spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

SMARTFREN Run 2026, Event Lari Besar Tanpa Sampah ke TPA

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand SMARTFREN berhasil mengelola lebih dari 2,19 ton sampah dari penyelenggaraan SMARTFREN Run 2026 tanpa mengirimkan satu pun ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Penerapan konsep Zero Waste to Landfill ini sekaligus mencegah emisi gas rumah kaca sebesar hampir 4 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e).

SMARTFREN Run 2026 membuktikan bahwa ajang olahraga berskala besar tidak harus meninggalkan jejak sampah di TPA. Dengan perencanaan yang tepat, kolaborasi antarpihak, dan sistem pengelolaan terintegrasi, penyelenggaraan event dapat menjadi bagian dari solusi lingkungan.

Diselenggarakan pada 5 Juli 2026 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, acara ini diikuti sekitar 7.500 peserta. Prinsip keberlanjutan diterapkan sejak tahap persiapan hingga pengolahan akhir sampah melalui kolaborasi dengan Waste4Change.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) XLSMART sekaligus dukungan terhadap praktik ekonomi sirkular di Indonesia.

Director & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan, “Keberhasilan sebuah event saat ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang mencapai garis finis, tetapi juga dari bagaimana dampaknya terhadap lingkungan setelah kegiatan berakhir.

Keberhasilan mengelola lebih dari dua ton sampah tanpa satu pun berakhir di TPA menunjukkan bahwa event berskala besar dapat diselenggarakan secara lebih bertanggung jawab apabila prinsip keberlanjutan diterapkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.”

“SMARTFREN Run kami hadirkan sebagai lebih dari sekadar ajang olahraga. Sebagai brand yang dekat dengan masyarakat, SMARTFREN ingin mengajak masyarakat menjalani gaya hidup yang tidak hanya sehat dan aktif, tetapi juga semakin peduli terhadap lingkungan. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi lebih banyak komunitas dan penyelenggara event untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” lanjut Merza.

Mekanisme Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Dalam pelaksanaannya, fasilitas pemilahan sampah ditempatkan di sejumlah titik strategis di area acara. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menuju Material Recovery Facility untuk dipilah lebih lanjut dan diproses sesuai karakteristik masing-masing material.

Material yang masih memiliki nilai ekonomi disalurkan kepada mitra daur ulang untuk diolah menjadi produk baru. Sampah organik diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan melalui budidaya Black Soldier Fly (BSF), sementara sampah residu diproses menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif. Mekanisme ini memastikan seluruh material memperoleh jalur pemanfaatan yang sesuai dan tidak berakhir di TPA.

Dari total 2.190,1 kilogram sampah yang terkumpul, sekitar 1,19 ton atau 54,2% berhasil disalurkan untuk proses daur ulang. Sekitar 370 kilogram atau 16,9% diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan melalui budidaya BSF, sedangkan sekitar 634 kilogram atau 29% diproses menjadi RDF. Dengan pendekatan tersebut, 100% sampah yang dihasilkan SMARTFREN Run 2026 berhasil dialihkan dari TPA.

Sistem pengelolaan tersebut juga berhasil mencegah emisi gas rumah kaca sebesar 3.996 kilogram CO₂e. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan event dapat diwujudkan melalui indikator lingkungan yang konkret dan terukur.

Edukasi Pemilahan Sejak Acara Berlangsung

Selain memastikan pengolahan sampah setelah kegiatan, edukasi dan pemilahan telah dilakukan sejak acara berlangsung. Petugas khusus ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu peserta, kru, tenant, dan mitra menempatkan sampah sesuai kategorinya.

Pendekatan ini memastikan proses pemilahan dilakukan sejak dari sumber sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Marketing Communication & Partnership Manager Waste4Change, Pandu Priyambodo, mengatakan, “Pengelolaan sampah pada event berskala besar membutuhkan sistem yang dirancang sejak awal. Kolaborasi bersama SMARTFREN menunjukkan bahwa pemilahan dan pengolahan yang terintegrasi dapat mengalihkan seluruh sampah dari TPA serta menghasilkan dampak lingkungan yang terukur.”

Penerapan Zero Waste to Landfill pada SMARTFREN Run 2026 menjadi bagian dari strategi keberlanjutan XLSMART yang diintegrasikan ke dalam aktivitas perusahaan, mulai dari operasional bisnis hingga interaksi dengan pelanggan dan masyarakat.

Pendekatan ini sejalan dengan aspirasi XLSMART untuk menjadi Most Loved Company dengan menghadirkan pengalaman yang memberikan nilai bagi pelanggan sekaligus menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Melalui SMARTFREN Run 2026, XLSMART menunjukkan bahwa prinsip keberlanjutan dapat diterapkan secara konkret dalam penyelenggaraan event berskala besar melalui perencanaan yang matang, kolaborasi antarpihak, serta hasil lingkungan yang dapat diukur.

Keberhasilan ini juga menempatkan SMARTFREN sebagai brand yang tidak hanya fokus pada jagoan sinyal di 400 kota, tetapi juga peduli terhadap dampak lingkungan dari setiap kegiatannya. Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana event olahraga dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU