spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 979

Tips Bijak Mengelola Cicilan Lewat Fintech Agar Hidup Tenang

0

Telko.id – Saat ini banyak jalan untuk bisa melakukan pinjaman. Baik masyarakat yang sudah mengenal bank maupun yang belum mengenal bank atau sering disebut dengan unbanked yaitu golongan masyarakat yang tidak memiliki akun bank. Hal ini dikarenakan banyak bermunculan financial technology yang memfasilitasi berbagai pinjaman dan menjadi solusi saat ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Bagaimana tidak, dari sekitar 26% atau 47 juta jiwa dari total populasi penduduk dewasa di Indonesia yang telah memiliki rekening bank saja masih menghadapi keterbatasan akses ke layanan keuangan konvensional di ranah pembiayaan konsumen seperti kartu kredit dan KTA karena berbagai alasan, salah satunya riwayat kredit yang terbatas. Apalagi bagi masyakarat yang underbanked di Indonesia yang populasinya terbesar di Asia Tenggara.

“Penerimaan masyarakat terhadap industri fintech bisa dikatakan luar biasa. Kredivo sendiri sudah menilai kelayakan kredit lebih dari 3 juta pengguna dan menyalurkan hampir 30 juta pinjaman sampai tahun ini,” ungkapLily Suriani, General Manager Kredivo menjelaskan.

Bahkan, dia menyebutkan bahwa keamanan layanan menjadi kunci utama untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap industri ini. Di sisi lain, edukasi terhadap masyarakat underbanked menjadi prioritas yang tidak kalah penting guna memastikan pengguna dapat kritis dalam memilih produk dan layanan dari perusahaan yang kredibel selain juga bijak dalam mengelola pinjaman.

Sayang, dikarenakan masih banyak masyarakat yang minim pengetahuan terkait pinjaman ini juga membuat banyak yang terjerat hutang dan menjadi tidak nyaman kehidupannya. Lalu, bagaimana mengelola cicilan tetapi hidup tenang? Berikut Lily membagikan tips nya sebagai langkah edukasi Kredivo terhadap masyarakat Indonesia.

Pastikan Aplikasi Digital Lending Berizin Resmi Dari OJK

Sebelum melakukan pinjaman, pastikan terlebih dahulu bahwa aplikasi digital lending atau fintech yang akan Anda gunakan sudah terdaftar dan memiliki izin resmi dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Caranya, cek ke https://www.ojk.go.idlalu masuk kebagian Perusahaan Fintech terdaftar dan berizin di OJK.

Pastikan Anda Paham Istilah Financial Terkait Pinjaman

Seringkali pengguna hanya fokus dengan jumlah uang yang ingin dipinjam tanpa kritis menganalisis total uang yang harus dikembalikan. Nah, bijaklah dalam melakukan riset awal. Pastikan Anda menghitung besaran bunga yang dikenakan oleh aplikasi digital lending yang Anda gunakan. Jika kemudian Anda ingin menggunakan hutang tersebut untuk kebutuhan produktif, maka Anda bisa tahu apakah hutang tersebut menguntungkan atau tidak jika diambil dalam tenor atau waktu yang Anda pilih.

Maksimal Hutang 30% Dari Total Pendapatan Bulanan

Idealnya, hutang seseorang tidak lebih dari 30% pendapatan tiap bulannya. Namun jika kamu juga ingin menyiapkan dana lebih untuk pos-pos lain, tidak ada salahnya untuk menentukan standar pribadi yang lebih rendah dari persentase yang dianjurkan tersebut. Ingat, Anda harus disiplin untuk mencapai tujuan keuangan yang diimpikan.

Ingin Punya Beberapa Cicilan? Boleh tapi….

Sebaiknya selesaikan dulu tanggungan tersebut setidaknya sampai angsurannya berjalan setengah dari masa tenor yang ditentukan. Sehingga jika ada kebutuhan mendadak di kemudian hari, Anda tidak akan berat untuk mengelola seluruh cicilan tersebut.

Pikir matang-matang tujuan pinjaman

Meski proses pengajuannya mudah dan cepat, pinjaman online harus digunakan dengan bijak, sesuai kebutuhan terutama yang sangat mendesak. Kalaupun Anda ingin menggunakan untuk membeli produk konsumtif, pikirkan dulu dengan matang-matang apakah memang dibutuhkan atau hanya keinginan impulsif semata. (Icha)

Nokia C1 Sasar Entry Level Dengan Dukungan Android Go!

0

Telko.id – Nokia C1 kali pertama diperkenalkan pada 2019, December 11. Perangkat bermesin ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 Pie (Go edition) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 1 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia C1. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 1 Plus).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Red) dan memiliki body berdimensi 147.6 x 71.4 x 8.7 mm (5.81 x 2.81 x 0.34 in) dengan berat 155 g (5.47 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia C1

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia C1 :

  • 5 MP, f/2.4, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur LED flash dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p@30fps.

Spesifikasi Nokia C1

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.3 GHz . Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 2500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.45″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 480×960 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia C1 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 21.1/5.76 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia C1 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands
Speed HSPA 21.1/5.76 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, December 11
Status Available. Released 2020, December 11
BODY
Dimensions 147.6 x 71.4 x 8.7 mm (5.81 x 2.81 x 0.34 in)
Weight 155 g (5.47 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Black, Red
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.45 inches, 76.7 cm2 (~72.7% screen-to-body ratio)
Resolution 480 x 960 pixels, 18:9 ratio (~197 ppi density)
Protection Yes
PLATFORM
OS Android 9.0 Pie (Go edition)
Chipset
CPU Quad-core 1.3 GHz
GPU
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 1 GB
Internal 16GB 1GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 5 MP, f/2.4, AF
Features LED flash
Video 720p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP
Features LED flash
Video 720p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors Accelerometer, proximity
Other
BATTERY
Type Li-Ion
Size 2500 mAh
Removable Li-Ion 2500 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Nokia 2.3 Mengusung Dual Camera 13 MP dan Android 9.0

0

Telko.id – Nokia 2.3 kali pertama diperkenalkan pada 2019, December 05. Perangkat bermesin MT6761 Helio A22 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 2.3. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 2.2).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Cyan Green, Sand, Charcoal) dan memiliki body berdimensi 157.7 x 75.4 x 8.7 mm (6.21 x 2.97 x 0.34 in) dengan berat 183 g (6.46 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia 2.3

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 2.3 :

  • 13 MP, f/2.2, 1/3.1″, 1.12µm, AF
    2 MP, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP, f/2.4 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Spesifikasi Nokia 2.3

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6761 Helio A22 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.2″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1520 pixels dan telah dilengkapi dengan Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 2.3 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 2.3 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (Dual SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100 – Global
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41 – Global
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, December 05
Status Available. Released 2019, December 19
BODY
Dimensions 157.7 x 75.4 x 8.7 mm (6.21 x 2.97 x 0.34 in)
Weight 183 g (6.46 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Cyan Green, Sand, Charcoal
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.2 inches, 95.9 cm2 (~80.7% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1520 pixels, 19:9 ratio (~271 ppi density)
Protection
Always-on display
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One
Chipset Mediatek MT6761 Helio A22 (12 nm)
CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU PowerVR GE8320
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 2 GB
Internal 32GB 2GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 13 MP, f/2.2, 1/3.1″, 1.12µm, AF
2 MP, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP, f/2.4
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Accelerometer, proximity
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Belanja Iklan Shopee dan Blibli di TV Bersaing Ketat!

0

Telko.id – Untuk menarik perhatian dan dapat meningkatkan jumlah transaksi, banyak platform eCommerce melakukan promosi melalui TV. Berdasarkan pengamatan dari Sigi Kaca Pariwara, Shopee dan Blibli Bersaing Ketat pada periode januari sampai November 2019. Seberapa besar yang dibelanjakan ke dua platform eCommerce tersebut?

Periode Januari – November 2019, Shopee bersaing ketat dengan Blibli dalam promosi iklan sektor e-commerce di televisi. Shopee berbelanja iklan televisi dengan total nilai Rp. 825,62 miliar menjadi urutan teratas dalam belanja iklan.

Posisi kedua, Blibli.com dengan jumlah belanja iklan mencapai Rp. 500 miliar. Untuk tema iklan, Shopee mengusung sejumlah tema seperti: Shopee X Gfriend, Shopee 11.11 Big Sale, Shopee 12.12 Birthday Sale, dan Shopee Liga 1 2019. Sedangkan, beberapa tema iklan Blibli di antaranya: Blibli Seru Ga Habis Habis, Blibli Hysteria Syok 11:11, Blibli 24 Jam Buat Kamu, dan Blibli Indonesia Open 2019.

