spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

OpenAI Perluas ChatGPT Health, Fitur AI Khusus Kesehatan

Telko.id – OpenAI mulai memperluas peluncuran ChatGPT Health, fitur khusus yahng dirancang untuk membantu pengguna memahami informasi kesehatan secara lebih personal.

Setelah sebelumnya hanya tersedia bagi pengguna terbatas, fitur ini kini mulai digulirkan ke lebih banyak pengguna di web dan iOS di sejumlah negara yang didukung.

ChatGPT Health menyediakan ruang terpisah di dalam ChatGPT untuk percakapan seputar kesehatan. Pengguna dapat menghubungkan data dari Apple Health, rekam medis elektronik (khusus wilayah tertentu), serta aplikasi kesehatan dan kebugaran pihak ketiga.

Dengan begitu, ChatGPT dapat memberikan penjelasan yang lebih relevan berdasarkan data yagn dibagikan pengguna.

“Anda juga dapat mengajukan pertanyaan lanjutan, menambahkan konteks, atau mengoreksi informasi yang tidak lengkap maupun sudah lawas,” kata OpenAI.

Menurut OpenAI, ChatGPT Health menggunakan model AI terbaru GPT-5.6 Sol untuk pengguna berbayar.

Model ini diklaim menjadi model paling mumpuni yang pernah dikembangkan perusahaan untuk pertanyaan terkait kesehatan.

OpenAI juga mengungkapkan bahwa lebih dari 300 juta pengguna ChatGPT setiap pekan memanfaatkan chatbot tersebut untuk mencari informasi atau bertanya mengenai kesehatan.

Meski kemampuan ChatGPT dalam bidang kesehatan terus meningkat, OpenAI mengakui bahwa AI masih dapat memberikan jawaban yang keliru.

Karena itu, perusahaan mengingatkan pengguna agar selalu memverifikasi informasi penting dan tetap berkonsultasi dengan tenaga medis profesional sebelum mengambil keputusan terkait kesehatan.

Baca Juga:

“Kami mendorong pengguna untuk memverifikasi informasi penting dan mendiskusikan keputusan medis dengan penyedia layanan kesehatan mereka,” ujar OpenAI.

OpenAI menegaskan bahwa ChatGPT Health bukan pengganti dokter dan tidak ditujukan untuk mendiagnosis maupun mengobati penyakit.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memahami hasil pemeriksaan, mempersiapkan konsultasi dengan tenaga medis, serta menjawab pertanyaan terkait kesehatan dan gaya hidup.

Sebagaimana fitur utama lainnya, ChatGPT Health bisa ditemukan di bilah sisi kiri pada situs web atau mobile, diapit fitur Library dan Codex. Karena masih terbatas di AS, fitur ini belum bisa diakses di Tanah Air.

Dari sisi privasi, seluruh percakapan dan data pada ChatGPT Health disimpan secara terpisah dari chat biasa. OpenAI juga menyatakan bahwa data kesehatan pengguna tidak akan digunakan untuk melatih model AI perusahaan.

Selain itu, pengguna memiliki kendali penuh untuk menghubungkan atau memutus akses ke aplikasi kesehatan yang terintegrasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU