spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1272

Hacker Bocorkan Data Pribadi Polisi dan Agen FBI

Telko.id, Jakarta – Sekelompok hacker telah menyerang beberapa website yang berafiliasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI). Mereka mempublikasikan file yag berisi informasi pribadi ribuan polisi dan agen federal yang seharusnya tidak boleh diketahui publik.

Dilansir Telko.id dari Tech Crunch pada Minggu (14/04/2019), peretas menyerang 3 situs yang terkait dengan Asosiasi Akademik Nasional FBI atau (FBINAA). Peretas mengeksploitasi kelemahan server dan  mengunduh konten rahasia dari semua server tersebut.

Data tersebut lalu dipublikasikan ke website mereka. Data yang dipublikasikan sangat banyak. Mereka mengungah 4000 catatan unik termasuk nama anggota, alamat email pribadi, jabatan, nomor telepon dan alamat kantor pos anggota.

{Baca juga: Selebriti dan Atlet NBA Jadi Korban Hacker Asal Georgia}

FBINAA sempat bungkam terkait kasus ini. Baru pada sabtu kemarin (13/04/2019) FBINAA mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.

“Kami percaya kami telah mengidentifikasi tiga situs yang terkena dampak yang telah diretas dan mereka saat ini bekerja untuk memeriksa pelanggaran dengan otoritas keamanan data mereka,” tulis pihak FBINAA.

Media TechCrunch sempat berbicara pada peretas pada Jumat malam (13/04/2019). Pada percakapan tersebut peretas mengaku sebagai komplotan berpengalaman yang telah meretas lebih dari 1000 situs.

Sedangkan soal data anggota FBI ini peretas berniat untuk menjualnya. “Sekarang kami menyusun semua data, dan segera mereka akan dijual. Saya pikir sesuatu yang lain akan diterbitkan dari daftar situs pemerintah yang diretas,” kata Peretas.

{Baca juga: Akun Bukalapak Dibobol Hacker, Ini Tanggapan Kominfo}

Peretas mengaku telah memiliki lebih dari 1 juta data karyawan di beberapa lembaga federal AS dan organisasi layanan publik. Dalam obrolan terenkripsi, peretas juga memberikan bukti situs web yang diretas lainnya, termasuk subdomain milik raksasa produksi Foxconn.

Salah satu tautan yang disediakan tidak memerlukan nama pengguna atau kata sandi tetapi mengungkapkan back-end ke sistem webmail berbasis Lotus yang berisi ribuan catatan karyawan, termasuk alamat email dan nomor telepon. Tampaknya tujuan akhir mereka adalah pengalaman dan uang. [NM/HBS]

Sumber: Tech Crunch

Masa Tenang Pemilu, Kominfo Himbau Stop Kampanye di Medsos

Telko.id, Jakarta – Memasuki masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu 2019), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kampanye di media sosial atau platform digital lainnya.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Semuel A. Pengerapan mengatakan bahwa di masa tenang, yaitu dari tanggal 14 April hingga 16 April 2019, pihaknya melarang untuk mengunggah kembali atau mengajak atau mempromosikan peserta Pemilu 2019.

“Konten yang diupload pada masa tenang oleh siapapun tidak boleh ada yang mengarah kepada kampanye, bukan berarti memberangus kebebasan berekspresi lewat media sosial,” kata Semuel di Media Center Kantor Bawaslu, Jakarta  Sabtu (13/04/2019).

{Baca juga: Kominfo: 62 Konten Hoaks Beredar Jelang Pemilu 2019}

Pada kesempatan tersebut, Kominfo menegaskan bahwa berkomitmen dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pengendalian konten kampanye tersebut.

Semuel menambahkan, jika larangan untuk berkampanye ini merupakan arahan dari Bawaslu. Larangan tersebut berlaku baik untuk media massa dan platform digital yang bertujuan agar pemilu lebih kondusif dan lancar.

“Di media massa tidak boleh pasang iklan kan? Di media sosial juga sama. Ini di ruang siber, kalau kita liat tidak boleh lagi mempromosikan, tidak boleh lagi me-reposting,” tutur Semuel.

Dalam dunia nyata, pengendalian masa tenang Pemilu dilakukan dengan menurunkan spanduk-spanduk atau poster yang berkaitan dengan peserta pemilu atau kampanye peserta pemilu.

Sedangkan di dunia siber pengendalian dilakukan dengan menurunkan atau menghapus hingga penanganan suspend akun media sosial tersebut.

{Baca juga: Kominfo: Konten Hoaks Semakin Banyak Jelang Pemilu}

“Saya imbau masyarakat, kita punya mesin yang bisa mencari habis itu kita take down. Kita juga bisa suspend akunnya. Kita menghimbau agar tetap tenang,” ucap Semuel.

Terakhir, Kominfo meminta semua pihak harus turut berpartisipasi dalam menjalani masa tenang yang telah ditetapkan dalam aturan ini.

Bukan hanya platform media sosial yang harus turut menjaga dengan menurunkan postingan atau menurunkan tagar saja, tapi masyarakat juga bisa berkontribusi dengan tidak mengunggah apapun yang berkaitan dengan kampanye Pemilu. [NM/HBS]

Twitch Luncurkan Game Karaoke Pesaing Smule

Telko.id, Jakarta – Tidak merilis game seperti biasanya, kali ini situs streaming game, Twitch meluncurkan fitur karaoke yang bernama Twitch Sings. Fitur ini untuk pengguna agar dapat menyanyikan lagu-lagu secara online, mirip seperti Smule.

Dilansir Telko.id dari CNET pada Minggu (14/04/2019) Twitch selama ini adalah pelopor layanan streaming bagi para gamer.

Tetapi melalui Twitch Sings, tampaknya layanan ciptakan Amazon ini akan bersaing dengan aplikasi karaoke yang sudah populer seperti Smule.

Twitch Sings sebelumnya telah tersedia bagi beberapa streamer dalam versi beta, selama 6 bulan terakhir. Namun layanan ini baru resmi dirilis pada Sabtu (13/04/2019) dan membuka kesempatan bagi para pengguna untuk bernyanyi.

Untuk membuat siaran karaoke  lebih interaktif, permainan ini memungkinkan penonton untuk meminta lagu, bersorak untuk mengaktifkan pertunjukan cahaya, dan mengirim tantangan bernyanyi kepada pemain.

{Baca juga: Saingi Twitch, Sony Perkenalkan Streaming Game “PlayJ”}

Selain itu para pemain dapat bernyanyi solo atau berduet dengan seseorang yang telah merekam lagu mereka dengan judul yang sama. Pelaku juga dapat menyiarkan video diri mereka sendiri atau tampil melalui avatar yang dipersonalisasi.

Sayangnya walau perusahaan menyebutnya Twitch Sings resmi diluncurkan tetapi  beberapa pasar dikecualikan karena masalah hak lisensi seperti Korea Selatan.

Twitch merupakan layanan streaming game, yang memungkinkan pengguna untuk menyiarkan potongan gameplay mereka. Video-video di situs Twitch juga dapat disiarkan di game konsol Xbox One dan PlayStation 4.

{Baca juga: Pemerintah China Blokir Aplikasi Streaming Game Twitch}

Memang semakin banyak ditonton oleh warga dunia. Hal ini tidak terlepas dari game Fortnite dan sosok Tyler “Ninja” Blevins yang semakin populer. Pada Juli 2018, Twitch sudah ditonton hingga 775 juta jam.

Jumlah ini dua kali lipat dari live streaming di YouTube. Jika dihitung maka rata-rata ada 3 juta orang yang menyaksikan layanan streaming video game Twitch. [NM/HBS]

Sumber: CNET

Keren, Begini Konsep Eskalator Bandara Masa Depan

Telko.id, Jakarta – Seorang desainer industri bernama Ashish Thulkar, dari Bengaluru, membuat sebuah konsep eskalator bandara masa depan yang ia beri nama Aerochk on Imaginactive.

Konsep desainnya ini memungkinkan para penumpang pesawat melakukan check-in, pemeriksaan keamanan dan imigrasi, kurang dari satu menit.

Menurutnya, check-in, pemeriksaan keamanan dan imigrasi dapat menyebabkan stres di masa depan. Ini merupakan proses yang menjenuhkan, namun harus dilewati.

Untuk mengatasi hal tersebut, dia membuat sebuah konsep berupa desain eskalator yang dapat menyelesaikan tiga langkah ini dalam waktu kurang dari satu menit.

{Baca juga: Percepat Proses Boarding, Maskapai Inggris Pakai Face Recognition}

“Keterlambatan yang disebabkan lamanya pemeriksaan keamanan bandara dan check-in telah mengakibatkan jutaan penumpang di seluruh dunia, kehilangan penerbangan mereka,” katanya.

Dia menuturkan, penumpang pesawat yang bepergian secara teratur dapat menghabiskan waktu berjam-jam hanya bisa melewati pos pemeriksaan manual yang dapat menyebabkan frustrasi.

“Kami percaya bahwa adalah mungkin untuk meningkatkan proses penyaringan di pusat-pusat transportasi menggunakan teknologi dan infrastruktur yang ada,” katanya.

Dengan konsepnya, penumpang tak perlu lagi mengantre untuk pemeriksaan keamanan. Para wisatawan dapat memasuki Aerochk terdekat sembari menuju ke gerbang boarding.

Penumpang akan meletakkan paspor mereka di sisi kiri eskalator dan barang bawaan mereka di sebelah kanan, sehingga memungkinkan keduanya diperiksa secara bersamaan.

Sistem pengenalan wajah akan mengkonfirmasi foto paspor dengan penumpang. Sementara ‘perangkat khusus’ lainnya akan memeriksa dokumen perjalanan dan validitasnya sebelum terbang.

Sementara itu, di sisi lain eskalator, tas akan dipindai untuk mencari apakah ada barang berbahaya atau terlarang yang akan diselundupkan, sebelum dilewatkan ke dalam cargohold.

{Baca juga: Upss! Gara-gara Bau Badan, Pesawat Mendarat Darurat}

“Teknologi untuk mencapai jenis check-in yang cepat dan efisien ini sudah ada. Bahkan, versi lain dari sistem Aerochk juga dapat dirancang dan diadaptasi untuk anak-anak, orang cacat, wanita hamil, dan lain-lain,” imbuhnya.

Konsep yang ia tawarkan ini terbuka untuk diperdebatkan. Tetapi jelas bahwa kita semua dapat memperoleh manfaat dari konsep ini, agar lebih cepat dan lebih mudah. Namun, belum jelas kapan,Thulkar berencana untuk mewujudkan visinya ini menjadi kenyataan. [BA/HBS]

Sumber: Mirror.co.uk

Pesawat Terbesar di Dunia Ciptaan Paul Allen Berhasil Mengudara

Telko.id, Jakarta – Perusahaan Stratolaunch menciptakan sejarah baru. Perusahaan yang didirikan oleh mending Paul Allen ini berhasil menerbangkan pesawat terbesar di dunia, Scaled Composites Startolaunch untuk pertama kalinya.

Dilansir telset.id dari Engadget pada Minggu (14/04/2019), pesawat yang ditenagai dua roket ini lepas landas dari Mojave Air and Space Port, Amerika Serikat pada Sabtu (13/04/2019).

Pesawat raksasa yang mengudara tepat pukul 10:00 ini terbang sekitar 2,5 jam, di ketinggian maksimum 17.000 kaki atau 5,1 kilometer di atas permukaan laut.

Pesawat Startolaunch memiliki bentang sayap sebesar 117,3 meter dan berat 226. Pesawat ini merupakan visi mendiang Paul Allen ketika mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 2011.

Ketika itu Allen bermimpi untuk menciptakan pesawat yang bisa bersaing dengan pesawat White Knight Two milik Virgin Galatic. Allen ingin menciptakan pesawat pengantar roket yang mampu mengurangi biaya penerbangan ke luar angkasa dan mampu terbang hingga ketinggian 35.000 kaki atau 10,6 kilometer.

{Baca juga: Co-Founder Microsoft Bangun Pesawat Terbesar, Buat Apa?}

Rencana pembuatan pesawat itu bukan tanpa kendala. Mereka awalnya ingin menerbangkan pesawatnya pada tahun 2016 namun batal karena belum siap. Tahun 2017 mereka mulai melakukan pengujian internal, sebelum pada akhirnya berani melakukan uji coba terbang pada Sabtu kemarin.

Stratolaunch masih terus dikembangkan untuk mencapai target bisa terbang mencapai orbit. Selain itu pihak perusahaan masih berusaha mencari pelanggan yang mau menggunakan jasa pesawat tersebut.

{Baca juga: Pendiri Microsoft, Paul Allen Tutup Usia Karena Kanker}

Paul Allen sendiri tahun lalu telah meninggal dunia. Salah satu pendiri Microsoft itu meninggal dunia pada Senin (15/10/2018), di usia 65 tahun. Paul meninggal akibat komplikasi limfoma non-Hodgkin, penyakit semacam kanker getah bening yang telah dideritanya sejak lama.

Menurut Jody Allen, saudara perempuan Paul, sosok Paul merupakan seorang yang luar biasa dan sangat dicintai oleh saudara, dan teman-temannya. Ia menjelaskan, di sela-sela kesibukannya, ia selalu meluangkan waktu untuk keluarga dan teman-temannya.

“Paul adalah individu yang luar biasa di setiap level. Bagi kami, dia adalah seorang saudara dan paman yang sangat dicintai, dan seorang teman yang luar biasa,” katanya mengenang sang kakak. [NM/HBS]

Sumber: Engadget

Mantan Sutradara Final Fantasy Bikin ‘Game Paralympics’

Telko.id, Jakarta – International Paralympic Committee (IPC) telah bermitra dengan mantan sutradara Final Fantasy, Hajime Tabata dan studionya JP Games untuk mengembangkan game ‘The Pegasus Dream Tour’. Game ini cukup unik, karena bertema Paralympic.

Karena hasil kerjasama dengan IPC, role playing game atau RPG  dari game The Pegasus Dream Tour ini bertema Paralympic yang bertempat di metropolis fantasi bernama Pegasus City.

Presiden IPC, Andrew Parsons, mengatakan tujuan dari The Pegasus Dream Tour adalah untuk membuat para pemuda tertarik dengan event Tokyo 2020 Paralympics.

“Menjelang Tokyo 2020 Paralympics, kami mencoba mencari cara-cara inovatif untuk menarik audiens global baru dan yang lebih muda,” tulisnya di website IPC.

{Baca juga: Horee! Trilogy Final Fantasy XIII Bisa Dimainkan di Xbox One}

Mereka meyakini, game ini akan membantu meningkatkan minat pada Paralympic Games dan membuatnya lebih mudah bagi orang-orang di seluruh dunia untuk menikmati dan merasakan atmosfer yang memanas, penuh semangat dan kegembiraan dalam acara tersebut.

Pegasus Dream Tour adalah game pertama yang dikerjakan Tabata setelah dia meninggalkan Square Enix pada tahun lalu untuk memulai studionya sendiri, JP Games.

“Ini bukan hanya videogame biasa tentang olahraga. JP Games akan mewakili sepenuhnya keajaiban yang unik bagi olahraga Paralympics dalam permainan peran baru ini, sebuah genre yang kami kuasai,” tulis Tabata.

Mantan sutradara Final Fantasy ini sebelumnya telah mengerjakan sejumlah game saat berada di Square Enix. Di antaranya, Final Fantasy XV, The 3rd Birthday, dan Kingdom Hearts Coded.

Pegasus Dream Tour akan tersedia di beberapa perangkat, termasuk smartphone sekitar tahun depan dan sebelum Tokyo 2020 Paralympics, dimulai7. Untuk pembaruan di masa mendatang tentang pengembangan game ini dapat dilihat di website resmi Pegasus Dream Tour.

{Baca juga: Jepang Siapkan Robot Polisi untuk Amankan Olimpiade 2020}

Sebagai informasi, Paralympics 2020 akan digelar di Tokyo, Jepang, mulai 25 Agustus hingga 6 September tahun 2020, setelah digelarnya Olimpiade Tokyo 2020. [BA/HBS]

Sumber: The Star

Seperti Planet of The Apes, Ilmuwan Ciptakan Monyet Super Cerdas

Telko.id, Jakarta – Informasi ini bisa jadi kabar baik dari sisi ilmu pengetahuan, tapi juga sekaligus agak mengerikan bagi kehidupan manusia dan monyet. Para ilmuwan di China menciptakan jenis monyet super cerdas dengan menanamkan DNA manusia ke dalam otak mereka.

Para peneliti mengambil gen yang disebut MCPH1, yang diyakini memainkan peran dalam perkembangan otak manusia, dan memasukkannya ke dalam 11 monyet Rhesus.

Hasilnya, otak monyet mulai berperilaku sedikit seperti otak manusia, meski dibutuhkan waktu lebih lama untuk berkembang. Namun, gen itu tidak membuat otak kera semakin besar.

Gen ini juga membuat mereka tampil lebih baik dalam tes memori jangka pendek serta memiliki reaksi yang lebih baik bila dibandingkan dengan monyet liar.

{Baca juga: Ini Jadinya Jika Albert Einstein itu Sebuah Robot}

Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti di Kunming Institute of Zoology dan Chinese Academy of Sciences, bekerja bersama para peneliti Amerika Serikat di University of North Carolina. Studi ini dipublikasikan bulan lalu di jurnal National Science Review yang berbasis di Beijing.

“Temuan kami menunjukkan bahwa primata bukan manusia (tidak termasuk spesies kera) berpotensi memberikan pengetahuan penting, dan menjawab pertanyaan dasar tentang apa yang membuat manusia unik,” tulis para penulis.

Monyet tersebut menjalani tes memori yang mengharuskan mereka untuk mengingat warna dan bentuk di layar, serta dipindai menggunakan MRI. Dari 11 monyet, hanya lima monyet yang selamat dalam tahap pengujian.

Para penulis mengatakan monyet Rhesus secara genetik lebih dekat dengan manusia daripada tikus yang biasanya digunakan dalam pengujian. Tetapi sejumlah ilmuwan lain mengkritik percobaan itu.

“Anda pergi ke “Planet Kera”, segera dalam imajinasi populer,” kata Jacqueline Glover, ahli bioetika Universitas Colorado.

Menjadikan mereka seperti manusia, sama dengan membahayakan mereka. Glover mempertanyakan, dimana mereka akan tinggal dan apa yang akan mereka lakukan.

“Jangan menciptakan makhluk yang tidak bisa memiliki kehidupan yang bermakna dalam konteks apa pun,” katanya kepada MIT Technology Review.

{Baca juga: Ilmuwan Teliti Otak Buaya Pakai MRI dan Musik Klasik}

Larry Baum, seorang peneliti di Pusat Ilmu Genomik Universitas Hong Kong, tampaknya tidak peduli dengan kritik tersebut. Dia mengatakan, genom monyet Rhesus berbeda beberapa persen dari manusia.

“Jutaan basis DNA individu berbeda antara manusia dan monyet. Penelitian ini mengubah beberapa di antaranya, hanya satu dari sekitar 20.000 gen. Anda dapat memutuskan sendiri apakah ada yang perlu dikhawatirkan,” katanya.

Membaca berita ini, kita jadi ingat film legendaris Planet of the Apes. Di film itu diceritakan tentang manusia dan kera cerdas saling berebut kekuasaan. Awalnya, para ilmuwan menciptakan ‘Simian Flu’ yang meningkatkan kecerdasan para apes atau kera.

