spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1573

Menkominfo Ajak Investor Bangun E-Commerce Indonesia

0

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara membuka peluang bagi investor untuk membangun E-Commerce Indonesia. ”Roadmap E-Commerce Indonesia sudah siap dan akan segera disahkan. Dimana untuk menunjang tujuh isu pada roadmap tersebut ada 30 inisiatif yang akan dilaksanakan dengan proyeksi sebesar USD 130 Milyar pada tahun 2020,” paparnya dalam US-Indonesia Investment Summit 2016 di Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Roadmap eCommerce merupakan serangkaian lebih dari 30 inisiatif untuk mendorong berkembangnya e-Commerce dan bisnis digital di Indonesia. Inisiatif yang terdiri dari logistik, infrastruktur komunikasi, keamanan siber, pajak, perlindungan konsumen, pendanaan dan investasi serta pendidikan dan SDM itu diharapkan akan menjadi pendorong kesuksesan eCommerce dan bisnis digital nasional.

Berkaitan dengan Roadmap E-Commerce tersebut, Rudiantara mendukung penuh lahirnya perusahaanstartup lokal dan ditargetkan paling tidak ada dua startup yang jadi unicorn seperti Go-Jek pada tahun ini. “Kita juga akan mengundang Plug and Play TechCenter ke Indonesia untuk berbagi ilmu tentang E-Commerce kepada perusahaan startup. Kita berupaya untuk membangun ekosistem E-Commerce Indonesia,” katanya.

Berkenaan dengan undangan pada investor untuk menanam modal di sektor e-Commerce tersebut, Rudiantara juga sempat menyampaikannya pada kunjungannya di Indonesia Bussiness Forum di Shanghai, RRT beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo menyatakan bahwa “Pemerintah memiliki komitmen untuk memberikan kemudahan investasi yang berguna bagi kemajuan ekosistem industri digital di Indonesia dan UMKM yang akan memasuki dunia digital.”

“Indonesia siap mengembangkan e-Commerce. Roadmap e-Commerce yang akan segera ditetapkan pemerintah. Ada tujuh isu yang diidentifikasi sebagai pendorong kesuksesan untuk mencapai nilai USD130 Miliar e-Commerce Indonesia pada tahun 2020 yaitu logistik, infrastruktur komunikasi, keamanan siber, pajak, perlindungan konsumen, pendanaan, pendidikan dan SDM,” jelas Menteri Rudiantara.

Kementerian Kominfo telah mengembangkan porgram prioritas sebagai kunci untuk implementasi Roadmap e-Commerce, antara lain:
1. Mendorong Indonesia menjadi the Digital Energy of Asia.
2. Menciptakan Indonesia menjadi negara dengan digital economy yang terbesar di Asia Tenggara.
3. Mendorong pencapaian transaksi e-Commerce sampai USD130 Miliar pada tahun 2020.
4. Menciptakan 1000 Teknoprener nasional yang mumpuni dengan nilai perusahaan mencapai USD10 Miliar USD.

0906_Penyaluran Dana Kartu Indonesia Pintar (revisi)

Menteri Kominfo menyampaikan Pemerintah Indonesia memiliki komitmen untuk memberikan kemudahan investasi yang berguna bagi kemajuan ekosistem industri digital di Indonesia dan UMKM yang akan memasuki dunia digital. Di depan ratusan pelaku bisnis dari Tiongkok dan Indonesia, Menteri Kominfo menyampaikan salah satu faktor terpenting mendukung e-Commerce adalah infrastruktur komunikasi. “Pemerintah telah memulai pembangunan Palapa Ring untuk menghubungkan seluruh kepulauan di Indonesia dan terhubung internet,” paparnya.

Proyek Palapa Ring, menurut Menteri Kominfo, menargetkan kemampuan jaringan yang setara antara wiayah barat, tengah dan timur Indonesia. “Bandwidth wilayah Indonesia tengah dan timur kita dorong lebih setara dengan wilayah barat.  Kemampuan jaringan broadband yang menghubungkan pulau-pulau atau kota-kota adalah keharusan, keniscayaan. Kita bangun akses-akses broadband di kota-kita semuanya juga mendorong desa-desa menjadi broadband,” jelas Rudiantara.

Pembangunan akan disertai dengan upaya meningkatkan efisiensi agar masyarakat dapat merasakan layanan serta manfaat lebih. “Ini tidak hanya dikerjakan oleh operator telekomunikasi eksisting. Banyak wilayah-wilayah yang penyelenggara tidak berani masuk atau membangun jaringan broadband menuju ke sana, Pemerintah akan langsung intervensi membangun. Inilah program Palapa Ring yang juga menjadi sarana menuju akses Internet cepat dan murah ke rakyat. Masyarakat mendapat akses Internet yang broadband,” papar Menteri Rudiantara.

