spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1721

True Telecom Akan Hadirkan 4G di 850 Mhz Pada Q3

0

Telko.id – Operator terbesar ketiga di Thailand yakni True, diperkirakan akan meluncurkan layanan 4G pada pita frekuensi 850MHz di Q3 tahun ini setelah regulator telekomunikasi menyetujui upgrade jaringan 3G yang saat ini beroperasi dalam kemitraan dengan perusahaan telekomunikasi miliki negara yaitu CAT Telecom.

Dilansir dari Mobile World Live, True memiliki perjanjian penjualan kembali dengan CAT Telecom. Perjanjian ini setidaknya akan mendanai upgrade jaringan 4G pada 15MHz spektrum milik CAT dan diizinkan untuk menyewa hingga 80 persen dari kapasitas kerja sampai 2025. Selain itu, True juga telah telah menginstal hampir 14.000 BTS 3G pada 850MHz band frekuensi rendah.

Selain spektrum 850MHz, True sejatinya memiliki 15MHz spektrum 2.1GHz serta 15MHz dari 1.8GHz dan 10MHz dari 900MHz yang mereka hasilkan dari proses lelang pada bulan November dan Desember lalu. Operator mengakuisisi dua blok spektrum 4G dan menggelontorkan dana sebesar $ 3220000000.

Saat ini, True memiliki 22 persen pangsa pasar di Thailand dan 11 persen dari 18 juta pengguna mereka telah beralih ke jaringan 4G, menurut GSMA Intelligence. Sementara operator terbesar kedua di Thailand dtac memiliki sekitar 2,2 juta sambungan 4G, yang mencakup 8,6 persen dari total pelanggan mereka.

Sementara itu, CAT bertujuan untuk meng-upgrade 20MHz spektrum 1.8GHz yang tidak terpakai untuk 4G. Dtac memiliki konsesi dari perusahaan yang dikelola negara untuk menggunakan 50MHz dari 1.8GHz spektrum, yang berakhir pada 2018, namun telah meluncurkan layanan hanya pada 25MHz.

Sementara itu, CAT diberikan 5MHz dari spektrum yang tidak terpakai ke Penyiaran dan Telekomunikasi Komisi Nasional untuk lelang 4G pada bulan November dan telah meminta regulator untuk menggunakan 20MHz tersisa untuk menawarkan layanan 4G sendiri.

Tahun 2019, VoLte akan Tumbuh Sebanyak 100 Persen

0

Telko.id – Pengguna Voice over LTE (VoLTE) di dunia akan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan pada periode 2014 hingga 2019 mendatang, terhitung pertumbuhan tersebut dapat menyentuh angka 100 persen. Meningkatnya pertumbuhan VoLte diprediksi karena meningkatnya adopsi jaringan 4G LTE di seluruh dunia.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Infiniti Research ini menyebutkan bahwa implementasi jaringan layanan VoLTE juga tumbuh 36 persen.

Lebih lanjut, Infiniti memprediksi bahwa layanan VoLTE akan mengantongi pendapatan sebesar US$ 120 miliar pada 2020, dengan lebih dari 12 persen dari layanan video call dan layanan tambahan lainnya.

Sekadar informasi, VoLTE merupakan layanan voice yang berbasis LTE. Volte yang merupakan kependekan dari Voice Over LTE ini memanfaatkan jaringan LTE untuk berkomunikasi melalui media voice dan juga memungkinkan penggunaan video call. Layanan ini sejatinya mirip dengan apa yang ditawarkan oleh OTT seperti Whatsapp, BBM dan Line, namun VoLte memiliki kualitas suara yang sangat baik bila dibandingkan tiga OTT tersebut.

Faktor lainnya yang mendorong pertumbuhan tinggi ini adalah meningkatnya pengapalan smartphone LTE dan permintaan pasar akan layanan suara berkualitas tinggi.

Menurut riset ini, kawasan Asia Pasifik menjadi pasar menjanjikan untuk layanan LTE. Pasalnya, adopsi LTE di kawasan tersebut baru memasuki fase awal, seperti dikutip dari laman Telecom Asia.

Di Indonesia sendiri, layanan VoLTE belum dapat diimplementasikan dikarenakan ekosistem handsetnya yang belum tersedia. Namun, beberapa operator seperti Smartfren menjanjikan layanan dan handset yang mendukung VoLTE bakal hadir pada 2016 mendatang. Sementara operator lain seperti XL nampaknya lebih condong mengarah ke RCS (Rich Communication Suite) yang tidak memerlukan penggantian handset.

Selain permasalahan handset, belum tersedianya layanan VoLte di Indonesia dikarenakan belum adanya aturan regulasi mengenai tarif interkoneksi antar operator lain.

Libur Panjang, Layanan Data XL Naik 72 Persen

0

Telko.id – Liburan panjang 2015 dilalui PT XL Axiata Tbk (XL) dengan sukses. Paling tidak, dalam hal pelayanan. Jaringan perusahaan dikabarkan sama sekali tidak mengalami gangguan teknis akibat kenaikan trafik penggunaan semua layanan. Kapasitas jaringan XL telah mampu menampung trafik kenaikan semua layanan di semua wilayah, terutama layanan data.

Dalam keterangan tertulisnya, (5/1), XL mengatakan bahwa trafik penggunaan layanan data meningkat selama masa liburan sepanjang dua pekan terakhir Desember 2015 hingga 3 Januari 2016. Selain itu, XL juga menjaga kualitas layanan dengan seksama sehingga pelanggan bisa mendapatkan manfaat yang tetap maksimal dari layanan XL selama liburan.

“Tahun ini periode liburan cukup panjang, hampir sekitar 2 pekan. Di situ juga ada dua hari besar, Natal dan Tahun Baru. Kita bisa saksikan masyarakat melakukan pergerakan untuk berlibur di berbagai daerah. Kami paham benar, saat ini eranya orang mendokumentasikan apa saja yang dilihat dan dirasakan lalu menyebarkannya ke komunitasnya melalui layanan data dan internet. Karena itu, kami benar-benar menjaga kinerja jaringan secara prima bisa melayani pelanggan,” ungkap Chief Services Management Officer XL, Yessie D. Yosetya.

Kenaikan trafik terutama terjadi pada akses layanan Data, terutama pada berbagai jenis layanan media jejaring sosial dan pengirim pesan instan. Kenaikan layanan meningkat selama periode liburan tersebut. Untuk layanan data, terjadi kenaikan rata-rata sekitar 72% dibandingkan periode tahun baru sebelumnya dan 35% dibandingkan dengan periode hari-hari biasa.

Pada penggunaan media jejaring sosial, terjadi kenaikan terutama pada Facebook sebesar 7% dan Path 11%.  Pada hari biasa, trafik Data sebesar 685 Terabytes.

Data XL menunjukkan, selama liburan terdeteksi terjadinya kenaikan trafik penggunaan layanan XL di daerah-daerah tertentu, terutama kota-kota tujuan wisata di Jawa seperti Bandung, Yogyakarta, Bali. Lebih spesifik lagi, kenaikan trafik terjadi di lokasi-lokasi wisata. Di Jakarta antara lain di Ancol, Monas, dan TMII. Di Yogya terutama di sejumlah di Gunung Kidul. Bandung di Lembang dan lokasi belanja di dalam kota. Surabaya antara lain di Jembatan Suramadu dan kebun binatang. Bali di sejumlah pantai, juga di area Ubud.

Jaringan XL di seluruh wilayah layanan didukung lebih dari 56 ribu BTS, sebanyak sekitar 3 ribu di antaranya adalah BTS 4G LTE. Sementara itu XL jaringan backbone fiber optic terbentang sepanjang tidak kurang dari 37 ribu km yang menghubungkan pulau Jawa dan tersambung melalui jaringan kabel bawah laut ke Bali-Lombok, Sumatera, Batam, Kalimantan dan Sulawesi.