Selain kedua nama tersebut, pada posisi ke-3 ada Traveloka dengan total belanja iklan Rp. 472,37 miliar. Posisi ke-4 adalah Misteraladin.com dengan total belanja iklan Rp. 429,63 miliar. Tempat ke-5 ditempati Tokopedia dengan jumlah belanja iklan Rp. 336,08 miliar.Secara keseluruhan industri e-commerce, periode Januari-November 2019, belanja iklan televisi sektor e-commerce tercatat mencapai Rp. 4,44 triliun. Angka ini ternyata turun sedikit 3,90% dibandingkan (year on year) periode sama 2018 yang mencapai Rp. 4,62 triliun. Dari sisi jumlah iklan televisi, periode tahun ini tercatat sebanyak 126.607 iklan atau turun 10,80% dibandingkan dengan periode Januari – November 2018.

Apabila membandingkan dengan belanja Iklan televisi industri ritel, periode Januari-November 2019 belanja iklan ritel tercatat mencapai Rp. 343,66 miliar. Angka ini merupakan penurunan tajam 33,59% dibandingkan periode sama 2018 yang tercatat Rp 517,50 miliar. Secara jumlah iklan, periode tahun ini tercatat 11.094 iklan atau turun 30,68% dari periode sama 2018 yang tercatat 16.004 iklan. (Icha)

 

 

Ancaman Finansial 2020: Fintech, Mobile Banking dan E-commerce

0

Telko.id  – Financial technology (Fintech), Mobile Banking dan eCommerce tahun 2020 harus lebih waspada lagi. Pasalnya, Kaspersky melihat bahwa pada tahun 2020 ketiga industri tersebut menjadi sasaran para penjahat siber. Pediksi tersebut diambil berdasarkan perkembangan lansekap ancaman di sektor keuangan atau finansial yang selalu dipantau oleh lembaga ini.

Tahun depan, para pelaku kejahatan siber yang bermotif finansial kemungkinan mulai menargetkan aplikasi investasi, sistem pemrosesan data keuangan online, dan mata uang kripto yang akan datang, bersama dengan menyediakan akses berbayar ke infrastruktur bank dan mengembangkan perpanjangan malware mobile banking baru berdasarkan kode sumber yang bocor.

Hal ini perlu diwaspadai karena ancaman siber finansial dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya, karena dampaknya biasanya mengakibatkan kerugian finansial langsung bagi para korban. Tahun 2019 telah menunjukkan beberapa perkembangan signifikan dalam industri dan juga bagaimana pelaku kejahatan siber finansial beroperasi. Peristiwa-peristiwa ini membuat para peneliti Kaspersky mengungkapkan beberapa prediksi penting mengenai potensi perkembangan lansekap ancaman finansial di tahun 2020.

Apa saja yang menjadi ancaman?

Fintech under attack– Aplikasi investasi seluler telah menjadi lebih populer di kalangan pengguna di seluruh dunia. Tren ini akan selalu dipantau oleh para aktor ancaman pada tahun 2020. Tidak semua aplikasi tersebut menggunakan praktik keamanan terbaik, seperti otentikasi multi-faktor atau perlindungan koneksi aplikasi, yang memungkinkan para pelaku kejahatan siber menemukan cara potensial untuk menargetkan pengguna aplikasi semacam itu.

Trojan mobile banking baru– Penelitian dan pemantauan Kaspersky terhadap forum underground menunjukkan bahwa kode sumber dari beberapa Trojan perbankan seluler populer telah bocor ke domain publik. Kasus serupa yang pernah terjadi sebelumnya tentang kebocoran kode sumber malware (mis. Zeus, SpyEye) menghasilkan peningkatan variasi baru pada Trojan ini. Di tahun 2020, pola ini mungkin dapat terulang.

Akses berbayar ke infrastruktur perbankan dan serangan ransomware terhadap bank– Pada tahun 2020, para ahli Kaspersky memprediksi peningkatan aktivitas kelompok-kelompok yang berspesialisasi dalam penjualan jaringan akses dari kriminal ke kriminal ke bank-bank di kawasan Afrika dan Asia, serta di Eropa Timur. Target utama mereka adalah bank kecil, serta organisasi keuangan yang baru-baru ini dibeli oleh pemain besar, dan membangun kembali sistem keamanan siber mereka sesuai dengan standar perusahaan induknya.

Selain itu terdapat kemungkinan bahwa bank yang sama dapat menjadi korban serangan ransomware yang ditargetkan, karena bank merupakan salah satu organisasi dengan kecenderungan akan melakukan pembayaran tebusan dibandingkan harus menerima kehilangan data.

Magecarting 3.0– lebih banyak kelompok pelaku kejahatan dunia siber akan menargetkan sistem pemrosesan pembayaran online. Selama beberapa tahun terakhir, apa yang disebut JS-skimming (metode mencuri data kartu pembayaran dari toko online) telah mendapatkan popularitas luar biasa di kalangan pelaku kejahatan siber.

Saat ini, para peneliti Kaspersky menyadari setidaknya terdapat 10 aktor berbeda yang terlibat dalam jenis serangan ini. Para ahli juga percaya bahwa jumlah mereka akan terus bertambah selama tahun mendatang. Kemungkinan serangan paling berbahaya dapat terjadi pada perusahaan yang menjadikan e-commerce sebagai layanan, dan dapat membahayakan ribuan perusahaan lainnya.

“Tahun ini telah menjadi salah satu dari banyak perkembangan canggih. Seperti yang kami prediksi pada akhir 2018, kita dapat melihat kemunculan kelompok cybercriminal baru, seperti CopyPaste, serangan geografi baru oleh kelompok Silence, para pelaku kejahatan siber mengalihkan fokus mereka ke data yang dapat membantu menembus jalan pintas sistem anti-penipuan dalam serangannya. Data prilaku dan biometrik pun kini sedang dijual di pasar bawah tanah (underground),” ungkap Yuriy Namestnikov, seorang peneliti keamanan di Kaspersky.

Yuriy juga menyebutkan bahwa dia perkirakan serangan basis JS-skimmer akan meningkat dan mereka benar-benar aktif. Dengan tahun 2020 akan kita hadapi beberapa saat lagi, kami merekomendasikan tim keamanan di wilayah yang berpotensi terkena dampak industri keuangan untuk bersiap menghadapi tantangan baru. Tidak ada yang dapat menghindari potensi ancaman di masa depan, namun menjadi penting bagi kita untuk memiliki persiapan terbaik dalam menghadapinya.

Selain sektor keuangan, peneliti Kaspersky mengidentifikasi industri lain yang akan menghadapi tantangan keamanan terbaru di tahun mendatang seperti industri kesehatan. Industri ini disarankan untuk fokus dalam melindungi catatan dan perangkat medis yang terhubung, karena kini mereka akan menjadi target para pelaku ancaman.

Divisi keamanan perusahaan juga diingatkan oleh Kaspersky untuk harus lebih memperhatikan infrastruktur cloud dan juga mengatasi risiko yang semakin besar dari para tim internal saat mengakses jaringan. Akan ada kelompok kejahatan siber yang berspesialisasi dalam merekrut orang melalui berbagai teknik, termasuk pemerasan.

Demikian juga pada industry telekomunikasi dan industri lain yang menggunakan komunikasi seluler berjumlah banyak harus bersiap untuk mengelola dan mengatasi risiko yang akan datang. Dengan adopsi 5G lebih luas, yang diproyeksikan akan dimulai pada tahun 2020, kita harus lebih dapat membangun pertahanan lebih baik. (Icha)

 

 

 

Indonesia Bakal Jadi Negara Adidaya Smartphone Pada Tahun 2025?

0

Telko.id – Baru saja, Mobile Marketing Association (MMA), memaparkan laporan bertajuk Indonesia Mobile  Ecosystem Report 2019.  Laporan ini merupakan lanjutan kesuksesan dari peluncuran Mobile Ecosystem Report yang sebelumnya telah diluncurkan di Vietnam dan India.

Penggunaan layanan berbasis seluler dalam skala global semakin berkembang secara signifikan. Berdasarkan GSMA Intelligence, di akhir tahun 2018, lebih dari 5,1 miliar orang di seluruh dunia (hampir 67% dari populasi global) terkoneksi dengan telepon genggam dan diprediksi pada tahun 2025, 71% dari keseluruhan populasi akan terkoneksi dengan layanan seluler. Indonesia sendiri merupakan negara dengan 97% populasi atau sekitar 171 juta orang merupakan pengguna internet.

Laporan ini sendiri berisi tentang data primer dan sekunder yang bersumber dari anggota MMA dan beberapa mitra seperti Facebook, Google, Twitter, Gojek, GroupM, Nestle, Kompas Gramedia, Inmobi, AdColony, Havas Group, Mindshare, Euromonitor International, PubMatic, GlobalWebIndex, Hootsuite, Comscore, dan Telkomsel DigiAds. Laporan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman utama yang dapat membantu para pemasar untuk dapat menavigasikan ekosistem berbasis seluler di Indonesia.

Temuan utama dalam Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019:

Dominasi Ponsel Pintar – Indonesia akan menjadi negara adidaya ponsel pintar di tahun 2025 dengan 410 juta pengguna mengikuti China (1469 juta) dan India (983 juta) sebagai tiga besar pasar ponsel pintar secara global. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Global Web Index, hampir 97% pengguna internet di Indonesia menggunakan ponsel pintar untuk terhubung ke web.

Pergeseran Pemilihan Layar– Masyarakat Indonesia mulai beralih dari laptop ke ponsel di tahun 2014-2019. Mereka bahkan menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan ponsel dibandingkan dengan negara lain.

Kebangkitan Micro & Nano Influencer– Masyarakat Indonesia banyak menghabiskan waktunya untuk berinteraksi secara online di media sosial. 92% pengguna internet di Indonesia rata-rata menghabiskan 3 jam 26 menit per hari untuk mengakses media sosial. Banyak pertimbangan berbelanja dipengaruhi oleh media sosial, hal ini merupakan alasan pemasaran melalui influencer meningkat dan menjadi sebuah trend.

Konsumen Indonesia lebih memilih pelayanan dan pengalaman dibandingkan produk– Traveling merupakan sektor individual dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, bahkan menghabiskan sekitar 14% pengeluaran. Pelayanan dalam bidang kuliner merupakan sektor terbesar kedua dengan angka pengeluaran 19%. Menurut bank investasi JP Morgan, Indonesia adalah salah satu pasar perdagangan seluler paling cepat berkembang di dunia, dan bernilai $ 7,1 miliar.

Meningkatnya Iklan Programmatic Untuk meningkatkan efisiensi dan daya jangkau pemasaran, para pemasar meningkatkan adopsi periklanan yang dirancang secara khusus atau terprogram. Hal ini menjadikan pesan yang disampaikan para pemasar sampai ke target khalayak yang diinginkan, di waktu yang tepat dengan konteks yang sesuai, menggunakan pemahaman khalayak dan sarana teknologi.

Pengeluaran untuk periklanan digital tumbuh hingga 19% di tahun 2019, pertumbuhan ini relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan luar biasa hingga tiga digit beberapa tahun yang lalu. Pertumbuhan digital dipimpin oleh video (+33%) dan sosial (+27%)

Shanti Tolani, Country Manager, MMA Indonesia mengatakan “Sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan industri berbasis seluler tercepat, Indonesia menawarkan peluang besar bagi pemasar dalam memanfaatkan berbagai saluran dinamis untuk meraih khalayak yang luas. Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019 dapat membantu para pelaku di industri ini untuk membuka potensi seluler secara maksimal dan mempersiapkan diri untuk dunia berbasis seluler yang selalu berkembang.” (Icha)

 

 

LinkAja Kini Bisa Digunakan Bayar Langganan Gas

0

Telko.id – LinkAja terus agresif merambah ke masyarakat untuk mengoptimalkan jangkauan ke seluruh titik transaksi di berbagai sektor kehidupan, terutama berbagai kebutuhan esensial yang tak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Kali ini LinkAja mendukung Pertamina salah satu pemegang saham, LinkAja menghadirkan kemudahan transaksi elektronik dengan berbagai keuntungan tambahan untuk pembayaran bahan bakar.

Pertamina Gas atau Pertagas adalah salah satu layanan Pertamina yang dapat menggunakan fasilitas LinkAja dalam metode pembayaran elektroniknya khusus untuk Pertagas pascabayar. Kemudahan transaksi yang ditawarkan LinkAja diharapkan dapat meningkatkan digitalisasi transaksi dengan mengubah kebiasaan masyarakat yang menggunakan uang tunai menjadi uang elektronik.

Hingga saat ini, Pertagas sudah hadir di 15 kota, dengan 90,000 pengguna yang tersebar di area Bunyu, Prabumulih, Ogan Ilir, Subang, Cikarang, Lhoksukon, Jambi, Sengkang, Pekanbaru, Lhokseumawe, Sidoarjo, Balikpapan, Cilegon, Bekasi, dan Mojokerto. Sebagai alternatif pembayaran via loket, kini dengan layanan pembayaran via aplikasi LinkAja para pengguna Pertagas dapat dengan mudah mengakses pembayaran setiap saat hanya dengan sentuhan jari.

“Dengan kemudahan yang kami tawarkan, kami harap para pengguna Pertagas yang juga pengguna LinkAja dapat memanfaatkannya,” ujar Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja menjelaskan dalam berita tertulis yang masuk ke redaksi Telko.id.

Pembayaran Pertagas Postpaid dapat dilakukan dengan mudah dengan tahap-tahap di bawah ini:

  1. Buka aplikasi LinkAja
  2. Pilih menu GAS
  3. Klik Pertagas Postpaid
  4. Masukan ID pelanggan Pertagas Postpaid
  5. Konfirmasi pembayaran.
  6. Input PIN
  7. Transaksi sukses dilakukan

Untuk setiap pembayaran melalui aplikasi LinkAja, pengguna akan mendapatkan promo cashback sebesar 10% dengan maksimum nominal sebesar Rp 10,000 selama bulan Desember 2019. Pembayaran dengan sistem prabayar (prepaid) dapat dinikmati pengguna mulai di awal tahun 2020. (Icha)

Ya Ampun, Mereka Rela Begadang Buat Belanja Online

0

Telko.id – Belanja online kini sudah menjadi tren di Indonesia. Adanya Hari Belanja Online, mulai dari 10.10, 11.11 sampai 12.12 kerap terjadi lonjakan yang menandakan banyak yang belanja dan itu terjadi disemua platform eCommerce. Termasuk juga Blibli.

Pada Harbolnas 12.12, Blibli mencatat berbagai fakta menarik. Apa saja?

Rela begadang demi belanja online

Pesta belanja akhir tahun sebelum berangkat berlibur tentunya tidak ingin dilewatkan oleh para pelanggan. Di Harbolnas 12.12 Blibli.com tahun ini, dalam waktu 15 menit pertama sejak dibuka, trafik pengunjung langsung meningkat 25% lebih besar dari pembukaan harbolnas tahun lalu.

Selain itu, di satu jam pertama sejak dibukanya Harbolnas 12.12, terdapat banyak pelanggan yang membeli produk otomotif terutama untuk unit motor dan mobil dibandingkan tahun lalu yang hanya fokus kepada aksesoris otomotif. Hal ini membuktikan tingkat kepercayaan pelanggan yang meningkat pesat untuk membeli mobil dan motor secara online. Selain itu, trafik pengunjung Bliblii.com mampu bertahan secara stabil dari tengah malam hingga pukul 7 pagi. Wah banyak yang begadang berburu barang nih kayaknya!

Happy tummy, happy family
Produk kebutuhan sehari-hari atau groceries yang disediakan Blibli.com melalui kategori Bliblimart masih menjadi urutan pertama yang paling dicari pelanggan di Harbolnas 12.12. Adapun produk groceries yang paling laku adalah produk makanan disusul oleh produk kebutuhan Ibu dan Anak seperti susu, produk perawatan mandi, dan juga perlengkapan bayi dan anak.

Bayar tagihan? Via online aja!
Produk utilities yang disediakan oleh Blibli.com seperti pulsa top-up PLN, pembayaran tagihan, dan pembelian pulsa, menjadi kategori kedua terlaris. Kategori selanjutnya yang paling diminati pelanggan adalah produk smartphone dan peralatan elektronik.

Tampil cantik 24 Jam
Siapa, sih yang tidak ingin tampil cantik? Kategori kesehatan dan kecantikan juga diincar oleh para pelanggan sejak dibukanya Harbolnas 12.12. Berdasarkan data Blibli.com, sejak pukul 06.00 WIB hari ini, dua produk yang paling dicari dari kategori kesehatan dan kecantikan adalah parfum dan pengeriting rambut.

