spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 61

MDI Ventures dan Goers Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg

0

Telko.id – MDI Ventures, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di bidang venture capital, bersama platform ticketing Goers meluncurkan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Heritage for the Next Generation”.

Program ini berupa upaya pemugaran dan peningkatan fasilitas taman bermain di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih edukatif, interaktif, dan nyaman, khususnya bagi anak-anak. Opening ceremony program berlangsung pada 14-15 Desember 2025 di lokasi museum.

Direktur MDI Ventures Roby Roediyanto dalam sambutannya menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan kontribusi untuk menghadirkan ruang literasi yang positif dan kreatif dengan melibatkan masyarakat dalam pelestarian sejarah.

“Kami percaya bahwa pendidikan dan sejarah harus bisa diakses secara inklusif dan juga menyenangkan. Melalui program ini, MDI Ventures ingin berkontribusi pada ruang publik yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat daya tarik wisata agar tetap relevan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai salah satu destinasi sejarah utama di kawasan Malioboro, Museum Benteng Vredeburg mencatat lebih dari 450 ribu pengunjung pada periode Januari hingga November 2025.

Data museum menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung adalah keluarga dan anak-anak, dengan lebih dari 80 ribu pengunjung anak tercatat dalam periode yang sama. Angka ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan fasilitas yang tidak hanya edukatif dan menyenangkan, tetapi juga aman dan nyaman bagi pengunjung usia dini.

Kolaborasi MDI Ventures dan Goers dalam program CSR ini difokuskan pada peningkatan kualitas taman bermain yang ada. Target penyelesaian pemugaran fasilitas tersebut ditetapkan pada akhir April 2026.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan bermain yang lebih inklusif dan interaktif, yang mampu memperkaya pengalaman wisata keluarga sekaligus menjadi media pengenalan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda dengan cara yang lebih menarik.

Chief Operating Officer Goers Niki Tsuraya Yaumi menekankan pentingnya kualitas ruang fisik dalam mendukung pengalaman wisata. “Setiap hari kami membantu ribuan pengunjung mengakses pengalaman wisata dan edukasi melalui teknologi.

Hal tersebut membuat kami menyadari bahwa pengalaman terbaik tidak hanya bergantung pada digitalisasi, tetapi juga pada kualitas ruang fisik yang mereka kunjungi,” jelas Niki.

Lebih lanjut, Niki menyampaikan harapan dari program ini. “Kami ingin memastikan anak-anak bisa belajar di tempat yang menarik dan mendorong rasa ingin tahu mereka, kami juga berharap bahwa taman bermain ini dapat menjadi ruang yang menginspirasi sekaligus meningkatkan kenyamanan keluarga saat berkunjung.”

Goers sebagai platform ticketing dikenal dengan layanan digitalisasi pengelolaan tiket atraksi wisata, dan program ini menjadi momentum bagi Goers untuk berkontribusi langsung pada peningkatan daya tarik fisik destinasi wisata.

Rangkaian kegiatan pembukaan program “Heritage for the Next Generation” tidak hanya diisi oleh opening ceremony. Berbagai aktivitas lain turut memeriahkan, seperti workshop pengelolaan pengunjung anak dan keluarga, aktivasi publik di area taman bermain, pameran lukisan anak bertema “Aku dan Vredeburg”, serta pentas seni anak-anak.

Kegiatan-kegiatan ini melibatkan komunitas dan masyarakat sekitar, merefleksikan pendekatan kolaboratif dalam program ini.

Program CSR kolaborasi MDI Ventures dan Goers ini diharapkan dapat menjadi model implementasi nyata kerja sama antara sektor korporasi dan pengelola aset budaya pemerintah.

Tujuannya adalah menghadirkan ruang edukasi publik yang aman, nyaman, dan menyenangkan, khususnya bagi anak-anak.

Melalui pemugaran taman bermain ini, komitmen untuk memberikan pengalaman wisata terbaik bagi keluarga sekaligus memperkenalkan sejarah dan kebudayaan kepada generasi muda diwujudkan dalam bentuk aksi konkret.

Keberadaan Museum Benteng Vredeburg sebagai cagar budaya tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang hidup yang berinteraksi dengan masyarakat kontemporer.

Peningkatan fasilitas pendukung seperti taman bermain yang berkualitas diharapkan dapat menjembatani narasi sejarah dengan kebutuhan rekreasi keluarga masa kini, sehingga museum tetap relevan dan dikunjungi oleh berbagai kalangan.

Inisiatif dari MDI Ventures ini juga selaras dengan visi besar Telkom Group dalam mendukung ekosistem digital dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai bagian dari holding company BUMN telekomunikasi dan teknologi, kontribusi melalui program CSR berbasis pelestarian budaya dan pendidikan menunjukkan pendekatan holistic dalam membangun masa depan.

Program ini tidak hanya tentang renovasi fisik, tetapi juga investasi pada pendidikan dan pengalaman generasi penerus bangsa.

Dengan ditargetkan selesai pada April 2026, pemugaran taman bermain Museum Benteng Vredeburg akan menjadi perhatian bagi para pelaku pariwisata dan budaya di Yogyakarta.

Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan, memperpanjang durasi kunjungan keluarga, dan pada akhirnya berkontribusi pada pelestarian warisan sejarah melalui pendekatan yang lebih modern dan ramah anak. (Icha)

Telkom dan CCSI, Jajaki Bangun SKKL SUB-2 Gresik-Makassar-Takisung

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama strategis dengan PT Communication Cable Systems Indonesia (CCSI) untuk menjajaki pengembangan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2 ruas Gresik–Makassar–Takisung.

Inisiatif ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Network Telkom Nanang Hendarno dan President Director CCSI Peter Djatmiko di Jakarta, Senin (15/12).

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi investasi, mengoptimalkan pemanfaatan rute kabel laut milik Telkom, dan memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional.

Langkah ini sejalan dengan strategi transformasi jangka panjang TLKM 30 Telkom, yang berfokus pada akselerasi monetisasi aset strategis dan penciptaan nilai melalui kemitraan.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat fondasi konektivitas digital.

“Sinergi pembangunan SKKL SUB-2 bersama CCSI merupakan wujud komitmen Telkom dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional secara lebih efisien, agile, dan berkelanjutan,” ujar Nanang dalam pernyataannya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini dilandasi niat bersama untuk memenuhi kebutuhan pelanggan melalui penambahan kapasitas jaringan kabel laut yang andal.

“Sehingga dapat beroperasi secara optimal dalam jangka panjang serta mendukung pemerataan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” pungkasnya.

Content image for article: Telkom dan CCSI Sinergi Bangun SKKL SUB-2 Gresik-Makassar-Takisung

Dukungan untuk Infrastruktur Nasional

CCSI, sebagai produsen dan penyedia kabel serat optik darat dan laut, akan memanfaatkan kapabilitasnya untuk mendukung pengembangan infrastruktur konektivitas secara terintegrasi bersama Telkom.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penjajakan pembangunan SKKL SUB-2 dengan memanfaatkan rencana teknis dan perizinan yang ada.

President Director CCSI Peter Djatmiko menyatakan bahwa penandatanganan MoU menjadi langkah awal rencana pembangunan jaringan kabel laut yang menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan. Rencana ini akan melibatkan skema joint operation dan joint investment antara kedua entitas.

“Kami mengapresiasi kepercayaan Telkom untuk berkolaborasi dengan CCSI dalam inisiatif strategis ini,” kata Peter.

Ia berharap kerja sama ini tidak hanya mendorong efisiensi investasi dan operasional bagi kedua pihak, tetapi juga dapat mempercepat pembangunan infrastktur konektivitas digital nasional.

Pendekatan kolaboratif dinilai mampu memberikan manfaat lebih optimal dibandingkan pembangunan jaringan secara terpisah. Sebagai dasar pertukaran informasi dalam tahap penjajakan, Telkom dan CCSI telah lebih dulu menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 21 Maret 2025.

Mempercepat Pemerataan Konektivitas

Inisiatif pengembangan SKKL SUB-2 ini merupakan bagian dari upaya Telkom mempertegas perannya sebagai digital telco dengan kapabilitas layanan digital end-to-end.

Layanan tersebut mencakup Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services. Sinergi dengan mitra strategis seperti CCSI diharapkan dapat mendorong pengembangan infrastruktur digital yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi ekosistem nasional.

Penguatan konektivitas antar pulau, khususnya menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan, memiliki implikasi strategis bagi pertumbuhan ekonomi digital.

Infrastruktur yang andal menjadi tulang punggung untuk berbagai layanan digital, cloud computing, dan ekonomi data di kawasan timur Indonesia. Upaya ini juga selaras dengan inisiatif pemerintah untuk mempercepat peta jalan nasional IPv6 Enhanced yang membutuhkan fondasi jaringan yang kuat.

Ke depan, Telkom dan CCSI akan melanjutkan pembahasan teknis operasional dan komersial secara lebih mendalam untuk merealisasikan potensi kerja sama ini.

Tujuannya adalah memastikan pengembangan jaringan SKKL SUB-2 dapat memberikan manfaat optimal bagi para pemangku kepentingan, masyarakat, dan kemajuan ekosistem digital nasional.

Kolaborasi semacam ini menunjukkan bagaimana sinergi BUMN dengan pelaku industri dalam negeri dapat menjadi katalis untuk pembangunan infrastruktur kritikal.

Seperti yang terlihat dalam event besar seperti MotoGP Mandalika 2025, konektivitas yang kuat merupakan prasyarat untuk mendongkrak aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Selain itu, transformasi digital di sektor lain, seperti yang didorong melalui acara Indonesia AI Day oleh Indosat, juga sangat bergantung pada jaringan backbone yang tangguh dan berkapasitas besar.

Dengan proyeksi peningkatan permintaan bandwidth yang terus tumbuh, kerja sama Telkom dan CCSI dalam mengembangkan SKKL SUB-2 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan konektivitas masa depan Indonesia yang lebih merata dan berkualitas. (Icha)

PaDi UMKM Gelar PBFS 2025, Cetak Transaksi Rp993 Miliar

0

Telko.id – Platform digital PaDi UMKM dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar ajang kolaborasi bisnis tahunan, PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2025.

Acara yang berlangsung pada 10 Desember 2025 di The Gade Tower, Jakarta Pusat, berhasil mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp993,03 miliar.

Gelaran ketiga ini mengusung tema “Inspire, Connect, Empower” dan dihadiri oleh 70 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, dalam sambutannya menyoroti perkembangan PaDi UMKM yang kini telah bertransformasi dari sekadar marketplace menjadi ekosistem digital yang lengkap.

“Selama 5 Tahun PaDi UMKM terus berkembang, berawal dari marketplace kini sudah menjadi sebuah ekosistem digital yang lengkap. Kedepannya kami berkomitmen untuk terus berinovasi menciptakan fitur yang tidak hanya mempermudah proses pengadaan, namun juga tetap selaras dengan Tata Kelola Perusahaan yang baik,” ujarnya.

Faizal menambahkan, dengan dukungan Danantara dan BP BUMN, PaDi UMKM bertujuan menjadi ekosistem digital yang berpihak kepada UMKM dan produk lokal melalui sistem yang transparan dan efisien.

Senior Director Chief Marketing Officer Danantara, Dendi T. Danianto, menekankan pentingnya transformasi budaya layanan.

“Melalui penerapan #MelayaniSepenuhHati, PaDi UMKM tidak lagi sekadar marketplace, tetapi bergerak menuju ekosistem layanan yang menghadirkan pengalaman bisnis yang lebih mudah, andal, dan responsif bagi UMKM,” kata Dendi.

Ia menegaskan bahwa PaDi UMKM harus siap menjadi National B2B Catalyst yang mencerminkan semangat ‘Layanan Bangsa’ dengan memperbaiki pain points dan memperkuat koneksi emosional antar pelaku ekonomi.

Rangkaian Kegiatan dan Kolaborasi Strategis

PBFS 2025 menghadirkan beragam kegiatan yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan pertukaran ide. Salah satunya adalah sesi Speed Business Dating, yang mempertemukan penjual dan pembeli secara satu lawan satu untuk mempercepat proses negosiasi.

Selain itu, diselenggarakan juga talkshow bertajuk “Penguatan Tata Kelola Pengadaan melalui Jaminan Pelaksanaan” yang menghadirkan pembicara seperti Chief Economist Bank Rakyat Indonesia Anton Hendranata, Kepala Divisi Pengadaan & Logistik Pegadaian Ismanto, dan Branch Manager Jakarta Cikini Asuransi Kredit Indonesia M Abdul Iwan Siswandono.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM BP BUMN Loto Srinaita Ginting, Senior Executive Vice President General Affairs Pegadaian Zulfan Adam, VP GSPS Telkom Arfianto Ramadhian, dan Senior Principal Expert Government and Danantara Digitalization Telkom Sandhy Widyasthana. Kehadiran mereka menguatkan komitmen multisektor dalam mendukung digitalisasi pengadaan.

Showcase Produk dan Sesi Tawaria yang Interaktif

Selama acara berlangsung, area showcase dipadati oleh pelaku usaha dari berbagai kategori, seperti alat tulis kantor (ATK), makanan & minuman, elektronik, dan fashion.

Beberapa peserta yang terlibat antara lain Diva Sinergi Adipradana, The British Institute (TBI), PT Inti Kesles Nusantara, Mejikuhibiniu, Rendang Mamaden, PT Aseli Dagadu Djokdja, dan Liberty Society. Keberagaman produk ini menunjukkan luasnya cakupan ekosistem PaDi UMKM.

Sesi spesial bernama Tawaria juga menjadi highlight. Sesi lelang dengan mekanisme transparan dan interaktif ini tidak hanya meningkatkan peluang transaksi retail, tetapi juga mendorong terwujudnya kolaborasi yang saling menguntungkan serta memperkuat kepercayaan antar pelaku bisnis.

Inovasi semacam ini sejalan dengan upaya PaDi UMKM dalam menyediakan solusi lengkap, termasuk melalui fitur Invoice Financing untuk mengatasi kendala cash flow.

Apresiasi untuk BUMN dengan Transaksi Tertinggi

Sebagai bentuk apresiasi, PaDi UMKM memberikan penghargaan kepada BUMN dengan volume transaksi tertinggi selama periode 1 November hingga 10 Desember 2025.

Penghargaan ini dibagi dalam tiga tipe berdasarkan klasifikasi tertentu. Untuk Tipe A, peringkat pertama diraih oleh Pertamina dengan transaksi Rp328 miliar, disusul Telkom (Rp90,8 miliar), dan Mandiri (Rp85,8 miliar).

Pada kategori Tipe B, Semen Indonesia Group (SIG) berada di posisi teratas dengan nilai Rp73,3 miliar, diikuti Pelindo (Rp62,9 miliar), dan Pegadaian (Rp37,6 miliar).

Sementara untuk Tipe C, AirNav Indonesia memimpin dengan transaksi Rp27,5 miliar, lalu Pelni (Rp16,9 miliar), dan ASDP (Rp9,3 miliar). Pemberian penghargaan ini menegaskan peran aktif BUMN dalam mendorong pertumbuhan transaksi dan memperkuat ekosistem UMKM digital.

Gelaran PBFS 2025 menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan PaDi UMKM dalam menciptakan ruang sinergi yang memperkuat pasar UMKM dan mendorong transformasi pengadaan BUMN.

Platform ini terus berupaya menghadirkan solusi menyeluruh, termasuk memfasilitasi UMKM dalam memperoleh sertifikat TKDN secara gratis, untuk mendukung peningkatan daya saing dan perluasan pasar. (Icha)

bluExtraCash BCA Digital, Bantu Atasi Darurat Finansial

0

Telko.id – BCA Digital meluncurkan bluExtraCash, sebuah layanan pinjaman tanpa agunan yang terintegrasi langsung dalam aplikasi blu.

Layanan ini dirancang sebagai solusi cepat dan aman untuk mengatasi kebutuhan dana darurat, dengan proses pencairan dana yang dijanjikan maksimal dalam waktu 24 jam.

Rainer Sutedja, Head of Card & Personal Loan Business BCA Digital, menekankan pentingnya kepastian di saat genting.

“Dalam kondisi genting, masyarakat butuh kepastian, bukan kebingungan. Karena itu, setiap fitur di blu, termasuk bluExtraCash, kami hadirkan dengan akses yang mudah, serta informasi yang jelas, agar pengguna tahu persis apa yang mereka setujui,” ujar Rainer.

Kehadiran layanan ini menjawab tantangan kesiapan finansial masyarakat yang, berdasarkan data, masih perlu ditingkatkan.

Financial Resilience Index 2025 oleh Sun Life Asia mencatat hanya sekitar 50% responden yang merasa siap menghadapi kondisi darurat finansial. Sementara, data dari GoodStats 2024 menunjukkan hanya 30,1% responden yang memiliki tabungan.

Kondisi ini seringkali membuat masyarakat kesulitan ketika dihadapkan pada kebutuhan mendesak, seperti biaya kesehatan, kebutuhan keluarga mendadak, atau perbaikan alat kerja penting seperti laptop yang rusak menjelang deadline.

bluExtraCash menawarkan pengajuan pinjaman yang dapat dilakukan dalam hitungan menit langsung dari aplikasi blu. Layanan ini memberikan limit pinjaman hingga Rp50 juta dengan tenor fleksibel hingga 12 bulan.

Besaran bunga ditampilkan secara transparan di aplikasi, yaitu bunga flat mulai dari 1% per bulan, yang mengikuti hasil analisa kredit setiap pengguna atau Sobatblu.

Content image for article: bluExtraCash BCA Digital: Solusi Pinjaman Cepat untuk Kondisi Darurat Finansial

Transparansi menjadi kunci utama. Sebelum menyelesaikan pengajuan, pengguna dapat melihat simulasi cicilan, biaya admin, dan ketentuan terkait lainnya dengan jelas di dalam aplikasi.

Setelah pengajuan disetujui, dana dapat segera dicairkan ke bluAccount pengguna, memungkinkan dana langsung digunakan untuk kebutuhan mendesak tanpa proses tambahan yang berbelit.

Rainer Sutedja menegaskan komitmen BCA Digital dalam menghadirkan solusi yang terpercaya. “Dengan proses pencairan dana dalam waktu maksimal 24 jam, kami ingin memastikan pertolongan benar-benar terasa cepat ketika dibutuhkan.

Kepercayaan adalah fondasi dari layanan digital banking, dan kami berupaya hadir sebagai partner yang dapat diandalkan di saat paling mendesak,” tegasnya.

Layanan pinjaman digital seperti ini semakin menjadi kebutuhan di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat. Kemudahan akses dan kecepatan proses menjadi faktor penentu, terutama ketika dibandingkan dengan proses pinjaman konvensional yang memakan waktu lebih lama.

Inovasi serupa juga terlihat di sektor telekomunikasi, di mana operator seperti Indosat menghadirkan UCan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan kredit instan, atau XL Axiata dengan fitur pulsa daruratnya.

Kehadiran bluExtraCash juga memperkuat ekosistem layanan keuangan digital dalam aplikasi blu by BCA Digital. Sejak diluncurkan pada Juli 2021, blu telah berkembang dengan berbagai fitur seperti bluSaving, bluDeposit, bluInvest, bluInsurance, dan bluBisnis.

Layanan pinjaman ini melengkapi portofolio tersebut, memberikan kontrol lebih besar bagi pengguna dalam mengatur seluruh aspek finansial mereka dari satu platform tunggal.

Content image for article: bluExtraCash BCA Digital: Solusi Pinjaman Cepat untuk Kondisi Darurat Finansial

Strategi BCA Digital sebagai bank digital generasi berikutnya tidak hanya fokus pada layanan langsung (direct digital banking) tetapi juga sebagai bank as a service (BaaS).

Kolaborasi dengan berbagai mitra dari beragam industri, seperti Blibli, tiket.com, hingga beberapa universitas terkemuka, memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan tanpa perlu berpindah aplikasi. P

endekatan ini sejalan dengan upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital di Indonesia.

Pentingnya adaptasi dan ketangguhan di sektor digital semakin kentara, sebagaimana tercermin dari kinerja perusahaan telekomunikasi yang mampu terjaga selama masa penuh tantangan.

Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan talenta digital yang kompeten juga menjadi perhatian, seperti yang dilakukan Indosat dengan menghadirkan kelas AI gratis di IDCamp 2025.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai bluExtraCash, termasuk simulasi cicilan yang detail, pengguna dapat mengakses langsung aplikasi blu atau mengunjungi website resmi blu by BCA Digital.

Layanan ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan solusi finansial yang cepat, transparan, dan dapat diandalkan bagi masyarakat dalam mengantisipasi berbagai kebutuhan mendesak yang tidak terduga. (Icha)

Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual

0

Telko.id – Xiaomi menghadirkan pendekatan baru untuk memudahkan pengguna merangkai cerita visual melalui konten yang estetik dengan kemampuan kamera pada seri terbarunya.

Melalui Xiaomi 15T Series, proses menciptakan visual yang bercerita kini dapat dilakukan secara lebih intuitif, konsisten, dan relevan untuk berbagai kebutuhan konten kreator.

Kolaborasi berkelanjutan dengan Leica pada seri ini mengusung filosofi “Masterpieces far closer”. Filosofi ini memungkinkan pengguna menangkap detail yang sebelumnya sulit dijangkau dengan kualitas profesional.

Sistem kamera terbaru dilengkapi Leica Optical Summilux Lens, Leica 5x Pro Telephoto, serta multi-focal length dari 15mm hingga 230mm.

Eksplorasi kemampuan kamera dilakukan di kawasan Bromo, membuktikan keleluasaan dalam memotret lanskap luas, human interest, hingga detail jarak jauh.

Berikut tiga pendekatan esensial yang diungkap untuk membantu pengguna memaksimalkan kemampuan Xiaomi 15T Series dalam menciptakan visual estetik yang lebih bercerita.

Manfaatkan Telephoto 5x untuk Cerita dari Jarak Aman

Salah satu temuan menonjol dari eksplorasi di Bromo adalah kemampuan Leica 5x Pro Telephoto dalam menangkap detail jarak jauh tanpa kehilangan ketajaman. Para kreator menilai telephoto memiliki peran penting sebagai “alat storytelling jarak jauh”.

Alat ini memungkinkan mereka mengabadikan aktivitas manusia, detail landscape, hingga ekspresi candid tanpa harus mendekat secara fisik.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Di area seperti Caldera atau lautan pasir yang luas, telephoto membantu menangkap siluet kuda, tekstur pasir tertiup angin, hingga nuansa kabut pagi dengan kompresi jarak yang dramatis.

Bagi fotografer yang fokus pada human interest, kemampuan ini memungkinkan pembuatan foto yang intim namun tetap menghormati ruang personal subjek.

Sistem kamera tersebut memungkinkan pengguna menangkap lanskap luas, human interest, hingga detail jarak jauh dengan jelas dan tetap mempertahankan nuansa emosional dalam setiap foto.

Tren penggunaan lensa telefoto periskop semakin mengukuhkan pentingnya kemampuan zoom optik berkualitas dalam fotografi smartphone modern.

Tips praktis yang diberikan untuk memaksimalkan fitur ini antara lain menggunakan zoom 5x untuk subjek jarak menengah seperti manusia, hewan, atau objek bergerak.

Untuk menangkap detail kecil di lanskap luas, disarankan menggunakan 10x optical-level zoom. Teknik tap to focus penting untuk menjaga ketajaman pada subjek yang bergerak, dan mengambil beberapa frame disarankan untuk mendapatkan satu komposisi terbaik.

Tone Leica Authentic untuk Suasana Natural

Selama eksplorasi, para peserta sepakat bahwa Leica Authentic memberikan tone paling ideal untuk memotret kondisi Bromo yang penuh perubahan cahaya.

Warna pasir, kabut, sunrise, hingga bayangan bukit terekam natural dan lembut tanpa saturasi berlebih. Tone ini juga mempermudah kreator mempertahankan konsistensi visual saat membuat konten berbentuk reels, carousel, atau vlog.

Bagi kreator yang mengutamakan storytelling, Leica Authentic menjadi fondasi mood yang natural dan “jujur”. Sementara bagi fotografer, tone ini membantu menjaga gradasi langit dan highlight tetap halus meski memotret langsung ke arah matahari.

Pendekatan terhadap warna dan suasana ini menjadi pembeda penting, sebagaimana juga terlihat dalam inisiatif brand lain seperti Oppo yang menampilkan talenta fotografi smartphone dengan pendekatan artistik serupa.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Tips praktis untuk mode ini adalah menggunakan cahaya pagi atau golden hour untuk memaksimalkan gradasi warna. Pengguna juga disarankan menghindari overexposure dengan menurunkan exposure sedikit dari default.

Memanfaatkan backlight dapat menciptakan foto siluet yang dramatis, dan menggunakan grid membantu menjaga horizon tetap stabil.

Eksplorasi Focal Length untuk Storytelling Dinamis

Para kreator menilai fleksibilitas focal length dari 0.6x hingga 10x sebagai keunggulan paling penting dalam proses kreatif mereka.

Dengan perubahan focal length yang instan, mereka bisa memulai cerita dengan wide shot, mengarahkan fokus dengan mid shot, lalu menutup dengan detail close-up dalam satu alur yang natural.

Saat Jeep bergerak melewati lautan pasir, kreator dapat menangkap video stabil menggunakan 1x, lalu berpindah ke 5x untuk menangkap interaksi antara pengendara kuda dan wisatawan, tanpa kehilangan momentum.

Mode ini juga ideal bagi jurnalis dan reviewer yang membutuhkan fleksibilitas cepat untuk dokumentasi.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Fleksibilitas ini menunjukkan evolusi smartphone Xiaomi di ranah fotografi, melanjutkan warisan dari lini smartphone khusus fotografi yang pernah diluncurkan sebelumnya.

Ketersediaan berbagai focal length menjadi jawaban atas kebutuhan konten kreator yang semakin kompleks.

Tips praktis yang dibagikan mencakup penggunaan 0.6x untuk establishing shot atau lanskap luas. Focal length 1x cocok untuk perspektif natural dan dokumentasi, sementara 2x ideal untuk framing bersih dan human interest.

Untuk foto candid atau objek spesifik, 5x menjadi pilihan, dan 10x digunakan untuk detail dan aksen visual yang menarik.

Xiaomi 15T Series hadir bukan sekadar sebagai kamera smartphone, tetapi sebagai alat kreatif yang lengkap untuk menangkap cerita, suasana, dan detail dari berbagai kondisi.

Dengan telephoto yang kuat, tone Leica yang natural, serta fleksibilitas focal length, setiap fitur dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan karya visual yang lebih bercerita.

Kehadiran seri ini memperkaya pilihan di pasar smartphone yang kompetitif, di mana performa kamera sering menjadi penentu keputusan pembelian, sebagaimana tercermin dalam kesuksesan berbagai brand di platform e-commerce.

Kini, pengguna diajak menjelajahi kreativitas dan menciptakan Masterpieces far closer bersama Xiaomi 15T Series. (Icha)

Lenovo Luncurkan Solusi Infrastruktur Data Siap AI

0

Telko.id – Lenovo mengumumkan rangkaian solusi penyimpanan data, virtualisasi, dan layanan manajemen data terbaru.

Peluncuran ini dirancang untuk membantu pelanggan memodernisasi infrastruktur IT dan data mereka guna mendukung aplikasi enterprise serta kapabilitas yang siap untuk kecerdasan buatan (AI).

Pengumuman mencakup solusi penyimpanan dan virtualisasi Lenovo ThinkSystem serta ThinkAgile terbaru, yang diluncurkan bersamaan dengan layanan manajemen data.

Menurut Sumir Bhatia, President, Asia Pacific, ISG, Lenovo, perubahan cepat dalam virtualisasi dan meningkatnya kebutuhan data yang siap AI mendorong organisasi mencari infrastruktur terbuka dan modern.

“Solusi dan layanan penyimpanan terbaru dari Lenovo menyediakan fondasi tersebut dengan meningkatkan kinerja, keamanan, dan kesederhanaan operasional,” ujarnya.

Penawaran ini bertujuan membantu pelanggan mempersiapkan data, menyederhanakan penerapan, dan memperoleh nilai lebih dari lingkungan yang ada.

Konteksnya, survei dari Gartner® menunjukkan 63 persen organisasi tidak memiliki atau tidak yakin dengan praktik manajemen data yang tepat untuk AI.

Sementara itu, 80% penyimpanan yang digunakan dalam lima tahun terakhir masih berbasis hard drive yang lebih lambat, berdasarkan laporan IDC.

Kondisi ini tidak optimal untuk kebutuhan AI yang membutuhkan akses data cepat. Bisnis perlu memitigasi risiko dengan memastikan sistem dan praktik pengelolaan data mereka telah dimodernisasi.

Kumar Mitra, Executive Director, CAP & ANZ, Infrastructure Solutions Group, Lenovo, menambahkan bahwa organisasi di Asia Pasifik tetap membutuhkan solusi yang mampu memberikan nilai sejak hari pertama.

“Solusi penyimpanan dan layanan data Lenovo yang telah ditingkatkan menghadirkan kesederhanaan operasional, fleksibilitas hybrid, serta efisiensi biaya yang diharapkan pelanggan,” jelas Mitra.

Lenovo berkomitmen mendukung pelanggan melalui teknologi yang mengurangi kompleksitas dan memperkuat ketahanan siber.

Rangkaian Solusi ThinkSystem dan ThinkAgile Terbaru

Lenovo memperkenalkan rangkaian penawaran enterprise terbaru, Lenovo ThinkSystem dan Lenovo ThinkAgile, yang dioptimalkan untuk AI, virtualisasi, serta mengatasi hambatan kinerja penyimpanan.

Solusi ini dirancang untuk memberikan efisiensi, ketahanan siber, kinerja, kesederhanaan, dan skalabilitas dengan opsi penerapan on-premise maupun hybrid.

Pertama, Lenovo ThinkSystem DS Series Storage Arrays merupakan sistem penyimpanan all-flash dan protected Storage Area Network (SAN) berbasis block storage.

Solusi ini mudah di-deploy dan dikelola untuk lingkungan tervirtualisasi, sehingga meningkatkan performa dan efisiensi bagi kebutuhan virtualisasi dan modernisasi data.

Content image for article: Lenovo Luncurkan Solusi Penyimpanan dan Layanan Data Terbaru untuk Infrastruktur Siap AI

Kedua, Lenovo ThinkAgile FX Series menghadirkan infrastruktur Hyperconverged (HCI) dengan arsitektur terbuka. Keunggulannya adalah mendukung konversi mulus antar solusi HCI tertentu tanpa mengganti perangkat keras, memberikan perlindungan investasi maksimal dan fleksibilitas tinggi.

Ketiga, Lenovo ThinkAgile MX Series untuk penyimpanan terdisagregasi bagi Microsoft Azure Local. Sebagai penyedia perangkat HCI terintegrasi bersama Microsoft, Lenovo memperluas dukungan untuk penyimpanan eksternal Fibre Channel SAN yang terpisah.

Hal ini menghadirkan dukungan penyimpanan enterprise yang lebih luas bagi pelanggan virtualisasi.

Keempat, Lenovo ThinkAgile MX Series dengan NVIDIA RTX Pro 6000 mendukung GPU generasi terbaru yang terintegrasi.

Ini menghadirkan kapabilitas kinerja AI tingkat lanjut, termasuk kebutuhan inferensi atau pemrosesan prediktif di lingkungan enterprise melalui Microsoft Azure Local.

Kelima, Lenovo ThinkAgile HX Series for AI menghadirkan rangkaian perangkat lunak Nutanix Enterprise AI (NAI).

Solusi HCI ini membantu pelanggan di lingkungan virtual dan aplikasi yang dikemas secara modern (container) dalam melakukan deployment, menjalankan, dan meningkatkan kapasitas model AI hanya dalam hitungan menit.

Layanan Lifecycle End-to-End untuk Beban Kerja AI

Untuk membantu pelanggan merasakan manfaat penuh dari sistem terbaru dan mempersiapkan data untuk AI, Lenovo juga memperkuat portofolio layanan hybrid cloud dan siklus hidup data.

Penawaran ini bertujuan memodernisasi lingkungan, meningkatkan keandalan, serta mendukung kebutuhan penyimpanan dan beban kerja AI yang terus berkembang.

Layanan tersebut mencakup Lenovo Deployment Services untuk ThinkAgile dan ThinkSystem guna mempercepat waktu bagi pelanggan untuk memperoleh manfaat.

Selain itu, tersedia layanan penyimpanan fleksibel yang bisa diakses secara individual maupun melalui Lenovo TruScale untuk meningkatkan performa dan kelincahan di seluruh siklus hidup data.

Untuk strategi jangka panjang, Hybrid Cloud Advisory Services Lenovo membantu organisasi menyelaraskan lingkungan on-premise dan hybrid dengan kebutuhan kepatuhan, perlindungan data, dan tujuan operasional.

Sementara Lenovo Migration Services mengoptimalkan data dan beban kerja dengan menggabungkan fleksibilitas cloud dengan infrastruktur yang sudah ada.

Sebagai bagian dari portofolio Data Management Services yang diperluas, Lenovo Premier Enhanced Storage Support menghadirkan dukungan berfokus pada penyimpanan dengan pendampingan ahli untuk beban kerja bisnis yang sangat penting.

Melalui pemantauan proaktif, optimalisasi performa, dan panduan penyelesaian masalah, pelanggan mendapatkan ketahanan dan perlindungan yang diperlukan untuk mendukung inovasi AI dan pertumbuhan hybrid cloud.

Peluncuran solusi dan layanan terbaru Lenovo ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital dan adopsi AI di tingkat enterprise.

Dengan fondasi infrastruktur yang kuat, organisasi diharapkan dapat lebih percaya diri dalam mengelola data mereka yang semakin kompleks dan volumenya terus bertambah.

Modernisasi penyimpanan data menjadi langkah kritis, sebagaimana juga terlihat pada trend perangkat keras yang semakin powerful untuk menangani beban komputasi berat.

Selain itu, efisiensi dan ketahanan sistem juga menjadi fokus utama, tidak hanya di infrastruktur enterprise tetapi juga dalam pengembangan perangkat konsumen seperti yang ditawarkan pada seri smartphone terbaru yang mengedepankan daya tahan baterai.

Langkah Lenovo ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi banyak bisnis, terutama dalam menyiapkan data sebagai aset strategis untuk kompetisi di era AI. (Icha)

LG Perkuat Solusi B2B untuk Operational Excellence Industri di Indonesia

0

Telko.id – PT LG Electronics Indonesia (LG) memperkuat komitmennya dalam mendukung operational excellence para pelaku industri dan pemerintah di Tanah Air.

Perusahaan menghadirkan solusi cerdas dan efisien melalui portofolio produk B2B di kategori Information Display dan Heating, Ventilation and Air Conditioning (HVAC).

Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya modernisasi ruang publik dan komersial serta pesatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Presiden LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, menyatakan bahwa inovasi menjadi kunci di tengah laju pembangunan yang cepat.

“Solusi inovatif merupakan kunci agar setiap ruang publik dan komersial dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. LG siap mendukung para pelaku industri dan pemerintah dalam berinovasi sekaligus menjalankan operasional yang efisien melalui teknologi berstandar global,” ujarnya, Senin (16/12/2025).

Komitmen ini merupakan bagian dari perjalanan LG selama 35 tahun di Indonesia, yang juga dirayakan dengan berbagai inisiatif strategis, seperti yang tercermin dalam LG Rayakan 35 Tahun di Indonesia dengan Kolaborasi dan Integrasi.

Ha Sang-chul menambahkan bahwa peruntukan B2B Information Display di Indonesia sangat luas, mencakup sektor swasta dan pemerintah yang sedang bertransformasi digital.

Implementasinya dapat ditemui dalam bentuk kiosk interaktif untuk memesan makanan di restoran, mengambil nomor antrian di rumah sakit, atau membeli tiket. Digital signage di mal, bandara, stasiun, serta layar interaktif untuk pendidikan dan TV di perhotelan juga menjadi contoh penerapannya.

Di sisi lain, permintaan terhadap solusi HVAC dinilai sangat besar, didorong oleh iklim tropis dan pembangunan masif. Kesadaran akan efisiensi energi juga menciptakan kebutuhan akan solusi HVAC yang lebih hemat listrik.

Baik Information Display maupun HVAC menjadi kontributor utama konsumsi listrik di sebuah gedung, sehingga manajemen energi yang optimal menjadi tantangan penting.

Marketing & Relations Director LG Electronics Indonesia, Jay Jang, menekankan urgensi peningkatan operational excellence.

“Solusi Information Display dan HVAC tersertifikasi semakin dibutuhkan. Lini produk yang mengadopsi teknologi canggih dan standar kualitas tertinggi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga relevansi di era modern,” jelasnya.

Teknologi Canggih dan Efisiensi Energi

Menjawab kebutuhan tersebut, LG menghadirkan lini produk B2B dengan tiga keunggulan utama: teknologi canggih teruji, kapabilitas produksi dalam negeri, dan layanan berstandar global.

Pada Information Display, keunggulan tidak hanya pada resolusi gambar superior, warna akurat, dan refresh rate tinggi, tetapi juga pada platform webOS yang responsif untuk manajemen konten dan ketahanan di berbagai cuaca.

LG menjadi perusahaan pertama di dunia yang mendapatkan verifikasi UL untuk teknologi Anti-Discoloration pada outdoor digital signage.

Sementara solusi HVAC LG mengedepankan teknologi AI untuk mengalirkan udara jernih serta mengelola suhu dan kelembaban secara cerdas.

Teknologi cloud yang diterapkan mampu mengidentifikasi masalah secara otomatis, membuat pemeliharaan sistem menjadi efektif, bahkan untuk gedung berskala besar. Kedua kategori produk ini juga dirancang untuk mendukung pengurangan konsumsi energi.

Panel LED pada Information Display LG lebih hemat energi dibanding LCD atau CCFL, sedangkan solusi HVAC telah menggunakan kompresor inverter bergaransi panjang untuk penghematan daya signifikan.

Produksi Lokal dan Layanan Berstandar Global

Untuk memastikan kualitas produk yang konsisten, LG mengandalkan pusat produksi dalam negeri di Tangerang dan Cibitung. Kedua pabrik ini menerapkan LG Korean Quality Control System dan standar manajemen mutu internasional ISO 9001.

Pemusatan produksi lokal memungkinkan LG memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sekaligus berkontribusi pada kemajuan manufaktur Indonesia.

Dukungan layanan purnajual berskala nasional dengan kendali mutu global juga menjadi prioritas. LG menghadirkan LG HVAC Academy sebagai sarana pelatihan berkelanjutan bagi teknisi dan mitra, memastikan performa produk dan sistem tetap optimal.

Pendekatan berkelanjutan ini selaras dengan komitmen LG terhadap praktik bisnis bertanggung jawab, yang juga tercermin dalam inisiatif seperti LG Gelar Kampanye Daur Ulang Sampah Elektronik di Indonesia.

Ke depan, LG berkomitmen untuk terus mendukung dunia usaha Indonesia dengan solusi relevan dan berdaya saing tinggi.

“Melalui inovasi yang membantu pelaku industri dan pemerintah beroperasi lebih cerdas, efisien dan berkelanjutan, kami ingin memastikan setiap mitra dapat bertumbuh dan beradaptasi di tengah dinamika yang terus berkembang,” tutup Ha Sang-chul. (Icha)

Google Translate Dukung Live Speech Translate via Headphone

Telko.id – Google kembali memperluas kemampuan Translate dengan menghadirkan fitur live speech translation atau terjemahan percakapan langsung yang kini bisa digunakan di hampir semua jenis headphone. Fitur ini sebelumnya hanya tersedia di Pixel Buds, namun lewat pembaruan terbaru, Google membuka aksesnya untuk pengguna Android secara lebih luas.

Mengutip dari Detik Inet, fitur live translation ini mulai digulirkan hari ini dalam versi beta. Pengguna hanya membutuhkan ponsel Android yang kompatibel dan aplikasi Google Translate, tanpa perlu perangkat audio khusus. Pendekatan ini berbeda dengan Apple yang mensyaratkan AirPods untuk menikmati fitur serupa di ekosistem iOS.

Dengan dukungan lebih dari 70 bahasa, fitur terjemahan suara ke suara ini memungkinkan pengguna mendengar hasil terjemahan secara real-time melalui headphone apa pun yang terhubung ke ponsel Android.

Pada tahap awal, fitur ini tersedia di Amerika Serikat, Meksiko, dan India, sebelum nantinya diperluas ke wilayah lain. Google juga memastikan fitur ini akan menyambangi aplikasi Translate di iOS pada tahun depan.

Tak hanya live translation, Google juga meningkatkan kualitas terjemahan teks di Translate. Berkat integrasi Gemini, hasil terjemahan kini diklaim lebih akurat dalam menangani frasa non-literal seperti idiom, slang, atau ungkapan sehari-hari yang kerap sulit diterjemahkan secara harfiah. Contohnya, ungkapan seperti “stealing my thunder” kini bisa dipahami maknanya sesuai dengan konteks, bukan hanya sekedar terjemahan perkata.

Baca juga:

Pembaruan lainnya adalah perluasan fitur Practice, yang menjadi pendekatan Google Translate ke arah pembelajaran bahasa. Fitur ini mirip aplikasi belajar bahasa seperti Duolingo, namun langsung terintegrasi di Translate. Practice kini tersedia di 20 negara tambahan dengan dukungan lebih banyak bahasa.

Practice memanfaatkan AI untuk menyusun sesi belajar yang disesuaikan dengan kemampuan pengguna. Materinya mencakup latihan kosakata, pemahaman mendengar, hingga evaluasi berbasis level kemampuan, sehingga pengalaman belajar terasa lebih personal.

Untuk saat ini, peningkatan terjemahan teks sudah tersedia di AS, dan Meksiko, baik di Android, iOS maupun versi web Google Translate. Sementara itu, fitur Practice masih berstatus beta sehingga belum bisa diakses oleh semua pengguna.

Deepfake Realtime Bikin Penipuan Siber Makin Berbahaya

Telko.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kian maju membuat praktik penipuan siber menjadi semakin berbahaya, terutama dengan munculnya kemampuan deepfake yang kini dapat dilakukan secara real time, ujar Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC, Pratama Persadha.

Ia menyebutkan bahwa teknologi GPU modern dan optimasi model deepfake membuat prosesnya lebih ringan, sehingga memungkinkan dilakukan hanya bermodalkan laptop gaming kelas menengah.

“Kemampuan melakukan deepfake secara realtime saat video call sudah berada pada tahap yang sepenuhnya realistis. Teknologi GPU modern dan optimalisasi model deepfake membuat proses ini sangat ringan dibandingkan beberapa tahun lalu,” ujar Pratama mengutip dari CNN Indonesia.

“Penipuan semacam ini tidak lagi membutuhkan perangkat superkomputer atau rig komputasi tingkat perusahaan. Sebuah laptop dengan spesifikasi gaming kelas menengah dengan GPU 6-8 GB VRAM sudah cukup untuk menjalankan model deepfake realtime dengan kualitas yang meyakinkan,” tambahnya.

Ia menambahkan juga sebagian teknik berbasis cloud memperkecil kebutuhan perangkat lokal sehingga siapa pun dengan akses internet dan kartu kredit dapat menjalankan layanan manipulasi wajah dan suara melalui platform AI-as-a-Service.

Dengan kata lain, hambatan teknis sudah turun drastis. Penjahat siber disebut tidak perlu lagi menjadi ahli teknis tingkat tinggi.

Para penjahat hanya perlu menggabungkan kemampuan sosial, kreativitas dan akses ke perangkat lunak yang tersedia luas untuk mengeksekusi penipuan jenis ini.

Pratama mengatakan bahwa perkembangan teknologi AI selama dua tahun terakhir telah mengubah lanskap keamanan siber secara fundamental.

Model generatif AI saat ini disebut semakin efisien, kemampuan komputasinya semakin terjangkau, dan akses ke perangkat lunaknya semakin mudah.

Perubahan ini tidak hanya mendorong inovasi positif, tetapi juga melahirkan peluang baru bagi para penjahat siber.

Salah satu bentuknya adalah penipuan berbasis deepfake, yang kini berkembang dari sekedar rekayasa video statis menjadi manipulasi visual dan audio yang berlangsung secara langsung.

Baca juga:

“Fenomena ini menempatkan masyarakat dan organisasi pada situasi ancaman yang lebih kompleks karena batas antara interaksi asli dan tiruan semakin sulit dikenali,” tuturnya.

Deepfake secara realtime sendiri sangat memungkinkan dengan kehadiran berbagi model AI open-source maupun komersial telah mendukung manipulasi wajah dan suara dengan latensi rendah, bahkan hanya beberapa puluh detik.

Hal ini disebut memungkinkan penyerang menyamar sebagai atasan, rekan kerja, atau kerabat dalam sebuah panggilan langsung tanpa perlu melakukan perekaman atau penyuntingan sebelumnya.

Dalam konteks serangan sosial, kemampuan realtime ini menghilangkan waktu jeda yang dulu menjadi kelemahan deepfake tradisional, sehingga korban merasa sedang berkomunikasi dengan manusia asli secara natural.

Penipuan berbasis Ai ini dinilai akan menjadi tren pada 2026 dengan tingkat otomatisasi dan personalisasi yang jauh lebih tinggi.

Pratama menyebut kombinasi data bocor, profil publik, serta model yang mampu meniru gaya bicara dan perilaku seseorang akan memperkuat fenomena impersonation fraud yang lebih sulit dideteksi.

“Penipuan investasi dan keuangan akan semakin dipaketkan dengan deepfake yang mampu memerankan selebritas, pejabat, atau tokoh publik,” terangnya.

Kemudian, serangan business email compromise yang sebelumnya berbasis teks akan bergeser menjadi serangan business identity compromise yang meniru panggilan video pejabat perusahaan.

Selain itu, kata Pratama, AI akan digunakan untuk menemukan dan mengeksekusi kerentanan secara otomatis, menciptakan gelombang serangan yang memadukan rekayasa sosial dan eksploitasi teknis secara simultan.

Menurutnya, regulasi dan literasi digital yang menjadi amunisi untuk merespons penipuan siber kemungkinan akan terus mengejar, namun dinamika penyerangan akan tetap bergerak jauh lebih cepat dibanding kemampuan adaptasi masyarakat.

Di tengah kondisi ini, masyarakat dan organisasi didorong untuk memahami bahwa ancaman siber bukan lagi soal kompromi teknis semata.

“Identitas digital kini menjadi target sekaligus senjata. Kemampuan membedakan interaksi autentik dari interaksi artifisial akan menjadi kompetensi penting di level individu maupun institusi,” tegas Pratama.

Di sisi lain, teknologi deteksi deepfake juga akan berkembang, namun efektivitasnya akan dibatasi oleh kecepatan evolusi teknik manipulasi AI.

Lebih lanjut, salah satu bagian paling krusial adalah membangun budaya verifikasi dua langkah, kebijakan anti-fraud yang lebih ketat, serta kesiapan organisasi untuk mengantisipasi serangan identitas yang semakin canggih.

“Dengan demikian, masyarakat dapat memasuki era 2026 dengan kesiapan yang memadai dalam menghadapi ekosistem ancaman yang semakin ditopang oleh kecerdasan buatan,” pungkas Pratama.

RunSight Masuk Top 20 Samsung Solve for Tomorrow Global 2025

0

Telko.id – Tim Labmino, perwakilan Indonesia di ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global 2025, berhasil menembus 20 besar dunia.

Inovasi kacamata pintar berbasis AI mereka, RunSight, yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas tunanetra berlari secara aman dan mandiri, menjadi kunci keberhasilan ini. Pencapaian ini merupakan debut pertama Indonesia dalam kompetisi global tersebut.

Keberhasilan tim yang beranggotakan Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammad Fazil, dan Ariq Maulana Malik Ibrahim ini diapresiasi oleh Samsung Electronics Indonesia.

“Tahun pertama Indonesia ikut SFT Global dan langsung masuk 20 besar dunia adalah pencapaian besar,” ujar Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia.

Ia menambahkan bahwa perjalanan Tim Labmino selaras dengan komitmen Samsung dan pemerintah dalam memperkuat literasi teknologi dan mengembangkan talenta muda.

RunSight lahir dari kisah nyata teman dekat tim yang kehilangan penglihatan namun tetap ingin berolahraga.

Kaindra Rizq Sachio, perwakilan tim, mengungkapkan, “RunSight lahir dari percakapan sederhana dengan seorang teman yang kehilangan penglihatan tetapi ingin terus berlari. Kami percaya teknologi seharusnya tidak hanya mempermudah hidup, tetapi juga membuat ruang yang lebih inklusif bagi semua orang.”

Melihat masih minimnya alat bantu olahraga berbasis AI yang adaptif untuk tunanetra, tim ini terdorong menciptakan solusi inklusif.

Tujuannya adalah memberi pelari tunanetra rasa aman, percaya diri, dan kebebasan bergerak. “Saat akhirnya kami berdiri di panggung global membawa nama Indonesia, kami merasa ide kecil ini akhirnya menemukan tempat yang lebih besar dan berdampak,” tambah Kaindra.

Content image for article: Tim Labmino Bawa RunSight Masuk Top 20 Samsung Solve for Tomorrow Global 2025

Proses Seleksi Regional yang Menantang

Perjalanan RunSight menuju 20 besar global melewati proses penjurian tingkat regional yang ketat. Tim Labmino harus bersaing dengan 39 tim dari berbagai regional Samsung di dunia, termasuk Eropa, Asia Tenggara & China, Timur Tengah & Afrika Utara, Negara-negara Persemakmuran, serta Amerika Utara & Amerika Latin.

Setelah memenangkan juara pertama di tingkat nasional Samsung Solve for Tomorrow 2025, mereka melaju ke tahap regional yang dilakukan secara daring.

Anthony Edbert Feriyanto, Ketua Tim Labmino, menggambarkan pengalaman tersebut. “Tahap regional benar-benar membuka perspektif baru bagi kami.

Meski dilakukan secara daring, atmosfernya berbeda sekali karena kami harus mempresentasikan proyek di hadapan juri dan peserta dari berbagai negara,” ujarnya.

Ia mengakui standar penilaian meningkat dan menjadi tantangan sekaligus kebanggaan karena mampu membawa nama Indonesia di kancah internasional.

Seleksi regional ini merupakan bagian dari perjalanan panjang program Samsung Solve for Tomorrow yang memang didesain untuk mendukung anak muda Indonesia melahirkan solusi digital nyata.

Program ini telah melalui berbagai tahap, mulai dari pendaftaran massal, pelatihan, hingga penyisihan ketat.

Penyempurnaan Ide dan Perspektif Global

Selama proses seleksi, Tim Labmino tidak hanya menerima bimbingan teknis, tetapi juga perspektif baru tentang pengembangan ide.

Masukan detail dari juri internasional serta paparan terhadap solusi dari tim lain membantu mereka menyempurnakan RunSight. Penyempurnaan mencakup aspek teknis, pengalaman pengguna, hingga strategi kolaborasi dengan komunitas.

Wawasan ini memperkuat pemahaman mereka tentang dampak teknologi yang inklusif dan meningkatkan kepercayaan diri untuk terus mengembangkan RunSight agar manfaatnya semakin luas.

Program Samsung Solve for Tomorrow yang menggelar pelatihan Design Thinking telah membekali peserta dengan metodologi untuk mengubah ide menjadi solusi konkret, yang terbukti dalam perjalanan Tim Labmino.

Bagus Erlangga menekankan, “Perjalanan Tim Labmino menunjukkan bahwa ketika kreativitas, teknologi, dan empati disatukan, pelajar Indonesia dapat menghadirkan solusi yang relevan dan diakui internasional.”

Hal ini membuktikan bahwa ajang seperti Samsung Solve for Tomorrow berhasil mengajak anak muda menjawab tantangan global dengan pendekatan yang matang.

Perjalanan Tim Labmino dalam Samsung Solve for Tomorrow masih berlanjut. Rangkaian seleksi dan tahapan berikutnya akan berlangsung hingga pengumuman pemenang pada Februari 2026 mendatang.

Saat ini, tim telah membawa pulang pengalaman internasional, perspektif baru, serta tekad yang semakin kuat untuk terus berkarya dan mengembangkan RunSight.

Bagi Samsung, pencapaian ini merefleksikan esensi dari Solve for Tomorrow: membuka ruang bagi pelajar Indonesia untuk bermimpi lebih besar, berani mencoba, dan menjadikan teknologi sebagai medium menciptakan perubahan nyata.

Langkah Tim Labmino menjadi inspirasi bahwa perjalanan menuju dampak dimulai dari keberanian memulai dan konsistensi untuk terus melangkah membawa solusi bagi masa depan. (Icha)