spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1693

Robi Axiata dan Airtel Bangladesh Bakal Merger

0

Telko.id – Bangladesh Komisi Regulasi Telekomunikasi (BTRC) akan membuka public hearing untuk mendapatkan masukan tentang rencana merger Robi Axiata dan Airtel Bangladesh pada 17 Februari 2016 mendatang.

Menurut laporan dari Dhaka Tribune, regulator mengundang melalui aplikasi online untuk public hearing ini. Pendaftaran secara online ini dilakukan hingga 8 Februari 2016. Selain itu, BTRC juga akan mendengarkan masukan juga dari penyedia layanan telekomunikasi lainnya di Bangladesh.

Sunil Mittal melalui Bharti Airtel yang merupakan operator papan atas di India dan Axiata Gorup Berhad yang berbasis di Malaysia sudah berbicara untuk melakukan joint business operation di Bangladesh. Perbincangan tersebut dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 29 Januari lalu.

Robi Axiata mengatakan bahwa perusahaan baru akan beroperasi di bawah nama Robi.

Perdana Menteri Urusan ICT Advisor, Sajeeb Wajed Joy, sebenanya, pemerintah sudah meminta regulator untuk melakukan public hearing tentang merger Robi dan Airtel ini pada Desember lalu.

Saat ini, berdasarkan data yang terdapat pada regulator, Bangladesh memiliki 130 juta pengguna ponsel Itu termasuk 20.830.000 pelanggan Robi dan 10.710.000 pengguna Airtel. (Icha)

Gameloft Raup 256,2 Juta Euro di Tahun 2015

0

Telko.id – Dengan adanya internet cepat, yang mendapatkan imbas adalah para pengembang game. Salah satu nya adalah Gameloft. Tahun lalu saja, ada kenaikan 13% Year on year dengan nilai mencapai 256,2 juta Euro.

“Kami mempertahankan kecepatan tetap dalam diversifikasi pendapatan perusahaan ditunjukkan oleh pembukaan anak perusahaan distribusi di Nigeria, perkembangan pesat dari biro iklan kami Gameloft Advertising Solutions dan kemitraan ditandatangani dengan AppNexus dan SpotX di bidang programmatics. Gameloft memiliki khalayak besar, merek yang kuat, pendapatan solid terus menerus, peluang pertumbuhan ke depan dan situasi keuangan yang sehat. Oleh karena itu kita terus melihat ke masa depan dengan percaya diri,”ujar Michel Guillemot, CEO dari Gameloft menjelaskan.

Pendapatan Gameloft tersebut disumbangkan dari Europe, the Middle East and Africa atau EMEA sebesar 30%, dari Amerika Utara sebesar 25%, APAC 30% dan dari LATAM atau Amerika Latin sebesar 15%. Pada kuartal keempat, pendapatan didorong juga dengan pembukaan anak perusahaan distribusi di Nigeria sehingga cukup memberikan sumbangan yang cukup signifikan yakni sebesar 65.4 juta Euro atau naik 9% YoY.

Gameloft ini memiliki pengguna aktif hingga kuartal keempat di 2015 hingga 147 juta. Atau per harinya bisa mencapai 19 juta gamers.

Gameloft terus ambisius berencana mengoptimalisasi biaya yang dimulai pada bulan Desember 2014. Perusahaan menutup 10 studio pengembangan dari Desember 2014 hingga akhir Januari 2016. Langkah ini menghasilkan penghematan kotor tahunan sekitar 35.0 miliar Euro dan mengurangi lebih dari 10% tenaga kerja. Upaya restrukturisasi ini akan sangat bermanfaat untuk melanjutkan langkah strategi babak ke dua untuk meningkatkan margin operasi Gameloft saat ini dan harus memungkinkan margin untuk bangkit kembali secara signifikan pada tahun 2016.

Perusahaan pengembang game ini juga akan mempercepat transisi dari model bisnis saat ini untuk model menggabungkan free-to-play dan iklan. Untuk melakukannya, Gameloft telah menciptakan sebuah biro iklan internal dan menghubungkan persediaan pemrograman ke meja perdagangan lembaga utama dan merek sebagai disorot oleh kemitraan yang ditandatangani dengan AppNexus dan SpotX. (Icha)

Maret, MPT Siap Selimuti 95% Warga Myanmar dengan 3G

0

Telko.id – Sebagai salah satu operator terbesar di Myanmar, MPT memiliki ambisi besar untuk dapat menjangkau 95% populasi dengan jaringan 3G-nya pada akhir Maret tahun ini.

Operator BUMN yang juga mitra luar negeri KDDI dan Sumitomo ini menggunakan frekuensi 900 MHz di tower yang tersedia, di samping pita 2100 MHz yang sudah digunakan.

Dilansir dari Telecom Asia, Selasa (2/2), perusahaan mengatakan bahwa dengan upgrade ini, perusahaan bertujuan untuk meningkatkan cakupan layanan dari 60% menjadi lebih dari 90% dari populasi awal dalam bulan ini dan 95% pada akhir Maret.

Dalam rangka mempromosikan ekspansi, MPT juga menawarkan bonus kredit untuk pelanggan pra-bayar mereka setiap kali mereka top up antara tanggal 29 Januari dan 9 Februari serta pengguna pasca-bayar yang memiliki tagihan lebih dari 1.000 kyat atau sekitar USD 0,76 senilai panggilan gabungan, SMS dan data dibandingkan periode yang sama.

“Pada MPT adalah hal yang sangat penting untuk memberikan pelayanan yang terbaik sebagai penghargaan kepada pengguna kami,” ungkap Direktur komersial MPT-KGSM Koichi Kawase.

Ia menambahkan, dengan 95% dari populasi Myanmar tertutup pada bulan Maret, tidak ada keraguan bahwa MPT memperkuat kepemimpinannya dengan lebih dari 18 juta pengguna dan jaringan 3G terbesar di Myanmar.

KGSM adalah perusahaan patungan antara KDDI Jepang dan Sumitomo yang didirikan untuk melayani masyarakat Myanmar sebagai mitra asing untuk bekerja sama dengan MPT guna menggelar layanan mobile nasional.

MPT memasuki kemitraan ini agar mampu bersaing dengan Telenor Myanmar dan Ooredoo Myanmar dan dapat mampu menjaring lebih banyak pelanggan. [ak/if]

Obama Ingin Pendidikan Komputer dan Sains Jadi Basic Skill

0

Telko.id – Presiden Amerika Serikat, Barack Obama berencana untuk menggelontorkan dana senilai USD 4 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembelajaran komputer sains bagi anak-anak, terlebih perempuan dan minoritas.

Inisiatif yang dinamakan “Computer Science for All” ini akan didanai oleh negara dengan pengalokasian dana untuk melatih guru, melengkapi kelas, dan mengembangkan material kelas baru. Uang yang digunakan Obama sendiri merupakan anggaran presiden tahun 2017 yang tentunya membutuhkan persetujuan dari Partai Republik yang memimpin kongres.

Dilansir dari laman Cnet, Selasa (2/2), Obama menyebutkan, “Dalam ekonomi baru, komputer sains bukan lagi skill pilihan, melainkan basic skill.” Ia melanjutkan, “Sembilan dari 10 persen orang tua ingin mengajar di sekolah anak mereka.”

Akan tetapi, kata Obama saat ini hanya seperempat sekolah Taman Kanak-kanak (TK) hingga kelas 12, yang menawarkan ilmu komputer. Bahkan, 22 negara bagian tak memungkinkan untuk menuju ke jenjang diploma.

Inisiatif yang dilakukan orang nomor satu di Amerika Serikat itu merupakan usahanya untuk menjembatani kesenjangan pendidikan teknologi. Sekedar informasi, kurang dari 15 persen SMA di Amerika Serikat yang menawarkan beragam kursus komputer sains Advancef Placement pada 2015, sementara hanya 22 persen siswa perempuan yang mengambil ujian ini dan hanya 13 persen merupakan pelajar Latin atau African-American.

Mempersiapkan pekerjaan masa depan bukan hanya tentang bekerja dengan komputer, tetapi juga mengembangkan analisis dan keterampilan coding untuk memperkuat ekonomi serta inovasi. “Hari ini auto mekanik tak hanya meluncur di bawah mobil untuk mengganti oli, mereka juga bekerja pada mesin yang berjalan di jutaan barisan koding dan Itu merupakan 100 kali lebih dari Space Shuttle,”kata Obama.

Ia menambahkan, Perawat menganalisis data dan mengelola catatan kesehatan elektronik. Sementara teknisi menulis program komputer.

Rencana ini juga merupakan panggilan untuk anggota parleman, gubernur, walikota, dan pemimpin bisnis teknologi untuk bergabung. Berbicara mengenai vendor, Microsoft adalah pendukung inisiatif awal, dengan direktur perusahaan Brad Smith dilaporkan mengatakan berada dalam panggilan yang dibentuk Gedung Putih. [ak/if]

Nokia ‘Dulang’ Miliaran Euro dari Sengketa Paten Dengan Samsung

0

Telko.id – Akhirnya, setelah sekian lama, sengketa paten Nokia dan Samsung berakhir juga dengan produsen asal Finlandia ini menerima keputusan Pengadilan Arbitrasi Internasional dari Kamar Dagang Internasional. Sebelumnya, kedua produsen global ini telah sepakat bahwa hal ini akan menyelesaikan jumlah kompensasi tambahan yang dibayarkan ke Nokia untuk perpanjangan lima tahun dari perjanjian lisensi mereka yang mencakup paten-paten Nokia untuk periode yang dimulai pada 1 Januari 2014.

Keputusan ini mencakup sebagian dari portfolio paten Nokia Technologies hingga akhir 2018. Nokia akan melanjutkan diskusi dengan Samsung mengenai portfolio properti intelektual lain yang terkait. Nokia memiliki aset-aset properti intelektual kuat yang terdiri dari hak-hak properti intelektual terpisah di portfolio Nokia Technologies, Nokia Networks dan Alcatel-Lucent, yang meliputi paten-paten penting dari berbagai teknologi standar selain dari berbagai paten implementasi dan kepemilikan teknologi terkait.

Dengan adanya keputusan ini, Nokia melaporkan bahwa sales bersih yang diperoleh Nokia Technologies mencapai 400 juta Euro di triwulan ke empat 2015 dan sekitar 1.020 juta Euro untuk tahun 2015.

Angka-angka ini termasuk revenue susulan karena keputusan ini melampaui perkiraan revenue yang telah ditentukan untuk periode mulai 1 Januari 2014 sampai dengan 30 September 2015. Sejalan dengan outlook Nokia, sales bersih Nokia Technologies untuk tahun 2015 diperkirakan akan naik year-on-year, bahkan setelah dikurangi jumlah yang terkait keputusan. Menyusul keputusan, mulai akhir triwulan ke empat 2015, rate berjalan sales bersih tahunan untuk Nokia Technologies adalah sekitar 800 juta Euro.

Nokia memperkirakan akan menerima uang kas sedikitnya sekitar 1,3 milyar Euro selama 2016 – 2018 terkait arbitrasi yang masih berlangsung dan telah disepakati di Nokia Technologies termasuk keputusan ini. Nokia sebelumnya juga telah menerima sejumlah pembayaran di muka terkait.

“Menggunakan arbitrasi independen untuk menyelesaikan perselisihan dalam kasus-;kasus paten diakui sebagai praktek terbaik, dan kami menyambut baik kompensasi tambahan yang dibayarkan ke Nokia sesuai dengan perpanjangan perjanjian,” kata Ramzi Haidamus, Presiden Nokia Technologies. Ramzi juga menyebutkan bahwa kolaborasi dengan Samsung maupun dengan pihak lainnya merupakan peluang linsensi tambahan di pasar komunikasi selular selain komunikasi.

Jadi, walaupun Nokia sudah tidak memiliki bisnis di industry selular, tetapi perusahaan ini masih memiliki beragam portfolio paten telekomunikasi. Inilah yang juga menjadi tambang pendapatan bagi Nokia. (Icha)

Layanan Self Service Digital ala Telkomsel

0

Telko.id – Dalam era digital banyak layanan yang dapat dieksplorasi, termasuk layanan mandiri bagi para pelanggan selular. Telkomsel sebagai salah satu operator besar di Indonesia pun memberikan alternatif layanan mandiri via digital. Namanya MyGrapari.

“Kehadiran MyGraPARI sebagai media digital untuk pelayanan Walk In diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kami dalam memberikan pelayanan, salah satunya dalam hal waktu, sehingga hal ini diharapkan juga akan meningkatkan kenyamanan pelanggan, ujar Andri Wibawanto, Vice President Customer Care Management Telkomsel menjelaskan.

MyGrapari ini dapat diakses secara mandiri atau self service oleh pelanggan Telkomsel, baik di pusat layanan Telkomsel atau Grapari maupun di area publik. Adanya layanan ini maka pelanggan tidak harus bertatap muka langsung dengan costumer care. Cukup lakukan secara mandiri. Mulai dari layanan fisik dan non fisik yang berupa informasi, permintaan, pengaduhan keluhan dan pembelian produk Telkomsel.

Selain itu, MyGrapari ini pun dapat melayani berbagai aktivitas secara mandiri seperti upgrade ganti kartu USIM (simcard 4G LTE) langsung aktif, pembayaran tagihan kartuHalo, pembelian isi pulsa menggunakan kartu kredit atau kartu debit, informasi profil pelanggan, aktivasi fitur dan VAS, registrasi kartuHalo, ganti kartu hilang dan lainnya

Saat ini MyGraPARI sudah tersebar di 10 GraPARI yang terdapat di Medan Sun Plaza, Mall SKA (Pekanbaru), Gandaria City (Jakarta), Central Park (Jakarta), Banda (Bandung), Pahlawan (Semarang), Yogyakarta, Malang, Denpasar,Balikpapan dan segera hadir di 30 titik lainnya secara bertahap mulai dari awal hingga akhir bulan Februari.

Sesuai dengan visi untuk bertransformasi menjadi digital company, Telkomsel secara berkala melakukan perubahan interaksi layanan dari media legacy (GraPARI dan Call Center) ke media digital (Selfcare & Ecare). Selama tahun 2015, interaksi pelanggan Telkomsel di media pelayanan yang dilayani oleh media digital (Selfcare & Ecare) meningkat sebesar 42%.

Dalam mengembangkan produk dan layanannya sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan di era digital, sebelumnya Telkomsel juga melakukan berbagai inovasi seperti dengan memperkuat customer touch point digital-nya yaitu Web MyTelkomsel yang hadir dengan tampilan dan fitur baru yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan selulernya.

Telkomsel saat ini call center Telkomsel aktif 24 jam dan memiliki lebih dari 400 pusat layanan GraPARI yang tersebar di seluruh Indonesia. (Icha)

 

 

 

Right Issue, XL Ingin Lunasi Pinjaman Sebesar USD 500 juta

0

Telko.id – Selain mengumumkan hasil audit kinerja keuangan perusahaan tahun 2015 yang berakhir 31 Desember 2015, hari ini PT XL Axiata Tbk (XL) juga mengumumkan rencananya untuk menerbitkan saham baru (rights issue). Adapun dana yang dihasilkan dari rights issue itu sendiri nantinya akan digunakan untuk membayar kembali pinjaman dari pemegang saham sebesar USD 500 juta.

Penggalangan dana ini memungkinkan semua pemegang saham XL untuk berpartisipasi dalam mendukung pertumbuhan perusahaan ke depannya. Untuk menunjukkan komitmennya yang terus menerus selaku pemegang saham utama dari XL, Axiata Group, yang saat ini memiliki sekitar 66,4% saham XL, haknya secara pro rata atas penerbitan saham baru tersebut.

Sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham dalam penerbitan saham baru (rights issue) ini direncanakan akan dijamin sepenuhnya oleh pembeli siaga.

Melalui keterangan resminya, Senin (1/2), CEO XL Dian Siswarini mangatakan bahwa XL telah elihat kemajuan yang signifikan dan mendapatkan momentum atas agenda transformasi yang telah dijalankan sejak 2015. Perusahaan telah menjalankan berbagai inisiatif pengelolaan neraca keuangan (Balance Sheet Management Initiatives) untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan dan mengurangi resiko serta dampak valuta asing.

“Penerbitan saham baru (rights issue)  merupakan  langkah   penting   untuk   memperkuat   fondasi   kami   dalam  menyongsong agenda transformasi berikutnya. Dana dari rights issue akan kami gunakan untuk membayar kembali pinjamanUS Dollar kepada pemegang saham,” katanya.

Rencananya, XL akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) pada 10 Maret 2016 mendatang guna mendapat persetujuan pemegang saham, serta persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas pernyataan pendaftaran yang sebelumnya harus disampaikan oleh XL.

Proses ini diharapkan selesai pada semester pertama  2016. Harga saham akan ditentukan dan ditetapkan secara bersama oleh  XL Axiata dan para pembeli siaga.  Diskon harga saham diperkirakan tidak lebih dari 20% TERP pada tanggal penetapan harga. Ketentuan atas penerbitan saham baru (rights issue) termasuk harga saham yang terkait dengan penawaran dan jumlah saham yang ditawarkan akan diumumkan pada waktunya.

Credit Suisse dan Mandiri Sekuritas dalam hal ini telah ditunjuk sebagai penasihat keuangan untuk proses penerbitan saham baru ini (rights issue).

XL Catat Pertumbuhan Pendapatan 2%, EBITDA Naik 6%

0

Telko.id – Setelah berhasil mencetak hasil positif di tahun 2015, sebagai hasil dari transformasi yang dilakukan sejak awal tahun, hari ini PT XL Axiata Tbk (XL) akhirnya mengumumkan hasil audit kinerja keuangan perusahaan tahun 2015 yang berakhir 31 Desember 2015.

“Kami telah menutup tahun 2015 dengan berbagai pencapaian positif sebagai hasil dari transformasi yang yang sudah kami lakukan sejak awal 2015 yang lalu. Kami telah berhasil meningkatkan kinerja operasional dan finansial guna membangun pondasi perusahaan yang lebih kuat untuk meraih pencapaian kinerja yang lebih baik di tahun 2016,” ungkap Presiden Direktur dan CEO XL, Dian Siswarini dalam keterangan resminya, Senin (1/2).

XL berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan selama tiga kuartal secara berturut-turut, dengan tumbuh sebesar 2% QoQ pada 4Q 15, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan penggunaan layanan utama (voice dan SMS) sebesar 2% QoQ, serta dari pencapaian kinerja yang solid untuk layanan data (naik 15% QoQ).

Peningkatan terbesar ada pada Laba Sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) yang meningkat 6% QoQ menjadi Rp 2,3 triliun, yang kemudian meningkatkan EBITDA margin menjadi 39% atau naik1% QoQ.  Peningkatan  ini  merupakan  dampak  positif  dari  terbentuknya kembali basis pelanggan yang berfokus pada pelanggan-pelanggan yang lebih menguntungkan, serta adanya upaya untuk meningkatkan profitabilitas portofolio produk. Pencapaian ini sekaligus juga merupakan peningkatan EBITDA dan EBITDA margin selama tiga kuartal berturut-turut.

XL terus fokus untuk menjadi yang terdepan dalam menyediakan layanan internet mobile di Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut dan juga adanya peningkatan adopsi pelanggan terhadap ponsel dengan kemampuan layanan data, telah mendorong pertumbuhan yang kuat untuk trafik layanan data.

Trafik data tumbuh 54% YoY di tahun 2015, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Total pengguna layanan data sebesar 22,5 jutaatau 54% dari total pelanggan XL.

Pertumbuhan smartphone telah berhasil mendorong peningkatan adopsi layanan Data di Indonesia. Penetrasi smartphone XL telah tumbuh dan berkembang sebesar 42% pada akhir 2015. Pengguna smartphone XL tumbuh10% YoY dan mencapai jumlah 17,7 juta pengguna.

Pada kuartal tersebut, setelah peluncuran komersialisasi layanan 4G LTE pada spektrum 1800 MHz secara nasional, XL memperkenalkan paket HotRod 4G yang menawarkan kuota LTE dengan harga terjangkau.

Dengan layanan ini pelanggan dapat menikmati manfaat internet cepat dan berkualitas. Sepanjang tahun, XL juga terus mendorong adopsi ponsel 4G oleh pelanggan sejalan dengan agenda transformasi yang memang mengutamakan pelanggan yang mampu memberikan nilai lebih tinggi. Untuk itu, XL menawarkan program bundling denganpilihan berbagai smartphone, mulai dari Apple, Samsung, Xiaomi, Alcatel, Lenovo, LG, hingga Sharp.

XL juga telah berhasil menjalankan kampanye pemasaran (marketing campaigns), salah satunya “60 Mazda, 60 Hari, 60 Pemenang”. Kampanye pemasaran ini untuk meningkatkan dan mendorong isi ulang pulsa olehpelanggan di tahun 2015 dengan menawarkan hadiah menarik. Selain itu, XL juga meningkatkan aktivitas distribusi melalui modern channel dengan memperkenalkan program “Harga Pas” untuk penjualan isi ulang pulsadi toko-toko seperti Indomaret dan 7-Eleven.

4G LTE merupakan bagian penting dari strategi XL untuk menjadi yang terdepan dalam penyediaan layanan mobile internet. Layanan 4G LTE merupakan upaya untuk memenuhi permintaan konsumen atas internet berkecepatan tinggi.

Untuk mendukung layanan 4G LTE, XL telah membangun 3.134 BTS 4G per akhir tahun 2015, yang tersebar di lebih dari 35 kota. XL juga terus berinvestasi dalam meningkatkan kualitas jaringan dan jangkauan dengan membangun lebih dari 18.000 BTS 3G hingga akhir 2015, yang menjadi bagian dari total58.879 BTS.

Selama tahun 2015, XL telah membelanjakan belanja modal (capex) sebesar Rp 4,1 triliun, terutama guna upaya memperluas infrastruktur Data dan layanan mobile, yang didanai melalui dana internal. Total utang menurun menjadi Rp 27.0 triliun dari Rp 29.6 triliun pada akhir 2014. Sementara itu, Net Debt / EBITDA meningkat sedikit dari 2,6x ke 2,8x.

Untuk periode 2015, XL mencatat rugi bersih sebesar Rp 25 miliar yang terutama disebabkan oleh dampak forex dari penguatan US Dollar. Menyesuaikan dampak tersebut, XL mencatat laba bersih yang dinormalisasi sebesarRp 51 miliar.

XL memulai tahun 2015 dengan menerapkan agenda transformasi yang disebut dengan “3R – Revamp, Rise & Reinvent,” yang telah berjalan sejak awal tahun 2015. Revamp (Mengubah) berarti mengubah model bisnis pencapaian pelanggan (dari‘volume’ menjadi ‘value’) disertai strategi distribusi serta perbaikan portofolio produk untuk meningkatkan pendapatan; Rise (Meningkatkan) berarti meningkatkan nilai brand XL dan menggunakan strategi dual-brand dengan AXIS untuk menyasar berbagai segmen pasar yang berbeda; dan Reinvent (Menemukan kembali) berarti menumbuhkan berbagai inovasi bisnis melampaui model bisnis yang digunakan saat ini.

 

Google Fiber Uji Layanan Telepon dengan Kecepatan Internet Ultra

Telko.id – Google tampaknya sangat serius dengan peluncuran Google Fiber, sebuah inisiatif dari raksasa pencari untuk memberikan kota dengan akses internet berkecepatan tinggi agar dapat meningkatkan layanan telepon mereka seperti menghadirkan layanan call screening.

Selain menghadirkan layanan call screening, Google Fiber juga nantinya akan menyediakan fitur do not distrub dan filterisasi terhadap spam.

Saat ini, Google Fiber tersedia di Atlanta, Austin, Charlotte, North Carolina, Kansas City, Missouri, Nashville, Provo, Utah, Raleigh-Durham, Salt Lake City dan San Antonio.

Dilansir dari laman Mashable, Senin (1/2), para undangan yang ditunjuk untuk menjajal teknologi ini adalah anggota program “Fiber Trusted Tester” Google, yang muncul pada hari Jumat lalu.

Menggambarkan Fiber Phone sebagai layanan telepon rumah, Google mengatakan layanan ini memiliki fitur pesan suara, nomor telepon yang berada di cloud dan mengakhiri kekhawatiran pengguna dalam hal baterai. Sekedar informasi, saat ini banyak pengguna yang telah menggunakan ponsel mereka sebagai telepon rumah.

Seperti Google Voice, Fiber Phone juga memungkinkan Anda untuk mendapatkan nomor telepon baru atau mentransfer nomor yang sudah ada (ponsel atau telepon rumah) untuk Fiber Phone pengguna. Layanan ini juga duplikat dari layanan pesan suara transkripsi Google Voice.

Fiber Phone juga sejatinya masih seperti layanan VoIP (Voice over IP), yakni solusi yang telah ada selama bertahun-tahun. Untuk berpartisipasi dalam program ini, pengguna Google Fiber perlu untuk memungkinkan pekerja ke rumah mereka untuk menginstal beberapa tambahan peralatan.

Namun, yang perlu diingat adalah kecepatan Google Fiber yang konon katanya mencapai 100 kali lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan broadband saat ini dari ISP lain, dengan kecepatan seperti itu, bisa terbayangkan akan kualitas panggilan yang tentunya bisa lebih baik dari layanan VoIP saat ini.

Sekedar informasi, beberapa kota-kota berikutnya yang dijadwalkan untuk mendapatkan layanan Google Fiber adalah Chicago, Los Angeles, Oklahoma City, Tampa, Jacksonville, Florida, Louisville, Kentucky, Portland, Oregon, Phoenix, Arizona, San Diego, San Jose dan Irvine, California.

Apakah layanan Google Fiber ini sama seperti layanan VoLte yang saat ini sedang dipersiapkan oleh para operator di dunia, kita tunggu saja. [ak/if]

Western Digital Berhasil Patenkan 100 Lisensi IBM

0

Telko.id – Salah satu penyedia layanan storage, Western Digital, baru-baru ini mengumumkan bahwa perusahaan telah mengakuisisi lebih dari 100 aset paten dari perusahaan server IBM. Western Digital juga telah menandatangani perjanian paten silang.

Berdasarkan keterangan pers yang diterima tim Telko.id, Senin (1/2), paten yang diambil alih oleh Western Digital adalah paten penyimpanan terdistribusi, penyimpanan objek, dan memori non-volatile baru. Western Digital mengharapkan IP dapat lebih memperkuat posisi unggulnya di bidang teknologi dan mendorong penciptaan nilai bagi perusahaan dan pelanggannya. Paten-paten tersebut akan menambah portofolio Western Digital, yang saat ini telah mencapai lebih dari 10.000 paten dan aplikasi paten.

Mike Cordano, President and Chief Operating Officer, Western Digital mengungkapkan, “Perjanjian ini mencerminkan fokus kami pada inovasi dan menetapkan basis untuk kemajuan yang jauh lebih cepat dan komersialisasi solusi penyimpanan data baru,”

Ia menambahkan, mereka juga sedang membangun hubungan kuat dengan IBM dan akan berkolaborasi serta membuka peluang bisnis masa depan.

Sementara itu, William LaFontaine, General Manager, Kekayaan Intelektual IBM menyebutkan bahwa Kesepakatan dengan Western Digital ini menunjukkan nilai penemuan-penemuan IBM yang telah dipantenkan, serta keunggulan mereka akan akses lisensi terhadap portofolio paten yang luas. Ia menambahkan, “Kami mengharapkan hubungan yang produktif dengan Western Digital,”.

Sekedar informasi, IBM telah memimpin daftar tahunan penerima paten di AS selama 23 tahun berturut-turut. Sementara Western Digital merupakan perusahaan storage yang kini memanfaatkan era cloud computing sebagai varian baru dari lini produk mereka.