spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1716

Transaksi TCASH Meningkat 150% Selama 2015

1

Telko.id – Dalam gaya hidup digital, tidak terlepas dari trend pembayaran secara digital. Yang tercatat di Telkomsel yang menggunakan layan TCASH terjadi peningkatan yang signifikan selama 2015. Pada penutupan tahun 2015, terjadi peningkatan 150% dibandingkan tahun 2014.

Bahkan selama masa liburan Natal dan Tahun Baru 2015, terjadi peningkatan trafik transaksi TCASH hingga 100% dibandingkan hari normal. Hal ini berkaitan dengan tingginya angka kunjungan masyarakat ke pusat-pusat perbelanjaan, dimana di lokasi-lokasi tersebut layanan TCASH telah digunakan oleh beberapa merchant ternama diantaranya Coffee Bean, Baskin Robbins, Wendy’s, McDonald’s, Bakmi GM, 7Eleven, Indomaret dan Cinema XXI.

“Kenaikan trafik TCASH yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya menunjukkan adanya sambutan positif dari masyarakat terhadap layanan mobile money yang kami tawarkan,” ujar Herman Suharto, General Manager Digital Payment and Banking Telkomsel dalam release tertulisnya.

Herman lebih lanjut menjelaskan bahwa transaksi TCASH sejauh ini paling banyak digunakan untuk bayar beli di handphone dan bayar cepat pakai Tap. Ke depannya ekosistem TCASH akan terus dikembangkan untuk layanan lainnya seperti transportasi publik, taksi, parkir dan ke berbagai layanan finansial, serta penambahan jumlah merchant.

Direktur IT & Finance McDonald’s Indonesia, Yanti Lawidjaja mengatakan, “McDonald’s melihat TCASH sebagai opsi pembayaran non tunai yang mudah dan cepat, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk kami. Sistem pembayaran non tunai kami yang terintegrasi memudahkan transaksi non tunai, baik untuk pelanggan maupun kasir. Ditambah dengan adanya promosi menarik yang TCASH lakukan di McDonald’s, maka angka penggunaan pembayaran non tunai kami naik cukup pesat selama tahun 2015.”

TCASH yang kini hadir dengan teknologi Near Field Communication (NFC), yang dinamakan TCASH TAP juga memberikan kemudahan lebih dan pengalaman unik kepada pelanggan dalam melakukan transaksi. Layanan ini dapat digunakan di semua jenis ponsel baik feature phone maupun smartphone.

Penggunaan layanan ini amat mudah, dimana pelanggan cukup menempelkan sticker NFC ke ponselnya (bisa diperoleh di GraPARI, 7 Eleven dan Indomaret bertanda khusus), mengaktifkan layanan, dan pelanggan dapat melakukan ‘TAP’ di mesin NFC merchants. Transaksi TCASH pun sangat aman karena menggunakan PIN 6 digit PIN.

“Kami berharap, dengan variasi inovasi produk dan nilai yang ditawarkan, TCASH dapat memberikan berbagai manfaat kepada pelanggan untuk bisa bertransaksi dengan mudah, cepat dan aman”, tambah Herman

Pada saat ini di Jabodetabek TCASH TAP telah diterima di lebih dari 2,000 outlets merchant dan kedepannya akan dikembangkan ke kota-kota lain hingga dapat menjangkau secara nasional. TCASH dapat digunakan untuk pembelian pulsa, pembayaran tagihan, kirim uang, belanja online, dan bayar cepat di merchant dengan cara TAP. (Icha)

Empat Operator Amerika Keluhkan Biaya Subsidi Perangkat

0

Telko.id – Beberapa laporan menunjukkan bahwa Sprint mengikuti T-Mobile, Verizon dan AT & T untuk bergerak menjauh dari kontrak dua tahun mereka kepada vendor smartphone, terutama didorong oleh keinginan untuk menghapuskan subsidi perangkat.

Dilansir dari Telecoms, Sprint tidak lagi menawarkan subsidi perangkat untuk pelanggan baru, hal ini sesuai dengan janji yang dibuat oleh CEO-nya di tengah tahun 2015. Sekedar informasi, pada awal tahun, situs berita Engadget menginformasikan bahwa AT & T beralih ke program penyewaan handset. Sementara itu, Verizon telah melakukan hal yang sama pada tahun lalu dan T-Mobile, yang terutama menargetkan program pasar prabayar, telah melakukan hal ini selama beberapa tahun.

Saat ini, sejumlah operator di seluruh dunia telah mengeluh mengenai biaya subsidi untuk setiap perangkat yang mendukung bisnis mereka, tetapi mereka takut untuk secara sepihak mencabut subsidi tersebut karena takut menyerahkan keuntungan untuk pesaing mereka. Salah satu perusahaan yang melakukan hal ini adalah Telefónica Spanyol pada 2012, bergabung sebentar dengan Vodafone sebelum akhirnya lesu. Masalahnya adalah Orange Spanyol mendapatkan pelanggan karena masih setia dengan subsidi.

AT & T telah membuat sebuah program seperti tawaran sewa device dan bukan kepemilikan langsung dari perangkat. Sebagian besar konsumen merasa sulit untuk menaikkan dana secara mandiri untuk membeli handset langsung, operator akan terus melihat manfaat bisnis dalam membantu mereka.

Subsidi menjadi alasan utama untuk menarik pelanggan, bagi sebagian operator, hal ini sebagai model bisnis yang berguna.

Nantinya, tidak akan mengejutkan ketika melihat banyak pasar pascabayar yang didominasi oleh pihak lain seperti di Eropa Barat selama 2016.

Indonesia Bakal di Serbu Layanan Streaming

0

 

Telko.id – Dengan adanya fasilitas internet cepat, layanan streaming pun semakin banyak digunakan. Perusahaan yang menyediakan layanan streaming pun bermunculan. Terutama yang menyediakan lokal konten secara regional.

Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar pun menjadi target dari para perushaan yang menyediakan layanan streaming. Setelah Netflix, PCCW Viu sudah siap masuk ke Indonesia.

Yang jadi andalan adalah konten Korea. Di mana, Indonesia, masyarakat penggemar Korea begitu besar. Tentu, layanan ini akan menjadi incaran juga nanti nya jika sudah masuk ke Indonesia.

PCCW melihat bahwa konten Korea ini tidak hanya memiliki penggemar di Negara nya sendiri. Tetapi Negara lain di Asia, konten Korea memiliki tempat tersendiri. Itu sebabnya, PCCW yakin bahwa drama Korea dan variety program dapat menjadi langkah strategi bagi perusahaannya untuk bisa memperluas pasarnya. Apalagi, perusahaan ini juga akan menyesuaikan subtitle dengan bahasa Negara yang dirambahnya. Jika saat ini masih menggunakan bahasa Inggris dan Cina, sangat mungkin terjadi masuk ke Indonesia dengan bahasa Indonesia.

Dengan adanya internet cepat ini memberikan peluang bagi perusahaan seperti PCCW ini karena akan semakin banyak masyarakat yang memiliki koneksi dengan kecepatan yang cukup untuk menonton secara streaming kualitas video yang tinggi.

Peluang ini tentu tidak dilihat hanya para pemain besar saja, pemain kecil pun akan memanfaatkan peluang ini. Salah satu strategi yang dilakukan adalah tidak hanya bermain secara lokal saja, tetapi mulai merambah ke regional. Seperti yang dilakukan oleh Netflix yang akan memperluas layanannya ke 130 negara. Sebuah langkah besar karena saat ini baru 60 negara saja yang dilayani.

PCCW melihat bahwa konten Korea menjadi salah satu cara untuk menarik perhatian masyarakat. Memang, konten Korea terdengar seperti market yang kecil, tetapi ternyata merupakan para yang besar di Asia, seperti yang diungkapkan oleh Janice Lee, Managing Director PCCW’s Viu dan dilansir dari CNet. “Dari konsumen yang menonton streaming, 50 hingga 80% menonton drama Korea. Di Singapur saja lebih dari 50%,” ujar Janice Lee memberi contoh.

Lebih lanjut, Janice juga menyebutkan bahwa selain konten Korea, ke depan PCCW juga akan menggarap konten-konten Cina, Taiwan dan Jepang. Selain itu, PCCW akan memproduksi konten sendri dan ini akan memberikan prospek yang cerah untuk Viu.

Saat ini, Viu, masih melayani Hong Kong, Malaysia dan Singapura. Tapi ke depan, India dan Indonesia pun akan dilayani. Paling tidak di akhir kuartal pertama 2016. Masyarakat pun dapat menonton layanan dari Viu ini melalui smartphone, tablet maupun PC. Konten Viu juga dapat didownload oleh masyarakat yang ingin menyimpan di ruang penyimpanan sendiri. (Icha)

Tahun Depan, India akan Instal 2.500 Hotspot Wi-Fi di 256 Tempat

0

Telko.id – Pemerintah India memiliki banyak target terkait penggunaan internet di negaranya. Selain mencapai 50 crore pelanggan internet (atau setara 500 juta) dalam 6-7 bulan ke depan, India juga menargetkan untuk memasang 2.500 hotspot wi-fi di 256 tempat pada tahun fiskal berikutnya. Hal ini sebagaimana diungkapkan Menteri Telekomunikasi India, Ravi Shankar Prasad, hari ini.

“Hari ini penetrasi mobile India adalah 100 crore, sementara penetrasi internet adalah 40 crore. Butuh waktu lebih dari 3-4 tahun untuk menjadi 20-30 crore,” ungkapnya.

Ia menambahkan, butuh waktu kurang dari satu tahun untuk menjadi 30-40 crore dan ia telah menetapkan target 50 crore. “Atas izin Tuhan, kita akan mencapai 50 crore datang 6-7 bulan,” katanya.

Mencatat bahwa layanan wi-fi sangat penting untuk menghubungkan India, Prasad mengatakan bahwa perusahaan telekomunikasi milik negara BSNL berencana untuk menginstal 2.500 hotspot wi-fi di 256 tempat pada tahun fiskal berikutnya.

Sejauh ini, perusahaan telekomunikasi ini telah menyediakan 500 hotspot di 200 tempat. Proyek hotspot wi-fi ini akan menjadi pendorong utama untuk inisiatif ‘Digital India’.

Seperti diketahui, Pemerintah India telah meluncurkan inisiatif Digital India pada 2014 lalu, yang terdiri dari berbagai proyek bernilai sekitar Rs 1 lakh crore untuk mengubah negara itu menjadi negara yang perekonomiannya memberdayakan pengetahuan digital.

Program ini mencakup proyek-proyek yang bertujuan untuk memastikan bahwa layanan pemerintah tersedia untuk warga secara elektronik dan orang-orang mendapatkan manfaat dari teknologi informasi dan komunikasi terbaru.

“Digital India akan mengubah negara, khususnya orang-orang seperti chaiwallas (pedagang kaki lima) dan paanwallas (pemilik toko) sehingga mereka dapat meningkatkan keterampilan mereka,” pungkas Prasad, seperti dilansir dari EtTech, Senin (11/1).

Spectranet Hadirkan Kecepatan Broadband 100 Mbps

0

Telko.Id – Perusahaan ISP asal India,  Spectranet berencana untuk menggoyang pasar broadband lokal dengan memperkenalkan layanan broadband 100Mbps unlimited di pusat-pusat perkotaan tertentu dengan hanya 1.200 rupee ($ 18) per bulan.

Perusahaan berencana untuk memperkenalkan layanan ini kepada semua pelanggan dalam tempo satu tahun ini.

Dilansir dari Telecom Asia, saat ini India penyedia fixed-line biasanya menawarkan harga sekitar 3.000 rupee per bulan untuk layanan 40-50Mbps dengan total kuota data hingga 300GB. Sementara Spectranet akan melakukan peluncuran ini dan tentunya akan merangsang persaingan lanjut di pasar.

Spectranet berencana untuk menggelar layanan secara bertahap selama tahun ini, dan telah memulai percobaan tiga bulan dengan menyediakan layanan broadband 100Mbps seharga 1.199 rupee di wilayah Gurgaon.

Sekedar informasi, Spectranet saat ini beroperasi di Gurgaon, Delhi, Bangalore, Chennai, Pune, Mumbai, Noida dan Ghaziabad.

Spectranet memiliki sekitar 50.000 konsumen dan 4.000 pelanggan korporasi di pasar-pasar. Target dari perusahaan ini sejatinya untuk memperluas kehadiran mereka dengan mengaliri internet mereka pada 25-30% rumah di semua kota dalam waktu 4-5 tahun, atau naik dari 4-5% saat ini.

Persaingan pada industri Fixed Broadband di India memang cukup sengit, namun hadirnya paket langganan dengan kecepatan hingga 100 Mbps dengan biaya yang lebih terjangkau tentunya akan membuat Spectranet lebih diunggulkan dalam persaingan bisnis Broadband di tanah Bollywood ini.

Jejaring Sosial Jadi Target Spammer Untuk Dapatkan Nomor Telepon

0

Telko.id – Apa yang terlintas di benak Anda ketika Anda lagi-lagi menerima spam atau pesan phishing pada ponsel? Kemungkinan besar kalimat yang pertama kali terlontar dari mulut Anda adalah, “Siapa sih nih orang? Dan dapat dari mana mereka nomor gue?

Pada awalnya, kecurigaan Anda akan mengarah pada toko pulsa, tempat dimana Anda mungkin pernah membeli pulsa. Namun, tidak jarang juga bagi spammer dan penjahat siber menggunakan database yang mereka dapatkan dari jejaring sosial dengan menggunakan software khusus, daripada menggunakan database pelanggan ponsel yang “bocor”.

Para pakar keamanan informasi, termasuk Kaspersky Lab, selama bertahun-tahun mengingatkan bahwa penjahat dunia maya dapat menggunakan informasi apapun tentang diri Anda yang Anda publikasikan pada jejaring sosial. Namun, sejumlah besar pengguna tetap tidak menghiraukan dan terus saja berbagi berita dan sejumlah besar informasi pribadi dengan teman-teman virtual mereka dan juga para pengguna lainnya.

Hal ini dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak menyenangkan dan bahkan tak terduga. Untuk menunjukkan bahwa hal ini bukan hanya keresahan semata-mata, Ruslan Stoyanov selaku Head of Investigation Unit, Kaspersky Lab memberikan salah satu contoh kegiatan terbaru dari tim investigasi kejahatan siber di Kaspersky Lab.

Aksi kejahatan siber run-of-the-mill

Akhir tahun lalu, tim investigasi kejahatan siber Kaspersky Lab membantu lembaga penegak hukum untuk menghentikan kegiatan geng kecil penjahat siber Rusia yang mengkhususkan diri dalam penyebaran malware Android dan mencuri uang dari rekening perbankan online. Rencana jahat kelompok itu cukup sederhana: mereka menggunakan database nomor ponsel yang mereka miliki untuk mengirimkan pesan singkat (SMS) yang berisi link ke Trojan perbankan. Jika infeksi berhasil, perangkat mobile akan menjadi bagian dari botnet, dan Trojan mulai mencari informasi tentang layanan perbankan apapun yang digunakan oleh korban, mengumpulkan data yang diperlukan untuk mengaksesnya. Kemudian tugas mereka selanjutnya relatif sederhana yaitu mentransfer uang korban ke rekening mereka sendiri.

Namun, ada hal yang sangat menarik untuk diperhatikan disini, yaitu tidak satupun anggota di geng penjahat siber ini yang merupakan seorang programmer profesional. Ketika orang berbicara tentang hacker dan pencurian uang, maka gambaran yang muncul dalam pikiran kita adalah beberapa programmer korup yang menuliskan kode berbahaya dan kemudian menggunakannya untuk menginfeksi perangkat pengguna tanpa mereka disadari. Sayangnya, kali ini kami tidak berbicara tentang para profesional dengan pendidikan dan pengalaman yang relevan. Sebaliknya, kita perkirakan anggota geng kriminal siber ini hanya menghabiskan waktu yang cukup lama di forum hacking umum untuk mengumpulkan informasi dan peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan kejahatan dunia maya.

Negara-negara di luar Rusia

Salah satu alat yang mereka gunakan yang dikhususkan untuk kepentingan tertentu adalah program parser yang mengumpulkan nomor ponsel dari profil publik di jejaring sosial populer di Rusia, VKontakte. Dengan bantuan alat ini, para penjahat dunia maya ini membuat database nomor ponsel yang kemudian mereka gunakan untuk mengirimkan pesan berbahaya. Sejauh yang kami ketahui, jejaring sosial adalah satu-satunya sumber informasi dari mana penjahat siber ini mendapatkan data-data mereka.

Forum kejahatan siber Rusia (terutama forum terbuka yang sering dikunjungi oleh penipu amatir) memiliki banyak iklan yang menawarkan perangkat lunak jenis ini untuk dijual atau disewakan. Peralatan ini mampu mengumpulkan dan menyusun semua informasi berharga tentang pengguna, termasuk nama pertama dan terakhir mereka, semua data kontak yang diposting dan pengaturan profil – jadi bukan hanya nomor ponsel. Namun, ada juga penawaran di hacking forum ini untuk alat serupa yang dirancang mengumpulkan data dari jejaring sosial lainnya, termasuk Facebook dan Instagram.

Ketersediaan informasi ini menawarkan penjahat siber banyak kesempatan untuk melakukan penipuan. Aksi kejahatan yang paling jelas adalah data yang dikumpulkan tersebut dapat digunakan untuk mengirimkan spam (termasuk iklan dan spam berbahaya), mencuri uang melalui layanan SMS premium, dan menciptakan kartu SIM palsu. Namun, dalam hal ini bukanlah jumlah uang yang dicuri yang menjadi permasalahan utamanya, melainkan jumlah kelompok penjahat siber non-profesional sejenis yang melakukan aktivitas serupa. Dilihat oleh banyaknya jumlah keluhan pengguna yang diposting pada forum dukungan perbankan online, maka tampak jelas bahwa ada puluhan kelompok penjahat siber yang sedang beroperasi.

Fakta bahwa kegiatan penipuan ini sebagian besar mengambil tempat di Rusia dan negara-negara tetangga bukan berarti tidak ada yang perlu ditakutkan oleh orang-orang yang tinggal di negara-negara lainnya. Sangat mungkin bahwa skema serupa yaitu memanfaatkan data yang dikumpulkan dari sumber-sumber publik sudah muncul di luar negara-negara bekas Uni Soviet, atau ada kemungkinan muncul dalam waktu dekat.

Negara-negara paling berisiko termasuk negara dimana yang lazim menggunakan telepon pra-bayar serta berbagai layanan SMS populer, termasuk yang memungkinkan kartu bank beroperasi melalui SMS.

Apa yang harus dilakukan?

Singkatnya, ada baiknya jika pengguna mempublikasikan sedikit informasi tentang diri mereka sendiri di jejaring sosial. Khususnya, tidak mempublikasikan nomor ponsel Anda, atau menghapusnya jika Anda sudah posting. Hal ini tentu saja tidak akan sepenuhnya menghilangkan aksi penjahat siber yang mencuri informasi pribadi pengguna dari jejaring sosial, tapi setidaknya hal itu mencegah cara termudah bagi penjahat siber untuk mencuri uang Anda.

Jika Anda atau keluarga dan teman-teman Anda menggunakan layanan mobile banking, Anda juga harus menerapkan langkah-langkah keamanan dasar berikut ini:

  • Blok instalasi aplikasi dari pihak ketiga pada perangkat Android yang Anda gunakan untuk melakukan mobile banking;
  • Menetapkan batas penarikan untuk rekening bank Anda;
  • Membatasi atau menonaktifkan pengiriman pesan teks ke nomor premium-rate;
  • Menggunakan solusi keamanan yang handal yang mampu melindungi perangkat Anda dari infeksi.

Jika Anda telah menjadi korban serangan dan uang Anda dicuri, hubungilah lembaga penegakan hukum. Hal ini penting untuk Anda lakukan, karena kita melihat sebuah tren berbahaya sedang berkembang: ketersediaan luas berbagai alat, termasuk yang berbahaya, dan perasaan anonimitas kejahatan siber telah menciptakan rasa aman palsu bagi para penjahat siber, dan diperparah lagi oleh sikap pasif para korban. Hal ini mendorong peningkatan jumlah orang untuk mulai bertindak sebagai penjahat siber dengan harapan mendapatkan keuntungan yang mudah.

Semakin banyak penjahat siber ditangkap karena kegiatan illegal ini, maka semakin jelas pula bahwa kejahatan siber  bukanlah lahan yang menguntungkan dan bagi mereka yang berniat untuk melakukan aksi serupa akan mengurungkan niat untuk mulai melakukan kejahatan di dunia maya. Hal ini akan sangat membantu menjadikan dunia maya sebagai tempat yang lebih aman.

Bahaya Bug Hantui Pengguna Gojek

0

Telko.id – Startup yang sedang di elu-elu kan namanya di Indonesia yakni Gojek, ternyata masih memiliki kerentanan dari segi keamanan pada aplikasi mobile mereka. Hal ini tergambar dari sebuah postingan blog seorang programmer.

Menurut blog tersebut, terdapat celah keamanan yang terdapat pada kompinen penyusun aplikasi Gojek ini. Bahkan, programmer yang bernama Yohanes Nugroho ini telah melaporkan hal tersebut kepada pihak gojek.

“Saya sudah mengirimkan ini ke pihak Gojek dan mereka minta waktu untuk perbaikan. Mereka meminta saya menunda sampai tanggal 10 Januari 2016 untuk menerbitkan ini,” tuturnya pada blog tersebut.

Terbukti, bug yang terdapat di dalam aplikasi Go-Jek merupakan bug yang dinilai paling berbahaya, pasalnya, bug tersebut mampu mencuri informasi pribadi driver Go-Jek, mengubah pulsa driver, melihat order history pelanggan, nomor telepon, e-maildan sangat rentan.

Bukan hanya bug tadi yang membahayakan, menurut Yohannes, ada puluhan end point API gojek yang juga berbahaya karena berpotensi menjadi bug.

“Bug yang ada kemungkinan bukan hanya yang saya tulis di bawah ini, masih ada banyak lagi (ada puluhan endpoint API gojek, banyak yang berpotensi punya bug,” Tutur Yohanes pada Blog tersebut.

Postingan ini sejatinya telah di tulis sejak akhir Desember silam, namun Ia telah melakukan pengecekan sebanyak dua kali pada bulan Agustus dan Desember, dan ternyata belum ada tindakan perbaikan dari pihak gojek tersebut.

Yohanes  yang saat ini tinggal di Thailand juga menyarankan pihak Go-Jek agar sesegera mungkin memperbaiki bug tersebut. Ia juga mengingatkan pengguna Go-Jek agar berhati-hati dalam berbagi informasi serta Ia pun berharap, setelah memublikasikan tulisan tersebut, Go-Jek bisa cepat tanggap dengan melakukan perbaikan sesegera mungkin.

Sampai dengan saat ini, Tim Telko.id belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Gojek. Kami pun telah menghubungi Nadiem Makarim, namun blm ada jawaban terkait masalah ini.

Bagi anda yang penasaran ingin melakukan pengecekan terhadap bug ini, silahkan klik link ini yang tersedia di blog Yohanes.

*Sumber : blog.compactbyte.com/2016/01/02/bug-gojek-agustus-2015/?utm_source=RD&utm_medium=inart&utm_campaign=khiprd

Lenovo Akan Ciptakan Perangkat yang Mendukung Project Tango

0

Telko.id – Lenovo mengatakan sedang bekerja pada sebuah smartphone yang mendukung upaya Proyek Tango Google, yang dimaksudkan adalah untuk membuat hubungan lebih dalam antara smartphone dan dunia nyata.

Set tersebut rencananya akan diluncurkan pada musim panas 2016, smartphone baru ini juga ditujukan untuk mengubah layar menjadi jendela ajaib yang dapat menjadikan berbagai informasi dan benda-benda digital ‘berpindah’ ke dunia nyata, kata perusahaan China tersebut seperti dilansir dari laman Mobile World Live.

Sekedar informasi, proyek ini juga melibatkan1
pembuat chip Qualcomm.

“Untuk terobosan baru dalam smartphone dan tablet yang kompetitif seperti industri saat ini, kita harus mengambil risiko inovasi dan hal tersebut merupakan satu-satunya cara untuk benar-benar mengubah cara pengguna dalam menggunakan teknologi mobile,” kata Chen Xudong, SVP dan presiden kelompok bisnis mobile di Lenovo.

Proyek Tango sendiri merupakan platform teknologi yang menggunakan visi komputer canggih, kedalaman penginderaan dan gerak pelacakan untuk membuat pengalaman 3D secara on-screen, hal ini juga memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi lingkungan fisik melalui perangkat.

Hardware dan software Specialised bergabung untuk memungkinkan perangkat bereaksi terhadap gerakan pengguna, nantinya perangkat dapat mengenali tempat-tempat yang sering dikunjungi pengguna seperti rumah, kantor dan ruang publik, bukan hanya itu, tidak seperti GPS, pelacakan gerak Proyek Tango dirancang untuk bekerja di dalam ruangan, memungkinkan penggunaan yang tepat di daerah seperti pusat perbelanjaan.

Untuk mendukung upaya tersebut, Lenovo meminta pengembang untuk membuat aplikasi, dengan kemampuan untuk memenangkan pendanaan dan memiliki sebuah fitur aplikasi rahasia pada smartphone yang tidak disebutkan namanya.

Inilah Harapan Penggiat Openbts Setelah Bertemu Menteri

0

Telko.id – Seperti di ketahui pada Kamis(7/1) kemarin, Menteri Kominfo bertemu dengan para penggiat openbts di bilangan Tebet, Jakarta.

Menurut Anton Raharja, salah seorang penggiat Openbts, pertemuan kemarin sejatinya hanya pertemuan santai santai dan ada diskusi antara Menkominfo Rudiantara dengan para penggiat openbts dan para dosen. Diskusi tersebut memang membahas mengenai openbts.

Kepada tim Telko.id, Anton menyebut bahwa Pemerintah mendukung dengan akan menyiapkan aturan-aturan yang membuat openbts bisa diujicobakan di daerah-daerah yang tidak tercover sinyal telepon nya.

“Chief RA berharap, bukan janjikan, bahwa boleh saja implementasi openbts di suatu daerah (yang dia sebut “island”) tapi dengan syarat-syarat seperti no commercial,  no SLA no dan frequency tax,” jelas Anton.

Ketiga syarat yang dimaksud diatas adalah
1. tidak komersial, tidak diperjualbelikan layanan telepon-nya.

2. Tidak bisa menuntut SLA pada operator yang ada maupun pemerintah, ketika kualitas yang dihasilkan kurang memuaskan. Karena sifat openbts ini merupakan buatan dari rakyat tersebut.

3. Pemerintah akan berupaya agar tidak ada BHP.
Menurut Anton, Openbts adalah perangkat yang baik hardware maupun software nya terbuka bagi siapapun yang mau buat sendiri, membangun sendiri bahkan memproduksi sendiri. Kedepannya ya openbts di riset saja terus sampai betul-betul menjadi produk yang baik dan berguna bagi rakyat.

Berbicara mengenai Brikerbox, yakni alat yang menjadi salah satu produk dari perusahaannya, Anton menyebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan pembicaraan openbts kemarin, tidak dibahas dan tidak nyambung sama sekali, dalam arti bicara openbts itu bukan bicara vendor tertentu yang akan memanfaatkan situasi atau alat/merk tertentu yang akan jadi banyak dibeli orang atau pihak tertentu yang akan menjadi penyedia.

“Saya dan kawan-kawan hadir sebagai penggiat IT saja, ingin implementasi openbts di daerah-daerah terpencil yang butuh teleponan bisa dijalankan tanpa harus takut di sweeping misal nya,” tambah Anton.

Disinggung mengenai project palapa ring yang sedang digaungkan oleh Pemerintah, Anton menyebut, “sebenarnya sejalan, tapi interkoneksi dengan operator telekomunikasi yang ada justru tidak boleh, per meeting kemarin, karena katanya harus memenuhi standar internasional dulu,” ujarnya.

Tidak basa-basi, Ia hanya menginginkan setidaknya dengan kehadiran Chief RA, Openbts bisa segera digunakan baik untuk warga yang belum mendapatkan jaringan telepon, atau untuk riset dan pengembangan.

“Yang terpenting gimana openbts ini bisa diimplementasi, dan bisa di riset lebih dalam,” tuturnya saat ditemui di salah satu Mall di Jakarta.

Ia juga mengharapkan agar aturannya benar-benar ada dan riil dengan syarat-syarat yang tidak terlalu memberatkan.

Ia juga mengatakan, rencana kedepan para pegiat Openbts setelah pertemuan ini adalah lebih mengintensifkan segi riset, tidak ada keraguan untuk menjalankan riset dan ujicoba openbts, melakukan berbagai training di berbagai perguruan tinggi tentang openbts, melakukan implementasi di daerah-daerah yang biasa disebut ‘island’.

Ia juga mengungkapkan kedepannya akan membantu mengawal Pemerintah untuk menjalankan urusan administrasi sehingga dapat mempercepat proses pengesahan dari aturan openbts tadi. Para pegiat openbts juga mengharapkan pihak Pemerintah sebagai regulator dapat memberikan penomoran dengan nomor depan 52 xxx.

mobilelargeSekedar informasi, Openbts saat ini hanya bisa untuk berkomunikasi telepon dan sms saja serta GPRS. Namun, Anton menegaskan bahwa Openbts pun bisa memberikan jaringan internet 3G bahkan 4G, untuk hal ini sejatinya masih memerlukan beberapa riset dan pengembangan.

Mengenai harga Alat, harga alat ini masih cukup mahal. Kisaran harga untuk harware nya saja berkisar antara 20 hingga 300 juta rupiah. Harga ini tergantung dari coverage, kualitas serta range network. Belum lagi untuk membangun tower, namun Anton mengungkapkan, bisa menggantikan Tower dengan pohon yang tinggi. Kemudian biaya juga diperlukan untuk instalasi listrik serta kabel. Mengenai harga hardware, Anton sangat optimis kedepannya harga tersebut bisa lebih murah asal ada regulasi yang mengatur untuk membuat alat tersebut sendiri di Indonesia.

Coolpad Perkenalkan Logo Baru

0

Telko.id – Pada ajang Consumer Electronics Show di Las Vesgas, Amerika, Coolpad, salah satu produsen smartphone asal Cina mengubah logo nya.

“Ketika Coolpad memulai untuk menentukan bagaimana identitas Coolpad yang baru terlihat secara visual, kami tidak melakukan perubahan kecil, namun perubahan yang mewakili besarnya perkembangan yang terjadi di Coolpad. Perubahan logo dari yang lama menjadi logo baru saat ini, sudah di persiapkan dari jauh – jauh hari oleh kantor pusat kami di China. Transformasi ini dilakukan secara bertahap dan disebar ke seluruh kantor Coolpad di setiap negara. Seluruh proses perubahan logo mengacu pada kondisi perusahaan dan kebutuhan pasar sehingga menjadi prinsip perusahaan dan kekuatan baru untuk menyongsong tahun kehidupan baru,” kata Natalie Chen, Brand Manager Coolpad Indonesia.

Logo baru Coolpad ini menggunakan warna utama fajar biru yang menggambarkan rasionalitas, loyalitas, serta fokus untuk memberikan teknologi terbaru kepada pengguna dan warna hijau tumbuh yang menggambarkan harapan, menunjukkan prospek yang menjanjikan bagi Coolpad untuk terus tumbuh di masa depan.

Coolpad merepresentasikan prinsip perusahaan terbarunya dengan 4C (four C) yaitu:

Catalyst : merupakan aturan yang Coolpad terapkan kepada seluruh karyawannya agar selalu melihat pasar dan menciptakan inovasi-inovasi yang brilian agar bisa beradaptasi secara cepat dalam memasuki kemajuan teknologi dunia.

Creative : tentu saja kreativitas sangat diperlukan oleh seluruh karyawan Coolpad dalam menciptakan suatu produk yang baru, fresh, dan bisa terintegrasi dengan kebutuhan penggunanya.

Confident : Coolpad juga selalu menghadirkan perangkat untuk masyarakat dengan kualitas material dan spesifikasi yang baik serta tingkat keamanan yang sangat tinggi. Mengingat smartphone bisa dikatakan barang personal dan telah menjadi privasi seseorang. Hal ini dirasa sangat penting untuk membangun kepercayaan dan memberikan rasa yang nyaman kepada penggunanya.

Caring : Coolpad ingin menjadi sahabat smartphone Anda, mencoba menghubungkan teman, sahabat, keluarga yang jauh untuk berkomunikasi tanpa batasan jarak. Hal tersebut juga diterapkan di dalam

Prinsip baru 4C tersebut, yaitu Catalyst: Katalisator, Creative: Kreatif, Confident: Percaya Diri, Caring: Peduli, merupakan perwujudan dari kerja keras dan profesionalisme untuk menjadikan Coolpad sebagai leader market di pasar global. Perangkat-perangkat yang dihadirkan oleh Coolpad akan selalu mengandalkan bahan atau material-material yang sempurna, wujud tampilannya yang baik dan elegan sampai berada digenggaman penggunanya, sehingga pengguna akan merasakan pengalaman yang sempurna ketika memakai Coolpad Smartphone. (Icha)