Telko.id – Huawei resmi memperkenalkan anggota baru dalam keluarga Pura 90 series di China, yaitu Huawei Pura 90 Plus.
Ponsel ini hadir mengisi celah antara Pura 90 dan Pura 90 Pro, membawa chipset Kirin 9025 serta sensor kamera utama berukuran 1 inci dengan aperture variabel f/1.4-4.0.
Peluncuran ini menegaskan posisi Huawei di segmen fotografi mobile kelas atas. Pura 90 Plus mengombinasikan sensor besar khas seri Pura dengan desain bodi yang mengambil inspirasi dari frame membulat milik Pura 80 Pro, dipadukan dengan pilihan warna ekspresif yang menjadi ciri khas keluarga Pura 90.
Huawei menyebut Kirin 9025 sebagai versi yang telah dirombak dari Kirin 9020 yang digunakan pada seri Pura 80. Chipset ini diklaim menawarkan peningkatan performa hingga 20 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Chip tersebut dipasangkan dengan RAM 12GB serta pilihan penyimpanan 256GB, 512GB, atau 1TB.
Sektor Kamera Jadi Andalan Utama
Kamera menjadi daya tarik paling menonjol pada Pura 90 Plus. Modul belakangnya terdiri dari tiga lensa. Pertama, sensor utama 50MP berukuran 1 inci dengan aperture variabel f/1.4-4.0 yang memungkinkan pengguna menyesuaikan bukaan cahaya sesuai kondisi pemotretan.

Lensa kedua adalah telephoto 48MP dengan zoom optik hingga 4x. Menariknya, lensa tele ini juga berfungsi ganda sebagai penembak makro dan memiliki aperture f/2.1. Modul ketiga melengkapi susunan dengan lensa ultrawide 40MP yang setara focal length 13mm.
Kombinasi sensor 1 inci dan aperture variabel bukan hal baru di industri, namun kehadirannya di lini Pura 90 Plus memperluas akses teknologi tersebut ke lebih banyak konsumen.
Sebelumnya, pendekatan serupa juga diterapkan pada perangkat lain yang mengandalkan sensor besar untuk hasil foto low-light yang lebih baik, seperti yang dibahas dalam artikel Huawei Pura 80 Pro.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, Huawei menempatkan kamera depan 13MP di dalam punch-hole pada layar. Posisi ini memungkinkan layar tetap lapang tanpa gangguan notch besar.
Baca Juga:
Pendekatan sensor besar juga terlihat pada perangkat pesaing. Beberapa produsen lain turut mengeksplorasi kapabilitas zoom dan sensor berukuran besar, misalnya melalui kamera periskop vivo yang mendukung teleconverter untuk jangkauan optik lebih jauh. Tren ini menunjukkan persaingan di ranah fotografi smartphone semakin ketat.
Layar, Baterai, dan Fitur Pendukung
Dari sisi tampilan, Pura 90 Plus dibangun dengan layar LTPO OLED berukuran 6,8 inci beresolusi 2.848 × 1.276 piksel. Panel ini mendukung refresh rate variabel 1-120Hz yang menyesuaikan kebutuhan tampilan untuk menghemat daya. Layarnya dilindungi Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim lebih tahan terhadap benturan.

Untuk daya tahan, Huawei membekali ponsel ini dengan baterai berkapasitas 5.700mAh. Pengisian daya didukung teknologi 100W via kabel dan 80W secara nirkabel. Ponsel juga memiliki sertifikasi ketahanan IP68/69 terhadap air dan debu, serta dukungan konektivitas satelit.
Di sektor perangkat lunak, Pura 90 Plus menjalankan HarmonyOS 7 yang dilengkapi asisten suara Celia milik Huawei. Ekosistem ini menjadi bagian dari strategi Huawei memperkuat pengalaman perangkat terhubung di luar layanan Google.

Pilihan warna yang ditawarkan mencakup Sunset Purple, Dawn Gold, Snow White, dan Obsidian Black. Ragam warna ini mempertegas karakter Pura 90 Plus sebagai perangkat yang menyasar konsumen yang ingin tampil berbeda tanpa mengorbankan performa.
Harga Huawei Pura 90 Plus dimulai dari CNY 5.499 atau sekitar 825 dolar AS untuk varian penyimpanan 256GB. Sementara varian tertinggi dengan penyimpanan 1TB dibanderol CNY 6.999 atau sekitar 1.050 dolar AS. Penjualan terbuka di China dijadwalkan mulai 31 Oktober.
Kehadiran Pura 90 Plus melengkapi portofolio Huawei di segmen flagship fotografi. Bagi pasar global, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di luar China.
Namun, langkah Huawei menghadirkan perangkat dengan spesifikasi kamera agresif ini menjadi sinyal bahwa persaingan di kelas flagship akan semakin menghangat menjelang akhir tahun.
Sebagai konteks, Huawei juga aktif mengembangkan solusi jaringan di berbagai wilayah. Perusahaan pernah menawarkan pendekatan untuk percepat penetrasi jaringan di area pedesaan, menunjukkan cakupan bisnisnya yang lebih luas dari sekadar perangkat konsumen.
Sementara itu, inovasi baterai menjadi salah satu fokus industri saat ini. Beberapa produsen mulai mengadopsi kapasitas besar, seperti yang terlihat pada baterai 10.000mAh pada perangkat kelas menengah. Huawei sendiri memilih keseimbangan antara kapasitas 5.700mAh dan pengisian cepat 100W untuk Pura 90 Plus.
Dengan kombinasi chipset anyar, sensor 1 inci, dan layar LTPO, Pura 90 Plus menawarkan paket yang kompetitif di segmennya. Konsumen di China akan menjadi yang pertama mencoba perangkat ini mulai akhir Oktober, sementara pengguna di pasar lain masih harus menunggu informasi resmi lebih lanjut dari Huawei.


