spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

China Menahan Ilmuwan yang Mampu Edit Gen Bayi Manusia

Telko.id,Jakarta–Pemerintah China dikabarkan menahan He Jiankui yakni ilmuwan yang mengklaim mampu edit Gen Bayi Manusia secara genetik pertama di dunia.

Dilansir Telko.id dari Engadget pada Minggu (30/12), informasi ini menjawab teka-teki keberadaan He Jiankui yang kabarnya menghilang sejak awal Desember lalu.

Menurut New York Times, He Jiankui berstatus tahanan rumah dan ditahan di fasilitas perumahan Southern University of Science and Technology di Shenzhen, China.

Selama ditahan dia dapat membuat panggilan dan mengirim pesan email tetapi tidak bisa pergi kemana-mana. Para penjaga juga mencegah orang mendekat ke rumah tahanannya.

Pihak universitas awalnya menyangkal laporan penahanan tersebut tetapi Liu Chaoyu selaku staf dan mitra bisnis membantah dengan mengofirmasi jika He Jiankui berada di sana.

{Baca juga: Putri Pendiri Huawei Ditahan di Kanada, Ada Apa?}

Hingga kini belum jelas bagaimana kondisi He Jiankui selama ditahanan. Penemuan ilmiah Jiankui juga masih menjadi kontroversi.

Komunitas ilmiah menuduh jika ada tindakan penipuan antara Jiankui dengan pasien karena pasien hanya menganggap jika yang dilakukan dia adalah uji coba vaksin Aids bukan modifikasi genetik.

Saat ini tidak ada cara untuk memverifikasi prosedur atau efektivitas jangka panjang dari temuan Jiankui tersebut. Pasalnya peneliti itu berjanji akan memberikan data mentah untuk ditinjau tetapi belum pernah diberikan.

{Baca juga: Ngeri! Robot Ular Buatan Ilmuwan Jepang Ini Bisa Manjat}

Sebelumnya He Jiankui menyebut dirinya telah berhasil menciptakan dua bayi kembar berjenis kelamin perempuan yang lahir bulan November lalu dengan menggunakan Clusteres Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats (CRISPR) sebuah alat yang berfungsi melakukan modifikasi DNA.

Dalam video itu, dia menyatakan, telah berhasil memodifikasi gen dua embrio bayi perempuan, bernama Lulu dan Nana. He Jiankui menghapus gen yang memungkinkan kedua bayi perempuan ini terhindar dari HIV AIDS. [NM/MS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU