spot_img
Latest Phone

Garmin fēnix 9 Resmi di Indonesia, Dibekali Solar Charging

Telko.id - Garmin resmi menghadirkan seri smartwatch premium fēnix...

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

ARTIKEL TERKAIT

Bocoran Infinix Note 70 Pro, Chipset Snapdragon Masih Misterius

Telko.id – Infinix Note 70 Pro kembali mencuri perhatian jelang peluncurannya. Setelah sempat muncul di basis data sertifikasi awal bulan ini, ponsel dengan nomor model X6766 itu kini terdaftar di Geekbench. Hasilnya justru memunculkan teka-teki baru soal chipset yang akan dipakai.

Entri Geekbench tersebut memperlihatkan sebuah chipset Qualcomm dengan kode SM7635. Konfigurasi CPU-nya terdiri dari satu inti berkecepatan 2,96GHz, tiga inti 2,71GHz, dan empat inti 2,02GHz, dipadukan dengan GPU Adreno 810.

Perangkat uji membawa RAM 8GB dan menjalankan Android 17, dengan skor 1.145 poin di pengujian single-core serta 3.523 poin di multi-core.

Yang membuat situasi menarik, kode SM7635 selama ini dikenal sebagai part number yang dipakai Snapdragon 7s Gen 3 maupun Snapdragon 7s Gen 4.

Masalahnya, tidak ada satu pun dari kedua chip itu yang memiliki kecepatan clock seperti pada catatan Geekbench. Snapdragon 7s Gen 4 hanya mencapai 2,7GHz, 2,4GHz, dan 1,8GHz untuk ketiga klaster CPU-nya, sementara Snapdragon 7s Gen 3 tidak menggunakan GPU Adreno 810.

Sebelumnya, catatan DevCheck untuk model X6766 sempat mengarah pada Snapdragon 7s Gen 4. Kini hasil benchmark justru membuka kemungkinan lain.

Bisa jadi Infinix memakai chip baru, kemungkinan besar Snapdragon 7s Gen 5, atau versi overclock dari 7s Gen 4. Apa pun pilihannya, arahnya tetap satu: peningkatan dibanding generasi sebelumnya.

Content image for article: Infinix Note 70 Pro Mampir Geekbench, Chipset Snapdragon Masih Misterius

Sebagai pembanding, Infinix Note 60 Pro menggunakan Snapdragon 7s Gen 4 versi reguler. Jika Note 70 Pro benar membawa chip dengan clock lebih tinggi, maka baterai bukan satu-satunya peningkatan besar di seri ini.

Perangkat ini juga disebut bakal langsung menjalankan Android 17 sejak keluar dari kotak, berbeda dari sejumlah ponsel yang baru meluncur belakangan ini.

Jejak Infinix Note 70 Pro di Berbagai Basis Data

Kemunculan di Geekbench melengkapi rangkaian bocoran yang sudah beredar soal Infinix Note 70 Pro. Awal bulan ini, nomor model X6766 tercatat di sebuah basis data sertifikasi. Dari situ pula informasi awal soal chipset mengalir, sebelum akhirnya hasil benchmark hari ini memberi gambaran berbeda.

Dua sumber data ini memang tidak sepenuhnya sejalan, tetapi justru memperlihatkan bahwa Infinix masih menyimpan detail penting.

Sertifikasi biasanya mengonfirmasi keberadaan perangkat dan beberapa spesifikasi dasar, sedangkan Geekbench memberi petunjuk soal performa CPU dan GPU. Kombinasi keduanya cukup untuk memetakan posisi Note 70 Pro di lini produk Infinix.

Skor 1.145 dan 3.523 yang tercatat di Geekbench tergolong wajar untuk kelas menengah dengan RAM 8GB. Angka itu belum bisa dijadikan patokan final karena perangkat uji biasanya masih memakai firmware awal.

Meski begitu, hasil ini memberi sinyal bahwa Infinix tidak sekadar mengganti nama model, melainkan menyiapkan peningkatan di sisi dapur pacu.

Bagi penggemar lini Note, perkembangan ini menandai babak baru. Generasi sebelumnya sudah dikenal sebagai perangkat dengan baterai besar. Kini perhatian bergeser ke performa chipset, yang selama ini menjadi salah satu titik yang paling dicermati di segmen harga menengah.

Membaca Kode SM7635 dan Kemungkinan Chip Baru

Kode SM7635 yang muncul di Geekbench memang bukan nama asing. Qualcomm memakai kode itu untuk keluarga Snapdragon 7s, termasuk 7s Gen 3 dan 7s Gen 4. Namun, kecepatan clock pada entri terbaru tidak cocok dengan keduanya, sehingga muncul dugaan ada varian baru yang belum diumumkan.

Ada beberapa kemungkinan yang masuk akal. Pertama, Qualcomm bisa saja menyiapkan Snapdragon 7s Gen 5 dengan konfigurasi clock lebih tinggi.

Kedua, Infinix mungkin memakai versi overclock dari 7s Gen 4 khusus untuk Note 70 Pro. Keduanya sama-sama berarti lompatan performa dibanding Note 60 Pro yang memakai 7s Gen 4 reguler.

Perbedaan clock pada tri-klaster CPU biasanya berpengaruh langsung ke respons aplikasi sehari-hari. Inti utama yang lebih cepat membantu membuka aplikasi dan memuat halaman lebih gesit, sementara inti menengah dan efisiensi menjaga konsumsi daya tetap terkendali.

GPU Adreno 810 sendiri sudah dikenal sebagai bagian dari paket Snapdragon 7s Gen 4, sehingga kombinasi ini masuk akal untuk kelas menengah atas.

Hal lain yang menonjol adalah Android 17. Jika Note 70 Pro benar meluncur dengan sistem operasi terbaru sejak awal, Infinix memberi nilai tambah yang jarang ditemui di segmen ini.

Sebagian ponsel yang baru rilis justru masih mengandalkan versi Android sebelumnya dan baru menerima pembaruan belakangan.

Perlu dicatat, semua informasi ini masih bersumber dari basis data benchmark dan sertifikasi, bukan pengumuman resmi Infinix. Spesifikasi final bisa berubah saat peluncuran.

Tradisi lini Note yang membawa baterai besar juga belum terkonfirmasi untuk model ini, meski bocoran menyiratkan adanya peningkatan di sektor tersebut.

Untuk melihat bagaimana Infinix mengembangkan lini Note dari generasi ke generasi, Anda bisa menelusuri spesifikasi Note 7 dan halaman Note 7 Lite sebagai pembanding. Keduanya memperlihatkan pola yang konsisten: Infinix selalu menekankan kombinasi baterai besar dan kamera quad di setiap generasi.

Jejak serupa juga terlihat pada Infinix Note 6, yang menjadi salah satu tonggak awal lini ini sebelum berevolusi ke model-model terbaru. Dari sana terlihat jelas bagaimana Infinix bergerak dari sekadar ponsel baterai jumbo menuju perangkat yang juga memperhatikan performa chipset.

Jika dugaan soal chip baru benar, Infinix Note 70 Pro berpotensi menjadi salah satu ponsel kelas menengah paling menarik di paruh akhir tahun. Kombinasi Snapdragon generasi anyar, RAM 8GB, dan Android 17 menjadi paket yang sulit diabaikan. Namun, semuanya tetap menunggu konfirmasi resmi dari Infinix, termasuk soal harga dan ketersediaan di pasar Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU