Blog

  • Oppo Jaring Peminat Find N3 Flip di Indonesia

    Oppo Jaring Peminat Find N3 Flip di Indonesia

    Telko.id – Oppo Find N3 Flip dikonfirmasi akan segera hadir di pasar Indonesia seperti yang terlihat pada unggahan media sosial Oppo. Brand ini pun melakukan penjaringan para peminat smartphone lipat terbaru nya ini.

    Oppo membuka periode pendaftaran minat atau Registration of Interest Find N3 Flip mulai 3 Oktober 2023 di website Oppo Indonesia untuk menyambut antusias konsumen yang ingin memiliki pengalaman era smartphone foldable terbaru.

    Tidak hanya mendapatkan antrian prioritas untuk memiliki perangkat lipat terbaru dari Oppo ini, konsumen yang berpartisipasi dalam Registration of Interest Find N3 Flip akan mendapatkan keuntungan eksklusif berupa voucher diskon sebesar 10% yang bisa didapatkan di Oppo Online Store untuk pembelian perangkat lipat terbaru Oppo ini mulai tanggal 19 Oktober 2023.

    Sebagi informasi, smartphone lipat Oppo ini merupakan penyempurnaan dari Find N2 Flip yang telah melewati proses R&D mendalam untuk menjadi pendamping yang stylish dan dapat selalu diandalkan oleh konsumen.

    Baca juga : Oppo Find N2 Flip, Dibekali Android 14 Beta 1

    Smartphone lipat terbaru Oppo ini hadir dengan desain modul kamera yang lebih fresh dengan bentuk bulat dan grafir Hasselblad untuk menegaskan kemampuan dan kualitas kamera terbaik di kelasnya.

    Di sisi performa, smartphone lipat Oppo ini dibekali dengan baterai yang bisa bertahan sepanjang hari dan layar mulus yang minim lekukan.

    Keluarga Oppo Find N Series dirancang untuk menghadirkan pengalaman terbaik melalui setiap fitur yang dipilih dengan cerdas untuk mencapai keseimbangan yang sempurna.

    Seri ini memprioritaskan apa yang menjadi perhatian bagi konsumen yang mengedepankan desain smartphone yang menawan, konektivitas dan performa berkualitas tinggi yang tahan lama, serta konfigurasi kamera terbaik. (Icha)

  • Samsung Galaxy Tab A9

    Samsung Galaxy Tab A9

    [sc name=”spek-hp”][/sc]

  • Samsung Galaxy Tab A9+

    Samsung Galaxy Tab A9+

    [sc name=”spek-hp”][/sc]

  • Samsung Hadirkan Keluarga Fan Edition Terbaru, Apa Keunggulannya?

    Telko.id – Samsung resmi menghadirkan keluarga Fan Edition atau FE di Indonesia yang terdiri dari Galaxy S23 FE, Galaxy Tab S9 FE dan S9 FE+, serta Galaxy Buds FE yang baru.

    “Di Samsung, kami berkomitmen untuk membawa inovasi kelas dunia kepada semua orang melalui pengalaman mobile yang epic, sesuai dengan gaya hidup mereka. Jajaran perangkat FE baru ini dilengkapi dengan kemampuan premium, baik digunakan sendiri atau sebagai bagian dari ekosistem terhubung, yang memungkinkan pengguna Galaxy untuk memaksimalkan kreativitas dan produktivitas mereka,” ungkap TM Roh, President and Head of Mobile eXperience Business, Samsung Electronics.

    Seperti apa keunggulan dari masing-masing produk yang masuk dalam series Fan Edition atau FE ini?

    Galaxy S23 FE

    Galaxy S23 FE tetap setia pada desain ikonik S series dengan floating kamera baru dan finish premium yang dilindungi dengan ketahanan air dan debu IP68 untuk tampilan yang lebih elegan.

    Baca juga : Cepetan! Early Bird Samsung Galaxy S21 FE 5G Hanya Dua Hari

    Selain itu, seri ini menggunakan bahan daur ulang dan kemasan yang mengedepankan daya tahan, fungsionalitas, dan keberlanjutan. Tersedia dalam berbagai warna baru yang segar, Galaxy S23 FE memungkinkan pengguna memilih warna perangkat yang paling cocok dengan gaya mereka.

    Momen sehari-hari menjadi lebih hidup di Galaxy S23 FE dengan fitur kamera pro-grade untuk membantu kamu mengambil foto dan video yang luar biasa.

    Melalui lensa beresolusi tinggi 50MP dan zoom optik 3X, kamu bisa melihat detail yang tajam dalam setiap adegan. Ketika malam tiba, Nightography di Galaxy S23 FE juga memungkinkan kamu mengambil foto selfie dan potret yang jelas dengan warna yang nyata.

    Dengan stabilisasi gambar digital canggih (VDIS), kamu bisa ambil foto yang stabil saat bergerak menggunakan kamera belakang dengan Optical Image Stabilization (OIS).

    Ketika berbicara mengenai pembuatan konten sempurna untuk diunggah, Galaxy S23 FE dapat menjadi studio pengeditan yang bisa kamu bawa ke mana saja.

    Di Pro Mode, kontrol untuk shutter speed, aperture, ISO, dan lainnya dapat diatur secara manual sesuai dengan preferensi kamu. Tangkap gambar yang disesuaikan dengan aplikasi Camera Assistant dan pilih fitur otomatis yang ingin digunakan untuk pengalaman pengambilan gambar yang sepenuhnya disesuaikan.

    Dengan kebebasan untuk berkreasi dan kustomisasi, kamera Galaxy S23 FE memiliki alat pengeditan berbasis artificial intelligence (AI) untuk membantu meningkatkan hasil karyamu.

    Untuk bermain game dan streaming, prosesor powerful Galaxy S23 FE membuat setiap aksi menjadi cepat dan lancar dengan vapor chamber yang membantu mengendalikan panas dan menjaga performance.

    Baterai berkapasitas 4.500mAh yang tahan lama secara intuitif menyesuaikan diri untuk menghemat energi, mengisi daya hingga 50 persen dalam hanya 30 menit dengan adaptor 25W.

    Semua kekuatan ini hadir dalam layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,4 inci yang cerah dan super halus. Teknologi Vision Booster pada Galaxy S23 FE secara otomatis bisa mendeteksi kondisi pencahayaan yang terang, menjaga layar tetap hidup seperti model flagship, berdasarkan lingkungan tempat kamu berada.

    Galaxy S23 FE series akan tersedia mulai dari Rp8.999.000 (128GB) dan Rp9.999.000 (256GB) dalam berbagai warna modern yang segar, termasuk Mint, Cream, Graphite, dan Purple. Warna Indigo juga akan tersedia secara eksklusif di website resmi Samsung.

    Galaxy Tab S9 FE dan Tab S9 FE+

    Kapan pun inspirasi datang, Galaxy Tab S9 FE dan S9 FE+ memberikan hiburan yang dibutuhkan, kreativitas yang ekspresif, dan produktivitas yang lancar.

    Dengan dua pilihan perangkat portabel yang mumpuni, semakin banyak pengguna yang dapat mencicipi fleksibilitas Galaxy Tab S series.

    Para kreator digital, pengusaha, mahasiswa, seniman, gamer, dan banyak lagi, dapat menyalurkan passion dan menyelesaikan pekerjaan dengan kecepatan perangkat yang lebih baik dan performa yang lebih unggul dibandingkan dengan FE series sebelumnya.

    Menonton dan berkreasi yang responsif dan imersif dapat dilakukan di rumah, tempat kerja, kampus, atau bahkan di taman dengan layar 10,9 inci Galaxy Tab S9 FE dan layar 12,4 inci Galaxy Tab S9 FE+, yang dilengkapi dengan refresh rate otomatis yang adaptif hingga 90Hz.

    Cahaya matahari tidak menjadi masalah dengan Vision Booster, yang meningkatkan visibilitas di luar ruangan dengan mengoptimalkan warna dan kontras terutama di area layar yang gelap.

    Seperti Galaxy Tab S9 series terbaru, baik Tab S9 FE maupun Tab S9 FE+ telah mendapatkan rating IP68, menawarkan daya tahan yang lebih baik untuk ketenangan saat bepergian.

    Selain itu, dengan baterai Tab S9 FE+ yang tahan lama hingga 20 jam pemutaran video dalam sekali pengisian, kamu tidak perlu terus mencolokkan kabel saat menuntaskan pekerjaan atau menikmati entertainment.

    Samsung Fan Edition

    Berbagai ide dan catatan dapat langsung dituangkan dengan S Pen berperingkat IP68 yang menjadi ciri khas Galaxy, langsung termasuk dalam paket pembelian.

    Seperti Galaxy Tab S9 series, Tab S9 FE dan S9 FE+ menyertakan berbagai alat dan aplikasi kreatif yang beragam, termasuk favorit pengguna seperti Goodnotes, LumaFusion, Clip Studio Paint, dan lainnya.

    Dengan penyimpanan hingga dua kali lipat, ditambah hadirnya opsi untuk meng-upgrade hingga 1TB dengan kartu microSD, kamu dapat dengan mudah menyimpan catatan kuliah, sketsa, video, dan banyak lagi.

    Galaxy Tab S9 FE series akan tersedia mulai dari Rp 6.499.000 (WiFi) dalam warna Graphite dan Rp 7.499.000 (5G) dalam warna Graphite, Lavender, Mint yang modis. Galaxy Tab S9+ FE series akan tersedia mulai dari Rp 8.499.000 (WiFi) dalam warna Silver dan Rp10.999.000 (5G) dalam Mint, Graphite, dan Lavender.

    Galaxy Buds FE

    Galaxy Buds FE membawa pengalaman audio unggulan Samsung ke lebih banyak pengguna. Bass yang kuat menawarkan suara yang dalam dan kaya sehingga kamu dapat menikmati musik lebih optimal, sementara Active Noise Cancellation (ANC) yang powerful dan Ambient Sound memungkinkan kamu lebih banyak mendengar hal yang kamu sukai, dan lebih sedikit mendengar hal yang kurang kamu sukai.

    Selain itu, penyaringan suara pribadi otomatis melalui sistem tiga mikrofon canggih, bersama dengan Deep Neural Network (DNN) yang didukung AI, memisahkan suara kamu dari suara latar belakang yang bising untuk panggilan telepon yang lebih jelas.

    Dilengkapi daya tahan baterai terlama dalam seri Galaxy Buds, Galaxy Buds FE dapat memberikan hingga 8,5 jam pemutaran dengan earbuds, dan total hingga 30 jam termasuk charging case.

    Bahkan saat menggunakan ANC, pengguna bisa mendapatkan hingga 6 jam pemutaran dengan earbuds, dan total hingga 21 jam termasuk charging case.

    Terinspirasi oleh desain ikonik dan ergonomis dari seri ini, Galaxy Buds FE dirancang agar nyaman digunakan dalam waktu yang lama, dengan menghadirkan tiga ukuran eartips dan dua ukuran wingtips yang berbeda agar kamu bisa mendapatkan earbuds yang benar-benar pas di telingamu.

    Galaxy Buds FE akan tersedia dengan harga Rp1.399.000 dalam dua warna modern: Graphite dan White.

    Satu Ekosistem Saling Terhubung

    Dengan perangkat FE baru, sekarang kamu bisa lebih mudah menikmati kemampuan sesungguhnya ekosistem Galaxy yang terhubung. Produktivitas menjadi lebih intuitif dengan Multi Control, yang memungkinkan kamu untuk drag and drop konten dengan mudah antar beberapa perangkat Galaxy.

