spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 39

OPPO Reno15 Series Resmi Rilis, Bawa Kamera Selfie Ultra-Wide 100 Derajat

0

Telko.id – OPPO secara resmi meluncurkan lini smartphone terbarunya di Indonesia, yakni OPPO Reno15 Series, yang terdiri dari Reno15 Pro Max 5G, Reno15 5G, dan Reno15 F 5G.

Perangkat ini dirancang sebagai partner kreatif all-in-one yang memadukan kemampuan fotografi mobile tingkat lanjut, desain ikonik, serta performa tangguh untuk mendukung aktivitas digital penggunanya.

Peluncuran ini menandai era baru bagi seri Reno yang kini diposisikan sebagai ikon hangout bagi anak muda. Patrick Owen, Vice President OPPO Indonesia, menjelaskan bahwa semangat “Hang Out With Reno” bukan sekadar ajakan berkumpul, melainkan dorongan untuk bergerak, mengeksplorasi hal baru, dan menemukan lokasi trendi untuk bercerita.

Seri ini hadir untuk menangkap momen kebersamaan maupun konten kreatif yang lebih hidup.

Untuk merayakan kehadiran perangkat ini, OPPO menggelar Reno Land di M Bloc mulai 23 hingga 25 Januari 2026. Di sana, konsumen dapat mencoba langsung kecanggihan fitur OPPO Reno15 Series, menikmati konser musisi ternama, serta mengeksplorasi berbagai spot trendi yang telah disiapkan.

Pengalaman ini dihadirkan agar pengguna bisa merasakan langsung bagaimana perangkat ini bekerja dalam skenario penggunaan nyata.

Desain Dancing Aurora dan Durabilitas Tinggi

OPPO Reno15 Series membawa penyegaran visual dengan mengusung konsep desain Dancing Aurora. Terinspirasi dari keindahan aurora yang dreamy, bagian belakang perangkat menggunakan material One-piece Sculpted Glass yang menciptakan efek visual hidup saat terkena cahaya.

Estetika ini disempurnakan dengan modul kamera Dynamic Stellar Ring yang memberikan efek halo lembut, menambah kesan elegan pada perangkat.

Content image for article: OPPO Reno15 Series Resmi Rilis, Bawa Kamera Selfie Ultra-Wide 100 Derajat

Selain tampilan yang menawan, ketahanan fisik menjadi fokus utama. Seri ini telah mengantongi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Fitur ini memberikan rasa aman bagi pengguna saat memotret di berbagai kondisi cuaca, bahkan saat terkena cipratan air.

Teknologi Splash Touch juga disematkan untuk memastikan layar tetap responsif dan bisa dioperasikan meski tangan pengguna dalam keadaan basah.

Pada varian tertinggi, Reno15 Pro Max 5G, OPPO menyematkan layar 120Hz Smart Adaptive Display berukuran 6,78 inci. Bezel simetris ultra tipis 1,15mm memberikan pengalaman visual yang luas dan imersif.

Rangka perangkat dibuat menggunakan aerospace-grade aluminum yang tidak hanya memberikan kesan ramping, tetapi juga kekokohan ekstra. Sementara itu, varian Reno15 5G dan Reno15 F 5G masing-masing hadir dengan layar 6,59 inci dan 6,57 inci yang juga mendukung refresh rate 120Hz.

Inovasi Kamera Selfie dan Fotografi AI

Salah satu nilai jual utama dari seri ini adalah kehadiran 50MP Ultra Wide Selfie Camera. Kamera depan ini memiliki sudut pandang hingga 100 derajat, memungkinkan pengguna untuk mengambil foto grup (wefie) atau memasukkan latar belakang pemandangan yang lebih luas tanpa memerlukan tongkat selfie.

Inovasi Kamera Selfie 100° ini juga memberikan efek kedalaman spasial yang membuat wajah terlihat lebih tirus dan proporsional.

Di sektor kamera belakang, varian Reno15 Pro Max 5G dan Reno15 5G dilengkapi dengan 50MP Telephoto Portrait Camera. Menggunakan lensa periskop dengan focal length yang mendekati standar potret klasik 85mm, kamera ini mampu menghasilkan foto half-body dengan efek bokeh yang lembut dan natural.

Khusus untuk varian Pro Max, tersedia kamera utama 200MP Ultra-Clear yang menawarkan detail ekstrem, memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk melakukan cropping tanpa kehilangan ketajaman gambar.

OPPO juga membenamkan serangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan untuk mempermudah proses kreasi konten. Fitur AI Portrait Glow bertindak sebagai asisten pencahayaan digital yang mampu memperbaiki foto dalam kondisi backlight atau minim cahaya.

Selain itu, terdapat fitur Fitur AI Motion Photo Popout yang memungkinkan pengguna membuat kolase interaktif atau foto berlapis yang seolah keluar dari bingkai.

Video Toolkit untuk Kreator Konten

Bagi para vlogger dan kreator konten video pendek, OPPO Reno15 Series menawarkan solusi lengkap. Perangkat ini mendukung perekaman video 4K HDR Ultra-Steady yang menjamin hasil rekaman tetap stabil dan jernih meski diambil sambil bergerak. Dynamic range yang ditingkatkan membuat warna dalam video terlihat lebih hidup.

Fitur Dual-View Video memungkinkan perekaman menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan, sangat ideal untuk video reaksi atau vlog perjalanan.

Selain itu, fitur Seamless Camera Switch memberikan kemudahan bagi pengguna untuk berpindah antara kamera depan dan belakang saat merekam tanpa harus memotong klip, sehingga proses editing menjadi lebih efisien. Dukungan Video Editing 2.0 di aplikasi Photos semakin mempermudah pengguna memoles hasil rekaman langsung dari ponsel.

Performa Gaming dan Baterai Jumbo

Di balik desainnya yang cantik, OPPO Reno15 Series menyimpan tenaga yang besar. Varian Reno15 Pro Max 5G ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8450 yang dipadukan dengan AI HyperBoost 2.0.

Content image for article: OPPO Reno15 Series Resmi Rilis, Bawa Kamera Selfie Ultra-Wide 100 Derajat

Kombinasi ini memastikan performa gaming yang stabil dengan frame rate hingga 120fps pada judul game populer, sekaligus menjaga suhu perangkat agar tetap optimal.

Ketahanan daya menjadi salah satu peningkatan signifikan pada seri ini. Dengan baterai berkapasitas hingga 7.000mAh, pengguna dapat beraktivitas seharian penuh tanpa khawatir kehabisan daya.

Dukungan pengisian cepat 80W SUPERVOOC memungkinkan pengisian daya yang sangat singkat, mendukung mobilitas pengguna yang tinggi.

Sistem operasi ColorOS 16 yang dijalankan perangkat ini dilengkapi dengan All-New Trinity Engine. Teknologi ini mengoptimalkan alokasi sumber daya chipset dan memori untuk memastikan kinerja yang mulus.

OPPO bahkan memberikan jaminan performa jangka panjang melalui sertifikasi 6-Year Fluency Protection, menjanjikan perangkat tetap responsif meski telah digunakan bertahun-tahun.

Konektivitas dan Fitur Pintar

OPPO Reno15 Series juga unggul dalam hal konektivitas berkat teknologi AI LinkBoost 3.0. Pada model Pro, terdapat tambahan SignalBoost Chip X1 yang diklaim dapat mengurangi latensi saat bermain game hingga 84%.

Khusus untuk varian Pro Max, OPPO menyematkan NetworkBoost Chip S1 eksklusif yang meningkatkan efisiensi antena hingga 2dB, memastikan tangkapan sinyal yang lebih kuat.

Untuk produktivitas, fitur O+ Connect memfasilitasi transfer file yang cepat antara perangkat OPPO dengan ekosistem iOS atau iPadOS.

Kemampuan ini, ditambah dengan fitur screen mirroring dan remote control PC, menjadikan Reno15 Series sebagai pusat kerja digital yang efisien.

Fitur AI Mind Space juga hadir untuk membantu pengguna mengelola informasi dan ide dengan cara yang lebih intuitif hanya dengan gestur sederhana.

Harga dan Ketersediaan

OPPO Reno15 Series sudah dapat dipesan dengan berbagai penawaran menarik. OPPO memberikan cashback terbatas hingga Rp1.000.000 dan berbagai keuntungan tambahan selama periode promo peluncuran. Berikut adalah daftar harga resmi OPPO Reno15 Series di Indonesia:

  • OPPO Reno15 F 5G:
    • 8GB/128GB: Rp5.499.000
    • 8GB/256GB: Rp5.999.000
    • 12GB/256GB: Rp6.499.000
  • OPPO Reno15 5G:
    • 8GB/256GB: Rp7.699.000
    • 12GB/256GB: Rp8.299.000
  • OPPO Reno15 Pro Max 5G:
    • 12GB/512GB: Rp12.999.000

Selama periode 23-31 Januari 2026, konsumen yang membeli perangkat ini dengan Desain Aurora akan mendapatkan total keuntungan hingga Rp4,5 juta.

Keuntungan tersebut mencakup OPPO Care, garansi internasional 2 tahun, cicilan 0%, cashback trade-in, serta voucher belanja eksklusif di aplikasi My OPPO. (Icha)

Adopsi Galaxy AI Meroket, 90 Persen Pengguna Bergantung pada AI

0

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia mengungkap fakta menarik terkait pergeseran perilaku konsumen dalam menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Berdasarkan data internal perusahaan per Januari 2026, tingkat adopsi Galaxy AI pada lini smartphone flagship telah menyentuh angka 86,9%. Angka ini menegaskan bahwa teknologi AI pada perangkat seluler telah bertransformasi dari sekadar fitur pelengkap menjadi kebutuhan fundamental yang mendukung produktivitas harian.

Lonjakan ini menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada 2024, tingkat adopsi tercatat berada di level 71,6%. Kenaikan signifikan di tahun 2025 ini mengindikasikan bahwa hampir 9 dari 10 pengguna perangkat flagship Samsung kini secara aktif mengandalkan kecerdasan buatan dalam rutinitas mereka.

Fenomena ini sekaligus menandai titik balik di mana AI dianggap memiliki peran nyata dan realistis, bukan lagi sekadar fitur canggih yang jarang disentuh.

Perubahan pola pemakaian ini tidak terjadi secara instan, namun didorong oleh relevansi fitur yang ditawarkan terhadap gaya hidup modern. Samsung, sebagai Pionir Mobile AI, mencatat bahwa pengguna tidak lagi sekadar mencoba-coba fitur baru.

Mereka kini menggunakan AI sebagai alat bantu utama untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan, mulai dari pencarian informasi cepat, pengolahan konten visual, hingga pengambilan keputusan yang lebih efisien.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, Galaxy AI telah mengubah cara pengguna menyelesaikan aktivitas sehari-hari. Menurutnya, AI kini digunakan secara aktif untuk mempercepat proses kerja dan kreasi.

“Tingkat penggunaan yang mencapai 86,9% menunjukkan bahwa Galaxy AI bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan bagian dari rutinitas digital pengguna. Insight ini menjadi dasar bagi Samsung untuk menghadirkan inovasi Galaxy AI yang semakin relevan di tahun 2026,” ujar Ilham di Jakarta (23/01/2026).

Content image for article: Adopsi Galaxy AI Meroket, Hampir 90 Persen Pengguna Flagship Samsung Kini Bergantung pada AI

Circle to Search Jadi Primadona

Dari sekian banyak fitur yang tersedia, Circle to Search with Google mencatatkan diri sebagai fitur paling populer dengan tingkat penggunaan mencapai 76% sepanjang tahun 2025.

Tingginya angka ini didorong oleh kemudahan yang ditawarkan, di mana pengguna dapat mencari informasi langsung dari objek yang mereka lihat di layar tanpa perlu berpindah aplikasi.

Selain fitur pencarian, fitur berbasis visual juga mendapatkan tempat khusus di hati pengguna. Data menunjukkan minat yang tinggi pada fitur Photo Assist dengan penggunaan sebesar 20,5%, diikuti oleh Generative Edit sebesar 19%.

Kedua fitur ini banyak dimanfaatkan untuk menyempurnakan foto dan konten visual secara instan, memungkinkan pengguna berkreasi lebih profesional tanpa harus melalui proses penyuntingan yang rumit di perangkat lunak tambahan.

Asisten Cerdas untuk Produktivitas

Tahun 2026 diprediksi menjadi era di mana produktivitas didefinisikan ulang oleh kecerdasan buatan. Samsung merespons hal ini dengan menghadirkan fitur-fitur yang berfungsi sebagai asisten proaktif.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Now Brief. Fitur ini memungkinkan perangkat Galaxy menyajikan ringkasan jadwal, pengingat penting, dan informasi relevan dalam satu tampilan singkat di awal hari.

Kehadiran Fitur Now Brief membantu pengguna mengurangi waktu yang biasanya terbuang untuk mengecek berbagai aplikasi secara terpisah, sekaligus membantu memprioritaskan agenda harian. Selain itu, terdapat fitur produktivitas lain yang sangat diminati kalangan profesional:

  • Live Translate & Interpreter: Memfasilitasi komunikasi lintas bahasa secara real-time. Fitur ini menjaga alur percakapan tetap natural saat pengguna berkomunikasi dengan klien asing atau rekan internasional, tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.
  • Transcript Assist: Solusi bagi mereka yang sering mengikuti rapat panjang. Fitur ini mampu merekam, mengubah suara menjadi teks, membedakan pembicara, hingga menyusun ringkasan poin penting secara otomatis. Hal ini memastikan tidak ada catatan yang hilang dan tindak lanjut rapat menjadi lebih akurat.

Kombinasi fitur-fitur ini terbukti mampu meningkatkan Efisiensi Bisnis dan mengubah cara kerja konvensional menjadi lebih cerdas dan terstruktur.

Mendukung Kreativitas Tanpa Batas

Di sisi lain, Galaxy AI juga berperan besar dalam menurunkan hambatan teknis bagi para kreator konten. Ide-ide kreatif kini dapat dieksekusi menjadi karya visual dan audio berkualitas tinggi dengan lebih mudah. Bagi Gen Z yang aktif di media sosial, perangkat Galaxy telah menjadi Partner Kreatif yang andal.

Fitur Audio Eraser menjadi salah satu andalan baru bagi konten kreator. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam video di kondisi lingkungan yang ramai, namun tetap mendapatkan hasil suara yang jernih.

Sistem AI secara otomatis memisahkan suara utama dari kebisingan latar belakang, menghilangkan kebutuhan akan peralatan audio eksternal yang mahal dan merepotkan.

Sementara itu, fitur Generative Edit memberikan kebebasan eksplorasi visual. Pengguna dapat memindahkan objek, mengubah ukuran, atau menyempurnakan latar belakang foto agar terlihat natural.

Kemampuan ini mempercepat proses produksi konten, membuat aktivitas berkreasi menjadi lebih praktis dan ekspresif.

Ke depan, Samsung berkomitmen untuk terus mengembangkan kapabilitas Galaxy AI agar semakin memahami konteks dan kebiasaan personal pengguna.

Dengan pendekatan ini, AI diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi berperan aktif dalam menciptakan efisiensi dan makna baru dalam setiap aktivitas pengguna. (Icha)

Mijia Smart Audio Glasses dan REDMI Buds 8 Lite Resmi Meluncur, Ini Harganya

0

Telko.id – Xiaomi Indonesia secara resmi memperluas portofolio produk AIoT mereka dengan meluncurkan dua perangkat audio inovatif, yaitu Mijia Smart Audio Glasses dan REDMI Buds 8 Lite.

Peluncuran yang berlangsung di Jakarta pada 23 Januari 2026 ini dilakukan bersamaan dengan kehadiran REDMI Note 15 Series, menegaskan langkah perusahaan dalam memperkuat ekosistem pintar bertajuk ‘Human x Car x Home’.

Kehadiran kedua perangkat wearable ini ditujukan untuk melengkapi kebutuhan audio masyarakat modern yang semakin dinamis. Xiaomi menawarkan solusi teknologi yang dapat mendukung berbagai aktivitas, mulai dari produktivitas kerja, proses pembelajaran, hingga kebutuhan hiburan yang fleksibel di berbagai kondisi lingkungan.

Strategi ini sejalan dengan meningkatnya peran perangkat audio dalam keseharian pengguna di Indonesia.

Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, mengungkapkan bahwa peluncuran ini dirancang untuk menciptakan pengalaman ekosistem yang lebih utuh bagi konsumen.

Menurutnya, kedua produk ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pengguna yang aktif dan memerlukan teknologi adaptif untuk berbagai skenario kehidupan.

Melalui peluncuran REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses bersamaan dengan REDMI Note 15 Series, Xiaomi menghadirkan pengalaman ekosistem yang terasa lebih utuh.

“Kedua wearable ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna Indonesia yang aktif, produktif, dan menginginkan teknologi yang dapat beradaptasi dengan berbagai skenario kehidupan sehari-hari,” ujar Andi.

Content image for article: Mijia Smart Audio Glasses dan REDMI Buds 8 Lite Resmi Meluncur, Ini Harganya

Spesifikasi Unggulan REDMI Buds 8 Lite

Sebagai perangkat yang menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi, REDMI Buds 8 Lite menawarkan kombinasi antara performa audio mumpuni dan kepraktisan penggunaan. Perangkat ini dipersenjatai dengan unit pengeras suara berukuran 12,4mm.

Driver berukuran besar ini diklaim mampu menghasilkan kualitas suara yang jernih dengan detail yang kaya, didukung oleh konektivitas Bluetooth 5.4 serta codec AAC/SBC untuk transmisi audio yang stabil.

Salah satu fitur utama yang ditonjolkan adalah kemampuan peredaman kebisingan. Earbuds ini dilengkapi dengan teknologi Hybrid Active Noise Cancellation (ANC) yang mampu meredam suara bising hingga 42dB.

Kemampuan ini sangat berguna untuk menghilangkan gangguan frekuensi rendah saat pengguna berada di transportasi umum atau ruang publik yang ramai.

Selain ANC, Xiaomi juga menyematkan fitur AI Environmental Noise Cancellation (ENC) yang didukung oleh dual microphone.

Teknologi ini memastikan kualitas panggilan telepon tetap jernih meskipun pengguna sedang berada di luar ruangan dengan kondisi angin kencang hingga kecepatan 6 meter per detik. Bagi pengguna yang ingin tetap waspada dengan lingkungan sekitar, tersedia pula Mode Transparansi.

Dari segi daya tahan, REDMI Buds 8 Lite menawarkan waktu penggunaan total hingga 36 jam jika digabungkan dengan charging case. Fitur pengisian daya cepat juga menjadi nilai tambah, di mana pengisian selama 10 menit diklaim mampu memberikan waktu penggunaan hingga 2 jam.

Perangkat ini juga mendukung koneksi ke dua perangkat sekaligus atau dual-device connectivity, memungkinkan peralihan otomatis yang mulus antara ponsel dan laptop.

Inovasi Audio Open-Ear Mijia Smart Audio Glasses

Produk kedua yang menjadi sorotan adalah Mijia Smart Audio Glasses, sebuah kacamata pintar yang menawarkan pengalaman open-ear audio.

Berbeda dengan earphone konvensional yang menutup lubang telinga, perangkat ini memungkinkan pengguna mendengarkan musik atau panggilan suara sembari tetap mendengar suara lingkungan sekitar secara natural.

Xiaomi menghadirkan tiga varian desain untuk pasar Indonesia, yakni Titanium, Pilot-Style, dan Browline. Varian Titanium menonjolkan bobot yang sangat ringan, hanya 27,6 gram, memberikan kenyamanan maksimal untuk penggunaan jangka panjang.

Sementara itu, varian Browline dan Pilot-Style dilengkapi dengan mekanisme quick-release yang memudahkan pengguna untuk berganti gaya bingkai sesuai preferensi.

Kacamata pintar ini dibekali sistem 4 mikrofon internal dengan fitur noise reduction canggih. Teknologi ini mampu meredam gangguan suara angin hingga kecepatan 4,5 meter per detik, memastikan komunikasi tetap lancar di luar ruangan.

Untuk menjaga privasi percakapan, Xiaomi menyematkan privacy mode terbaru dengan algoritma khusus yang meminimalisir kebocoran suara agar tidak terdengar oleh orang di sekitar pengguna.

Daya tahan dan ketangguhan juga menjadi perhatian utama. Audio Glasses Xiaomi ini memiliki engsel piano-wire yang telah lolos uji ketahanan hingga 15.000 kali lipatan.

Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP54, yang berarti tahan terhadap debu dan percikan air, sehingga aman digunakan saat berolahraga ringan atau terkena gerimis.

Pada sektor baterai, gagang kacamata yang ramping setipis 5mm menyimpan baterai custom berkapasitas 114mAh. Kapasitas ini mampu menyokong pemutaran musik terus-menerus hingga 13 jam.

Teknologi pengisian dayanya memungkinkan penggunaan selama 4 jam hanya dengan pengisian singkat 10 menit, dan dapat terisi penuh dari nol hingga 100 persen dalam waktu sekitar satu jam.

Integrasi dengan aplikasi Xiaomi Glasses memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melakukan kustomisasi kontrol sentuh pada gagang kacamata, mengaktifkan asisten suara, hingga melacak lokasi kacamata jika terselip.

Fitur perekaman audio juga tersedia dengan indikator LED otomatis untuk menjaga transparansi saat perekaman berlangsung.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Kedua perangkat ini diposisikan untuk melengkapi ekosistem cerdas Xiaomi dengan target pasar yang berbeda namun saling melengkapi. REDMI Buds 8 Lite hadir dalam pilihan warna Black, White, dan Blue, dibanderol dengan harga resmi Rp319.000.

Sementara itu, Mijia Smart Audio Glasses ditawarkan dengan harga yang bervariasi tergantung modelnya.

Varian Titanium dijual seharga Rp3.599.000, sedangkan varian Pilot-Style dan Browline masing-masing dibanderol dengan harga Rp3.199.000.

Konsumen di Indonesia sudah bisa mendapatkan REDMI Buds 8 Lite mulai hari ini melalui Xiaomi Store, situs resmi mi.com, serta berbagai platform e-commerce rekanan seperti Tokopedia, Blibli, Shopee, Lazada, dan TikTok Shop.

Untuk Mijia Smart Audio Glasses, ketersediaannya dapat ditemukan secara resmi di jaringan Xiaomi Store dan mi.com. (Icha)

AXIS Rilis Fitur Convert Pulsa, Ubah Sisa Saldo Jadi Kuota

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui merek AXIS kembali menghadirkan inovasi terbaru untuk memaksimalkan pengalaman penggunanya.

Operator yang identik dengan segmen anak muda ini resmi memperkenalkan fitur Convert Pulsa, sebuah layanan yang memungkinkan pelanggan menukarkan sisa saldo pulsa dalam jumlah kecil menjadi kuota data utama.

Langkah ini diambil sebagai solusi praktis bagi pengguna yang membutuhkan koneksi internet darurat tanpa harus membeli paket reguler berkapasitas besar.

Inovasi ini sebenarnya telah mulai diperkenalkan sejak Oktober 2025, namun XLSMART kembali menegaskan komitmennya pada 23 Januari 2026 untuk memperluas jangkauan informasi mengenai fitur tersebut.

Layanan ini dirancang khusus untuk menjawab aspirasi pelanggan yang menginginkan efisiensi dalam penggunaan pulsa.

Dengan adanya fitur ini, setiap rupiah sisa pulsa yang dimiliki pelanggan menjadi lebih bermakna dan tidak terbuang percuma, terutama saat kondisi mendesak.

Group Head Youth Segment XLSMART, Azher Javid, menjelaskan bahwa perusahaan memahami betapa berharganya nilai pulsa bagi pelanggan mereka.

Menurutnya, fitur ini adalah bentuk dedikasi AXIS dalam mendukung produktivitas pelanggan, khususnya generasi muda, agar tetap terhubung tanpa hambatan.

Azher menekankan bahwa kemudahan mengubah saldo mulai dari nominal kecil menjadi data yang dapat langsung digunakan adalah kunci dari kenyamanan yang ditawarkan layanan ini.

Dalam lanskap industri telekomunikasi saat ini, berbagai operator memang berlomba memberikan nilai tambah bagi penggunanya.

Hal ini sejalan dengan tren di mana operator lain juga menawarkan program efisiensi, seperti Kuota Data Murah yang menyasar segmen akademisi, atau inovasi unik seperti program Sampah Jadi Pulsa yang pernah diperkenalkan kompetitor.

Mekanisme dan Pilihan Kuota

Fitur Convert Pulsa memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna aplikasi AXISNET. Pelanggan dapat menukarkan sisa pulsa yang mereka miliki dengan beragam pilihan kuota, mulai dari 250 MB hingga 1 GB dengan masa aktif tertentu.

Keunggulan utama dari fitur ini adalah kemampuan untuk memproses nominal saldo yang sangat kecil, yakni mulai dari Rp1 hingga maksimal Rp5.000. Hal ini memastikan bahwa sisa saldo yang biasanya dianggap tidak cukup untuk membeli paket reguler, kini memiliki kegunaan fungsional.

Kuota yang didapatkan dari hasil penukaran ini adalah Kuota Utama. Artinya, data tersebut tidak dibatasi oleh pembagian waktu atau lokasi tertentu.

Pelanggan dapat menggunakannya di semua jaringan, baik itu 2G, 3G, 4G, maupun 5G. Kuota akan langsung aktif segera setelah transaksi dinyatakan berhasil, memberikan akses instan bagi pengguna yang membutuhkan konektivitas cepat.

Cara Menggunakan Fitur Convert Pulsa

Untuk menikmati layanan ini, pelanggan diwajibkan menggunakan aplikasi AXISNET versi terbaru. Syarat teknis yang ditetapkan adalah minimal versi 9.25.0 untuk pengguna perangkat Android atau versi 8.25.0 untuk pengguna iOS.

Proses penukaran dirancang sangat sederhana dan dapat dilakukan langsung dari halaman utama aplikasi.

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan konversi pulsa menjadi kuota:

  • Buka aplikasi AXISNET yang sudah diperbarui ke versi minimal yang ditentukan.
  • Pilih menu “Convert Pulsa” yang tersedia di antarmuka aplikasi.
  • Layar akan menampilkan opsi kuota yang dapat ditukar berdasarkan sisa pulsa yang dimiliki pelanggan.
  • Pilih paket yang diinginkan, kemudian tekan tombol “Lanjutkan”.
  • Lakukan konfirmasi pilihan dengan menekan tombol “Aktivasi Sekarang”.
  • Tunggu hingga muncul pemberitahuan di layar bahwa transaksi convert pulsa telah berhasil.

Kehadiran fitur Convert Pulsa semakin memperkuat posisi AXIS sebagai penyedia layanan yang mengerti gaya hidup digital anak muda yang serba cepat.

Dengan memberikan otoritas penuh kepada pelanggan untuk mengelola sisa pulsa mereka, AXIS menawarkan solusi nyata untuk tetap eksis dan produktif di era digital. (Icha)

ASUS Buka Pre-order Laptop AI Zenbook Terbaru, Bonus Corkcicle

0

Telko.id – ASUS secara resmi membuka masa pre-order untuk lini laptop AI ASUS terbaru, yakni Zenbook S16 OLED dan Zenbook 14 OLED.

Ini mengukuhkan posisi sebagai “the first AI mover”, perusahaan menghadirkan perangkat dengan Neural Processing Unit (NPU) yang mampu mencapai performa hingga 50 TOPS untuk pengalaman komputasi cerdas yang lebih responsif.

Peluncuran ini menandai pergeseran paradigma dalam lini Zenbook, di mana kekuatan kecerdasan buatan kini terintegrasi mendalam dengan desain premium.

Zenbook S16 OLED hadir sebagai laptop tipis bertenaga AI dengan material ceraluminum, sementara Zenbook 14 OLED menawarkan mobilitas tinggi dengan daya tahan baterai yang diklaim mampu bertahan seharian penuh.

Bagi konsumen yang ingin menjadi pengguna awal teknologi ini, ASUS menawarkan insentif menarik melalui program Exclusive Pre-order Next-Gen AI Zenbook.

Sebanyak 20 pembeli pertama yang melakukan pemesanan selama periode ini berhak mendapatkan bonus langsung berupa Corkcicle Canteen 16oz berwarna Powder Blue tanpa melalui mekanisme pengundian.

Material Ceraluminum pada Zenbook S16 OLED

ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA) dirancang untuk mengubah persepsi mengenai laptop berukuran 16 inci. Perangkat ini memiliki ketebalan hanya 1,1 cm dengan bobot 1,5 kg, sebuah pencapaian teknis yang signifikan untuk form factor layar besar.

Kunci dari desain tipis namun tangguh ini terletak pada penggunaan material premium Ceraluminum, sebuah inovasi yang memadukan keindahan keramik dengan ketahanan aluminium.

Sektor visual menjadi nilai jual utama varian ini. ASUS menyematkan layar Zenbook S16 OLED berukuran 16 inci dengan resolusi 3K (2880 x 1800).

Panel sentuh ini menggunakan teknologi ASUS Lumina Pro OLED yang mampu menghasilkan tingkat kecerahan hingga 1.100 nits, menjadikannya sangat andal untuk penggunaan di berbagai kondisi pencahayaan.

Akurasi warna yang tinggi dipadukan dengan refresh rate 120Hz memberikan pengalaman visual yang mulus, baik untuk kreasi konten maupun hiburan.

Content image for article: ASUS Buka Pre-order Laptop AI Zenbook Terbaru, Bonus Corkcicle Menanti

Di balik desainnya yang estetik, laptop ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ AI 9 465. Chipset ini memiliki konfigurasi 10 core dan 20 threads dengan kecepatan clock hingga 5.0GHz.

Dukungan RAM sebesar 32GB LPDDR5X on board dan penyimpanan 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 SSD memastikan multitasking berjalan tanpa hambatan. Sistem audio juga mendapat perhatian khusus dengan kehadiran 6 speaker bertenaga yang menciptakan ruang suara imersif.

Mobilitas Ekstrem Zenbook 14 OLED

Sementara itu, ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) hadir untuk menjawab kebutuhan pengguna dengan mobilitas tinggi. Laptop ini memiliki bobot ultra ringan, hanya 1,2 kg, namun tetap membawa spesifikasi yang bertenaga.

Salah satu fitur unggulannya adalah kapasitas baterai 75Wh yang diklaim mampu bertahan lebih dari 20 jam penggunaan, membebaskan pengguna dari ketergantungan pada stop kontak saat bekerja di luar ruangan.

Meskipun memiliki profil yang ringkas, performa AI tetap menjadi prioritas. Laptop ini dibekali prosesor AMD Ryzen™ AI 7 445 yang memiliki 6 core dan 12 threads, serta didukung oleh AMD XDNA™ NPU hingga 50 TOPS.

Hal ini membuktikan bahwa ukuran kompak tidak membatasi kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan yang canggih.

Layar pada Zenbook 14 OLED menggunakan panel ASUS Lumina OLED beresolusi WUXGA (1920 x 1200) dengan refresh rate 60Hz. Dengan tingkat kecerahan 400 nits dan sertifikasi VESA Display HDR True Black 600, layar ini tetap menyajikan kualitas visual yang tajam dan warna hitam yang pekat.

Mekanisme Pre-order dan Harga

ASUS menerapkan mekanisme “bundle mechanics” yang pasti untuk program pre-order kali ini. Berbeda dengan sistem undian, bonus Corkcicle Canteen diberikan secara langsung kepada pembeli yang memenuhi syarat.

Mekanismenya sederhana: konsumen cukup memilih produk di ASUS eShop, melakukan check-out, dan jika masih termasuk dalam kuota 20 pembeli pertama, bonus akan otomatis masuk ke dalam pesanan.

Berikut adalah detail harga untuk kedua varian laptop AI terbaru ASUS:

  • ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Rp 32.999.000 (Warna Antrim Gray, AMD Ryzen™ AI 9, 32GB RAM, 1TB SSD).
  • ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Rp 19.599.000 (Warna Jade Black, AMD Ryzen™ AI 7, 16GB RAM, 1TB SSD).

Pembelian melalui ASUS Online Store (eShop) juga menawarkan berbagai keuntungan tambahan. Konsumen dapat menikmati fasilitas cicilan 0% tanpa bunga, jaminan keaslian produk 100% (Original Product Guarantee), serta layanan pengiriman gratis ke seluruh wilayah Indonesia.

Untuk perlindungan pasca pembelian, ASUS menyertakan 3 Tahun Garansi Internasional dan 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty.

Dominasi Pasar dan Inovasi Berkelanjutan

Peluncuran lini Zenbook terbaru ini mempertegas posisi ASUS di pasar teknologi Indonesia. Berdasarkan data perusahaan, pada tahun 2025 ASUS kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar laptop di tanah air dengan penguasaan pasar lebih dari 30%.

Prestasi ini menandai dominasi ASUS sebagai pemimpin pasar laptop consumer di Indonesia selama lebih dari satu dekade berturut-turut.

Selain segmen consumer, ASUS juga mencatat pencapaian signifikan di industri gaming. Brand ASUS ROG telah menjadi pilihan utama gamers Indonesia dengan ekosistem terbesar selama sepuluh tahun terakhir.

Data aktivasi menunjukkan bahwa laptop gaming ASUS ROG berbasis NVIDIA® GeForce RTX™ 50 series mendominasi lebih dari 50% total pasar di Indonesia, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap inovasi terbaru perusahaan.

Komitmen terhadap kualitas juga terlihat dari rekam jejak penghargaan yang diterima. Sejak tahun 2001, ASUS telah memenangkan lebih dari 72.192 penghargaan dari berbagai organisasi teknologi dan media IT global.

Inovasi seperti laptop layar ganda, bezel tipis, hingga perangkat khusus kreator menjadi bukti dedikasi perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang relevan bagi pengguna.

Bagi konsumen yang berminat memiliki unit Next-Gen AI Zenbook ini, pemesanan dapat dilakukan segera melalui tautan resmi ASUS eShop untuk mengamankan unit dan bonus eksklusif yang tersedia dalam jumlah terbatas. (Icha)

HUAWEI nova 14 Pro, Bawa Kamera Flagship Harga 8 Jutaan

0

Telko.id – Huawei kembali memperkuat lini smartphone kelas menengah premiumnya dengan mengonfirmasi kehadiran HUAWEI nova 14 Pro di pasar Indonesia.

Perangkat terbaru ini dijadwalkan meluncur secara resmi pada 30 Januari 2026, membawa keunggulan utama pada sektor fotografi yang diklaim setara dengan kualitas flagship.

Dibanderol dengan harga Rp8.499.000, smartphone ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan generasi muda yang menginginkan hasil visual autentik dan ekspresif.

Peluncuran ini menegaskan komitmen Huawei dalam menghadirkan teknologi papan atas ke segmen yang lebih luas.

Mengusung semangat “Pro Your Portrait!”, HUAWEI nova 14 Pro tidak hanya menawarkan spesifikasi tinggi, tetapi juga estetika desain yang modern.

Konsumen di tanah air akan disuguhkan dua pilihan warna, yakni Black yang memberikan kesan tegas, serta Crystal Blue sebagai hero color.

Varian Crystal Blue ini tampil menonjol dengan sentuhan Ice Crystal Texture, memberikan efek visual berkilau yang menjadikannya sebuah fashion statement untuk melengkapi gaya OOTD pengguna.

Daya tarik utama dari perangkat ini terletak pada integrasi teknologi Ultra-Chroma Camera. Inovasi ini, yang sebelumnya identik dengan seri flagship Huawei seperti Mate dan Pura, kini diboyong ke seri nova.

Teknologi ini memungkinkan reproduksi warna yang sangat akurat atau true-to-life. Didukung oleh spektrum warna yang mencakup hingga 1.500.000 spectral channels, kamera ini mampu menangkap nuansa warna dengan presisi tinggi, membuat hasil foto terlihat lebih hidup dan vibrant.

Pada modul kamera utama, Huawei menyematkan sensor 50 MP dengan filter warna RYYB dan fitur Adjustable Aperture F1.4–F4.0. Fleksibilitas bukaan lensa ini memberikan kontrol lebih bagi pengguna dalam mengatur pencahayaan dan kedalaman bidang (bokeh).

Kombinasi Optical Image Stabilization (OIS) dan AI Image Stabilisation memastikan setiap bidikan tetap tajam dan minim guncangan, bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah atau low-light.

Kemampuan ini sangat krusial bagi pengguna yang gemar melakukan street photography atau mengabadikan momen kuliner.

Content image for article: HUAWEI nova 14 Pro Rilis di Indonesia, Bawa Kamera Flagship Harga 8 Jutaan

Inovasi Dual Front Camera dan Fitur AI

Beralih ke sisi depan, HUAWEI nova 14 Pro membawa standar baru untuk swafoto melalui konfigurasi Front Ultra Portrait Dual Camera. Sistem ini menggabungkan kamera utama 50 MP (F2.0) dengan fitur Full-Pixel Precise Focus dan kamera 8 MP khusus untuk potret close-up.

Keunikan sistem ini terletak pada teknologi Industry-Only Front Multi-focal Zoom yang menawarkan rentang zoom dari 0.8x hingga 5x.

Fitur zoom pada kamera depan ini mencakup 2x Optical Zoom dan 5x Digital Zoom, memberikan fleksibilitas luar biasa untuk berbagai jenis swafoto, mulai dari wefie grup hingga foto detail wajah yang tajam.

Dukungan fitur PDAF Focus dan Ultra Speed Snapshot juga memastikan pengguna dapat menangkap momen spontan dengan cepat tanpa kehilangan fokus, sehingga hasil foto siap diunggah ke media sosial tanpa perlu banyak penyuntingan.

Content image for article: HUAWEI nova 14 Pro Rilis di Indonesia, Bawa Kamera Flagship Harga 8 Jutaan

Untuk mendukung kreativitas konten, Huawei juga membenamkan serangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) terkini. Fitur AI Remove hadir untuk membantu pengguna menghapus objek yang tidak diinginkan dalam foto dengan hasil yang rapi.

Selain itu, terdapat AI Best Expression yang secara otomatis dapat memperbaiki ekspresi wajah yang kurang sempurna, seperti mata tertutup, guna memastikan hasil foto terbaik.

Navigasi perangkat pun semakin praktis dengan adanya AI Gesture Control, memungkinkan pengoperasian tanpa sentuhan layar.

Performa Baterai dan Layar Imersif

Dari segi daya, HUAWEI nova 14 Pro dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh yang menjanjikan ketahanan seharian penuh. Huawei tampaknya sangat serius dalam aspek manajemen daya, sebuah fokus yang juga terlihat pada perangkat premium mereka lainnya di sektor baterai.

Pengisian daya didukung oleh teknologi HUAWEI SuperCharge Turbo 100W, memungkinkan baterai terisi penuh dalam waktu singkat sehingga produktivitas pengguna tidak terganggu.

Pengalaman visual pengguna dimanjakan oleh layar 6.78 inci berjenis OLED Flawless Quad-curved Display. Layar ini memiliki resolusi tinggi 1224 x 2776 piksel dan mendukung refresh rate LTPO 120Hz.

Spesifikasi ini menjamin tampilan yang mulus saat scrolling maupun bermain game, memberikan pengalaman imersif yang mendekati kualitas layar OLED pada seri tertinggi Huawei.

Bagi konsumen yang berminat, Huawei menggelar periode promosi mulai 30 Januari hingga 28 Februari 2026. Selama masa ini, pembeli berkesempatan mendapatkan total keuntungan hingga Rp4,5 juta.

Paket penjualan perdana mencakup bonus gratis HUAWEI WATCH FIT 4 Pro senilai Rp2,9 juta, layanan HUAWEI Care+ selama satu tahun, opsi cicilan 0 persen dari bank rekanan, serta perpanjangan garansi selama satu tahun.

Pembelian dapat dilakukan melalui berbagai kanal daring seperti HUAWEI Official Store di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, erafone.com, dan DatascripMall.ID. Sementara untuk pembelian langsung, produk tersedia di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Urban Republic, Digiplus, dan mitra ritel resmi lainnya di seluruh Indonesia.

Kehadiran nova 14 Pro ini menambah opsi menarik di pasar, bersanding dengan inovasi wearable Huawei lainnya yang dikenal memiliki baterai tahan lama. (Icha)

by.U KOREA KAJA Vol.2 Sukses Terbangkan 17 Pemenang ke Korea Selatan

0

Telko.id – by.U, merek layanan seluler serba digital yang dikembangkan oleh Telkomsel, resmi mengumumkan kesuksesan penyelenggaraan program KOREA KAJA Vol.2.

Program yang dirancang khusus untuk mengakomodasi minat generasi muda terhadap budaya pop Korea ini telah berhasil memberangkatkan 17 peserta terpilih untuk menikmati perjalanan wisata eksklusif ke Korea Selatan.

Kesuksesan ini sekaligus menandai tingginya antusiasme anak muda Indonesia terhadap wadah ekspresi kreatif yang disediakan oleh operator digital tersebut.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 9 Juli hingga 31 Oktober 2025 ini ditutup dengan pencapaian yang memuaskan, baik dari sisi partisipasi maupun keterlibatan komunitas.

Para pemenang yang terpilih melalui berbagai jalur kompetisi dan penukaran poin telah menyelesaikan perjalanan mereka selama 7 hari 6 malam, tepatnya pada tanggal 10 hingga 16 Desember 2025 lalu. Agenda perjalanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman otentik bagi para pecinta K-culture.

Selama berada di Negeri Ginseng, para pemenang mendapatkan kesempatan langka yang menjadi impian banyak penggemar K-Pop. Mereka tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas budaya populer, mulai dari menonton konser idola K-pop secara langsung hingga mengikuti kelas tari di 1MILLION Dance Studio, sebuah studio tari legendaris yang menjadi kiblat koreografi dunia.

Selain itu, peserta juga diajak menjelajahi berbagai destinasi kuliner dan lokasi ikonik yang kerap menjadi latar syuting drama Korea populer.

Lonjakan Partisipasi dan Tren Random Play Dance

Salah satu sorotan utama dari KOREA KAJA Vol.2 adalah kompetisi Random Play Dance (RPD) yang diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia. Kompetisi ini digelar melalui serangkaian roadshow di lima kota besar, yakni Jakarta, Solo, Bandung, Surabaya, dan Bali.

Puncak acara atau Grand Final diselenggarakan di Jakarta dengan menghadirkan bintang tamu grup vokal ternama, SM*SH, yang turut memeriahkan suasana kompetisi.

Antusiasme peserta terhadap kompetisi ini tercatat mengalami peningkatan drastis dibandingkan edisi sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lebih dari 1.450 video submission yang masuk melalui jalur RPD.

Angka ini merepresentasikan lonjakan hampir dua kali lipat, atau tepatnya 97,8 persen lebih banyak dibandingkan KOREA KAJA Vol.1 yang hanya mencatat sekitar 750 submission.

Semangat kompetisi yang tinggi ini mengingatkan pada atmosfer persaingan di ajang APAC Predator League, di mana talenta muda Indonesia unjuk gigi di kancah internasional.

Popularitas kompetisi ini sejalan dengan tren global di media sosial. Analisis data pihak ketiga pada Oktober 2025 menunjukkan bahwa tagar #randomplaydance di TikTok telah meraih sekitar 1,5 miliar penayangan dengan lebih dari 19,4 ribu unggahan.

Fenomena ini dimanfaatkan dengan baik oleh by.U untuk menciptakan ruang interaksi yang relevan bagi target pasar mereka.

Content image for article: by.U KOREA KAJA Vol.2 Sukses Terbangkan 17 Pemenang ke Korea Selatan

Herman A. Prasetyo, Head of by.U Product Marketing, menjelaskan visi di balik program ini. Menurutnya, by.U dikembangkan dengan semangat kebebasan agar anak muda dapat mengatur layanan sesuai kebutuhan dan minat mereka.

“Tren Random Play Dance menunjukkan bagaimana musik bisa menyatukan komunitas. Lewat lagu-lagu akrab seperti dari TWICE, BTS, BLACKPINK, hingga Stray Kids, semua yang hafal koreonya bisa langsung ikut menari. KOREA KAJA jadi ruang #AnehTapiNyata bagi anak muda untuk berekspresi dan menginspirasi,” ujar Herman.

Mekanisme Kompetisi dan Penilaian Profesional

Program KOREA KAJA Vol.2 menawarkan inklusivitas dengan membuka empat jalur partisipasi berbeda bagi pelanggan setia by.U. Keempat jalur tersebut meliputi:

  • Kompetisi Random Play Dance.
  • Pembelian paket data khusus “Kpopers Modal Kuota”.
  • Pembelian merchandise eksklusif di uStore.
  • Penukaran poin loyalitas atau Ucoin.

Khusus untuk jalur kompetisi tari, by.U menerapkan standar penilaian yang ketat guna menjaga kredibilitas acara. Sejak volume pertama, Asyifa “Acipa” (@a.ci.pa) telah dipercaya sebagai juri utama.

Pada volume kedua ini, jajaran juri diperkuat dengan kehadiran figur profesional lainnya seperti Brandon De Angelo (@brandon_lilhero) dan Bisma Karisma (@sibisma). Kehadiran mereka, ditambah dengan juri lokal di setiap kota roadshow, bertujuan memastikan proses penilaian berjalan objektif, relevan, dan memiliki standar kualitas tinggi.

Konsep acara ini menggabungkan aktivasi daring dan luring secara harmonis. Di lapangan, acara RPD menjadi wadah kebersamaan yang inklusif di mana siapa saja yang menghafal koreografi lagu yang diputar bisa langsung masuk ke area dansa atau “nyemplung” untuk menari bersama komunitas.

Hal ini menciptakan suasana hiburan yang cair dan interaktif, memperkuat ikatan antar penggemar budaya Korea di Indonesia.

Menutup laporannya, pihak Telkomsel dan by.U turut menyampaikan imbauan keamanan kepada seluruh pelanggan. Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan program KOREA KAJA maupun by.U.

Pihak resmi menegaskan tidak pernah meminta data pribadi yang bersifat rahasia seperti kode OTP atau PIN kepada pelanggan. Informasi resmi mengenai pemenang dan detail program hanya dapat diakses melalui saluran resmi atau situs koreakaja.id. (Icha)

Google Perluas Personal Intelligence ke Mode AI di Search, Cari Data Jadi Lebih Mudah

0

Telko.id – Google secara resmi memperluas cakupan fitur Personal Intelligence ke dalam Mode AI di layanan Search mereka.

Pembaruan strategis ini dirancang untuk memberikan pengalaman pencarian yang lebih mendalam dengan mengintegrasikan data personal pengguna secara langsung ke dalam hasil pencarian berbasis kecerdasan buatan.

Langkah ini memungkinkan pengguna untuk menemukan informasi pribadi yang tersimpan dalam ekosistem Google, seperti Gmail, Drive, dan Photos, tanpa harus meninggalkan halaman utama pencarian.

Integrasi ini bertujuan menyederhanakan proses temu kembali informasi yang seringkali tercecer di berbagai aplikasi berbeda.

Upaya raksasa teknologi ini memperkuat ekosistem mereka terlihat jelas seiring dengan persaingan teknologi yang kian ketat.

Dengan memanfaatkan kemampuan Google Gemini yang semakin canggih, mesin pencari kini mampu memahami konteks pertanyaan yang bersifat pribadi, seperti menanyakan jadwal penerbangan yang ada di email atau mencari dokumen spesifik.

Sebelum pembaruan ini, kemampuan pencarian personal seringkali terpisah dari pencarian web umum atau terbatas pada Google Assistant konvensional.

Kini, dengan masuknya fitur tersebut ke Mode AI, batasan antara pencarian informasi publik dan data pribadi menjadi semakin tipis namun tetap terkontrol. Hal ini menawarkan efisiensi waktu yang signifikan bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Google memastikan bahwa meskipun akses data diperluas, privasi pengguna tetap menjadi prioritas utama. Data pribadi yang muncul dalam hasil pencarian Personal Intelligence hanya dapat dilihat oleh pengguna itu sendiri dan tidak digunakan untuk keperluan iklan publik.

Pendekatan keamanan ini serupa dengan protokol yang diterapkan pada berbagai Fitur Baru di layanan mereka lainnya.

Keterhubungan antar layanan menjadi nilai jual utama fitur ini. Misalnya, pengguna dapat mencari foto liburan tahun lalu dengan deskripsi natural, dan sistem akan menarik data relevan dari Google Photos langsung ke antarmuka AI Mode.

Kemudahan ini menghilangkan kebutuhan untuk membuka aplikasi galeri dan melakukan pencarian manual yang memakan waktu.

Perluasan fitur ke Mode AI di Search ini menandakan babak baru dalam interaksi manusia dengan mesin pencari. Google tidak lagi hanya berperan sebagai gerbang menuju situs web lain, melainkan menjadi pusat komando untuk mengelola kehidupan digital penggunanya secara lebih cerdas dan terintegrasi. (Icha)

Apple Rombak Siri Jadi Chatbot AI Canggih, Siap Meluncur di iOS Terbaru

0

Telko.id – Apple dilaporkan tengah mempersiapkan pembaruan revolusioner untuk asisten virtual andalannya, Siri.

Berdasarkan laporan terkini, raksasa teknologi asal Cupertino tersebut berencana mengubah Siri menjadi chatbot bertenaga kecerdasan buatan (AI) yang sepenuhnya matang.

Langkah ini digadang-gadang akan menjadi transformasi terbesar dalam sejarah pengembangan perangkat lunak Apple, yang bertujuan untuk mengejar ketertinggalan dalam kompetisi AI generatif global.

Laporan tersebut mengklaim bahwa perubahan drastis ini akan menjadikan Siri jauh lebih dari sekadar asisten suara pasif.

Integrasi teknologi model bahasa besar (Large Language Model/LLM) diprediksi akan menjadi inti dari pembaruan ini, memungkinkan Siri untuk memahami konteks percakapan yang kompleks, memberikan jawaban yang lebih natural, dan menangani tugas-tugas kreatif layaknya chatbot modern yang ada di pasaran saat ini.

Transformasi ini dinilai sangat krusial bagi ekosistem Apple. Selama lebih dari satu dekade, Siri dikenal sebagai pionir asisten suara, namun kemampuannya sering kali dianggap tertinggal dibandingkan kompetitor yang muncul belakangan dengan teknologi AI generatif yang lebih agresif.

Dengan pembaruan ini, Apple tampaknya ingin menegaskan kembali posisinya sebagai pemimpin inovasi teknologi konsumen.

Transformasi Menuju Chatbot Cerdas

Perubahan Siri menjadi chatbot “full-fledged” atau utuh menandakan pergeseran paradigma dalam cara pengguna berinteraksi dengan perangkat iPhone dan iPad mereka.

Jika sebelumnya Siri hanya mampu menjawab perintah sederhana atau pertanyaan faktual terbatas, versi terbaru ini diharapkan memiliki kemampuan percakapan dua arah yang luwes.

Pengguna tidak lagi harus menghafal frasa perintah tertentu, melainkan bisa berbicara dengan bahasa alami seperti sedang mengobrol dengan manusia.

Rencana ini sejalan dengan berbagai rumor yang menyebutkan bahwa Siri Jadi Chatbot adalah prioritas utama pengembangan perangkat lunak Apple saat ini.

Kemampuan untuk mengingat konteks percakapan sebelumnya (multi-turn conversation) menjadi fitur kunci yang membedakan chatbot AI modern dengan asisten suara tradisional.

Hal ini memungkinkan Siri untuk menindaklanjuti pertanyaan tanpa perlu pengulangan informasi dari pengguna.

Selain kemampuan percakapan, integrasi ini juga berpotensi memperluas fungsionalitas Siri dalam mengelola aplikasi. Siri versi chatbot diprediksi mampu melakukan serangkaian tugas kompleks lintas aplikasi hanya dengan satu instruksi kalimat.

Misalnya, pengguna bisa meminta Siri untuk merangkum artikel berita lalu mengirimkannya ke rekan kerja via email, sebuah tugas yang saat ini masih sulit dilakukan secara mulus oleh asisten suara konvensional.

Menjawab Tantangan Kompetisi AI

Langkah agresif Apple ini tidak lepas dari tekanan pasar yang semakin didominasi oleh solusi AI generatif. Kehadiran ChatGPT dari OpenAI dan berbagai solusi serupa dari Google telah mengubah ekspektasi konsumen terhadap kemampuan asisten digital.

Apple menyadari bahwa untuk tetap relevan, mereka harus menghadirkan sesuatu yang setara atau bahkan lebih baik, yang diposisikan sebagai Saingan ChatGPT yang terintegrasi langsung ke dalam sistem operasi.

Keunggulan utama yang mungkin ditawarkan Apple adalah integrasi mendalam dengan ekosistem perangkat keras mereka. Berbeda dengan chatbot berbasis web atau aplikasi pihak ketiga, Siri memiliki akses langsung ke data personal di dalam perangkat seperti kalender, kontak, dan pesan.

Dengan pemrosesan yang cerdas dan aman, Siri bisa memberikan saran yang jauh lebih personal dan relevan dibandingkan kompetitornya.

Strategi ini juga mencerminkan visi kepemimpinan perusahaan. CEO Apple, Tim Cook, dalam beberapa kesempatan telah menekankan pentingnya AI bagi masa depan perusahaan, meskipun Apple cenderung lebih berhati-hati dalam mengumumkan fitur tersebut ke publik sebelum benar-benar siap.

Pendekatan “sempurna baru rilis” ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan atau “halusinasi” yang sering terjadi pada chatbot AI generasi awal.

Privasi dan Keamanan Sebagai Prioritas

Satu aspek yang menjadi perhatian utama dalam pengembangan Siri sebagai chatbot adalah keamanan data. Chatbot berbasis cloud sering kali menimbulkan kekhawatiran privasi karena data percakapan pengguna dikirim ke server eksternal untuk diproses.

Belajar dari kasus lain di mana Gemini AI sempat mendapat sorotan terkait keamanan bagi pengguna muda, Apple kemungkinan besar akan menerapkan pendekatan hibrida atau pemrosesan on-device (di dalam perangkat).

Dengan memanfaatkan kekuatan chipset Apple Silicon terbaru yang memiliki Neural Engine canggih, sebagian besar pemrosesan bahasa Siri diharapkan dapat dilakukan langsung di iPhone pengguna tanpa perlu koneksi internet terus-menerus.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kecepatan respon, tetapi juga menjamin bahwa data sensitif pengguna tidak meninggalkan perangkat mereka, sebuah nilai jual yang selalu dipegang teguh oleh Apple.

Namun, untuk pertanyaan yang membutuhkan pengetahuan umum yang luas, Siri mungkin tetap akan terhubung ke server Apple yang dienkripsi secara ketat (Private Cloud Compute).

Keseimbangan antara kecerdasan cloud dan privasi lokal ini akan menjadi kunci keberhasilan transformasi Siri di mata pengguna yang semakin sadar akan perlindungan data pribadi.

Tantangan Integrasi dan Ekosistem

Perubahan Siri menjadi chatbot penuh juga membawa tantangan teknis dan regulasi. Integrasi teknologi pihak ketiga, seperti rumor kerja sama dengan OpenAI, sempat memicu kontroversi. Tokoh teknologi seperti Elon Musk bahkan sempat menyuarakan kekhawatiran keras mengenai Integrasi ChatGPT di level sistem operasi, menganggapnya sebagai risiko keamanan potensial.

Apple harus menavigasi isu ini dengan hati-hati. Mereka perlu memastikan bahwa Siri yang baru tidak hanya cerdas, tetapi juga patuh pada standar keamanan yang ketat.

Selain itu, konsistensi pengalaman pengguna di berbagai perangkat—mulai dari Apple Watch, HomePod, hingga Mac—harus tetap terjaga. Siri yang lebih pintar di iPhone harus bisa diterjemahkan dengan baik ke perangkat dengan daya komputasi yang lebih rendah.

Pembaruan sistem operasi di masa depan, yang dalam laporan disebut akan membawa perubahan besar ini, dinantikan oleh jutaan pengguna. Meskipun nomor versi spesifik dalam laporan (seperti iOS 27) mungkin merujuk pada visi jangka panjang atau kode internal, arah pengembangannya jelas: Apple tidak ingin tertinggal di era AI.

Transformasi Siri menjadi chatbot yang sepenuhnya kapabel bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mempertahankan loyalitas pengguna di tengah gempuran teknologi cerdas dari para pesaing.

Masa depan interaksi manusia dan mesin di ekosistem Apple akan sangat bergantung pada keberhasilan proyek ini.

Jika Siri berhasil berevolusi menjadi entitas yang benar-benar cerdas dan membantu, Apple akan kembali menetapkan standar baru dalam industri teknologi seluler. (Icha)

Apple Siapkan Wearable AI Berbentuk Pin dengan Kamera Terintegrasi

0

Telko.id – Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, kembali menjadi pusat perhatian dengan rumor terbaru mengenai pengembangan lini produk wearable mereka.

Laporan terkini mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut tengah mengeksplorasi perangkat baru yang berbeda dari jajaran produk yang sudah ada, yakni sebuah perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) berbentuk pin yang dilengkapi dengan kamera.

Kabar ini muncul di tengah upaya keras industri teknologi untuk menemukan bentuk perangkat keras (hardware) yang paling ideal dalam menghadirkan asisten AI ke kehidupan sehari-hari.

Apple, yang dikenal sangat hati-hati dalam merilis kategori produk baru, tampaknya melihat potensi pada perangkat yang dapat disematkan pada pakaian pengguna, menawarkan interaksi yang lebih mulus dibandingkan harus selalu menatap layar ponsel.

Berdasarkan informasi yang beredar, perangkat ini digambarkan sebagai “AI pin” yang memiliki kemampuan visual berkat integrasi kamera di dalamnya.

Kehadiran kamera ini bukan sekadar untuk fotografi, melainkan sebagai mata bagi asisten AI untuk memahami konteks lingkungan pengguna secara real-time.

Langkah ini dinilai sebagai evolusi logis dari strategi Apple untuk memperluas ekosistem mereka di luar iPhone dan Apple Watch, terutama dalam menghadapi tren komputasi ambien yang kian berkembang.

Evolusi Wearable Menuju Asisten Visual

Konsep perangkat berbentuk pin ini menandai pergeseran menarik dalam strategi desain Apple. Jika selama ini fokus utama tertuju pada kacamata pintar atau smart glasses sebagai penerus antarmuka komputasi, pin AI menawarkan pendekatan yang lebih tidak intrusif namun tetap fungsional.

Dengan menyematkan perangkat di dada atau kerah baju, pengguna dapat memberikan perintah suara atau gestur tanpa harus mengenakan aksesori di wajah yang mungkin dirasa mengganggu bagi sebagian orang.

Kamera yang tertanam pada perangkat ini diprediksi akan menjadi kunci utama fungsionalitasnya. Kamera tersebut memungkinkan AI untuk “melihat” apa yang dilihat pengguna, mulai dari menerjemahkan teks asing, mengidentifikasi objek, hingga memberikan informasi kontekstual tentang lokasi.

Teknologi ini sejalan dengan pengembangan kecerdasan buatan generatif yang membutuhkan input multimodal—suara, teks, dan gambar—untuk memberikan respons yang akurat dan bermanfaat.

Pengembangan ini juga tidak lepas dari dinamika internal perusahaan. Di tengah ketatnya kompetisi industri, Persaingan Talenta di bidang AI menjadi faktor krusial.

Apple terus berupaya memastikan bahwa mereka memiliki sumber daya terbaik untuk mengintegrasikan model bahasa besar (LLM) ke dalam perangkat keras sekecil pin tersebut tanpa mengorbankan performa atau daya tahan baterai.

Tantangan Privasi dan Integrasi Ekosistem

Meskipun konsep pin AI terdengar futuristik, tantangan terbesar yang dihadapi Apple adalah masalah privasi. Kehadiran kamera pada perangkat yang selalu aktif (always-on) atau mudah diaktifkan di ruang publik sering kali memicu kekhawatiran terkait pengawasan yang tidak diinginkan.

Apple, yang selama ini memosisikan dirinya sebagai pelindung privasi pengguna, harus merancang mekanisme yang jelas—seperti lampu indikator perekaman yang tidak bisa dimatikan—untuk memastikan perangkat ini dapat diterima secara sosial.

Selain itu, kekuatan pemrosesan menjadi isu teknis yang harus dipecahkan. Perangkat sekecil pin memiliki ruang yang sangat terbatas untuk baterai dan prosesor.

Apple kemungkinan akan memanfaatkan efisiensi chip seri-A atau seri-M mereka yang telah dimodifikasi. Belajar dari pengalaman sebelumnya di mana Apple A13 Bionic mampu memberikan performa tinggi pada perangkat kompak, teknologi serupa diharapkan dapat diterapkan untuk memastikan pin AI ini dapat beroperasi sepanjang hari.

Perangkat ini juga diprediksi tidak akan berdiri sendiri, melainkan sangat bergantung pada konektivitas dengan iPhone. Sebagai Raja Smartphone global, Apple memiliki keuntungan ekosistem yang sulit ditandingi.

Pin AI ini bisa jadi berfungsi sebagai perpanjangan tangan dari Siri yang telah diperbarui, memanfaatkan kekuatan pemrosesan iPhone untuk tugas-tugas berat sementara perangkat itu sendiri menangani input sensorik.

Potensi Kolaborasi AI di Masa Depan

Menariknya, pengembangan perangkat keras ini berjalan beriringan dengan strategi perangkat lunak Apple yang mulai terbuka.

Mengingat laporan bahwa Kolaborasi Tak Terduga sedang dijajaki dengan mitra seperti Google untuk fitur AI generatif, pin ini bisa menjadi wadah fisik pertama yang benar-benar memaksimalkan potensi gabungan antara desain keras Apple dan model AI canggih dari mitra maupun pengembangan internal.

Jika rumor ini terbukti benar, Apple AI Pin dengan kamera ini akan menempatkan Apple dalam persaingan langsung dengan startup teknologi lain yang telah lebih dulu merilis perangkat serupa, namun dengan keunggulan integrasi ekosistem yang masif.

Belum ada informasi resmi mengenai tanggal rilis atau harga, namun bocoran ini menegaskan bahwa Apple tidak ingin tertinggal dalam gelombang perangkat pasca-smartphone. (Icha)