spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1039

Infinix Smart 4 Hadir Dengan Dual-LED flash dan kamera 8 MP

0

Telko.id – Infinix Smart 4 kali pertama diperkenalkan pada 2019, October. Perangkat bermesin MT6761 Helio A22 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 Pie (Go edition) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 1 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Infinix memang belum secara resmi merilis harga Infinix Smart 4. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Infinix Smart 3 Plus).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Infinix Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Midnight Black, Quetzal Cyan, Cosmic Purple) dan memiliki body berdimensi 167 x 76 x 8.3 mm (6.57 x 2.99 x 0.33 in) dengan berat 183 g (6.46 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Infinix Smart 4

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Infinix Smart 4 :

  • 8 MP.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Infinix Smart 4

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6761 Helio A22 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.6″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Infinix Smart 4 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 21.1/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Infinix Smart 4 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 8(900), 38(2600), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 21.1/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, October
Status Available. Released 2019, October
BODY
Dimensions 167 x 76 x 8.3 mm (6.57 x 2.99 x 0.33 in)
Weight 183 g (6.46 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Midnight Black, Quetzal Cyan, Cosmic Purple
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.6 inches, 105.2 cm2 (~82.9% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~266 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 Pie (Go edition)
Chipset Mediatek MT6761 Helio A22 (12 nm)
CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU PowerVR GE8320
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 1 GB
Internal 16GB 1GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 8 MP
Features Dual-LED flash
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP
Features
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Revisi PP no.82 Sudah Ditandatangi Tapi Ada 7 Asosiasi Kecewa

0

Telko.id – Revisi Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Teransaksi Elektronik (PP PTSE) telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan oleh sempat disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel Abrijani Pengerapan Rabu (16/10/2019) seperti dilansir dari laman resmi Dirjen Aptika Kemenkominfo, Kamis (17/10/2019).

“Kemenkominfo sedang menyiapkan PP No. 71/2019 mengenai PSTE. PP tersebut merupakan perubahan dari PP No. 82/2012. Di PP PSTE yang baru, salah satunya dibahas mengenai keamanan siber. Saat ini PP tersebut sudah ditandatangani oleh Presiden,” ujar Semuel.

Namun, disisi lain, ada 7 asosiasi yang merasa kecewa dengan kehadiran PP No.71/2019 tersebut. Kelima asosiasi itu menyebutkan bahwa PP yang baru tersebut kontradiktif dengan dengan pesan-pesan yang disampaikan oleh Bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam berbagai pidato kenegaraan/kepresidenan.

Kelima asosiasi tersebut adalah Indonesia Data Center Provider Organizaton (IDPRO), Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Asosiasi Peranti Lunak Telematika Indonesia (ASPILUKI), Indonesia ICT Institute, dan induk asosiasi sektor ICT Indonesia dan Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL).

Menurut mereka, kontradiksi isi Draft Revisi PP 82/2012 dengan Perintah Presiden untuk melindungi data masyarakat Indonesia terletak pada Pasal 21 ayat (1) yang berbunyi:

“Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat dapat mengelola, memproses dan/atau menyimpan Sistem Elektronik dan Data Elektronik di wilayah Indonesia dan/atau di luar wilayah Indonesia.”

Dengan bunyi ayat di atas, maka yang akan terjadi adalah negara tidak akan dapat melindungi “data kita” (data masyarakat Indonesia) karena Pemerintah memberikan lampu hijau kepada Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat dan aplikasi-aplikasi yang berasal dari negara lain untuk bisa menyimpan data di luar wilayah Indonesia, dan itu berarti isi Revisi PP 82/2012 sangat bertentangan dengan arahan Presiden.

Lebih lanjut, ke lima asosiasi ini juga menjabarkan tiga implikasi lain dengan memperbolehkan Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat untuk memproses dan menyimpan data di luar wilayah Indonesia.

Pertama, ada potensi 90% data di Indonesia akan lari ke luar wilayah Indonesia, ini akan berimplikasi besar dari aspek IPOLEKSOSBUDHANKAM Indonesia di era ekonomi data, mengingat sampai saat ini Indonesia belum mempunyai aturan perlindungan data yang memadai. Ini adalah sebuah kemunduran besar bagi negara Indonesia, disaat negara maju menerapkan perlindungan data di negaranya secara ketat seperti Uni Eropa lewat aturan EU GDPR, kita malah melakukan relaksasi tanpa perlindungan sama sekali.

Kedua, Dengan memperbolehkan data Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat memproses dan menyimpan data diluar wilayah Indonesia, maka penyedia layanan pusat data (data center), cloud computing, OTT (Over The TOP) asing tidak lagi berkewajiban melakukan investasi di Indonesia karena mereka sudah bisa melayani masyarakat Indonesia diluar wilayah Indonesia, dan ini sangat merugikan secara ekonomi.

Ketiga, penegakan hukum akan mengalami kesulitan manakala proses penegakan hukum tersebut membutuhkan data yang tersimpan di luar wilayah Indonesia, karena masingmasing negara mempunyai aturan dan yuridiksinya masing-masing.

Menurut Hendra Suryakusuma, Ketua Umum IDPRO, “Isu PP-82 adalah masalah kedaulatan data, penegakan hukum, dan sekaligus jalan masuk persamaan perlakuan dalam pajak. Isu ini mestinya pemerintah-lah yang lebih concern menjaganya. Ini kebalik, asosiasi dan komunitas yang malah concern dan berulangkali mengingatkan Pemerintah. IDPRO mendesak Pemerintah menunda pengesahan draft tersebut karena mayoritas komunitas TIK di Indonesia belum sepakat dengan draft isi tersebut, Isi revisi masih banyak yang perlu diperbaiki karena sebenarnya revisi PP 82/2012 bisa menjadi jalan masuk untuk memperbaiki ekosistem ekonomi digital di Indonesia”.

Sedangkan Andi Budimansyah, Ketua Umum FTII menyebutkan bahwa “Revisi PP 82 justru menutup kesempatan bagi warga negaranya untuk mendapatkan perlindungan data. dan Kedaulatan negara sangat dipertaruhkan apabila revisi PP 82/2012 diundangkan tanpa kita memiliki regulasi perlindungan data yang memadai”.

Djarot Subiantoro, sebagai Ketua Umum ASPILUKI pun menyebutkan kalau dirinya bukan anti perubahan karena perubahan-lah yg membawa kemajuan. Namun, menurutnya substansi perubahan yang di awal sudah diketahui akan memberikan dampak negatif secara jangka panjang dan skala lebih besar-lah yang sebaiknya kita hindari. Semoga dapat dikaji dahulu dari perspektif dan kepentingan lebih besar sebelum diputuskan, yang kami tidak rasakan dalam proses revisi PP82 kali ini.

Heru Sutadi, Executive Director Indonesia ICT Institute juga memberikan alasa, mengapa revisi PP 82 ini kontradiktif. Menurutnya, PP 82 menjadi acuan beberapa sektor. Selama ini aturan tersebut memberikan banyak kontribusi positif, terutama investasi. Kalau direvisi harus diperhitungkan konsekuensinya karena revisi akan berdampak kepada infrastruktur ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan bisa beralih ke luar negeri. Australia, Singapura dan Uni Eropa bisa dijadikan contoh yang menerapkan kebijakan yang mengharuskan data center ditempatkan di dalam negeri.

“Di saat negara maju sangat ketat melindungi data negaranya untuk tetap di wilayahnya seperti yang dilakukan oleh Uni Eropa lewat EU GDPR, Indonesia malah membuat aturan yang bertolak belakang. Kami menyampaikan masukan yg bertujuan untuk dapat mempertahankan Kedaulatan Digital Bangsa dan memastikan bahwa Ekonomi Digital yang tumbuh dapat dinikmati bangsa kita sendiri, bukan untuk sebagian besar dimanfaatkan bangsa lain seperti yg terjadi sekarang ini. Rencana revisi PP 82/2012 ini, selain merugikan dari sisi ekonomi nasional, tentu juga akan menjadi tantangan tersendiri bagi penegakan kedaulatan negara dan penegakan hukum. Mohon dengan sangat perhatikanlah masukan kami sebagai rakyat digital Indonesia”. (Jamalul Izza, Ketua Umum APJII).

“Jangan sampai infrastruktur Palapa Ring yang baru diresmikan oleh Presiden Jokowi malah menguntungkan pihak asing untuk mengambil data dari masyarakat Indonesia dengan lebih cepat dan mudah, kita harus melindungi data sebagai sebuah kekayaan negara. Kami berharap Presiden Jokowi dalam kabinet barunya bisa mempunyai pembantu yang bisa menterjemahkan keinginan Presiden dengan lebih baik, bukan malah membuat aturan yang bertolak belakang dengan kemauan Presiden,” ungkap Alex Budiyanto, Ketua Umum ACCI berdalih.

Demikian juga Kristiono, Ketua Umum MASTEL yang berharap, Revisi PP 82/2012 itu seharusnya bukan melemahkan posisi Indonesia namun harus mampu menguatkan dan meneguhkan kedaulatan negara dalam melindungi semua jenis data yang dimiliki bangsa dan rakyat Indonesia karena data adalah the new oil. Ketiadaan regulasi dan kebijakan yang dapat melindungi kekayaan nasional dimaksud berakibat terlepasnya kesempatan kita membangun kekuatan dan kedaulatan digital ekonomi Indonesia”.

Tapi, kekecewaan tersebut disampaikan usai Revisi PP 82 tahun 2012 tersebut dicabut dan diganti dengan PP 71 tahun 2019 yang sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 4 Oktober 2019 dan diundangkan pada tanggal 10 Oktober 2019 yang djuga ditandatangani oleh Plt Kemkumham Tjahyo Kumolo. (Icha)

 

 

 

 

 

 

 

Infinix Hot 8 Lite Hadir Dengan Memori Besar dan Baterai Tahan lama

0

Telko.id – Infinix Hot 8 Lite kali pertama diperkenalkan pada 2019, October. Perangkat bermesin MT6580 ini hadir dengan sistem operasi Android 8.1 Oreo (Go edition) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Infinix memang belum secara resmi merilis harga Infinix Hot 8 Lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Infinix Hot 8).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Infinix Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Quetzal Cyan, Cosmic Purple, Shark Grey, Midnight Black) dan memiliki body berdimensi 165 x 76.3 x 8.7 mm (6.50 x 3.00 x 0.34 in) dengan berat 175 g (6.17 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Infinix Hot 8 Lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Infinix Hot 8 Lite :

  • 8 MP, f/1.8, PDAF
    QVGA (Low light sensor).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur LED flash dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Infinix Hot 8 Lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6580 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.3 GHz dan prosesor grafis / GPU . Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.6″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,450 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Infinix Hot 8 Lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Infinix Hot 8 Lite :

NETWORK
Technology GSM / HSPA
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, October
Status Available. Released 2019, October
BODY
Dimensions 165 x 76.3 x 8.7 mm (6.50 x 3.00 x 0.34 in)
Weight 175 g (6.17 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Quetzal Cyan, Cosmic Purple, Shark Grey, Midnight Black
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.6 inches, 105.2 cm2 (~83.5% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~266 ppi density)
Protection
450 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 8.1 Oreo (Go edition)
Chipset Mediatek MT6580
CPU Quad-core 1.3 GHz
GPU
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 2 GB
Internal 32GB 2GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 8 MP, f/1.8, PDAF
QVGA (Low light sensor)
Features Quad-LED flash, panorama, HDR
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP
Features LED flash
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND Dirac sound
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5000 mAh
Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Oppo A11 Hadir Dengan Quad Camera dan Baterai 5000mAh

0

Telko.id – Oppo A11 kali pertama diperkenalkan pada 2019, October. Perangkat bermesin Snapdragon 665 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); ColorOS 6.0 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 4/6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo A11. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Oppo A9x).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Purple, Lake Green, Cloud White) dan memiliki body berdimensi 163.6 x 75.6 x 9.1 mm (6.44 x 2.98 x 0.36 in) dengan berat 195 g (6.88 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Oppo A11

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo A11 :

  • 12 MP, f/1.8, (wide), PDAF
    8 MP, f/2.3, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm, AF
    2 MP, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Oppo A11

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 665 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 610. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB/256GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo A11 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 400/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Oppo A11 :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 8(900), 34(2000), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 400/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, October
Status Available. Released 2019, October
BODY
Dimensions 163.6 x 75.6 x 9.1 mm (6.44 x 2.98 x 0.36 in)
Weight 195 g (6.88 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Purple, Lake Green, Cloud White
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.5 inches, 102.0 cm2 (~82.5% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); ColorOS 6.0
Chipset Qualcomm SDM665 Snapdragon 665 (11 nm)
CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver)
GPU Adreno 610
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 4/6 GB
Internal 64GB 4GB RAM, 128GB 4GB RAM, 128GB 6GB RAM, 256GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.8, (wide), PDAF
8 MP, f/2.3, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm, AF
2 MP, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps, gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP, f/2.0
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND 24-bit/192kHz audio
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS, BDS
NFC
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5000 mAh
Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Oppo K5 Tanamkan Kamera 64 MP dan Snapdragon 730G

0

Telko.id – Oppo K5 kali pertama diperkenalkan pada 2019, October. Perangkat bermesin Snapdragon 730G ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), planned upgrade to Android 10.0; ColorOS 6.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6/8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo K5. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Oppo K3).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Cyber ​​metal, Fantasy forest, Polar sunshine) dan memiliki body berdimensi 158.7 x 75.2 x 8.6 mm (6.25 x 2.96 x 0.34 in) dengan berat 182 g (6.42 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Oppo K5

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo K5 :

  • 64 MP, f/1.8, (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (macro), 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Oppo K5

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 730G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 618. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.4″ Inch dengan jenis Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,430 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo K5 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Oppo K5 :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 8(900), 34(2000), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE-A
LAUNCH
Announced 2019, October
Status Available. Released 2019, October
BODY
Dimensions 158.7 x 75.2 x 8.6 mm (6.25 x 2.96 x 0.34 in)
Weight 182 g (6.42 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Cyber ​​metal, Fantasy forest, Polar sunshine
DISPLAY
Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.4 inches, 101.0 cm2 (~84.7% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~402 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
430 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), planned upgrade to Android 10.0; ColorOS 6.1
Chipset Qualcomm SDM730 Snapdragon 730G (8 nm)
CPU Octa-core (2×2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver)
GPU Adreno 618
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 6/8 GB
Internal 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 64 MP, f/1.8, (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
2 MP, f/2.4, (macro), 1/5.0″, 1.75µm
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps, 720p@960fps, gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX HD
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Oppo Reno Ace Janjikan Fast Charging Hanya 30 Menit!

0

Telko.id – Oppo Reno Ace kali pertama diperkenalkan pada 2019, October. Perangkat bermesin Snapdragon 855+ ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10.0; ColorOS 7.0 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 8/12 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo Reno Ace. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Oppo Reno).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Electric purple, Interstellar blue, Gundam Edition) dan memiliki body berdimensi 161 x 75.7 x 8.7 mm (6.34 x 2.98 x 0.34 in) dengan berat 200 g (7.05 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 5), aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Oppo Reno Ace

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo Reno Ace :

  • 48 MP, f/1.7, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF, OIS
    13 MP, f/2.4, 53mm (telephoto), 1/3.4″, 1.0µm, PDAF, 2x optical zoom
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/3.2″, 1.4µm, AF
    2 MP B/W, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Oppo Reno Ace

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 855+ yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485) dan prosesor grafis / GPU Adreno 640 (700 MHz). Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 6,500 nits typ. brightness (advertised), HDR10, 90Hz refresh rate. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo Reno Ace sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Oppo Reno Ace :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 800 / 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 26(850), 34(2000), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA, LTE-A
LAUNCH
Announced 2019, October
Status Available. Released 2019, October
BODY
Dimensions 161 x 75.7 x 8.7 mm (6.34 x 2.98 x 0.34 in)
Weight 200 g (7.05 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 5), aluminum frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Electric purple, Interstellar blue, Gundam Edition
DISPLAY
Type AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.5 inches, 103.5 cm2 (~84.9% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~402 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 6
500 nits typ. brightness (advertised)
HDR10
90Hz refresh rate
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10.0; ColorOS 7.0
Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855+ (7 nm)
CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485)
GPU Adreno 640 (700 MHz)
MEMORY
Card slot No
RAM 8/12 GB
Internal 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.7, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF, OIS
13 MP, f/2.4, 53mm (telephoto), 1/3.4″, 1.0µm, PDAF, 2x optical zoom
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/3.2″, 1.4µm, AF
2 MP B/W, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm
Features Dual-LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30/60fps, 1080p@30/60/120/240fps; (gyro-EIS); video rec. only with main camera
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX HD
GPS Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS
NFC Yes
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 354367 (v7), 434063 (v8)
GeekBench: 11008 (v4.4), 2627 (v5.1)
GFXBench: 35fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

