spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 807

HUT DKI, UMKM Jualan Produk Betawi Di Tokopedia Laku!

0

Telko.id – HUT DKI ke-494 ternyata membuat beberapa UMKM meraup untung. Hal ini dilihat dari trafik di Tokopedia yang dibungkus dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia awal Mei 2021 lalu. Baik transaksi makanan dan minuman meningkat lebih dari 2x lipat, sedangkan fashion lebih dari 6x lipat.

“Memperingati HUT ke-494 DKI Jakarta, Tokopedia mencatat asinan sayur Betawi, bumbu soto Betawi dan celana batik harian Betawi menjadi produk khas Betawi yang paling dicari masyarakat selama 2020,” jelas External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.

Tokopedia pun membagikan dua kisah inspiratif UMKM asal Jakarta yang mempertahankan budaya Betawi lewat bisnis daring dan produknya.

Salah satu yang mengangkat motif khas Betawi sebagai produk andalan adalah Caramia-Tioria by Caramia. Berbekal pendidikan desain dan fesyen di Amerika, Thekla Odelia Caramia kembali ke Indonesia untuk mendirikan usaha Tioria by Caramia pada 2017. Ia fokus menghasilkan beragam produk fesyen dengan tema kekayaan budaya Indonesia, termasuk budaya Betawi.

Caramia menciptakan produk sesuai dengan tren fesyen saat ini, seperti baju tidur, scarf, tote bag hingga masker. “Semua produk kami desain sendiri dengan mengangkat tema budaya yang unik, mulai dari moda transportasi, tempat wisata hingga ondel-ondel sebagai ikon Jakarta. Warna-warna cerah pun selalu kami gunakan sebagai ciri khas produk kami,” jelasnya.

Demi meningkatkan penjualan, Caramia pun memanfaatkan platform digital seperti Tokopedia. “Kini sekitar 60% penjualan berasal dari Tokopedia dan penjualan kami pun meningkat 3x lipat dalam masa pandemi,” ujarnya. Ia menambahkan, “Semoga melalui usaha saya ini semakin banyak anak muda yang bangga menggunakan produk lokal, sekaligus turut melestarikan budaya khas Betawi agar tidak punah.”

Sedangkan Ukrumah-CariSouvenir, turut jaga budaya Betawi dengan ciptakan kerajinan tangan Ondel-Ondel. Ia percaya bahwa kerajinan tangan khas Indonesia bisa menjadi penghasilan dan menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat. Ini menjadi inspirasi di balik berdirinya CariSouvenir pada 2014 yang menggandeng pengrajin lokal dari berbagai wilayah di Jawa, termasuk dari Yogyakarta, Pekalongan, Jepara hingga Bali.

“Melalui CariSouvenir, kami memproduksi sendiri berbagai produk suvenir termasuk ondel-ondel, mulai dalam varian boneka kayu, magnet kulkas, gantungan kunci hingga alat musik Karimba. Bahan kayu dan cat yang kami gunakan pun legal dan ramah lingkungan,” katanya.

Selain melakukan inovasi produk secara berkala, Ukrumah juga memanfaatkan platform digital seperti Tokopedia untuk memasarkan produknya. “Lewat Tokopedia, CariSouvenir bisa dikenal lebih banyak masyarakat, termasuk dari Yogyakarta, Jawa Timur, Batam, Aceh, Balikpapan, Bali hingga Gorontalo. Ini tentunya berdampak pada omzet kami yang mencapai Rp60 juta,” terangnya. (Icha)

Xiaomi Mi Watch Revolve Active

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Mi Watch Revolve Active bertumpu pada , GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, June 22 ini dibekali sistem operasi Proprietary OS dan layar berukuran 1.39″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Mi Watch Revolve Active. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Navy Blue, Beige) dan memiliki body berdimensi 53.4 x 45.9 x 11.8 mm (2.10 x 1.81 x 0.46 in) dengan berat 32 g (1.13 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic frame, plastic back, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support No.

Spesifikasi Xiaomi Mi Watch Revolve Active

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset yang ditopang Central Processing Unit atau CPU dan prosesor grafis / GPU . Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas No card slot dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 420 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 1.39″ Inch dengan jenis AMOLED. Resolusi layarnya 454×454 pixels dan telah dilengkapi dengan ,Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Mi Watch Revolve Active sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi No cellular connectivity yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal No. Selain itu ada juga konektifitas USB No, GPS(Yes, GLONASS, GALILEO, BDS), No, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, heart rate, SpO2, gyro, barometer, compass, .

Kamera Xiaomi Mi Watch Revolve Active

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Mi Watch Revolve Active :

  • No.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal . Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Dibalik Hingar Bingar Layanan 5G Indonesia, Kapan Optimal?

0

Telko.id – Layanan 5G baru bisa dirasakan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Setidaknya yang bisa merasakan adalah para pelanggan Telkomsel. Itu pun hanya bagian kecil saja karena memang jaringan 5G yang digelar oleh operator ini juga belum luas.

Lalu, disusul oleh Pelanggan Indosat Ooredoo. Soalnya, operator ini baru saja mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi atau SKLO untuk komersialisasi layanan 5G ini dan meresmikan layanan nya di 5 kota.

Alokasi dari masing-masing operator pun masih sangat jauh dari optimal bagi layanan 5G ini. Pasalnya, untuk memberikan layanan 5G ini, setidak nya operator memiliki 100 Mhz difrekuensi yang digunakannya. Sedangkan saat ini, Telkomsel yang menggunakan frekuensi teknologi 5G ini menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk data plane dan pita frekuensi radio 1800 MHz untuk control plane.

Operator ini sendiri memiliki frekuensi 2300 Mhz atau 2,3 GHz sebanyak 20 MHz dari hasil lelang beberapa waktu lalu sehingga secara totoal Telkomsel memiliki alokasi sebesar 50 MHz. Lalu untuk frekuensi 1800 Mhz, operator ini memiliki pita sebesar 22,5 MHz.

Sedangkan indosat Ooredoo menggunakan pita frekuensi 1800 MHz atau 1,8 GHz dengan lebar pita 20 MHz dalam rentang 1837,5 MHz sampai 1857,5 MHz.

Dengan penggunaan lebar pita yang tidak besar itu, layanan 5G belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Namun, masalah frekuensi ini, pemerintah memiliki solusi dengan membagi alokasi frekuensi untuk jaringan telekomunikasi seluler 5G ke dalam tiga lapisan (layer) telekomunikasi, yaitu Low BandMiddle Band, dan High Band.  Pembagian itu dilakukan untuk pemerataan dan efisiensi layanan.

“Ketiga layer ini berada di frekuensi yang berbeda. Untuk pita bawah (Low Band), frekuensinya di bawah 1 Ghz, cocok untuk pemerataan coverage karena sangat efisien, jangkauan sangat luas dan untuk perkotaan sangat bermanfaat untuk interpenetration,” jelas Adis Alifiawan, Koordinator Penataan Alokasi Spektrum Dinas Tetap dan Bergerak Darat Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo dalam sebauh diskusi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pita frekuensi di bawah 1 Ghz juga bisa menjadi solusi apabila sinyal kurang bagus ketika masayarakat masuk ke suatu area publik atau gedung. Kemudian, pada layer kedua (Middle Band) berada diantara frekuensi 1 sampai 6 GHz. 

Sedangkan di pita atas (High Band) berada di frekuensi 2,6 Ghz dan 2,8 Ghz. Adis menjelaskan, dibandingkan dua layer yang lain, pita atas frekuensi memiliki beberapa keunggulan seperti jaringan telekomunikasi 5G bisa lebih responsif latensinya 1 milimeter per second dengan pick data rate mencapai 20 Gbps.

Dari semua operator yang ada di Indonesia, memang Telkomsel yang memiliki paling banyak spektrumnya dengan 155 MHz. Yang terdiri dari 30 Mhz pada frekuensi 990 MHz, 45 Mhz pada frekuensi 1,8 Ghz, 30 Mhz pada frekuensi 2,1 Ghz dan 30 Mhz ditambah lagi 20 Mhz hasil lelang terbaru pada frekuensi 2,3 GHz.

Diikuti oleh Indosat yang memiliki total 95 MHz dengan rincian 25 MHz pada frekuensi 900 Mhz, 40 Mhz pada frekuensi 1,8 GHz dan 30 Mhz pada frekuensi 2,1 GHz.

Sedangkan XL Axiata memiliki total spektrum 90MHz . Dengan rincian 15 MHz pada frekuensi 900 Mhz, 45 Mhz pada frekuensi 1,8 GHz dan 30 Mhz pada frekuensi 2,1 GHz.

3 Indonesia hanya memiliki 50 Mhz, dengan rincian 20 MHz pada frekuensi 1,8 GHz dan 30 Mhz pada frekuensi 2,1 GHz. Selanjutnya Smartfren memiliki spectrum 62 MHz. Dengan rincian 22 MHz pada frekuensi 850 Mhz dan 30 Mhz ditambah 20 Mhz pada frekuensi 2,3 GHz. Dan yang paling sedikit memiliki spectrum adalah Net-1 yang hanya memiliki 15 Mhz pada 450 MHz.

Dengan komposisi yang ada, Telkomsel saja belum bisa menyediakan 100 Mhz sebagai syarat agar layanan 5G optimal. Apalahi operator lain yang memiliki lebih sedikit spectrum nya.

Belum lagi syarat utama untuk bisa menjalankan layanan 5G ini adalah fiber optic. Dari sekian banyak operator yang ada di Indonesia hanya Group Telkom melalui Indi Home yang notabene ‘satu keluarga’ dengan Telkomsel yang memiliki jaringan fiber optic terpanjang. Hingga 100 ribu km, sementara Moratel baru 30.000 km.

Itu sebabnya, salah satu cara Smartfren untuk memperkuat kemampuannya untuk mempersiapkan layanan 5G adalah dengan membeli lebih dari 20% saham Moratel.

Penataan frekuensi untuk 5G ini pun masih dalam proses. Apakah untuk refarming atau framing. Masih belum ada kejelasaan dari pemerintah. Setidaknya, pemerintah akan menyelesaikan frekuensi untuk 5G ini adalah 1 sampai dua tahun lagi.

Yang saat ini masih kosong dan belum digunakan adalah pada frekuensi 2,8 GHz dan 2,9 Ghz. Namun, untuk lelang frekuensi ini pun masih belum ditentukan oleh pemerintah. Sayangnya, dengan semakin tinggi frekuensi maka penempatan BTS pun harus semakin pendek jarak nya. Hanya sekitar 200 m saja jarak nya. Tentu ini akan sangat tidak efektif jika ingin menerapkan layanan 5G seperti Automation car atau mobil tanpa pengemudi.

