spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1268

Sudah Disertifikasi, Motorola Razr Siap Diluncurkan Tahun Ini

Telko.id, Jakarta – Motorola dilaporkan sedang mempersiapkan portofolio produk terbarunya di tahun ini lewat Motorola Razr 2019 dan Motorola One Vision. Kehadiran dua seri smartphone tersebut semakin mendekati kenyataan setelah munculnya bocoran sertifikasi Bluetooth yang didapatkan dari Bluetooth SIG.

Kedua smartphone tersebut telah mendapatkan sertifikasi Bluetooth 5.0. Khusus untuk Razr, smartphone itu hanya akan tersedia secara eksklusif di Verizon ketika dirilis di Amerika Serikat.

Melansir dari GSMArena, Selasa (16/04/2019), Motorola Razr 2019 kemungkinan besar akan mengadopsi teknologi layar lipat dengan kemasan desain yang terinspirasi dari seri Razr yang populer di tahun 2000-an.

{Baca juga: Mirip Motorola Razr, Begini Tampilan Smartphone Lipat Sharp}

Smartphone ini akan mengusung layar fleksibel berukuran 6,2 inci, dan telah ditenagai oleh prosesor Snapdragon 710 ketika dirilis secara resmi nanti.

Sementara Motorola One Vision, merupakan smartphone dengan desain fullscreen dan telah mengusung layar berukuran 6,2 inci beresolusi Full HD+ dan memiliki lubang kamera di dalam layarnya. Smartphone tersebut ditenagai oleh prosesor Samsung Exynos 9610 dengan RAM 3GB/4GB, dan ROM 32GB sampai 128GB.

{Baca juga: Bocoran Desain Motorola Razr Reborn, Mirip Razr “Lawas”}

One Vision juga sudah berjalan di atas Android 9 Pie murni, dan telah memiliki kamera ganda di bagian belakangnya dengan sensor 48MP sebagai lensa utama dan 12MP sebagai lensa sekunder.

Hingga kini, masih belum diketahui kapan Motorola Razr dan One Vision akan diperkenalkan secara resmi. Meski demikian, muncul bocoran harga untuk Razr yang mungkin akan dibanderol sekitar USD 1.500 atau setara Rp 21 jutaan. “Jauh lebih murah” dari Samsung Galaxy Fold yang harganya USD 2.000 dan Huawei Mate X dengan harga USD 2.600. (FHP)

Sumber: GSMArena

Lawan Thanos, Avengers Pilih Smartphone Ini jadi “Senjata Utama”

Telko.id, Jakarta – Setelah menjadi smartphone yang dipilih oleh superhero Captain Marvel, kini Oppo F11 Pro dipastikan akan menjadi smartphone utama bagi para pahlawan Avengers. Ya, baru-baru ini Oppo telah mengumumkan kerjasama dengan Marvel untuk menghadirkan Oppo F11 Pro Marvel Edition pada 24 April mendatang.

Kepastian ini muncul setelah channel YouTube Oppo Indonesia merilis video yang menggabungkan trailer film Avengers: End Game dengan sejumlah keunggulan dari F11 Pro.

Sekadar informasi, tanggal 24 April merupakan jadwal tayang premiere film Avengers: End Game di Indonesia dan berbagai negara lainnya.

{Baca juga: Waah.. Smartphone Ini jadi Pilihan Captain Marvel!}

Di film itu, Iron Man, Captain Marvel, dan lainnya akan bersatu untuk melawan Thanos yang telah melenyapkan setengah penduduk alam semesta dalam satu jentikan jari di sekuel sebelumnya.

Oppo F11 Pro Marvel Edition sendiri memiliki desain yang berbeda daripada seri F11 Pro lainnya. Oppo memberikan sentuhan warna biru tua yang glossy di body belakang yang dipadu dengan logo Avengers berwarna merah.

Kemungkinan besar, Oppo juga akan mengemas paket pembelian F11 Pro Marvel Edition dengan kemasan spesial yang disertakan dengan aksesoris khusus bertemakan superhero di dalamnya.

Meski desainnya berbeda, tapi secara spesifikasi smartphone ini masih mengusung spek yang sama dengan F11 Pro versi standar. Smartphone tersebut mengadopsi desain fullscreen dengan layar berteknologi Panoramic Screen berukuran 6,5 inci dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel).

{Baca juga: Gemerlap Malam Singapura dalam Bidikan Kamera Oppo F11 Pro}

Disematkan prosesor octa-core 2.1 GHz MediaTek Helio P70, RAM 6GB, ROM 64GB, baterai berkapasitas 4,000 mAh yang didukung Vooc Flash Charge 3.0, serta sistem operasi ColorOS 6 berbasis Android 9 Pie.

Oppo menyematkan dua kamera beresolusi masing-masing 48MP sebagai lensa utamanya dengan aperture f/1.79, dan 5MP lensa depth. Kamera ini diklaim mampu menangkap foto secara detail, apalagi dalam keadaan pencahayaan yang kurang atau low-light. Sementara kamera depannya, hanya beresolusi 16MP aperture f/2.0.

Hingga kini, masih belum diketahui berapa unit edisi spesial Marvel dari F11 Pro yang disediakan Oppo ketika dirilis nanti. Selain itu, informasi harganya pun masih belum diungkapkan oleh brand asal China itu. (FHP)

Lawan Thanos, Avengers Pilih Oppo F11 Pro jadi “Senjata Utama”

0

Telko.id, Jakarta – Setelah menjadi smartphone yang dipilih oleh superhero Captain Marvel, kini Oppo F11 Pro dipastikan akan menjadi smartphone utama bagi para pahlawan Avengers. Ya, baru-baru ini Oppo telah mengumumkan kerjasama dengan Marvel untuk menghadirkan Oppo F11 Pro Marvel Edition pada 24 April mendatang.

Kepastian ini muncul setelah channel YouTube Oppo Indonesia merilis video yang menggabungkan trailer film Avengers: End Game dengan sejumlah keunggulan dari F11 Pro.

Sekadar informasi, tanggal 24 April merupakan jadwal tayang premiere film Avengers: End Game di Indonesia dan berbagai negara lainnya.

Di film itu, Iron Man, Captain Marvel, dan lainnya akan bersatu untuk melawan Thanos yang telah melenyapkan setengah penduduk alam semesta dalam satu jentikan jari di sekuel sebelumnya.

Oppo F11 Pro Marvel Edition sendiri memiliki desain yang berbeda daripada seri F11 Pro lainnya. Oppo memberikan sentuhan warna biru tua yang glossy di body belakang yang dipadu dengan logo Avengers berwarna merah.

Kemungkinan besar, Oppo juga akan mengemas paket pembelian F11 Pro Marvel Edition dengan kemasan spesial yang disertakan dengan aksesoris khusus bertemakan superhero di dalamnya.

Meski desainnya berbeda, tapi secara spesifikasi smartphone ini masih mengusung spek yang sama dengan F11 Pro versi standar. Smartphone tersebut mengadopsi desain fullscreen dengan layar berteknologi Panoramic Screen berukuran 6,5 inci dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel).

Disematkan prosesor octa-core 2.1 GHz MediaTek Helio P70, RAM 6GB, ROM 64GB, baterai berkapasitas 4,000 mAh yang didukung Vooc Flash Charge 3.0, serta sistem operasi ColorOS 6 berbasis Android 9 Pie.

Oppo menyematkan dua kamera beresolusi masing-masing 48MP sebagai lensa utamanya dengan aperture f/1.79, dan 5MP lensa depth. Kamera ini diklaim mampu menangkap foto secara detail, apalagi dalam keadaan pencahayaan yang kurang atau low-light. Sementara kamera depannya, hanya beresolusi 16MP aperture f/2.0.

Hingga kini, masih belum diketahui berapa unit edisi spesial Marvel dari F11 Pro yang disediakan Oppo ketika dirilis nanti. Selain itu, informasi harganya pun masih belum diungkapkan oleh brand asal China itu. (FHP)

Begini Cara Pantau Aktivitas Hacker dengan Mudah

Telko.id, Jakarta – Jika biasanya para hacker sukses membobol berbagai sistem yang mereka targetkan dengan berbagai cara untuk bisa melihat data yang mereka inginkan ataupun memantau aktivitas si korbannya dengan mudah, sekarang kita sebagai orang biasa pun bisa pantau aktivitas hacker ini dengan mudah lho.

Aktivitas di sini seperti malware apa saja yang mereka tanamkan, perangkat apa yang terkena dampaknya, negara mana yang mereka serang, dan lainnya. Ingin tahu seperti apa caranya untuk pantau aktivitas hacker ini? Check this out!

Memang cukup “creepy” jika kita melihat hal seperti ini, karena bisa jadi kita lah yang menjadi salah satu korban serangan yang dilancarkan pada hacker ini. So, mulai sekarang berhati-hati dan lebih bijak ketika menggunakan PC atau gadget Anda ya! (FHP/MS)

Bos Foxconn Berencana akan Pensiun, Siapa Gantinya?

Telko.id, Jakarta – Bos Foxconn, Terry Gou, berencana mengundurkan diri dalam beberapa bulan ke depan. Ia ingin memberi kesempatan kepada talenta muda untuk naik ke jajaran pimpinan di perusahaan perakit iPhone itu.

Berbicara di sela-sela acara di Taipei, meski berencana untuk mengundurkan diri dari posisi pimpinan, Gou berharap tetap bisa terlibat dalam pengambilan keputusan strategis mengenai bisnis perusahaan.

Ketika ditanya apakah akan pensiun sebagai bos Foxconn, Gou mengaku perlu mempertimbangkannya. Ia menyebut, keputusan apapun terkait jabatan di perusahaan, ia perlu berdiskusi dengan jajaran direksi.

{Baca juga: Microsoft Tagih Bayaran Royalti ke Foxconn, Kenapa?}

“Saya punya rencana untuk itu. Saya akan bekerja di lapis kedua atau pensiun. Saya sudah sibuk selama 45 tahun. Saya harus menyerahkan kursi kepemimpinan kepada orang-orang muda,” katanya, dikutip Telko.id dari Reuters, Senin (15/4/2019).

Gou mengatakan, rencananya untuk mengundurkan diri dari posisi pimpinan Foxconn akan dibahas dengan para petinggi, yang secara resmi dikenal sebagai Hon Hai Precision Industry Co Ltd, dalam beberapa bulan mendatang.

“Awalnya kami akan memberi tahu para pemegang saham dalam RUPS Juni 2019. Dalam rapat dewan antara April-Mei 2019, kami akan memberi daftar anggota dewan baru kepada dewan direksi,” papar Gou.

{Baca juga: Wow! Foxconn Bikin Ponsel dengan Sembilan Kamera}

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa Lu Sung-Ching, bos Foxconn Interconnect Technology Ltd, unit konektor elektronik dan optoelektronik Foxconn, adalah kandidat kuat sebagai pengganti Guo. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Indosat Ooredoo Ajak Siswa Sekolah #BijakBersosmed

0

Telko.id, Jakarta – Tingginya tren penggunaan media sosial di kalangan generasi muda membuat perlunya dukungan literasi digital, agar dapat dimanfaatkan secara positif. Untuk itu, Indosat Ooredoo menggelar roadshow program CSR Digital Day #BijakBersosmed.

Program ini dibuat untuk mengajak para siswa-siswa lebih bijak dalam menggunakan sosial media. Acara ini dilakukan di 25 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Indosat juga akan menggandeng karyawannya di 5 region sebagai inisiator sekaligus fasilitator acara.

Menurut Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk kegiatan Digital Day #BijakBersosmed bertujuan untuk meningkatkan literasi digital.

Sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) pilah pendidikan Indosat Ooredoo mengajak agar para siswa-siswi mampu menggunakan teknologi digital untuk hal-hal yang positif.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Resmikan Gerai dengan Konsep Digital}

“Kami berharap para siswa akan mampu menggunakan teknologi digital untuk membantu meningkatkan kreativitas yang berdampak positif bagi diri mereka sendiri maupun komunitas mereka,” ujar Turina, dalam keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id, Senin (15/04/2019).

Program ini akan diisi sharing session dari pegiat media sosial Tanah Air serta permainan #BijakBersosmed Challenge yang menghibur para peserta.

Event ini dimulai sejak April 2019 dan berakhir di bulan Agustus 2019 di beberapa kota/kabupaten seperti Jakarta, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Magelang, Purwokerto, Bojonegoro, Tuban, Probolinggo, Malang, Denpasar, Bangkalan, Sampang, Balikpapan dan masing banyak lagi.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Geber Solusi Digital untuk Infrastruktur Publik}

Program ini merupakan implementasi dari CSR Indosat pilar Pendidikan, di bawah payung program Indonesia Belajar yang diinisiasi perusahaan sejak tahun 2006.

Sampai akhir 2018, sebanyak 85.230 orang telah menerima manfaat inisiatif ‘Indonesia Belajar’ yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan PBB atau United Nation Sustainable Development Goals, (UN SDG). [NM/HBS]

Susul Nepal, Irak Juga akan Blokir PUBG Mobile

Telko.id, Jakarta – Minggu lalu, pemerintah Nepal memberikan instruksi kepada operator seluler di untuk memblokir game mobile, termasuk PUBG Mobile. Kabar terbaru menyebut bahwa pemerintah Irak juga berencana melakukan hal yang sama.

Dilansir Telegraph, parlemen Irak tengah membahas rencana blokir game online multiplayer, seperti PUBG, Fortnite, dll.

Alasannya tidak jauh berbeda, game dianggap membahayakan generasi muda karena membuat mereka terbiasa dengan kekerasan.

Dalam rancangan kebijakan tersebut yang sudah dibahas minggu lalu, salah satu game yang akan diblokir adalah PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Pemuka agama di Irak disebut juga sangat mendukung kebijakan tersebut.

{Baca juga: Khawatir Anak Jadi Kecanduan Game, Nepal Blokir PUBG

Mereka beranggapan kekerasan di game akan sangat berbahaya, terutama bagi generasi di negaranya. Pemuka agama di Irak mengingatkan bahwa sejarah negaranya sudah sangat melekat dengan perang dan pertumpahan darah.

Beberapa media lokal dikabarkan menemukan bahwa generasi muda di Irak tidak hanya menghabiskan waktu untuk bermain game tersebut. Bahkan kecanduan game tersebut disebut sudah menjadi alasan beberapa kasus perceraian dan bunuh diri di Irak.

“Ini sangat menyediahkan, melihat generasi muda kami dicucui otaknya oleh game PUBG. Masyarakat Irak semakin memburuk dengan generasi mudanya justru harus berperang di game,” tulis pemuka agama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr di media sosialnya.

Disebutkan bahwa populasi Irak yang sekitar 60 juta jiwa dan 60 persennya adalah generasi muda. Game sendiri disebut menjadi jalan keluar bagi generasi muda Irak di tengah keamanan dan pemerintahan yang tidak stabil serta angka pengangguran yang mencapai lebih dari 20 persen.

Beberapa bulan lalu India juga berencana memblokir total game PUBG Mobile, tetapi tidak jadi. Hanya beberapa provinsi di India yang memberlakukan pemblokiran, bahkan hingga penangkapan oleh polisi bagi masyarakat yang ketahuan bermain game tersebut.

Di Tiongkok sendiri yang pasar game mobile diakui sangat besar dan juga punya efek adiksi terhadap generasi mudanya. Untuk itu, pemerintah China menerapkan beberapa aturan baru.

 {Baca juga: Gamers di India Cuma Bisa Main PUBG Enam Jam per Hari}

Beberapa pengembang game salah satunya Tencent, menerapkan teknologi pemindai wajah dan kartu identitas, serta durasi bermain pada game mereka sehingga menekang angka kecanduan terhadap game di Tiongkok.

Di Indonesia wacana serupa juga sempat ramai dibahas, namun game PUBG dikaitkan dengan aksi terorisme di Selandia Baru. Akhirnya PUBG Mobile batal diblokir di Indonesia karena dinilai memiliki unsur positif dan tidak berkaitan dengan aksi terorisme. [BA/HBS]

Sumber: Telegraph

Bos Xbox Sindir Google Stadia, Begini Katanya

Telko.id, Jakarta Google baru saja meluncurkan Stadia. Sementara itu, Microsoft lewat divisi game Xbox juga punya proyek serupa, yaitu Project xCloud.

Persaingan mereka pun semakin memanas, setelah bos Xbox memberikan sindiran pedas pada layanan streaming game buatan Google itu. Apa katanya?

Dilansir 9to5google, Chief Marketing Officer Xbox, Mike Nichols, dalam wawancara dengan Telegraph menyindir Google Stadia dengan mengatakan bahwa layanan tersebut tidak memiliki konten.

“Google mungkin memiliki infrastruktur cloud untuk streaming. Mereka juga punya komunitas YouTube, tapi tidak memiliki konten,” ungkap Nichols.

{Baca juga: Dua Game Ini Bakal Tersedia di Google Stadia}

Konten yang dimaksud adalah game untuk disajikan kepada penggunanya. Opini tersebut di satu sisi memang benar. Karena Xbox sendiri tidak hanya hadir sebagai pembuat konsol, tapi juga menaungi banyak sekali studio atau publisher game.

Sementara Google, hanya sesekali terlibat dalam pembuatan game mobile. Misalnya Niantic Labs yang kini sudah berpisah dari Google.

Oleh sebab itu, Nichols berpendapat bahwa Stadia masih akan sulit menemukan kejayaannya karena Google tidak memiliki pengalaman cukup panjang dengan industri game.

“Ke depan, kehadiran perangkat atau konsol mungkin tidak akan dibutuhkan tapi pengalaman terbaik tetap hanya bisa dihadirkan lewat perangkat lokal atau konsol,” jelas Nichols.

Pihak Microsoft dan Xbox mengklaim bahwa Stadia belum bisa menyaingi bisnis game dari Xbox dan Project xCloud.

Namun, Google sendiri tidak main-main dalam mempersiapkan Stadia. Buktinya, Stadia sudah diisi dengan sosok berpengalaman di industri game. Seperti Phil Harrison, mantan eksekutif di Xbox dan Sony yang ditunjuk memimpin tim Stadia.

Tak cuma Harrison, raksasa internet itu juga memboyong Jade Raymond, mantan produser dan salah satu pencipta Assassin’s Creed pertama Ubisoft untuk bergabung ke dalam tin Stadia.

{Baca juga: Google Perkenalkan Layanan Streaming Game “Stadia”}

Harrison sendiri pernah memberikan informasi bahwa mereka sudah menyebarkan development kits ke berbagai studio dan publisher game. Ia menyebut bahwa kemungkinan pada Juni 2019 akan ada pengumuman terbaru terkait Stadia.

Google Stadia sendiri baru menggunakan game Assassin’s Creed Odyssey untuk demonstrasi layanannya. Apabila benar, maka diduga Google Stadia akan ambil panggung pada acara E3 2019 pada Juni 2019. [BA/HBS]

Sumber: 9to5google

Operator Sudah Siap Kuatkan Jaringan Antisipasi Kenaikan Trafik Di TPS

Telko.id – Pesta demokrasi tinggal satu hari lagi. Operator sudah mempersiapkan jaringannya untuk menghadapi kenaikan trafik terkait dengan akan berlangsungnya pemilihan umum, Rabu (17/4).

Diperkirakan trafik data akan meningkat, terutama dari layanan media sosial (seperti Facebook, Instagram, Twitter), pesan singkat instan (seperti Whatapps, Telegram, LINE).

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, “Kami sudah melakukan langkah antisipatif dalam rangka Pilpres ini. Kebetulan, karena ini berdekatan dengan bulan Ramadan lalu Lebaran, maka kami antisipasi ini sudah sekalian masuk dengan persiapan untuk jaringan Lebaran. Kami juga akan monitor terus kondisi jaringan di sejumlah titik penting di Jakarta, seperti kantor KPU, Media Center, serta area Ring 1.”

Kenaikan trafik data diperkirakan sekitar 5% – 10%. Sementara itu kenaikan trafik voice  dan SMS diprediksi sekitar 3%. Lokasi kenaikan trafik kemungkinan terjadi di kota-kota besar, terutama Ibu Kota Jakarta dan Kota Penyangga sekitarnya  seperti Bogor, depok, Tangerang,  Bekasi serta ibukota-ibukota provinsi.

Meski demikian, kenaikan trafik juga kemungkinan terjadi di kota-kota kecil di berbagai daerah seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia atas berlangsungnya pesta demokrasi tahun ini. Trafik normal untuk layanan data XL Axiata di hari kerja biasa rata-rata sekitar 9.300 TB. Untuk voice sekitar 4 juta menit dan 71 juta untuk SMS.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Telkomsel. Operator terbesar di Indonesia telah menyiapkan dan memastikan infrastruktur jaringan supaya selama masa tenang, saat Pemilu hingga pengumuman hasil Pemilu komunikasi lancar dan tidak ada gangguan ataupun kendala yang berarti.

Menurut  Denny Abidin, GM External Corporate Communications Telkomsel, “Kami memberikan perhatian khusus, terutama di sejumlah titik yang akan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat, seperti TPS, Kantor KPU/KPUD setempat, serta titik keramaian lainnya”.

Sebagai operator, Indosat Ooredoo pun berkomitmen mendukung kelancaran Pemilu tanggal 17 April 2019 mendatang melalui kesiapan jaringan telekomunikasinya.

“Persiapan kapasitas jaringan telekomunikasi untuk Pemilu merupakan bagian dari kesiapan kapasitas jaringan yang telah dilakukan sejak awal tahun, diantaranya melalui penggelaran jaringan 4G Plus yang telah mengcover 80% populasi nasional, dalam rangka mengantisipasi berbagai momen kenaikan trafik sepanjang tahun 2019, termasuk di dalamnya momen Pemilu,” kata Turina Farouk, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo kepada Telko.id, Senin (15/4/2019).

Sementara untuk menjaga performansi jaringan, kami akan melakukan monitoring jaringan lebih intensif secara nasional melalui iNOC, sehingga setiap potensi gangguan trafik telekomunikasi bisa segera diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat. (Icha)

2 Pendekatan Kominfo untuk Tangkal Konten Hoaks Pemilu 2019

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memberantas konten hoaks di platform digital, khususnya menjelang Pemilu 2019. Menurut Menkominfo Rudiantara, pihaknya menggunakan dua pendekatan dalam menangkal peredaran konten hoaks Pemilu 2019.

Berdasarkan keterangan resmi di situs resmi Kominfo, pendekatan pertama adalah pengaisan terhadap konten hoaks yang berjalan setiap harinya. Kemudian pada pendekatan kedua, Kominfo melakukan pengawasan konten khususnya pada masa tenang Pemilu 2019. 

Hal tersebut Rudiantara katakan dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Akhir Pengamanan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pileg dan Pilpres 2019 di Jakarta, Senin (15/04/2019)

“Ada dua pendekatan untuk menangani hoaks yaitu yang sudah berjalan dan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” jelas Rudiantara.

{Baca juga: Masa Tenang Pemilu, Kominfo Himbau Stop Kampanye di Medsos}

Berkaitan dengan masa tenang pemilu yang ditetapkan oleh KPU, Rudiantara mengatakan bahwa pengawasan konten hoaks mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.

Bersama dengan Satgas Pemilu, Kominfo melakukan pengawasan terhadap hoaks di internet yang berkaitan dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden maupun Pemilihan Legislatif.

“Bersama dengan Bawaslu, kami (Kominfo) melakukan pengaisan setiap hari atas konten-konten yang diduga melanggar pasal 492 UU 7 Tahun 2017,” Kata Rudiantara.

Di masa tenang, Rudiantara juga melaporkan hasil pengaisan hoaks dari tanggal 14 Maret sampai 15 Maret 2019. Hasilnya, hoaks terkait pemilu masih ditemukan di platform digital.

“Hasilnya, kemarin (tanggal 14 Maret) setelah jam 00.01 WIB sampai tadi malam jam 00.00 teridentifikasi ada 4 hoaks. Kemudian, sampai tadi pagi jam 06.00 WIB, teridentifikasi ada 3 yang diduga melanggar UU 7 Tahun 2017,” ucap Rudiantara.

{Baca juga: Rudiantara Jelaskan Tiga Lapis Tindakan Tangkal Konten Hoaks}

Rudiantara menekankan bahwa, pengaisan konten hoaks di masa tenang akan mengacu pada UU Pemilu. Sedangkan penanganan hoaks berjalan, akan mengacu pada UU ITE. 

“Yang lainnya, yang hoaks berjalan, itu penanganannya menggunakan UU ITE yang selama ini memang sudah berjalan. Jadi hal khususnya adalah penambahan dengan menggunakan UU Nomor 7 Tahun 2017,” papar Rudiantara. 

Rapat koordinasi tersebut dalam rangka kesiapan akhir pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. (NM/FHP)