mahal dibanding durasi beriklan menggunakan papan iklan di Bumi. (SN/FHP)

Sumber: Digital Trends

Lagi, Apple Watch Series 4 Selamatkan Nyawa Nenek 80 Tahun

0

Telko.id, Jakarta Apple Watch Series 4 kembali menyelamatkan nyawa seseorang. Kali ini, jam tangan pintar Apple itu menolong nenek 80 tahun. Bagaimana bisa?

Asal tahu saja, Apple Watch Series 4 memiliki fitur pendeteksi jatuh. Jam tangan pintar tersebut akan membunyikan alarm sebagai upaya untuk menarik perhatian orang lain.

Jika merasakan pengguna bergerak, Apple Watch Series 4 akan memberi opsi untuk mengabaikan peringatan atau menghubungi 911 menggunakan Digital Crown.

{Baca juga: iPhone dan Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Gas Beracun}

Namun, jika tak ada gerakan selama satu menit, panggilan Emergency Services akan dilakukan secara otomatis. Hal itulah yang terjadi dalam kasus seorang nenek 80 tahun.

Dilansir phoneArena, Selasa (16/04/2019), pesan Apple Watch Series 4 dikirimkan ke kontak darurat ketika sang nenek terjatuh di apartemennya di Haidhausen, Munich, Jerman. Kala wanita paruh baya itu terjatuh dan kehilangan kesadaran, otomatis jam pintar ini memanggil operator 911.

Dikutip Telko.id, saat ambulans tiba, petugas tidak bisa membuka pintu. Petugas pemadam kebakaran pun dikirimkan ke lokasi untuk membukanya secara paksa.

Putra nenek itu juga menerima peringatan. Ia tiba tepat waktu sehingga sang nenek tidak memerlukan rawat inap meskipun terjatuh hingga pingsan.

{Baca juga: Hebat! Apple Watch Kembali Selamatkan Nyawa Pengguna}

Sebelumnya, seorang pasien yang mengalami atrial fibrillation atau denyut jantung tak beraturan nyaris kehilangan nyawanya apabila Apple Watch terbaru yang digunakannya tidak memberikan peringatan soal denyut jantungnya yang tidak beraturan.

Hal ini dikisahkan oleh ahli kardiologi dr Phil Massey dari Pacific Medical Centers, California, Amerika Serikat, yang mengatakan bahwa pasien tersebut datang ke rumah sakit setelah mendapat peringatan dari Apple Watch miliknya. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

KPU Jadi Target Serangan Konten Hoaks

Telko.id, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bekerja ekstra menggelar penyelenggaraan Pemilu 2019. Selain sibuk mengurus segala hal terkait pemilu, KPU harus menghadapi berbagai serangan konten hoaks yang banyak bertebaran di media sosial.

Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Septiaji Eko Nugroho melihat bahwa penyelenggara pemilu tersebut menjadi objek serangan Hoaks. Menurut Septiaji, pada hari pencoblosan 17 April 2019, konten hoaks akan menyerang KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Yang akan paling massif diserang adalah penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu),” kata Septiaji kepada Tim Telko.id, Selasa (16/04/2019)

Septiaji mengatakan bahwa pemerintah perlu tanggap mengatasi serangan hoaks terhadap KPU. Perlu dilakukan langkah hukum terkait konten hoaks jika menyerang legitimasi pemilu 2019.

{Baca juga: Kominfo: 62 Konten Hoaks Beredar Jelang Pemilu 2019}

“Untuk isu yang menyerang legitimasi pemilu saya rasa butuh penindakan hukum yang cepat, tegas dan transparan mengingat dampak kerusakan yang tinggi,” tutur Septiaji.

“Kominfo tetap menjadi garda terdepan untuk memfilter konten negatif dengan menutup akses ke situs abal-abal yang provokatif,” tambah Septiaji.

Konten hoaks juga harus dilawan oleh masyarakat itu sendiri. Septiaji menghimbau kepada masyarakat untuk tetap percaya terhadap KPU, dan memilah informasi yang simpang siur terkait penyelenggaraan pemilu 2019.

Dia memberikan solusi, ketika menemukan informasi yang masih simpangsiur terkait pemilu, maka sebaiknya masyarakat melihat informasi resmi dari lembaga yang otoritatif seperti KPU dan Bawaslu.

“Masyarakat jangan ikut melakukan generalisasi ketika ditemukan potensi kecurangan, dan melabelinya dengan pemilu curang, ketika ada kecurangan, maka ada mekanisme yang berjalan untuk mengatasi kecurangan itu,” tambah Septiaji.

{Baca juga: Masa Tenang Pemilu, Kominfo Himbau Stop Kampanye di Medsos}

Terakhir masyarakat juga diminta untuk mengendalikan diri dan rajin melakukan cek fakta, ketika sebuah konten yang berpotensi hoaks ditemukan.

“Masyarakat harus melakukan pengendalian diri. Menjelang pencoblosan akan ada banyak informasi dengan judul menggoda dan bombastis. Cek lagi sebelum disebarkan,” kata Septiaji. [NM/HBS]

 

Pemilu 2019, Mafindo Minta Warganet Kendalikan Diri

Telko.id, Jakarta – Menjelang Pemilu 2019, konten berita palsu atau hoaks banyak tersebar di media sosial. Untuk itu, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menghimbau warganet bisa mengendalikan diri untuk tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Menurut Ketua Mafindo, Septiaji Eko Nugroho menjelang hari pencoblosan, biasanya akan muncul banyak informasi atau konten berita terkait Pemilu 2019.

Sayangnya, konten tersebut memiliki judul yang berlebihan, dan kebenarannya masih diragukan. Untuk itu warganet harus mengendalikan diri untuk tidak menyebarkannya, dan tidak terjebak dalam konten hoaks.

“Masyarakat harus melakukan pengendalian diri. Menjelang pencoblosan akan banyak informasi dengan judul menggoda dan bombastis. Untuk itu cek lagi sebelum dibagi,” kata Septiaji kepada Tim Telko.id pada Selasa (16/04/2019).

Selain mengendalikan diri, warganet juga jangan mudah terprovokasi. Masyarakat jangan ikut melakukan generalisir ketika ditemukan potensi kecurangan dan melabeli bahwa pemilu 2019 curang.

{Baca juga: Lewat Aplikasi Ini, Yuk Cek Nama di DPT Pemilu 2019}

“Ketika menemukan informasi simpang siur terkait kepemiluan, maka ambilah informasi dari lembaga yang otoritatif seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu),” tambah Septiaji.

Septiaji menilai bahwa konten hoaks politik bisa muncul lebih dari tiga topik dalam satu hari.  Agar  tidak bingung atau terprovokasi, Mafindo meminta masyarakat untuk mengecek melalui kanal Cek Fakta di media massa atau situs anti hoaks lainnya.

“Untuk itu seringlah menengok kanal Cek Fakta yang disediakan media massa, situs anti hoaks seperti CekFakta.com, TurnBackHoax.ID, StopHoax.ID untuk mengetahui apakah informasi tersebut hoax atau tidak,” ujar Septiaji.

{Baca juga: Perangi Hoaks, Kominfo Bikin Chatbot Anti Hoaks di Telegram}

Sedangkan kepada pemerintah, Mafindo menilai jika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bisa tanggap dalam menangani konten hoaks khusunya terkait pelaksanaan Pemilu.

“Kominfo tetap menjadi garda terdepan untuk memfilter konten negatif dengan menutup akses ke situs-situs abal-abal yang provokatif,” tutup Septiaji. [NM/HBS]

Ini Dia Proyeksi Kenaikan Trafik Operator Saat Pemilu

Telko.id – Besok, pesta demokrasi, Pemilihan umum Presiden dan Legislatif 2019 akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Tak pelak, operator pun harus bersiap akan kenaikan trafik di tempat-tempat pemilihan atau TPS.

Tidak terkecuali perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi 4G LTE, Smartfren Telecom. Guna mendukung kelancaran pemilu 2019, Smartfren melakukan langkah optimasi jaringan di semua area layanannya.

“PEMILU 2019 ini merupakan sebuah ajang besar dengan skala nasional, kami sendiri memprediksi akan terjadi kenaikan traffic data antara 5 – 10%. Dimana yang akan menjadi penyumbang kenaikan tersebut adalah kegiatan di media sosial, serta streaming di beberapa channel media karena ada quick count atau penghitungan cepat”. Ujar Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations and Special Project Smartfren.

“Meski demikian, kami menyatakan siap untuk menghadirkan konektivitas jaringan yang prima selama proses berlangsung, dan untuk lebih menegaskan hal tersebut kami lakukan optimasi jaringan khususnya di daerah daerah pemukiman serta lokasi tempat pemungutan suara (TPS)”. Tambah Munir.

Selain itu Smartfren juga memastikan kehadiran produknya baik kartu perdana ataupun voucher isi ulang, baik unlimited atau kuota super besar, disetiap counter handphone dan juga sentra penjualan pulsa.

Jika Smartfren hanya memproyeksikan kenaikan 5-6% saja saat Pemilu. Telkomsel lebih tinggi lagi. Maklum saja, operator ini merupakan operator terbesar di Indonesia. Setidaknya, saat Pesta Demokarasi PEMILU yang juga berdekatan dengan momen Ramadhan dan Idul Fitri. Telkomsel telah menyiapkan dan memastikan infrastruktur jaringan agar selama masa tenang, Pilpres, Hari Pemilihan hingga Pengumuman, layanan komunikasi berjalan lancar dan tidak ada gangguan ataupun kendala yang berarti.

Hal yang sama juga diproyeksikan oleh Indosat Ooredoo. “Perusahaan memprediksi akan terjadi kenaikan trafik telekomunikasi saat berlangsungnya Pemilu, dimana untuk layanan suara dan SMS relative tidak mengalami kenaikan, namun trafik layanan data akan mengalami kenaikan berkisar antara 5-7%,” Turina Farouk, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Namun, Telkomsel memproyeksikan jauh lebih tinggi dari kedua operator tersebut. Maklum, operator ini juga memiliki pelanggan yang jauh lebih besar.

“Seiring dengan meningkatnya masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital, trafik layanan suara diprediksi mengalami penurunan sekitar 7,4% atau sekitar 1,1 milyar menit, demikian juga untuk trafik layanan SMS diperkirakan cenderung menurun sekitar 4% atau sekitar 500 juta SMS) dibandingkan hari biasa,” ujar Denny Abidin, GM External Corporate Communications Telkomsel dalam pernyataan tertulisnya.

Trafik layanan data atau payload diperkirakan meningkat lebih dari 15,8% (atau lebih dari 18.000 Tera Byte) dibandingkan hari biasa. Umumnya pada periode ini layanan data digunakan pelanggan untuk berkomunikasi dan berinteraksi melalui layanan media sosial dan pesan instan.

Untuk mengamankan selama PEMILU, Telkomsel pun telah melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 1.400 titik yang terdiri dari KPU Pusat, KPU Daerah, TPS, Bawaslu, Kantor Kepolisian dan Militer di seluruh Indonesia. (Icha)

 

XL Tambah 2 Koleksi Modem WiFi 4G Demi Kenyamanan Pelanggan

0

Telko.id – Demi memaksimalkan kenyamanan pelanggan layanan broadband XL Go IZI, PT XL Axiata Tbk ( XL Axiata ) mengenalkan Modem WiFi 4G berkualitas premium. Dengan Modem WiFi terbaru ini akan membantu pelanggan mengakses internet cepat secara maksimal di mana pun dan kapan pun.

Chief Marketing Officer XL Axiata, David Arcelus Oses mengatakan, “Kami sangat memahami kebutuhan pelanggan terhadap akses internet cepat termasuk untuk layanan broadband dengan perangkat yang memadai. Kami berusaha menjawab kebutuhan pelanggan dengan menyediakan dua modem canggih 4G terbaru dari Huawei.”

Modem yang dimaksud adalah Modem WiFi Huawei tipe E5573 dan Huawei tipe E5577 Max. Untuk tipe E5573, memiliki keunggulan berupa baterai berdaya tahan tinggi sebesar 1.500 mAh yang bisa beroperasi lebih kurang selama 6 jam. Selain itu modem ini memiliki spesifikasi berupa kecepatan 4G versi Cat4.

Sedangkan Modem WiFi 4G Huawei E5577 Max memiliki layar yang bisa menampilkan informasi kuota, kekuatan sinyal, SSID WiFi, password, dan nomor XL pelanggan. Selain itu ada juga dukungan untuk konektor antena eksternal, slot MicroSD up to 32 GB, dan baterai 3.000 mAh yang bisa menyala selama lebih kurang 12 jam.

Pelanggan bisa mendapatkan paket bundling XL GO IZI Huawei E5573 seharga Rp 599 ribu, dan paket bundling XL GO IZI Huawei E5577 Max seharga Rp 869 ribu, harga tersebut sudah termasuk Ppn. Produk ini bisa didapatkan di Toko Pulsa, Outlet Handphone, XL Center/Xplor, Toko Online dan Toko Komputer. XL GO IZI bundling E5573 sudah bisa dibeli sejak Februari 2019 sedangkan Tipe E5577 Max bisa dibeli mulai tanggal 15 April 2019.

Pelanggan yang membeli bundling tersebut otomatis akan mendapatkan manfaat berupa kuota data utama 20 GB di jaringan 3G/4G yang berlaku untuk selamanya, dan XL Pass Lite untuk roaming gratis selama 1 tahun. Adapun XL Pass Lite berlaku di 9 negara, yaitu Malaysia, Singapura, Kamboja, Taiwan, Hong Kong, Sri Lanka, Macau, Bangladesh, dan Nepal.

XL Go IZI adalah produk mobile broadband XL yang dikhususkan untuk digunakan pada perangkat MiFi yang bertujuan untuk mempermudah pengguna dengan skema isi pulsa langsung menjadi kuota. Pelanggan bisa mendapatkan kuota 1GB dengan harga hanya Rp 5 Ribu. Kelebihan XL Go IZI lainnya, yaitu kuota datanya berlaku selamanya atau tak ada batas waktu, pelanggan hanya memastikan kartunya tetap aktif.

Dengan begitu, pelanggan tidak perlu khawatir kuota datanya hangus. Untuk menambah kuota, yang perlu dilakukan pelanggan hanya isi pulsa. Tentu saja, kelebihan ini akan sangat menguntungkan bagi pelanggan yang selama ini cenderung memiliki pola penggunaan kuota yang efisien. (Icha)

 

 

Wih Keren! Iklan Pepsi Tayang di Luar Angkasa

Telko.id, Jakarta – Perusahaam minuman soda Pepsi berencana memasang iklan Pepsi di luar angkasa, agar bisa dilihat oleh penduduk di Bumi saat malam hari. Pepsi sudah menjalin kerja sama dengan startup asal Rusia bernama StartRocket.

Menurut laporan Digital Trends, teknologi iklan yang diadopsi oleh Pepsi bernama Orbital Billboard. Sifatnya serupa papan iklan, tapi ini mengorbit di angkasa. StarRocket akan menggunakan perangkat bernama Cubesat.

Merujuk video di akun resmi YouTube milik NASA, Cubesat merupakan sebuah satelit dengan ukuran yang kecil. Cubesat diterbangkan bersama roket dan bisa dipasangkan dengan beragam alat pendukung.

{Baca jgau: Katherine Louise Bouman, Sosok di Balik Foto Lubang Hitam}

Nantinya, kumpulan Cubesat akan terbang membentuk sebuah konstelasi sehingga menjadi iklan Pepsi, cara kerjanya mirip-mirip seperti rasi bintang. Cubesat akan memantulkan cahaya matahari sehingga bisa terlihat dari Bumi pada malam atau dini hari.

“Orbital Billboard adalah revolusi komunikasi pemasaran. Kami bekerja sama dengan Pepsi karena merupakan inovator minuman non-alkohol,” tutur perwakilan StarRocket, Olga Mangova, dikutip Telko.id, Selasa (16/04/2019).

Profesor Astronomi di University of Michigan, Patrick Seitzer memberi komentar atas rencana tersebut. Menurutnya, proyek dengan misi tidak berkaitan ilmu pengetahuan maupun keamanan nasional justru tidak bijak.

{Baca juga: Pesawat Ruang Angkasa Israel Gagal Mendarat di Bulan}

StarRocket kabarnya sudah mulai diuji coba untuk kerja sama dengan Pepsi. Mereka berencana mulai menerbangkan Cubesat iklan Pepsi ke orbit pada 2021.

Dilaporkan, Pepsi harus merogoh kocek sebesar USD 20.000 atau lebih kurang Rp 280 juta bisa menyediakan layanan beriklan selama delapan jam di angkasa. Tentu saja, harga itu jauh lebih mahal dibanding durasi beriklan menggunakan papan iklan di Bumi. (SN/FHP)

Sumber: Digital Trends

Banyak yang Baru! Ini Bocoran Fitur iOS 13 yang Segera Dirilis

Telko.id, Jakarta – Apple diprediksi akan meluncurkan iOS 13 pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 yang digelar pada 3 Juni mendatang. Meski belum merilisnya secara resmi, namun sejumlah fitur iOS 13 sudah bocor duluan berkat informasi dari orang-orang yang ikut dalam pengembangan sistem operasi untuk iPhone dan iPad ini.

Menurut 9to5Mac, seperti dikutip Telko.id pada Selasa (16/04/2019), ada beberapa fitur andalan yang hadir di iOS 13. Seperti Dark Mode, Mutitasking, Undo Gesture, Font Management, Volume HUD, dan lainnya.

{Baca juga: iOS 13 Bakal Hadir di WWDC 2019?}

Nah, dalam tulisan kali ini, kami akan membeberkan fitur-fitur yang dipastikan akan hadir di IOS 13. Siapa tahu salah satu dari fitur ini akan menjadi favorit Anda ketika mendapatkannya nanti. Yuk simak!

Dark Mode dan Multitasking

Setelah dinantikan lama oleh para Apple Fanboy, akhirnya Dark Mode dihadirkan juga pada iOS 13 untuk iPhone dan iPad. Fitur ini dapat digunakan lewat Settings pada smartphone, dan otomatis akan mengubah seluruh sistem menjadi gelap.

Detailnya memang belum diungkapkan secara detail, tapi fitur ini tampaknya juga mendukung opsi High Contrast yang sebelumnya sudah hadir di macOS. Selain itu, aplikasi iPad yang berjalan di perangkat Mac menggunakan Marzipan akan mendukung native Dark Mode di iOS dan macOS.

{Baca juga: Bocor, Begini Tampang iPhone dengan iOS 13 dan Dark Mode}

Tak hanya Dark Mode, Apple juga menghadirkan fitur Multitasking di iOS 13 untuk iPad yang pengguna menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Masing-masing aplikasi ini bisa ditempatkan di bagian tertentu dari layar, sekaligus dapat dimatikan dengan cara drag aplikasi ke arah luar layar.

Jendela aplikasi juga atau disebut sebagai Cards dapat ditumpuk satu sama lain dengan adanya efek kedalaman yang menunjukkan kartu mana yang di atas dan di bawah.

Peningkatan Safari, Undo Gesture, dan Font Management

Di iOS 12, biasanya Safari selalu “memaksa” situs tertentu yang tidak mendukung tampilan iPad untuk tampil dengan versi iPhone, sehingga tampilannya akan tampak lebih besar. Hal ini akhirnya membuat pengguna untuk menggunakan fitur Request Desktop Site Button untuk mengatasinya.

Tapi iOS 13, kemampuan Safari ditingkatkan lagi. Browser ini akan secara default mengubah situs ke versi desktop setiap kali mendeteksi situs yang tidak mendukung tampilan iPad.

{Baca juga: iPhone 7 Plus Jadi Perangkat Pertama yang Disambangi iOS 13}

Hal yang banyak dikeluhkan oleh pengguna iOS adalah tidak adanya fitur undo atau pembatalan. Dengan iOS 13, Apple akhirnya memperkenalkan Undo Gesture yang memungkinkan pengguna membatalkan input teks pada iPad.

Gesture yang digunakan adalah mengetuk area keyboard menggunakan tiga jari, kemudian geser ke kiri dan kanan untuk menggunakan undo dan redo secara interaktif. Lalu Font Management, yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui apakah dokumen yang mereka buka tidak tersedia jenis font-nya atau tidak.

Aplikasi Mail yang Makin Pintar

Kini aplikasi Mail mampu mengatur kategori pesan masuk yang diterima. Apakah masuk ke kategori Marketing, Purchases, Travel, Not Important, dan lainnya. Masing-masing kategori ini juga dapat dicari dengan mudah oleh pengguna.

Selain itu, pengguna juga dapat menambahkan pesan masuk ke dalam antrian Read Later, mirip aplikasi email pihak ketiga. Di iOS 13 juga, Apple mempersiapkan gesture atau gerakan baru yang memudahkan pengguna untuk memilih beberapa item sekaligus dalam aplikasi untuk meningkatkan produktivitas pengguna.

HUD Volume Baru dan Siri yang Lebih Pintar

Siri

Hal baru lainnya pada iOS 13 adalah HUD dari volume yang dirancang ulang. Kemudian, Apple juga meningkatkan kemampuan Siri yang mampu menolak kesalahan umum ketika pengguna memberikan perintah suara “Hey Siri!”, seperti tangisan bayi, tawa, dan lainnya.

{Baca juga: Gara-gara Ini, Puluhan Ribu iPhone Bekas Hancur Sia-sia}

Siri juga akan mendukung lebih banyak bahasa lagi dengan baik, termasuk input menggunakan keyboard. Well, bagaimana menurut Anda dengan beberapa fitur di iOS 13 ini? Fitur apa yang paling kalian tunggu? (FHP)

Sumber: 9to5Mac

Rudiantara Bantah Hoaks Eksodus WNI Jelang Pemilu 2019

Telko.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara membantah kabar terkait banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan eksodus atau berlibur ke luar negeri jelang Pemilu 2019.

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Selasa (16/04/2019), Rudiantara menghimbau masyarakat untuk tidak berpengaruh atas isu tersebut.

Pasalnya selama 1 minggu terakhir catatan reservasi penerbangan ke luar negeri masih dalam taraf normal.

“Berdasarkan catatan, reservasi penerbangan itu normal, harga penerbangan juga normal selama seminggu ini,” ucap Rudiantara di Jakarta pada Senin (16/04/2019)

Selain reservasi penerbangan, hal yang sama juga terlihat pada reservasi hotel. Menurut Rudiantara, ada 70 ribu reservasi hotel ke luar negeri dan 74 ribu reservasi masuk ke hotel-hotel di Indonesia.

“Kita di Indonesia kan wisatawannya banyak, jadi ada plusnya kan. Itu semua berjalan normal. Tidak ada lonjakan atau eksodus,” tutur Menkomifo.

{Baca juga: 2 Pendekatan Kominfo untuk Tangkal Konten Hoaks Pemilu 2019}

Rudiantara menambahkan bahwa secara grafik penerbangan mingguan ke luar negeri, maupun yang datang ke dalam negeri berjalan stabil. Artinya, tidak ada lonjakan angka-angka yang mengisyaratkan sebelum Pemilu ada eksodus.

Sebelumnya ada informasi jika banyak warga Indonesia yang eksodus ke luar negeri menjelang Pemilu 2019 yang berlangsung pada Rabu 17 April 2019 nanti.

Menurut kabar tersebut, alasan mereka untuk meninggalkan Indonesia karena khawatir akan stabilitas negara ketika hari pemungutan suara tiba. Namun isu tersebut dibantah pemerintah.

{Baca juga: Lewat Aplikasi Ini, Yuk Cek Nama di DPT Pemilu 2019}

Selain Rudiantara,  Menko Polhukam Wiranto menegaskan informasi tersebut tidak benar. Menurut Wiranto justru banyak masyarakat Indonesia yang antusias untuk memberikan hak suaranya pada pemilu kali ini.

“Ternyata setelah kita teliti dengan semua usaha-usaha kita, penjelasan yang akurat kepada publik dari berbagai instansi, maka eksodus ke luar negeri tidak terjadi,” kata Wiranto. [NM/HBS]

Begini Cara Upload Video di IGTV

Telko.id – Beberapa waktu lalu Instagram resmi meluncurkan platform video dengan durasi lebih panjang di dalam aplikasinya. Bernama IGTV, kini pengguna Instagram dimungkinkan untuk membuat channel video sendiri dan mengunggah video dengan durasi mulai dari 15 detik sampai 10 menit.

Nah, berkaitan dengan IGTV, kali ini Tim Telko.id bakal memberikan trik bagi Anda yang ingin memulai membuat channel IGTV sendiri dan mencoba untuk upload video di IGTV. Yuk simak caranya!

  • Pertama yang harus Anda lakukan adalah, update aplikasi Instagram ke versi terbaru di Google Play Store maupun App Store.
  • Kemudian, jalankan aplikasi Instagram. Di kanan atas layar, tepatnya di sebelah tombol Direct, terdapat tombol baru berbentuk televisi, tekan tombol tersebut.
  • Lalu untuk membuat channel IGTV sendiri, tekan tombol berbentuk gerigi di kanan layar smartphone. Setelah itu, tekan tombol Create Channel.
  • Jika sudah, sekarang tekan tombol avatar Anda di kanan layar smartphone, kemudian tekan tombol Upload Video atau tombol + di kanan atas layar.
  • Pilih video yang telah Anda rekam sebelumnya. Perlu diingat, durasi minimalnya adalah 15 detik dan maksimal 10 menit.
  • Satu lagi, usahakan unggah video yang menarik, sehingga besar kemungkinan video Anda dapat ditonton banyak orang dan dapat berdampak pada meningkatnya jumlah followers Anda.
  • Selanjutnya, berikan judul dan deskripsi dari video. Anda juga dapat membagikan video tersebut di halaman Facebook.

http://telset.id/

  • Tekan Post untuk mengunggah video.
  • Tunggu beberapa saat sampai video selesai diunggah. Anda juga dapat melihat proses upload video, sembari menonton video IGTV lainnya.

http://telset.id/

Selesai! Kini Anda resmi memiliki channel IGTV dan sudah dapat mengunggah konten video di dalam platform Instagram. Selamat mencoba! (FHP)