    Copy danpaste atau drag dan drop antara smartphone dan tablet. Ketika ide kreatif datang, kamu cukup transfer video atau gambar dari smartphone ke tablet dengan Quick Share untuk proses pengeditan yang lebih mudah.

    Ketika saatnya untuk hiburan imersif, Galaxy Buds FE menjadi teman yang sempurna. Auto Switch secara cerdas mengalihkan suara antara smartphone, tablet, bahkan jam tangan, dan TV, berdasarkan penggunaan kamu tanpa perlu pengaturan manual.

    Selain itu, SmartThings Find membantu kamu melacak Buds yang hilang dan juga membunyikan alarm jika Buds tertinggal.

    Semua perangkat dan kemampuan konektivitas ini membuktikan komitmen Samsung untuk memberikan pengalaman yang aman dan personal.

    Galaxy S23 FE dan Galaxy Tab S9 FE series dilindungi oleh Samsung Knox, yang berarti informasi pribadimu akan tetap aman secara default.

    Kepedulian untuk Bumi

    Dengan perangkat FE terbaru ini, Samsung memperkuat komitmennya terhadap lingkungan dengan meluaskan inovasi bermanfaat ke dalam seluruh ekosistemnya.

    Galaxy S23 FE menggunakan berbagai jenis bahan daur ulang pada komponen perangkat, baik yang berada di bagian dalam maupun di bagian luar perangkat, termasuk aluminium dan kaca daur ulang pra-konsumen, serta plastik daur ulang pasca-konsumen yang berasal dari jaring ikan bekas, tong air, dan botol PET yang tidak terpakai.

    Galaxy Tab S9 FE series juga terdiri dari bahan-bahan daur ulang. Beberapa komponen internal dan eksternal menggunakan aluminium daur ulang pra-konsumen dan plastik daur ulang pasca-konsumen.

    Galaxy S23 FE dan Galaxy Tab S9 FE series terbaru didesain untuk bertahan lama dengan empat generasi pembaruan sistem operasi (OS) dan lima tahun pembaruan keamanan. Untuk meningkatkan masa pakai, pengguna juga dapat memanfaatkan program-program seperti Samsung Care+, layanan dukungan untuk kerusakan akibat kecelakaan, perbaikan, dan lainnya.

    Upaya Samsung dalam mendukung dampak positif bagi planet ini tidak berhenti pada smartphone dan tablet. Galaxy Buds FE memanfaatkan plastik daur ulang pasca-konsumen yang berasal dari jaring ikan dan tong air yang tidak terpakai dalam desain produknya.

    Rencananya, akan ada penawaran special untuk mendapatkan Galaxy S23 FE, Tab S9 FE series, dan Buds FE. Tunggu tanggal 10 Oktober 2023. (Icha)

  • ZTE Bersama ITB Kembangkan Talenta Digital

    ZTE Bersama ITB Kembangkan Talenta Digital

    Telko.id – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terkemuka di dunia, mengumumkan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

    Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka secara maksimal melalui program beasiswa.

    Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan antara ZTE Indonesia dengan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB yang diwakili oleh Dennis Yu selaku CTO, ZTE Indonesia dan Dr. Tutun Juhana, S.T., M.T. selaku Dekan STEI ITB.

    Melalui kerja sama tersebut ZTE akan memberikan beasiswa jenjang S1 kepada mahasiswa Teknik Elektro dan Teknik Telekomunikasi. Beasiswa tersebut diharapkan dapat mendukung rencana pendidikan mahasiswa berprestasi dan membuka peluang bagi mereka untuk berkembang dalam industri teknologi dan telekomunikasi.

    Baca juga : ZTE Dukung XL Axiata, Bangun Jaringan Transportasi 5G Berbasis SRv6

    “ZTE senantiasa berperan aktif dalam mendukung pengembangan talenta digital dalam negeri, kami telah menjalin kemitraan dengan berbagai universitas di Indonesia dalam hal pengembangan talenta digital,” kata Dennis Yu, CTO, ZTE Indonesia.

    Program beasiswa ini merupakan langkah lanjutan dalam kemitraan kedua pihak ini dan harapannya dapat terus menjajaki berbagai peluang kerjasama dengan ITB di masa depan.

    Dennis pun menyakini bahwa investasi dalam talenta lokal adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mendorong inovasi di masa depan.

    ZTE secara penuh mendukung pengembangan talenta digital dan percaya bahwa talenta lokal berperan penting dalam membangun talenta global.

    “Ke depannya, kami berharap dapat memperkuat kemitraan berkelanjutan dengan ITB, dan bersama-sama mengembangkan lebih banyak talenta terbaik yang akan berkontribusi pada pertumbuhan industri telekomunikasi yang pesat di Indonesia,” ujar Yin Gang, Global HR Director, ZTE Corporation.

    “Selaras dengan moto ITB yaitu Globally Respected, Locally Relevant, maka kerjasama dengan ZTE adalah salah satu cara untuk membawa nama ITB lebih dihormati secara global,” kata Dr. Tutun Juhana, S.T., M.T, Dekan, STEI ITB.

    Simbiosis mutualisme antara kedua pihak diyakini akan bermanfaat bagi para mahasiswa dengan cara mengekspose mereka lebih awal kepada teknologi terkini yang dikembangkan ZTE. Pengalaman yang dimiliki perguruan ini dapat pula dimanfaatkan oleh ZTE dalam kegiatan riset dan pengembangannya.

    Ke depannya, ZTE berkomitmen akan terus memperkuat kerja sama dengan ITB dalam program beasiswa, program magang serta membuka kesempatan bagi mahasiswa berprestasi ITB untuk bergabung bersama ZTE Indonesia dalam program 5G Rising Star.

    Kerja sama antara ZTE dengan berbagai universitas terkemuka di Indonesia dalam hal pengembangan talenta digital telah terjalin selama bertahun-tahun.

    Selain dengan ITB, ZTE juga telah bekerja sama dengan universitas-universitas ternama lainnya di Indonesia seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Telkom University. (Icha)

  • Gojek Gandeng Lion Group, Akses Gojek pun Jadi Mudah

    Gojek Gandeng Lion Group, Akses Gojek pun Jadi Mudah

    Telko.id – Gojek, unit bisnis On-Demand Service dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (“Grup GoTo”, BEI: GOTO) resmi menggandeng PT Lion Mentari Airlines (“Lion Group”).

    Langkah strategis ini dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) untuk menghadirkan pengalaman mobilitas terbaik dengan mempermudah akses pengguna maskapai penerbangan yang terafiliasi di bawah Lion Group untuk menggunakan solusi transportasi Gojek.

    Penandatanganan nota kesepahaman antara Gojek dan Lion Group dilakukan oleh Direktur dan Presiden On-Demand Service GoTo Catherine Hindra Sutjahyo dan Presiden Direktur Lion Group Captain Daniel Putut serta disaksikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama Grup GoTo Patrick Walujo.

    Penandatangan nota kesepahaman dilakukan pada momentum pameran transportasi dan travel fair Hub Space X KAI Expo 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2023 di Jakarta Convention Center, 29 September 2023.

    Baca juga : GoRide Transit, Gojek-KRL-Gojek Langsung Cus Sampai Ditempat

    Bagi Gojek, kerja sama dengan Lion Group merupakan langkah strategis untuk menghadirkan kemudahan mobilitas sekaligus memberikan akses terhadap layanan transportasi yang hemat, salah satunya mobilitas menuju maupun dari bandara.

    Kerja sama ini diharapkan semakin mampu menjawab tingginya antusiasme masyarakat dan tingkat permintaan terhadap layanan GoCar di bandara. Di mana data menunjukkan terjadi peningkatan pemesanan layanan GoCar Instant di Bandara Soekarno Hatta sebesar 5 kali lipat pada 2023 dibanding saat pertama kali diluncurkan di tahun 2019.

    Kerja sama ini juga merupakan wujud konkret dari salah satu strategi Grup GoTo memperluas jangkauan pasar dengan memberikan nilai tambah bagi konsumen.

    Keberadaan layanan Gojek di penjuru wilayah nusantara, dikombinasikan dengan luasnya jaringan penerbangan domestik Lion Group semakin meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat.

    Laporan Official Airline Guide (OAG) pada September 2023 menunjukkan Lion Air merupakan maskapai paling sibuk dengan jumlah penumpang terbanyak di kawasan Asia Tenggara, dengan hampir 3 juta kursi penumpang per-bulannya. (Icha)

  • Duh, 4 Dari 5 Orang Berpotensi Terkena Tipu Transaksi Online

    Duh, 4 Dari 5 Orang Berpotensi Terkena Tipu Transaksi Online

    Telko.id – Tren belanja online saat ini memang terus meningkat dan perilaku Fear of Missing Out (FOMO) juga ikut muncul. Hal ini disinyalir menjadi salah satu faktor penyebab semakin tingginya ancaman dan risiko penipuan online.

    Fakta tersebut muncul melalui eksperimen sosial yang digagas Blibli melalui situs Vomoshop (https://www.vomoshop.com/) yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Asosiasi Ecommerce Indonesia-idEA, para pemilik merek, media massa dan komunitas.

    Eksperimen sosial tersebut bertujuan mengukur potensi penipuan yang bisa dialami orang masyarakat Indonesia, sekaligus melakukan edukasi literasi berbelanja online yang aman lewat seruan #IngatVOMO, yang merupakan akronim dari Verifikasi, Observasi, Mudah Akses Info dan Ofisial rekening platform untuk transaksi online-nya.

    Untuk mengetahui seberapa jauh literasi digital dan kesadaran diri pengguna dalam menjaga keamanan siber saat bertransaksi online, eksperimen sosial ini menyertakan rangkaian mulai iklan digitaldengan penawaran harga tidak masuk akal pada situs Vomoshop.com dan mengajak masyarakat untuk checkout dengan informasi transaksi ke rekening pribadi yang tidak resmi.

    Baca juga : Blibli dan Meta, Hadirkan Iklan Meta di Bliklan

    Adapun, mengingat tujuan eksperimen sosial ini adalah edukasi, situs pun dirancang sedemikian rupa untuk tidak meminta data pribadi pengunjung dan tanpa ada pembayaran yang dilakukan, dimana perjalanan pengunjung ketika checkout berakhir di lamanedukasi #IngatVOMO. 

    Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan, lebih dari 63 ribu visitor merespon dengan mengakses situs. Sejumlah fakta menarik ditemukan, di antaranya warga Jakarta menjadi jawara korban FOMO dan perempuan menjadi yang paling FOMO kala belanja online.

    Dari segi demografi usia, warga usia 25-34 tahun menjadi yang paling mudah terpancing mengunjungi situs, disusul warga usia 18-24 tahun.

    Dihadapkan pada pilihan checkout produk yang diminati, 4 dari 5 warga ternyata memutuskan checkout belanja, membuktikan mayoritas warga masih rentan terjebak tipu tipu online akibat FOMO daripada #IngatVOMO.

    Yang tak kalah menarik, hasil kolaborasi bersama sebuah akun Instagram bernama @ecommurz, biggest tech workers community mengungkap sebanyak 1 dari 2 follower yang terpapar konten yang dibagikan kemudian mengunjungi situs Vomoshop dan berujung pada segera checkout produk incaran.

    Hal ini menunjukkan bahwa tipu tipu online dapat terjadi pada siapapun, termasuk mereka yang dipandang tech savvy. Lebih jauh lagi, temuan ini mengajak para influencer agar bertanggungjawab mengecek kebenaran konten yang dibagikan kepada pengikutnya.

    Produk yang paling banyak membuat orang khilaf untuk segera checkout adalah barang-barang elektronik rumah tangga, diantaranya TV, vacuum cleaner dan hair dryer kekinian.

    Disusul dengan produk gaming. Banting harga fantastis menjadi alasan utama warga tergiur untuk checkout, terlihat dari 2 dari 3 visitor tergiur checkout laptop gaming seharga Rp30 juta yang dibanting menjadi Rp8 juta rupiah.

    Bahkan tingkat ke-FOMO-an warga melonjak nyaris 80% dengan tambahan info promo berlaku ‘cuma hari ini aja’ pada materi iklan.

    Adapun, dari 7% visitor yang lebih berhati-hati mengungkap dua alasan utama mereka mantap tidak checkout, yakni tidak yakin produk yang ditawarkan orisinal dan tokonya dipandang tidak meyakinkan.

    Melansir penilaian berdasarkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), skor Indonesia pada tahun 2022 sebesar 64,48 dari skala 1-100. Angka tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan dan terus menjadi isu nasional yang butuh perhatian dari berbagai pihak.

    “Apa yang dilakukan oleh Blibli sejalan dengan upaya kami dalam memperkuat pilar-pilar literasi digital, yang salah satunya adalah digital safety. Upaya tersebut berguna meningkatkan kesadaran perlindungan dan keamanan data diri, sehingga masyarakat Indonesia bisa lebih cermat dan bijak dalam berbelanja online di era transformasi digital saat ini,” kata Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kemenkominfo RI.

    Senada dengan itu,  Edit Prima, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi social experiment yang diinisiasi Blibli dan berharap kampanye #IngatVOMO ini dan #JagaRuangSiber dari BSSN dapat kita gaungkan bersama ke depannya untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk peduli dan bijak dalam menjaga keamanan data pribadi apalagi saat berbelanja online.

    Indonesia sendiri menghadapi lonjakan kejahatan siber terlihat dari hampir 1,6 miliar traffic anomalies per Desember 2022 dengan potensi kerugian mencapai Rp 14,2 triliun.

    Tentunya kejahatan siber ini perlu menjadi perhatian bersama dan perlu sinergi para pelaku industri dalam menangani dan meningkatkan edukasi publik terhadap bahayanya.

    “Pasar digital Indonesia masih sangat membutuhkan edukasi untuk menjadi matang. Bagaimana bersikap bijak saat berbelanja secara daring, sekaligus mampu berpikir kritis ketika menemukan kejanggalan yang berpotensi menimbulkan kerugian,” ujar Bima Laga, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA).

    Berdasarkan data simulasi Vomoshop, sebanyak 71% korban FOMO sudah mengetahui bahaya transaksi ke rekening pribadi namun tetap dilakukan.

    Oleh karena itu, sebagai upaya menghentikan sekaligus menangkal risiko menjadi korban penipuan online yang dipicu FOMO, Blibli memiliki sejumlah langkah cerdas yang terangkum dalam kampanye #IngatVOMO, apa saja?

    Verifikasi: memilih marketplace terkenal yang diunduh secara resmi melalui Google/App Store dan memiliki rating > 4.

    Observasi: selalu baca deskripsi produk dengan detail, pastikan harga ditawarkan wajar, serta memiliki kebijakan purna jual yang jelas juga garansi retur.

    Mudah Akses Info: memiliki layanan pelanggan 24/7, dengan kemudahan pemilihan serta lacak pengiriman dan terakhir.

    Ofisial: transaksi pembayaran hanya dilakukan lewat platform, bukan rekening pribadi mitra seller.

    “Dengan eksperimen sosial Perseroan di Vomoshop diharapkan literasi belanja online yang aman menjadi semakin baik dan juga memperkenalkan Blibli sebagai platform yang dapat memenuhi kebutuhan berbelanja online tanpa tipu tipu untuk masyarakat Indonesia,” kata Edward Kilian S., Chief of Marketing Officer, Blibli. (Icha)