Geoffrey L. Dermawan, Project Lead Blibli.com Histeria Syok! 2019 mengatakan, “Kami melihat minat dari pelanggan Blibli.com sejak dibukanya Harbolnas mulai dari 10.10, 11.11 dan juga 12.12 begitu tinggi. Respon pelanggan sangat positif khususnya untuk program-program promosi yang kami berikan. Tentunya hal ini semakin memberikan semangat bagi kami di Blibli.com untuk terus memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan terutama menjelang persiapan libur akhir tahun bagi seluruh pelanggan kami.”

Penawaran akhir tahun dari Blibli.com merupakan bagian dari Program Histeria Syok! yang akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini. Berbagai promo menarik yang telah berjalan mulai bulan Oktober lalu juga didukung dengan fitur-fitur terdepan seperti pembayaran aman, produk orisinal yang terjamin, jaminan 15 hari pengembalian produk sejak diterima, pengiriman cepat dan bebas ongkos kirim, serta layanan Customer Care 24 jam selama 7 hari non-stop. Layanan-layanan ini merupakan bagian dari komitmen Blibli.com untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan.

Kesuksesan Blibli di Harbolnas 12.12 ini tidak lepas dari program Pesta Belanja Histeria Syok! Yang akan terus berlangsung di penghujung tahun ini. Adapun ragam promo yang ditawarkan termasuk ekstra diskon hingga 12 juta, program tebus murah melalui game CAPIT (Cara Belanja Paling Irit), rangkaian flash sale, brand deals, dan penawaran spesial akhir tahun seperti Year End Warehouse Sale dan Season of Joy.

Lalu juga didukung dengan fitur-fitur terdepan seperti pembayaran aman, produk orisinal yang terjamin, jaminan 15 hari pengembalian produk sejak diterima, pengiriman cepat dan bebas ongkos kirim, serta layanan Customer Care 24 jam selama 7 hari non-stop. Layanan-layanan ini merupakan bagian dari komitmen Blibli.com untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan. (Icha)

MASTEL Bangun platform Digital Academy Bersama Zettagrid Indonesia

0

Telko.id – Bangun ekosistem digital memang tidak bisa sendirian. Harus banyak pihak yang ‘keroyokan’ untuk membangunnya. Apalagi untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan inovatif dalam menyongsong era industri 4.0 dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.  Itu sebabnya, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) akan membangunplatform Digital Academy Bersama Zettagrid Indonesia.

Platform ini disediakanuntuk seluruh masyarakat yang berminat meningkatkan kompetensi di bidang Digital Skill & Knowledge. Platform e-learning yang dikembangkan di-adopt dan di-adapt dari paket-paket program Digital Talent Scholarshipdari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Reza Alvin, Country Manager Zettagrid Indonesia mengatakan, “Zettagrid Indonesia berkomitmen untuk selalu menjadi yang terdepan dalam memberikan solusi IT bagi masyarakat Indonesia dengan menyediakan infrastruktur IT yaitu Cloud. Kali ini kami sedang mendukung program pembinaan SDM Digitaldari MASTELDigital Academy (MDA).”

“Infrastruktur IT Cloud dari Zettagrid akan membantu MASTEL dalam membangun dan menempatkan platform Digital Academy yang nantinya akan digunakan masyarakat Indonesia untuk mengikuti e-learningplatform tersebut,” jelas Reza.

“Melalui kerjasama ini, MASTEL ingin turut serta meningkatkan kompetensi SDM Digital Indonesia agar lebih siap menyambut era Industri 4.0. Dengan SDM Digital yang mencukupi jumlah dan kompetensinya, untuk semua sektor ekonomi dan sosial, MASTEL berkeyakinan bahwa bonus demografi akan dapat terjadi,” ungkap Arki Rifazka, Direktur Eksekutif MASTEL.

Zettagrid sendiri rencananya akan memberikan dukungan infrastruktur cloud yang tentu sangat mendukung operasional platform digital academy yang sedang MASTEL kembangkan.

Manfaat Platform Digital Academy

Platform e-learning dan sertifikasi Digital Academy disediakan untuk seluruh masyarakat Indonesia dan memfasilitasi pemagangan bagi lulusan Program Digital Talent Scholarshipyang diselenggarakan Kementerian Kominfo RI.

Melalui e-learning dalam platform https://digitalacademy.id/  ini, para peserta program akan mendapat kesempatan untuk mempelajari modul-modul seperti Internet of Things, Big Data, Cloud Computing, Artificial Intellegence, Mobility, Virtualdan Augmented Reality, sistem sensor dan otomasi, serta Virtual Branding.

Selain itu, platform ini akan menjadi penghubung bagi para lulusan Program Digital Talent Scholarship dari Kemkominfo dan lulusan digitalacademy.id MASTEL untuk mendapat peluang magang ataupun recruitment di perusahaan-perusahaan anggota MASTEL dan mitra-mitra lain. (Icha)

 

Indosat Ooredoo Optimis Tutup 2019 Kinerja Positif

0

Telko.id – Indosat Ooredoo optimis tutup 2019 dengan kinerja positif. Optimisme ini disampaikan oleh Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo pada media update di Solo, Rabu 11/12/2019.

Optimisme tersebut berdasarkan trend revenue Indosat dari kuartal 1 sampai ketiga tahun 2019 yang terus tumbuh. Ahmad menyebutkan pertumbuhan Indosat mencapai 14.5%. Di mana, pada kuartal satu, Indosat meraup revenue 4,858 miliar rupiah, lalu meningkat lagi di kuartal dua menjadi 5,103 miliar rupiah dan pada kuartal ketiga 5,123 miliar.

Dari sisi jumlah pelanggan terjadi peningkatan dari Q1 terdapat 53 juta pelanggan, naik menjadi 57 juta pelanggan di Q2 dan Q3 mencapai 59 juta. “Memang tidak terlalu besar peningkatannya, tetapi itu membuktikan apa yang kami lakukan sudah benar,” ungkap Ahmad.

Di mana tahun 2019, Indosat memang melakukan pembangunan BTS 4G yang sangat agresif. Pada Q1, Indosat membangun 4,965 BTS, lalu pada Q2 membangun 2,859 BTS dan kuartal tiga membangun 4,443 BTS.

Pertumbuhan yang dialami oleh Indosat ini, menurut Ahmad merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan pemain telko lainnya di Indonesia.

Padahal, kuartal dua tahun 2018 lalu, terjadi penurunan revenue yang sangat dalam. Dari Rp.4,417 miliar di Q1 langsung terjun bebas ke angka Rp.4,228 miliar.

Memang hal itu tidak terjadi sendirian. Operator lain pun mengalaminya. Terbukti dari jumlah pelanggan secara industri telekomunikasi Indonesia anjlok, berkurang 94.5 juta pelanggan. Yang menyebabkan, revenue industri pun menurun dari Rp.157 triliun menjadi Rp.148 Triliun.

Lalu, bagaimana Indosat ‘menatap’ 2020 mendatang? Indosat sudah memiliki rencana strategis yang dibangun sejak tahun lalu. Di mana, operator ini memiliki komitmen untuk menyiapkan dana Capex selama tiga tahun sebesar USD 2 miliar atau sekitar Rp. 30 Triliun selama 2019-2021.

Dana tersebut, menurut Ahmad, dari dana yang direncanakan akan dipakai selama tahun 2019 ini sebesar Rp.10.7 Triliun. “Sampai September kemarin, sudah terpakai sebesar Rp8.7 Triliun”, ungkap Ahmad.

Ahmad juga mengungkapkan bahwa semua project yang dikerjakan oleh Indosat dalam hal jaringan akan selesai pada tanggal 15 Desember 2019.

Tahun depan, untuk ke konsumen, Indosat akan terus fokus memberikan nilai lebih dalam produk yang akan diluncurkan agar dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Indosat pun menyakinkan bahwa kerjasama B2B akan menjadi mesin pertumbuhan lain sehingga mendorong Indosat akan lebih gesit ketimbang menjadi kompetisi.

Dari sisi jaringan, Indosat akan melanjutkan pembangunan jaringan seluler yang berkualitas untuk mencapai level video mobile network yang mumpuni yang diyakini akan menjadi poin penting dalam kompetisi di tahun 2020 mendatang. Selain itu, Ahmad menjelaskan akan meningkatkan efisiensi opex dan capex. (Icha)