Kategori: Fintech

  • Flip dan Bank Aladin Syariah Luncurkan Super Flip, Ini Keuntungannya!

    Flip dan Bank Aladin Syariah Luncurkan Super Flip, Ini Keuntungannya!

    Telko.id – Flip bersama Bank Aladin Syariah resmi meluncurkan Super Flip, fitur tabungan syariah digital dengan imbal hasil setara 3,75% per tahun yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

    Produk ini terintegrasi langsung dalam aplikasi Flip dan dapat diakses oleh lebih dari 15 juta pengguna platform tersebut.

    Peluncuran Super Flip merupakan bagian dari kolaborasi strategis kedua perusahaan yang diumumkan awal tahun ini.

    Rafi Putra Arriyan, Co-Founder dan Presiden Direktur Flip, menyatakan bahwa produk ini merupakan wujud nyata misi perusahaan menyediakan akses keuangan yang fair bagi semua orang.

    “Flip dan Bank Aladin Syariah turut membuka jalan bagi perluasan akses perbankan syariah secara aman, mudah, dan menguntungkan,” ujarnya.

    Koko Tjatur Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, menambahkan bahwa peluncuran Super Flip membuktikan bagaimana pendekatan Banking-as-a-Service (BaaS) dapat memperluas akses layanan keuangan syariah melalui integrasi langsung di aplikasi mitra. “Embedded finance seperti ini adalah masa depan perbankan syariah,” tegasnya.

    Super Flip menawarkan beberapa keunggulan utama, termasuk imbal hasil kompetitif setara 3,75% per tahun yang dijamin LPS, produk berbasis prinsip syariah sepenuhnya, bebas biaya transfer antar bank hingga 100 kali per bulan, serta tanpa batasan nominal transfer harian.

    Content image for article: Flip dan Bank Aladin Syariah Luncurkan Super Flip, Tabungan Syariah Digital dengan Imbal Hasil Tinggi

    Peluncuran produk ini memiliki signifikansi strategis mengingat potensi besar pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

    Data OJK menunjukkan total aset industri keuangan syariah Indonesia mencapai Rp2.582,25 triliun pada 2023 dengan pertumbuhan tahunan 9,04%.

    Meskipun demikian, inklusi keuangan syariah masih berada di angka 13,41%, menunjukkan adanya ruang pertumbuhan yang masih luas.

    Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam Islamic Finance Development Indicator 2023, mencerminkan daya saing tinggi sektor keuangan syariah di tingkat global.

    Fakta ini mengindikasikan peluang besar untuk ekspansi, literasi, dan edukasi yang lebih masif dalam mendorong pertumbuhan sektor keuangan syariah berkelanjutan.

    Inisiatif Super Flip sejalan dengan agenda transformasi digital nasional dan mendukung target pemerintah meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya berbasis syariah.

    Seperti halnya inovasi layanan digital Pegadaian melalui LinkAja, kolaborasi ini memperkuat ekosistem fintech syariah Indonesia.

    Rafi menutup dengan harapan bahwa kombinasi teknologi Flip dan keahlian perbankan syariah Bank Aladin dapat memberikan pilihan layanan finansial yang tidak hanya berbasis syariah namun juga mudah, menguntungkan, dan dapat diandalkan bagi masyarakat Indonesia.

    Flip berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang memperluas inklusi dan membangun ekosistem keuangan digital yang lebih fair.

    Perkembangan layanan keuangan digital syariah semakin menunjukkan tren positif, sejalan dengan transformasi digital di sektor finansial dan dukungan terhadap implementasi desa digital yang digalakkan berbagai institusi. (Icha)

  • SeaBank Catat Laba Bersih Rp214 Miliar di Semester I-2025, Tumbuh 34%

    SeaBank Catat Laba Bersih Rp214 Miliar di Semester I-2025, Tumbuh 34%

    Telko.id – PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2025 dengan laba bersih mencapai Rp214 miliar, tumbuh 34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Bank digital ini juga membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp274 miliar, didorong oleh pertumbuhan kredit dan efisiensi biaya operasional.

    Direktur Utama SeaBank, Sasmaya Tuhuleley, menyatakan bahwa pencapaian ini tidak membuat pihaknya cepat puas. “Kita bersyukur atas capaian positif SeaBank di semester I-2025,” ujarnya.

    Ia pun tidak cepat puas dan akan terus berinovasi dalam produk dan layanan bagi nasabah, serta terus mendukung perluasan edukasi literasi serta inklusi keuangan di Indonesia.

    Total aset SeaBank mencapai Rp37 triliun, meningkat 18% year-on-year (yoy), dengan tingkat pengembalian aset (ROA) yang naik dari 1,29% menjadi 1,53%. Kredit tumbuh 44% yoy menjadi Rp26 triliun, sementara rasio non-performing loan (NPL) terjaga di angka 1,68%.

    Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 21% yoy menjadi Rp28 triliun, dengan komposisi Current Account Saving Account (CASA) di atas 60%.

    Hingga 30 Juni 2025, SeaBank melayani rata-rata 7 juta transaksi per hari dengan perputaran uang mencapai Rp3,7 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh pengelolaan risiko yang cermat dan efisiensi biaya operasional.

    Content image for article: SeaBank Catat Laba Bersih Rp214 Miliar di Semester I-2025, Tumbuh 34%

    Komitmen pada Literasi dan Inklusi Keuangan

    SeaBank tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkomitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

    Bank ini menyelenggarakan berbagai program edukasi, salah satunya SeaBank Bijak, yang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, UKM & Perindustrian Surakarta serta KPw Bank Indonesia Solo.

    Kegiatan SeaBank Bijak diadakan di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Surakarta pada 23 Juli 2025, diikuti 76 pelaku UMKM perempuan.

    Program ini bertujuan membantu peserta membuat keputusan dan pengelolaan keuangan yang lebih baik.

    SeaBank juga terus mendorong pemanfaatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran digital nasional.

    Kampanye Pesta Untung SeaBank 2025, yang berlangsung dari 8 Agustus hingga 30 September 2025, memberikan apresiasi kepada nasabah setia dan mendorong transaksi nontunai yang praktis dan aman.

    Selain SeaBank, beberapa institusi keuangan lain juga menunjukkan komitmen serupa dalam mendorong inklusi keuangan, seperti yang dilakukan oleh AdaKami dan Bank CTBC Indonesia melalui kolaborasi strategis.

    Dukungan untuk UMKM dan Perempuan

    SeaBank percaya bahwa pemerataan pemahaman literasi keuangan akan menciptakan ekosistem keuangan Indonesia yang sehat dan kuat. Bank ini secara konsisten mendukung pemberdayaan UMKM, khususnya pelaku usaha perempuan, melalui pelatihan dan pendampingan.

    Inisiatif serupa juga dijalankan oleh player lain di industri, seperti hibank yang meluncurkan aplikasi hi by hibank dengan target UMKM. Langkah ini sejalan dengan tren digitalisasi perbankan yang semakin masif.

    Pertumbuhan SeaBank turut didukung oleh ekosistem digital yang semakin matang di Indonesia, di mana Telkom mencatat pendapatan Rp73 triliun dengan bisnis digital sebagai penggerak utama. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital telah menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

    Ke depan, SeaBank berkomitmen terus berinovasi dalam produk dan layanan, serta memperkuat peran dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. (Icha)

  • DANA dan Ant International Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2025

    DANA dan Ant International Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2025

    Telko.id – Program kolaborasi DANA dan Ant International, SisBerdaya & DisBerdaya 2025, resmi mengumumkan 35 pemenang dari lebih dari 5.000 peserta perempuan pelaku UMKM dan 100 pelaku UMKM disabilitas perempuan.

    Acara penghargaan digelar di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, pada 8 Agustus 2025, sebagai apresiasi atas inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam bisnis mereka.

    Program ini bertujuan memberdayakan perempuan pelaku usaha melalui pelatihan hybrid yang mencakup Business Model Canvas, Digital Payment & Marketing, hingga pemanfaatan AI.

    Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM perempuan sebagai tulang punggung ekonomi nasional. “64 persen pelaku UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Mereka layak mendapatkan akses teknologi dan investasi digital,” ujarnya.

    Wilson Siahaan, Senior Director Ant International Indonesia, menambahkan, “Program ini sejalan dengan strategi keberlanjutan kami untuk menciptakan dampak nyata melalui transformasi digital.”

    Dampak Nyata Pelatihan

    Iis Sadiyah, pemilik Alfazza Farm dan pemenang SisBerdaya 2025, membagikan pengalamannya. “Saya belajar digital marketing, pencatatan keuangan, hingga penggunaan AI.

    Sekarang bisnis saya berkembang pesat berkat penjualan online,” katanya. Peserta lain juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas dan perluasan pasar.

    Content image for article: DANA dan Ant International Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2025

    Pertumbuhan Peserta dan Seleksi Ketat

    Tahun ini, SisBerdaya mencatatkan 5.000 peserta dari tiga wilayah utama (Barat, Timur, dan Jabodetabek), meningkat 176% dari tahun sebelumnya.

    Sementara DisBerdaya mengalami pertumbuhan empat kali lipat dengan 100 peserta perempuan disabilitas. Proses seleksi melibatkan penilaian proposal bisnis, dampak sosial, dan strategi pemanfaatan teknologi.

    Rony Ukurta Barus dari OJK menyatakan, “Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan berbasis komunitas mampu menciptakan perubahan nyata.”

    Para pemenang berhak mendapatkan total hadiah Rp750 juta untuk pengembangan usaha.

    DANA, melalui fitur DANA Bisnis, telah mendukung lebih dari 1 juta pelaku UMKM. Survei INDEF 2023 menunjukkan 98% pengguna merasakan manfaat nyata dalam operasional bisnis sehari-hari.

    Program serupa seperti #1JutaSisterDigital juga turut memperkuat ekosistem pemberdayaan perempuan di Indonesia. (Icha)

  • OVO Luncurkan GEBUK JUDOL Ronde 2, Lanjutkan Perangi Judi Online

    OVO Luncurkan GEBUK JUDOL Ronde 2, Lanjutkan Perangi Judi Online

    Telko.id – OVO resmi meluncurkan GEBUK JUDOL (Gerakan Bareng Ungkap Judi Online) Ronde 2 sebagai bagian dari komitmennya memerangi judi online di Indonesia. Inisiatif ini melanjutkan kesuksesan periode pertama yang berhasil mengumpulkan 11.000 laporan valid dari masyarakat.

    Dalam ronde pertama yang digelar Februari-Maret 2025, sebanyak 4.500 akun terindikasi judi online diblokir dan dilaporkan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Data ini menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ruang digital yang bersih.

    “GEBUK JUDOL Ronde 2 memperkuat kolaborasi multi-stakeholder untuk memutus mata rantai judi online,” jelas pernyataan resmi OVO. Gerakan ini memanfaatkan teknologi deteksi akun mencurigakan dan melibatkan transparansi pelaporan.

    Dukungan Regulator dan Masyarakat

    OVO telah bekerja sama dengan PPATK sejak 2017 untuk memantau transaksi mencurigakan. Sinergi ini diperkuat dengan peran Kemkominfo dalam menindak platform ilegal.

    Sebelumnya, pemerintah juga melakukan takedown terhadap situs HDI yang terkait judi online.

    Masyarakat dapat melaporkan akun mencurigakan melalui fitur khusus di aplikasi OVO. Laporan akan diverifikasi sebelum diteruskan ke otoritas terkait.

    Mekanisme ini dinilai efektif mengurangi penyebaran judi online, seperti terlihat dari penurunan aktivitas ilegal pasca-ronde pertama.

    Upaya serupa juga dilakukan melalui kampanye pemerintah dan pemblokiran situs-situs terindikasi. Namun, pelaku kerap beralih ke platform baru, membuat kolaborasi seperti GEBUK JUDOL semakin krusial. (Icha)

  • Flip Permudah Pembayaran Rumah Sakit di Malaysia untuk Wisata Medis

    Flip Permudah Pembayaran Rumah Sakit di Malaysia untuk Wisata Medis

    Telko.id – Flip, perusahaan teknologi finansial terkemuka di Indonesia, kini menghadirkan kemudahan pembayaran tagihan rumah sakit di Malaysia melalui layanan Flip Globe.

    Fitur ini memungkinkan masyarakat Indonesia membayar lebih dari 50 rumah sakit terkemuka di Malaysia dengan biaya rendah dan proses cepat, hanya dalam hitungan menit.

    Rafi Putra Arriyan, Co-Founder Flip, mengatakan, “Sejak diluncurkan pada 2020, Flip Globe merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan keuangan yang fair dan mudah diakses. Kami memahami kebutuhan masyarakat Indonesia akan solusi pengiriman uang ke luar negeri yang cepat dan terjangkau, terutama untuk kebutuhan krusial seperti kesehatan.”

    Berdasarkan data Malaysia Healthcare Travel Council, Indonesia menyumbang lebih dari 60% wisatawan medis ke Malaysia setiap tahunnya.

    Sementara itu, Research and Markets memproyeksikan nilai remitansi outbound Indonesia mencapai US$ 5,02 miliar pada 2024, naik 4,4% dari tahun sebelumnya.

    Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan solusi pembayaran internasional yang aman dan efisien.

    Proses Pembayaran yang Lebih Praktis

    Melalui fitur “Tagihan Rumah Sakit” dalam Flip Globe, pengguna dapat membayar langsung dari rekening bank lokal menggunakan Rupiah (IDR), tanpa perlu kartu kredit atau metode transfer konvensional yang lebih mahal.

    Beberapa rumah sakit populer yang sudah terintegrasi termasuk Island Hospital dan Genesis IVF Penang.

    Keunggulan utama layanan ini meliputi biaya transaksi lebih rendah dibanding kartu kredit internasional, proses cepat (uang sampai dalam menit), dan kemudahan akses. Flip juga memberikan gratis biaya transaksi untuk pengguna pertama kali.

    Dukungan dari Pihak Rumah Sakit Malaysia

    Rahmatullah Baragau, Direktur Pemasaran Malaysian Health Tourism Council untuk Indonesia, menyatakan, “Kerja sama ini meningkatkan pengalaman wisata medis pasien Indonesia. Proses pembayaran yang sebelumnya rumit kini lebih sederhana dan efisien berkat integrasi dengan Flip.”

    Data internal Flip mencatat pertumbuhan tiga kali lipat dalam jumlah pengguna, transaksi, dan volume pengiriman uang via Flip Globe selama dua tahun terakhir. Layanan ini sudah mencakup lebih dari 60 negara dengan jaminan harga termurah.

    Flip berencana memperluas layanan internasionalnya ke sektor lain seperti pendidikan dan investasi.

    “Pembayaran rumah sakit di Malaysia adalah permulaan. Kami ingin Flip Globe menjadi jembatan utama bagi kebutuhan finansial lintas negara masyarakat Indonesia,” tutup Rafi. (Icha)

  • Allo Bank dan Advance.AI Kolaborasi, Hadapi Ancaman Deepfake

    Allo Bank dan Advance.AI Kolaborasi, Hadapi Ancaman Deepfake

    Telko.id – Allo Bank yang bekerjasama dengan ADVANCE.AI untuk menanggapi tingginya potensi ancaman penipuan berbasis deepfake AI terutama pada sektor keuangan nasional. Terutama pada proses verifikasi identitas digital dan onboarding nasabah.

    Kedua perusahaan ini tengah mendorong kesadaran penggunanya terhadap keamanan digital. Dimana penggunaan konten berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mulai dapat menyerupai nasabah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Konten penipuan Deepfake AI ini dapat menirukan seperti wajah, suara, hingga dokumen palsu yang dapat digunakan untuk membuat akun perbankan hingga melakukan penipuan kepada orang lain.

    Mulai dari serangan berbasis electronic Know-Your-Customer (eKYC) sinteteis hingga penipuan melalui panggilan video dengan target utama adalah bank digital dan platform fintech.

    Dalam kurun waktu tiga bulan, antara bulan November 2024 hingga Februrari 2025, Sektor keuangan Indonesia sudah mengalami kerugian lebih dari Rp700 miliar (sekitar USD 44 juta).

    Menurut laporan dari Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) kasus kerugian ini mencakup sejumlah kasus penipuan berbasis deepfake.

    Hasil laporan tersebut OJK menyatakan bahwa deepfake merupakan ancaman nyata bagi industri keuangan di Indonesia, serta menekankan pentingnya edukasi publik yang berkelanjutan

    Munculnya alat Scams-as-a-Service kini memungkinkan siapapun termasuk pelaku non-teknis maupun sindikat kejahatan untuk dengan mudah membuat konten deepfake, sehingga semakin memperbesar potensi serangan terhadap sektor keuangan.

    Baca juga:

    “Proses onboarding digital memang memberikan kenyamanan dan efisiensi lebih bagi pengguna. Namun, kemudahan ini juga membuka celah baru bagi aksi penipuan, termasuk penyalah gunaan teknologi deepfake’, ujar Ganda Raharja Rusli, Director of Risk, Compliance and Legal at Allo Bank Indonesia Tbk.