Komitmen Kemudahan Investasi
Indonesia Business Forum adalah forum yang difasilitasi oleh BKPM dan Kedutaan Republik Indonesia di Shanghai. Pelaksanaannya dikelola oleh INACHAM (Indonesia China Chamber of Commerce) dan CFLD (China Fortune Land Development) untuk membantu para pelaku usaha dari Indonesia dan Tiongkok meningkatkan nilai perdagangan dan investasi di Indonesia.

Pemerintah Indonesia, sebagaimana disampaikan Menteri Kominfo memberikan kesempatan investasi untuk e-Commerce (marketplace) sebesar-besarnya dengan memperhatikan ekosistem digital ekonomi nasional. “Jadi investasi asing dapat dibuka sampai dengan 49 persen dalam kepemilikan modal perusahaan untuk nilai investasi asing antara Rp10 Miliar sampai dengan Rp100 Miliar. Dan kepemilikan modal sampai dengan 100 % untuk nilai investasi di atas Rp100 Miliar. Sedangkan secara horisontal perusahaan startup yang nilai perusahaannya sampai dengan Rp10 Miliar, maka masuk kategori UKM,” jelasnya.

Menteri Rudiantara menjelaskan salah satu Program Utama Kemkominfo yaitu penciptaan 1000 startup digital. Penciptaan 1000 startup nasional itu bertujuan untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. “Pemerintah membuka diri untuk menjalin kerjasama dan investasi yang dapat membantu akselerasi pencapaian target program tersebut,” jelasnya.

Kebijakan itu telah ditunjukkan oleh pertemuan langsung Menkominfo dengan para Angel Investor yang berminat terlibat dalam program tersebut. “Kami juga telah melakukan inisiasi pembicaraan terkait pembangunan inkubator dengan skala besar di Indonesia oleh investor dari Tiongkok,” jelasnya. (Icha)

Indonesia ‘Desak’ Google Bayar Pajak

0

Telko.id – Dalam Forum KTT G20 yang baru saja usai di Hangzhou, Indonesia mendukung diterapkannya kebijakan pertukaran informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, guna meningkatkan pendapatan negara-negara berkembang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia mendorong dibentuknya sistem perpajakan internasional yang adil dan transparan. Selain itu, kepada sejumlah negara anggota G20, Indonesia juga mengimbau setiap negara untuk tidak membuat kebijakan yang merugikan negara lain.

Apa yang disampaikan Bapak Presiden pada G20 memang menggambarkan kondisi kini dari maraknya aktifitas eCommerce, apps dan social media yang di satu sisi ada pemain domestik di sisi lain ada pemain global sehingga permasalahan pajak perlu dicarikan titik temu dan antar negara diharapkan memberikan ruang fasilitasi akan fairness dari pajak ini.

Menkominfo Bapak Rudiantara dalam beberapa kesempatan mendorong adanya equal treatment bisnis online nasional dan bisnis online global juga bisnis traditional dengan bisnis online di ads ini. Equal treatment di sini adalah dari sisi pajak. Kalau yang domestik terkena pajak di Indonesia, demikian pula yang global, yaitu melalui skema Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Sebagaimana diketahui bahwa belanja digital ads online tahun 2015 mencapai USD 800 juta lebih dari 1,1 trilyun rupiah. Belanja ads online Indonesia 2016 mengalami kenaikan jauh lebih signifikan sekitar lebih dari 1 Milyar USD.

Plt. Kepala Biro Humas Kominfo, Nooriza mengatakan bahwa, “Terkait Bentuk Usaha Tetap atau Permanent Establishment terus kita dorong. Google itu transaksinya diarahkan ke Google Inc yang berada di Singapura,” seperti dilansir dari laman kominfo (16/09).

Nooriza menambahkan Petinggi Google telah menganggap penting Indonesia bagi google, sebagaimana India dan Brasil. “Kita telah sampaikan kepada Google untuk juga memperlakukan Tax yang setara di Indonesia. Transaksi yg masuk ke revenue google yg berasal berasal dari Indonesia dan ads yg ditujukan (targeted) untuk Indonesia bagaimana agar google juga membayar pajak. Dipersilakan google menempatkan permanent establishment di Indonesia. Kalau Indonesia dianggap sangat penting maka juga memberikan kesetaraan dalam hal transaksi dan pajak ini. Kita cek di India bahwa google menempatkan permanent establishment di India sehingga transaksi dari india masuk ke google yg di India dan itu dikenakan pajak bahkan dengan angka persentasi pajak yg lebih besar. Kita berharap google akan bisa arif dalam masalah bisnis ini dan memberikan kesetaraan. Transaksi-transaksi jangan di pool di negara tertentu saja, yang merugikan negara-negara yang memberikan expenditure nya ke google”. (Icha)

Imbauan Kominfo Bagi Penggunaan Samsung Galaxy Note 7

0

Telko.id – Berkenaan dengan beredarnya kekhawatiran konsumen dan masyarakat terhadap produk smartphone Samsung Galaxy Note 7, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menyampaikan beberapa imbauan. Adapun imbauan tersebut sebagai berikut :

1. Samsung Electronic Indonesia telah mengumumkan pembatalan Pre-Order sesuai dengan pengumuman resminya http://www.samsung.com/id/galaxylaunchpack/word.html dan saat ini belum ada penjualan resmi produk tipe tersebut di Indonesia.

2. Pihak Samsung telah menkonfirmasi bahwa terdapat permasalahan baterei pada produk Samsung Galaxy Note 7. Sehingga kepada masyarakat yang telah membeli atau memilikinya disarankan untuk mengubungi Call Center Samsung : 0800-1112-8888 atau 021 5699 7777 atau live chathttp://livechat.support.samsung.com/Customer_new/ID.

3. Terhadap permasalahan pada produk Samsung Galaxy Note 7, dihimbau kepada masyarakat agar tidak membawa dan menghidupkan Samsung Galaxy Note 7 termasuk khususnya melakukan charging (pengisian baterai) baik melalui adaptor, powerbank atau sumber daya ke area atau dalam objek vital publik untuk menghindarkan kejadian atau kecelakaan dari permasalahan baterai.

4. Bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam melakukan pengujian perangkat adalah pengujian terhadap fungsi pemancaran spektrum frekuensi radio yang digunakan oleh produk telekomunikasi nirkabel yang termasuk persyaratan teknis, contohnya daya pancar (power), frekuensi kerja dan bandwith, emisi liar dan electromagnetic compatibility. Pengujian tidak meliputi secara keseluruhan juga kualitas produknya

5. Terhadap aspek produk, kami telah berkoordinasi dengan Kementerian terkait bahwa terhadap kualitas dan adanya kegagalan produk merupakan warranty dari Perusahaan atau Badan yang mengeluarkan atau memproduksi produk tersebut.

6. Kepada pihak-pihak yang melakukan penjualan produk Samsung Galaxy Note 7 agar memperhatikan perlindungan kepada konsumen sebagaimana peraturan terkait.

7. Perlu diketahui saat ini Samsung Galaxy Note 7 belum resmi dijual di Indonesia sehingga penggunanya masih sedikit yang mungkin didapat dari luar negeri. Namun demikian mohon Penanggung Jawab Objek Vital Publik memberikan himbauan kepada pengguna ponsel tersebut agar segera menghubungi Call Center Samsung dan tidak menyalakan atau mengisi baterai selama berada di objek vital tersebut. (Icha)

Berikan Layanan Terbaik, Allianz Life Gandeng HaloDoc

0

Telko.id – PT Asuransi Allianz Life Indonesia atau Allianz Life bekerja sama dengan aplikasi HaloDoc memberikan layanan Allianz eAZy Med khusus bagi nasabah asuransi kesehatan Allianz Life. Layanan Allianz eAZy Med ini berada di dalam fitur ApotikAntar dari aplikasi HaloDoc yang merupakan solusi layanan praktis terintegrasi yang terhubung dengan apotek resmi.

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dirilis tahun 2015, mengatakan bahwa dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 254,9 juta jiwa, sebanyak 88,1 juta menjadi pengguna internet dengan tingkat penetrasi pengguna internet sebesar 34,9%. Hal ini memicu berbagai kalangan dan perusahaan untuk melanjutkan bisnis usahanya melalui sektor digital.

 “Kami melihat fitur ApotikAntar yang dimiliki oleh aplikasi HaloDoc ini memiliki persamaan tujuan yang ingin Allianz Life berikan kepada nasabah. Dengan teknologi digital yang ditawarkan, maka Allianz Life hadirkan layanan Allianz eAZy Med yang akan membantu nasabah untuk dapat memesan obat berdasarkan resep dokter secara digital dan langsung terkirim ke alamat mereka. Kemudian, secara otomatis klaim obat tersebut akan terkirim ke Allianz,” ujar Todd Swihart, Managing Director Allianz Health & Corporate Solutions pada keterangan tertulis yang diterima tim Telko.id (15/9).

Sementara itu, CEO HaloDoc, Jonathan Sudharta berujar, HaloDoc merupakan aplikasi yang sengaja didesain untuk mempermudah akses kesehatan bagi masyarakat di zaman yang serba melek teknologi dan berguna untuk membantu masyarakat memperoleh pertolongan dan diagnosis awal secara cepat, aman dan nyaman.

“Kami percaya bahwa jaminan kesehatan adalah yang terpenting bagi setiap orang, pilihan jatuh pada asuransi Allianz sebagai salah satu perusahaan asuransi kesehatan terbaik di Indonesia.  Selain karena HaloDoc dan Allianz life memiliki kesamaan tujuan, ini adalah kali pertama HaloDoc bekerjasama dengan asuransi. Dan, ini juga merupakan layanan pertama bagi Allianz dimana nasabah dimudahkan dalam hal klaim obat melalui fitur ApotikAntar pada aplikasi HaloDoc. Kerjasama ini merupakan bentuk layanan awal saja dan setelah ini harapannya akan adaservice-service lainnya yang kami buat untuk memudahkan konsumen HaloDoc” ujar Jonathan.

Layanan Allianz eAZy Med sendiri akan memberikan kemudahan bagi nasabah asuransi kesehatan Allianz Life dengan hanya mengirimkan foto resep dan dokumen pendukung klaim melalui fitur ApotikAntar dan obat yang dipesan akan langsung dikirimkan kepada nasabah.

Sampai dengan saat ini jaringan apotek di lebih dari 1.000 apotek resmi dari ApotikAntar memungkinkan nasabah Allianz di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Yogyakarta dan Balikpapan dapat menikmati layanan Allianz eAZy Med.

Network Drive Test 2016: Siapa Paling Cepat di Jakarta?

Telko.id – Ini adalah kali pertama Telko.id menggelar uji jaringan secara menyeluruh untuk kawasan Jakarta. Meliputi Jakarta Barat, tempat dimana markas kami berada, uji jaringan kemudian dilanjutkan ke wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dengan maksimal 5 titik di masing-masing wilayah.

Untuk pengujian pertama ini, dimana kami mengikut sertakan lima operator tanah air yang telah menggelar layanan 4G-nya, termasuk Telkomsel, XL Axiata, 3, Indosat Ooredoo dan Smartfren, kami menggunakan perangkat lunak yang dirancang oleh OpenSignal, 3G 4G WiFi Maps & Speed Test. Perangkat lunak ini dibenamkan ke dalam smartphone Lenovo Vibe K5 Plus, bersama dengan perangkat lunak Network Cell Info Lite yang bertugas untuk memonitor kondisi jaringan sepanjang perjalanan.

Kami berhenti di antara 4 sampai 5 lokasi, masing-masing selama 20 menit, di 5 wilayah di Jakarta, Kami memantau kondisi jaringan 4G masing-masing operator sepanjang perjalanan menuju tempat tujuan, melihat bagaimana kondisi jaringan masing-masing di setiap titik tujuan, memantau seberapa banyak BTS 4G yang menunjang sinyal masing-masing, kemudian melihat kedudukan masing-masing operator secara keseluruhan dibandingkan dengan yang lainnya. Kami merata-rata data di masing-masing lokasi, kemudian merata-rata lokasi secara bersama-sama untuk melihat hasil keseluruhan.

Proses pengujian ini kami lakukan selama jam kerja, dari tanggal 9 Agustus hingga akhir September 2016. Kami mengunjungi kelima wilayah pada hari yang berbeda, dengan mendatangi sejumlah pusat keramaian seperti pertokoan, tempat rekreasi, dan area bisnis. Data yang kami peroleh kemudian diringkas pada Excel 2010 spreadsheet.

Drive Test Equipment

lenovo-vibe-k5-plus-silverLenovo Vibe K5 Plus

Datang dengan mode Dual SIM, dengan dukungan 4G baik di spektrum 900 MHz, 1800 MHz, dan 850 MHz, Lenovo Vibe K5 Plus menjadi teman perjalanan kami dalam memonitor kondisi 4G di Jakarta. Dari segi desain, ponsel ini cukup ramping, dengan bentang layar yang juga tidak terlalu besar, yakni 5 inci, dengan resolusi 1080 x 1920 pixels. Secara garis besar, ini cukup nyaman di genggaman, karena memungkinkan kami membawanya berkeliling, tanpa perlu takut bodinya akan memenuhi tangan kami. Namun, resolusi layar yang dibawanya entah kenapa membuat kami harus beberapa kali berjuang melawan teriknya matahari Jakarta.

Lenovo Vibe K5 Plus didukung oleh chipset besutan Qualcomm, Snapdragon 616 octa-core dengan kecepatan 1.2GHzyang dikombinasikan dengan RAM 2GB dan penyimpanan internal 16GB yang dapat diperluas hingga 32GB menggunakan kartu microSD. Dan itu adalah apa yang terletak di bagian belakang bodinya yang dapat dibuka. Di sini, kita juga akan menemukan dua slot kartu SIM untuk meletakkan SIM 1 (4G) dan SIM 2 (2G), serta baterai yang bisa dilepas pasang.

Dari segi teknologi, tak ubahnya beberapa smartphone 4G papan atas, Lenovo Vibe K5 Plus telah melengkapi diri dengan teknologi VoLTE, yang secara native bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama pengguna Smartfren. Perlu diketahui, sebelumnya native VoLTE hanya bisa pada perangkat Andromax Series, dan kini K5 Plus menjadi smartphone open vendor pertama yang mendukung VoLTE secara native.

Network specs
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands LTE
Speed HSPA, LTE Cat4 150/50 Mbps
GPRS Yes
EDGE Yes

OpenSignal

OpenSignal mengumpulkan data sinyal dari penggunanya untuk mengukur keadaan sebenarnya dari cakupan operator. Dengan mengumpulkan data mereka dari perangkat klien, OpenSignal mampu membuat gambaran dari jaringan sebagaimana yang dialami oleh para penggunanya, daripada menggambarkan cakupan menggunakan drive testing.

Operator seluler sendiri saat ini menggunakan metodologi yang berbeda untuk mengkompilasi peta cakupannya. OpenSignal menstandarisasi proses ini untuk memberikan insight kepada pengguna terkait jaringan mana yang akan menyediakan mereka dengan cakupan yang terbaik di daerahnya.

Network Cell Info Lite

Network Cell Info Lite merupakan alat untuk memonitor dan menguji sel jaringan. Ini adalah aplikasi Android pertama yang menyediakan meteran sinyal pengukur untuk sel yang melayani (terdaftar), serta untuk sel tetangga. Ini mencakup semua jaringan seluler termasuk LTE, HSPA +, HSPA, WCDMA, EDGE, GSM, CDMA, EVDO.

Untuk gambaran peta sendiri, aplikasi ini mengindikasikannya dengan garis-garis berwarna, biru untuk 4G, merah untuk 3G, dan hijau untuk 2G.

NEXT : Operator dan 4G Network

Telkomsel Gelar Edukasi #internetBAIK Hingga Perbatasan

0

Telko.id – Telkomsel melanjutkan sosialisasi dan edukasi mengenai pemanfaatan internet secara bertanggung jawab, aman, kreatif, dan inspiratif (BAIK) di 12 kota di berbagai wilayah Indonesia. Setelah memperoleh respon positif dari ratusan peserta di Yogyakarta, Tenggarong, dan Tasikmalaya, baru-baru ini kampanye #internetBAIK juga menyentuh masyarakat di wilayah perbatasan negara, tepatnya di Nunukan dan Sebatik, Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Seiring penggelaran jaringan broadband di wilayah perbatasan negara, kami juga melakukan edukasi pemanfaatan internet secara positif dan produktif bagi masyarakat di wilayah tersebut. Tugas kami dalam memperkuat wilayah perbatasan negara tidak berhenti hanya dengan membangun infrastruktur dan menghadirkan akses telekomunikasi. Lebih dari itu, kami juga bertanggung jawab untuk turut membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia agar dapat memanfaatkan internet secara tepat,” ujar Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel dalam rilis tertulisanya.

Dalam kampanye #internetBAIK yang berlangsung selama tiga hari di Nunukan dan Sebatik, Telkomsel menggandeng Gerakan Indonesia Mengajar yang merupakan gerakan sosial yang melibatkan Pengajar Muda untuk mencerdaskan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. 10 orang Pengajar Muda yang ditempatkan oleh Gerakan Indonesia Mengajar untuk menjadi guru di 10 sekolah di 10 desa dan tujuh kecamatan di Nunukan tersebut berpartisipasi secara aktif dalam keseluruhan kampanye ini.

Pada hari pertama dan kedua diadakan kelas Training for Trainer (TFT) #internetBAIK di SMPN 1 Nunukan. Kelas dengan format yang memenuhi standar micro-teaching ini dikhususkan untuk membekali dan menyiapkan duta #internetBAIK untuk menjalankan proyek kolaborasi di masing-masing kota dengan memanfaatkan aplikasi mobile yang ada sebagai bagian dari rangkaian kampanye dan edukasi cyber wellness. Kelas ini diikuti oleh sekitar 50 orang relawan atau duta #internetBAIK dari Gerakan Indonesia Mengajar, orangtua dan remaja, guru, komunitas sosial dan blogger, serta karyawan Telkomsel peserta Employee Volunteering Program.

Materi yang disampaikan dalam kelas TFT ini adalah digital parenting, yakni tips berkomunikasi dalam mendampingi dan mengarahkan anak untuk menggunakan internet secara BAIK; digital creative, yakni tips menggunakan internet untuk meningkatkan produktivitas secara kreatif dan inovatif di era digital, mulai dari pemanfaatan aplikasi yang ada hingga membuat konten-konten positif; dan digital literacy, yakni tips memanfaatkan internet sesuai dengan etika dan undang-undang yang berlaku sebagai bagian jaminan kebebasan berpendapat dan hak mengakses informasi secara bertanggung jawab, juga untuk membangun social movement, semangat kerelawanan (volunteering), jurnalisme warga (citizen journalism), dan sebagainya.

Sementara itu, pada hari terakhir kampanye #internetBAIK diadakan Kelas Edukasi di SDN 002 Sebatik Tengah dan SMPN 1 Sebatik Tengah. Kelas ini merupakan kegiatan seru dan menyenangkan dengan format yang memenuhi standar micro-teaching agar pendampingan kepada peserta lebih intensif dan efektif dengan metode pengajaran yang disesuaikan dengan usia. Sekitar 30 siswa SD memperoleh pemahaman melalui aksi drama dan storytelling, sementara 30 siswa SMP lainnya aktif dalam roleplay dan games yang ditampilkan.

Saat ini Telkomsel telah menggelar 57 BTS (35 BTS 3G) di Nunukan dan 41 BTS (21 BTS 3G) di Sebatik. Beroperasinya BTS 3G Telkomsel di perbatasan negara mempertegas komitmen dalam menyediakan layanan broadband yang merata, yang membuat masyarakat di wilayah perbatasan dapat menikmati internet dengan kualitas yang setara dengan masyarakat di kota besar sekalipun. Secara nasional Telkomsel telah mengoperasikan 627 BTS yang berbatasan langsung dengan delapan negara tetangga, termasuk 148 BTS 3G.

#internetBAIK

Kampanye #internetBAIK merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang positif dan konstruktif bagi masyarakat Indonesia. Telkomsel menyadari bahwa salah satu fondasi terpenting dalam menciptakan ekosistem digital yang positif dan konstruktif adalah karakter manusia sebagai penggunanya. Untuk itu, sebelum smart village, smart city, atau smart country terbentuk, maka yang perlu diwujudkan terlebih dahulu adalah smart people.

“Sebagai operator seluler terdepan di Tanah Air, kami bertanggung jawab untuk mengedukasi dan memberikan teladan bagi masyarakat Indonesia perihal penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi kita semua. Melalui #internetBAIK, kami mendorong anak-anak, orangtua, dan guru untuk mampu memanfaatkan internet secara produktif, tidak sebatas sebagai pengguna namun juga untuk berkreasi menghasilkan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Adita.

#internetBAIK merupakan kampanye cyber wellness meliputi rangkaian aktivitas sosialisasi dan workshop yang ditujukan bagi segmen anak-anak dan remaja sebagai entry level pengguna internet, serta para orangtua dan guru yang berperan sebagai pengawas dan pendamping. “Dengan melibatkan peran serta aktif guru dan orangtua untuk mendampingi anak-anak dan remaja, kami berharap pemahaman mengenai pemanfaatan internet secara BAIK diharapkan dapat terwujud secara komprehensif,” papar Adita.

Dalam rangkaian kegiatan #internetBAIK yang berlangsung selama empat hari di masing-masing kota hingga akhir tahun ini, Telkomsel mengunjungi Yogyakarta, Tenggarong, Nunukan, Tasikmalaya, Kupang, Medan, Pekanbaru, Palembang, Banyuwangi, Manokwari, Bantaeng, dan Bekasi. Kampanye ini melibatkan ICT Watch, Yayasan Kita dan Buah Hati, serta Kakatu sebagai mitra yang berkompeten dan memiliki concern yang tinggi terhadap pemanfaatan internet secara BAIK. (Icha)

Indosat Ooredoo Beri Apresiasi Pada Atlet Karate-do Nasional

0

Telko.id – Mendukung kemajuan olahraga di Indonesia, Indosat Ooredoo kembali memberikan apresiasi atas prestasi atlet-atlet nasional. Kali ini penghargaan diberikan kepada atlet Karate-do nasional yang dinilai berprestasi di kancah internasional.

Para atlet yang diberikan apresiasi oleh Indosat Ooredoo adalah yang telah mengharumkan nama bangsa di Kejuaraan Dunia Federasi Karate Shotokan Internasional (SKIF) 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Ini merupakan komitmen Indosat Ooredoo untuk turut serta bersama pemerintah memajukan dunia olahraga di tanah air,” kata Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

Indosat Ooredoo sendiri turut serta menjadi salah satu pendukung Kejuaraan Dunia SKIF ke-12 sebagai official telco partner yang menyediakan fasilitas telekomunikasi bagi para peserta yang bertanding. Kejuaraan Dunia SKIF ke-12 diikuti oleh 1000 peserta dari 46 negara dalam beberapa kategori pertandingan Kata dan Kumite. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menurunkan 85 karateka terbaiknya untuk memperebutkan medali emas sebanyak-banyaknya bagi tanah air.

Dari 85 karateka, 43 diantaranya mampu meraih medali yang dipersembahkan untuk negeri. Indosat Ooredoo memberi penghargaan khusus kepada para atlet yang berprestasi berupa saldo Dompetku dan smartphone. Diharapkan hal itu mampu memotivasi Karate-do Indonesia berprestasi lebih banyak lagi di berbagai kejuaraan bertaraf internasional lainnya. 

“Dukungan dan apresiasi Indosat Ooredoo ini merupakan bagian dari upaya kami membantu perkembangan dunia olahraga nasional khususnya olahraga karate-do. Kami berharap hal ini juga akan dapat memotivasi para atlet olahraga meraih prestasi di segala ajang kejuaraan,” tambah Alexander Rusli.

Sebelumnya, Indosat Ooredoo memberikan kartu perdana yang berisi paket data 10,3 GB kepada seluruh peserta Kejuaraan Dunia SKIF ke-12 kemarin. Dengan ini mereka dapat melakukan komunikasi antara sesama peserta secara gratis, baik itu telpon maupun SMS. Selain itu, ada juga tarif flatcall bagi peserta yang mau menghubungi keluarga dan kolega di negara asal dengan tarif mulai Rp 400/menit.

Ketua SKIF Indonesia, Aldrin mengatakan, “kami sangat senang olagraga karate mendapatkan perhatian dari Indosat Ooredoo. Penghargaan kepada atlet-atlet kami tentunya akan menambah kebahagiaan dan semangat mereka untuk terus berusaha menjadi yang terbaik untuk mengharumkan nama bangsa. Semoga kegiatan yang diinisiasi oleh Indosat Ooredoo ini juga menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus mendukung atlet-atlet Indonesia.” (Icha)

Akhir Tahun, Bolt! Targetkan 2.5 Juta Pelanggan

0

Telko.id – Penyedia layanan internet 4G pertama di Indonesia yakni Bolt! menargetkan peningkatan dalam jumlah pelanggan di Jabodetabek.

Ditemui pada salah satu Community Experience yang digelar oleh ArenaLte.com (15/9), Billy Abe selaku Chief Product Officer Bolt! berujar saat ini jumlah pelanggan mereka untuk wilayah Jabodetabek sampai dengan saat ini berada di angka 2.3 juta pelanggan.

“Saat ini jumlah pelanggan kami di Jabodetabek mencapai 2.3 juta pelanggan dan pada akhir tahun, harapan kami akan bertambah hingga 2.5 juta pelanggan,” ujar Abe.

Dituturkan Abe, Pihaknya selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, baik dari sisi kualitas maupun dari Value Added Services.

Untuk menjaring pengguna lainnya, Bolt! menyediakan produk dan kecukupan infrastruktur di wilayah Jabodetabek. Bolt! Menyediakan starter pack yang sudah bisa digunakan oleh banyak smartphone 4G dari berbagai brand smartphone ternama.

Untuk kualitas jaringan, beberapa waktu lalu mereka sempat menguji jaringan mereka di beberapa titik di Jakarta dan berhasil menyediakan kecepatan download hingga 20 Mbps. Namun sayangnya, mereka enggan mengungkapkan titik mana saja, tempat mereka melakukan pengujian.

Sekadar informasi, Sampai dengan saat ini Bolt berhasil memiliki ARPU sebesar Rp. 50.000,- perbulan dengan mayoritas pemakaian adalah streaming video hingga 70%. Untuk OTT sendiri, pengguna mereka lebih banyak menggunakan Youtube untuk streaming video.

Rangsang Penjualan, Oppo Ajak Komunitas Jajal F1S

0

Telko.id – Vendor smartphone asal Tionkok, Oppo kembali mengajak para komunitas mereka untuk menguji smartphone terbaru mereka yakni Oppo F1s.

Seperti diketahui, Oppo F1s memiliki kelebihan dalam sisi kamera, terutama kamera depan yang sangat bisa diandalkan dalam aktifitas selfie pengguna.

Aryo Meidianto, Media Engagement Oppo Indonesia menjelaskan bahwa community Experience ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan berbagai fitur Oppo F1s berdasarkan pengalaman Media.

“Kita akan mengetes smartphone Oppo F1s yang merupakan smartphone terbaru kami, dan performa F1s di pasaran. Nantinya, teman-temab juga akan melihat keunggulan yang ditawaekan oleh after sales service kami,” ujar Aryo disela kegiatan ini (15/9).

Ia juga mengharapkan, hadirnya fitur kamera depan yang mencapai 16 MP, tidak hanya digunakan untuk selfie saja, melainkan digunakan juga untuk komunikasi video yang lebih produktif seperti untuk meeting dan menunjang pekerjaan.

Kualitas Kamera Oppo F1s
Kualitas Kamera Oppo F1s

Sementara itu, berbicara mengenai komunitas sendiri Aryo mengakui peran komunitas sangat penting dalam kelangsungan bisnis Oppo Indonesia. Pasalnya, komunitas mereka kerap kali memberikan input positif tentang produk dan pemasaran dari Oppo Indonesia.

Terkait pemasaran, hadirnya komunitas juga ikut merangsang pertumbuhan penjualan smartphone Oppo berkat experience dari para komunitas tentang produk.

Aryo menambahkan, untuk tahun 2016 ini mereka memfokuskan diri pada handset 4G saja, terkait dengan terpenuhinya peraturan TKDN.

“Di 2016, kita akan fokus untuk device 4G seluruhnya karena telah lulus dalam kewajiban TKDN. F1s sendiri memiliki jumlah penjualan yang sangat tinggi yakni mencapai 40% dari total produk Oppo,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, mereka memiliki 86 service center di Indonesia untuk after sales service. Mereka juga memiliki Oppo Care, yakni Asuransi dari Oppo yang mencover 80% dari harga smartphone tersebut.

WAN Optimisation Jadi Cara telkomtelstra Maksimalkan Jaringan

0

Telko.id – Peningkatan daya saing industri tak bisa dipungkiri merupakan kunci dari keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang menantang seperti saat ini.

Fakta tersebut didukung juga oleh pernyataan dari Bank Indonesia yang telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,9-5,3% sepanjang tahun 2016. Optimisme pertumbuhan ekonomi ini tak hanya mendorong perbaikan iklim investasi, khususnya pada investasi infrastruktur, tetapi juga pelaku industri untuk meningkatkan daya saing melalui optimalisasi infrastruktur jaringan.

Menurut laporan McKinsey Consulting (2016), transformasi digital menjadi tren baru di lingkungan bisnis yang semakin kompetitif. Transformasi ini hanya akan berhasil dengan adanya integrasi antara front- end dan back-end. Disamping itu, pelaku industri juga dituntut untuk beradaptasi dengan dinamika bisnis yang kian meningkat sebagai dampak dari penyebaran penggunaan TIK yang semakin meluas, khususnya dari sisi operasional bisnis serta kepuasan pelanggan.

Berkaca dari kondisi ini, telkomtelstra menghadirkan layanan WAN (Wide Area Network) Optimisation sebagai solusi optimalisasi khususnya terhadap infrastruktur jaringan perusahaan.

Solusi WAN Optimisation ini melengkapi layanan Managed Network Service telkomtelstra yang mampu melakukan
percepatan kinerja aplikasi dan jaringan perusahaan serta memaksimalkan customer experience tanpa menambah kerumitan lapisan jaringan serta biaya pengelolaan.

“Manfaat efisiensi yang ditawarkan oleh WAN Optimisation dapat mendorong perusahaan untuk memaksimalkan penggunaan network dan aplikasi berbasis cloud yang dimiliki serta meminimalisir biaya pengelolaan yang kerap dikeluarkan untuk mendapatkan network stability,” kata Chief Product and Synergy telkomtelstra, Agus F Abdillah dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, seiring dengan semakin banyaknya adopsi cloud, perusahaan pun dapat mengurangi server yang terdistribusi di berbagai lokasi cabang untuk meminimalisir biaya dengan mengeliminasi duplikasi transmisi data dan memungkinkan konsolidasi server antar kantor cabang.

Sebagai contoh, perusahaan yang menggunakan Office 365 berbasis cloud dengan WAN Optimisation memiliki network yang stabil khususnya pada aplikasi Office Exchange –email dan SharePoint – collaboration. Pemanfaatan WAN Optimisation untuk aplikasi cloud mampu mengurangi kebutuhan jaringan hingga 92% pada SharePoint dan 36% pada Office Exchange, sehingga mampu menghadirkan seamless collaboration yang nyata yang lebih baik walaupun server sudah terkonsolidasi di cloud.

Pada aplikasi-aplikasi perusahaan lainnya untuk kebutuhan DR dan backup, solusi ini juga mampu mempercepat “proses end of day” atau “end of month” dengan cukup siginificant sampai dengan 1/10 – 1/20 dari waktu yang diperlukan dibandingkan dengan tanpa WAN optimisation.