spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1533

Ini Dia Rencana AT&T Untuk Evolusi 5G

Telko.id – AT & T, hari ini mengumumkan rencana 5G Evolution untuk tahun 2017. Seperti diketahui, 5G ini menjadi masa depan bagi para operator dalam memberikan layanan pada konsumennya karena menawarkan kecepatan internet ultra cepat.

“Rencana 5G Evolution kami ini akan membuka jalan ke generasi berikutnya. Di mana akan menawarkan kecepatan yang lebih tinggi bagi pelanggan. Kami tidak akan menunggu sampai standar akhir ditetapkan untuk meletakkan landasan bagi evolusi kita untuk 5G. Kami harus mengeksekusi sekarang,” kata John Donovan, Chief Strategy Officer and Group President, Technology and Operations AT&T menjelaskan.

John juga menambahkan bahwa “Trafik layanan data di jaringan selular kami telah meningkat sekitar 250.000% sejak 2007, dan sebagian besar lalu lintas yang video. Janji 5G untuk kecepatan yang lebih besar dan kinerja jaringan secara keseluruhan membawa peluang besar. Tidak hanya untuk video tapi juga Internet of Things, Video 4K. Ditambah lagi adanya virtual reality, smart home, smart city dan pintar dan kota, autonomous vehicles dan masih banyak lagi”.

Seperti apa rencana dari AT&T? Operator ini akan melakukan kombinasi antara solusi fixed dan mobile. Untuk itu, AT&T pun sudah melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan teknologi bertaraf global untuk melakukan uji lab seputaran 5G. John pun merasa bangga karena uji lab awal yang sudah dilakukan mampu mencapai kecepatan hingga 14 gigabit per detik (Gbps) melalui koneksi nirkabel.

Dalam uji coba laboratorium, John menjelaskan bahwa telah berhasil menguji koneksi dengan latency kurang dari 3 milidetik. Angka yang tercatat tersebut sudah melampaui teknologi jaringan LTE saat ini. Di sisi lain, industri mengharapkan latency pada 5G itu kurang dari 5 milidetik.

Lalu, seperti apa tahapan evolusi 5G dari AT&T? Setidaknya ada 4 point besar yang diharapkan oleh operator ini untuk tahun 2017.

  1. 1 Gbps pada tahun 2017AT&T menargetkan akan mencapai kecepatan hingga 1 Gbps pada 2017. Yang akan dilakukan adalah penyebaran jaringan 4G LTE-Advanced lebih agresif lagi. Hal ini akan menjadi dasar bagi evolusi 5G AT&T. Kecepatan sebesar 1Gbps ini diharapkan bisa dilakukan pada beberapa site cell pada 2017 ini. Untuk itu, operator ini akan terus melakukan penyebaran small cell dengan menggunakan agregasi carrie yang akan meningkatkan kecepatan data tertinggi. “Saat ini kami sudah melakukan three-way carrier aggregation di beberapa daerah. Selanjutnya akan memperkenalkan 4-way carrier aggregation LTE-License Assisted Access (LAA) pada tahun ini
  2. Uji Coba 5G Video dengan DirecTV NowPada semester pertama 2017, AT&T merencanakan untuk melakukan uji coba di Austin. Di mana para pelanggan perumahan akan dapat menonton DirecTV Now, layanan video melalui koneksi 5G nirkabel tetap. Sebagai bagian dari percobaan ini, operator ini pun akan menguji layanan hiburan melalui koneksi 5G tetap. Uji coba ini akan dilakukan pada beberapa site dan perangkat. Harapannya adalah sebagai pembelajaran 5G. Terutama untuk mengetahui kinerha teknologi mmWave Fixed dan nirkabel menangani trafik video berat. Dan dari waktu ke waktu, jangkauan penyebaran 5G akan ditingkatkan diharapkan juga dapat merangkul pelanggan baru dengan layanan video mobile yang inovatif.
  3. Uji Coba Pertama 5G Untuk Pelanggan BisnisPada musim gugur terakhir, AT&T sudah meluncurkan apa layanan yang diperuntukan bagi pelanggan bisnis atau korporate. Layanan tersebut dilakukan di Austin dengan menggunakan gelombang milimeter teknologi Intel dan mmWave buatan Ericsson yang dapat memberikan kecepatan multi-gigabit dengan menggunakan spektrum unlicensed band. Pada saat itu dilakukan uji coba beberapa video streaming dan pengalaman konferensi, dan melihat kecepatan upload dan download sekitar 1 Gbps selama fase pertama dari uji coba.
  4. Uji Coba 5G LainnyaAT&T juga, beberapa waktu lalu mengumumkan rencana untuk bekerjasama dengan Qualcomm Technologies dan Ericsson untuk uji wireless mobile dan fixed di paruh kedua 2017. Percobaan ini signifikan karena pada uji coba ini adalah yanhg pertama kali menggunakan spesifikasi 5G New Radio yang dikembangkan oleh 3GPP. Standar industri ini penting untuk memungkinkan uji coba dengan skala yang lebih luas dan secara komersial. Uji coba akan menguji kedua solusi wireless mobile dan fixed beroperasi di spektrum mmWave mencoba penyebaran secara komersial serta menggunakan 28GHz dan 39Ghz band. Uji coba ini akan menampilkan radio 5G teknologi mmWave ketika meningkatkan kapasitas jaringan sementara untuk mencapai kecepatan data multi-gigabit.

Icha

ICCA Dorong OJK Rampungkan Regulasi Cloud Untuk Jasa Keuangan

0

Telko.id – Cloud atau komputasi awan yang aman menjadi kunci utama transformasi digital di sektor jasa keuangan. Hal tersebut yang membuat Perkumpulan Penasihat Hukum Internal Perusahaan, yang lebih dikenal dengan Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA), menyerahkan kajian penggunaan layanan komputasi awan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kajian tersebut diharapkan membantu OJK dalam menyusun regulasi terkait cloud bagi lembaga jasa keuangan. Dalam kajian tersebut, ICCA menilai pentingnya sektor jasa keuangan untuk bertransformasi secara digital dengan dukungan komputasi awan agar dapat mengelola sistem transaksi keuangan yang aman, cepat dan terpercaya.

Semenjak krisis finansial global, sektor perbankan dan jasa keuangan lainnya aktif mengadopsi teknologi terkini untuk meningkatkan kualitas dari pelayanannya. Menurut survei yang di lakukan oleh Capgemini, 15% nasabah bank berpotensi untuk pindah bank dalam 6 bulan ke depan demi mendapatkan pelayanan yang lebih optimal. Angka ini melonjak ke 50% untuk kategori para millennials.

Di waktu yang bersamaan, Celent juga mengeluarkan survei di mana ditemukan 70% dari anggaran IT yang di gunakan oleh perbankan digunakan hanya untuk pemeliharaan infrastruktur IT. Dua penemuan tersebut bisa menjadi kesimpulan dasar dari pesatnya perkembangan transformasi digital di sektor perbankan dan jasa keuangan lainnya.

Penelitian yang dilakukan beberapa konsultan berstandar internasional seperti Gartner, KPMG dan IDC juga menyatakan bahwa pada intinya komputasi awan adalah kemutlakan zaman yang tidak mungkin dihindari, bahkan harus diterima dan dimanfaatkan untuk kepentingan berbagai pihak. Namun teknologi selalu lahir lebih awal dari hukum dan kali ini teknologi melaju sangat cepat, terutama di era transformasi digital. Pelaku jasa keuangan harus mengambil keputusan cepat dalam menentukan pilihan khususnya untuk penggunaan komputasi awan.

Komputasi awan merupakan inovasi teknologi yang menjadi tonggak era transformasi digital. Sejak awal kehadirannya hingga saat ini, semakin banyak sektor usaha yang menggunakan komputasi awan untuk menjalankan bisnis yang lebih efisien dan mampu bersaing.

Menurut penelitian dari Spicework, sebuah perusahaan global penyedia jaringan TI, di 2016 93% perusahaan di dunia menggunakan setidaknya satu layanan komputasi awan, sementara 30% perusahaan mengharapkan lebih dari setengah layanan TI mereka bertransformasi ke komputasi awan dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

Melihat tingginya pertumbuhan pengguna komputasi awan, Indonesia perlu segera merampungkan regulasi terkait komputasi awan agar mampu bersaing dan mencapai target menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2010 mendatang.

“Selaku asosiasi profesi yang lekat dengan dunia usaha, ICCA sangat mendukung Paket Kebjijakan Ekonomi Jilid XIV yang diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk mendorong digitalisasi ekonomi dan program transformasi digital di sektor jasa keuangan yang dicanangkan oleh OJK. Kami memandang perlu untuk membuat suatu kajian singkat mengenai komputasi awan sebagai bahan masukan kepada OJK dalam menata infrastruktur hukum sektor jasa keuangan. Hal ini diperlukan agar para pelaku di sektor ini dapat melaju cepat di masa digitalisasi tanpa adanya kekhawatiran akan resiko kepatuhan maupun keamanan,” ujar Yudhistira Setiawan, Ketua Indonesia Corporate Counsel Association, menjelaskan.

Kajian komputasi awan yang disusun oleh ICCA dengan dukungan Center for Digital Society FISIPOL Universitas Gadjah Mada dan kantor konsultan hukum Mataram Partners, berisi tentang pandangan mengenai manfaat positif komputasi awan, kewenangan OJK saat ini, kesetaraan penggunaan komputasi awan, serta pentingnya prinsip kehati-hatian dalam menggunakan komputasi awan.

ICCA menilai komputasi awan tidak hanya mempermudah proses transaksi dan pelayanan di sektor jasa keuangan, namun juga membantu efisiensi biaya dan peningkatan produktivitas. Komputasi awan juga menjadi salah satu faktor pendukung keamanan siber, mengingat informasi yang beredar di sektor jasa keuangan sangatlah sensitif dan krusial.

Ketentuan hukum terkait dengan komputasi awan yang berlaku saat ini, khususnya UU ITE dan PP 82/2012, tidak melarang penggunaan komputasi awan di sektor jasa keuangan. Untuk sektor jasa keuangan bank, OJK telah menentukan bahwa komputasi awan diperkenankan sepanjang mendapatkan persetujuan OJK dan terbatas pada jenis-jenis data sesuai dengan panduan yang telah dikeluarkan oleh OJK. Untuk sektor jasa keuangan non-bank, OJK juga telah memberlakukan aturan yang sedikit berbeda dengan bank, dimana sektor asuransi, pembiayaan dan dana pensiun diatur tidak seragam.

“Kami menilai sudah saatnya bagi OJK untuk mengkaji ulang batasan penggunaan komputasi awan serta menerapkan regulasi yang setara bagi semua lembaga jasa keuangan. Seharusnya kekhawatiran akan ancaman kerahasiaan data tidak perlu ada jika layanan komputasi awan telah memenuhi standarisasi dan sertifikasi taraf internasional yang kredibel, salah satu contohnya adalah yang dikeluarkan oleh International Organization from Standardization (ISO), yaitu ISO 27001 tentang Manajemen Keamanan Informasi dan ISO 27018 yang membahas tentang perlindungan privasi data pribadi yang tersimpan di komputasi awan,” jelas Yudhistira.

Otoritas Jasa Keuangan menyadari pentingnya segera menerapkan regulasi mengenai komputasi awan yang dapat dipatuhi oleh seluruh lembaga jasa keuangan.

“OJK sebagai regulator industri keuangan sendiri juga menekankan pentingnya supremasi hukum dan legitimasi aturan pemerintah. Melihat adanya urgensi untuk menyusun dan mengeluarkan regulasi yang lebih spesifik dan jelas tentang penggunaan komputasi awan dan inovasi digital lainnya di sektor jasa keuangan, OJK sangat terbuka untuk menerima masukkan-masukkan yang bisa sangat membantu jalannya industri keuangan di masa depan. Sembari kita mencari solusi yang paling menguntungkan semua pihak, OJK mengimbau perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor jasa keuangan untuk dapat memilih dan menggunakan teknologi komputasi awan secara hati-hati dan bertanggung jawab,” ujar Fithri Hadi, Direktur Sistem Informasi dan Operasional OJK, menuturkan. (Icha)

Penggunaan Data XL Melonjak 180% Saat Pergantian Tahun

0

Telko.id – Jaringan XL Axiata Tbk berhasil menopang kenaikan trafik sepanjang libur panjang akhir tahun, termasuk ketika malam pergantian tahun. Seperti sudah diprediksi sebelumnya, masyarakat luas memanfaatkan media sosial untuk mengabadikan dan membagi pengalaman berlibur mereka. Trafik layanan Data XL rata-rata sejak mulai libur panjang 19 – Desember 2016 – 1 Januari 2017 meningkat hingga 180% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu mencapai lebih dari 2.500 TB per hari di malam pergantian tahun ini.

“Semua jenis layanan mengalami kenaikan trafik, terutama akses ke layanan Data dan SMS. Puncaknya di malam pergantian tahun di mana trafik Data meningkat mencapai 15% dan SMS meningkat 35% dibandingkan hari biasa. Bagi kami, berapapun kenaikan trafik, yang paling penting, kualitas layanan mampu kami jaga sehingga masyarakat mendapatkan manfaat maksimal selama mengisi liburannya,” kata Yessie D Yosetya Direktur/Chief Service Management Officer XL menjelaskan.

Yessie menambahkan, sejak awal tahun kapasitas jaringan XL telah ditingkatkan hingga 3 kali lipat khususnya untuk menampung lonjakan trafik di periode tertentu. Selain itu, XL juga menerapkan teknologi jaringan termutakhir yang mampu secara singkat dan fleksibel menambah atau mengurangi kapasitas di suatu lokasi. Teknologi tersebut terbukti mampu mendukung upaya XL menjaga kualitas jaringan di saat terjadi lonjakan trafik setiap kali tiba masa liburan panjang dan hari besar.

Peningkatan penggunaan layanan Data sepanjang libur panjang akhir tahun, antara lain ditunjukkan dengan meningkatnya akses pada beberapa layanan media sosial terpopuler. Melalui media sosial, masyarakat mengunduh dan mengunggah berbagai materi, baik tulisan, foto, lagu, dan video. Akses ke media sosial rata-rata meningkat sebanyak 60%. Sementara itu, untuk akses ke layanan video naik sekitar 21%. Intensitas masyarakat dalam menggunakan sejumlah aplikasi pengirim pesan, seperti WhatsApp, BlackBerry Messenger, dan Telegram, juga meningkat.

Dilihat secara lokasi, kenaikan trafik layanan terjadi terutama wilayah tujuan wisata, terutama di Pulau Jawa, di hampir semua provinsi. Kota-kota yang terlihat menjadi tempat kenaikan trafik antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya. Di luar Jawa terjadi di beberapa destinasi wisata populer di Bali, juga di beberapa kota besar seperti Makassar dan Medan.

XL memiliki jaringan telekomunikasi dan internet cepat yang ditopang oleh lebih dari 81 ribu BTS, sebanyak lebih dari 7 ribuan di antaranya BTS 4G. Jaringan tulang punggung Fiber Optic milik XL mencapai lebih dari 40 ribu km, yang menghubungkan hampir semua pulau besar di Indonesia. Sebanyak 89 kota telah terlayani oleh 4G LTE, dan lebih dari 350 kabupaten/kota terlayani jaringan 3G dengan frekuensi 900 MHz. Hampir semua kota atau area yang merupakan pusat bisnis dan tujuan wisata populer di Indonesia telah ter-cover oleh layanan internet cepat XL secara memadai. (Icha)

Ancaman Serangan Ransomware Lokal di 2017 Semakin ‘Menggila’

Telko.id – Indonesia salah satu negara dengan rata-rata traffic internet berbahaya paling tinggi di dunia dalam beberapa tahun terakhir, sekitar 38% dari seluruh traffic di dunia berasal dari Indonesia. Ini menunjukkan tingkat konektivitas dan penggunaan yang sangat tinggi.

Dan yang paling mengkhawatirkan baru-baru ini ditemukan dalam sebuah forum teknologi berbahasa Indonesia di internet, panduan dasar pembuatan ransomware disebar bebas dan bisa dimiliki oleh siapa pun, ini artinya ke depan baik individu ataupun perusahaan di Indonesia akan mendapat banyak ancaman serangan ransomware lokal.

Penggunaan ransomware oleh penjahat cyber sebagai salah satu ancaman paling mendesak yang dihadapi perusahaan dan organisasi di seluruh dunia. Tulisan tentang “create your own” atau “buat sendiri” ransomware di sebuah forum cyber Indonesia dalam bahasa Indonesia menjadi sinyalemen atau lonceng peringatan peningkatan ancaman oleh ransomware Indonesia di seluruh wilayah Indonesia.

Mungkin sudah banyak yang mengetahui tentang ransomware, tapi bagi mereka yang belum memahami, ransomware adalah jenis malware yang mencegah pengguna mengakses data atau sistem sampai membayar uang tebusan kepada penjahat siber yang bertanggung jawab. Secara presentase, ransomware tidak sebesar malware lain, namun secara dampak yang diakibatkan sangat merugikan pengguna komputer.

Ransomware yang paling mendasar dan beberapa variannya di ponsel beroperasi dengan mengunci layar korban. Namun pada perkembangannya, ransomware mulai memanfaatkan enkripsi, yaitu suatu proses yang digunakan untuk pengaman suatu data yang disembunyikan atau proses konversi data (plaintext) menjadi bentuk yang tidak dapat dimengerti, sehingga keamanan informasinya terjaga dan tidak dapat dibaca.

Dan untuk membuka data yang dienkripsi dibutuhkan kunci dekripsi, yaitu kebalikan dari proses enkripsi, adalah proses konversi data yang sudah dienkripsi (ciphertext) kembali menjadi data aslinya (Original Plaintext) sehingga dapat dibaca atau dimengerti kembali. Dan kunci dekripsi ini hanya dimiliki oleh pelaku kejahatan ransomware.

Demam Virus yang Berulang

Terinspirasi Brontok (W32/Brontok), worm produksi Indonesia yang sangat legendaris dan mendunia sejak 2005. Dalam rentang 2009-2011 dikenal sebagai tahun yang sangat krusial bagi dunia cyber Indonesia, saat itu terjadi persaingan penciptaan virus diantara penggiat dunia maya nasional, di mana banyak pihak di dunia siber Indonesia saling berlomba-lomba menciptakan berbagai macam virus berbahaya. Kemudian semakin banyak varian beredar seiring dengan disebarnya sourcecode Kspool/Kespo (W32/Delf) di internet. Deman virus dunia digital yang menjadi ajang perebutan prestise di kalangan praktisi siber nasional yang ingin unjuk gigi.

Pertarungan lokal yang dampaknya ikut dirasakan secara global, Brontok pun melahirkan beberapa varian yang merupakan produk persaingan digital tersebut menjadi virus yang ditakuti di dunia.

Atmosfir yang sama begitu terasa di masa akhir peralihan ke 2017, dengan beredarnya panduan dasar ransomware yang bisa memudahkan orang membuat ransomware menjadi pemicu peristiwa yang sama yang terjadi di tahun 2011 tersebut. Disusul ramainya berbagai forum lokal yang belakangan disibukan oleh aktivitas penggiat dunia maya Indonesia yang mulai kasak-kusuk mencari tahu tentang segala sesuatu mengenai ransomware, seperti mencari source code ransomware, menawarkan kerjasama, sampai membuat ransomware. Gejala yang semakin mengarah menjadi demam virus kedua atau lebih tepat “Demam ransomware.”

Faktor Maraknya Ransomware di Dunia

Penyebaran manual ransomware dalam berbagai bahasa seperti dalam kasus Indonesia membuktikan bahwa ransomware semakin populer di seluruh dunia. Belum lagi keberadaan cryptocurrency atau mata uang dunia maya seperti Bitcoin memberi penjahat siber kemudahan untuk mengambil uang tebusan tanpa bisa dilacak oleh pihak penegak hukum.

Pertumbuhan ransomware juga berasal dari pengakuan penjahat siber bahwa mereka menghasilkan pendapatan yang sangat besar dengan menggunakan ransomware ketimbang cara lain, seperti dengan trojan perbankan untuk mencuri kredensial korban.

Faktor lain yang mendorong penggunaan ransomware adalah kemudahan untuk memperoleh ransomware di dunia bawah tanah atau dark web. Dalam pasar gelap dunia maya, ransomware sering diperjualbelikan oleh pengembang malware, tetapi yang paling buruk adalah RaaS atau Ransomware as a Service di mana ransomware menjadi komoditi yang bisa digunakan oleh siapa saja, dirancang untuk mudah digunakan bahkan oleh newbie sekalipun, dengan sistem bagi hasil sangat menguntungkan bagi mereka yang mau mengoperasikan.

Ransomware sebagai Crimeware as a Service

Seiring perkembangan teknologi, ransomware yang awalnya berupa software yang digunakan untuk edukasi keamanan siber, mengalami pergeseran tujuan. Beberapa orang melihat celah untuk mendapatkan keuntungan finansial, kejahatan siber kini perlahan berubah menjadi Crimeware as a Service. Modus ini melibatkan pengembang malware yang memanfaatkan forum dan pasar gelap untuk menjual malware ke kelompok cybercriminal yang memiliki botnet atau jaringan distribusi mereka sendiri, atau menyewa dari provider lain. Hal ini memungkinkan pengembang malware fokus pada pekerjaan mereka dan mengurangi ancaman dan gangguan dari penegak hukum.

Perkembangan ini menghasilkan beberapa efek:

  1. Mendorong persaingan antara kelompok pengembang ransomware, ini mempercepat perkembangan kecanggihan dan keandalan varian ransomware, sehingga meningkatkan dampak infeksi pada target.
  2. Memberikan dorongan kepada pelaku kejahatan ransomware yang memiliki kelemahan hal teknis dan skill, karena banyak ransomware dirancang untuk mudah dijalankan.
  3. Internasionalisasi, memperluas jangkuan serangan ransomware ke daerah-daerah baru atau daerah yang selama ini belum tersentuh, atau belum digarap secara menyeluruh, seperti Indonesia misalnya.
  1. Pembagian tugas yang jelas antara pengembang (developer) dan penyebar malware (distributor).

Faktor kedua dan keempat terlihat sangat jelas sudah mulai berjalan di Indonesia, dalam forum cyber berbahasa Indonesia yang digunakan oleh praktisi siber Indonesia, mereka memilih menawarkan source code ransomware kepada sesama anggota forum untuk tujuan pembelajaran dan tentunya masing-masing tertarik untuk memodifikasi sesuai keahlian dan kepentingannya. Di forum lain, mulai muncul secara terbuka calon pembeli ransomware buatan pengembang lokal.

Ransomware dan Trojan Perbankan Android

Pengembang malware sepertinya terus mengembangkan metode serangan siber dengan berbagai cara, seperti pergerakan yang belakangan mulai terjadi di dunia bawah tanah, di mana trojan perbankan android menjadi satu paket dengan fitur ransomware untuk menutup akses pengguna ke perangkat mereka sekaligus mengenkripsi data untuk mendapat keuntungan ganda.

Ransomware berperan sebagai sistem monetisasi sekunder, dengan fokus utama mendapat keuntungan dari kredensial yang dicuri, dan di satu sisi masih bisa mendapat uang tambahan dari hasil memeras korban dengan ransomware. Atau apabila trojan perbankan gagal dalam mengumpulkan login atau rincian kartu kredit, mereka masih punya rencana cadangan dengan memanfaatkan ransomware sebagai ganti pendulang uang.

Alasan lain yang lebih berbahaya adalah saat ransomware mulai mengunci layar ponsel, yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian pemilik ponsel agar sibuk berupaya membuka layar. Di belakang layar pelaku melakukan transaksi penipuan menguras isi rekening bank korban.

Trojan perbankan android bukan barang baru di dunia kejahatan siber di Indonesia, aplikasi sejumlah bank di Indonesia sempat diduplikasi oleh penjahat siber untuk mengelabui pengguna mobile atau memanfaatkan malware untuk menyusup masuk ke dalam sistem operasi ponsel dan komputer untuk melakukan aktivitas siber berbahaya.

Survei Osterman Research

Metode utama lama masih digunakan oleh pengembang ransomware lokal, yaitu melalui Autorun atau transfer file via USB/External drive. Secara umum, penyebaran ransowmare diperkirakan masih akan menggunakan cara yang sama seperti melalui email phishing dan attachment berbahaya seperti hasil survei dari Osterman Research bahwa email link dan email attachment mencapai 59 persen dari seluruh infeksi ransomware. Pengguna dua kali lipat lebih banyak terinfeksi dengan mengklik sesuatu daripada mengunjungi situs web yang terinfeksi.

Mengacu pada data dari www.mimosacloud.com, persentasi SPAM mencapai 40% dari jumlah keseluruhan email yang ditujukan pada sebuah domain di Indonesia. Dari nilai tersebut lebih dari 50% mengandung trojan yang tidak menutup kemungkinan bagian dari penyebaran ransomware.

Dapat dilihat bahwa penyebaran melalui email tetap menarik, dan seringkali tujuan penerima adalah bagian finance/purchasing. Ini menunjukkan pengirim sudah meiliki target spesifik pada perusahaan, dan biasanya titik ini menjadi titik lemah dari sebuat perusahaan yang sudah menggunakan teknologi.

Edukasi Cyber Bagian dari Proteksi

Indonesia dan negara-negara lain di kawasan Asia pasific sebelumnya menjadi target oleh varian CTB-Locker dan KimcilWare. Tapi dengan adanya pergeseran tren modus operandi, penjahat siber lokal semakin mampu untuk membeli dan beradaptasi dengan varian ransomware yang ada atau memodifikasinya menjadi ransomware lokal untuk ditargetkan kepada bisnis lokal.

Menghadapi situasi seperti ini, di mana ancaman siber terus berkembang, seluruh lapisan masyarakat mulai dari dunia usaha, pendiidikan dan berbagai sekor lain di tanah air harus mulai membangun kesadaran pentingnya edukasi dan prasarana yang bisa mendukung keamanan informasi. Pendidikan membuat perbedaan yang besar saat kita bekerja dalam dunia keamanan informasi, karena sehebat apa pun teknologi keamanan tanpa disertai SDM yang mumpuni sama saja tidak memiliki perlindungan sama sekali.

“ESET sebagai salah satu pengembang Antimalware memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan ini. Tindakan pencegahan sudah menjadi bagian yang tidak bisa dihindarkan dan menjadi perhatian utama, seperti memastikan seluruh komputer yang terhubung ke dalam jaringan sudah menggunakan antimalware dengan konfigurasi yang mendukung anti ransomware, juga setiap mailserver sudah terlindungi dari spam dan malware. Dan yang paling utama bagi setiap perusahaan harus memiiki program edukasi yang jelas dan berkala untuk setiap personel terkait keamanan data. Hal yang sama juga berlaku bagi pengguna individu, karena pendidikan keamanan cyber semestinya sudah menjadi keharusan yang tak bisa ditawar-tawar lagi,” demikian penjelasan Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia menanggapi prediki serangan ransomware lokal di tahun 2017. (Icha)

Akibat “Foto” Tahun Baru, Trafik Data Telkomsel Naik 24%

0

Telko.id – Sesuai dengan perkiraan, trafik Telkomsel pada saat pergantian tahun mengalami peningkatan yang cukup siginifikan. Pada momen tersebut tercatat trafik layanan data atau payload Telkomsel mencapai 4,25 petabyte, melonjak 24,25% dibandingkan rata-rata payload pada hari normal 2016 sebesar 3,42 petabyte perhari.

Kenaikan trafik juga terjadi untuk layanan suara dan SMS. Trafik layanan suara meningkat tipis 0,1% dibanding hari normal menjadi 1,5 miliar menit, sementara trafik layanan SMS naik 18,4% ketimbang hari normal menjadi 929 juta SMS.

Menurut Adita Irawati,Vice President Corporate Communications Telkomsel, tingginya peningkatan trafik layanan data salah satunya dipicu oleh meningkatnya aktivitas pelanggan yang mengunggah foto atau momen penting menjelang dan setelah pergantian tahun melalui berbagai aplikasi media sosial dan instant messaging. Selain itu, penggunaan smartphone dan komputer tablet untuk melakukan video streaming, music streaming, maupun online games juga meningkat pada periode tersebut.

“Kami bersyukur upaya kami untuk menyiagakan jaringan dalam kondisi yang optimum dimaksimalkan dengan baik oleh masyarakat pada momen pergantian tahun. Terima kasih atas kepercayaan pelanggan, sekaligus mohon maaf apabila masih terdapat kendala saat pelanggan menikmati layanan kami,” kata Adita Irawati dalam rilisnya, Selasa (3/1).

Adita menambahkan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan yang sudah rutin terjadi pada momen pergantian tahun, sejak jauh hari Telkomsel telah melakukan sejumlah peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan di seluruh Indonesia seeprti 687 titik keramaian utama seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, tempat wisata, mal dan pusat perbelanjaan, serta rumah ibadah telah diperkirakan akan dipadati oleh pelanggan pada masa pergantian tahun.

Beberapa aktivitas yang dilakukan Telkomsel di antaranya membangun 723 base transceiver station (BTS) baru, mengerahkan 91 compact mobile base station (Combat), dan menambah kapasitas untuk layanan internet menjadi 837 Gbps. Dari sisi layanan, Telkomsel menyiagakan 487 Armada Mobile GraPARI, 2.668 modern channel Siaga dan 3.779 outlet Siaga, serta 85 GraPARI Siaga dan Call Center yang siap melayani pelanggan tanpa kenal hari libur.

 

Sertifikasi Gadget Tak Perlu Masuk Balai Uji Postel?

0

Telko.id – Indonesia resmi mengadopsi skema deklarasi kesesuaian atau declaration of conformity dalam proses evaluasi dokumen yang menjadi dasar penerbitan sertifikat. Skema tersebut merupakan Penyederhanaan Proses Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi Pesawat Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

Di banyak negara skema declaration of conformity yang berdasarkan ISO/IEC 17050 diterapkan kepada produk-produk yang memiliki risiko relatif rendah seperti komputer dan ISM Band Low Power Device/Short Range Device. Ada juga negara yang menerapkannya pada pesawat telepon seluler karena jenis perangkat telekomunikasi ini teknologinya sudah dianggap proven memenuhi standar.

Berdasarkan pertimbangan tersebut maka Kementerian Kominfo bersama para pemangku kepentingan, yang terdiri dari para pabrikan berikut distributornya, balai uji, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Ditjen Bea dan Cukai, dan Badan Standardisasi Nasional melakukan pembahasan regulasi penerapan declaration of conformity untuk lingkup produk pesawat telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet.

“Setelah memperoleh masukan akhir melalui konsultasi publik melalui laman Kementerian Kominfo mulai dari tanggal 7 sampai dengan 13 Desember 2016, Menteri Kominfo telah menyetujui Rancangan Peraturan Menteri Kominfo menjadi Peraturan Menteri tentang Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi Pesawat Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet yang menetapkan sertifikasinya dengan evaluasi dokumen melalui declaration of conformity,” ujar Noor Iza, Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementrian Komunikasi dan Informatika, dalam keterangan tertulisnya, Minggu 1 Januari 2017.

Dalam Peraturan Menteri ini, pengajuan sertifikat dapat dilakukan oleh para pemegang merek, baik pemegang merek nasional, pemegang merek global, dan/atau pemegang merek non-global dengan kedudukan hukum sebagai berikut:

  1. Pemegang merek yang berkedudukan hukum di wilayah Republik Indonesia;
  2. Badan hukum di wilayah Republik Indonesia yang ditunjuk sebagai perwakilan atau distributor resmi oleh pemegang merek yang berkedudukan di luar wilayah Republik Indonesia; atau
  3. Badan hukum di wilayah Republik Indonesia yang melakukan pembuatan alat dan/atau perangkat telekomunikasi untuk pemegang merek yang berkedudukan di luar wilayah Republik Indonesia.

Noor menjelaskan, pemegang merek dapat mengajukan sertifikasi dengan menyampaikan deklarasi tersebut atas hasil uji dari laboratorium yang mempunyai reputasi internasional, seperti yang diakui oleh Global Certification Forum (GCF) dan Cellular Telephone Industries Association (CTIA), dan hasil uji dari laboratorium terakreditasi lainnya yang telah mendapat penetapan dari Dirjen SDPPI.

“Untuk mengembangkan produk dalam negeri, pabrikan-pabrikan nasional yang mempunyai fasilitas pengujian sendiri juga dapat mengajukan sertifikasi melalui skema declaration of conformity menggunakan hasil uji yang dihasilkan oleh fasilitas pengujiannya yang belum terakreditasi setelah lulus supervisi Dirjen SDPPI.”

Asus Zenfone 3s Max ZC521TL

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenfone 3s Max ZC521TL bertumpu pada MT6750, 3 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2017, January ini dibekali sistem operasi Android 7 (Nougat), ZenUI 3 dan layar berukuran 5.2″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenfone 3s Max ZC521TL. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Gold, Black) dan memiliki body berdimensi 149.5 x 73.7 x 8.9 mm (5.89 x 2.90 x 0.35 in) dengan berat 175 g (5.22 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Micro-SIM/Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Asus Zenfone 3s Max ZC521TL

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6750 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.5 GHz Cortex-A53 & 4×1.0 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-T860MP2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.2″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1280 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenfone 3s Max ZC521TL sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.0, A2DP, EDR). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (front-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Asus Zenfone 3s Max ZC521TL

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenfone 3s Max ZC521TL :

  • 13 MP, f/2.0, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Asus Zenpad 3S 10 Z500KL

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenpad 3S 10 Z500KL bertumpu pada Snapdragon 650, 4 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2017, January ini dibekali sistem operasi Android 6.0 (Marshmallow) dan layar berukuran 9.7″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenpad 3S 10 Z500KL. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Silver, Grey) dan memiliki body berdimensi 242.3 x 164.2 x 6.8 mm (9.54 x 6.46 x 0.27 in) dengan berat 490 g (1.08 lb). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Asus Zenpad 3S 10 Z500KL

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 650 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Hexa-core (4×1.4 GHz Cortex-A53 & 2×1.8 GHz Cortex-A72) dan prosesor grafis / GPU Adreno 510. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 7800 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 9.7″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1536×2048 pixels dan telah dilengkapi dengan Oleophobic coating,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenpad 3S 10 Z500KL sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes; GLONASS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.1, A2DP, LE, EDR, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Asus Zenpad 3S 10 Z500KL

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenpad 3S 10 Z500KL :

  • 8 MP, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Asus Zenfone AR ZS571KL

0

Telko.id – Spesifikasi Asus Zenfone AR ZS571KL bertumpu pada Snapdragon 821, 6/8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 23 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2017, January ini dibekali sistem operasi Android 7 (Nougat), ZenUI 3 dan layar berukuran 5.7″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Asus memang belum secara resmi merilis harga Asus Zenfone AR ZS571KL. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Asus Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black) dan memiliki body berdimensi 158.7 x 77.7 x 9 mm (6.25 x 3.06 x 0.35 in) dengan berat 170 g (6.00 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Asus Zenfone AR ZS571KL

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 821 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core (2×2.35 GHz Kryo & 2×1.6 GHz Kryo) dan prosesor grafis / GPU Adreno 530. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB/256GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3300 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.7″ Inch dengan jenis Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1440×2560 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 4,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Asus Zenfone AR ZS571KL sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat12 600/75 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (front-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, Project Tango.

Kamera Asus Zenfone AR ZS571KL

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Asus Zenfone AR ZS571KL :

  • 23 MP, f/2.0, 1/2.6″, 1.0µm, PDAF, 4-axis OIS, depth & motion tracking sensors.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 23 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.