Dan berapa lebar para operator ini akan mendapatkan frekuensi yang kosong itu. Kalau dibagi rata atau setiap operator kebagian, tentu lebar pita yang dibutuhkan untuk 5G pun tidak akan cukup.

Nah, dengan kondisi yang ada, agar layanan 5G dapat optimal atau ideal di Indonesia, perlu ada nya kerjasama, kolaborasi, konsolidasi atau apa pun itu. Seperti yang sudah termaktub dalam UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Di mana para penyelenggara telekomunikasi untuk melakukan kerja sama penggunaan spektrum frekuensi radio untuk penerapan teknologi baru.

Lalu diperkuat lagi dengan ada nya Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

Sayang, para operator seluler masih ragu untuk melakukan kolaborasi. Pasalnya, dalam kerja sama yang dimaksud dalam peraturan yang ada masih belum terlalu jelas. Apakah kalau merger atau akuisisi frekuensi dijamin tidak perlu dikembalikan ke pemerintah, atau bagaimana?

Maklum saja, operator sempat trauma, terutama XL yang beberapa waktu lalu berhasil mengakuisisi Axis yang berbuntut adanya kerugian besar. Pasalnya, tidak ada informasi sebelumnya jika operator itu harus mengembalikan 10 MHz di spektrum 2100 MHz kepada pemerintah, yang lalu menjualnya ke operator lain.

Jadi, saat ini, walaupun aturan nya sudah ada, operator tetap saja masih belum berani untuk melakukan kolaborasi atau kerjasama. Semoga, persoalan ini cepat ada kejelasan ke depannya sehingga layanan 5G bisa sempurna dirasakan oleh masyarakat Indonesia. (Icha)

Proyek Satelit SATRIA Jadi Program Strategis HSBC

0

Telko.id – Proyek Satelit SATRIA atau Satelit Republik Indonesia adalah salah satu cara pemerintah untuk memenuhi kebutuhan konektivitas digita di Indonesia. HSBC sebagai bagian pun menjadikan proyek ini sebagai program strategis nya.

Hal ini diungkapkan oleh Riko Tasmaya. Managing Director and Head of Global Banking HSBC. “Proyek Satelit SATRIA ini menjadi salah satu program strategis HSBC karena secara global pun kami fokus pada infrastruktur. Apalagi ini proyek yang memiliki dampak yang luar biasa bagi Indonesia dan juga memiliki sosial financing,” ungkap nya menjelaskan.

François de Maricourt, President Director PT Bank HSBC Indonesia menjelaskan, “Permintaan terhadap integrasi data akan terus meningkat selama pandemi dan kedepannya. Untuk itu, melalui dukungan jaringan global serta keahlian HSBC dalam strukturisasi pembiayaan, kami berkomitmen untuk membantu membuka akses bagi sekolah, fasilitas publik serta masyarakat di daerah tertinggal untuk bisa terhubung dan tumbuh, khususnya melalui SATRIA, yang kami yakini akan berperan penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Dalam proyek satelit SATRIA ini merupakan satelit multifungsi nasional pertama yang diselenggarakan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).  Dan, HSBC memanfaatkan jaringan globalnya dalam menghadirkan solusi perbankan yang terintegrasi untuk mendukung kesuksesan proyek satelit SATRIA, termasuk advisory, arranging, hedging, trade finance, dan layanan account & agency.

Sebagai satu-satunya Financial Advisor dan Sole Social Structuring Bank untuk proyek SATRIA, HSBC memimpin strukturisasi pembiayaan multi-tranche yang terdiri dari kredit dengan jaminan BPIfrance yang dibiayai oleh HSBC, Santander dan Korea Development Bank, serta kredit komersial tanpa jaminan yang dibiayai oleh Asian Infrastructure Investment Bank dan Korea Development Bank.

Adapun capital expenditure proyek ini sebesar USD 545 juta atau setara dengan Rp 7,68 triliun, yang terdiri dari porsi ekuitas sebesar USD 114 juta atau setara Rp1,61 triliun dan porsi pinjaman sebesar USD 431 juta atau sekitar Rp 6,07 triliun.

Pinjaman ini didanai oleh sindikasi BPI France dan didukung oleh Banco Santander, HSBC Continental Europe, dan The Korea Development Bank (KDB). Porsi pinjaman komersial didanai oleh KDB dan bersama dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Melalui proses tender yang sangat kompetitif, Konsorsium Pasifik Satelit Nusantara (PSN) telah ditunjuk untuk membangun, memiliki, dan mengoperasikan satelit broadband dalam proyek satelit SATRIA.

“Di era digital saat ini, penguatan dan perluasan konektivitas digital akan sangat meningkatkan akses  pendidikan serta pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus menurunkan tingkat kesenjangan ekonomi dan infrastruktur, yang menjadi bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia.

Dengan adanya proyek SATRIA, kami berharap PSN dapat membantu ribuan sekolah serta fasilitas pelayanan publik, juga membuka akses internet yang setara bagi jutaan masyarakat dari Sabang hingga Merauke,” jelas Adi Rahman Adiwoso, President Director, PT Pasifik Satelit Nusantara.

Rencananya proyek Satelit SATRIA ini nantinya akan digunakan oleh pemerintah melalui BAKTI Kominfo untuk memberikan fasilitas internet pada 150.000 titik layanan publik tersebut terdiri dari 3.700 fasilitas kesehatan, 93.900 sekolah/pesantren, 47.900 kantor desa/kelurahan, dan 4.500 titik layanan publik lainnya.