    “Bank digital perlu menerapkan strategi optimasi risiko yang mampu menyeimbangkan antara pengalaman nasabah dan aspek keamanan, guna menjaga kepuasan serta loyalitas jangka panjang,” tambahnya.

    Ganda menambah kan bahwa kemitraan jangka panjang nya dengan ADVANCE.AI, yang telah terjalin selama tiga tahun, memungkinkan Allo Bank untuk terus menghadirkan visi sebagai platform perbankan digital yang aman, sepenuhnya digital, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna di Indonesia.

    Integrasi teknologi deteksi multidimensi dan sistem verifikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci untuk memastikan perlindungan optimal bagi nasabah.

    Dengan meningkatnya kasus dan kompleksnya modus penipuan deepfake, bank digital perlu mengadopsi langkah – langkah antisipatif yang seimbang.

    Allo bank dan ADVANCE.AI mendorong pelaku industri untuk menerapkan pendekatan “security-by-design”, dimana sistem deteksi penipuan diintegrasikan sejak awal dan diterapkan secara menyeluruh sepanjang siklus hidup akun nasabah.

    Metode deteksi dan pencegahan penipuan ini mencakup: deteksi liveness dan biometrik wajah, verifikasi multimodal yang menggabungkan biometrik, perilaku pengguna dan kecerdasan perangkat, autentikasi adaptif, dan pengembangan produk yang berkelanjutan.

    “Evolusi teknologi deepfake yang begitu cepat dan dampaknya terhadap sektor keuangan menjadi ancaman serius bagi fondasi utama kepercayaan konsumen dalam perbankan digital,” Anggraini Rahayu, Country General Manager ADVANCE.AI.

    Anggraini menambahkan bahwa pendekatan keamanan yang proaktif tidak hanya penting untuk melindungi pengguna dari potensi kerugian pribadi, tetapi juga krusial dalam menjaga reputasi institusi keuangan.

    Itu sebabnya, ADVANCE.AI, berkomitmen mendukung bank digital seperti Allo Bank dalam menerapkan langkah – langkah keamanan yang inovatif sepanjang perjalanan nasabah, serta menetapkan standar baru dalam pengalaman perbankan digital.

  • ShopeePay Kini Jadi Dompet Digital Serba Bisa untuk Kebutuhan Finansial

    ShopeePay Kini Jadi Dompet Digital Serba Bisa untuk Kebutuhan Finansial

    Telko.id – ShopeePay kini memperkuat posisinya sebagai dompet digital serba bisa dengan menghadirkan beragam fitur transaksi finansial dalam satu aplikasi.

    Pengguna bisa menikmati kemudahan kirim uang, isi saldo, tarik tunai tanpa biaya admin, hingga pembayaran QRIS di ratusan ribu merchant di seluruh Indonesia.

    Fitur lengkap ShopeePay mencakup pembayaran tagihan listrik, air, BPJS, pembelian pulsa dan paket data dengan harga lebih murah, serta transfer saldo ke e-wallet lain.

    Pengguna juga bisa memanfaatkan SPayLater untuk transaksi fleksibel dan SPinjam untuk pengajuan dana tunai. Selain itu, tersedia layanan pesan makanan via ShopeeFood, asuransi kecelakaan diri gratis, dan pengiriman paket instan.

    “Kami ingin ShopeePay menjadi solusi keuangan sehari-hari yang relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Eka Nilam Dari, Director of Business and Partnership ShopeePay Indonesia.

    Menurutnya, aplikasi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial yang semakin dinamis dengan pengalaman transaksi mudah dan aman.

    Keamanan transaksi di ShopeePay dilengkapi dengan proteksi berlapis termasuk PIN dan OTP. Aplikasi ini juga menawarkan berbagai promo menarik seperti diskon, cashback, dan voucher eksklusif. Program “Serba Gratis” menghapus biaya admin untuk kirim uang, isi saldo, dan tarik tunai.

    ShopeePay saat ini bisa digunakan di merchant offline seperti Indomaret, Alfamart, Point Coffee, Solaria, serta merchant online seperti Google Play, App Store, MyTelkomsel, dan Alfagift. Pengguna juga bisa menikmati promo eksklusif seperti cashback 30% untuk pembelian pulsa Telkomsel.

    Aplikasi ShopeePay tersedia untuk diunduh di Google Play Store dan Apple App Store. Informasi promo terbaru bisa diikuti melalui Instagram resmi @shopeepay_id. (Icha)

  • Amartha Dorong Literasi dan Pendidikan Perempuan Melalui Beasiswa STEAM

    Amartha Dorong Literasi dan Pendidikan Perempuan Melalui Beasiswa STEAM

    Telko.id – Amartha, penyedia layanan keuangan digital, memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan pendidikan di Indonesia melalui program beasiswa Amartha STEAM Fellowship dan Amartha Frontier Fellowship.

    Program ini menyasar mahasiswi, terutama dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), untuk mencetak pemimpin perempuan yang peka terhadap isu sosial.

    Berdasarkan data terbaru, perempuan Indonesia memiliki peluang lebih tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan skor 79,4%. Namun, partisipasi mereka di sektor ekonomi dan posisi pengambilan keputusan masih rendah, hanya mencapai 49,4%.

    Melalui program ini, Amartha berupaya mendorong kesetaraan gender sekaligus meningkatkan literasi di tingkat akar rumput.

    Katrina Inandia, Head of Impact & Sustainability Officer Amartha, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menumbuhkan pemimpin yang memahami kebutuhan komunitas. “Kami percaya mahasiswa memiliki kepekaan tinggi terhadap tantangan di sekitarnya. Dengan dukungan, mereka bisa menjadi agen perubahan,” ujarnya.

    Inisiatif Pendidikan Berbasis Komunitas

    Penerima beasiswa Amartha tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga diwajibkan menginisiasi proyek sosial berbasis komunitas.

    Salah satunya adalah Evita Handayani, mahasiswa Teknologi Informasi di Universitas Palangkaraya, yang mendirikan komunitas Lentera Borneo Muda (LBM).

    Content image for article: Amartha Dorong Literasi dan Pendidikan Perempuan Melalui Beasiswa STEAM

    “Banyak anak putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Kami memberikan pelajaran dasar dan keterampilan hidup, seperti daur ulang sampah plastik, agar mereka bisa mandiri secara finansial,” jelas Evita. Sejak Mei lalu, 20 anak telah bergabung dalam program ini.

    Di sisi lain, Angela Puspa, mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada, mengembangkan board game edukatif untuk memudahkan pembelajaran Matematika bagi siswa SDN Pogung Kidul. “Kami desain pelajaran Matematika dalam permainan ular tangga agar lebih menyenangkan,” ungkapnya.

    Dampak dan Harapan ke Depan

    Program ini sejalan dengan upaya meningkatkan literasi di Indonesia, yang masih menempati peringkat ke-70 dari 80 negara berdasarkan skor PISA 2022. Amartha berharap inisiatif ini dapat memperluas akses pendidikan berkualitas, terutama di daerah 3T. (Icha)

  • Ant International Luncurkan Alipay+ Voyager, AI Travel Companion Terintegrasi

    Ant International Luncurkan Alipay+ Voyager, AI Travel Companion Terintegrasi

    Telko.id – Ant International resmi meluncurkan Alipay+ Voyager, AI travel companion terintegrasi yang dirancang khusus untuk pengguna dompet digital dan super app.

    Solusi ini menggabungkan teknologi Agentik AI dengan layanan perjalanan dari mitra seperti Agoda, Trip.com, dan Fliggy untuk memberikan pengalaman traveling yang lebih mulus.

    Alipay+ Voyager memungkinkan pengguna mengakses berbagai fitur perjalanan langsung dari dompet digital mereka. Mulai dari perencanaan itinerary, pemesanan tiket, hingga eksplorasi produk dan layanan di destinasi tujuan, semuanya dapat dilakukan melalui antarmuka berbasis teks atau suara dalam bahasa lokal.

    Douglas Feagin, President of Ant International, mengatakan, “Kini, para traveler semakin mengandalkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan. Melalui AI travel companion yang terintegrasi di e-wallet, kami membuka peluang bagi mitra perjalanan dan dompet digital untuk terhubung dengan konsumen secara lebih personal.”

    Kolaborasi dengan Mitra Global

    Alipay+ Voyager pertama kali diluncurkan bekerja sama dengan tiga dompet digital terbesar di Asia: Alipay (China), AlipayHK (Hong Kong), dan GCash (Filipina). Layanan ini akan diperluas ke lebih banyak mitra pembayaran Alipay+ sepanjang 2025.

