Telko.id – Garmin Indonesia bersama Matters mengubah sampah hasil plogging menjadi plakat kemenangan bagi para juara di ajang Garmin Run Indonesia 2026.
Inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian “Road to Garmin Run 2026” yang mengusung komitmen keberlanjutan.
Sebanyak 111 peserta berhasil mengumpulkan 164,56 kilogram sampah anorganik dalam kegiatan plogging yang digelar pada Minggu (6/7/2026) di kawasan Asatu Menteng, Jakarta. Sampah tersebut kemudian didaur ulang menjadi 18 plakat penghargaan untuk para pemenang di Garmin Run 2026.
“Melalui kegiatan plogging ini, kami ingin menunjukkan bahwa gaya hidup aktif dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Rian Krisna, Marketing Communications Manager Garmin Indonesia.
Kegiatan plogging ini mengusung tema “Mindful Miles”, memadukan lari santai di Zona 2 dengan aksi nyata menanggulangi sampah pasca-konsumsi.
Sepanjang radius sekitar tujuh kilometer, para pelari mengumpulkan berbagai limbah anorganik mulai dari kemasan plastik hingga puntung rokok.

Limbah yang terkumpul langsung dibawa ke fasilitas micro factory milik Matters untuk dipilah, dibersihkan, dan diproses menjadi material daur ulang. Proses ini memastikan setiap sampah yang dikumpulkan memiliki nilai guna baru.
Rian menambahkan, semangat “From Zero to Hero” menjadi landasan utama kegiatan ini. Para pelari tidak hanya mengejar garis finish, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi lingkungan melalui langkah-langkah sederhana.
Kolaborasi antara Garmin dan Matters ini bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap maraknya sampah anorganik pasca-konsumsi. Sampah yang masih sering ditemukan tidak pada tempat semestinya kini diubah menjadi produk bernilai tinggi.
Rony Rahardian, Co-Founder Matters Project, menjelaskan bahwa plogging run ini merupakan upaya menyebarkan kesadaran lingkungan melalui aksi yang dekat dengan gaya hidup masyarakat.
Sampah yang terkumpul tidak hanya dipilah dan dikelola secara bertanggung jawab, tetapi juga didaur ulang menjadi plakat penghargaan.
“Plakat kemenangan dari material daur ulang ini akan dianugerahkan langsung pada race day kepada enam pemenang di setiap kategori perlombaan,” jelas Rony. Terdiri dari tiga pemenang pria dan tiga pemenang wanita.

Acara puncak Garmin Run Indonesia 2026 akan digelar pada 20 September mendatang di ICE BSD. Plakat dari material daur ulang ini menjadi simbol bahwa limbah masih dapat memiliki nilai dan fungsi baru.
Inisiatif ini sejalan dengan data yang diungkap Garmin sebelumnya. Data lari dan sepeda di Indonesia menunjukkan peningkatan konsisten hingga 46 persen.
Garmin Indonesia terus berinovasi dalam mendukung gaya hidup aktif masyarakat. Selain smartwatch latihan lari terbaru, mereka juga menghadirkan berbagai produk pendukung olahraga lainnya.
Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan menjadi nilai tambah dalam setiap kegiatan yang digelar. Garmin ingin membuktikan bahwa teknologi dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan.
Para peserta plogging mengaku antusias dengan konsep yang diusung. Mereka merasa berkontribusi langsung terhadap lingkungan sambil tetap berolahraga.
Sampah anorganik yang terkumpul dari berbagai rangkaian pre-event akan dilebur dan didaur ulang menjadi produk bernilai tinggi. Proses ini memastikan tidak ada limbah yang terbuang sia-sia.
Garmin sendiri telah berdiri sejak 1989 dengan kantor pusat di Amerika Serikat. Produk-produknya telah merevolusi gaya hidup penerbangan, otomotif, kebugaran, kelautan, dan aktivitas luar ruang.
Perusahaan ini berupaya menjadi merek nomor satu bagi semua orang yang menikmati hidupnya. Setiap hari dianggap sebagai kesempatan untuk berinovasi dan mengalahkan kemarin.
Kolaborasi dengan Matters menunjukkan komitmen Garmin dalam mendukung ekonomi sirkular. Sampah yang semula tidak berguna kini diubah menjadi benda bernilai tinggi.
Para pelari yang mengikuti kegiatan plogging mendapatkan pengalaman berbeda. Mereka tidak hanya berlari, tetapi juga belajar tentang pentingnya pengelolaan sampah.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli lingkungan. Garmin dan Matters berencana melanjutkan kolaborasi serupa di masa mendatang.
Produk-produk Garmin dirancang secara cermat untuk kehidupan di luar ruang. Mulai dari laser rangefinder golf hingga smartwatch lari, semua dirancang dengan kualitas sempurna.
Keandalan produk Garmin telah teruji di berbagai kondisi. Hal ini membuatnya menjadi pilihan utama para atlet dan penggemar olahraga.
Garmin Run Indonesia 2026 menjadi ajang pembuktian bahwa olahraga dan lingkungan bisa berjalan beriringan. Plakat dari sampah daur ulang menjadi simbol nyata dari komitmen tersebut.
Para pemenang nantinya akan menerima plakat yang memiliki cerita unik di balik pembuatannya. Setiap plakat menyimpan jejak kepedulian terhadap lingkungan.
Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Banyak yang mengapresiasi langkah Garmin dalam mengintegrasikan nilai keberlanjutan ke dalam event olahraga.
Garmin berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di tahun-tahun mendatang. Kesadaran lingkungan harus terus ditanamkan melalui berbagai aktivitas positif.
Matters sebagai mitra kolaborasi juga berkomitmen mendukung penuh inisiatif ini. Mereka menyediakan fasilitas micro factory untuk memproses sampah menjadi produk bernilai.
Kolaborasi antara brand teknologi dan startup lingkungan ini menjadi contoh baik. Sinergi antar sektor dapat menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat.
Para peserta plogging membuktikan bahwa aksi kecil bisa berdampak besar. Hanya dalam satu kegiatan, mereka berhasil mengumpulkan lebih dari 160 kilogram sampah.
Angka ini menunjukkan besarnya potensi sampah yang bisa dikelola jika ada kesadaran kolektif. Garmin dan Matters ingin terus mengedukasi masyarakat tentang hal ini.
Garmin Run Indonesia 2026 diprediksi akan menjadi ajang lari paling berkesan tahun ini. Bukan hanya karena kompetisinya, tetapi juga nilai keberlanjutan yang diusung.


