spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1073

“Green Goblin” asal Prancis Sukses Terbang Sejauh 22 Mil

0

Telko.id, Jakarta – Seorang penemu asal Prancis bernama Franky Zapata terbang melintasi Selat Inggris menggunakan hoverboard bertenaga jet pada Minggu (04/08) waktu setempat. Ia sebelumnya sempat melakukannya pada bulan lalu, tapi gagal.

Seperti dikutip Telko.id dari CNET, Franky Zapata berhasil melintasi selat Dover sejauh 22 mil dalam waktu lebih dari 20 menit.

Zapata, mantan juara balap jet ski, membuat perbandingan dengan musuh bebuyutan Spiderman, Green Goblin, yang juga menerbangkan hoverboard bersenjatakan senapan di tengah kemeriahan perayaan Hari Bastille.

{Baca juga: Walah, Skuter Listrik Xiaomi Rentan Diserang Hacker}

Menurut laporan, hoverboard yang ditumpangi Zapata dapat mencapai ketinggian hampir 500 kaki dan mampu melakukan perjalanan dengan kecepatan 87 mil per jam. Ia pun mengaku mulai bisa menikmati sensasinya.

“Selama lima hingga enam kilometer terakhir, saya benar-benar menikmatinya. Apakah hari ini peristiwa bersejarah atau bukan, saya bukan orang yang bisa memutuskannya,” kata Zapata kepada para awak media.

Ssebelumnya, Zapata lepas landas di dekat Calais, Prancis, menggunakan Flyboard Air bertenaga mesin turbin. Ia terbang melintasi kanal menuju Teluk St Margaret di Dover, Inggris. Namun sial, ia terjatuh ke perairan.

{Baca juga: Upss! Jadi “Duta OnePlus 7 Pro”, Iron Man Ketahuan Pakai Huawei}

Ia terjatuh ketika mencoba mendarat di atas kapal untuk mengisi bahan bakar di tengah perjalanan. Sekadar informasi, Zapata menerima hibah USD 1,4 juta atau Rp 19,8 miliar dari pemerintah Prancis untuk membiayai pengembangan hoverboard.

Upaya itu merupakan bagian dari peringatan 110 tahun penerbangan lintas-saluran pertama. Penerbang Prancis, Louis Bleriot, melakukan penerbangan pesawat pertama melintasi saluran pada 25 Juli 1909 silam. (SN/FHP)

Sumber: CNET

Oppo Kembali Patenkan Ponsel dengan Kamera Slider

0

Telko.id, Jakarta – Setelah Huawei, yang dilaporkan telah mendaftarkan tiga merek dagang baru untuk smartphone-nya, kini giliran Oppo yang diketahui telah menerima paten desain dari World Intellectual Property Organization (WIPO). Paten ini diterbitkan pada hari Jumat dan dilaporkan oleh LetsGo Digital.

Adapun paten ini sendiri sebenarnya telah muncul pada bulan Maret lalu. Kala itu, Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO), yang mengeluarkannya.

{Baca juga: Oppo Pamer Smartphone Bergaya “Waterfall Screen”, Ini Penampakannya}

Saat itu, ada perbedaan antara paten dan desain Oppo Find X yang sudah dirilis. Baik yang terakhir maupun yang dipatenkan menggunakan mekanisme slider untuk mengekspos kamera selfie yang menghadap ke depan. Perbedaannya adalah, pada Find X, dua kamera belakang ditemukan di bagian belakang mekanisme yang meluncur bersama dengan kamera selfie ganda. Perangkat yang dipatenkan ini memiliki pengaturan dua kamera yang dipasang secara vertikal dan desain berbentuk “V” pada panel belakangnya. Ini juga memiliki dua sensor kamera pada mekanisme slider.

Masih menurut laporan Phonearena, Minggu (4/8/2019), Oppo juga telah memamerkan kamera selfie dalam layar yang mungkin ditemukan pada ponsel perusahaan tahun depan. Semua ini dirancang untuk meningkatkan rasio layar-ke-bodi dari smartphone.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}

Berdasarkan render yang dibuat oleh Ishan Argawal (@ ishanagarwal24), Samsung Galaxy Note 10+ akan menampilkan tampilan yang mencakup rekor 92,5% dari bodi ponsel. Oppo Find X memiliki rasio layar-ke-bodi 87,04% dan handset lain seperti Huawei P30 Pro (88,5%) dan OnePlus 7 Pro (88,4%) juga memiliki rasio tinggi.

Hal lainnya yang juga menarik adalah bahwa masing-masing model tersebut menggunakan sesuatu yang berbeda agar tidak harus menggunakan bezel atas yang besar untuk kamera selfie. Galaxy Note 10+ menampilkan layar Infinity-O milik Samsung, yang menggunakan kamera berlubang. P30 Pro menampilkan lekukan potongan kecil di bagian atas layar dan OnePlus 7 Pro menggunakan mekanisme pop-up.

Huawei Daftarkan Tiga Merek Dagang Baru, P300, P400 dan P500

0

Telko.id, Jakarta – Huawei dilaporkan telah mengajukan beberapa merek dagang baru kepada badan pemerintah resmi yang bertanggung jawab atas hak kekayaan intelektual di Inggris (Intelectual Property Office of UK). Deretan simbol yang dimaksud, kemungkinan akan digunakan untuk smartphone, yakni ‘P300’, ‘P400’, dan ‘P500’.

Deretan simbol tersebut, secara tidak langsung menandai pergantian dari skema penamaan dua digit saat ini, yang digunakan oleh seri hing-end perusahaan, P-series.

Nomenklatur atau tata nama ponsel Huawei sendiri memang tidak bisa dibilang selalu jelas bagi orang luar, tetapi seri-P dan Mate termasuk yang agak logis. Pada 2017, P10 datang untuk menggantikan P9, dan di tahun berikutnya Huawei memilih 20, bukan 11, sebelum akhirnya sampai kepada P30 saat ini. Hal yang sama terjadi pada seri Mate.

{Baca juga: Surprise! Ini Perangkat Pertama Huawei Berbasis HongMeng OS}

Huawei belum pernah merilis smartphone seri-P dengan penamaan tiga digit sebelumnya. Karena itu, sulit untuk mengetahui model apa yang akan dibuat. Bisa jadi, ini adalah apa yang seharusnya menjadi P40, tetapi diganti menjadi P400. P300 bisa saja menjadi P40 Lite, sedangkan P500 menjadi nama P40 Pro.

Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan bahwa Huawei juga ingin menambahkan model tambahan untuk seri-P-nya. Perusahaan sendiri sudah mengajukan nama Huawei P40 pada Oktober 2017 silam, lapor Letsgo Digital.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Sekedar informasi, Huawei telah meluncurkan model P-series baru di paruh pertama tahun ini, diikuti oleh smartphone Mate pada paruh kedua. Seri Huawei Mate 30 diharapkan akan hadir pada bulan Oktober, juga dalam seri ini akan dirilis baik model Lite maupun Pro.

Nah, pertanyaannya sekarang, apakah Huawei P300, P400 dan P500 juga akan diperkenalkan tahun ini? Kita lihat saja.

Oh No! Data Pribadi 2000 Jurnalis Bocor Gara-gara E3 Expo

0

Telko.id, Jakarta – Sebuah dokumen yang berisi informasi kontak dan alamat pribadi lebih dari 2.000 jurnalis game, editor, dan pembuat konten lainnya baru-baru ini diketahui telah diterbitkan dan dapat diakses secara publik di situs web E3 Expo.

Dilaporkan Kotaku, Minggu (4/8/2019), meski Entertainment Software Association, selaku organisasi yang menjalankan E3, telah menghapus tautan ke file tersebut, serta file itu sendiri, namun informasi tersebut kadung menyebar secara online di berbagai forum gaming.

{Baca juga: Amazon Game Studios Pecat Puluhan Karyawan, Kenapa?}

Sementara banyak dari mereka memberikan alamat kantor dan nomor telepon ketika mendaftar untuk E3, tak sedikit pula, terutama pembuat konten lepas, yang tampaknya telah menggunakan alamat rumah dan ponsel pribadinya. Dan itu semua telah bocor ke publik.

Kebocoran ini memungkinkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyalahgunakan informasi dan melecehkan jurnalis. Dua orang yang mengaku ada di dalam daftar mengungkapkan bahwa mereka telah menerima panggilan telepon tak dikenal sejak kebocoran terjadi.

{Baca juga: Sony Tolak Gagasan Microsoft Soal “Cross-Platform“}

Keberadaan dokumen ini sendiri pertama kali dipublikasikan dalam video YouTube yang diposting jurnalis Sophia Narwitz ke saluran pribadinya pada Jumat malam. Dalam videonya, Narwitz menjelaskan bagaimana file itu dapat diakses. “Di situs web E3 publik ada halaman web yang memiliki tautan dengan judul ‘Daftar Media Terdaftar,’ nomor telepon, dan publikasi lebih dari 2.000 anggota pers yang menghadiri E3 tahun lalu.”

Seperti dikatakan sebelumnya, situs web E3 telah diperbarui untuk menghapus tautan ini, tetapi versi situs yang di-cache memang menunjukkan bahwa tautan berjudul “Daftar Media Terdaftar” pernah muncul di halaman “Helpful Links”. Untuk beberapa waktu kemarin, bahkan setelah halaman ini dihapus, mengklik tautan dalam versi cache Google yang mudah diakses dari halaman tersebut akan mengunduh spreadsheet dari server situs web E3.

 

Seri Kejuaraan Fortnite Pertama Digelar 17 Agustus, Minat?

0

Telko.id, Jakarta – Bulan Agustus sepertinya tidak hanya akan menjadi hari yang dinantikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia pecinta Fortnite. Pasalnya, di tanggal itulah seri kejuaraan pertama dari game yang telah memasuki season ke-10 ini akan digelar.

Dilaporkan Engadget, Minggu (4/8/2019), seri kejuaraan pertama ini akan dimulai pada 17 Agustus, dengan trio berlomba untuk menaklukkan daerah masing-masing selama lima minggu kompetisi yang mencakup event utama akhir pekan serta Cash Cups (solo pada hari Rabu dan Kamis, dan trio di hari Jumat). Tim-tim top akan saling berhadapan dalam event regional pada 20 September hingga 22 September.

{Baca juga: Salut! Bocah Ini Main Fortnite Demi Pengobatan Kanker Ayahnya}

Seperti yang disebutkan dalam preview, akan ada papan peringkat untuk menunjukkan kemajuan dalam ‘memerintah’ wilayah. Setiap event akan memiliki kelompok hadiah sendiri, dengan “jutaan dolar” untuk diperebutkan di seluruh Seri Kejuaraan. Dalam jangka panjang, juga akan ada serangkaian turnamen Fortnite Spotlight yang dihelat oleh komunitas pembuat game.

Adapun tujuan dari semua kompetisi ini tetap sama, yakni sebagai upaya untuk menjaga program eSports Fortnite resmi berjalan sepanjang tahun, alih-alih hanya berfokus pada Piala Dunia. Itu bisa meningkatkan legitimasi permainan di dunia yang kompetitif. Apalagi, saingan seperti Apex Legends juga mengembangkan olahraga mereka sendiri.

{Baca juga: Epic Games Tuntaskan Final Showdown Fortnite}

Nah, bagi Anda yang selama ini mungkin menganggap bahwa bermain game tak lebih dari membuang waktu. Perlu diketahui, bahwa hal itu kini telah berubah. Bermain game, jika ditekuni dengan baik juga bisa membawa masa depan yang cerah kok.

Bocah berusia 16 tahun bernama Kyle “Bugha” Giersdorf, buktinya. Dari bermain game Fortnite, ia berhasil membawa pulang US$3 juta serta gelar dalam kejuaraan Piala Dunia Fortnite pertama.

Hal ini menunjukkan seberapa besar dunia eSports. Menurut Ubergizmo, total hadiah untuk pertandingan Piala Dunia Fortnite adalah US$30 juta. Sebuah angka yang cukup fenomenal untuk ukuran kompetisi game, bukan?

Singapura Blokir Video Sindiran Etnis di Facebook dan YouTube

0

Telko.id, Jakarta  – Singapura minta kepada Facebook agar menghapus konten video yang berpotensi memicu ketegangan rasial. Video sarat sindiran etnis tertentu itu dibuat oleh dua komedian keturunan India.

Mereka mengunggahnya sebagai respons terkait iklan berupa adegan seorang aktor keturunan China yang menggelapkan kulit dan mengenakan jilbab sehingga tampak seperti seorang Muslimah.

Konten tersebut memantik perdebatan tentang sikap rasial di Singapura. Pemerintah pun didesak untuk membatasi konten melalui pengadaan undang-undang baru tentang berita kontroversial.

{Baca juga: Facebook Dituding sebagai Produsen Konten Ekstrem}

“Kami harus membatasi akses ke konten karena melanggar undang-undang di sebuah negara meski sebenarnya tidak melanggar standar komunitas,” kata juru bicara Facebook, seperti dilansir Reuters.

Salinan video itu di YouTube telah disaksikan lebih 40.000 orang. Namun, konten kemudian dihapus dengan keterangan “Konten tidak tersedia di domain negara ini karena permintaan pemerintah”.

Dikutip Telko.id, Jumat (2/8/2019), terdapat pemberitahuan di Twitter yang menyebut bahwa konten telah diblokir di Singapura sebagai tanggapan atas permintaan berdasarkan aturan hukum.

Menteri Dalam Negeri dan Hukum Singapura, K Shanmugam, menjelaskan bahwa video itu dibuat untuk membuat kaum minoritas marah kepada etnis China, yang memang menjadi mayoritas.

Ia mengatakan, polisi sedang menyelidiki dua komedian etnis India yang mengunggah konten sindiran di facebook. Pemerintah mengaku sudah meminta kepada Facebook untuk menghapusnya.

{Baca juga: Facebook akan Hapus Konten Rasis Pemicu Kekerasan}

Etnis China di Singapura menguasai 76 persen dari populasi domestik di Singapura. Sementara etnis Melayu dan India, masing-masing berjumlah 15 persen dan delapan persen dari total populasi. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Upss! Jadi “Duta OnePlus 7 Pro”, Iron Man Ketahuan Pakai Huawei

0

Telko.id, Jakarta  –  Aktor kondang Robert Downey Jr, membuat heboh warganet setelah ketahuan bermain Weibo menggunakan Huawei P30 Pro. Padahal, pemeran sosok superhero Iron Man garapan Marvel ini diketahui sebagai duta dari OnePlus 7 Pro.

Dilaporkan Livemint, pada 30 Juli 2019, semua berawal ketika Downey meneruskan unggahan di Weibo menggunakan ponsel Huawei P30 Pro. Netizen tahu dan langsung mendokumentasikannya lewat screenshot.

Seperti dikutip Telko.id, Jumat (2/8/2019), unggahan tersebut kemudian menghilang dari profil Weibo milik sang aktor kondang Hollywood. Namun, nasi sudah menjadi bubur. Netizen mengantongi bukti.

{Baca juga: OnePlus 7 Pro jadi “Daily Driver” Utama Iron Man}

Asal tahu saja, OnePlus mempromosikan OnePlus 7 Pro dengan membayar mahal Downey Jr untuk menjadi duta. Perusahaan asal China ini sampai mengalihkan semua anggaran pengurusan sertifikasi IP resmi guna menyewa aktor itu.

Beberapa pengguna mungkin masih ingat, bukan kali pertama ini saja Downey mempromosikan produk ponsel. Pada 2013 silam, ia pernah wara-wiri di media untuk menjadi bintang pariwara ponsel anyar HTC.

Ia muncul dalam serangkaian iklan HTC pada 2013 sebagai bagian dari kampanye global yang kabarnya menghasilkan donasi USD 12 juta. Namun, biaya sewa Downey saat ini jelas sangat jauh berbeda.

Maklum, Robert Downey Jr sudah lebih populer daripada enam tahun silam. Meski demikian, tidak jelas berapa banyak uang yang harus dikeluarkan oleh OnePlus untuk mengontraknya sebagai bintang iklan OnePlus 7 Pro.

Uniknya, sang ‘Iron Man’ bukanlah yang pertama melakukan kecerobohan ini. Sebelumnya, seorang influencer di Twitter juga membuat kehebohan karena ketahuan mengunggah iklan yang mempromosikan OnePlus 7 Pro dengan tanda pagar #officiallyswitchedtoandroid dengan menggunakan iPhone.

{Baca juga: Ceroboh! Influencer Unggah Iklan OnePlus 7 Pro Pakai iPhone}

 iklan itu berasal dari T-Mobile, diunggah di Twitter oleh Kimberly Sandoval. Dalam iklan, ia tengah memperagakan foto selfie menggunakan ponsel terbaru dari OnePlus itu. Konyolnya, metadata di Twitter memuat keterangan “via Twitter for iPhone”.

Promosi tersebut bertujuan untuk mengampanyekan kamera depan. Iklan juga mengajak netizen untuk memilih perangkat bersistem operasi Android. Tapi, Kimberly terbukti ceroboh karena memposting iklan itu dengan memakai iPhone. [SN/HBS]

Sumber: Livemint

Rudiantara: Indonesia Terlambat dalam Menerapkan Regulasi IMEI

0

Telko.id,Jakarta Menkominfo Rudiantara menilai jika Regulasi IMEI harus segera diterapkan. Pasalnya, menurut dia Indonesia termasuk terlambat dalam menerapkan regulasi tersebut jika dibandingkan dengan negara lain.

“Indonesia bukan negara pertama. Bahkan Indonesia itu termasuk yang terlambat. Soalnya negara-negara lain sudah melakukan sejak jauh-jauh hari,” kata Rudiantara di Kantor Kominfo Jakarta, Jumat (02/08/2019).

Rudiantara tidak menjelaskan secara spesifik negara yang dimaksud. Namun dia berandai-andai jika dirinya telah menjabat sebagi Menkominfo sejak 10 tahun lalu mungkin regulasi IMEI sudah akan diterapkan di tanah air. “Untungnya saya menteri tahun ini. Kalo  sejak 2 periode sebelumnya saya udah teken,” tambah Rudiantara.

{Baca juga: Kominfo: Regulasi IMEI Baru Aktif Tahun Depan}

Dalam diskusi yang berjudul “Membedah Potensi Kerugian Konsumen, Industri, Negara Akibat Ponsel Black Market dan Solusi” Rudiantara mengatakan jika regulasi IMEI dapat membendung peredaran ponsel ilegal atau Black Market (BM) di tanah air. Hasilnya maka tata kelola peredaran ponsel bisa lebih rapih sehingga pemerintah bisa mendapat pendapatan maksimal dari TKDN ataupun pajak.

“Tujuannya agar kita bisa melakukan mitigasi dan membatasi semaksimal mungkin masuknya barang dari luar secara ilegal,” kata Rudiantara.

Selain itu, regulasi IMEI juga membuat ponsel lebih aman. Karena jika pengguna mengalami kehilangan ponsel mereka bisa mengajukan pemblokiran IMEI sehingga ponsel yang dicuri tidak dapat tersambung oleh kartu SIM.

“Jadi masalah orang kehilangan ponsel ya sudah selesai, karena IMEI ponsel harus disesuaikan dengan kartu SIM,” kata Menteri yang akrab dipanggil RA ini lagi.

{Baca juga: Seberapa Ampuh Aturan IMEI Bisa Berantas Ponsel BM?}

Terakhir, Rudiantara mengaku jika Kominfo telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait regulasi IMEI. Dia mengatakan jika Peraturan Menteri (Permen) mengenai Regulasi IMEI bisa diteken di bulan agustus 2019 ini.

“Target kita memanfaatkan momentum 17 Agustus. Nanti ditanggal berapa ya terserah, yang penting semangat kemerdekaan,” tutup Rudiantara. [NM/IF]

ATSI Minta Investasi Minimun untuk Regulasi IMEI

0

Telko.id, Jakarta – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) buka suara terkait Regulasi IMEI yang akan ditetapkan bulan ini. Mereka meminta kepada pemerintah agar operator bisa mengeluarkan investasi minimum untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Menurut Wakil Ketua ATSI, Merza Fachys operator meminta agar mereka tidak mengeluarkan investasi yang besar demi kebijakan yang tujuannya untuk memberantas peredaran ponsel Black Market (BM).

“Regulasi tata kelola IMEI hanya boleh menambah beban opsel, baik secara investasi maupun secara operasional jaringan seminimum mungkin,” kata Merza di Kantor Kominfo Jakarta, Jumat (02/08/2019).

{Baca juga: Pemerintah Akan Gunakan “Sibina” untuk Kendalikan IMEI}

Merza memprediksi jika sebuah operator perlu melakukan investasi sebesar Rp200 miliar untuk mengembangkan sistem Equipment Identity Register atau EIR. EIR berfungsi untuk mengidentifikasi peranti melalui IMEI atau nomor unik yang diterbitkan pabrikan.

“Ratusan miliar itu untuk setiap operator. Dan angka Rp200 miliar itu untuk operator yang paling gede,” tambah Merza.

Terkait rencana implementasi regulasi IMEI yang dilakukan pada 17 Februari 2020, Merza juga menanggapi dengan meminta pemerintah untuk tidak gegagah dalam mematok target. Hal ini dikarenakan masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan.

“Kita harus duduk dulu menyelesaikan PR-PR tadi sehingga kita tahu sebanyak apa pekerjaan yang harus dilakukan. Dari situ kita bisa hitung berapa lama bisa diselesaikan, seberapa gede duitnya, baru bisa ngomong tanggalnya kapan,” tutur Merza.

{Baca juga: Kominfo: Regulasi IMEI Baru Aktif Tahun Depan}

“Untuk itu kita baru bisa ngomong, oh seperti itu tugas-tugasnya. Baru kita bisa minta vendor development dan tahu harganya,” tambah Merza.

Regulasi mengenai IMEI oleh pemerintah mulai menemukan titik terang belakangan ini. Jika tidak ada halangan, aturan tersebut akan ditetapkan pada bulan Agustus ini. Salah satu tujuan dari aturan ini adalah untuk menekan peredaran ponsel BM. [NM/IF]

Nintendo Izinkan Pengguna Uji Coba Penuh Mario Tennis Aces  

0

Telko.id, Jakarta – Nintendo kabarnya sedang mempersiapkan sebuah penawaran yang menarik bagi para gamer. Utamanya mereka yang merupakan pelanggan Switch.

Menurut laporan Ubergizmo, perusahaan yang berbasis di Jepang ini akan menawarkan penggunanya uji coba penuh untuk game Mario Tennis Aces. Itu artinya, Anda yang merupakan pengguna Switch bisa memainkan permainan secara keseluruhan sebelum memutuskan untuk membeli.

Uji Coba sendiri akan dilangsungkan pada 7 – 13 Agustus 2019, dengan niatan memberi kesempatan bagi para gamer untuk menikmati game lebih lama. Jika kemudian mereka memutuskan untuk memilikinya, Nintendo punya penawaran lainnya.

{Baca juga: Mulai 3 September, YouTube Disetop dari Nintendo 3DS}

Ya, perusahaan menegaskan bahwa game Mario Tennis Aces akan didiskon sebesar 33 persen dari tanggal 7 – 20 Agustus 2019. Dengan begitu, pengguna akan bisa mendapatkannya dengan harga lebih murah.

Berkat diskon 33 persen ini, pengguna yang awalnya harus membayar US$60, hanya perlu mengeluarkan uang US$40. Soal uji coba untuk game lain secara penuh, Nintendo belum memberi konfirmasi.

Belum lama ini, ada kabar gembira bagi pengguna Switch. Perangkat tersebut didasarkan pada tablet Tegra SHIELD dari NVIDIA, yang berarti dapat secara teknis dijalankan di sistem operasi Android.

{Baca juga: Nintendo Siap Perbaiki Joy-Con Switch, Gratis!}

Bicara soal Nintendo Swicth, belum lama ini perusahaan juga sempat tersandung masalah ketika banyak pemilik perangkat mengaku mengalami masalah dengan Joy-Cons. Masalah yang muncul adalah Joy-Cons “melayang” sendiri kala digunakan.

Nintendo tampaknya tidak memiliki tanggapan resmi terhadap masalah tersebut. Pun demikian tak memiliki keinginan untuk menjelaskan prosedur yang ada untuk mengatasi masalah yang muncul. Alhasil, perusahaan harus menghadapi gugatan.