    Gil Hazan, Senior Vice President of Strategic Partnerships Agoda, menambahkan, “Kolaborasi dengan Alipay+ Voyager memungkinkan kami menjangkau konsumen lebih luas dan menyediakan solusi perjalanan yang disesuaikan dengan kebutuhan traveler masa kini.”

    Fitur Unggulan Alipay+ Voyager

    • Bantuan Perjalanan Cerdas: Membantu riset dan pengambilan keputusan sebelum, selama, dan setelah perjalanan.
    • Koneksi Global-ke-Lokal: Transisi mulus ke layanan transportasi, belanja, kuliner, dan wisata di destinasi.
    • Solusi Proaktif: Memberikan rekomendasi real-time untuk tantangan seperti keterlambatan penerbangan atau cuaca buruk.

    Alipay+ sendiri telah menghubungkan 1,7 miliar akun konsumen ke lebih dari 100 juta merchant global. Dengan hadirnya Alipay+ Voyager, Ant International semakin memperkuat posisinya sebagai enabler konektivitas digital di sektor fintech dan pariwisata.

    Sejalan dengan tren digitalisasi, layanan serupa juga mulai diadopsi oleh perusahaan lain, seperti Telkomsel dengan program SIMPATI Berevolusi dan Tokopedia yang meluncurkan fitur BPJS Ketenagakerjaan. (Icha)

  • Amartha Raih Dua Penghargaan HR Asia 2025 sebagai Tempat Kerja Terbaik

    Amartha Raih Dua Penghargaan HR Asia 2025 sebagai Tempat Kerja Terbaik

    Telko.id – Amartha, perusahaan fintech yang fokus pada pemberdayaan UMKM perempuan di perdesaan, meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang HR Asia Awards 2025.

    Perusahaan ini dinobatkan sebagai Best Company to Work For in Asia 2025 (Indonesia Chapter) dan The Most Caring Company 2025.

    Penghargaan Amartha HR Asia Awards 2025 ini diberikan berdasarkan penilaian menyeluruh terhadap lingkungan kerja, kebijakan SDM, dan program kesejahteraan karyawan.

    Amartha berhasil meraih skor 133,8 dalam survei keterlibatan karyawan (Employee Engagement Survey), dengan partisipasi mencapai 97%. Sebanyak 89% karyawan menyatakan bangga bekerja di Amartha dan merekomendasikannya sebagai tempat kerja ideal.

    Rine, Chief People Officer Amartha, mengatakan, “Penghargaan ini mencerminkan komitmen kami dalam membangun budaya kerja yang memberdayakan dan peduli. Kesejahteraan karyawan adalah pondasi dari dampak sosial yang kami wujudkan.”

    Kekuatan Tim dan Inisiatif Karyawan

    Amartha memiliki lebih dari 10.000 karyawan (A-Team) yang tersebar di Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, serta Bali Nusra.

    Sekitar 60% di antaranya adalah perempuan, dan lebih dari 7.000 karyawan berasal dari Generasi Z, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keberagaman.

    Untuk mendukung pertumbuhan karyawan, Amartha mengembangkan berbagai program, termasuk Amarthapedia (platform pembelajaran digital) dan program Management Trainee selama 28 bulan.

    Perusahaan juga fokus pada delapan dimensi kesejahteraan, mencakup aspek fisik, emosional, sosial, hingga finansial.

    Dampak Sosial dan Visi Jangka Panjang

    Sejak 2010, Amartha telah menjangkau lebih dari 50.000 desa dan menyalurkan pendanaan Rp35 triliun kepada 3,3 juta perempuan pengusaha mikro. Keberhasilan ini didukung oleh tim internal yang solid dan berdedikasi tinggi.

    Selain itu, Amartha aktif membangun komunitas internal melalui kegiatan seperti A-League Championship, A-Wish Birthday, dan sesi kesehatan mental. Fasilitas ramah keluarga, seperti ruang laktasi dan daycare, juga disediakan untuk mendukung karyawan.

    Rine menambahkan, “Budaya kerja yang inklusif dan fokus pada pengembangan individu adalah kunci kami dalam membangun organisasi berkinerja tinggi.”

    Sebagai salah satu pelopor fintech UMKM di Indonesia, Amartha terus memperkuat dampaknya melalui kolaborasi strategis, termasuk dengan Nex-BE Fest 2024 dan Mandiri Capital Indonesia. (Icha)