Samsung Galaxy Xcover FieldPro Tangguh Buat Kerja Lapangan

0

Telko.id – Samsung Galaxy Xcover FieldPro kali pertama diperkenalkan pada 2019, October. Perangkat bermesin Exynos 9810 ini hadir dengan sistem operasi Android 8.0 (Oreo) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 4 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy Xcover FieldPro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Xcover Pro).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black) dan memiliki body berdimensi 158.5 x 80.7 x 14.2 mm (6.24 x 3.18 x 0.56 in) dengan berat 256 g (9.03 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Micro-SIM) or Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy Xcover FieldPro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy Xcover FieldPro :

  • 12 MP, f/1.5-2.4, (wide), 1/2.55″, 1.4µm, PDAF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/1.7 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy Xcover FieldPro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 9810 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.7 GHz Mongoose M3 & 4×1.8 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G72 MP18. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.1″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1440×2560 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy Xcover FieldPro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat11 600/75 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax/i/r, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Xcover FieldPro :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (Dual SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100 – USA
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 12(700), 14(700), 20(800), 29(700), 30(2300), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500), 66(1700/2100) – USA
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat11 600/75 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, October
Status Available. Released 2020, April 6
BODY
Dimensions 158.5 x 80.7 x 14.2 mm (6.24 x 3.18 x 0.56 in)
Weight 256 g (9.03 oz)
Build
SIM Single SIM (Micro-SIM) or Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by)
Colors Black
IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 mins)
MIL-STD-810G compliant
DGUV112-139 certified
Emergency PTT key
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.1 inches, 71.7 cm2 (~56.1% screen-to-body ratio)
Resolution 1440 x 2560 pixels, 16:9 ratio (~576 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 8.0 (Oreo)
Chipset Exynos 9810 (10 nm)
CPU Octa-core (4×2.7 GHz Mongoose M3 & 4×1.8 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G72 MP18
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 4 GB
Internal 64GB 4GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.5-2.4, (wide), 1/2.55″, 1.4µm, PDAF
Features Triple-LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP, f/1.7
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax/i/r, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO
NFC Yes
Radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4500 mAh
Removable Li-Po 4500 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Huawei nova 5z Hadir Didukung Dengan Quad Camera 48 MP

0

Telko.id – Huawei nova 5z kali pertama diperkenalkan pada 2019, October. Perangkat bermesin HiSilicon Kirin 810 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), EMUI 9.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei nova 5z. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Huawei nova 5T).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Aurora, Emerald Green) dan memiliki body berdimensi 156.1 x 73.9 x 8.3 mm (6.15 x 2.91 x 0.33 in) dengan berat 178 g (6.28 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Huawei nova 5z

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei nova 5z :

  • 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.4, (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, 27mm (macro), 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Huawei nova 5z

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset HiSilicon Kirin 810 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.27 GHz Cortex-A76 & 6×1.88 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G52 MP6. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, NM dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.26″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei nova 5z sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Huawei nova 5z :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 800 / 850 / 900 / 1700(AWS) / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 8(900), 19(800), 34(2000), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA, LTE-A
LAUNCH
Announced 2019, October
Status Available. Released 2019, November
BODY
Dimensions 156.1 x 73.9 x 8.3 mm (6.15 x 2.91 x 0.33 in)
Weight 178 g (6.28 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Black, Aurora, Emerald Green
DISPLAY
Type LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.26 inches, 96.2 cm2 (~83.4% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~412 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), EMUI 9.1
Chipset HiSilicon Kirin 810 (7 nm)
CPU Octa-core (2×2.27 GHz Cortex-A76 & 6×1.88 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G52 MP6
MEMORY
Card slot NM (Nano Memory), up to 256GB (uses shared SIM slot)
RAM 6 GB
Internal 64GB 6GB RAM, 128GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.4, (ultrawide)
2 MP, f/2.4, 27mm (macro), 1/5.0″, 1.75µm
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS, BDS
NFC
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Sah! Aturan Blokir Ponsel BM via IMEI Bakal Sudah Diteken

0

Telko.id – Setelah sempat tertunda beberapa bulan, akhirnya pemerintah mengeluarkan aturan blokir IMEI atau International Mobile Equipment Identity. Lewat aturan ini, ponsel black market (BM) atau illegal yang dapat diidentifikasi melalui IMEI nya akan diblokir.

Aturan ini ditandatangani oleh tiga menteri yakni Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan,  Enggartiasto Lukito dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

“Masyarakat jangan khawatir, masyarakat tidak perlu melakukan apa-apa. Aturan ini baru akan mulai berlaku dan pemblokiran baru akan diterapkan waktu enam bulan ke depan karena pemerintah pun butuh waktu untuk mensosialisasikan aturan tersebut kepada masyarakat,” ungkap Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika menjelaskan usai penandatanganan.

Jadi, Rudiantara meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, sebab regulasi ini baru akan berdampak pada orang yang membawa ponsel dari luar negeri.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto pun mengatakan senada. Menurutnya, pembeli ponsel dari luar negeri untuk digunakan pribadi pun tidak perlu khawatir. Sebab akan ada mekanisme pendaftaran IMEI yang dibuka oleh pemerintah. Sayang, Airlangga belum menyebutkan bagaimana proses registrasinya.

Namun, yang pasti, menurut Rudiantara, registrasi nya itu akan mengikuti pola era digital. Termasuk juga call center dan lainnya. Yang dibuat adalah berbasis aplikasi. (Icha)

Pengaruh Teknologi Pada Cara Belajar Generasi Z

0

Telko.id – Lahir dan tumbuh di era digital, membuat para siswa di generasi Z lebih matang dan mandiri dalam hal pemanfaatan teknologi untuk membantu proses belajarnya. Mereka tahu bagaimana mendidik diri sendiri dan mencari informasi. Ini tampak dari hasil penelitian Cambridge International melalui Global Education Census 2018 yang menunjukan bahwa siswa Indonesia sangat akrab dengan teknologi, bukan hanya untuk berinteraksi di media sosial tapi juga untuk kebutuhan pembelajaran.

Hasil penelitian tersebut bahkan menyebut bahwa siswa Indonesia menduduki peringkat tertinggi secara global selaku pengguna ruang IT/komputer di sekolah (40%). Lebih dari duapertiganya (67%) menggunakan smartphone di dalam kelas, dan 81% untuk mengerjakan perkerjaan rumah (PR).

Fakta tersebut memiliki dampak besar pada lingkungan belajar-mengajar dalam dunia pendidikan saat ini, karena siswa (generasi Z) lebih dilengkapi dengan teknologi, daripada umumnya guru (generasi X). Inilah yang lantas meningkatkan kompleksitas proses pendidikan yang melibatkan pengajaran, bimbingan , dan pengawasan.

Itu sebabnya, pada kurikulum 2103 sekarang ini dilakukan Pembelajaran Berpusat Pada Siswa (Student Centered Learning)seperti yang tertuang dalam dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) no. 81A tentang Implementasi Kurikulum 2013.

Dalam Permendikbud tersebut menyatakan bahwa, ada pola-pola pembelajaran yang perlu diubah. Antara lain, pola pembelajaran satu arah (interaksi guru-peserta didik) perlu diubah menjadi pembelajaran interaktif, pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring dan pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif-mencari.

“Untuk melakukan itu semua, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan menjadi sebuah keharusan. Tapi tidak untuk menegasikan, melainkan menguatkan peran guru, sekolah dan orang tua dalam proses pembelajaran siswa,” jelas Fernando Uffie, pengamat pendidikan yang kini menjabat sebagai Country Manager Extramarks Education Indonesia.

Menurutnya sebuah solusi belajar berbasis teknologi harus bisa menghadirkan sekaligus menguatkan interaksi antara siswa, guru, sekolah dan orang tua murid. Tidak hanya di dalam sekolah, tapi juga di luar sekolah.

“Sebuah solusi belajar harus bisa hadir setiap saat. Agar pola pembelajaran aktif-mencari tidak mengarahkan siswa pada sumber yang salah,” ujar Uffie.

Oleh karena itu, sebuah solusi belajar berbasis teknologi diyakininya harus bisa memberikan solusi tepat dan cepat pada saat siswa membutuhkannya.

“Literasi lengkap dan metode belajar yang sesuai dengan karakter generasi Z saja tidak cukup, perlu ada pendamping untuk membangun interaksi. Inilah mengapa kami di KELAS PINTAR menyediakan ratusan guru yang dedicated dan terstandarisasi untuk menjawab pertanyaan siswa, setiap saat secara gratis,” ujar Uffie.

Harapannya adalah agar solusi belajar berbasis teknologi bisa inline dengan apa yang diajarkan disekolah dan sesuai dengan kurikulum berlaku.

“Harus ada quality controlbaik dari sisi materi maupun team akademiknya.  Dan ini tidak bisa dilakukan setengah-setengah, karena ini terkait dengan masa depan generasi selanjutnya,” pungkas Uffie.