spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1532

Pasar Cloud Dunia Pada 2016 Mencapai US$ 148 Miliar

Telko.id – Pendapatan dari operator dan vendor Cloud, termasuk Amazon Web Services, Microsoft, IBM, Rackspace dan Salesforce, dalam enam layanan cloud kunci dan segmen pasar infrastruktur telah tumbuh sebesar 25% pada tahun 2016. Nilainya mencapai US$ 148 Miliar. Hal ini disampaikan oleh perusahaan analis berdasarkan Synergy Research Group, seperti dilansir dari Computerworld.

Keenam segmen pasar cloud kunci tersebut adalah infrastructure-as-a-service (IaaS), platform-as-a-service (PaaS), hosted private cloud, enterprise software-as-a-service (SaaS), unified communications-as-a-service (UCaaS), public cloud dan private cloud.

Menurut data penelitian baru dari Synergy Research, segmen IaaS & PaaS mengalami pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 53%. Hal ini diikuti oleh layanan infrastruktur private cloud host di 35%, dan setelah itu, perusahaan software-as-a-service di 34%.

Pada tahun 2016, pengeluaran untuk layanan awan telah menyusul belanja hardware infrastruktur cloud dan perangkat lunak, mencatat Synergy Research Group. Secara agregat, pasar layanan cloud sekarang tumbuh tiga kali lebih cepat dari perangkat keras infrastruktur awan dan perangkat lunak pasar.

Walau demikian, pasar cloud ini masih menemui hambatan. “Hambatan utama dalam adopsi cloud adalah persepsi yang ada saat ini adalah berdasarkan pengalaman masa lalu. Terutama tentang public cloud,” sekarang hampir sesuatu dari masa lalu, terutama di sisi awan publik ” ujar Jeremy Duke, pendiri dan kepala analis, Synergy Research Group menjelaskan.

Pemimpin Pasar Cloud Pada Tahun 2016

Perusahaan-perusahaan yang tampil menonjol berdasarkan catatan Synergy Research Group di tahun 2016 ini adalah Amazon Web Services, Microsoft, HPE, Cisco, IBM, Salesforce dan Dell EMC.

Selama periode Q4 2015 untuk Q3 2016, total belanja pada perangkat keras dan perangkat lunak untuk membangun infrastruktur cloud melebihi US $ 65 miliar. Yang mendominasi adalah pembelanjaan untuk private cloud. Hampir menyumbangkan setengah dari total pembelanjaan cloud tersebut jauh diatas public cloud. Namun, public cloud dari pertumbuhannya jauh lebih cepat.

Investasi dalam infrastruktur oleh penyedia layanan cloud membantu para vendor Cloud untuk memperoleh pendapatan hampir US$ 30 miliar dari jasa infrastruktur cloud (IaaS, PaaS, host layanan cloud pribadi) dan lebih dari US$ 40 miliar dari SaaS perusahaan. Selain itu untuk mendukung layanan internet seperti pencarian, jejaring sosial, email dan e-commerce.

Di sisi lain, UcaaS yang memiliki pasar yang berbeda ternyata juga terus berkembang dan mengendalikan beberapa perubahan radikal dalam komunikasi bisnis.

“Kami mencatat bahwa pada 2015, cloud masih menjadi mainstream dan saya akan mengatakan bahwa 2016 adalah tahunnya yang cloud. Di mana, cloud mulai mendominasi banyak segmen pasar TI,” kata Jeremy Duke, Pendiri dan Kepala Riset Synergy Research Group menjelaskan. \

Jeremy menambahkan bahwa “Pasar cloud masih memilikik hambatan utama. Yakni untuk adopsi cloud sekarang hampir sesuatu dari masa lalu, terutama pada sisi awan publik. Teknologi Cloud sekarang menghasilkan pendapatan besar bagi vendor teknologi dan penyedia layanan cloud dan belum ada masih banyak tahun pertumbuhan yang kuat ke depan”. (Icha)

Indosat Siap Pasang Solusi Fishtech di 5.000 Kapal Penangkap Ikan

0

Telko.id – Sesuai dengan peraturan kementerian No.48/PERMEN-KP/2015 yang mewajibkan setiap kapal perikanan berukuran lebih besar dari 5GT yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) untuk memasang transmitter SPKP yang dilengkapi dengan logbook. Indosat melihat peluang besar ini.

Untuk itu, Indosat Ooredoo Business bersama dengan SISFO meluncurkan inovasi baru berupa solusi Sistem Pemantau Kapal atau Vessel Monitoring System (VMS) yang pertama di Indonesia. Solusi VMS ini memenuhi (comply) PERMEN-KP juga menjawab kebutuhan komunikasi yang murah guna menghubungkan antar nelayan di kapal ke kapal lain atau ke darat.

Layanan VMS ini terdiri dari perangkat junction box, access point, transmitter hybrid dan monitor, berbeda dengan solusi lain yang hanya menyediakan informasi seperti jenis ikan dan peraturan di perangkat mobile/smartphone.  Solusi VMS akan menginformasikan pergerakan kapal dan aktifitasnya, informasi produksi tangkap ikan termasuk informasi keselamatan dan kondisi kapal kepada pemilik dan pihak yang berkepentingan.

Solusi VMS juga dilengkapi dengan dengan sistem e-logbook yang mencatat spesifikasi alat penangkap ikan, area operasi penangkapan ikan dan produksinya secara real-time. Dengan fitur tersebut dan penggunaan jaringan hybrid selular dan satelit, pemerintah akan mendapatkan informasi aktifitas kapal yang akurat. Sementara bagi nelayan, VMS sekaligus memberikan solusi komunikasi antar kapal dan kapal ke darat yang efisien.

Selaras dengan kemajuan teknologi digital yang dapat merelovusi ekonomi, maka pemanfaatan teknologi di bidang perikanan dan kelautan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat khususnya nelayan.

“Sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, Indosat Ooredoo siap untuk mendukung industri perikanan di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi digital. Bekerja sama dengan SISFO, kami bangga dapat ikut mensukseskan program pemerintah dan membantu para nelayan dengan Vessel Monitoring System, solusi teknologi IOT buatan anak bangsa Indonesia untuk bidang perikanan tangkap yang pertama ada di Indonesia”, ungkap Hendra Sumiarsa, Division Head M2M and IoT Solutions Indosat Ooredoo.

Bersama dengan SISFO, untuk tahap pertama, Indosat Ooredoo siap untuk mendistribusikan solusi VMS di lima pelabuhan perikanan besar di Indonesia yaitu Probolinggo, Bitung, Karangsong, Belitung dan Pekalongan dengan estimasi 5.000 kapal penangkap ikan.

“Fishtech – mungkin menjadi istilah tepat dengan adanya penerapan teknologi digital di industri perikanan. Dengan kapal yang terkoneksi, kita dapat memanfaatkan informasi pergerakan kapal dan produksinya secara real-time. Ke depan, kita akan melengkapi solusi bagi industri perikanan dengan ekosistem digital yang akan memudahkan proses hulu ke hilir di industri perikanan sehingga dapat meningkatkan perekonomian di industry perikanan”, pungkas Hendra Sumiarsa. (Icha)

 

 

Qualcomm Resmi Luncurkan Mobile Processor 5G

0

Telko.id – Setelah rumor tentang prosesor terbarunya berkembang seminggu terakhir ini, Qualcomm pun mengumumkan secara resmi di CES 2017. Namun, CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf tidak terlalu banyak menyoroti spesifikasi Snapdragon 835 tetapi lebih memaparkan pada masa depan “5G”.

“Kami sedang merancang dan membangun sebuah dunia yang belum dapat dibayangkan, ” kata Mollenkopf memaparkan, seperti dikutip dari RCR Wireless News.

Mollenkopf menambahkan bahwa prosesor yang dibuat Qualcomm ini dibangun untuk LTE “kelas gigabit” dan akan membawa “pengalaman seperti serat-ke koneksi nirkabel.”

Rencananya, Snapdragon 835 akan dipasangkan dengan Qualcomm 5G modem, X50, yang mendukung band spektrum 28 GHz untuk diuji coba pada jaringan Verizon Wireless dan AT & T. Uji coba ini akan dimulai pada akhir tahun ini dan awal tahun depan.

Menurut Mollenkopf, Qualcomm dan vendor chip lain melihat ada tiga kelas utama 5G. Pertama, pengalaman perangkat mobile yang lebih luas dan virtual reality. Ke dua, koneksi mesin di mana-mana melalui sensor. Ke tiga koneksi ultra low-latency. Qualcomm sudah mempersiapkan produk yang dapat diandalkan untuk semua moment konektivitas mobile.

Qualcomm memprediksikan bahwa 5G akan menghasilkan nilai ekonomi sebesar $ 3,5 triliun dan 22 juta lapangan kerja baru pada 2035 mendatang.

Proses Snapdragon 835 sendiri adalah platform mobile pertama yang diproduksi secara komersial denga menggunakan proses node FinFET 10nm, yang memungkinkan untuk kinerja dan efisiensi daya yang unggul. Snapdragon 835 dirancang untuk mendukung generasi pengalaman hiburan dan layanan cloud connected untuk konsumen premium dan perusahaan perangkat, termasuk smartphone, VR / AR kepala-mount display, kamera IP, tablet, mobile PC dan perangkat lain yang menggunakan berbagai OS. Termasuk Android dan Windows 10 dengan dukungan untuk Win32 aplikasi. (Icha)

Seperti Apa Dampak ‘Trump’ Pada Perusahaan Teknologi?

Telko.id – Ketika Trump naik menjadi president Amerika Serikat berbagai pendapat bermunculan. Salah satunya adalah pada industri teknologi. Berdasarkan survei dari Burson-Marsteller, Age of Trump Technology Policy, terungkap ada optimisme di kalangan elit teknologi terhadap keadaan negara dan kondisi ekonomi saat ini dan di masa depan. Namun di sisi lain, masyarakat malah menunjukkan kecemasan.

Berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dikeluarkan oleh firma komunikasi international, Burson-Marsteller, dan firma riset Penn Schoen Berland (PSB), 75% elit teknologi Amerika Serikat berpendapat bahwa masa depan industri teknologi Amerika Serikat akan menjadi lebih cerah dibandingkan dengan 59% masyarakat yang berpendapat sebaliknya. Hasil penelitian yang bertajuk “Burson-Marsteller Age of Trump Technology Survey” juga mengungkapkan bahwa 59% elit teknologi percaya bahwa pemerintahan Trump akan menguntungkan bagi industri teknologi, sedangkan hanya 50% masyarakat yang berpendapat serupa.

73% elit teknologi percaya industri teknologi akan mampu berkontribusi dalam membuka lapangan kerja, sementara hanya 63% masyarakat berpendapat demikian. Lima puluh sembilan persen (59%) elit teknologi percaya keadaan ekonomi akan semakin baik di bawah kepempimpinan Presiden Trump. Hanya 46% masyarakat yang berpendapat serupa mengenai prospek ekonomi Amerika Serikat dalam pemerintahan Presiden Trump. Selain itu, 88% elit teknologi dan 76% masyarakat yakin bahwa industri teknologi untuk berperilaku secara bertanggung jawab dan untuk kepentingan terbaik bagi publik Amerika Serikat.

Peserta penelitian “Burson-Marsteller Age of Trump Technology Survey” terdiri dari 1.000 peserta dari kalangan masyarakat awam di Amerika Serikat, 500 elit teknologi yang dilakukan secara terpisah dan terdiri dari pekerja perusahaan-perusahaan teknologi atau perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di bidang tersebut. PSB melakukan penelitian terebut mewakili Burson-Marsteller sejak 6 hingga 13 Desember 2016.

Dari penelitian tersebut ada delapan puluh persen (80%) elit teknologi mengatakan industri teknologi adalah industri terpenting bagi perekonomian Amerika Serikat. Sedangkan, walau 67% masyarakat juga melihat pentingnya industri teknologi, tetapi para responden lebih berpendapat bahwa industri kesehatan (75%) dan energi (73%) lebih penting dari teknologi.

Para elit teknologi juga memperlihatkan bahwa kemungkinan besar RRC (57%) dan Jepang (46%) menjadi negara yang akan sangat mungkin melesat melewati Amerika serikat dalam bidang kesuksesan teknologi.

Di sisi lain, para elit teknologi memiliki kekhawatiran mengenai keamanan dan privasi yang didasari oleh kepercayaan mereka akan kurangnya usaha pemerintahan Trump dalam melindungi konsumen. Kunci dari teknologi adalah keamanan data korporasi (30%), keamanan data pemerintahan (27%), dan perlindungan terhadap privasi konsumen (25%).

Kekhawatiran yang sama juga dimiliki oleh masyarakat awam, dalam responnya terhadap tingkat prioritas, mereka menjawab kepentingan data pemerintahan di posisi atas dengan 43%, peretasan dengan 40%, dan perlindungan terhadap privasi konsumen dengan 38%.

Bagaimana Dengan Perusahaan Teknologi di Indonesia?

Masyarakat awam di Indonesia memiliki persepsi positif yang kuat terhadap perusahaan-perusahaan teknologi, yang mana 97% masyarakat awam memiliki persepsi positif terhadap mereka dan 59% menganggap perusahaan teknologi sebagai yang paling dihormati. Bahkan 89% responden menganggap bahwa perusahaan teknologi dipersepsikan sebagai kekuatan positif dalam mendorong ekonomi dan terciptanya lapangan kerja.

Penelitian ini dilakukan pada pertengahan tahun 2014 dan melibatkan 1,000 responden dari masyarakat awam dan 75 eksekutif (level direktur atau diatasnya/C-Suite) di Indonnesia mengenai persepsi mereka terhadap perusahaan melalui penelitian unggulan global, The Corporate Perception Indicator.

Pemerintah Indonesia juga semakin lebih menaruh penekanan terhadap teknologi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji untuk meningkatkan pertumbuhan rata-rata tahunan di angka 7% dan melihat industri teknologi sebagai salah satu sektor pendorong di tahun-tahun mendatang. Jokowi juga mengklaim Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di wilayah Asia Tenggara pada tahun 2020 – dengan omset sebesar USD 130 miliar per tahun, dibandingkan dengan omset saat ini yaitu USD 18 miliar. (Asia Nikkei Review, 2016).

Sebagian besar kemajuan teknologi yang dilakukan melalui kerja-sama dengan perusahaan-perusahaan telah mendorong kota-kota di seluruh nusantara untuk bersiap menuju pengembangan dan menciptakan konsep kota cerdas (Smart City). Setelah Jakarta, kota-kota lain seperti Yogyakarta, Bandung, Buleleng (Bali), dan Bekasi menggulirkan layanan seperti e-government, pelaporan and observasi pelayanan masyarakat secara online, aplikasi informasi perkotaan yang terintegrasi, dan lainnya.

Pembangungan kota cerdas di Indonesia mencakup pengembangan ekonomi kreatif, UKM, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan daerah, kebudayaan dan pariwisata, promosi industri, perdagangan, lingkungan, dan taman kota serta sanitasi. (Icha)

 

Menkominfo: Jadikan Dunia Maya Indonesia Yang Lebih Sehat, Bermanfaat, dan Berkualitas

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengimbau agar setiap pengguna internet penyebaran konten bermanfaat. Ia berharap hal itu akan dapat membuat dunia maya lebih sehat dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. ”Daripada memilih atau menyebarkan konten yang tidak bermanfaat dan tidak benar dan bisa menimbulkan gibah. Alangkah lebih baik membuat konten yang bermanfaat. Misalkan kalau ahli masak, atau menjahit kemudian bisa posting hasilnya dan disampaikan kepada orang lain melalui konten,” tuturnya dalam Deklarasi Masyarakat Indonesia Anti Hoax di Areal Car Free Day, Jakarta, Minggu (8/1/2017) seperti dikutip dari berita Kominfo.

Menurut Rudiantara, pemerintah memberikan perhatian terhadap kemunculan informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi sebenarnya atau hoax. “Pemerintah concern terhadap merebaknya hoax di berbagai media sosial. Pemerintah bukan tidak ingin dikritik, kritik akan diterima oleh Pemerintah. Tetapi yang terutama adalah bagaimana Indonesia ini memiliki dunia maya yang lebih sehat, lebih bermanfaat, serta berkualitas bagi seluruh masyarakat, termasuk saya sendiri selaku menteri,” jelasnya.

Lebih lanjut Menkominfo menyatakan setiap kritik terhadap pemerintah akan diterima asalkan tidak mengandung provokasi. “Apabila masyarakat ingin mengkritisi Pemerintah, misalnya saya selaku Menkominfo, boleh tanyakan kenapa pembangunan infrastruktur telekomunikasi lama dan terlalu birokrasi. Itu merupakan kritik. Akan tetapi, jika sifatnya bukan kritik yang mengandung provokasi, propaganda, dan agitasi. Itu hoax, tidak ada kebenarannya,” tuturnya.

Menteri Rudiantara menegaskan upaya pemerintah dalam menanggulangi hoax  di berbagai situs dan media sosial dilakukan melalui penapisan atau pemblokiran. “Ini merupakan langkah akhir. Kenapa harus diblokir? Ukuran keberhasilan Pemerintah bukan karena jumlah banyaknya situs yang telah diblokir, akan tetapi bagaimana masyarakat diharapkan bisa menapis sendiri sebelum menyampaikan, mendistribusikan konten itu. Pemerintah bukan senang, justru sedih, kenapa situs sedemikian sangat banyak?” paparnya.

Sementara itu, Cendikiawan Muslim, Komaruddin Hidayat mengatakan hoax sangat berbahaya bagi masyarakat, itu ibarat narkoba dan pornografi. Menurutnya, masyarakat harus menyadari jika hoaxdibiarkan akan dapat membuat masyarakat itu sendiri hancur. “Hoax merupakan pembunuhan karakter yang ingin menjatuhkan dan memanipulasi dan dalam konteks agama sangat jelas, adalah fitnah. Hoax merupakan sikap mental yang menghilangkan sikap integritas dan fairness. Media massa, dunia pedidikan dan orang tua harus bangkit harus menyadarkan hal ini,” tegas Hidayat.

Penggagas Acara Deklarasi Masyarakat Anti Hoax sekaligus Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax Septiaji Eko Nugroho mengatakan kegiatan deklarasi merupakanaksi simpati untuk mengajak seluruh masyarakat peduli dan bersama-sama memerangi penyebaran informasi hoax yang marak di media sosial. “Banyak informasi hoax yang viral di medsos kemudian memicu keributan bahkan merembet menjadi kerusuhan fisik. Hal ini  menghabiskan energi, namun juga berpotensi mengganggu keamanan nasional,” tandasnya.

Deklarasi Masyarakat Indonesia Anti Hoax dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Kominfo, antara lain Sekretaris Jenderal Farida Dwi Cahyarini, Dirjen Aptika Samuel Abrijadi Pangerapan, Dirjen IKP Rosarita Niken Widiastuti,  SesDitjen Aptika Mariam F Barata. Hadir pula Duta Anti Hoax, artis Olga Lydia, sineasNia Dinata, psikolog Ratih Ibrahim serta sejumlah pimpinan operator telekomunikasi. (Icha)

4 Startup Ini Dibimbing Tri Selama 2 Tahun

0

Telko.id – Hutchinson 3 Indonesia memilih 4 ide bisnis terbaik dari program Festival #Ambisiku yang sudah berlangsung dari 16 September hingga 9 Oktober 2016 lalu di tiga kota. Yang terpilih adalah Mengundang.co dari Bandung, SellBuyTime dari Jakarta, WI4GO dari Yogyakarta dan SoKu.id dari Solo.

Ke empat pemilik ide bisnis ini terpilih dari 225 proposal ide yang masuk selama program Festival #Ambisiku. Dan rencananya akan masuk dalam Boot Camp selama 4 hari. Dalam Boot Camp ini, para pemilik ide akan dibimbing untuk menyusun rencana bisnis dalam kurun waktu 2 tahun. Dilengkapi dengan SWOT analysis atau strength, weakness, opportunities dan threats. Setelah itu harus mempresentasikan pada direksi Tri yang nantinya akan menentukan konsep dan format dukungan yang akan diberikan Tri pada para pemilik ide tersebut.

“Bentuknya seperti apa? Masih belum tahu. Pada tahap awal ini baru akan membuat rencana pengembangan bisnis hingga 2 tahun. Setelah itu baru akan diberikan bantuan. Bentuknya bisa macam-macam. Seperti funding, networking, hingga resource lain yang dimiliki Tri dan bisa dipakai mereka,” ujar Wahyudin Adikusumah, Human Resources Director Tri menjelaskan.

Saat ini, memang generasi sekarang memiliki keuntungan dalam berbisnis dibandingkan dengan generasi sebelumnya karena tersedia berbagai teknologi yang dapat digunakan sebagai sarana pedukung.

“Namun ternyata, hal tersebut tidak cukup kuat mendorong para generasi muda untuk berwirausaha. “Bahkan data pemerintah tahun 2016 menunjukan bahwa dari total jumlah penduduk 250 juta jiwa, jumlah wirausahawan belum mencapai target ideal sebesar 2%,” kata Wahyudin.

Wahyudin pun menambahkan bahwa dengan adanya program Festival #Ambisiku ini dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk berani melangkiah berwirausaha. Hal ini juga menjadi komitmen Tri untuk pemberdayaan anak muda Indonesia yang akan terus berlanjut di tahun 2017. (Icha)

Bulan Ini Pemerintah Selesaikan Pembentukan Badan Cyber Nasional

Telko.id – Pemerintah akan membentuk Badan Cyber Nasional atau BCN yang akan menjadi payung kegiatan cyber secara nasional.

“Pembentukan Badan Cyber Nasional itu sudah disetujui dalam rapat, dan presiden sudah memerintahkan agar (BCN) segera dibentuk,” kata Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), di Kantor Kemenkopolhukam, seperti dikutip dari Republika.

Wiranto menambahkan bahwa kehadiran lembaga tersebut ditujukan untuk memproteksi ancaman siber nasional ini menjadi salah satu program kementeriannya pada 2017.

Menurutnya, hingga saat ini pembuatan badan negara tersebut juga telah dikonsolidasikan dengan 12 kementerian dan lembaga, yang ada di bawah Kemenkopolhukam, pada rapat koordinasi awal tahun yang dilaksanakan di Jakarta.

Sebelumnya, rencana pembentukan BCN ini sempat dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo pada pertengahan 2016 lalu.

Alasannya karena akan untuk penghematan anggaran negara. Namun dengan berjalan nya waktu, potensi ancaman peretasan cyber nasional meningkat sehingga rencana ini kemudian dilanjutkan lagi.

Apalagi, Wiranto juga mengaku bahwa berdasarkan informasi resmi yang diperolehnya, Indonesia termasuk sasaran besar bagi cyber attack. “Jadi jumlah Indonesia termasuk yang paling besarlah di dunia ini,”tegas Wiranto.

Padahal sekarang ini hampir semua kehidupan masyarakat bergantung pada internet dengan menggunakan pakai cyber system.

“Nah kalau attack-nya, serangan itu tidak bisa ditangkis, maka akan terjadi kekacauan. Misalnya e-commerce, perbankan, perdagangan, pasar, sekarang semua pakai internet. Kalau itu serangan tidak bisa diatasi, maka akan merusak ekonomi nasional, ekonomi masyarakat,” tegasnya.

“Nanti tugasnya BCN ini adalah protection, persandian, sehingga nanti kehidupan cyber di Indonesia yang lebih aman, nyaman. Bulan ini kita harapkan sudah terbentuk. Sebagai embrio Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) kita perkuat,” pungkasnya.

“Fungsi BCN tak akan tumpang-tindih dengan institusi cyber yang sudah ada. Saat ini, Kementerian Pertahanan memiliki Cyber Defence, Badan Intelijen Negara mempunyai Cyber Intelligence, dan Kepolisian RI memiliki Cyber Security. Lembaga-lembaga cyber itu akan tetap berfungsi seperti biasanya,” kata Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan, seperti dikutip dari Tempo.Co.

Untuk memperkuat BCN ini, Kementerian Pertahanan mempersiapkan puluhan ahli Internet dan teknologi informasi atau information technology (IT).

“Kami sudah sekolahkan 50 orang untuk pendidikan S-2. Mereka para ahli IT yang hebat,” kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menambahkan. (Icha)

Indosat Ooredoo Berikan Latihan Digital Bagi Mantan TKI

0

Telko.id – Sebagai kelanjutan dari Program Pemberdayaan Perempuan Purna TKI di Sukabumi berupa edukasi literasi digital, Indosat Ooredoo memberikan pelatihan lanjutan Kewirausahaan Pasca Panen dan Pengolahan Puyuh pada akhir Desember 2016 lalu.

Selain itu, para Purna TKI diberi kesempatan untuk mengadakan bazar produk olahan mereka di Toserba Selamat, Jl. RE. Martadinata Kota Sukabumi, selama 3 hari yang dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, Pemda Kabupaten Sukabumi, serta masyarakat sekitar.
Indosat Ooredoo memberikan pelatihan kepada para purna TKI yang akan disebar ke beberapa kecamatan di Sukabumi.

Para peserta pelatihan dari purna TKI ini kemudian diharapkan dapat memberikan pelatihan lanjutan kepada masyarakat dan anggota purna TKI lainnya.

Para peserta menerima materi pelatihan lanjutan selama 3 hari dengan berbagai topik seperti kiat-kiat wirausaha sukses, teknis dan peluang pemasaran, sistem produksi dan mutu produk, analisis dan pembukuan usaha, aplikasi pemasaran online, serta topik lain yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Materi-materi tersebut disampaikan oleh pembicara yang juga merupakan praktisi usaha di bidang masing-masing.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendorong lebih banyak perempuan di Indonesia yang menerima manfaat dari teknologi digital. Dengan akses ke dunia digital, kami berharap para purna TKI akan semakin mudah dalam melakukan proses pencarian informasi, berkomunikasi, mengatur keuangan usaha, melakukan pemasaran, atau pun kegiatan lainnya dengan mudah dan efisien,” ujar Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Indosat Ooredoo bersama Kementerian ketenagakerjaan RI, Pemda Kabupaten Sukabumi, Universitas Padjadjaran Bandung, Bank Rakyat Indonesia, APWI dan CV. SQF berkomitmen untuk bersinergi dalam Program Pemberdayaan Perempuan Purna TKI.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen Indosat Ooredoo yang dicanangkan di GSMA awal 2016 lalu untuk mendorong lebih banyak perempuan di Indonesia yang memperoleh akses internet dan peluang untuk memanfaatkan layanan mobile money.

Dalam program pelatihan dasar untuk perempuan purna TKI yang diselenggarakan Oktober 2016 lalu, Indosat Ooredoo memberikan pelatihan di antaranya berupa dasar-dasar pengenalan komputer dan sistem informasi, proses pencarian informasi dan berkomunikasi melalui internet dan email, pengelolaan keuangan dengan spreadsheet, pembuatan presentasi dengan aplikasi presentasi multimedia, pengenalan e-commerce, hingga panduan keamanan internet.

Indosat Ooredoo juga memberikan pengenalan tentang sistem Dompetku untuk mempermudah transaksi pembayaran serta pengenalan platform e-commerce Cipika. Dan saat ini para perempuan purna TKI tengah mempersiapkan produk olahan puyuh mereka untuk dapat dipasarkan melalui Cipika dan siap bersaing di pasar. (Icha)

FiberStar Dukung Chunghwa Telecom Untuk Tingkatkan Komunikasi Pebisnis Taiwan di Indonesia

0

Telko.id – Indonesia sebagai negara dengan perkembangan tercepat di Asia telah menjadi target bagi para investor asing. Salah satunya adalah investor Taiwan yang telah memiliki bisnis, atau bahkan telah memiliki pabrik di Indonesia.

Dalam era digitalisasi ini, komunikasi menjadi bagian yang sangat penting dalam keseharian, apalagi dalam dunia bisnis, khususnya di Perusahaan Multi Nasional, yang tentunya membutuhkan koneksi internet kecepatan tinggi untuk berkomunikasi sehari-hari antara kantor pusat dan kantor cabang.

Maka, Chunghwa Telecom (CHT) sebagai penyedia layanan telekomunikasi di Taiwan, mempersiapkan kantor lokal di Singapura, yang bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan, khususnya bagi konsumen yang beroperasi di Indonesia, dengan menciptakan koneksi langsung ke Taiwan dengan solusi International Ethernet Private Line (IEPL) Point-Point.

Ethernet Private Line memberikan koneksi performa tinggi dan aman diantara dua lokasi. Di sisi lain, skalabilitas yang tinggi dari jaringan fiber optik membuatnya sangat fleksibel untuk dapat disesuaikan menurut kebutuhan konsumen. Solusi ini dapat menyediakan layanan data Ethernet point to point yang aman untuk aplikasi file sharing, data backup, serta video dan teleconference.

“Kami siap melayani konsumen kami di Indonesia dengan menggunakan jaringan fiber optik dari FiberStar. Dengan kolaborasi ini, kami percaya dapat memberikan layanan yang terbaik dan mempermudah komunikasi konsumen kami,” kata Morris Su, General Manager Chunghwa Telecom Singapore menjelaskan.

“Bersama dengan kerjasama ini, kami percaya jaringan kami dapat berjalan seiring dengan visi dan misi dari Chunghwa Telecom (CHT) dalam menjawab kebutuhan dari konsumen. Mengandalkan jaringan 100% fiber optik kami, kami percaya FiberStar akan memberikan kelebihan kompetitif untuk bisnis CHT di Indonesia”, ujar Thomas Dragono, Commercial Director FiberStar menjelaskan.

Chunghwa Telecom sendiri telah menggelar 65 POP di kota-kota besar di seluruh Asia, Amerika Utara dan Eropa dengan kapasitas backbone lebih dari 860Gbps, POP-POP tersebut telah saling terhubung satu dengan lainnya dengan jalur yang beragam dan kemampuan auto re-route baik pada kabel bawah laut maupun kabel darat / terrestrial. Chunghwa Telecom telah terdaftar di Singapura dengan kepemilikan 100% oleh Chunghwa Telecom.

Sedangkan FiberStar merupakan penyedia layanan infrastruktur nasional dengan konsep Net Neutrality. Dengan 100% Fiber Optik, jaringan FiberStar dibangun pada arsitektur akses terbuka, yang memungkinkan para konsumen perusahaan untuk meningkatkan pelayanan nya, dan memungkinkan penyedia layanan telekomunikasi untuk memberikan layanan TRIPLE PLAY.

FiberStar telah membuat kemajuan dan akan terus fokus untuk menyediakan jaringan siap QUAD PLAY demi pemerataan adopsi Teknologi Informasi Telekomunikasi (TIK) di Indonesia. FiberStar pun menjanjikan jaringan nya akan mendukung  pengembangan bisnis para konsumen nya tanpa batas. (Icha)

Ini Dia Rencana AT&T Untuk Evolusi 5G

Telko.id – AT & T, hari ini mengumumkan rencana 5G Evolution untuk tahun 2017. Seperti diketahui, 5G ini menjadi masa depan bagi para operator dalam memberikan layanan pada konsumennya karena menawarkan kecepatan internet ultra cepat.

“Rencana 5G Evolution kami ini akan membuka jalan ke generasi berikutnya. Di mana akan menawarkan kecepatan yang lebih tinggi bagi pelanggan. Kami tidak akan menunggu sampai standar akhir ditetapkan untuk meletakkan landasan bagi evolusi kita untuk 5G. Kami harus mengeksekusi sekarang,” kata John Donovan, Chief Strategy Officer and Group President, Technology and Operations AT&T menjelaskan.

John juga menambahkan bahwa “Trafik layanan data di jaringan selular kami telah meningkat sekitar 250.000% sejak 2007, dan sebagian besar lalu lintas yang video. Janji 5G untuk kecepatan yang lebih besar dan kinerja jaringan secara keseluruhan membawa peluang besar. Tidak hanya untuk video tapi juga Internet of Things, Video 4K. Ditambah lagi adanya virtual reality, smart home, smart city dan pintar dan kota, autonomous vehicles dan masih banyak lagi”.

Seperti apa rencana dari AT&T? Operator ini akan melakukan kombinasi antara solusi fixed dan mobile. Untuk itu, AT&T pun sudah melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan teknologi bertaraf global untuk melakukan uji lab seputaran 5G. John pun merasa bangga karena uji lab awal yang sudah dilakukan mampu mencapai kecepatan hingga 14 gigabit per detik (Gbps) melalui koneksi nirkabel.

Dalam uji coba laboratorium, John menjelaskan bahwa telah berhasil menguji koneksi dengan latency kurang dari 3 milidetik. Angka yang tercatat tersebut sudah melampaui teknologi jaringan LTE saat ini. Di sisi lain, industri mengharapkan latency pada 5G itu kurang dari 5 milidetik.

Lalu, seperti apa tahapan evolusi 5G dari AT&T? Setidaknya ada 4 point besar yang diharapkan oleh operator ini untuk tahun 2017.

  1. 1 Gbps pada tahun 2017AT&T menargetkan akan mencapai kecepatan hingga 1 Gbps pada 2017. Yang akan dilakukan adalah penyebaran jaringan 4G LTE-Advanced lebih agresif lagi. Hal ini akan menjadi dasar bagi evolusi 5G AT&T. Kecepatan sebesar 1Gbps ini diharapkan bisa dilakukan pada beberapa site cell pada 2017 ini. Untuk itu, operator ini akan terus melakukan penyebaran small cell dengan menggunakan agregasi carrie yang akan meningkatkan kecepatan data tertinggi. “Saat ini kami sudah melakukan three-way carrier aggregation di beberapa daerah. Selanjutnya akan memperkenalkan 4-way carrier aggregation LTE-License Assisted Access (LAA) pada tahun ini
  2. Uji Coba 5G Video dengan DirecTV NowPada semester pertama 2017, AT&T merencanakan untuk melakukan uji coba di Austin. Di mana para pelanggan perumahan akan dapat menonton DirecTV Now, layanan video melalui koneksi 5G nirkabel tetap. Sebagai bagian dari percobaan ini, operator ini pun akan menguji layanan hiburan melalui koneksi 5G tetap. Uji coba ini akan dilakukan pada beberapa site dan perangkat. Harapannya adalah sebagai pembelajaran 5G. Terutama untuk mengetahui kinerha teknologi mmWave Fixed dan nirkabel menangani trafik video berat. Dan dari waktu ke waktu, jangkauan penyebaran 5G akan ditingkatkan diharapkan juga dapat merangkul pelanggan baru dengan layanan video mobile yang inovatif.
  3. Uji Coba Pertama 5G Untuk Pelanggan BisnisPada musim gugur terakhir, AT&T sudah meluncurkan apa layanan yang diperuntukan bagi pelanggan bisnis atau korporate. Layanan tersebut dilakukan di Austin dengan menggunakan gelombang milimeter teknologi Intel dan mmWave buatan Ericsson yang dapat memberikan kecepatan multi-gigabit dengan menggunakan spektrum unlicensed band. Pada saat itu dilakukan uji coba beberapa video streaming dan pengalaman konferensi, dan melihat kecepatan upload dan download sekitar 1 Gbps selama fase pertama dari uji coba.
  4. Uji Coba 5G LainnyaAT&T juga, beberapa waktu lalu mengumumkan rencana untuk bekerjasama dengan Qualcomm Technologies dan Ericsson untuk uji wireless mobile dan fixed di paruh kedua 2017. Percobaan ini signifikan karena pada uji coba ini adalah yanhg pertama kali menggunakan spesifikasi 5G New Radio yang dikembangkan oleh 3GPP. Standar industri ini penting untuk memungkinkan uji coba dengan skala yang lebih luas dan secara komersial. Uji coba akan menguji kedua solusi wireless mobile dan fixed beroperasi di spektrum mmWave mencoba penyebaran secara komersial serta menggunakan 28GHz dan 39Ghz band. Uji coba ini akan menampilkan radio 5G teknologi mmWave ketika meningkatkan kapasitas jaringan sementara untuk mencapai kecepatan data multi-gigabit.

Icha