Telko.id – Google Vids gratis kini bisa dinikmati pengguna akun Google maupun Google Workspace, sehingga siapa saja dapat membuat video berkualitas tinggi berbantuan AI tanpa biaya, seperti yang dilaporkan oleh Media Indonesia dengan mengutip Google Blog. Kabar ini juga diberitakan oleh CNBC pada Kamis, 24 September 2026. Dengan bantuan Gemini, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur AI untuk mempercepat pembuatan konten, dan Google Vids kini hadir dengan model Gemini Omni 1.1 Flash secara gratis.
Video 1080p dan Perpanjangan Adegan
Pengguna cukup mengetikkan deskripsi video yang diinginkan tanpa perlu keahlian penyuntingan maupun perangkat lunak mahal. Kualitas gambar yang dihasilkan mencapai resolusi 1080p HD, sehingga layak dibagikan di media sosial.
Fitur scene extension memungkinkan pengguna memperpanjang durasi adegan tanpa mengubah penampilan tokoh, pencahayaan, atau suasana, dan durasi tiap potongan video bisa diatur sesuai kebutuhan cerita. Video buatan AI ini juga dibubuhi tanda SynthID, teknologi penanda yang memungkinkan siapa pun mengetahui bahwa sebuah video dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan.
Dukungan Bahasa Indonesia
Salah satu kabar menarik bagi pengguna di tanah air adalah dukungan bahasa Indonesia. Google Vids menyediakan fitur AI untuk membuat voice-over, dan bahasa Indonesia termasuk yang didukung. Dukungan serupa tersedia pada fitur avatar AI, di mana pengguna dapat membuat avatar yang membacakan skrip dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Baca Juga:
- Google Luncurkan Aplikasi Desktop Gemini untuk PC Windows
- Gemini 3.8 Flash Meluncur, Bawa Varian Khusus Cyber
Selain itu, fitur pengubah tulisan menjadi suara disebut akan segera hadir dalam lebih dari 100 bahasa. Namun, karena belum ada tanggal pasti, pengguna disarankan mengecek ketersediaannya langsung di aplikasi.
Kontrol Admin dan Batas Penggunaan
Untuk akun kantor atau sekolah, administrator organisasi dapat mengatur atau bahkan menonaktifkan akses terhadap fitur AI generatif. Meski akses gratis membuat Google Vids lebih mudah dicoba, pengguna tetap perlu memperhatikan batas penggunaan pada fitur AI. Kehadiran layanan ini juga dinilai membuka peluang bagi pelaku usaha kecil, pengajar, hingga pengurus lingkungan yang selama ini tidak mampu menyewa pembuat video untuk berkarya sendiri.