Total keseluruhan dari kapasitas transmisi satelit sebesar 150 Gbps, maka setiap titik akan mendapatkan kapasitas dengan kecepatan sebesar 1 Mbp.

Satelit Satria-1 ini berjenis High Throughput Satellite (HTS) akan diproduksi perancang dan pabrikan asal Prancis, Thales Alenia Space. Adapun, peluncurannya, satelit Satria-1 akan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX diterbangkan di Cape Canaveral, Florida, AS, pada 2023 mendatang. (Icha)

5G Indosat Ooredoo Hadir Di 5 Kota, Di mana Saja?

0

Telko.id – 5G Indosat Ooredoo baru saja digelar secara resmi. Peresmiannya sendiri berlangsung di kota Solo, Jawa Tengah. Berbarengan juga dengan 4 kota lain yang sudah bisa merasakan layanan berteknologi terkini ini yakni Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.

Sayang, pihak operator ini tidak merinci titik-titik mana saja yang sudah bisa merasakan 5G indosat Ooredoo ini. Hanya saja, operator ini menyebutkan bahwa layanan 5G nya itu mencakup wilayah yang dekat dengan pemerintahan. Selain gedung pemerintah, ada juga pusat-pusat keramaian lain yang berdekatan.

Selain itu, 5G Indosat Ooredoo juga akan digunakan pada daerah tertentu, terutama untuk manufaktur. “Kita akan menerapkan isolated area. Di mana manufaktur yang sudah bekerja sama dengan Indosat yang akan lebih dahulu merasakan layanan 5G,” ungkap Shatya Framudia, SVP-Head of Business Planning dalam acara peresmian 5G Indosat Ooredo di Solo yang disiarkan juga melalui virtual pada Selasa (22/06/2021).

Wajar saja sih, 5G Indosat Ooredoo ini belum luas jangkauannya. Pasalnya, pada tahap awal ini, dengan menggunakan frekuensi 1800 Mhz, hanya dalam rentang 20 Mhz saja yang digunakan. Dalam perencanaannya, layanan 5G ini akan diberikan

Yang pastinya, masih jauh dari sempurna karena layanan 5G ini menjanjikan kecepatan 1Ghz dengan latensi yang rendah itu kalau menggunakan rentang sampai 100 Mhz.

Hanya saja, menurut Shatya Framudia, SVP-Head of Business Planning, rentang 20 Mhz yang digunakan itu cukup. Toh, pada tahap awal ini hanya sebagai perangsang saja agar ekosistem 5G bisa terbentuk. “Nanti dengan berjalan nya waktu dan ekosistem nya sudah terbentuk, kami juga akan menambah lagi,” ungkap Shatya dalam acara peresmian 5G Indosat Ooredo di Solo yang disiarkan juga melalui virtual pada Selasa (22/06/2021).

Sambil ekosistem terbentuk, operator ini juga menunggu ketersediaan spektrum. Yang menurut Shatya hal ini baru akan tersedia 1 – 2 tahun mendatang, sesuai dengan yang direncanakan oleh pemerintah.

Dalam menghadirkan kekuatan layanan 5G kepada masyarakat Solo, Indosat Ooredoo berfokus untuk mengoptimalkan pengalaman 5G di tiga kasus penggunaan (use cases). Pertama, menghadirkan broadband seluler yang ditingkatkan untuk kualitas video nirkabel yang lebih baik, video game, dan aplikasi seluler intensif data lainnya.

Kedua, melanjutkan visi Kota Pintar & Industri 4.0 di Solo melalui penerapan teknologi pembelajaran mesin (Machine Learning) dan otomatisasi operasi. Ketiga, edutainment pintar yang menggabungkan kekuatan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Kota Solo ini juga dipilih karena merupakan bagian dari kemitraan baru dengan Pemerintah Kota Surakarta (“Solo”) untuk mendukung pemulihan ekonomi. Kemitraan juga mencakup kolaborasi di ranah pemberdayaan UMKM, pendidikan talenta digital, dan pengembangan kota pintar (smart city).

Untuk memberdayakan UMKM di Solo, Indosat Ooredoo telah mulai menjual Rasa Solo Hampers di aplikasi myIM3 dan akan melatih sepuluh ribu UMKM Solo untuk go digital. Perusahaan juga menyediakan layanan UCan untuk menawarkan pinjaman mikro kepada para pelaku UMKM ini demi membantu pendanaan pertumbuhan bisnis mereka.

Di ranah pendidikan talenta digital, Indosat Ooredoo akan memfasilitasi pelatihan dan pembinaan content creator bagi dua ribu anak muda dan komunitas gerakan muda di Kota Solo. Perusahaan juga akan memfasilitasi pelatihan Augmented Reality (AR) bagi 500 developer muda asal Solo.

Untuk memberdayakan Solo sebagai smart city berikutnya, perusahaan juga akan membangun pusat informasi pintar di Balai Kota yang menghubungkan pusat komando kota dengan lebih dari 2.700 RT untuk menghadirkan informasi yang real-time di seluruh kota.

Sampai akhir tahun, 5G Indosat Ooredoo direncanakan akan menambah 5 kota baru lagi. Sayang belum disampaikan di kota-kota mana saja. So kita tunggu saja kehadirannya. (Icha)

70Mai Dash Cam Pro Plus, Teman Canggih Anda Di Kendaraan

0

Telko.id – 70Mai Dash Cam Pro Plus, sebuah kamera mobil atau biasa disebut sebagai dashboard camera (dashcam) yang bukan hanya sekedar perangkat untuk mempercantik tampilan mobil saja.

Banyak sekali manfaat bagi pemilik mobil karena dapat merekam berbagai macam peristiwa yang sekiranya dapat merugikan pihak pemilik kendaraan seperti bukti kecelakaan lalu lintas, membantu menindak pelanggar lalu lintas, bukti asuransi, hingga mengawasi mobil.

Menyadari pentingnya dashcam ini, perusahan berbasis di Cina, 70mai yang juga merupakan ekosistem dari Mi yang fokus pada smart car elektronik, kembali merilis  perangkat Dashcam terbaru yaitu  70Mai Dash Cam Pro Plus. Di Indonesia device ini didistribusikaan oleh PT. Invens Sukses Indonesia.

Jerry Su, Regional Manager PT. Invens Sukses Indonesia mengatakan bahwa Dashcam ini dilengkapi dengan built-in LCD Display dan 5 MP Camera.

“Device ini memiliki kualitas yang tidak tanggung-tanggung dengan detailed-image yang cemerlang bahkan saat malam hari.  70Mai Dash Cam Pro Plus juga dilengkapi dengan fungsi Defog yang membantu pengendara mendapatkan gambar yang jelas dalam berbagai kondisi cuaca baik saat terjadi kabut atau salju, dan supernight vision meminimalkan kebisingan dalam gelap,” ungkap Jerry Su.

Selain itu  lanjut Jerry device ini juga memiliki wide viewing angle dari lensa 140 derajat yang memungkinkan pengendara bisa  menangkap kedua jalur jalan.

Kualitas Kamera Memuaskan 

Perangkat ini sangat mudah untuk diaplikasikan dan dengan adanya sensor Sony IMX355 yang sangat sensitive dapat menjamin detail yang sangat baik pada hasilnya. Kamera ini dapat menangkap video dengan resolusi 2592×1994 piksel pada 30 frame per detik.

70mai DVR dilengkapi dengan modul GPS sehingga dapat secara terus menerus menentukan koordinat dan kecepatan mobil dan melengkapi urutan video dengan informasi tersebut. Dashcam ini berfokus pada berbagai macam hal penting, salah satunya, dilengkapi dengan sensor kejut, mengenali potensi situasi darurat seperti akselerasi, pengereman hingga guncangan.

Selain dipergunakan untuk merekam video mengemudi, DVR juga dapat membantu pengemudi menghindari kesalahan  dan mencegah kecelakaan. Perangkat ini memiliki sistem peringatan tabrakan, yang memberi tahu pengendara jika berada sangat dekat dengan kendaraan di depannya, dan juga memperingatkan pengendara jika menginggalkan jalur yang seharusnya dilewati.

Selain hal tersebut, pengendara juga dapat melihat rekaman langsung diperangkat menggunakan layar LCD 2 inci. Penanyangan video juga tersedia melalui aplikasi seluler milik  70Mai.

Program ini menyediakan kemampuan konfigurasi DVR yang luas dan memungkinkan pengendara menyalin rekaman video untuk berbagi rekaman dengan peserta lain, pengemudi pun tidak perlu terlalu khawatir soal baterai karena  70 Mai Car Dash Camera Pro ini memiliki baterai mencapai 5000 mAh dengan maximal memory card capacity mencapai 128 GB.

Dengan beragam fitur canggih yang dimiliki, 70Mai Car Dash Pro Plus dibanderol dengan harga Rp. 1.299.000 dan dijual secara online di  e-commerce. (Icha)

Finders Book, Dokumentasi Apik Kekayaan Warna OPPO Find X3 Pro 5G

Telko.id –  Finders Book, dokumentasi apik yang khusus menarasikan beragam pengalaman inspiratif penuh warna dari para figur Finders, PhotoFinders, dan CineFinders. Peluncuran nya menjadi bagian dari peluncuran produk OPPO Find X3 Pro 5G yang memiliki fitur 1 Billion Colour yang diadakan pada 17-20 Juni 2021, berlokasi di Central Park Mall.

“Sejak OPPO Find X3 Pro 5G diluncurkan di Indonesia pada 3 Juni lalu, masyarakat telah menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Smartphone flagship terbaru OPPO ini adalah sebuah kombinasi desain futuristik menawan dengan fitur-fitur canggih mulai dari 1 Billion Colour Dual Primary Cameras, 1 Billion Colour Display, SuperVOOC 2.0 Flash Charging dengan baterai 4500mAh, dan tentunya prosesor Qualcomm® Snapdragon™ 888,” ungkap Patrick Owen, Chief Creative Officer OPPO Indonesia.

OPPO selalu mengutamakan customer experience yang memungkinkan pecinta smartphone dapat mengeksplorasi fitur-fitur secara komprehensif, seperti yang dihadirkan dalam OPPO Find X3 Pro 5G Exhibition.

Pengunjung dapat mengikuti kegiatan menarik seperti review smartphone serta membuktikan keunikan fitur Microlens. OPPO Find X3 Pro 5G adalah pionir dalam menghadirkan fitur kamera Microlens dengan kemampuan memperbesar tampilan 30 kali lipat dengan optical zoom dan 60 kali lipat hybrid zoom yang menghasilkan fotografi mikroskopis hingga melampaui fotografi makro. Dengan Microlens, OPPO Find X3 Pro 5G memungkinkan untuk menjelajahi dunia mikroskopis baru dan menampilkan detil luar biasa dibandingkan ratusan zoom.

Untuk menambah inspirasi saat mendalami kecanggihan fitur OPPO Find X3 Pro 5G, OPPO Indonesia juga meluncurkan Finders Book Issue #2 yaitu dokumentasi apik dari para Finders, PhotoFinders, dan CineFinders yang menerjemahkan konsep #AwakenColour dari OPPO Find X3 Pro 5G dalam bentuk kutipan dan foto-foto mengenai kekuatan warna di berbagai momen ataupun keindahan alam di sekeliling kita.

Figur-figur yang termasuk dalam publikasi ini adalah Finders: Andrian Ishak (Chef), Christopher Rungkat (Petenis profesional), Jessy Setiono (Pengacara dan Model), Syagini Ratna Wulan (Seniman), Valencia H. Tanoesoedibjo (Enterpreneur),  dan William Wongso (Pakar Kuliner). Lalu PhotoFinders yakni Agan Harahap, Davy Linggar, Martin Westlake dan Muhammad Fadli. Sedangkan CineFinders adalah Garin Nugroho, Jay Subiyakto, dan Riri Riza.

Patrick Owen menambahkan, “OPPO percaya bahwa warna bersifat personal, baik logika ataupun emosional. Warna mampu memberikan perspektif baru, petualangan lintas indera yang menakjubkan, hingga menghadirkan energi kreativitas tanpa batas. Kami sangat bangga dapat menggandeng figur-figur luar biasa yang menginspirasi melalui pernyataan mereka dalam mendefinisikan #AwakenColour di Finders Book Issue #2 dan menampilkan foto-foto yang mereka abadikan dengan OPPO Find X3 Pro 5G”.

Publikasi inspiratif ini dapat disimak di 191 toko offline termasuk OPPO Gallery, Erafone, dan toko-toko smartphone yang menjual OPPO mulai 19 Juni 2021.

Andrian Ishak, Chef dan Finders OPPO Indonesia, mengungkapkan, “Melalui Finders Book ini, saya ingin memperlihatkan bahwa warna memiliki peran penting dalam menggugah selera menikmati sebuah hidangan. Pada dasarnya, semua indera akan bereaksi untuk menciptakan keinginan mencicipi maha karya yang disajikan di depan mata”.

Adrian juga menyebutkan bahwa rasa yang terbentuk tidak hanya di lidah namun juga di mata. Aroma yang menyerbak diiringi warna yang kontras, lantang dan berani memanjakan indera penciuman dan penglihatan. Di saat warna terasa begitu nyata, ketika itulah hidangan dapat dinikmati sepenuhnya.

M. Fadli, Fotografer Dokumenter dan PhotoFinders OPPO Indonesia, mengatakan, “Sebagai seorang fotografer, sebuah momen penting tidak akan datang dua kali. Momen adalah sebuah perjalanan penuh warna, jika kita membuka mata dan perhatikan seksama akan selalu ada hal-hal yang diapresiasi dan dikenang.

Untuk mengabadikan momen ini dengan baik, dibutuhkan fokus dan presisi seperti yang dihadirkan OPPO Find X3 Pro 5G melalui Sony IMX 766 sensor, ICE 2.0 flash snapshot dengan pixel focus, dan fitur AI Color Master yang menghasilkan warna lebih kaya dan alami sehingga menjadikan setiap momen senyata aslinya setiap kali kita mengenangnya.” (Icha)

DANA Biller Subscription, Cara Mudah Disiplin Bayar Tagihan

0

Telko.id – DANA Biller Subscription adalah salah satu fitur andalannya DANA Biller. Dengan mengaktifkan DANA Biller Subscription, pengguna DANA – terutama kalangan millennial yang dikenal super sibuk dan produktif dengan berbagai aktivitas kerja dan sosialnya, dapat terhindar dari konsekuensi-konsekuensi yang membuat tidak nyaman akibat terlambat dalam membayar tagihan-tagihan pentingnya.

Melalui DANA Biller Subscription, pengguna DANA dapat mendaftarkan tagihan-tagihan atau pembayaran-pembayaran penting agar tidak lewat dari batas waktu pembayaran yang ditentukan.

Pembayaran-pembayaran penting seperti tagihan listrik, air, asuransi, telepon rumah ataupun telepon selular pascabayar, internet, kartu kredit, hingga cicilan, akan dilakukan secara otomatis sehingga pengguna dapat terbebas dari tunggakan kewajiban membayar tagihan.

Seperti fitur-fitur lain yang ada di dompet digital DANA, fitur DANA Biller Subscription juga menghadirkan kemudahan dan kepraktisan dalam penggunaannya. Pengguna cukup memilih fitur ‘Subscription’ di aplikasi DANA, ketuk ‘Buat Langganan Baru’, serta pilih layanan dan lengkapi informasinya. Untuk layanan pascabayar, pilih metode pembayaran ‘Auto Debit’, kemudian ketuk ‘Berlangganan’ dan selesai.

Rangga Wiseno, Senior VP of Products DANA mengatakan bahwa pengembangan fitur DANA Biller Subscription merupakan bagian dari misi yang sejak awal terus dilakukan oleh DANA, yaitu membangun inklusi keuangan melalui teknologi yang dikembangkan lewat aplikasi dompet digital DANA.

Selain untuk memudahkan ekosistem DANA dalam melakukan transaksi nontunai secara praktis, terlindungi dan aman di tengah produktivitas dan kebutuhan mereka yang tinggi dan beragam, fitur-fitur yang dikembangkan DANA, termasuk DANA Biller Subscription, adalah untuk membantu meningkatkan literasi keuangan penggunanya, terutama pengguna dari kalangan millennial atau pekerja pemula yang tingkat literasi keuangannya masih rendah.

Menurut riset Otoritas Jasa Keuangan, literasi keuangan usia 18-25 tahun baru mencapai 32,1 persen. Sementara, literasi keuangan untuk rentang usia 25-35 tahun mencapai 33,5 persen. Berkaca dari riset tersebut, DANA melihat bahwa dukungan berupa solusi yang lekat dengan gaya hidup mereka yang serba digital menjadi sangat dibutuhkan.

“Untuk itulah kami terus mengembangkan kapabilitas dompet digital DANA agar makin menjadi solusi yang efektif bagi penggunanya dalam mengelola transaksi keuangannya secara bijak, cerdas, disiplin, tertib dan punya visi ke depan,” ujar Rangga. 

Rangga menambahkan, dengan membantu penggunanya tertib dan disiplin dalam mengelola pembayaran tagihan-tagihan utamanya melalui fitur baru ini, DANA juga mendorong penggunanya dari kalangan millennial untuk bijak dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran.

DANA memudahkan mereka melakukan transaksi yang tercatat dan transparan, memampukan mereka untuk mengutamakan kebutuhan-kebutuhan primer, serta mempunyai semangat untuk mengembangkan penghasilannya untuk hal-hal yang positif seperti menabung dan berinvestasi. (Icha)

Dunia Games dan Nevertoolavish Gelar Kompetisi Desain Jersey

0

Telko.id – Dunia Games dan Nevertoolavish gelar kompetisi desain jersey. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan #BanggaBuatanIndonesia. Sekaligus mendukung talenta kreatif Tanah Air dan juga untuk memajukan UMKM lokal agar berdaya saing tinggi.

Sebagai informasi, Dunia Games adalah salah satu platform layanan digital Telkomsel yang hadir untuk mengakselerasikan ekosistem layanan digital secara inklusif dan berkelanjutan, tidak hanya memiliki komitmen untuk menjadi enabler dalam memajukan industri gaming dan esports Tanah Air.

Di luar itu, Telkomsel juga menjadikan Dunia Games sebagai platform yang mendukung gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia yang diwujudkan dengan menghadirkan sejumlah program melalui kolaborasi dengan dua studio seni anak bangsa, yakni Nevertoolavish dan Monstore.

“Di samping senantiasa menjadi wadah untuk para gamer dengan menciptakan berbagai macam kompetisi esports dan akses informasi, Dunia Games juga turut ambil bagian dalam mendorong gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia melalui program Gamer Meet Fashion Dunia Games x Nevertoolavish,” ungkap Nirwan Lesmana, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel menjelaskan.

Telkomsel memaknai upaya kolaboratif ini sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas produk dalam negeri seraya mendukung talenta kreatif di Indonesia untuk lebih berdaya saing tinggi.

Melalui program Gamer Meet Fashion Dunia Games x Nevertoolavish, Telkomsel bersama Nevertoolavish mengadakan kompetisi merancang desain jersey. Nevertoolavish merupakan sebuah studio kreatif yang menggeluti jasa modifikasi desain atau karya seni lukis untuk berbagai macam produk, mulai dari jaket, sepatu, tas, hingga kendaraan.

Tujuan diadakan program ini antara lain sebagai bentuk dukungan Telkomsel terhadap talenta kreatif lokal sekaligus memajukan UMKM Tanah Air sebagai penggerak roda ekonomi bangsa untuk mampu bersaing, baik di dalam negeri maupun ke kancah global.

Hadirnya program Gamer Meet Fashion Dunia Games x Nevertoolavish juga menjadi salah satu cara Telkomsel dalam melaksanakan nilai-nilai baru yang dicapai dalam usianya yang ke-26 tahun, yakni integrity, purposeful, empowering, dan exciting melalui bentuk integrasi produk-produk dan layanan berbasis digital yang lebih menyeluruh guna menjawab kebutuhan digital masyarakat yang semakin luas sekaligus menjawab tantangan industri yang makin kompleks.

Program Gamer Meet Fashion Dunia Games x Nevertoolavish rencananya akan digelar mulai 18 Juni 2021 sampai 31 Juli 2021 yang terbagi menjadi dua periode. Periode pertama, yakni 18 Juni – 18 Juli 2021 dimeriahkan dengan kompetisi design jersey DG Esports yang dapat diikuti, baik oleh seluruh pelanggan maupun non-pelanggan Telkomsel.

Periode kedua, akan berlangsung dari 21-31 Juli 2021 adalah program digital experience berupa AR Handpainting jaket & sepatu DG Esports yang dikemas dalam bentuk giveaway melalui media sosial Instagram Dunia Games & Nevertoolavish.

Para peserta yang mengukuti program ini berkesempatan untuk mendapatkan total hadiah sebesar Rp 35 juta untuk lima orang pemenang dalam kompetisi desain jersey, dan total hadiah Rp 6 juta untuk tiga orang pemenang giveaway bagi pelanggan yang mencoba pengalaman AR (augmented reality) di akun Instagram @duniagames.co.id, @Dg.esports, dan @nevertoolavish.

Di samping program Gamer Meet Fashion Dunia Games x Nevertoolavish, Telkomsel juga menjalin kolaborasi bersama studio seni brand Monstore dalam membuat official merchandise Dunia Games, seperti Hoodie, Tshirt, Totebag, Masker, Bucket Hat, dan Lanyard melalui program Telkomsel x Monstore. Untuk mendapatkan official merchandise Dunia Games, pelanggan bisa melakukan pemesanan mulai 18 Juni – 2 Juli 2021.

Sebagai platform one-stop-solution yang ditujukan untuk gamer Tanah Air, Untuk memberikan pengalaman ke tingkat yang lebih tinggi kepada pelanggan dan pengguna setia platform games ini, Telkomsel melakukan perubahan dengan menghadirkan pengalaman dan layanan yang lebih customer centric kepada pelanggan.

Perubahan ini, memberikan kemudahan kepada gamer untuk mengakses situs yang kini memiliki tampilan yang dapat memanjakan mata para pengguna, sehingga lebih nyaman dalam mencari apa yang dibutuhkan, seperti top up, mencari update berita, dan informasi seputar turnamen. Hadir pula kategorisasi menu yang dimaksudkan untuk mempermudah pengguna dalam mencari spesifik berita. Bagi mereka yang ingin membuat akun, kini dapat membuat akun hanya menggunakan akun media sosial.

“Industri kreatif dan game memiliki kaitan yang erat di era modern dan digital seperti saat ini, sehingga Telkomsel melalui Dunia Games berkomitmen untuk terus bergerak maju mengupayakan sejumlah pengembangan industri kreatif yang positif di berbagai inisiatifnya, seperti yang dilakukan dengan kedua program tadi,” ujar Nirwan.

Ke depan, akan ada lebih banyak inisiatif yang dilakukan Telkomsel melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan demi mengukuhkan posisi kami sebagai perusahaan digital terdepan. (Icha)

Telkomcel Luncurkan MyFood Bantu UMKM Timor-Leste Saat Pandemi

0

Telko.id – Telkomcel luncurkan MyFood, aplikasi yang memfasilitasi UMKM Timor-Leste. Terutama restoran-restoran kecil dan menengah di Dili untuk mengembangkan dan meningkatkan transaksi secara digitalnya. Layanan ini pun menjadi yang pertama di Timor-Leste.

Seperti juga di Indonesia dan negara lainnya, terkait dengan pandemi COVID-19, pemerintah Timor-Leste mengeluarkan putusan “State Emergency”, di mana semua kegiatan perekomian dan bisnis harus dilakukan dari rumah, sehingga pergerakan masyarakat menjadi sangat terbatas yang tentu saja sangat mempengaruhi sektor bisnis terutama Usaha Kecil dan Menengah.

Menanggapi situasi ini, Telkomcel sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi di Timor-Leste yang merupakan bagian dari Telkom Group berinisiatif mengeluarkan MyFood, aplikasi yang memfasilitasi restoran-restoran kecil dan menengah di Dili untuk mengembangkan dan meningkatkan transaksi secara digital pertama di Timor-Leste.

Telkomcel merupakan operator telekomunikasi anak perusahaan dari Telin, Telkom Group di Timor-Leste. Telkomcel melihat bahwa Timor-leste merupakan negara yang sudah semakin berkembang dan memiliki generasi milenial sangat aktif dalam memanfaatkan teknologi, sehingga MyFood bisa menjadi suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu menggerakkan roda perekonomian pada masa State Emergency.

“MyFood merupakan pengembangan fitur dari MyTimor khusus untuk membangun UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) terutama restoran yang ada di Timor-Leste di masa pandemi Covid19,” ungkap Yogi Rizkian Bahar, CEO Telkomcel.

Sebelumnya Telkomcel juga sudah menghadirkanMyTimor yang merupakan aplikasi motor dan taxi online untuk mengantar orang serta mengirimkan barang/ paket, yang pertama di Timor-Leste. Hal ini merupakan salah satu terobosan digitalisasi yang dihadirkan oleh Telkomcel sejak awal Desember 2020. Dengan adanya MyFood, maka aplikasi MyTimor ini tidak hanya mengirimkan barang, akan tetapi juga bisa mengantarkan makanan di depan pintu rumah pelanggan.

Sejak hadir, MyTimor mengalami pertumbuhan yang pesat untuk user, secara total mengalami pertumbuhan 80,3%. MyTimor bekerjasama dengan agen transportasi lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang ingin menjadi pengemudi (driver) motor dan taksi. Sampai saat ini rata-rata pertumbuhan jumlah pengemudi mencapai 17%.

MyTimor memiliki fitur MyFood yang memfasilitasi restoran-restoran di Dili untuk mengembangkan dan meningkatkan transaksi secara digital, serta memudahkan para pelanggan untuk melakukan pemesanan makanan dari mana pun dan kapan pun. MyFood telah merangkul lebih dari 80 restoran bersertifikasi di Timor-Leste, khususnya di Dili.

“Hadirnya MyFood merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial Telkomcel bagi masyarakat Timor-Leste, terutama untuk UMKM, karena data dan penelitian membuktikan bahwa pengembangan UMKM sebagai motor ekonomi rakyat akan dapat mendongkrak pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional,” tutup Yogi. (Icha)