Warid Telecom Hadirkan 4G di 8 Kota di Pakistan

0

Telko.id – Penyebaran layanan internet 4G LTE di dunia sudah semakin merata. Tercatat banyak operator diseluruh dunia yang sudah menyelenggarakan layanan ini dan bahkan telah memperluas cakupan mereka ke beberapa wilayah di negara mereka.

Sama halnya dengan di negara timur tengah, Pakistan. Salah satu operator mereka yakni Warid Telecom telah meluncurkan layanan 4G LTE sejak Desember 2014 silam.

Dilansir dari telecomasia, Warid Telecom telah meluncurkan layanan 4G LTE di delapan kota terbaru di Pakistan, yaitu Kamoki, Muridke, Sargodha, Sahiwal, Okara / Okara Cantt, Gwadar, Turbat, dan Kasur.

Pelanggan di kota-kota  tersebut  ditawarkan tujuh hari internet gratis bersama dengan penggantian simcard 4G LTE gratis dan juga menghadirkan handset 4G LTE dengan harga yang lebih bersahabat dan ekonomis, hal tersebut diumumkan oleh Warid Telecom  dalam sebuah pernyataan.

Layanan 4G LTE Warid Telecom juga tersedia di semua area layanan di Motorway (M2), tambah perusahaan.

Seperti diketahui, Warid Telecom termasuk dalam The Abu Dhabi Group, salah satu grup terbesar di Timur Tengah. Warid Telecom menyediakan layanan GSM seluler di Pakistan dan Bangladesh dengan markas besarnya yang terletak di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab.

Setelah peluncuran komersial layanan 4G LTE  pada bulan Desember 2014 silam, Warid Telecom telah mencapai tonggak baru dalam kurang dari satu tahun dan memperluas jaringan 4G LTE untuk 30 kota Pakistan pada tahun ini.

Sekedar informasi, pada November tahun lalu telah memiliki pengguna sebanyak 192,917 user atau meningkat dari 174,727 user di bulan sebelumnya.

KuangChi Cloud Resmi di Terbangkan

Telko.id – Produk KuangChi Cloud resmi diterbangkan di Dongguan Eco Park. Penerbangan produk hasil karya dari KuangChi Science ini disaksikan oleh ratusan orang yang sedang mendaki di lokasi tersebut, termasuk juga disaksikan oleh Walikota Dongguan, Yuan Liu Baosheng dan ketua Kuangchi Ruopeng. Produk ini merupakan hasil dari komersial kontrak sebesar 180 juta HK$.

Penerbangan ini merupakan milestone untuk urban space technology. Dengan produk sepanjang 48 meter dan tinggi sekitar 20 meter mampu terbang 300 meter di atas tanah dengan menggunakan bahan bakar helium. Produk ini akan menyediakan komunikasi, akses internet serta mengkoleksi data dan analisa nya secara terintegrasi.

Dengan lisensi yang dimiliki untuk terbang di Eco Park, Cloud ini menjadi menara komunikasi tertinggi atau satelit yang terbang rendah. Cloud ini disambungkan dengan kabel sintetis ke tanah yang juga berfungsi sebagai portal untuk mengakses pusat prosesing data. Produk ini juga tahan air dan dirancang anti petir dan adanya perubahan tekanan dan temperature. Untuk menerbangkan pesawat ini dibutuhkan waktu 3 jam. Pesawat cloud ini mampu menahan angin kecepatan 20 meter per detik dan diterbangkan pada 25 meter per detik saat didaratkan.

“Sistem pada KuangChi Cloud ini dapat digunakan untuk survey geographic, traffic, pemantauan api, bencana alam dan misi penyelamatan,” ujar Luan Lin, Chief Technology Officer of KuangChi Science.

Teknologi dan peralatan yang digunakan dalam Cloud ini akan membantu menyelamatkan kehidupan Tian Zeming, yang selamat dari kecelakaan longsor dahsyat di Guangming, Shenzhen. Resolusi tinggi monitor multi-fungsi dari Cloud membantu menemukan bangunan terkubur di tanah longsor dan menyimpan catatan dari penggalian. Dengan bantuan monitor dan mini Cloud – versi kompak dari Cloud digunakan dalam keadaan darurat, tim penyelamat yang teridentifikasi lanjut Top 22 lokasi untuk penggalian. Tian ditemukan di sebuah bangunan di lokasi bernomor 1.

Cloud ini aman, hemat biaya dan ramah lingkungan. Bahkan, Cloud ini dapat naik hingga ketinggian antara 1.000 dan 2.000 meter di atas tanah yang membawa muatan 400 kilogram. Pesawat ini pun dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Seperti, payload yang mencakup wireless base station, peralatan super Wi-Fi, TV dan radio transmitter, serta mampu digunakan dalam berbagai misi seperti telekomunikasi, perencanaan kota dan manajemen, pemantauan polusi udara dan pengawasan maritim.

Pada ketinggian tertentu, pesawat Cloud ini dapat mencakup jangkauan yang lebih luas dan lebih baik daripada mengirim sinyal ke sistem tanah. Dalam kasus di Dongguan ini, kapasitas system komunikasi Wi-Fi dapat mencakup radius 30 kilometer, dan total area yang tercakup bisa mencapai 3.000 kilometer persegi yang dikombinasikan dengan relay tanah.

Teknologi ini menggunakan Cloud yang mirip dikembangkan oleh Raytheon Company, kontraktor pertahanan AS. Namun, Raytheon adalah teknologi terbatas yang dipergunakan untuk kebutuhan militer. Sedangkan Cloud adalah yang pertama beroperasi didaerah sipil.

Selama test peluncuran di Shenzhen pada bulan Februari, Cloud berhasil melakukan tugasnya dalam cakupan komunikasi Wi-Fi, ground monitoring, dan pengumpulan data pemantauan maritime.

Dengan fungsi dan kinerja yang lebih stabil, sistem yang digunakan di Dongguan akan membantu memonitor PM 2,5 tingkat di udara, menjaga keamanan di daerah ramai dan pemantauan lalu lintas di perkotaan. Internet of Things dan cakupan Wi-Fi disediakan oleh sistem sehingga akan membuat hidup lebih mudah dan lebih baik bagi warga Dongguan.

Global Community of Innovation menyatakan bahwa inisiatif dari Cloud KuangChi ini merupakan upaya lain untuk membawa teknologi Sci-Fi yang membuah hasil. Para mitra GCI ini termasuk Martin Jetpack, Near Space Traveller, Space Levitation Station, Solarship, Zwipe, HyalRoute Broadband, Parallel World, iPhoton, Super WiFi dan Smart Structure. (Icha)

Wi-Fi Alliance Luncurkan Solusi Low Power Wi-Fi untuk IoT

Telko.id – WiFi adalah salah satu yang dimanfaatkan untuk tumbuh kembang nya Internet of Things. Dan baru saja Wi-Fi Alliance meluncurkan solusi daya rendah Wi-Fi yang disebut dengan Wi-Fi Halow. Wi-Fi HaLow ini didesain untuk dapat berkoneksi dengan teknologi IEEE 802.11ah.

Aliansi Wi-Fi ini mengatakan solusi akan Memanfaatkan frekuensi spektrum bawah 900 MHz untuk memungkinkan konektivitas daya rendah. Dengan menggunakan spectrum ini akan lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan spectrum tradisional di 2.4 GHz dan 5 GHz. Terutama lebih efektif ketika berada di dalam gedung atau ruangan.

Wi-Fi Halow diharapkan memiliki range yang lebih luas untuk membuat flexible IoT. Mulai dari smart homes, koneksi di kendaraan, digital healthcare, retail, agriculture, Smart City dan industry yang mengembangkan Internet of Things.

“Wi-Fi Halow cocok untuk memenuhi kebutuhan yang unik untuk smart home, smart city dan pasar industry karena memungkinkan beroperasi dengan daya rendah, mampu menembus dinding dan dapat beroperasi lebih lama ketimbang Wi-Fi yang sekarang ini,” ujar Edgar Figueroa, President and CEO WiFi Alliance menjelaskan.

Lebih lanjut, Edgar juga menyebutkan bahwa WiFi HaLow merupakan pengembangan dari Wi-Fi yang ada saat ini yang memungkinkan mengaktifkan aplikasi yang dioperasikan dengan menggunakan baterai dalam device yang kecil hingga skala yang lebih besar untuk indutsri.

Banyak perangkat yang mendukung Wi-Fi HaLow dan juga dapat beroperasi di 2.4 GHz dan 5 GHz, sama baik nya dengan di spectrum 900 MHz. Hal ini membuat device dapat berkoneksi dengan ekosistem Wi-Fi yang saat ini sudah ada di 6.8 miliar perangkat.

Seperti juga pada device berWi-Fi lainnya, perangkat Wi-Fi HaLow juga mendukung konektifitas IP-based yang mampu menghubungkan dengan Cloud dan akan mendorong potensial IoT lebih baik lagi. Kelebihan lain dari Wi-Fi HaLow adalah mampu melakukan konektifitas pada ribuan perangkat melalui single access point.

Teknologi ini disebut dapat mengakomodir multi-vendor interoperability dengan menggunakan Wi-Fi protocol yang sudah ada. Serta compatible dengan semua produk yang bersertifikat WiFi Alliance. Aliansi ini juga menyebutkan bahwa teknologi ini sama dengan level keamanan pemerintah dan sangat mudah untuk setup solusi Wi-Fi ini.

Pada saat peluncuran, organisasi ini juga mengumumkan katagori keanggotaan baru untuk memperluas konektifitas untuk banyak perangkat tradisional dengan teknologi rendah seperti pembersih vakum dan tombol-tombol pintu. (Icha)

Roadmap Microsoft Untuk BizTalk dan Azure di 2016

Telko.id – Microsoft baru saja menjabarkan stratregi 2016 khusus untuk Cloud dan server intergration nya. Termasuk di dalamnya adalah aplikasi BizTalk – integration server, Azure Stack dan Logic Apps technologies yang merupakan bagian dari Azure App Service.

Munculnya Cloud memang mengubah cara perusahaan dalam mengintegrasikan system yang ada karena harus mensinergikan berbagai system dari multi vendor.

“Biasanya, integtasi yang dilakukan pada system lokal adalah menggunakan system EAI atau (Enterprise Application Integration) or business to business (B2B), typically using EDI protocols such as EDIFACT or ANSI X12. Saat ini, banyak perusahaan yang berharap dapat melakukan integrasi dengan baik di luar firewall perusahaan, di mana sering kali Saas-based, API-centric provider menangani semua nya. Mulai dari data penjualan, invoice, email, social media.

Sayangnya, integrasi modern yang ada, sering kali tidak mengikut sertakan system computer perusahaan, tetapi hanya melalui devices. Memang meningkatkan mobilitas, tetapi ternyata membutuhkan pendekan yang berbeda. Perubahan tersebut menggunakan APIs yang express, ringan, modern, HTTP/REST – based protocol menggunakan JSON.

Microsoft berencana untuk meluncurkan release ke 1 dari BizTalk Server pada kuartal keempat 2016. Sebelum itu, di Q2 tahun 2016, Microsoft akan memperkenalkan BizTalk Server 2016. Diikuti dengan versi beta pada kuartal tiga. BizTalk Server ini mampu bekerja baik dengan Windows Server 2016 yang rencananya akan diluncurkan juga pada kuartal tiga. Kemudian juga dapat bekerja baik dengan SQL 2016, Office 2016 dan Visual Studia dengan versi terbaru. BizTalk yang diuncurkan tersebut juga akan mendukung SQL 2016 yang AlwaysOn di group dengan baik seperti dengan Azure.

Microsoft juga berencana untuk memperat integrasi antara BizTalk Server dan beragam konektor aplikasi interface program, seperti dengan slaesforce.dom dan office 365 untuk meningkatkan hybrid on-prem atau scenario Cloud. Selain itu, sebagai bagian dari Host Integration Server 2016, Microsoft juga merencanakan untuk memperbaharui dan meningkatkan kemampuan BizTalk untuk Informix, MQ dan DB2, serta perbaikan untuk intefrasi PowerShell.

Microsoft juga merencanakan untuk menyelenggarakan integration summit, yang akan disebut sebagai “Integrate 2016” pada kuartal dua 2016, seperti yang pernah di lakukan pada 2014 lalu.

Pada kuartal satu 2016, Microsoft akan meluncurkan preview dari Logic Apps Update. Dan, pada kuartal dua, Logic Apps akan tersedia untuk umum. Dan Microsoft juga akan meluncurkan preview Enterprise Integration Pack. Untuk preview Azure Stack dengan AppService akan dilakukan pada kuartal tiga ketika Enterprise Integration Pack sudah tersedia untuk umum. Dan Azure Stack sendiri baru akan tersedia pada kuartal empat 2016.

Azure Stack adalah kombinasi dari berbagai fitur pada Azure, termauk IaaS dan PaaS, Azure Pack dan Azure Service Fabric. Hal itu akan membawa Azure menjadi data center yang melayani pengguna secara privat. Microsoft juga akan meluncurkan persyaratan hardware yang dapat digunakan untik Azure Stack. (Icha)

Pelanggan Mobile di India Tembus 1 Miliar

0

Telko.id – Sepertinya tidak berlebihan jika India dimasukkan ke dalam daftar negara dengan penetrasi internet terbesar di 2016. Hal ini salah satunya ditandai dengan melonjaknya jumlah pelanggan ponsel di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir, menyusul kian murahnya tarif yang diberlakukan operator.

Menurut laporan phys.org, Senin (4/1), jumlah pelanggan seluler di India meningkat hampir 7 juta pada bulan Oktober dari bulan sebelumnya hingga melampaui satu miliar. Hal ini sebagaimana diungkapkan regulator telekomunikasi setempat, Rabu. Jumlah ini setara dengan apa yang dicapai China pada tahun 2012.

“Ini adalah masalah kebanggaan besar bagi kami. Ini menunjukkan India yang diberdayakan, India yang terlibat dan India yang familiar dengan teknologi,” ungkap Menteri Komunikasi dan IT India, Ravi Shankar Prasad.

“Ini akan berarti lebih banyak data, lebih banyak konektivitas pemerintah-ke-pemerintah, lebih banyak broadband,” tambahnya.

Namun, angka-angka ini tidak menunjukkan bahwa India memiliki satu miliar pengguna ponsel individu, karena banyak orang memiliki lebih dari satu koneksi.

Ponsel “Dual SIM” sangat populer, yang memungkinkan konsumen sadar biaya di negara tersebut menggunakan dua paket mobile yang berbeda untuk mendapatkan tarif termurah, misalnya untuk panggilan lokal ataupun nasional.

Dibukukannya angka satu miliar untuk pelanggan ponsel di India pada bulan Oktober, secara tidak langsung menggarisbawahi betapa pentingnya India sebagai pasar mobile yang tumbuh cepat, kedua terbesar di dunia setelah China.

6 Poin Penting Dalam Sertifikasi Kompetensi Pekerja Telko

0

Telko.id – Tiga atau empat tahun yang lalu saat awal-awal Floatway berdiri, banyak sekali yang menanyakan apakah setelah mengikuti training-training Floatway dapat mengikuti sertifikasi resmi yang diakui oleh pasar. Ataukah ada sertifikasi resmi yang diakui oleh semua pihak untuk profesi engineer di jaringan selular seperti drivetester, OSS, RNO dll.

Secara yakin kami jawab tidak ada dan vendor-vendor besar seperti Huawei, Ericsson dan Nokia pun tidak menyediakan training resmi yang dapat diakses oleh pihak publik. Tidak seperti di dunia jaringan IT dengan adanya CCNA, CCNP dll, training-training jaringan seluler bersifat terbatas dan hanya dapat diakses oleh karyawan internal dan customer dari vendor-vendor tersebut (operator seluler). Saat itulah kami membuka kelas training 2G, 3G, 4G RNO yang bisa diikuti oleh siapa saja.

Setelah 5 tahun Floatway memberikan layanan training, di akhir tahun 2015 kami diundang oleh Kemnaker (Kementerian Tenaga Kerja) untuk membuat sertifikasi. Kebetulan sekali pada saat itu Kemnaker memiliki budget untuk pembuatan sertifikasi dari 9 bidang industri.

Saat diundang kami bertemu dengan beberapa orang dari Industri lain antara lain dari perhotelan, otomotif, TKI dll. Dalam pertemuan tersebut kami dikenalkan dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) dan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Kami juga dijelaskan tentang bagaimana menyusun SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia).

Berikut adalah poin-poin penting terkait dengan perumusan SKKNI.

  • SKKNI dirumuskan oleh 10 orang tim perumus. Seharusnya bisa lebih tapi budget yang disediakan oleh Kemnaker terbatas 10 orang. Tim perumus terdiri dari unsur praktisi (industri), akademisi, asosiasi dan regulator dalam hal ini regulator kita adalah Kominfo.
Siklus Pembuatan atau Pengembangan SKKNI
Gambar 1. Siklus Pembuatan atau Pengembangan SKKNI
  • Siklus pembuatan dan pengembangan SKKNI dijelaskan pada gambar 1. Dalam Prakonvensi dan Konvensi kami diharapkan untuk dapat mengundang pakar, unsur praktisi (industri), akademisi, asosiasi dan regulator. Untuk Prakonvensi ada 40 undangan dan Konvensi 60 undangan. Tantangan bagi tim perumus adalah disini agar peserta Konvensi dan Prakonvensi dapat mencapai kuorum karena dengan kesibukan masing-masing setiap tamu undangan sehingga belum tentu dapat hadir di tanggal yang telah ditetapkan untuk Konvensi dan Prakonvensi. Gambar 2 saat berlangsungnya Prakonvensi untuk RSKKNI Optimalisasi Jaringan Selular dan Gambar 3 saat berlangsungnya Konvensi.
Gambar 2. Prakonvensi RSKKNI yang diadakan di Hotel Ibis Cawang pada tanggal 23 November 2015
Gambar 2. Prakonvensi RSKKNI yang diadakan di Hotel Ibis Cawang pada tanggal 23 November 2015
Gambar 3
Gambar 3. Konvensi RSKKNI yang diadakan di Hotel Maharadja pada tanggal 19 Desember 2015
  • Beberapa prinsip SKKNI dijelaskan dalam Gambar 4. SKKNI disini bersifat Akseptabel yang artinya dapat diterima dan digunakan oleh pemangku kepentingan, yang juga dapat diartikan SKKNI tidak boleh hanya menguntungkan pihak tertentu saja.
Gambar 4. Prinsip Pengembangan SKKNI
Gambar 4. Prinsip Pengembangan SKKNI
  • Kemudian yang paling menarik disini adalah kata-kata Kompetensi. Apa yang dimaksud dengan kompetensi adalah Sinergitas antara Skill, Knowledge dan Attitude dalam pelaksanaan pekerjaan. Sebelum diundang oleh Kemnaker kebetulan saya mengikuti training pembuatan SKKNI dalam training tersebut saya diajarkan oleh Ibu Woro yang sudah bersertifikasi Master Assesor. Beliau menceritakan dimana dalam pelatihan berbasis kompetensi, pelatihan memang benar-benar diajarkan bagaimana agar peserta benar-benar kompeten setelah selesai pelatihan. Misalnya dalam pelatihan pembuatan web, dalam pelatihan setiap peserta memang diharuskan untuk dapat membuat web secara individual dan belum boleh selesai dari pelatihan apabila web nya belum jadi.
Gambar 5. Komponen Kompetensi
Gambar 5. Komponen Kompetensi
  • Bagaimana membuat sebuah SKKNI? Karena SKKNI adalah standar yang digunakan dan diakui secara resmi oleh pemerintah Indonesia ada format penulisan yang harus dipatuhi secara garis besar tim perumus adalah membuat : Tujuan Utama, Fungsi Kunci, Fungsi Utama, Fungsi Dasar dan Unit-unit Kompetensi seperti ditunjukkan pada Gambar 6 dibawah. Dan contoh peta kompetensi untuk Optimalisasi Jaringan Seluler Subsistem Radio Akses berdasarkan format SKKNI ditunjukkan pada Gambar 7 dibawah. Kumpulan semua SKKNI yang sudah ditetapkan dapat dilihat di http://indonesiaskills.org/
Gambar 6. Pemetaan Kompetensi
Gambar 6. Pemetaan Kompetensi
  • Kemudian apa gunanya ada sertifikasi, SKKNI? Meskipun ini program resmi dari pemerintah Indonesia dan juga semua negara, masih banyak yang mempertanyakan mengenai hal ini. Tujuan sertifikasi ini antara lain adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di Indonesia, mempersiapkan diri untuk menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) dan kegiatan pasar bebas lainnya, dan agar adanya link and match antara dunia pendidikan, pelatihan dan industri. Link berikut dapat menjelaskan bahwa SKKNI adalah salah satu strategi dari beberapa industri dan kementrian untuk menghadapi MEA. ( Link 1, Link 2, Link 3, Link 4, Link 5, Link 6 )

Selamat bersertifikasi!

Tersandung Kasus korupsi, CEO China telecom mengundurkan diri

0

Telko.id – Ketua China Telecom dan CEO Chang Xiaobing mengundurkan diri setelah tersangkut kasus korupsi. Kasus ini sedang ditangani dan memasuki tahap penyelidikan oleh tim penyidik anti-korupsi pemerintah.

Secara efektif per 30 Desember 2015, Presiden dan Chief Operating Officer (COO) Yang Jie telah mengambil alih tugas Chang dan bertindak sebagai CEO sementara sampai kesepakatan akhir dibuat oleh dewan perusahaan, seperti dikutip dari laman telecomasia.

China Telecom, yang merupakan operator seluler terbesar ketiga di negara itu, mengatakan “tidak ada hal-hal lain sehubungan dengan pengunduran dirinya yang harus dijadikan perhatian oleh para pemegang saham,”.

Pengunduran diri Chang datang sehari setelah Chang diciduk oleh Komisi Sentral Inspeksi Disiplin, lembaga anti korupsi negara.

Chang ditahan karena dicurigai melakukan “pelanggaran disiplin berat,” menurut pernyataan yang diposting di situs regulator pada 27 Desember silam.

Penahanan chang datang di tengah pengawasan dalam memperluas eksekutif puncak di berbagai perusahaan. Gelombang investigasi perusahaan milik negara merupakan bagian dari program Presiden Xi Jinping dalam masa tiga tahun pengawasan ketat pada korupsi resmi di Cina.

Chang yabg saat ini berusia 58 tahun  adalah mantan ketua operator seluler terbesar kedua di negara itu, yakni China Unicom. Ia menduduki jabatan puncak di China Telecom pada bulan Agustus, sebagai bagian dari perombakan kepemimpinan di industri telekomunikasi. Pada kedua perusahaan milik negara ini,  ia memegang jabatan kunci dan berasal dari sekretaris Partai Komunis.

Chang adalah eksekutif telekomunikasi peringkat tertinggi yang terlibat dalam penyelidikan serius sejak mantan wakil ketua China Mobile Zhang Chunjiang, yang dilaporkan pada tahun 2011 silam yang dijatuhi hukuman mati karena menerima suap.