spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 984

Infinix S5 lite Hadir Andalkan Kamera Selfie 16 MP

0

Telko.id – Infinix S5 lite kali pertama diperkenalkan pada 2019, November. Perangkat bermesin MT6762 Helio P22 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); XOS 5.5 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 3/4 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Infinix memang belum secara resmi merilis harga Infinix S5 lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Infinix S5).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Infinix Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Midnight black, Quetzal cyan, Violet) dan memiliki body berdimensi 164 x 76 x 7.9 mm (6.46 x 2.99 x 0.31 in) dengan berat 178 g (6.28 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Infinix S5 lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Infinix S5 lite :

  • 16 MP, f/1.8, PDAF
    2 MP
    AI Lens (low light sensor).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Infinix S5 lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6762 Helio P22 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3/4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB/64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.6″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,480 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Infinix S5 lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Infinix S5 lite :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 8(900), 38(2600), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, November
Status Available. Released 2019, November
BODY
Dimensions 164 x 76 x 7.9 mm (6.46 x 2.99 x 0.31 in)
Weight 178 g (6.28 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Midnight black, Quetzal cyan, Violet
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.6 inches, 105.2 cm2 (~84.4% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~266 ppi density)
Protection
480 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); XOS 5.5
Chipset Mediatek MT6762 Helio P22 (12 nm)
CPU Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU PowerVR GE8320
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 3/4 GB
Internal 32GB 3GB RAM, 64GB 4GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 16 MP, f/1.8, PDAF
2 MP
AI Lens (low light sensor)
Features Quad-LED flash, panorama, HDR
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.0
Features
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Infinix Smart 4c Siap Masuk Indonesia dan Sasar Segmen Menengah

0

Telko.id – Infinix Smart 4c kali pertama diperkenalkan pada 2019, November. Perangkat bermesin MT6761 Helio A22 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Infinix memang belum secara resmi merilis harga Infinix Smart 4c. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Infinix Smart 4).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Infinix Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Midnight Black, Quetzal Cyan, Cosmic Purple) dan memiliki body berdimensi 167 x 76 x 8.3 mm (6.57 x 2.99 x 0.33 in) dengan berat 183 g (6.46 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Infinix Smart 4c

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Infinix Smart 4c :

  • 8 MP
    QVGA.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Spesifikasi Infinix Smart 4c

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6761 Helio A22 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.6″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Infinix Smart 4c sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 21.1/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Infinix Smart 4c :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 8(900), 38(2600), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 21.1/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, November
Status Available. Released 2019, December
BODY
Dimensions 167 x 76 x 8.3 mm (6.57 x 2.99 x 0.33 in)
Weight 183 g (6.46 oz)
Build
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Midnight Black, Quetzal Cyan, Cosmic Purple
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.6 inches, 105.2 cm2 (~82.9% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~266 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie)
Chipset Mediatek MT6761 Helio A22 (12 nm)
CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU PowerVR GE8320
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 2 GB
Internal 32GB 2GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 8 MP
QVGA
Features Dual-LED flash
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Perkuat Pangsa Pasar, Fujitsu Indonesia Luncurkan Dua Scanner Baru

Telko.id – Untuk tetap mempertahankan pangsa pasarnya di industri scanner di tingkat global maupun dalam negeri, Fujitsu Indonesia kembali meluncurkan produk scanner terbaru, yakni seri fi-800R dan fi-7900. Kedua produk baru ini membenamkan teknologi terkini untuk mengakomodir mobilitas para pebisnis saat ini.

“Kami terus berkomitmen dan berinovasi demi memenuhi kebutuhan customer. Untuk itu kami perkenalkan fi-800R, compact scanner yang terkecll untuk kategori image scanner, fi-800R mudah untuk dioperasikan dan ideal untuk ruang kerja yang terbatas seperti resepsionis dan service counter,” ujar Country Head of Platform Product Fujitsu lndonesia, Joni Irwanto di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

“Pasar document scanner di Indonesia juga mencapai lebih dari 20.000 unit per tahun. Fujitsu menjadi market leader dengan menguasai lebih dari 30 persen pangsa pasar tersebut. Tahun ini, kami juga targetkan untuk semakin memperkuat pangsa pasar dan memperbanyak unit yang dijual,” jelasnya.

Lebih lanjut Joni menuturkan bila laporan data market share dari KeyPoint Intelligent, Infosource, dan IDC, Fujitsu telah menjadi market leader scanner untuk pasar global dalam satu dekade ini. Dan saat ini telah memegang sekitar 50 persen market share secara global.

Langkah perseroan untuk memperkenalkan produk anyarnya itu tak lepas dari pertumbuhan revolusi industri 4.0. Apalagi dengan adanya kebijakan dari pemerintah melalui “Making Indonesia 4.0” telah membantu bisnis perseroan kian positif. Dimana, fi-800R ini menjadi scanner serbaguna yang dapat dipadukan hingga ukuran A4, sebagai bagian dari jajaran scanner fi series.

“Sehingga kehadiran scanner fi-800R milik Fujitsu ini, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor industri yang semakin menuntut efisiensi meja kerja atau area kerja. Misalnya perluasan digitalisasi dan otomasi layanan keuangan sehubungan dengan kebangkitan industri FinTech. Sehingga fi-800R mudah untuk dioperasikan dan ideal untuk ruang kerja yang terbatas seperti resepsionis dan service counter. Inovasi digital yang terus berkembang semakin mengurangi kebutuhan area kerja yang luas,” ujarnya menjelaskan.

Dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, perseroan telah mengembangkan fi-800R tersebut. Ini menjadi scanner kompatibel yang dilengkapi Automatic Document Feeder, dan dapat membantu pemindaian booklet dan dokumen hingga ukuran A4.

Scanner ini juga dilengkapi dengan teknologi pemindai utama yang dapat mengoreksi dokumen miring satu per satu, perangkat lunak yang memeriksa serta menyortir orientasi dokumen yang semakin memudahkan proses pemindaian.

“Dengan kemudahan operasional semacam ini, diharapkan dapat mengurangi beban kerja serta dapat berdampak optimalisasi untuk memberikan layanan yang baik kepada customer,” pungkasnya.

“Pasar document scanner di Indonesia juga mencapai lebih dari 20.000 unit per tahun. Fujitsu menjadi market leader dengan menguasai lebih dari 30 persen pangsa pasar tersebut. Tahun ini, kami juga targetkan untuk semakin memperkuat pangsa pasar dan memperbanyak unit yang dijual,” jelasnya. (Icha)

 

Naik Bus Trans Lampung Kini Bisa Bayar Pakai LinkAja

0

Telko.id – Saat ini masyarakat sudah mulai terbiasa menggunakan pembayaran secara elektronik. Bukan hanya di pulau Jawa saja, tetapi mulai masuk ke kota-kota di luar Jawa. Seperti di Lampung. Kini masyarakat saat menggunakan bus Trans Lampung sudah dapat membayar menggunakan LinkAja.

Bus Trans Lampung sebagai Bus Rapid Transit di Bandar Lampung kini telah bekerja sama dengan LinkAja untuk menunjang kemudahan pembayaran secara elektronik, menjadi alternatif yang lebih mudah dibandingkan dengan sistem pembayaran dengan metode konvensional (membayar di dalam bus kepada kondektur secara tunai) yang selama ini digunakan oleh para pengguna.

Bus Trans Lampung yang menghubungkan wilayah kota dalam jarak yang cukup jauh telah bekerja sama dengan LinkAja sejak Agustus 2019, dan kini semakin dipercantik dengan stiker branding LinkAja yang terlihat di enam armada bus.

Pembayaran digital saat menggunakan metode trasportasi ini kini dapat dilakukan dengan mudah, melalui scanQR Code yang tersedia di dalam Bus. Rute untuk Bus Trans Lampung yang tersedia saat ini adalah Kalianda – Bandar Lampung dengan yang tersedia melalui dua armada Bus, dan empat armada yang melayani jalur Bandar Udara Internasional Radin Inten II – Bandar Lampung.

“Digitalisasi transportasi publik merupakan salah satu contoh penggunaan utama kami yang menjadi  keunggulan dan diferensiasi tersendiri dari LinkAja. Kami harap kemudahan pembayaran secara elektronik  pada Bus Trans Lampung yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat kota Bandar Lampung menjadi insentif adopsi transaksi digital, meningkatkan kebiasaan pengguna utuk mengimplementasikan budaya nontunai dalam kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Danu Wicaksana, selaku Direktur UtamaLinkAja.

Tarif yang berlaku untuk tujuan Kalianda dan Bandar Udara Internasional Radin Inten II cukup variatif. Untuk tujuan Kalianda – Bandar Lampung dikenakan tarif harga Rp 15,000. Sementara untuk Tujuan Bandar Udara Internasional Radin Inten II – Bandar Lampung dikenakan tarif Rp 25,000.

Selama periode September hingga Desember 2019, terdapat promo cashbackmenarik sebesar 30% dengan maksimal nominal Rp 5,000, yang berlaku di seluruh armada Trans lampung. (Icha)

 

 

 

 

 

 

 

 

Telkomsel Peroleh Penghargaan Sebagai Merek Paling berpengaruh Di Asia

0

Telko.id – Telkomsel dinobatkan sebagai Asia’s Top Influential Brand dalam ajang Influential Brand Awards 2019 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 19 November 2019. Penghargaan tersebut diinisiasi oleh Influential Brands, organisasi yang selama lebih dari 20 tahun konsisten memberikan insight terhadap konsumen bagi para pelaku usaha yang berbasis di Asia.

“Terima kasih kepada Influential Brands untuk penghargaan yang prestisius ini. Penghargaan ini tidak terlepas dari upaya seluruh elemen di dalam Telkomsel dalam membantu perusahaan untuk terus bertransformasi sebagai digital telco company yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh nusantara,” ungkap Ririn Widaryani, Direktur Sales Telkomsel yang menerima langsung penghargaan tersebut.

Ririn menambahkan bahwa “Telkomsel tidak hanya memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan nilai tambah di tiap produk dan layanannya, namun juga untuk memastikan seluruh inovasi dan programnya memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat sekaligus mengakselerasikan pembentukan masa depan yang lebih baik bagi bangsa.”

Telkomsel berhasil mendapat predikat Asia’s Top Influential Brand berdasarkan survei yang dilakukan di berbagai negara, seperti China, Singapura, dan Indonesia. Pada survei tersebut, Telkomsel dinilai sebagai sebuah brand yang tidak hanya menyediakan produk atau layanan telekomunikasi saja, melainkan juga terus bergerak maju untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Hal tersebut tercermin pada komitmen Telkomsel yang senantiasa mendukung pembangunan ekosistem digital di Indonesia. Dari tahun ke tahun, Telkomsel secara konsisten menginisiasi program yang menggabungkan manfaat teknologi digital melalui empat pilar CSR Telkomsel, yaitu Pendidikan, Masyarakat Digital, Pemberdayaan Masyarakat, dan Filantropi.

Beberapa program CSR yang Telkomsel hadirkan bagi masyarakat Indonesia seperti The NextDev, IndonesiaNext, Internet Baik, Baktiku Negeriku, dan Creative Millennials telah berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari berbagai kalangan dan usia. Inisiatif-inisiatif tersebut membantu mereka untuk menjadi roda penggerak kemajuan bangsa menuju visi Digital Nation dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan program-program berdampak sosial positif tersebut didukung dengan kualitas jaringan terdepan dan terluas. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, Telkomsel telah membangun lebih dari 20.000 unit BTS baru yang semuanya telah mendukung jaringan 4G.

Secara keseluruhan, Telkomsel sudah mendirikan lebih dari 209.000 BTS, dengan 76% diantaranya merupakan BTS broadband (3G/4G). Pembangunan infrastruktur jaringan yang terus dilakukan merupakan wujud nyata dari upaya Telkomsel dalam menghadirkan pemerataan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia, dengan jaringan Telkomsel saat ini telah menjangkau hampir seluruh populasi negeri.

Selain itu, fokus dalam pembangunan BTS 4G juga merupakan perwujudan dari komitmen Telkomsel untuk senantiasa mengedepankan prinsip customer-centric di setiap produk dan layanan yang diberikan kepada pelanggan.

Saat ini, Telkomsel telah dipercaya oleh lebih dari 170 juta pelanggan, dengan lebih dari 112 juta di antaranya merupakan pelanggan data. Besarnya basis pelanggan data membuat trafik data Telkomsel meningkat 55,2% year-on-year (YoY) menjadi 4.785.500 TB, sehingga infrastruktur jaringan yang terdepan dengan jangkauan terluas diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tiap pelanggan.

“Penghargaan ini menjadi momentum bagi Telkomsel untuk terus bergerak maju mengakselerasikan negeri dengan memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggan sekaligus menciptakan ekosistem digital secara menyeluruh dan berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Indonesia,” tutup Ririn. (Icha)

 

 

Zenius Kolaborasi Dengan We The Teachers Berdayakan Guru

0

Telko.id – Dalam rangka memperingati hari guru pada 25 November mendatang, Zenius Education mengumumkan kerja sama strategisnya dengan We The Teachers (WTT), sebuah organisasi yang berfokus pada pemberdayaan guru di berbagai daerah di Indonesia. Kerja sama ini turut mempertegas komitmen Zenius Education untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, melalui pemberdayaan guru lewat teknologi.

“Setelah lebih dari 15 tahun berkecimpung di dunia pendidikan melalui edtech, kami berkesempatan untuk belajar banyak mengenai apa yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan. Dari pengalaman di lapangan, kami menemukan bahwa guru merupakan aspek penting dalam menunjang keberhasilan belajar mengajar,” ujar Sabda PS, Chief Education Officer Zenius Education menjelaskan.

“Kami menyadari betul bahwa teknologi tidak serta merta dapat menggantikan peran guru. Teknologi justru dapat digunakan sebagai kanal untuk memberdayakan (empowering) para guru sehingga dapat menjawab tantangan pendidikan di era digital,” lanjut Sabda.

Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan bahwa pada Maret 2019, terdapat 3.017.296 guru di Indonesia, dengan jumlah anak didik, TA 2018/2019 dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dan SMA mencapai 45,047,428 orang.

Untuk tahun ajaran yang sama, jumlah peserta didik dari Kementerian Agama (Kemenag) mencapai 8,004,640 orang dengan jumlah tenaga pendidik sebanyak 680,515. Dengan kata lain, 3,7 juta guru bertanggung jawab untuk mengawal perkembangan kompetensi 53 juta generasi masa depan bangsa. Kondisi ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para guru untuk dapat beradaptasi, terutama di era digital dimana arus informasi berjalan begitu cepat.

Amanda Witdarmono, Founder We The Teachers, menjelaskan, “Lahirnya generasi yang dekat dengan teknologi menuntut guru untuk mampu beradaptasi dengan pendekatan belajar yang mengikuti perkembangan zaman. Namun demikian, pada praktiknya masih banyak guru yang belum mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar dengan efektif dan tepat sasaran.” Amanda juga menambahkan alasan mereka bekerja sama dengan Zenius.

“Dari pengalaman kami melihat, bahwa di era ini, agar lebih maksimal, guru dapat menggunakan bantuan teknologi untuk mengefisiensikan tugas-tugas administratif mereka. Inilah alasan kami bekerja sama dengan Zenius Education, visi kami sama untuk mencerahkan guru demi kemajuan pendidikan Indonesia. Teknologi akan memberikan ruang gerak untuk para guru dapat benar-benar menjadi pendidik yang memfasilitasi pembelajaran.” tambah Amanda.

Adapun tahap awal kerja sama antara Zenius Education dan We The Teachers ini akan difokuskan pada dua program utama. Pertama, pemberdayaan guru di wilayah-wilayah tertinggal di Indonesia.

Pemberdayaan yang dilakukan adalah melakukan digitalisasi dalam proses belajar mengajar, bukan hanya dalam menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai bantuan untuk tugas-tugas administratif yang menyita waktu. Tujuannya agar guru bisa lebih banyak menggunakan waktu dan energinya untuk menjalankan perannya sebagai pendidik, yang memfasilitasi proses pembelajaran dan pribadi yang menginspirasi.  

Kedua, distribusi infrastruktur belajar mengajar yang lebih baik. Zenius dan We The Teachers berupaya untuk dapat membantu sekolah dan anak didik di berbagai wilayah tertinggal di Indonesia agar mendapatkan fasilitas penunjang pendidikan yang layak, seperti teknologi digitalisasi sekolah Zenius Prestasi.

Berbeda dengan anggapan umum yang mengatakan bahwa edtech dapat menggantikan peran guru, Zenius justru percaya bahwa guru tetap menjadi pilar utama dalam pendidikan, dengan teknologi sebagai alat bantunya. “Platform digital memudahkan akses dan peningkatan kemampuan pelajar. Dengan bantuan teknologi, peningkatan kualitas manusia dapat dipercepat sepuluh hingga dua puluh kali lipat dengan cara yang efisien,” tutup Sabda.

Dalam kesempatan ini, Zenius Education juga mengumumkan bahwa Amanda Witdarmono selaku founder We The Teachers akan bergabung dalam jajaran kepemimpinan Zenius sebagai Chief of Education Initiatives. Hal ini membuktikan keseriusan Zenius dalam pengembangan guru di Indonesia. Pengalaman dan pengetahuan Amanda selama memimpin We The Teachers diyakini dapat menjadi dasar Zenius untuk memformulasi program-program pengembangan guru yang efektif dan tepat sasaran ke depannya. (Icha)

 

 

Gojek Dukung Atlit Indonesia Berlaga di SEA Games 2019

0

Telko.id – Gojek, karya anak bangsa pelopor super app di kancah global, mengajak masyarakat Indonesia mendukung putra-putri kebanggaan tanah air yang berlaga di SEA Games 2019, melalui kampanye #MenangIndonesia. Pesta olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut akan digelar di Filipina pada 30 November–11 Desember 2019 dengan 56 cabang olahraga. Lebih dari 800 atlet Indonesia akan turun bertanding pada 51 cabang olahraga.

“Kampanye #MenangIndonesia merupakan bentuk dukungan Gojek terhadap para atlet tanah air untuk berprestasi di ajang SEA Games 2019. Semangat juang para atlet untuk selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara menjadi inspirasi kami di Gojek,” ujar Ainul Yaqin, Group Chief Marketing Officer Gojek dalam peresmian kampanye  #MenangIndonesia di Jakarta (18/11).

Menurutnya, komitmen para atlet untuk terus berlatih tanpa kenal lelah demi mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional sejalan dengan Gojek yang juga terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi agar dapat ‘Melangkah Jauh ke Depan’ membawa karya anak bangsa ke panggung dunia dan memberikan dampak positif yang lebih luas lagi.

Yaqin juga menyampaikan bahwa semangat juang tersebut menjadi penggerak Gojek hingga terpilih sebagai aplikasi yang paling diminati oleh milenial tanah air, berdasarkan salah satu lembaga riset Independen Indonesia.

Melalui kampanye #MenangIndonesia, Gojek mengajak masyarakat untuk turut berjuang membuat Indonesia menjadi lebih baik, dimulai dari diri sendiri, “Banyak hal-hal nyata yang dapat kita lakukan sehari-hari untuk #MenangIndonesia.

Misalnya dengan tidak menyebarkan hoax, memiliki mental tangguh, rajin membaca untuk menambah wawasan, membiasakan budaya antre, dan banyak lagi. Kami yakin pasti ada jalan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari,” Yaqin menambahkan.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Gatot S. Dewa Broto yang hadir dalam acara konferensi pers menyambut positif kampanye #MenangIndonesia yang diinisiasi oleh Gojek untuk mendukung kontingen Indonesia berlaga di SEA Games 2019.

“Pemerintah melalui Kemenpora sangat peduli dengan kemajuan olahraga tanah air, salah satunya kesuksesan Indonesia di ajang SEA Games 2019. Kami percaya gerakan #MenangIndonesia akan membawa optimisme para atlet untuk menang serta menginspirasi masyarakat dalam membangkitkan semangat nasionalisme dan sikap positif bagi bangsa Indonesia.”

Sejalan dengan pernyataan Ainul Yaqin dan Gatot S. Dewa Broto, President National Olympic Committee of Indonesia (NOC) Raja Sapta Oktohari mengatakan, “Untuk memajukan olahraga Indonesia dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia, NOC Indonesia memastikan para atlet terbaik tanah air yang berjuang sebagai Tim Indonesia mendapatkan dukungan maksimal agar dapat terus berlaga di ajang olahraga internasional.”

Oleh karena itu, kami mengapresiasi Gojek, perusahaan anak bangsa yang sudah membuktikan kesuksesannya di kancah global, karena melalui kampanye #MenangIndonesia telah ikut mendukung para atlet sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk memiliki semangat juang para atlet dan bersama-sama memberikan kontribusi bagi negeri,” lanjut Raja Sapta Oktohari.

Untuk menunjukkan dukungan dan memberikan semangat #MenangIndonesia versi diri sendiri, masyarakat dapat mengunjungi laman www.gojek.com/menangindonesia mulai dari 18 November 2019 hingga 11 Desember 2019. Sebanyak lebih dari 200 partisipan dengan ide #MenangIndonesia paling kreatif akan mendapatkan kaos ‘jersey rakyat’.

Beragam keseruan lain juga memeriahkan kampanye #MenangIndonesia, seperti parade fun walk, kegiatan nonton bareng pertandingan SEA Games 2019 yang ditayangkan secara eksklusif oleh MNC Group, berbagai permainan interaktif bertema olahraga, serta hiburan dari musisi papan atas.

Rangkaian kemeriahan kampanye #MenangIndonesia ini akan diselenggarakan mulai 1 Desember 2019 yang bertepatan dengan upacara pembukaan SEA Games 2019 hingga penutupan di 11 Desember 2019 di GoFood Festival Gelora Bung Karno. (Icha)

 

 

Kinerja Lintasarta Dapat Dua Penghargaan Dari Forst & Sullivan

0

Telko.id – Sebagai perusahaan berbasis teknologi, Lintasarta terus berinovasi memberikan layanan jasa cloud terbaik dari berbagai sektor industri. Usaha dan inovasi mereka berhasil membuahkan penghargaan.

Mereka meraih penghargaan Frost & Sullivan: Asia Pacific Best Practices Award 2019 untuk kategori “Indonesia Cloud Infrastructure Services Provider of the Year”. Penganugerahan diselenggarakan pada 14 November 2019 di St. Regis Hotel, Singapura.

Penghargaan ini diraih Lintasarta berdasarkan tingkat pertumbuhan pendapatan, pangsa pasar, kapabilitas serta kontribusi untuk kemajuan industri teknologi. Hadir sebagai penerima award, Corporate Service DirectorLintasarta Bramudija Hadinoto mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud dari komitmen dan kerja keras dalam memberikan layanan terbaik untuk kalangan korporat.

“Lintasarta sebagai ICT Total Solution Company dengan layanan Cloud terbaik akan selalu memberikan produk layanan IT yang inovatif didukung oleh infrastruktur dan tenaga IT profesional andal kepada para pelaku bisnis nasional,” ujar Bramudija usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan, Lintasarta terus berinovasi untuk memberikan pelayanan jasa cloud terbaik untuk para pelanggan yang berasal dari berbagai sektor industri.Lintasarta Cloudditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan solusi Infrastructure as a Service (IaaS)melalui layananPublic Cloud – Private Cloud, hingga Backup – Disaster Recovery (DR) as a Service.

“Termasuk layananStorage on Demandsebagai feature tambahan untuk Public Clouddan Colocation Data Center.  Kemudian solusi Software as a Service (SaaS)dengan layanan Email & Hosted Collaboration, Security, dan E-Health,” imbuhnya.

Disamping itu, Lintasarta juga memiliki jasa Container as a Servicesyang awalnya hanya melayani level infrastruktur. Kini, layanan tersebut dapat menjadi platform as a service (PaaS)untuk mendukung dunia bisnis yang sedang mengarah keapplication-centric.

Layanan Cloud Lintasarta juga didukung dengan infrastruktur yang andal, seperti Data CenterTier 3 yang terkoneksi dengan jaringan data berkecepatan tinggi, InfrastrukturData Centerdengan sertifikasi internasional serta standar kualitas terbaik memberikan jaminan tingkat keandalan layanan terbaik untuk para pelanggannya.

Lintasarta terus memastikan mutu layanan yang diberikan kepada pelanggan korporat melalui kepemilikan sertifikat IS0 9001:2008 tentang sistem manajemen mutu, ISO 20000-1 tentang sistem manajemen layanan IT, ISO 27001:2005 tentang manajemen keamanan informasi dan sertifikasi BS Occupational Health and Safety Management System 18001 (OHSAS) dari Bureau Veritas.

Lebih lanjut, adanya sertifikasi PCI DSShingga di level cloud, semakin membuktikan bahwa keamanan cloud Lintasarta sudah lengkap dengan standarkeamanan payment card industry berskala internasional. Adapun Lintasarta memiliki pengalaman melayani pelanggan korporat selama lebih dari 31 tahun. Layanan terbaik Lintasarta didukung infrastruktur jaringan yang luas, hingga local supportdi lebih dari 44 kota di seluruh Indonesia.

Lintasarta kian memantapkan komitmennya untuk terus menjadi partnerdalam memberikan layanan ICT yang profesional dan handal dalam rangka mendukung transformasi digital korporat. (Icha)

 

 

 

 

 

Setelah Indosat, Kini Giliran XL Axiata Yang Jual Menara

0

Telko.id –  Baru beberapa minggu lalu, Indosat mengumumkan pembeli Menara yang jualnya. Kini giliran XL yang membuka lelang penjualan 3.200 – 3.300 unit dari 4.500 menara telekomunikasi yang miliknya. Penjualan ini dilakukan melalui proses lelang yang telah dimulai sejak 5 November 2019. Proses lelang ini rencananya akan selesai pada kuartal I tahun 2020. Berapa nilainya?

Sayang, pihak XL belum bisa menyebutkan nilai dari hasil lelang tersebut yang akan diperolehnya. Alasannya, prose ini masih dalam tahap awal.

“Saat ini proses lelang masih dalam tahap awal sehingga kita belum mengetahui nilai transaksi yang nantinya akan bergantung pada valuasi pasar.  Proses lelang ini bertujuan untuk mendapatkan harga yang optimal dengan prinsip transparansi, perlakuan setara dan non-diskriminasi,” ungkap Tri Wahyuni, Group Head Corporate Communication XL Axiata menjelaskan.

Menurut perempuan yang sering disebut dengan Ayu ini juga, menjelaskan bahwa inisiatif penjualan menara tersebut sejalan dengan strategi jangka panjang XL sehingga dapat memperkuat neraca keuangan perusahaan khususnya dalam hal struktur permodalan.

Penjualan Menara ini sendiri, menurut XL karena dinilai sudah tidak strategis lagi. Seperti yang sempat diungkapkan oelh Direktur Keuangan XL Axiata, Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin beberapa waktu lalu.

“Penjualan ini akan dilakukan karena menara-menara tersebut sudah tidak strategis bagi XL. Menurut nya, sebuah menara disebut strategis apabila dua sampai tiga BTS yang ada pada menara tersebut menjadi induk dari 10 BTS-20 BTS di sekitarnya. Akan tetapi, saat ini, satu menara hanya menjadi induk dari satu sampai tiga BTS di sekitarnya. Hal ini terjadi karena perubahan rancangan dan topolgi jaringan XL”.

Rencana transaksi ini diperkirakan berpotensi sebagai transaksi material. Hal ini berarti nilai transaksinya lebih dari 20% ekuitas perseroan. Tercatat, total ekuitas perseroan mencapai Rp 18,89 triliun per 30 September 2019. Dengan demikian, nilai penjualan menara ini berpotensi mencapai lebih dari Rp 3,8 triliun.

Sebagai informasi, lelang ini adalah penjualan menara telekomunikasi XL Axiata yang ketiga kalinya. Sebelumnya, perusahaan ini telah menjual 3.500 menara ke Solusi Tunas Pratama senilai Rp 5,6 triliun pada 2014. Kemudian, pada 2016, XL Axiata kembali menjual 2.500 menara kepada Profesional Telekomunikasi Indonesia senilai Rp 3,6 triliun. (Icha)

 

 

 

 

Ini 5 Keunggulan Huawei Mate 30 Pro, Minus Aplikasi Google

Telko.id – Huawei Mate 30 Pro Resmi Diluncurkan di Indonesia dengan 5 keunggulan yang dimiliki. Mengusung tagline “Rethink Possibilities”, Mate 30 Pro lahir dari inovasi teknologi yang akan mendorong batasan-batasan perkembangan teknologi mobile untuk membentuk ulang, mendesain ulang, dan memikirkan ulang kemungkinan yang dapat dilakukan oleh sebuah perangkat smartphone.

Ini adalah seri ponsel pertama dari Huawei yang tidak datang dengan Google Play Service. Aplikasi-aplikasi Google pun absen dari Mate 30 Pro. Sementara, aplikasi lain yang mengandalkan layanan Google tak bisa diakses dengan mudah seperti di ponsel Android lain.

Mungkin, itu menjadi satu-satunya kelemahan besar Mate 30 Pro. Sebab, jika dilihat dari sisi hardware dan teknologi yang ditanamkan, smartphone ini layak diadu dengan ponsel lain sekelasnya.

Kami senang sekali akhirnya bisa menghadirkan smartphone flagship kami di penghujung tahun 2019. Huawei Mate 30 Pro, seperti seri Mate sebelumnya, akan menentukan standar baru bagi smartphone seri flagship, mulai dari performanya, desain, hingga teknologi fotografi mobilenya yang sudah diakui keunggulannya oleh berbagai pihak,” ungkap Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group dalam peluncuran Huawei Mate 30 Pro. 

Foto : Muhammad Faisal – Telset

Rethink Design & Style

Dengan desain notch yang ultra-narrow dan bezel paling tipis, Huawei Mate 30 Pro menampilkan Huawei Horizon Display, yang melengkung di sudut 88 derajat untuk memaksimalkan area display dan menyediakan pengalaman menonton yang tidak tertandingi. Sisi ergonomis juga menjadi satu aspek yang dipikirkan, sehingga Huawei Mate 30 Pro dipersembahkan dengan berat sekitar 198 gram dan lebar 8.8mm yang membuatnya nyaman dalam genggaman.

 

Menghilangkan speaker fisik, Mate 30 Pro dilengkapi dengan Huawei Acoustic Sound Display di mana audio ditempatkan di dalam layar, sehingga pengguna dapat dengan mudah dan jernih mendengarkan suara ataupun menerima panggilan telepon. Dengan penempatan audio yang menyesuaikan dengan titik telinga pengguna, privasi pun dapat lebih terjaga karena audio yang dihasilkan lebih terarah.

 

Di bagian belakang, terdapat desain quad-camera system yang menonjol, dikelilingi oleh cincin ‘halo’. Bukan hanya sisi elegan yang diperhatikan, namun desain Mate 30 Pro juga

 

diciptakan untuk tahan air dan debu dengan IP68 Rating, sehingga pengguna yang menggemari fotografi tidak perlu khawatir jika menggunakan Mate 30 Pro untuk mengambil foto atau video dalam kondisi yang menantang.

 

Rethink Speed & Connection

Huawei Mate 30 Pro diperkuat oleh chipset Huawei Kirin 990, chipset smartphone paling canggih dari Huawei. Chipset ini dilengkapi dengan tiga tingkat arsitektur efisiensi daya untuk CPU, arsitektur Da Vinci NPU dari Huawei (large dual-NPU + tiny NPU core) serta supersize 16-core GPU untuk memberikan performa super cepat serta efisiensi daya yang tinggi. 

 

Diproduksi dengan proses 7nm yang canggih, Huawei Kirin 990 akan mendukung jaringan 2G/3G/4G, bersama dengan Dual SIM, Dual Standby, dan band FDD/TDD frekuensi penuh untuk memberikan konektivitas yang mulus. Huawei Mate 30 Pro juga dioptimalkan untuk performa sistem operasi yang terbaik. Mate 30 Pro juga dilengkapi dengan sistem pendingin multi-dimensi yang dapat meratakan sumber panas bahkan pada saat bermain game.

 

Dari segi penyimpanan, Mate 30 Pro hadir dengan ruang dan penyimpanan yang lebih, yaitu 8GB RAM dan 256GB ROM yang memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menyimpan foto, video, hingga berbagai aplikasi.

 

Rethink Touch & Control

Huawei Mate 30 Pro membenamkan sensor fingerprint di dalam layar sehingga pengguna dapat membuka kunci ponselnya hanya dalam waktu 0.3 detik dan hanya dengan satu sentuhan saja. Didukung oleh suspension-sensing, pengguna dapat dengan mudah menaruh jarinya di atas layar tanpa perlu menyentuh untuk membuk aperangkat dan menguncinya kembali dengan sangat cepat.

Untuk sistem keamanan lainya, Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan fitur 3D Face Unlock yang didukung oleh 3D Depth Sensing Camera, sehingga pengguna hanya menampilkan wajahnya di depan layar untuk dapat membuka perangkatnya. 

 

Huawei Mate 30 Pro memperkenalkan fitur Intuitive Side-touch Interaction untuk menggantikan tombol volume di suara di samping dengan virtual key yang tidak terlihat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengkostumisasi posisi tombol volume di kedua sisi dan menjadikan HUAWEI Mate 30 Pro sebagai smartphone dengan desain paling terintegrasi dan menyeluruh. 

 

Bagi pengguna yang gemar bermain mobile game, desain layar Huawei Mate 30 Pro dapat digunakan selayaknya game controller dengan dua tombol virtual di tepi layar. Pengguna dapat mengatur tombol untuk bergerak, scope, aim, dan shoot di saat bersamaan dengan gerakan empat jari yang cepat dan mudah. 

 

Huawei Mate 30 Pro juga mendukung AI Gesture Control dengan sensor Swing Gesture yang tedapat di bagian depan perangkat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menggeser dan bahkan meng-capture tampilan di smartphonenya tanpa perlu menyentuh layar. Selain untuk gerakan tangan, sensor Swing Gesture ini juga dapat membaca biometrik pengguna, sehingga Mate 30 Pro dapat otomatis melakukan rotate tampilan mengikuti gerakan mata pengguna. 

 

Rethink Photography & Videography

Seperti pendahulunya, Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan empat kamera di belakang dengan spesifikasi yang ditingkatkan. Quad camera system ini terdiri dari 40 MP Cine Camera Ultra Wide Angle Lens (1/1.54” CMOS Sensor dan ISO 51,200) dan 40 MP SuperSensing Camera (1/1.7” RYYB Sensor dan ISO 409,600) sebagai dua kamera utama,  MP Telephoto Lens, dan 3D Time of Light Camera untuk memberikan efek bokeh. 

Foto: Muhammad Faisal – Telset

 

Cine Camera Ultra Wide sangatlah maksimal untuk menangkap video dengan dynamic range di 4K/60fps. Teknologi ini juga mendukung video 4K di berbagai kondisi, seperti cahaya redup, ultra-wide, ataupun dengan teknik time-lapse. 

 

Sementara itu, SuperSensing Camera dengan sensor 1/1.7 nci yang menarik 40% lebih banyak cahaya untuk memberikan hasil yang bagus walaupun di kondisi minim cahaya dengan sensitivitas cahaya ISO409600, menjadikannya perangkat dengan kemampuan low-light dan ultra-wide terbaik. 

 

Fitur yang paling diunggulkan dari segi kamera Mate 30 Pro adalah fitur slow-motion, di mana kamera Cine Camera ini dapat merekam hingga 7680fps sehingga setiap detail obyek dapat terlihat dalam format HD sekalipun. 

 

8MP Huawei Telephoto Camera menawarkan 3x optical zoom, 5x Hybrid Zoom, dan hingga 30x Digital Zoom. Optical Image Stabilization (OIS) + AI Stabilization (AIS) serta 3D Depth Sensing, melengkapi teknologi fotografi yang ada di Mate 30 Pro. Ditambah lagi untuk kamera depan terdapat 3D Depth Sensing Camera terpisah yang memberikan efek bokeh dengan kedalaman detail yang akurat untuk swafoto dan juga foto portrait.

 

Rethink Charging & Sharing

Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan baterai 4500mAh yang cukup besar untuk bertahan selama dua hari dalam pemakaian normal. Terdapat juga fitur Huawei 40W SuperCharge Technology yang dapat mengisi baterai dari 0% hingga 70% hanya dalam waktu 30 menit. Untuk pengguna wireless charger, Mate 30 Pro dilengkapi dengan 27W Wireless SuperCharge Technology yang dapat mengisi baterai 2 kali lipat lebih cepat dibanding charger standar.

Sementara itu, fitur Wireless Reverse Charging memungkinkan Mate 30 Pro sebagai powerbank yang dapat mengisi baterai perangkat lain 3x lebih cepat. 

Huawei Mate 30 Pro dilengkapi berbagai fitur yang meningkatkan pengalaman pengguna, antara lain sistem operasi EMUI10 yang terinspirasi dari layout majalah dan teknologi Always-On-Display (AOD) di mana warna layar saat terkunci berubah sepanjang hari, Dark Mode yang membuat layar terlihat lebih lembut dan lebih nyaman di mata saat digunakan di kondisi gelap, serta Multi-Screen Collaboration yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan data serta mengatur banyak layar di antara perangkat Huawei.

 

Harga dan Ketersediaan 

Huawei Mate 30 Pro dijual di Indonesia mulai dari harga Rp 12,499,000 dan ini lebih murah dari negara lain yang ada di Asia Tenggara. Untuk masa pre-order mulai tanggal 15 November hingga 22 November 2019 di 15 toko yang terdaftar. Adapun tempatnya adalah di Huawei Experience Store (HES) Taman Anggrek Jakarta, HES Galaxy 3 Surabaya, HES Pakuwon, dan HES Tunjungan Plaza.

Kemudian di Megastore Cibinong City Mall, Megastore Bintaro X-Change, Erafone 1 Mal Ambasador, Erafone Grand Indonesia, Megastore Mal Kelapa Gading 2, Erafone PX Pavilion ST Morits, Megastores Summarecon Mall Serpong, Megastore Istana Bandung Electronic Center, Megastore Galaxy Mall, Megastore 2 Teuku Umar Bali, dan Megastore Gatot Subroto Solo. 

 

Konsumen yang dapat melakukan pre order adalah mereka yang terpilih dari masa pendaftaran. Pada pre order, konsumen akan mendapatkan sejumlah keuntungan. Mulai dari tambahan jaminan 12 bulan dan 3 bulan garansi layar, FreeLace dan casing ponsel, kupon Huawei senilai Rp 350 ribu untuk pembelian aplikasi di Huawei AppGallery dan subsidi hingga Rp 1 juta untuk program trade-in. Lalu untuk pengambilan Mate 30 Pro, akan dimulai pada 23 hingga 29 November.

 

Kemudian bagi konsumen yang tidak terpilih pada masa tersebut, Huawei membuka kesempatan kembali bagi mereka yang menginginkan Huawei Mate 30 Pro. Mulai 30 November hingga 31 Desember, konsumen yang membeli Mate 30 Pro tetap akan mendapatkan keuntungan dan hadiah. Seperti tambahan 12 jaminan dan 3 bulan garansi layar, 27W charger nirkabel dan casing ponsel, dan subsidi hingga Rp 500ribu untuk program trade-in. 

 

Selain Huawei Mate 30 Pro, bulan November akan diluncurkan pula berbagai perangkat lainnya untuk melengkapi ekosistem Huawei, antara lain FreeBuds 3, HUAWEI Watch GT 2 untuk seri perempuan, dan tablet Tab 5. (Icha)