spot_img
Latest Phone

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

ARTIKEL TERKAIT

Google Tambahkan Fitur AI untuk Bantu Siswa Belajar Interaktif

Telko.id – Google meluncurkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) baru di Google Search dan Gemini yang ditujukan untuk membantu siswa belajar secara lebih interaktif.

Pembaruan ini mencakup visualisasi interaktif, kuis yang dapat disesuaikan, bantuan Google Lens, riset melalui Gemini Live, hingga simulasi 3D.

Salah satu pembaruan hadir di Google Search melalui visualisasi interaktif berbasis AI. Siswa dapat mengeksplorasi konsep tertentu secara visual sekaligus mengajukan pertanyaan lanjutan.

Langkah ini juga menunjukkan semakin ketatnya persaingan layanan AI di bidang pendidikan. Google bersaing dengan berbagai platform AI, termasuk layanan dari OpenAI serta platform belajar seperti Knowt dan Gauth.

Misalnya ketika mempelajari skala pH, pengguna dapat melihat tingkat keasaman berbagai benda dan menyesuaikan visualisasi berdasarkan pertanyaan mereka secara interaktif langsung melalui AI Overviews.

Dengan cara ini, pencarian di Google tidak lagi hanya soal menemukan informasi dari berbagai situs. Siswa bisa langsung berinteraksi dengan materi dan menggunakannya untuk memahami sebuah konsep.

Google juga menghadirkan kuis latihan yang dapat dibuat sesuai kebutuhan. Pengguna cukup memberikan instruksi kepada AI untuk menentukan topik atau tingkat kesulitan. Kuis dapat digunakan untuk berbagai bidang, mulai dari sains dan matematika hingga humaniora dan bahasa asing.

Baca Juga:

Kemampuan analsis juga diperluas. Siswa dapat mengunggah PDF, dokumen, presentasi, maupun catatan pribadi untuk kemudian diolah oleh AI.

Misalnya, catatan tulisan tangan dan materi presentasi dapat digabungkan menjadi ringkasan satu halaman berisi poin-poin penting.

Gemini Live Bisa Bantu Riset Siswa

Gemini Live mendapatkan kemampuan untuk membantu melakukan riset dalam beberapa tahap. Pengguna dapat memberikan tugas penelitian dan meninggalkan aplikasi ketika proses berlangsung.

Setelah selesai, Gemini akan mengirimkan notifikasi dan hasilnya dapat didiskusikan kembali melalui percakapan suara.

Gemini juga perkenalkan kemampuannya untuk membuat simulasi 3D. Siswa dapat meminta AI memvisualisasikan objek atau konsep tertentu, seperti struktur DNA.

Model tersebut kemudian dapat diputar dan diperbesar sehingga materi dapat dipelajari dari berbagai sudut.

Berbagai fitur tersebut kemudian dikumpulkan dalam sebuah learning hub, tempat siswa dapat membuat flashcard, latian soal, serta mengeksplorasi materi pembelajaran dengan bantuan AI.

Dengan demikian, Google tidak hanya menempatkan AI sebagai pendamping yang membantu siswa memahami materi, berlatih, melakukan riset, dan mengeksplorasi konsep secara mandiri.

Langkah ini memperlihatkan semakin kuatnya persaingan perusahaan AI dalam sektor pendidikan. Google sebelumnya juga telah memperkenalkan Guided Learning di Gemini yang dirancang memberikan panduan secara bertahap, bukan sekadar jawaban langsung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU