spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 350

Yuk Berkreasi Maksimal Dengan S Pen dan Galaxy Z Fold6

0

Telko.id – Samsung Galaxy Z Fold6 hadir dilengkapi dengan S Pen, memudahkan dalam berkegiatan sehari-hari Anda dalam komunikasi dan bekerja yang produktif.

Ya, kehadiran pensil kecil untuk mengusap display hp ini juga menjadi salah satu keunggulan utama yang dirasakan oleh konsumen dibanding smartphone lainnya. 

Apalagi, layar Galaxy Z Fold6 yang besar memberikan kebebasan bagi pengguna untuk lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan berbagai hal keseharian hingga pekerjaan.

Untuk yang terbiasa membuat sketsa, menulis catatan, menggambar desain visual, membuat anotasi atau menulis feedback pada dokumen tertulis menjadi lebih praktis, hingga edit konten video, S Pen dan layar lebar adalah duet yang sangat sempurna.

Baca juga : Review Samsung Galaxy Z Fold 6: Desain Tipis, AI Canggih

Penggunaan S Pen yang memberi kemudahan menggambar sketsa sebagai ide awal membuat logo perusahaan baru kamu

Belum lagi, Galaxy Z Fold6 juga dilengkapi dengan berbagai fitur Galaxy AI yang mendukung pengalaman-pengalaman tersebut jadi lebih seamless dengan waktu ringkas.

“Kehadiran S Pen di Galaxy Z Fold6 tentunya jadi added value terbaik yang hanya bisa konsumen rasakan pada device ini. S Pen menjadi lebih dari sekadar stylus biasa dan bisa menjadi teman kreatif dan produktif terbaik untuk mewujudkan berbagai ide-ide yang dimiliki hingga menyelesaikan pekerjaan,” kata Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Apalagi akan semakin terbantu dengan fitur Galaxy AI terbaru seperti Sketch to Image dan keunggulan layar besar yang imersif, S Pen  akan menyempurnakan setiap kegiatan penggunanya dalam menyelesaikan berbagai tugas dari mencatat hingga mendesain.

“Dan Samsung sangat senang telah menghadirkan kemudahan ini kepada pengguna sejak 13 tahun yang lalu sejak S Pen dihadirkan di rangkaian smartphone kami,” ujar Ilham menambahkan.

Tidak seperti kebanyakan device lain, S Pen memungkinkan kita berkreasi dan produktif dengan lebih praktis dan pastinya dengan experience yang berbeda dari kebanyakan hp biasa lainnya.

Lalu bagaimana kehadiran S Pen di Galaxy Z Fold6 ini bisa benar-benar memberikan pengalaman berbeda dan lebih impresif dibanding device lain? Ini hal-hal yang bisa kamu manfaatin: 

Bikin logo jadi lebih luwes dan mudah sesuai keinginan

S Pen seringkali menjadi fitur utama yang sangat dicari oleh banyak orang yang bergelut di dunia kreatif atau suka menuangkan ide-idenya ke dalam visual.

Dengan memanfaatkan S Pen, kita lebih dimudahkan untuk menggambar sesuatu di atas layar device Galaxy Z Fold6 yang lapang. S Pen yang luwes bisa dimanfaatkan untuk menggambar dan membuat logo yang mengesankan.

Tentunya dengan S Pen kita jadi bisa membuat sketsa logo tersebut layaknya sedang menggambar di sebuah kanvas kosong. Pengalaman mengesankan yang diberikan Samsung tak hanya sampai di situ saja. Pengguna bisa memanfaatkan fitur Sketch to Image untuk kemudian meminta bantuan kepada Galaxy AI men-generate sketsa logo tersebut menjadi sebuah artwork yang tepat.

Contoh hasil ide kreatif saat membuat logo yang disempurnakan menggunakan Sketch to Image di Galaxy Z Fold6

Karena terintegrasi dengan device, S Pen juga memberi pengalaman yang lebih seamless menggunakan panel Air Command saat ingin mengaktifkan fitur Sketch to Image. Begini cara menyalakannya: 

  1. Pastikan kamu sudah aktifkan Open Air Command with Pen button di menu pengaturan
  2. Lalu buka panel Air Command dengan mengklik S Pen saat didekatkan ke layar  smartphone
  3. Tap Sketch to Image pada panel 
  4. Gambar logo atau sketsa yang ingin dipercantik > lalu klik Generate
  5. Pilih gambar yang sesuai dengan keinginan > tap Save untuk menyimpan
Step by step untuk menggunakan Sketch to Image via fitur Air Command

Ciptakan Konten out of the box untuk berbagi ke media sosial

Mungkin kamu bosan membagikan konten di media sosial hanya dalam bentuk foto saja? Saatnya kamu mencoba untuk mengeksplor hal baru dengan membuat konten komik strip yang cocok dibagikan ke media sosial kamu untuk bercerita dengan lebih interaktif dan impresif.

Kalau merasa nggak terlalu jago untuk menggambar, tenang saja fitur Sketch to Image bisa membantu pengguna untuk menghasilkan visual-visual beda dan unik yang pastinya akan catchy banget untuk di-upload.

Gambar sketsa awal yang digambar oleh pengguna Galaxy Z Fold6

Penggunaan S Pen untuk mendukung proses membuat sketsa tersebut juga jadi sangat penting. Saat sudah memiliki konsep, pengguna bisa menggambar apa yang ingin dihasilkannya dengan lebih presisi dengan S Pen sehingga AI akan leih mudah generate sketsa yang disusun.

Misal saat akan membuat sketsa ekspresi wajah, latar belakang, pose tubuh, objek yang dibutuhkan untuk mempermanis ilustrasi tersebut. 

Bikin konten strip komik jadi lebih mudah menggunakan S Pen dan Sketch to Image

Setelah selesai, kamu bisa menambahkan teks cerita yang ingin dibagikan melalui fungsi Edit di Galeri. Konten unik telah selesai dibuat dan saatnya kamu share ke akun media sosial! 

Explore Mind Mapping saat lagi susun strategi bisnis

Pengalaman menggambar yang level up menggunakan Galaxy Z Fold6 dan S Pen bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk dunia kreatif dan content creation saja. Para pebisnis muda juga bisa menjadikan fitur ini andalan baru untuk terus produktif.

Mereka bisa dengan mudah dan praktis untuk membuat mind mapping ketika sedang menyusun strategi bisnis yang akan dijalankan ke depannya. Cara ini memang sering dilakukan karena kita jadi dapat memvisualisasikan berbagai ide dengan proses manajemen yang rapi dan akhirnya membantu saat pengambilan keputusan atau kesimpulan.

Permudah cara untuk mengatur ide dan strategi dengan membuat mind map pakai S Pen di Galaxy Z Fold6

Saat menggunakan S Pen di Galaxy Z Fold6 kita jadi dapat menggambar dan juga melakukan corat-coret di catatan smartphone kita dengan mudah. Latency S Pen di Z  Fold yang mencapai 2.8ms sehingga memberi respons cepat yang real-time dan membuat pengalaman jadi lebih mengesankan.

Selain itu, layar besar di Galaxy Z Fold6 memberikan ruang yang luas untuk membuat mind map yang kompleks. Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur Multi-windowuntuk membuka beberapa aplikasi sekaligus sebagai informasi tambahan saat membuat mind mapping, misalnya, browser untuk mencari informasi dan aplikasi Notes untuk membuat mind map

Kombinasi ini membuat proses pembuatan mind map menjadi lebih efisien. Atau kalau mau membuka satu aplikasi lagi misalnya aplikasi media sosial sebagai tambahan informasi juga sangat mungkin karena Z Fold6 mampu membuka 3 window sekaligus. 

Manfaatin keunggulan S Pen dan Z Fold6 yang impresif!

Mau punya pengalaman super produktif yang bisa melakukan berbagai hal yang kreatif dengan S Pen? Buruan miliki Galaxy Z Fold6 sekarang! 

Device ini tersedia dalam varian 12GB/256GB dengan harga Rp26.499.000, 12GB/512GB dengan harga Rp28.499.000, dan 12GB/1TB dengan harga Rp31.999.000. Samsung menghadirkan lima pilihan warna, yaitu Crafted Black, White, Silver Shadow, Pink, dan Navy. 

Tapi, hanya Galaxy Z Fold6 saja yang menarik. Di bulan September ini, buat mereka yang gemar membuat konten, Samsung juga menghadirkan promo terbaru untuk pembelian Galaxy Z Flip6 yang bisa memaksimalkan pengalaman selfie dengan kapabilitas 50MP Flagship Camera.

Mulai 6 – 19 September 2024, konsumen bisa mendapatkan free double upgrade storage setiap pembelian device 256GB yang akan mendapat 512GB, dengan total nilai mencapai Rp2.000.000. Kemudian, pengguna juga bisa mendapat trade in cashback dengan nilai hingga Rp1.500.000 juta dan benefit Samsung Care+ 1 tahun senilai Rp1.600.000. (Icha)

XL Axiata Bundling eSIM Prepaid Untuk beragam Smartphone Terkini

0

Telko.id – XL Axiata meluncurkan program bundling eSIM prepaid eksklusif untuk Samsung Galaxy S24 FE dan Xiaomi 14T Series.  Dengan pembelian kedua smartphone ini, pelanggan bisa mendapatkan kuota internet hingga 60GB selama 12 bulan. Penawaran ini dimulai pada 5 Oktober 2024.

Chief Marketing Officer XL Axiata, Alfons Eric Bosch Sansa, menyatakan, “Kami sangat antusias bekerja sama dengan Xiaomi maupun Samsung untuk menghadirkan bundling eSIM prepaid ini”.

Ia pun menambahkan bahwa solusi ini memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi pelanggan yang menginginkan perangkat premium dengan kuota internet besar. Selain itu, teknologi eSIM memudahkan pelanggan mengaktifkan kartu XL tanpa kartu fisik.

Program ini adalah jawaban atas meningkatnya permintaan perangkat dengan performa tinggi yang mendukung gaya hidup digital.

Baca juga : Galaxy S24 FE Hadirkan Fitur Sekelas Smartphone Flagship

Dengan bundling eSIM ini, pengguna Samsung Galaxy S24 FE mapun Xiaomi 14T Series dapat menikmati jaringan XL Axiata yang andal.

Alfons juga menekankan bahwa bundling ini merupakan langkah maju XL Axiata untuk memberikan inovasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan dinamis masyarakat.

Melalui program ini, pelanggan dapat mengaktifkan eSIM dengan mudah melalui situs resmi XL Axiata di xl.co.id/xlxiaomi14t. eSIM tersebut dapat langsung digunakan pada Samsung Galaxy S24 FE maupun pada Xiaomi 14T Series dengan kuota yang berlaku selama satu tahun penuh. Paket kuota ini terdiri dari 2GB kuota utama dan 3GB bonus YouTube setiap bulannya.

Baca juga : Xiaomi 14T Series Resmi Rilis di Indonesia, Hadirkan Inovasi Fotografi Malam

Wentao Zhao, Country Director Xiaomi Indonesia, menyampaikan bahwa Xiaomi 14T Series adalah perangkat yang dirancang bagi penggemar fotografi mobile. “Kami bekerja sama dengan Leica dan teknologi AI terbaru untuk memberikan pengalaman fotografi terbaik,” ujar Zhao. Selain performa fotografi, Xiaomi 14T Series juga menawarkan konektivitas stabil melalui bundling eSIM dan kuota besar dari XL Axiata.

Sementara itu, Head of Category Management, Samsung Electronics Indonesia, Selvia Gofar, menyatakan, “Dengan spesifikasi Galaxy AI flagship, Galaxy S24 FE ditawarkan mulai dari Rp. 9.999.000. Kerja sama XL Axiata dengan bundling eSIM dan paket data 60GB selama 12 bulan ini menjadi daya tarik yang unik”.

“Jadi pelanggan tidak hanya mendapatkan cara baru berkreasi dan melakukan pekerjaan atau belajar, tapi juga akan mendapat kemudahan terutama saat traveling,” kata Selvia.

Ia pun menambahkan bahwa baik di Indonesia atau negara manapun, pengguna Samsung Galaxy S24 FE dengan eSIM dan paket data XL dapat menikmati pengalaman fitur AI Interpreter dan Listening Mode untuk bekerja atau belajar, dan Photo Assist, Generative Edit, AI Composer untuk membuat konten epik dengan caption yang menarik.

Pelanggan yang membeli Samsung Galaxy S24 FE mapun Xiaomi 14T Series akan mendapatkan kuota gratis 60GB yang terbagi menjadi 2GB kuota utama dan 3GB kuota YouTube setiap bulan selama 12 bulan.

Kuota tersebut akan aktif setelah aktivasi eSIM, dan masa aktifnya bisa dicek melalui aplikasi myXL. Meski paket kuota diperpanjang otomatis setiap 30 hari, pelanggan tetap harus menjaga masa aktif kartu dengan mengisi pulsa secara berkala.

Program bundling eSIM ini adalah cara XL Axiata untuk memberikan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan. Dengan bundling ini, pelanggan mendapatkan akses ke jaringan cepat dan stabil yang didukung oleh teknologi terbaru. (Icha)

Smartfren dan WIZ.AI Hadirkan Chatbot Berbahasa Indonesia Berbasis AI

0

Telko.id – Smartfren for Business dan WIZ.AI baru saja mengumumkan kerjasama strategis untuk menghadirkan solusi conversational AI berbahasa Indonesia.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 9 Oktober 2024 di Jakarta. Solusi AI ini dirancang untuk membantu pelanggan enterprise serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Tony Wijaya, CEO Smartfren for Business, mengatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

“Kami percaya bahwa teknologi dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman positif bagi pelanggan. Dengan kolaborasi ini, kami menghadirkan solusi AI yang dapat memahami bahasa Indonesia secara baik,” ungkap Tony.

Baca juga : ZTE dan Smartfren Terapkan Komputasi RAN berbasis Native-AI

Solusi conversational AI ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan AI dalam memahami percakapan suara dan teks, terutama dalam bahasa Indonesia. Teknologi ini sangat relevan bagi kebutuhan contact center, chatbot, dan talkbot.

WIZ.AI memiliki teknologi humanized voice, yang membuat suara talkbot AI terdengar sangat alami dan menyerupai suara manusia. Hal ini memberikan pengalaman interaksi yang lebih baik bagi pelanggan.

Clara Lim, Managing Director WIZ.AI, menambahkan bahwa kerjasama ini mengombinasikan kekuatan keduanya untuk menciptakan solusi AI yang cerdas dan efisien.

“Kami sangat antusias dengan kemitraan ini, dan kami percaya bahwa solusi AI yang kami kembangkan bersama Smartfren for Business akan memberikan nilai luar biasa bagi pelanggan di seluruh Indonesia,” ujar Clara.

Salah satu keunggulan solusi AI ini adalah kemampuannya untuk menjawab beberapa panggilan masuk maupun keluar secara bersamaan, mengurangi waktu tunggu pelanggan dan memastikan respon cepat.

Keunggulan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam menangani tingginya volume interaksi pelanggan, sehingga operasional menjadi lebih efisien.

Solusi conversational AI ini juga bersifat modular, yang berarti dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai industri, mulai dari fintech, perbankan, asuransi, hingga UMKM lokal.

Ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi perusahaan dalam mengimplementasikan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan spesifik mereka.

Smartfren for Business juga mendapatkan hak distribusi penuh atas solusi WIZ.AI di Indonesia. (Icha)

IFS Gandeng Xapiens, Garap Serius Pasar Enteprise di Indonesia

Telko.id – Xapiens dan IFS kolaborasi untuk mendorong transformasi digital di Indonesia, pasalnya untuk melakukannya bukanlah hal yang mudah.

Memang untuk mempermudah bisa mengimplementasikan Artificial Inteligent atau AI di perusahaan, tapi ini bukanlah hal yang mudah.

Apalagi, untuk sebuah proyek dengan nilai bisnis nyata dalam skala besar membutuhkan lebih dari sekadar AI. Data yang bersih dan terstruktur sangat penting agar model AI dapat memberikan wawasan yang akurat, dan ini membutuhkan pemikiran ulang dan pengkodean ulang proses bisnis.

Inilah yang membuat IFS unggul—bukan hanya sebagai penyedia, tetapi sebagai mitra sejati dalam mendorong transformasi tersebut. Mengadopsi AI memerlukan waktu, fokus, dan komitmen, dan IFS hadir untuk membantu bisnis menjalani perjalanan tersebut.

Baca juga : Indosat Gandeng Accenture, Percepat Pengembangan Cloud AI Berdaulat

Terlebih, berdasarkan survei terbaru IFS dengan IDC mengungkapkan bahwa lebih dari 70% responden di seluruh dunia sepakat bahwa mereka membutuhkan fondasi teknologi yang lebih matang untuk dikembangkan.

Untuk mendukung ini, IFS sedang membangun platform data yang memungkinkan pelanggan mengintegrasikan berbagai sumber data, mulai dari manual pemeliharaan hingga data mesin, semuanya dalam satu sistem yang terintegrasi.

“Indonesia, khususnya, menawarkan peluang pertumbuhan yang besar. Dengan industri manufaktur dan utilitas yang besar, Indonesia selaras dengan kekuatan IFS, menjadikannya prioritas strategis saat kami terus memperluas jejak kami di seluruh wilayah,” kata Hoda Mansour, Chief Operating Officer IFS untuk kawasan APJMEA di Jakarta  (10/10/2024).

Menurut Hoda, IFS tidak hanya menawarkan teknologi. Ia akan mendengarkan, beradaptasi, dan berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi pelanggan kami. Dengan keunggulan ini, IFS mampu menyesuaikan solusi yang benar-benar mendukung perkembangan bisnis pelanggan, terutama di kawasan ASEAN.

Di ASEAN, khususnya Indonesia, IFS melihat peluang besar di industri manufaktur dan utilitas. Indonesia, dengan sektor manufaktur yang kuat, sejalan dengan kekuatan inti IFS, sehingga negara ini menjadi prioritas strategis.

Keberadaan IFS di sini tidak hanya memperkuat bisnis, tetapi juga mendukung pengembangan teknologi yang lebih maju.

AI juga menjadi fokus utama dalam strategi IFS. Seperti yang disebutkan oleh Hoda, “AI sudah ada selama beberapa dekade, tetapi sekarang AI lebih mudah diakses dan diimplementasikan.”

IFS membantu bisnis mengintegrasikan AI untuk mengoptimalkan berbagai proses, dari manajemen layanan lapangan hingga produksi. Ini menciptakan peluang luar biasa bagi bisnis di Indonesia untuk berinovasi dan berkembang.

Kemitraan strategis IFS dengan Xapiens semakin memperkuat peran keduanya dalam mendorong transformasi digital di Indonesia. Xapiens, dengan keahlian lokalnya, membantu IFS membawa solusi enterprise yang disesuaikan untuk sektor energi, pertambangan, dan manufaktur.

“Kolaborasi ini memperkuat posisi kami di pasar, membantu bisnis di Indonesia mendorong transformasi digital dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Muhammad Nursahid, Presiden Direktur Xapiens.

Dengan kemitraan ini, IFS dan Xapiens siap mendukung bisnis di Indonesia untuk memaksimalkan potensi AI dan teknologi canggih lainnya, mendorong efisiensi, dan mencapai kesuksesan yang berkelanjutan di era digital. (Icha)

35 UMKM Perempuan Menangkan SisBerdaya dan DisBerdaya 2024

0

Telko.id – DANA dan Ant International baru saja mengumumkan 35 pemenang program SisBerdaya dan DisBerdaya 2024.

Program ini memberikan penghargaan kepada UMKM perempuan, termasuk wirausahawan perempuan penyandang disabilitas.

Sebanyak enam Pemenang Utama dan 24 Pemenang Unggulan dinobatkan dari SisBerdaya, serta lima Pemenang Utama dari DisBerdaya.

Para pemenang menerima modal total lebih dari Rp750 juta untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka.

Baca juga : DANA Protection, Solusi Aman Transaksi Online

Dalam program SisBerdaya 2024, pemenang dari Area 1 Indonesia Barat adalah Febrina Bayurini dengan usaha Kesuma Indonesia. Dari Area 2 Indonesia Timur, pemenang adalah Putu Ary Dharmayanti dengan BaliBell, sedangkan dari Jabodetabek, Tries Yuliany Fransiska memenangkan kategori dengan Tries Hands.

Di kategori Mikro, Bella Amanda Iswahudi dari Indonesia Barat dengan usaha Quision, Kurnia Mariatul Qiftih dari Indonesia Timur dengan Mariqi Coklat Chococawa, dan Ratih Purwaningsih dari Jabodetabek dengan Selesa Handicraft juga meraih kemenangan.

Sementara itu, Juara Utama DisBerdaya 2024 adalah Maria Goretti Yulias Soeyatiani Putri dengan usaha Egoamote, yang merupakan usaha kopi lokal Papua. Maria merasa program ini merupakan anugerah yang besar, dengan akses modal dan pelatihan bisnis yang sangat membantu pengembangan usahanya.

Olavina Harahap, Director of Communications DANA Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi para finalis. Selama dua setengah bulan, UMKM perempuan ini menyerap berbagai ilmu dan mempersiapkan rencana bisnis yang lebih matang.

“Program SisBerdaya dan DisBerdaya 2024 benar-benar menginspirasi UMKM perempuan lainnya untuk lebih berdaya,” ucap Olavina.

Ia pun menambahkan bahwa SisBerdaya dan DisBerdaya 2024 telah membuktikan bahwa UMKM perempuan, termasuk yang menyandang disabilitas, mampu bersaing dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian Indonesia.

Sebagai bagian dari pengumuman, Noudhy Valdryno, Director of Public Policy and Business Development di Ant International, juga mengucapkan selamat kepada para pemenang.

Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya membantu para wirausahawan perempuan tumbuh secara profesional, tetapi juga membangun komunitas yang kuat di antara mereka.

Program ini menunjukkan bahwa perempuan dapat berperan lebih besar dalam perekonomian. Dengan dukungan yang tepat, mereka mampu meningkatkan kesejahteraan finansial, mengembangkan usaha, dan menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya.

Program SisBerdaya 2024 membuka pendaftaran sejak 29 Juli dengan lebih dari 1.800 pendaftar.

Sementara itu, program DisBerdaya 2024 menerima 37 pendaftar UMKM perempuan penyandang disabilitas, yang kemudian disaring menjadi 195 finalis.

Mereka berkesempatan mengikuti pendampingan intensif secara daring dengan pakar dan praktisi bisnis.

Para finalis yang masuk ke tahap akhir diminta mempresentasikan proposal bisnis mereka kepada juri dari berbagai bidang, termasuk perwakilan Kementerian Koperasi dan UMKM serta aktivis disabilitas.

Kriteria penilaian mencakup pengembangan bisnis, rencana promosi, pemanfaatan teknologi, dan target jangka panjang bisnis mereka.

Indosat Gandeng UiPath, Cetak 100 Ribu Talenta Digital di Indonesia

0

Telko.id – UiPath, penyedia solusi otomatisasi dan AI global, telah mengumumkan kemitraannya dengan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat).

Kolaborasi ini bertujuan untuk melatih 100 ribu talenta digital di Indonesia hingga 2027 melalui pelatihan otomatisasi.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung Indonesia dalam mewujudkan visi menjadi pusat talenta AI dan otomatisasi di tingkat global.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif IDCamp Indosat. Dalam program tersebut, UiPath akan mengintegrasikan modul pelatihan otomatisasi ke dalam kurikulum IDCamp.

Baca juga : Indosat Hadirkan Kelas AI dan Otomasi di IDCamp 2024

Peserta yang berhasil mengikuti pelatihan akan mendapatkan peluang untuk menjadi UiPath Certified Professional.

Daniel Dines, CEO dan pendiri UiPath, mengatakan bahwa kesiapan tenaga kerja digital adalah kunci bagi Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi global.

“Indonesia bersiap menjadi kekuatan ekonomi global. Menguatkan kesiapan tenaga kerja dan membangun kemampuan digital merupakan aspek penting. UiPath bangga bisa bermitra dengan Indosat untuk mendemokratisasi keterampilan otomatisasi dan mendukung transformasi digital nasional,” kata Daniel.

Indosat juga memiliki visi yang sama. Vikram Sinha, CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan bahwa kemitraan dengan UiPath bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

“Indosat memiliki tujuan untuk memberdayakan Indonesia melalui teknologi. Kemitraan ini akan membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang di era digital, sekaligus mendukung transformasi lintas industri di Indonesia,” ujar Vikram.

Program IDCamp ini mencakup berbagai kursus, termasuk dua modul baru, yaitu UiPath Automation Explorer dan UiPath Citizen Developer. Peserta program dapat mempelajari keterampilan otomatisasi secara gratis.

Selain itu, mereka juga bisa terhubung dengan komunitas profesional dan pengguna otomatisasi dari seluruh dunia. Hingga saat ini, IDCamp telah menarik lebih dari 273 ribu peserta.

Kemitraan ini juga akan memperluas dampak UiPath Academic Alliance di Indonesia. Lebih dari 18 institusi pendidikan sudah terlibat dalam inisiatif ini, dengan lebih dari 8 ribu pelajar yang menerima pelatihan dan sertifikasi.

Program ini memberi peluang kepada para peserta untuk bersaing di pasar kerja global yang semakin membutuhkan keterampilan otomatisasi.

Melalui kolaborasi ini, UiPath dan Indosat berupaya menjawab kesenjangan keterampilan digital di Indonesia. Webinar akan diselenggarakan pada 17 Oktober dan 7 November 2024 untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang pelatihan otomatisasi ini. (Icha)

Akhirnya, Pemerintah Blokir Aplikasi Temu, Ini Alasannya!

0

Telko.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya resmi blokir aplikasi e-commerce Temu asal China.

Aplikasi ini dianggap meresahkan dan berpotensi menghancurkan keberlangsungan UMKM lokal di Indonesia.

Menkominfo Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa langkah blokir terhadap Temu ini diambil setelah aplikasi ini terbukti tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), sebuah syarat yang wajib dipenuhi oleh perusahaan digital yang beroperasi di Indonesia.

“Temu kami take down sebagai respon cepat atas keresahan masyarakat, terutama para pelaku UMKM. Selain itu, Temu tidak terdaftar sebagai PSE,” kata Budi Arie di Jakarta, Rabu (9/10/2024).

Baca juga : ‘Pembunuh UMKM’ Lokal, Temu, Sudah Masuk Indonesia!

Keputusan pemerintah untuk blokir aplikasi Temu diambil untuk melindungi UMKM dari ancaman produk asing yang dijual dengan harga sangat murah.

Pasalnya, Temu mengadopsi model bisnis yang menjual barang langsung dari pabrik ke konsumen, membuat harga produknya jauh lebih rendah dibandingkan produk UMKM lokal. Hal ini memicu kekhawatiran mengenai persaingan yang tidak sehat di pasar Indonesia.

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki sebelumnya telah menyurati Kominfo terkait perlindungan produk UMKM dari model bisnis marketplace luar negeri seperti Temu.

Teten menekankan bahwa pemerintah harus memberikan perlindungan bagi UMKM lokal yang terancam oleh platform asing yang menjual barang dengan harga yang tidak wajar.

“Produk UMKM lokal perlu mendapat perlindungan dari marketplace asing yang menjual produk langsung dari pabrik dengan harga sangat murah. Ini persaingan tidak sehat yang mengancam bisnis UMKM,” ujar Budi Arie menambahkan.

Selain merugikan UMKM, aplikasi Temu juga dianggap berisiko bagi konsumen. Berdasarkan pengalaman di sejumlah negara, Kominfo menyebutkan bahwa produk yang dijual melalui Temu sering kali tidak memenuhi standar kualitas. Hal ini berpotensi merugikan konsumen yang mendapatkan produk dengan kualitas rendah.

Budi Arie memastikan bahwa blokir terhadap aplikasi Temu akan dilakukan di seluruh platform digital, termasuk di App Store dan Play Store. Meski demikian, proses pemblokiran akan dilakukan secara bertahap.

“Kami melakukan blokir aplikasi Temu baik di App Store maupun Play Store demi melindungi masyarakat, baik konsumen maupun pelaku UMKM,” tutup Budi. (Icha)

‘Pembunuh UMKM’ Lokal, Temu, Sudah Masuk Indonesia!

0

Telko.id – Aplikasi e-commerce asal China, Temu, kini resmi hadir di Indonesia. Aplikasi ini sudah bisa diakses melalui Google Play Store dan Apple App Store, meski sebelumnya sempat menuai kontroversi.

Kehadiran Temu dikhawatirkan mengancam keberlangsungan UMKM lokal karena harga produk yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan e-commerce lainnya.

Konsep yang diusung Temu cukup sederhana, yakni menjual produk langsung dari pabrik ke konsumen tanpa perantara.

Hal ini membuat harga produk jauh lebih rendah. Misalnya, Temu menawarkan tablet Android tanpa merek dengan harga sekitar Rp 840 ribu. Harga ini sangat kompetitif, bahkan dianggap tidak masuk akal oleh beberapa pihak.

Baca juga : Wakili Indonesia, Grup GoTo Hadir di Pameran E-Commerce Tiongkok

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki secara tegas menolak keberadaan Temu di Indonesia. Menurutnya, platform ini dapat mematikan UMKM lokal yang sudah berjuang keras menghadapi persaingan.

Kekhawatiran ini didukung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, yang mengancam akan memblokir aplikasi tersebut jika terus beroperasi di Indonesia.

“Kami di Kominfo sangat berkepentingan untuk menjaga nasib UMKM kita. Jangan sampai platform dari luar negeri menghancurkan UMKM lokal. Kita harus menjaga UMKM kita,” tegas Budi Arie.

Meski Temu telah tersedia di platform digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan akan melakukan tindakan tegas terhadap aplikasi ini.

Pemerintah menilai Temu belum memenuhi syarat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), sebuah kewajiban yang harus dipenuhi oleh platform dari luar negeri sebelum beroperasi di Indonesia.

Selain ancaman terhadap UMKM, eCommerce asal Cina ini juga memiliki rekam jejak kontroversial di negara lain. Di Amerika Serikat, Temu pernah digugat oleh pemerintah negara bagian Arkansas karena dianggap sebagai malware berbahaya yang dapat memata-matai ponsel pengguna.

Pengguna eCommerce asal Cina ini di berbagai negara juga sudah mengeluhkan karena kualitas produk yang jauh di bawah standar dan waktu pengiriman yang sangat lama.

Ada juga, rumor yang beredar baru-baru ini menyebut bahwa Temu eCommerce asal Cina ini berencana untuk mengakuisisi platform e-commerce Bukalapak sebagai bagian dari strateginya masuk ke pasar Indonesia.

Saham Bukalapak sempat melonjak tajam setelah rumor ini mencuat, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Bukalapak.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa meskipun Temu dianggap sebagai ancaman, mereka tidak menutup kemungkinan untuk memberikan izin jika eCommerce asal Cina ini memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan. (Icha)

Tanpa Tripod, Buat Konten Unik Cukup Pakai Galaxy Z Flip6

Telko.id – Sekarang ini, banyak content creator yang suka bikin konten kekinian dengan cara unik, mulai dari foto dengan angle yang kreatif, video hyperlapse, hingga slow-shutter photo.

Ini bisa menjadi inspirasi buat kamu untuk capture momen unik waktu traveling, pamer OOTD, atau bikin photo dumps of the month, yang tentunya bikin feed media sosial kamu jadi lebih menarik.

Menjawab tren tersebut, Galaxy Z Flip6 hadir sebagai device praktis buat bikin konten kreatif dengan mudah.

Seringkali saat mau membuat konten tersebut, kita harus memastikan bahwa device tetap stabil dalam waktu yang lumayan lama, misalnya saat ambil footage slow-shutter photo.

Baca juga : Yuk Bikin Galaxy Z Flip6 Jadi Stand Out dengan Flipsuit Case

Jadi, gear tambahan seperti tripod mungkin dibutuhkan agar hasilnya maksimal. Smartphone konvensional pun seringkali membuat kita kurang fleksibel untuk mencari angle yang berbeda.

Maka dari itu, Galaxy Z Flip6 dengan form factor yang bisa dilipat menawarkan keunggulan yang menjadi pembeda utama HP lipat dengan device lainnya.

“Semakin hari, pengguna media sosial semakin kreatif dan rela melakukan effort lebih dalam membuat konten. Itu juga salah satu inspirasi kami untuk hadirkan fitur-fitur canggih  yang bikin pengalaman content creation jadi lebih simpel dan seru,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Dengan Flex Mode, pengguna bisa foto dari berbagai angle secara instan, kapan saja dan di mana saja. Apalagi dengan fitur kamera hyperlapse, pengguna dapat merekam setiap momen lebih gampang.

Ada juga Expert RAW yang bisa bikin penggunanya punya konten long exposure photographydengan cara yang lebih praktis.

Jadi pengguna Galaxy Z Flip6 dapat paket komplit, hape compact yang bisa membuat konten next-level dengan effortless.

Penasaran pengen tahu caranya bikin konten yang menarik perhatian yang cuma bisa kamu dapat di Galaxy foldable? Ikuti tips di bawah ini!

Berbagai teknik kekinian

Dengan Galaxy Z Flip6, kamu juga bisa bikin konten hyperlapse dengan sangat mudah. Berkat Flex Mode yang versatile, kamu bisa membuat device berdiri stabil dengan sendirinya tanpa perlu ribet mencari posisi tripod, sehingga kamu bisa mendapatkan angle yang konsisten saat merekam video dalam waktu yang lama.

Menariknya lagi, HP lipat ini juga tahan air berkat sertifikasi IP48, jadi kamu tak perlu khawatir dengan debu atau air saat ambil footage di luar ruangan.

Jadi, tinggal cari spot aesthetic di sekitar kotamu, klik rekam, dan kamu sudah bisa mendapatkan konten kekinian tanpa repot.

Hasilkan video hyperlapse dengan mudah dan praktis menggunakan Galaxy Z Flip6

Ikuti trik berikut ini untuk bikin konten hyperlapse kekinian:

  1. Buka device pada sudut 75 atau hingga 115 derajat sesuai gambar yang ingin diambil
  2. Buka Kamera > Pilih More
  3. Masuk ke menu Hyperlapse yang tersedia
  4. Pilih lama waktu durasi video yang ingin diambil, mulai dari 10 menit
  5. Jika mengambil video pada malam hari, pengguna juga bisa menyalakan fitur Night Hyperlapse
  6. Klik tombol Record lalu tunggu sampai footage yang kamu butuhkan terekam seluruhnya
Step by step untuk bisa mengakses fitur hyperlapse yang tersedia di kamera Galaxy Z Flip6

Ambil foto long exposure tanpa tripod

Flex Mode di Galaxy Z Flip6 juga memungkinkan kamu untuk mengambil foto long exposure dengan lebih praktis. Foto long exposure sendiri harus diambil dengan menggunakan shutter speed yang rendah atau lambat.

Jadi, smartphone yang digunakan harus berada dalam kondisi yang benar-benar stabil, karena jika ada pergerakan sedikit saja, maka foto yang dihasilkan akan blur dan tidak fokus.

Menariknya, dengan Galaxy Z Flip6, cukup tekuk device di sudut yang diinginkan dan letakkan di posisi yang ideal, kamu sudah bisa capture fotoyang aesthetic tanpa butuh tripod.

Apalagi, form factor yang serba bisa tersebut juga didukung dengan fitur Expert RAW yang untuk pertama kalinya hadir di Galaxy Z Flip Series.

Dengan Expert RAW, kamu bisa bebas mengatur shutter speed jadi lebih lama yang dibutuhkan untuk mengambil foto long exposure. Kamu juga bisa sesuaikan pengaturan lain seperti ISO, Aperture, dan White Balance, jadi benar-benar seperti pakai kamera profesional.

Lalu, karena foto akan diambil dalam format RAW, kamu bisa lebih leluasa untuk edit foto demi mendapatkan kualitas gambar yang jauh lebih tinggi, mulai dari menyesuaikan exposure, warna, kontras, hingga white balance tanpa khawatir distorsi.

Hasil pengambilan foto menggunakan Expert RAW di Galaxy Z Flip6, tidak perlu khawatir shaky karena ada Flex Mode

Lantas, apa saja ide foto long exposure yang bisa kamu lakukan? Salah satu inspirasi yang paling umum adalah hunting foto citylight dengan membuat jejak cahaya (light trails) dari lampu-lampu kendaraan yang melintas di jalanan kota.

Selain itu, kamu juga bisa bikin light trails dari light stick atau kembang api untuk menuliskan nama dari orang-orang tersayang di dalam foto. Atau, kamu bisa pergi ke alam untuk mendapatkan foto long exposure yang kece dari aliran sungai atau air terjun.

Cara setting penggunaan Expert RAW untuk mendapatkan hasil foto long exposure yang sempurna

Explore berbagai angle unik

Ungkapan “angle foto adalah segalanya” menunjukkan bagaimana sudut pandang dalam pengambilan gambar sangat memengaruhi hasilnya.

Jadi, supaya foto kamu terlihat keren dan unik, kamu bisa bermain dengan ragam angle yang unik dengan memaksimalkan fleksibilitas dan durabilitas terdepan dari Galaxy Z Flip6!

Kemudahan bikin konten dengan ragam angle yang menarik tentunya tak terlepas dari desain HP lipat Samsung yang semakin disempurnakan.

Flex Hinge terbaru yang didukung integrated hinge module with dual rail yang semakin simetris membuat HP lipat ini lebih durable sehingga semakin stabil saat ditaruh dalam posisi ditekuk di berbagai angle.

Engsel yang lebih baik memungkinkan pengguna semakin leluasa menggunakan fitur Flex Mode untuk capture berbagai momen unik dengan cara yang tak kalah menarik.

(Kiri) Contoh penempatan angle unik di kantong kemeja untuk membuat hasil foto POV yang unik. (Kanan) Hasil foto POV yang berhasil dijepret menggunakan Galaxy Z Flip6

Salah satu inspirasi content creation dengan angle unik yang bisa kamu lakukan adalah foto dengan point of view yang menarik.

Misalnya, kamu bisa jepit perangkat di kerah baju dengan kamera menghadap kedepan, untuk bikin foto POV kamu terhadap sedang melakukan aktivitas seperti membaca buku ataupun capture OOTD.

Atau, kamu juga bisa sangkutkan perangkat ke medium di sekeliling yang bisa menjadi penyangga untuk capture momen sehari-hari atau foto OOTD dari angle terbaik.

Berkat Flex Mode dan hinge yang kuat, pengguna bisa mengeksplorasi angle untuk mengambil berbagai konten menggunakan Galaxy Z Flip6 dengan kreatif

Selain itu, kamu juga bisa capture momen seru lewat foto-foto dari berbagai perspektif tanpa batas. Misalnya, kamu bisa lipat perangkat pada sudut 90°, lalu letakkan di permukaan yang datar untuk kemudian device Galaxy Z Flip6 bisa merekam setiap aktivitas yang dilakukan.

Atau, kamu juga bisa lipat perangkat seutuhnya, taruh di bawah, lalu ambil foto low angle untuk mendapatkan hasil foto dengan sudut yang dramatis.

Galaxy foldables buat konten media sosial unik

Sekarang saatnya jelajahi dunia kreativitas baru dengan Galaxy Z Flip6 dan mulai bikin konten-konten yang tiada duanya!

Apalagi, selain punya form factor yang unggul, HP lipat inijuga dilengkapi AI canggih dan prosesor Snapdragon 8 Gen 3 Mobile Platform for Galaxy yang menawarkan kinerja CPU, GPU dan NPU terbaik di kelasnya.

Keduanya juga punya Vapor Chamber yang bikin perangkat tetap adem walau kamu asyik bikin konten seharian. (Icha)

Polytron dan ICDeC Gelar Pelatinan Desain Chip Pertama di Indonesia

Telko.id – Polytron dan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC) resmi meluncurkan program pelatihan desain chip pertama di Indonesia.

Program ini berlangsung pada 4 Oktober 2024 di Kudus, dengan tujuan mencetak tenaga ahli yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan industri semikonduktor di tanah air.

Program ini didukung oleh mitra global seperti IMEC Belgia, Kedutaan Besar Amerika Serikat, dan Cadence Asia Pasifik.

Dukungan juga datang dari beberapa kementerian di Indonesia, termasuk Kemenko Perekonomian dan Kementerian Perindustrian.

Baca juga : Polytron Belleza 4 Pintu, Hadirkan Fitur Premium!

Dengan dukungan tersebut, peserta pelatihan akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terkini di bidang desain chip, sehingga Indonesia dapat bersaing di pasar global semikonduktor.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda Indonesia untuk mempelajari teknologi mutakhir.” – Roberto S. Hartono, Chief Operating Officer Polytron.

Dari jumlah pendaftar mencapai 333 orang, dan sebanyak 50 peserta berhasil lolos seleksi. Ini menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda Indonesia untuk mempelajari teknologi mutakhir.

Roberto berharap program ini dapat berkontribusi pada tujuan besar Indonesia menjadi negara berteknologi tinggi menuju Indonesia Emas 2045.

Luc Laeveren dari IMEC Belgia menyatakan bahwa IMEC siap bekerja sama dengan POLYTRON untuk mendukung pelajar Indonesia melalui pelatihan di Belgia.

“Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Polytron. Ini adalah langkah penting dalam mempererat hubungan kedua negara di industri semikonduktor,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kedutaan Besar Amerika Serikat. Christopher Feather, Commercial Officer of Indonesia US Embassy.

“Amerika Serikat sangat mendukung potensi kolaborasi dengan ICDeC di Indonesia. Kami melihat ini sebagai inisiatif yang luar biasa untuk mendorong keterampilan dan teknologi yang dibutuhkan dalam pengembangan desain chip di Indonesia,” ujarnya.

Program pelatihan ini juga bagian dari program MBKM dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Sebanyak 50 mahasiswa terpilih akan menjalani pelatihan selama 900 jam, setara dengan 20 Satuan Kredit Semester (SKS). Materi yang diajarkan mencakup teori dasar hingga praktik desain chip menggunakan perangkat lunak terdepan dari Cadence.

Sri Suning Kusumawardani, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, menyampaikan pentingnya pelatihan ini untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan industri semikonduktor.

“Permintaan perangkat elektronik di Indonesia sangat tinggi, sehingga penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas industri semikonduktor dalam negeri,” jelasnya.

Mr. Frank Lu dari TETO Taiwan menambahkan bahwa Taiwan siap berkolaborasi dengan ICDeC untuk mempercepat pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang semikonduktor.

Program ini merupakan langkah strategis bagi Polytron dalam mendukung visi pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri nasional.

Dengan program ini, Polytron berharap dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi digital Indonesia melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi.