spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 14

Telco Cloud Beralih ke AI-Native, Huawei Tawarkan Solusi

Telko.id – Industri telekomunikasi global kini berada di fase transisi besar: dari infrastruktur cloud-native tradisional ke infrastruktur yang benar-benar AI-native, yakni arsitektur yang dirancang dari awal untuk mendukung layanan kecerdasan buatan secara optimal.

Melansir dari Antara News, transformasi ini bukan sekadar upgrade teknologi biasa, melainkan perubahan paradigma dalam cara operator membangun dan mengelola jaringan serta komputasi di era digital pintar.

Paradigma cloud-native sebelumnya fokus pada kemampuan layanan untuk berjalan di lingkungan cloud fleksibel, tetapi belum optimal untuk beban kerja AI yang intensif dan beragam.

Dalam pendekatan AI-native, platform cloud operator diperluas agar mampu menangani tugas-tugas seperti inferensi real-time, pengelolaan model AI, serta orkestrasi sumber daya komputasi dan jaringan secara otomatis.

Baca juga:

Berbagai organisasi terkemuka seperti Linux Foundation, CNCF, ETSI, dan TM Forum aktif menyusun standar teknis guna mendukung perkembangan ekosistem dan implementasi AI.

Sebagai fondasi utama jaringan operator, telco cloud kini berevolusi dari infrastruktur cloud konvensional menjadi infrastruktur AI. Transformasi ini menandai perubahan dari sekadar “mendukung layanan berbasiskan cloud” menjadi “menggerakkan inovasi cerdas” dengan menyediakan fondasi yang dibutuhkan untuk layanan AI tingkat lanjut.

Pihak operator juga meningkatkan investasi AI, beralih dari komputasi serbaguna menjadi model hibrida yang menggabungkan komputasi umum dan komputasi cerdas. Peralihan ini bukan lagi sekadar pilihan teknis, melainkan kebutuhan strategis.

Untuk meraih kesuksesan, pihak operator harus menjawab tiga tantangan utama: meningkatkan efisiensi biaya komputasi, menyatukan AI dengan jaringan multi-generasi untuk menghilangkan silo, serta menyesuaikan AI dengan skenario layanan agar dapat diperluas dengan cepat.

Untuk menjawab tantangan ini, beberapa pemain besar di industri telah meluncurkan solusi infrastruktur yang dirancang khusus untuk era AI-native. Salah satunya adalah Telco Intelligent Converged Cloud (TICC) dari Huawei, sebuah infrastruktur telekomunikasi hyper-converged yang menyediakan pengelolaan terpadu antara komputasi umum, penyimpanan, jaringan, dan komputasi AI dalam satu platform.

Solusi semacam ini bertujuan untuk menyederhanakan operasi, meningkatkan performa aplikasi AI tingkat lanjut, serta menekan biaya melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien.

Huawei selalu berkomitmen untuk bekerja sama dengan mitra industri dalam mempercepat transformasi AI-Native, membangun infrastruktur telco cloud yang cerdas, memaksimalkan nilai tambah jaringan, dan mendorong pertumbuhan bisnis.

Huawei juga mengajak para mitra industri untuk bergabung di Barcelona guna mengeksplorasi tren AI-Native dan berkolaborasi membangun masa depan industri.

OpenAI: ChatGPT Tembus 900 Juta Pengguna!

0

Telko.id – OpenAI mencatat angka pengguna aktif mingguan ChatGPT telah menembus sekitar 900 juta orang di seluruh dunia, sebuah tonggak besar yang menunjukkan semakin besarnya adopsi layanan chatbot AI ini dalam kehidupan digital masyarakat global.

Laporan terbaru dari Tech Crunch pada Minggu, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut termasuk pengguna dari berbagai segmen — mulai dari pemakai gratis hingga mereka yang berlangganan fitur berbayar, yang jumlahnya juga berkembang pesat mencapai puluhan juta pelanggan.

Bulan Januari dan Februari disebut menjadi periode dengan penambahan pelanggan baru terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

“Momentum pertumbuhan pelanggan meningkat signifikan pada awal tahun, dengan Januari dan Februari yang masih berjalan menjadi bulan dengan penambahan pelanggan baru terbesar dalam sejarah kami,” OpenAI dalam pernyataannya.

Pertumbuhan ini terjadi dalam beberapa bulan terakhir, di mana ChatGPT menambah sekitar 100 juta pengguna aktif mingguan sejak akhir 2025, menunjukkan percepatan adopsi teknologi AI yang kini bukan lagi sekadar alat eksperimen, tetapi menjadi bagian dari aktivitas harian seperti belajar, menulis, mencari informasi, merencanakan keperluan, hingga memecahkan masalah sehari-hari.

Angka 900 juta pengguna aktif mingguan tersebut meningkat 100 juta dibandingkan laporan Oktober 2025 yang mencatat 800 juta pengguna.

Baca juga:

Pengumuman itu disampaikan bersamaan dengan kabar bahwa OpenAI berhasil menghimpun pendanaan swasta senilai 110 miliar dolar AS atau setara Rp1,83 kuadriliun, yang disebut sebagai salah satu putaran pendanaan terbesar dalam sejarah perusahaan tertutup.

Pendanaan baru tersebut mencakup investasi 50 miliar dolar AS (Rp840 triliun) dari Amazon, serta masing-masing 30 miliar dolar AS (Rp504 triliun) dari Nvidia dan SoftBank, dengan valuasi pra-pendanaan mencapai 730 miliar dolar AS (Rp12,27 kuadriliun). Putaran pendanaan ini masih dibuka dan perusahaan memperkirakan investor lain akan turut bergabung.

Ke depan, pertumbuhan pengguna kemungkinan masih akan berlanjut, terutama dengan meningkatnya kebutuhan otomatisasi, efisiensi kerja, dan pencarian informasi berbasis AI. Namun, tantangan seperti regulasi, privasi data, dan persaingan dengan perusahaan teknologi lain juga akan menjadi faktor penentu dalam perjalanan berikutnya.

Mitratel dan AALTO Kembangkan HAPS di Stratospace, Ini Targetnya!

0

Telko.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited (AALTO), anak perusahaan Airbus, resmi memperpanjang kolaborasi strategis mereka untuk pengembangan teknologi Stratospace di Indonesia.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona pada Senin (2/3), yang menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur telekomunikasi non-terestrial yang inovatif.

Langkah strategis ini diambil guna memperluas jangkauan konektivitas di seluruh nusantara, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur darat konvensional.

Dalam kerja sama ini, AALTO akan berperan sebagai penyedia layanan konektivitas Stratospace sekaligus operator Stratocraft. Layanan ini mencakup penempatan, pengoperasian, hingga pengelolaan solusi berbasis High Altitude Platform System (HAPS) yang beroperasi di lapisan stratosfer.

Sementara itu, Mitratel sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia sekaligus bagian dari TelkomGroup, akan memberikan dukungan penuh melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur menara.

Dukungan infrastruktur darat ini sangat krusial untuk memastikan operasional wahana HAPS dapat berjalan lancar dan terintegrasi dengan jaringan terestrial yang sudah ada. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem telekomunikasi yang lebih andal dan merata.

Perpanjangan kerja sama hingga Oktober 2027 ini menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam mengeksplorasi potensi teknologi dirgantara untuk kebutuhan telekomunikasi sipil.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah menghadirkan solusi konektivitas yang tidak hanya canggih, tetapi juga berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan geografis Indonesia yang unik sebagai negara kepulauan.

Solusi Konektivitas Daerah 3T dan Kebencanaan

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi besar TelkomGroup dalam membangun fondasi next generation infrastructure.

Teknologi HAPS dinilai memiliki potensi besar untuk melengkapi jaringan terestrial yang selama ini menjadi tulang punggung telekomunikasi nasional.

Content image for article: Mitratel dan AALTO Kembangkan HAPS, Internet dari Stratosfer untuk Indonesia

Menurut Seno, teknologi ini sangat relevan untuk mengatasi tantangan penyediaan layanan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kemampuan HAPS untuk memancarkan sinyal dari ketinggian stratosfer memungkinkannya menjangkau area yang sulit ditembus oleh menara BTS biasa atau serat optik.

Hal ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses informasi digital yang merata di seluruh pelosok negeri.

Selain pemerataan akses, Seno juga menyoroti keunggulan teknologi ini dalam situasi darurat. Solusi Stratospace dapat dimanfaatkan secara efektif ketika infrastruktur terestrial mengalami gangguan akibat bencana alam.

Dengan kemampuan deployment yang fleksibel, HAPS dapat mendukung proses pemulihan layanan komunikasi secara lebih cepat, memastikan koordinasi penanganan bencana dapat berjalan tanpa hambatan komunikasi.

TelkomGroup menegaskan akan mendukung kelanjutan inisiatif ini melalui serangkaian pengujian dan studi kelayakan yang komprehensif.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa implementasi teknologi canggih ini benar-benar siap secara teknis dan operasional sebelum digelar secara masif. Seno menekankan bahwa setiap tahapan adopsi teknologi akan dijalankan secara prudent atau penuh kehati-hatian.

Kepatuhan Regulasi dan Tata Kelola

Aspek kepatuhan terhadap hukum dan regulasi menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kerja sama ini. Kedua perusahaan sepakat untuk menjunjung tinggi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).

Hal ini mencakup pemenuhan seluruh ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia maupun yurisdiksi internasional yang terkait dengan pengoperasian wahana udara.

Mitratel dan AALTO berkomitmen untuk memastikan seluruh proses perizinan, persetujuan, serta dokumentasi dari instansi pemerintah dan lembaga terkait terpenuhi dengan lengkap.

Kepatuhan terhadap aturan regulasi sangat penting mengingat pengoperasian HAPS melibatkan penggunaan ruang udara dan frekuensi yang diatur ketat oleh negara. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran operasional jangka panjang dan mencegah potensi kendala hukum di kemudian hari.

Evaluasi potensi sinergi kedua pihak akan dilakukan melalui kajian menyeluruh. Kajian ini tidak hanya terbatas pada aspek teknis, tetapi juga mencakup aspek bisnis, finansial, operasional, dan komersial.

Pendekatan holistik ini diperlukan untuk memastikan bahwa perencanaan dan pelaksanaan proyek Stratospace ini dapat dipertanggungjawabkan (akuntabel) dan memberikan manfaat optimal bagi ekosistem digital nasional.

Teknologi Zephyr dan Direct-to-Device

CEO AALTO, Hughes Boulnois, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap kerja sama ini, terutama di tengah meningkatnya momentum komersial teknologi Stratospace secara global.

AALTO mengandalkan teknologi Zephyr, sebuah wahana udara tanpa awak bertenaga surya yang mampu terbang di stratosfer selama berbulan-bulan.

Keunggulan utama Zephyr terletak pada kemampuannya menghadirkan konektivitas langsung ke perangkat pengguna atau direct-to-device. Fitur ini memungkinkan pengguna ponsel standar untuk mendapatkan sinyal langsung dari wahana di angkasa tanpa memerlukan perangkat keras tambahan yang rumit.

Teknologi ini membuka peluang besar untuk menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses infrastruktur darat.

Bagi AALTO, kawasan Asia-Pasifik, khususnya Indonesia, merupakan pasar strategis bagi pertumbuhan perusahaan. Wilayah ini dianggap sebagai bagian penting dari evolusi konektivitas global.

Kemampuan untuk menyediakan jaringan yang andal di negara kepulauan seperti Indonesia akan menjadi pembuktian keandalan teknologi HAPS dalam skala luas.

CEO Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menambahkan bahwa sinergi antara infrastruktur menara yang dimiliki Mitratel dan teknologi HAPS dari AALTO diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan secara signifikan.

Kolaborasi ini memberikan landasan yang kokoh bagi kedua pihak untuk menyusun peta jalan implementasi yang terukur dan berorientasi jangka panjang, demi mendukung ketahanan sistem telekomunikasi nasional.

Kerja sama yang telah terjalin sejak 2023 ini kini memasuki babak baru yang lebih konkret. Dengan diperpanjangnya MoU, Mitratel dan AALTO akan terus mematangkan potensi integrasi teknologi ini sebagai solusi masa depan untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Inovasi seperti koneksi satelit dan HAPS diprediksi akan menjadi kunci dalam menutup kesenjangan digital di tanah air. (Icha)

Galaxy Buds4 Series Hadir, Bawa Fitur AI Hands-Free Canggih

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia secara resmi meluncurkan Galaxy Buds4 Series, perangkat audio terbaru yang menetapkan standar anyar dalam industri True Wireless Stereo (TWS).

Mengusung teknologi Seamless Multi AI Agent, perangkat ini dirancang bukan sekadar untuk mendengarkan musik, melainkan sebagai asisten cerdas yang mendukung produktivitas harian pengguna tanpa perlu menyentuh smartphone.

Peluncuran ini merespons tingginya mobilitas masyarakat modern yang menjadikan TWS sebagai perangkat esensial. Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa Galaxy Buds4 Series menandai evolusi TWS menjadi everyday companion.

Perangkat ini memungkinkan pengguna beralih aktivitas secara natural, mulai dari rapat daring hingga menerima panggilan di perjalanan, tanpa memutus alur kegiatan.

Integrasi mendalam dengan ekosistem Samsung, khususnya Galaxy S26 Series, menjadi kunci utama keunggulan perangkat ini. Pengguna dapat menikmati pengalaman AI yang terpadu, di mana konektivitas lintas perangkat berjalan konsisten dan responsif.

Hal ini memungkinkan interaksi dengan asisten digital maupun pengelolaan notifikasi dilakukan sepenuhnya secara hands-free, menjaga fokus pengguna tetap pada momen yang sedang dijalani.

Kontrol Intuitif dengan Head Gesture

Salah satu fitur unggulan yang dibawa oleh Galaxy Buds4 Series adalah Head Gestures. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat hanya melalui gerakan kepala, menghilangkan ketergantungan pada layar ponsel saat tangan sedang sibuk.

Inovasi ini sangat relevan bagi pengguna yang sering bermobilitas tinggi atau sedang melakukan multitasking.

Cara kerjanya cukup sederhana namun fungsional. Saat ada panggilan masuk, pengguna hanya perlu mengangguk untuk menerima atau menggelengkan kepala untuk menolak panggilan.

Kemampuan ini juga terintegrasi dengan asisten suara Bixby, di mana pengguna dapat menjawab pertanyaan “ya” atau “tidak”, bahkan mengakhiri percakapan hanya dengan gerakan kepala tanpa mengeluarkan suara.

Content image for article: Galaxy Buds4 Series Resmi Hadir, Bawa Fitur AI Hands-Free Canggih

Kualitas Suara Adaptif dan Ekosistem AI

Selain fitur cerdas, Samsung tetap memprioritaskan kualitas suara. Galaxy Buds4 Series dilengkapi dengan fitur Enhanced Adaptive EQ. Teknologi ini secara otomatis mengoptimalkan karakter suara agar tetap seimbang di berbagai kondisi.

Sistem akan menyesuaikan output audio berdasarkan bentuk telinga pengguna dan posisi pemakaian earbuds, memastikan detail serta kejernihan suara tetap terjaga.

Pengalaman audio ini disempurnakan dengan dukungan Audio Hi-Fi yang mumpuni. Dalam ekosistem Galaxy, peran TWS diperluas menjadi gerbang akses menuju kecerdasan buatan.

Pengguna dapat mengaktifkan berbagai agen AI seperti Bixby, Google Gemini, hingga Perplexity langsung dari telinga mereka. Dukungan perangkat keras yang kuat, setara dengan performa Chipset Flagship masa kini, memastikan pemrosesan perintah suara berjalan lancar tanpa jeda.

Integrasi Samsung Ecosystem membuat transisi antar perangkat terasa mulus. Kecerdasan buatan tidak lagi bekerja secara terpisah di masing-masing gawai, melainkan selaras dalam satu sistem.

Hal ini memberikan pengalaman yang adaptif, di mana TWS mampu memahami konteks aktivitas pengguna dan memberikan respons yang proaktif.

Content image for article: Galaxy Buds4 Series Resmi Hadir, Bawa Fitur AI Hands-Free Canggih

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Samsung menghadirkan dua varian untuk pasar Indonesia, yaitu Galaxy Buds4 dan Galaxy Buds4 Pro. Galaxy Buds4 tersedia dalam pilihan warna Black dan White dengan harga Rp2.999.000.

Sementara itu, varian tertinggi Galaxy Buds4 Pro dibanderol seharga Rp3.999.000, dengan opsi warna Black, White, dan warna eksklusif online Pink Gold.

Konsumen dapat memanfaatkan masa pre-order yang berlangsung mulai 26 Februari hingga 17 Maret 2026. Selama periode ini, Samsung menawarkan berbagai keuntungan menarik.

Pembeli berkesempatan mendapatkan total bonus hingga Rp1,6 jutaan untuk varian Pro dan Rp1,3 jutaan untuk varian reguler. Bonus tersebut mencakup Limited Buds Case, multibuy cashback hingga 25%, serta tambahan cashback bank.

Kehadiran Galaxy Buds4 Series diharapkan dapat memenuhi ekspektasi konsumen yang kini tidak hanya mencari kualitas audio, tetapi juga kepraktisan teknologi.

Dengan fitur yang mampu membaca pola kebiasaan dan merespons kebutuhan secara proaktif, perangkat ini siap menjadi pendamping harian yang andal bagi masyarakat digital di Indonesia. (Icha)

Xiaomi Pad 8 Series, Tablet Tipis Berbekal Snapdragon 8 Elite

Telko.id – Xiaomi Indonesia secara resmi memperkenalkan jajaran tablet flagship terbarunya, Xiaomi Pad 8 Series, dalam sebuah acara peluncuran yang digelar di Jakarta, 3 Maret 2025.

Seri terbaru ini hadir dalam dua varian utama, yakni Xiaomi Pad 8 Pro dan Xiaomi Pad 8, yang diklaim sebagai tablet paling bertenaga sekaligus paling tipis yang pernah dirilis oleh perusahaan.

Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan hadirnya lini smartphone Xiaomi 17 Series serta berbagai produk AIoT terbaru, menandai langkah agresif Xiaomi dalam memperkuat ekosistem perangkat pintarnya di tanah air.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menegaskan bahwa kehadiran Xiaomi Pad 8 Series bertujuan untuk menjawab kebutuhan profesional modern, pekerja kreatif, hingga pelajar yang membutuhkan perangkat serba bisa. Menurutnya, tablet ini dirancang sebagai solusi praktis yang mampu mendorong produktivitas dan kreativitas pengguna dengan mobilitas tinggi.

Ia menekankan bahwa perangkat ini menawarkan performa setara laptop namun dikemas dalam desain tablet yang jauh lebih ringkas dan mudah dibawa.

Dalam presentasinya, Andi menjelaskan bahwa pengguna kini dapat bekerja dan berkreasi dengan lebih leluasa. Kemampuan perangkat ini untuk terhubung dengan berbagai produk di ekosistem Xiaomi juga menjadi nilai jual utama, memungkinkan integrasi yang mulus dalam satu perangkat yang tidak hanya bertenaga tetapi juga tampil bergaya.

Tablet ini diposisikan sebagai “powerfully productive” untuk mendukung gaya hidup kerja dan kreasi modern.

Spesifikasi Xiaomi Pad 8 Pro: Performa Snapdragon 8 Elite

Sebagai varian tertinggi, Xiaomi Pad 8 Pro dirancang khusus untuk menjadi daily driver bagi para profesional. Tablet ini ditenagai oleh prosesor kelas atas Snapdragon® 8 Elite Mobile Platform yang dibangun dengan fabrikasi 3nm.

Chipset ini memiliki konfigurasi CPU Oryon yang terdiri dari 2 core berkecepatan 4.32GHz dan 6 core berkecepatan 3.53GHz, serta didukung oleh GPU Adreno 830.

Spesifikasi ini memastikan tablet mampu menjalankan aplikasi berat, mulai dari penyuntingan video hingga desain grafis kompleks dengan sangat lancar.

Sistem operasi yang digunakan adalah Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16. Antarmuka ini diklaim lebih intuitif dan membawa fitur produktivitas tingkat lanjut seperti PC-level WPS Office dan kemampuan multitasking yang setara dengan komputer desktop.

Pengguna dapat membuat proposal, mengelola dokumen, hingga melakukan revisi konten kreatif tanpa hambatan. Dukungan RAM LPDDR5X (untuk varian 8GB) dan LPDDR5T (untuk varian 12GB) serta penyimpanan UFS 4.1 menjamin kecepatan baca-tulis data yang optimal.

Content image for article: Xiaomi Pad 8 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Snapdragon 8 Elite Tertipis

Sektor daya juga menjadi keunggulan utama Xiaomi Pad 8 Pro. Tablet ini dibekali baterai berkapasitas 9.200 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh.

Untuk pengisian daya, Xiaomi menyematkan teknologi 67W HyperCharge yang memungkinkan pengguna mengisi daya dengan cepat saat bekerja secara remote atau on-the-go, meminimalisir waktu tunggu saat perangkat kehabisan daya.

Inovasi Layar Visual Imersif

Baik varian Pro maupun reguler sama-sama mengusung spesifikasi layar yang mengesankan. Xiaomi Pad 8 Pro hadir dengan layar berukuran 11,2 inci dengan rasio aspek 3:2, yang dinilai ideal untuk produktivitas seperti membaca dokumen panjang atau mengolah spreadsheet.

Resolusi layar mencapai 3.2K (3200 x 2136 piksel) dengan kerapatan piksel 345 ppi, memberikan ketajaman visual yang tinggi.

Salah satu fitur unggulan pada layarnya adalah refresh rate tinggi hingga 144Hz. Fitur ini tidak hanya memanjakan mata saat bermain gim atau menonton video, tetapi juga memberikan responsivitas tinggi saat melakukan navigasi antarmuka atau menyunting konten secara presisi.

Kecerahan puncak layar mencapai 800 nits dengan dukungan Adaptive HDR dan Dolby Vision, memastikan konten tetap terlihat jelas meski digunakan di ruangan dengan pencahayaan terang.

Untuk kenyamanan penggunaan jangka panjang, layar Xiaomi Pad 8 Series telah mengantongi berbagai sertifikasi dari TÜV Rheinland. Ini termasuk sertifikasi Low Blue Light (solusi perangkat keras), Flicker Free, dan Circadian Friendly.

Teknologi ini dirancang untuk mengurangi kelelahan mata pengguna yang sering menatap layar dalam durasi lama, sebuah aspek krusial bagi para pekerja kreatif dan profesional.

Xiaomi Pad 8: Pilihan Ideal untuk Pelajar dan Profesional Muda

Selain varian Pro, Xiaomi juga merilis Xiaomi Pad 8 versi reguler. Tablet ini ditargetkan bagi pengguna yang membutuhkan keseimbangan antara produktivitas dan hiburan, seperti pelajar dan profesional muda.

Dapur pacunya mengandalkan Snapdragon® 8s Gen 4 Mobile Platform dengan fabrikasi 4nm, yang menawarkan performa optimal untuk menyelesaikan tugas-tugas akademis maupun pekerjaan kantor tepat waktu.

Sama seperti saudaranya, Xiaomi Pad 8 juga menjalankan HyperOS 3 yang didukung kecerdasan buatan Xiaomi HyperAI. Fitur ini memungkinkan multitasking yang lebih nyaman dengan berbagai pilihan tata letak layar.

Mode Workstation pada seri ini juga telah ditingkatkan, memungkinkan pengguna menampilkan lebih banyak aplikasi di Dock untuk akses cepat. Ini sangat membantu pengguna yang sering berpindah antar aplikasi saat bekerja.

Content image for article: Xiaomi Pad 8 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Snapdragon 8 Elite Tertipis

Desain menjadi salah satu daya tarik utama Xiaomi Pad 8. Dengan bobot hanya 485 gram dan ketebalan 5,75 mm, tablet ini sangat ringkas untuk dibawa bepergian. Bodinya menggunakan material aluminium unibody yang kokoh, memberikan kesan premium sekaligus durabilitas tinggi.

Untuk hiburan, tablet ini dilengkapi empat speaker imersif dengan dukungan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio, serta baterai 9.200 mAh yang mendukung 45W Turbo Charging.

Dukungan Aksesori dan Fitur AI Canggih

Produktivitas pada Xiaomi Pad 8 Series semakin maksimal berkat dukungan aksesori resmi. Xiaomi Pad 8 / 8 Pro Focus Keyboard hadir menggabungkan fungsi papan ketik dan pelindung.

Keyboard ini dirancang dengan jarak antar tombol dan key travel yang optimal untuk pengalaman mengetik yang minim kesalahan (typo). Selain itu, terdapat Xiaomi Focus Pen Pro, stylus dengan latensi super rendah dan bobot ringan 17,5 gram yang cocok untuk menulis, menggambar, hingga mengedit dokumen.

Sektor kecerdasan buatan juga mendapat perhatian khusus melalui Xiaomi HyperAI. Beberapa fitur AI yang disematkan meliputi AI Writing, AI Speech Recognition, AI Translate Conversation, dan AI Interpreter yang sangat berguna untuk kebutuhan bisnis maupun akademis.

Terdapat juga fitur AI Art dan AI Creativity Assistant untuk para kreator. Tablet ini juga mendukung fitur pencarian canggih Circle to Search with Google dan terintegrasi dengan Google Gemini.

Dalam hal fotografi, Xiaomi Pad 8 Pro membawa spesifikasi kamera yang lebih tinggi dengan kamera belakang 50MP dan kamera depan 32MP. Sementara itu, varian reguler dibekali kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP.

Kedua tablet ini juga mendukung konektivitas Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 untuk transfer data yang cepat dan stabil. Fitur Inovasi Layar dan kamera ini menjadikan seri Pad 8 sangat kompetitif di kelasnya.

Harga dan Ketersediaan

Xiaomi memberikan jaminan penggunaan jangka panjang untuk Xiaomi Pad 8 Series dengan garansi resmi selama 15 bulan. Perangkat yang menjalankan Android 16 ini dijanjikan akan mendapatkan 4 kali pembaruan sistem operasi dan pembaruan keamanan selama 6 tahun. Berikut adalah rincian harga dan ketersediaan Xiaomi Pad 8 Series di Indonesia:

Xiaomi Pad 8

  • Varian 8GB + 256GB (termasuk In-box Keyboard): Rp7.499.000
  • Warna: Gray, Green, Blue

Xiaomi Pad 8 Pro

  • Varian 8GB + 256GB (termasuk In-box Keyboard): Rp9.499.000
  • Varian 12GB + 512GB (termasuk In-box Keyboard & Pen): Rp11.499.000
  • Warna: Gray, Green, Blue

Konsumen dapat membeli produk ini secara daring melalui Mi.com dan Xiaomi Official Store di berbagai e-commerce (Blibli, Shopee, TikTok Shop, Tokopedia). Pembelian luring tersedia di Xiaomi Store, Erafone, Erablue, Blibli Store, dan Digiplus.

Terdapat promo khusus selama periode pre-order pada 3-6 Maret, di mana pembeli bundling dengan Xiaomi Focus Pen Pro bisa mendapatkan potongan harga hingga Rp500.000 serta hadiah spesial untuk varian Pro. Periode penjualan perdana akan dimulai pada 7 Maret dengan penawaran diskon bundling sebesar Rp200.000.

Kehadiran tablet ini melengkapi ekosistem Xiaomi yang semakin matang, terutama dengan peluncuran Revolusi Kamera pada seri smartphone flagship mereka yang dirilis bersamaan. (Icha)

Xiaomi 17 Series dan Leitzphone Resmi Hadir, Bawa Standar Baru Fotografi

Telko.id – Xiaomi secara resmi memperkenalkan jajaran smartphone flagship terbarunya, Xiaomi 17 Series, serta edisi spesial Xiaomi Leica Leitzphone di Indonesia pada 3 Maret 2026.

Kehadiran lini produk ini menandai pencapaian signifikan dalam inovasi teknologi seluler, khususnya dalam menetapkan standar baru fotografi mobile yang menggabungkan performa tinggi dengan pengalaman visual autentik.

Peluncuran ini mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan perangkat yang tidak hanya menonjolkan spesifikasi di atas kertas, tetapi juga mentransformasi cara pengguna mengabadikan momen.

Melalui pendekatan “Essential Leica Imagery”, Xiaomi 17 Series dirancang untuk memberikan pengalaman fotografi profesional yang lebih mudah dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan pengguna, didukung oleh kualitas visual yang konsisten di berbagai kondisi pencahayaan.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menyatakan bahwa lompatan teknologi pada seri ini adalah hasil nyata dari kolaborasi strategis dengan Leica.

Menurutnya, sinergi melalui Strategic Co-creation Model memungkinkan integrasi teknologi yang mendalam dari hulu ke hilir. Fokus utamanya adalah pengembangan inovasi optik masa depan yang membuat sistem kamera pada perangkat ini sangat bertenaga namun tetap mudah dioperasikan.

Rangkaian produk yang diperkenalkan meliputi Xiaomi 17, Xiaomi 17 Ultra, dan Xiaomi Leica Leitzphone. Ketiganya hadir dengan perpaduan performa pencitraan kelas atas, desain ergonomis, serta ketangguhan fisik yang mumpuni.

Bagi konsumen yang mencari kemampuan foto dan video terbaik di kelasnya, kehadiran seri ini menawarkan opsi komprehensif yang siap bersaing di pasar flagship Tanah Air.

Inovasi Kamera dan Sensor Canggih

Sektor fotografi menjadi nilai jual utama dari Xiaomi 17 Series. Melanjutkan kemitraan dengan Leica, perangkat ini mengadopsi konfigurasi lensa optik Leica UltraPure yang menjanjikan kinerja andal.

Penggunaan lapisan lensa khusus atau multi-layer coating diterapkan untuk meminimalkan refleksi dan gangguan optik, sehingga cahaya yang masuk ke sensor menjadi lebih bersih. Dukungan fitur AI Creativity Assistant juga disematkan untuk mempermudah proses kreatif pengguna.

Content image for article: Xiaomi 17 Series dan Leitzphone Resmi Hadir, Bawa Standar Baru Fotografi

Secara spesifik, Xiaomi 17 Ultra yang dijuluki “Master of the Night” membawa terobosan signifikan dengan sensor kamera utama 1 inci LOFIC.

Sensor bernama Light Fusion 1050L ini memanfaatkan teknologi kapasitor mutakhir untuk meningkatkan kapasitas penampungan cahaya, yang berdampak langsung pada performa HDR generasi terbaru. Hal ini memungkinkan perangkat menangkap detail yang kaya baik di area terang maupun gelap.

Keunggulan lain pada varian Ultra adalah keberadaan Kamera Leica 200MP telefoto dengan jangkauan 75–100mm. Menggunakan mekanisme optical zoom mekanis dan standar optik Leica APO, kamera ini mampu meminimalkan efek ghosting serta color fringing.

Kemampuan zoom digitalnya bahkan dapat mencapai panjang fokus setara 400mm atau 17,2 kali perbesaran. Untuk kebutuhan videografi, perangkat ini mendukung perekaman 4K 120fps dengan format Dolby Vision atau ACES Log.

Sementara itu, varian reguler Xiaomi 17 mengandalkan sensor Light Fusion 950 berukuran 1/1,31 inci. Sensor ini mampu menghasilkan high dynamic range hingga 13,5EV, membuat gambar tampak lebih hidup.

Sistem kameranya dilengkapi dengan lensa Leica 60mm floating telephoto yang ideal untuk potret, kemampuan zoom optik 5x, serta mode makro dengan jarak fokus 10cm. Perekaman video pada model ini mendukung 4K 60fps dengan Dolby Vision.

Performa Tinggi dengan Efisiensi Daya

Di balik kemampuan kameranya, Xiaomi 17 Series ditenagai oleh dapur pacu terdepan saat ini, yakni Snapdragon Elite Gen 5. System on Chip (SoC) ini menawarkan performa komputasi yang sangat tinggi berkat CPU Qualcomm Oryon Gen 3 dan GPU Qualcomm Adreno generasi terbaru. Kehadiran NPU Qualcomm Hexagon juga memastikan tugas-tugas berbasis kecerdasan buatan dapat berjalan dengan lancar.

Kombinasi perangkat keras tersebut memungkinkan pengguna melakukan multitasking berat, sesi gaming intensif, hingga pemrosesan foto dan video secara cepat atau rapid-fire tanpa hambatan.

Efisiensi daya juga menjadi perhatian utama, didukung oleh teknologi pengisian daya HyperCharge hingga 100W yang kini kompatibel dengan protokol PD-PPS 100W, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang memiliki berbagai jenis pengisi daya.

Content image for article: Xiaomi 17 Series dan Leitzphone Resmi Hadir, Bawa Standar Baru Fotografi

Inovasi baterai turut dihadirkan melalui Xiaomi Surge Battery yang memiliki kandungan silikon mencapai 16 persen. Teknologi ini menawarkan densitas energi yang lebih tinggi, memungkinkan kapasitas baterai besar dalam bodi yang tetap ramping.

Xiaomi 17 Ultra dibekali baterai 6000mAh dengan pengisian kabel 90W dan nirkabel 50W. Sedangkan Xiaomi 17 reguler memiliki kapasitas lebih besar, yakni 6330mAh, dengan dukungan pengisian kabel 100W dan nirkabel 50W.

Desain Tangguh dan Layar Memukau

Dari segi estetika, Xiaomi 17 Series mengusung desain minimalis dengan garis rancang yang bersih. Varian Ultra menjadi model tertipis dan teringan di kelasnya, dengan ketebalan hanya 8,29mm dan bobot mulai 218,4g.

Desain modul kamera baru yang lebih ramping memberikan kesan mewah, sementara struktur bodi all-flat menambah kenyamanan genggaman.

Ketangguhan perangkat dijamin oleh Xiaomi Guardian Structure. Perlindungan ini mencakup penggunaan Xiaomi Shield Glass 3.0 yang diklaim memiliki ketahanan jatuh 30 persen lebih baik dari generasi sebelumnya.

Selain itu, penggunaan bingkai aluminium alloy dan panel belakang fiberglass berkekuatan tinggi memastikan durabilitas, ditambah dengan sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air.

Beralih ke sektor tampilan, seri ini menggunakan panel OLED custom-built dengan kecerahan puncak mencapai 3.500 nits. Dukungan refresh rate adaptif 1–120Hz LTPO dan fitur DC dimming menjamin kenyamanan visual.

Khusus Xiaomi 17 Ultra, terdapat teknologi Xiaomi HyperRGB, sebuah desain tata letak sub-piksel baru yang meningkatkan ketajaman sekaligus menghemat daya.

Kehadiran Xiaomi Leica Leitzphone

Sebagai bentuk perayaan 100 tahun Leica, kolaborasi kedua perusahaan juga melahirkan Xiaomi Leica Leitzphone. Smartphone ini dirancang dengan filosofi desain Leica yang kental, menggunakan bodi paduan aluminium dengan lapisan nickel-anodized yang memberikan kesan premium dan kokoh.

Content image for article: Xiaomi 17 Series dan Leitzphone Resmi Hadir, Bawa Standar Baru Fotografi

Fitur paling menonjol pada perangkat ini adalah Leica Camera Ring, sebuah dial fisik dengan tekstur knurling yang memberikan sensasi taktil layaknya menggunakan kamera profesional.

Dari sisi perangkat lunak, antarmuka kamera telah disetel khusus untuk menawarkan pengalaman intuitif. Terdapat pula mode Leica Essential yang mampu mereproduksi karakteristik warna dan gaya dari kamera legendaris seperti Leica M9 dan Leica M3, lengkap dengan nuansa film MONOPAN 50.

Harga dan Ketersediaan

Xiaomi 17 Ultra dipasarkan dengan harga Rp19.999.000, sementara Xiaomi 17 dibanderol mulai dari Rp14.999.000. Penjualan perdana dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 15 Maret 2026.

Selama periode ini, pembeli varian Ultra akan mendapatkan bonus Xiaomi 17 Ultra Photography Kit, sedangkan pembeli varian reguler berhak atas Xiaomi Smart Band 9 Pro.

Terdapat pula penawaran bundling dengan potongan harga untuk aksesoris ekosistem Xiaomi. Untuk jaminan purnajual, Xiaomi memberikan garansi resmi selama 24 bulan, proteksi layar tambahan, serta layanan perbaikan bebas biaya jasa.

Perangkat ini sudah menjalankan Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16, dengan jaminan pembaruan sistem operasi hingga 5 generasi dan pembaruan keamanan selama 6 tahun.

Langkah agresif Xiaomi dalam menghadirkan spesifikasi tinggi dan jaminan update jangka panjang ini diprediksi akan memperketat persaingan di segmen smartphone premium Indonesia pada tahun 2026. (Icha)

Indosat Gandeng Cisco Luncurkan Security Command Center, Ini Target nya!

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) secara resmi mengumumkan peluncuran Security Command Center (SCC) di Jakarta pada 3 Maret 2026.

Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi dengan raksasa teknologi global, Cisco, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan digital nasional.

Fasilitas ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) yang secara signifikan telah mengubah lanskap keamanan siber di Indonesia.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam upaya perlindungan infrastruktur digital di tanah air. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, ancaman siber kini menjadi lebih kompleks dan sulit diprediksi.

Kehadiran SCC diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan yang solid bagi sektor ekonomi digital Indonesia yang sedang tumbuh pesat, memastikan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan beriringan dengan jaminan keamanan yang mumpuni.

Integrasi Teknologi Cisco dan Splunk

Keunggulan utama dari Security Command Center yang diluncurkan Indosat terletak pada integrasi teknologi kelas dunia yang digunakannya.

SCC ini didukung penuh oleh platform keamanan terpadu dari Cisco yang dikenal memiliki standar tinggi dalam industri jaringan dan keamanan global. Tidak hanya itu, kemampuan fasilitas ini semakin diperkuat dengan teknologi dari Splunk.

Splunk menghadirkan kemampuan mendeteksi ancaman siber serta analitik berbasis machine learning yang canggih. Kombinasi antara platform Cisco dan analitik Splunk ini memungkinkan SCC untuk melakukan deteksi, investigasi, dan respons terhadap insiden keamanan secara real-time dalam skala besar.

Hal ini sangat krusial mengingat serangan siber modern sering kali terjadi dalam hitungan detik dan membutuhkan penanganan yang sangat cepat untuk meminimalisir dampak kerugian.

Selain aspek teknologi, SCC ini juga diperkuat oleh pemahaman mendalam terhadap pasar lokal dan global yang dibawa oleh Cisco Customer Experience Services.

Sinergi ini memastikan bahwa solusi yang ditawarkan tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga relevan dengan tantangan spesifik yang dihadapi oleh organisasi di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan semangat perusahaan yang sebelumnya juga menggelar Indonesia AI Day untuk mendorong transformasi digital.

Visibilitas dan Perlindungan Berbasis AI

Salah satu tantangan terbesar dalam keamanan siber saat ini adalah kurangnya visibilitas terhadap ancaman yang terus berevolusi. SCC dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan visibilitas berkelanjutan bagi organisasi.

Dengan bantuan insight berbasis AI, fasilitas ini mampu memprediksi dan mencegah serangan siber sebelum terlambat.

Kemampuan prediktif ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi perusahaan dan institusi pemerintah yang ingin mengadopsi teknologi AI namun khawatir akan risiko keamanannya.

SCC siap membantu organisasi beradaptasi di tengah percepatan transformasi digital dengan menyediakan lapisan keamanan yang tidak hanya reaktif tetapi juga proaktif.

Hal ini menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, mirip dengan tujuan pembangunan infrastruktur Smart City yang membutuhkan fondasi keamanan kuat.

Melalui SCC, Indosat berkomitmen menghadirkan solusi keamanan siber yang inklusif. Layanan ini dirancang untuk memungkinkan tim operasional dan organisasi dari berbagai skala—mulai dari perusahaan besar hingga sektor publik—untuk menavigasi kompleksitas lanskap digital dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi.

Komitmen Terhadap Ketahanan Digital Nasional

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam melindungi ekosistem digital Indonesia.

Kolaborasi dengan Cisco dinilai strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan siber global.

“Kehadiran Security Command Center, hasil kolaborasi Indosat bersama Cisco, memperkuat sikap Indonesia terhadap keamanan siber dan menegaskan komitmen kami dalam melindungi pemerintah, para pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Vikram Sinha.

Ia menambahkan bahwa perpaduan teknologi kelas dunia dan pemahaman terhadap kondisi pasar di Indonesia menciptakan infrastruktur digital yang aman dan tangguh.

Hal ini penting untuk mendorong inovasi dan mendukung kemajuan digitalisasi di Indonesia secara jangka panjang.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Chuck Robbins, Chair and CEO Cisco. Ia menyatakan kebanggaannya dapat melanjutkan kolaborasi dengan Indosat untuk menetapkan standar baru dalam ketahanan digital.

Keberadaan fasilitas pemantauan canggih seperti ini memang menjadi standar global, sebagaimana terlihat pada Command Center milik operator global lainnya.

“Cisco bangga bisa melanjutkan kolaborasi dengan Indosat untuk menetapkan standar baru dalam ketahanan digital di Indonesia. Melalui kekuatan dari Cisco dan Splunk, kami menghadirkan fondasi infrastruktur yang andal dan tepercaya yang dibutuhkan organisasi di Indonesia untuk mengantisipasi ancaman siber berbasis AI guna menjadi yang terdepan di era ekonomi digital,” ungkap Chuck Robbins.

Menghadapi Ancaman Siber yang Semakin Canggih

Latar belakang peluncuran SCC ini tidak lepas dari fenomena meningkatnya adopsi AI di berbagai lini, mulai dari dunia usaha, institusi publik, hingga keseharian masyarakat.

Meskipun AI membawa banyak manfaat efisiensi, teknologi ini juga memunculkan risiko ancaman siber yang semakin canggih dan terautomasi.

Dalam konteks ini, keamanan tidak bisa lagi dipandang sebagai fitur tambahan atau solusi sementara. Keamanan harus terintegrasi di setiap lapisan infrastruktur digital. SCC memungkinkan integrasi tersebut melalui pemantauan berkelanjutan, visibilitas menyeluruh, serta intelijen ancaman yang dapat ditindaklanjuti.

Dengan demikian, organisasi dapat lebih fokus pada inovasi dan pertumbuhan bisnis tanpa terus-menerus dibayangi ketakutan akan serangan siber.

Peluncuran Security Command Center ini menjadi tonggak penting bagi Indosat Ooredoo Hutchison dalam misinya memberdayakan Indonesia secara digital.

Dengan infrastruktur keamanan yang andal, diharapkan kepercayaan investor dan masyarakat terhadap ekonomi digital Indonesia akan semakin meningkat di masa depan. (Icha)

Ramadan Anti Boncos Bareng blu by BCA Digital, Ini Daftar Promonya

0

Telko.id – blu by BCA Digital secara resmi meluncurkan rangkaian program promo spesial untuk menyambut Ramadan 2026 guna membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih bijak.

Melalui inisiatif bertajuk “Ramadan Anti Boncos”, bank digital besutan BCA ini menawarkan berbagai penawaran menarik mulai dari kebutuhan konsumsi, transportasi harian, belanja kebutuhan pokok, hingga persiapan mudik lebaran.

Langkah ini diambil untuk merespons meningkatnya ritme pengeluaran masyarakat selama bulan suci, mulai dari agenda buka bersama hingga berburu takjil yang kerap menguras kantong jika tidak direncanakan dengan matang.

Pihak BCA Digital menyadari bahwa Ramadan selalu menghadirkan banyak momen spontan yang berdampak pada finansial. Daftar agenda yang panjang, seperti undangan buka puasa bersama teman kantor maupun keluarga besar, sering kali membuat pengeluaran membengkak secara tiba-tiba.

Oleh karena itu, blu by BCA Digital hadir untuk memberikan solusi agar sobatblu tetap bisa menikmati kehangatan Ramadan tanpa harus khawatir mengenai kondisi saldo di akhir bulan. Pengelolaan keuangan yang terencana menjadi kunci utama agar perayaan Idul Fitri nantinya tetap terasa ringan dan nyaman.

Albert Kurniawan, Head of Growth & Acquisition BCA Digital, mengungkapkan bahwa Ramadan merupakan momen refleksi yang tepat untuk mengelola keuangan secara lebih struktur.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat yang meningkat selama bulan ini, baik untuk kebutuhan harian, mobilitas, hingga persiapan mudik. Melalui berbagai program dan promo yang relevan, blu by BCA Digital ingin membantu sobatblu tetap bisa menikmati setiap momen Ramadan dengan perencanaan yang lebih terstruktur dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dengan adanya Promo Spesial Ramadan yang beragam, fokus utama nasabah diharapkan tetap pada makna ibadah dan kebersamaan.

Salah satu fokus utama dari program ini adalah pengaturan budget untuk buka bersama (bukber) dan war takjil. Mengingat tingginya frekuensi pertemuan sosial, blu menyediakan promo F&B dengan diskon hingga 50% di berbagai merchant populer.

Beberapa mitra yang tergabung dalam program ini antara lain GrabFood & Grab Dine Out, Kopi Kenangan & Satu Kenangan, Bakso Malang Karapitan, Gokana, Raa Cha, hingga Vilo Gelato. Strategi ini memungkinkan nasabah untuk tetap bersosialisasi tanpa merusak alokasi dana yang telah disusun sejak awal bulan.

Strategi Kelola Anggaran Bukber dan Takjil

Mengatur anggaran untuk konsumsi selama Ramadan sering kali menjadi tantangan tersendiri. Fenomena “war takjil” dan undangan buka puasa yang datang bertubi-tubi memerlukan disiplin finansial.

Dengan memanfaatkan aplikasi blu, nasabah bisa menentukan alokasi khusus untuk kebutuhan F&B. Selain promo di restoran fisik, penggunaan layanan pesan antar seperti GrabFood juga menjadi pilihan hemat bagi mereka yang ingin berbuka di rumah bersama keluarga besar.

Hal ini sejalan dengan Kampanye Ramadan Gojek yang juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di bulan penuh berkah ini.

Selain sektor makanan, blu by BCA Digital juga memberikan perhatian khusus pada mobilitas masyarakat. Menjelang waktu berbuka, kepadatan di pusat kota biasanya meningkat karena aktivitas ngabuburit atau perjalanan menuju lokasi bukber.

Untuk menekan biaya transportasi harian, tersedia harga spesial Rp500 serta cashback hingga 100% untuk perjalanan menggunakan MRT Jakarta.

Tidak hanya itu, nasabah juga bisa menikmati cashback hingga 100% untuk layanan Transjakarta dan 25% untuk Transjakarta Open Top Tour.

Inisiatif ini sangat membantu warga Jakarta untuk bermobilisasi dengan biaya yang sangat minim, sehingga dana transportasi dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas.

Kebutuhan pokok untuk sahur dan berbuka juga tidak luput dari perhatian. Mengingat harga bahan pangan yang cenderung fluktuatif, blu bekerja sama dengan berbagai platform groceries seperti Astro, Segari, Sayurbox, dan Grand Lucky untuk memberikan diskon hingga 20%.

Perencanaan belanja mingguan sangat disarankan agar stok makanan di rumah tetap terjaga kualitasnya. Bagi masyarakat yang ingin memastikan stok protein hewani tetap aman, program seperti Arisan Daging Ramadan bisa menjadi referensi tambahan dalam menyusun daftar belanja yang efektif.

Pengelolaan stok makanan yang baik tentu memerlukan perangkat pendukung yang mumpuni di rumah. Nasabah bisa mempertimbangkan penggunaan teknologi terbaru seperti Kulkas Bespoke AI atau pilihan lain seperti Kulkas Premium LG untuk menjaga kesegaran bahan makanan yang dibeli melalui promo groceries blu.

Dengan sinergi antara promo belanja dan perangkat rumah tangga yang efisien, pemborosan akibat makanan sisa atau rusak dapat diminimalisir secara signifikan.

Persiapan Mudik dan Fitur Unggulan blu

Memasuki fase akhir Ramadan, perhatian masyarakat biasanya terfokus pada persiapan mudik atau liburan Lebaran. Mengamankan tiket perjalanan dan akomodasi lebih awal adalah langkah bijak untuk menghindari lonjakan harga. blu by BCA Digital memfasilitasi kebutuhan ini melalui promo travel di tiket.com dengan potensi hemat hingga Rp3,75 juta untuk pemesanan penerbangan dan penginapan.

Selain itu, terdapat diskon 8% hingga maksimal US$30 untuk transaksi melalui platform Agoda. Dengan memanfaatkan penawaran ini sejak jauh hari, nasabah dapat merencanakan perjalanan pulang kampung dengan lebih tenang tanpa tekanan finansial yang berat.

Sebagai bank digital generasi baru, blu tidak hanya sekadar memberikan promo, tetapi juga menyediakan berbagai fitur untuk membantu kontrol finansial. Fitur seperti bluSaving memungkinkan nasabah memisahkan tabungan untuk berbagai kebutuhan, sementara bluGether mempermudah pengelolaan dana bersama untuk keperluan bukber komunitas atau keluarga.

Ada juga fitur bluDeposit untuk investasi jangka pendek, serta bluInvest yang terintegrasi dengan berbagai mitra investasi. Bagi nasabah yang aktif bertransaksi secara digital, fitur bluDebit Card dan bluVirtual Card memberikan fleksibilitas tinggi dalam memanfaatkan promo-promo yang tersedia di berbagai platform e-commerce dan merchant fisik.

Hingga saat ini, blu by BCA Digital telah berkolaborasi dengan banyak mitra dari beragam industri, mulai dari Blibli, tiket.com, hingga layanan transportasi publik seperti MRT Jakarta dan Transjakarta. Kolaborasi ini memperkuat posisi blu sebagai bank as a service (BaaS) yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan langsung dari platform partner tanpa harus berpindah aplikasi.

Di sektor pendidikan, blu juga telah menjalin kerja sama dengan universitas ternama seperti Binus University, UPH, dan Universitas Indonesia, menunjukkan inklusivitas layanan digital mereka bagi berbagai lapisan masyarakat, termasuk segmen digital savvy dan mahasiswa.

BCA Digital, yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Royal, terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi finansial yang praktis sejak peluncurannya pada Juli 2021.

Dengan dukungan ekosistem BCA yang kuat, blu terus bertransformasi menjadi aplikasi mobile perbankan yang memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk mengatur keuangan secara mandiri.

Melalui rangkaian program Ramadan ini, diharapkan nasabah dapat menjalani bulan suci dengan penuh ketenangan, fokus pada ibadah, dan tetap menjaga kesehatan finansial hingga hari kemenangan tiba. Informasi lebih lanjut mengenai detail promo dapat diakses secara langsung melalui aplikasi blu atau situs resmi blu Promo Ramadan. (Icha)

Telkom Blokir ChatGPT di Kantor, Karyawan Wajib Pakai AI Internal

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia secara resmi mengambil langkah tegas dengan membangun platform chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) internal untuk seluruh operasional perusahaan.

Keputusan strategis ini dilakukan sebagai upaya preventif dan antisipatif manajemen terhadap risiko keamanan data akibat maraknya penggunaan layanan AI publik seperti ChatGPT, Gemini, dan aplikasi serupa di lingkungan kerja.

Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia, Komang Budi Aryasa, mengungkapkan bahwa fenomena penggunaan chatbot publik di kalangan karyawan sempat tidak terkendali karena kemudahan akses yang ditawarkan.

Sebelum tersedianya platform internal yang mumpuni, pegawai cenderung mengandalkan layanan pihak ketiga untuk membantu menyelesaikan tugas harian mereka, yang tanpa disadari membuka celah kerentanan keamanan informasi perusahaan.

“Memang pertama kali pada saat perusahaan belum memiliki platform seperti ChatGPT di internal, pegawai cenderung menggunakan ChatGPT karena mudah sekali,” ujar Komang dalam acara silaturahmi Ramadan dan Business Update Telkom yang digelar di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Ia menekankan bahwa kenyamanan penggunaan tersebut menyimpan potensi bahaya laten, terutama terkait kerahasiaan dokumen strategis yang bisa saja terekspos ke server publik.

Kekhawatiran utama manajemen Telkom berpusat pada mekanisme kerja AI publik yang menyimpan data input pengguna ke dalam server mereka.

Komang menjelaskan bahwa ketika karyawan mengunggah dokumen internal untuk diproses oleh AI publik, data tersebut secara otomatis tersimpan dan berpotensi diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk kompetitor bisnis.

“Pada saat kita mengunggah dokumen itu, maka dokumen tersebut tersimpan di server mereka. Bisa jadi diakses kompetitor atau pihak yang tidak bertanggung jawab, dan terjadilah kebocoran data,” tegas Komang.

Situasi ini mendorong Telkom untuk tidak hanya membangun infrastruktur tandingan, tetapi juga menerapkan kebijakan ketat guna melindungi aset informasi perusahaan dari ancaman siber yang tidak disengaja.

Aturan Tegas dan Pemblokiran Akses Intranet

Guna memitigasi risiko kebocoran data yang semakin nyata, Komang menilai pendekatan persuasif saja tidak cukup. Perusahaan perlu mengambil langkah top-down melalui regulasi resmi yang mengikat.

Manajemen Telkom mendorong adanya aturan tegas (enforcement) yang melarang penggunaan aplikasi AI publik untuk keperluan pekerjaan yang melibatkan data sensitif.

“Perusahaan harus mengeluarkan enforcement atau aturan. Bila perlu ada sanksinya jika ketahuan mengunggah dokumen perusahaan ke aplikasi terbuka ini,” paparnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa integritas data perusahaan adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar, meskipun teknologi AI menawarkan efisiensi kerja yang tinggi.

Sebagai bentuk implementasi teknis dari kebijakan tersebut, Telkom telah melakukan pemblokiran akses ke berbagai situs dan aplikasi AI publik melalui jaringan intranet perusahaan.

Langkah ini memaksa karyawan untuk beralih menggunakan infrastruktur yang telah disediakan secara mandiri oleh perusahaan.

Komang memastikan bahwa kapabilitas Model AI Coding dan pemrosesan bahasa yang dimiliki oleh GPT internal Telkom tidak kalah dengan versi publik, namun dengan jaminan keamanan yang jauh lebih tinggi.

“Kalau ingin bantuan, gunakan GPT internal yang sudah kita bangun. Hasilnya juga sama,” tambah Komang, meyakinkan bahwa produktivitas karyawan tidak akan terganggu dengan adanya pembatasan akses ke platform eksternal.

Tantangan Halusinasi dan Kematangan Adopsi AI

Meskipun telah memiliki platform internal, Komang mengakui bahwa tingkat kematangan (maturity) pemanfaatan teknologi ini di Indonesia, termasuk di lingkungan Telkom, masih dalam tahap perkembangan awal.

Tantangan terbesar dalam pengelolaan solusi chatbot korporat adalah menjaga akurasi dan relevansi jawaban yang dihasilkan oleh mesin.

Chatbot membutuhkan pembaruan basis pengetahuan (knowledge base) secara berkala dan pelatihan yang konsisten. Tanpa adanya injeksi data baru yang valid, sistem AI berisiko mengalami “halusinasi”, yaitu kondisi di mana AI memberikan jawaban yang tampak meyakinkan namun faktanya salah atau tidak konsisten.

Hal ini berbeda dengan sistem pencarian informasi tradisional seperti Trafik Wikipedia yang berbasis artikel statis.

“Apa yang kita tanyakan kadang-kadang jawabannya berbeda, itu halusinasi. Karena itu diperlukan tambahan knowledge agar semakin lama semakin pintar,” jelas Komang.

Ia menekankan bahwa proses pelatihan AI adalah investasi jangka panjang yang memerlukan dedikasi sumber daya manusia untuk terus memvalidasi dan memperkaya data yang dimiliki mesin.

Manusia vs AI: Siapa Menggantikan Siapa?

Di luar isu teknis dan keamanan, Komang juga menyoroti diskursus global mengenai ancaman AI terhadap tenaga kerja manusia. Ia membantah narasi pesimistis yang menyebutkan bahwa AI akan sepenuhnya menggantikan peran manusia.

Menurutnya, disrupsi teknologi justru akan menciptakan peluang kerja baru yang lebih banyak dibandingkan pekerjaan yang hilang, asalkan tenaga kerja mau beradaptasi.

“Bukan AI yang menggantikan orang. Kita akan digantikan oleh orang yang lebih pintar menguasai AI dari kita,” cetusnya.

Pandangan ini menggarisbawahi bahwa ancaman sebenarnya bagi profesional bukanlah teknologi itu sendiri, melainkan ketertinggalan kompetensi individu dalam memanfaatkan alat-alat modern tersebut.

Komang memberikan contoh pada sektor manufaktur yang telah lama mengadopsi robotika. Pekerjaan yang bersifat repetitif dan berulang memang sudah sewajarnya digantikan oleh otomatisasi.

Namun, hal ini membuka ruang bagi manusia untuk naik kelas mengerjakan tugas-tugas yang lebih strategis dan bernilai tambah. Ia pun menyinggung profesi jurnalis yang kini juga dituntut untuk memahami alat bantu AI demi efisiensi dan akurasi, mirip dengan bagaimana perusahaan teknologi mengembangkan Chatbot AI Penuh untuk melayani pelanggan.

“Orang yang akan terdistrupsi adalah orang yang tidak menguasai AI,” tegasnya kembali. Oleh karena itu, Telkom terus mendorong karyawannya dan masyarakat luas untuk tidak pasif, melainkan aktif mempelajari kapabilitas alat-alat AI yang tersedia. Peningkatan kemampuan (upskilling) menjadi kunci pertahanan karir di era digital yang serba cepat ini.

Ke depan, Telkom berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya sinergi antara manusia dan kecerdasan buatan.

Dengan menguasai teknologi seperti platform internal yang telah dibangun, karyawan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan tanpa mengorbankan keamanan data.

Meskipun teknologi terus berkembang, seperti klaim AI Hemat Memori yang semakin efisien, faktor manusia sebagai pengendali tetap menjadi elemen krusial dalam ekosistem bisnis. (Icha)

Telkom Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026: Siapkan Bus dan Kapal Laut

0

Telko.id – TelkomGroup secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran program “Mudik Bersama TelkomGroup 2026” yang akan dimulai pada tanggal 3 Maret 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap inisiatif Mudik Gratis BUMN untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, TelkomGroup menyiapkan total 27 armada bus ramah lingkungan serta tiga rute kapal laut yang diproyeksikan mampu mengangkut sekitar 1.700 pemudik ke berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra.

VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat.

Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, inisiatif ini tidak hanya sekadar menyediakan transportasi cuma-cuma, tetapi juga menekankan pada aspek kenyamanan dan keamanan pemudik.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan berbagai pihak yang terus meningkatkan fasilitas, termasuk penyediaan Posko Digital untuk memantau kelancaran arus mudik tahunan.

“Selain menghadirkan kemudahan bagi masyarakat, penggunaan armada bus ramah lingkungan dalam program ini juga menjadi langkah nyata TelkomGroup dalam mendorong perjalanan yang lebih efisien, rendah emisi, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan perusahaan,” ujar Andri dalam keterangan resminya di Jakarta.

Ia menambahkan harapan agar program ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi peserta tetapi juga bagi lingkungan.

Rute dan Jadwal Keberangkatan

Program mudik tahun ini dirancang untuk melayani rute-rute padat pemudik. Berdasarkan data yang dirilis, keberangkatan peserta dijadwalkan secara serentak pada hari Selasa, 17 Maret 2026.

Titik kumpul utama bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi darat akan dipusatkan di Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan. Lokasi ini dipilih untuk memudahkan koordinasi dan pengondisian ribuan peserta sebelum dilepas menuju kampung halaman.

Penyediaan armada yang prima menjadi prioritas, mengingat tingginya antusiasme masyarakat setiap tahunnya. Hal ini juga mengingatkan pada kesuksesan program sebelumnya di mana Mudik Gratis BUMN selalu menjadi incaran utama masyarakat perantau.

Adapun rute tujuan bus yang disediakan oleh TelkomGroup mencakup:

  • Jakarta – Surabaya – Malang
  • Jakarta – Magelang – Sleman – Yogyakarta – Wonosari
  • Jakarta – Semarang
  • Jakarta – Yogyakarta
  • Jakarta – Ponorogo
  • Jakarta – Malang
  • Jakarta – Lampung
  • Jakarta – Palembang
  • Jakarta – Tasikmalaya

Selain moda transportasi darat, TelkomGroup juga menyediakan tiga rute kapal laut untuk memfasilitasi pemudik yang menyeberang pulau. Opsi ini memberikan alternatif perjalanan yang nyaman bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan lalu lintas jalur darat.

Tata Cara Pendaftaran dan Verifikasi

Masyarakat yang berminat mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran secara daring mulai tanggal 3 Maret 2026. TelkomGroup telah menyediakan kanal resmi melalui laman https://mudik2026.telkomgroup.id/.

Calon pemudik diimbau untuk segera mendaftar begitu portal dibuka, mengingat kuota yang tersedia—yakni sekitar 1.700 kursi—sangat terbatas dan diprediksi akan cepat terisi penuh.

Proses ini sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Masyarakat diminta untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia mudik.

Kewaspadaan digital semacam ini sangat penting, selaras dengan kampanye operator seluler lain seperti IM3 yang gencar mengajak masyarakat untuk Lindungi WhatsApp dari potensi kejahatan siber selama bulan Ramadan.

Setelah melakukan pendaftaran online, peserta yang lolos verifikasi akan mendapatkan informasi detail terkait waktu kehadiran dan teknis keberangkatan secara langsung. Sistem verifikasi ini diterapkan untuk memastikan bahwa bantuan transportasi ini tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui penyelenggaraan Mudik Bersama TelkomGroup 2026, perusahaan berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Indonesia dalam merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta di kampung halaman.

Kesiapan infrastruktur dan layanan pendukung, termasuk Jaringan Andal telekomunikasi di sepanjang jalur mudik, juga terus dipantau untuk memastikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik. (Icha)