Namun setelah kera-kera pintar itu tahu sifat manusia, mereka pun membenci manusia. Selanjutnya cerita mengerikan bisa kita saksikan. Kera pintar itu kemudian membunuh sebagian besar populasi manusia. Para ilmuwan kesulitan untuk menjaga perdamaian ketika para apes terbawa ke situasi perang dengan manusia.

{Baca juga: Ngeri! Letusan Gunung Vesuvius Mendidihkan Darah dan Otak

Semoga cerita di film Planet of the Apes itu tidak benar-benar terjadi di dunia nyata. Semoga kera-kera pintar yang sedang dikembangkan para ilmuwan di China ini tidak akan jadi masalah di masa depan. [BA/HBS]

Sumber: Metro.co.uk

Samsung Galaxy A2 Core Sudah 4G Harga Sejutaan

0

Telko.id – Samsung Galaxy A2 Core kali pertama diperkenalkan pada 2019, April. Perangkat bermesin Exynos 7870 Octa ini hadir dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo (Go edition) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 1 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy A2 Core. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy A).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Red, Gold) dan memiliki body berdimensi 141.6 x 71 x 9.1 mm (5.57 x 2.80 x 0.36 in) dengan berat 142 g (5.01 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Micro-SIM) or Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy A2 Core

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy A2 Core :

  • 5 MP, f/1.9, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP, f/2.2 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Spesifikasi Samsung Galaxy A2 Core

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 7870 Octa yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core 1.6 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU Mali-T830 MP1. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 8GB/16GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 2600 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.0″ Inch dengan jenis PLS TFT capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 540×960 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy A2 Core sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy A2 Core :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 900 / 1800 – SIM 1 & SIM 2 (Dual SIM model only)
3G bands HSDPA 900 / 2100 – A260F/DS
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 7(2600), 8(900), 20(800) – A260F/DS
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, April
Status Available. Released 2019, April
BODY
Dimensions 141.6 x 71 x 9.1 mm (5.57 x 2.80 x 0.36 in)
Weight 142 g (5.01 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Single SIM (Micro-SIM) or Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by)
Colors Black, Blue, Red, Gold
DISPLAY
Type PLS TFT capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.0 inches, 68.9 cm2 (~68.6% screen-to-body ratio)
Resolution 540 x 960 pixels, 16:9 ratio (~220 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 8.0 Oreo (Go edition)
Chipset Exynos 7870 Octa (14 nm)
CPU Octa-core 1.6 GHz Cortex-A53
GPU Mali-T830 MP1
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 1 GB
Internal 8GB 1GB RAM, 16GB 1GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 5 MP, f/1.9, AF
Features LED flash, HDR
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP, f/2.2
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Accelerometer, proximity
Other
BATTERY
Type Li-Ion
Size 2600 mAh
Removable Li-Ion 2600 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Anjing Ini Terpaksa Dioperasi karena Telan Kaset Nintendo

Telko.id, Jakarta – Seekor anjing bernama Rocco harus menjalani operasi karena tak sengaja menelan cartridge Nintendo DS. Anjing tersebut menjalani operasi di Glasgow Shamrock Street Hospital di Skotlandia untuk mengeluarkan kaset game tersebut.

Kejadian bermula ketika Sean Johnston (27), pemilik anjing tersebut mulai curiga dengan gerak-gerik anjingnya. Rocco akhir-akhir ini menolak untuk makan dan sering muntah.

Johnston pun khawatir dengan kondisi Rocco, dan membawa anjing kesayangannya itu ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan melalui sinar-X.

“Dia sama sekali tidak bertingkah dan kami khawatir dia habis makan jagung rebus. Tetapi kami terkejut ketika dokter hewan mengatakan jika ia menelan kaset video game,” kata Johnston.

Dilansir Telko.id dari Independent pada Sabtu (13/04/2019), Johnston pun bingung dengan benda asing di usus kecil Rocco, karena tidak ada Nintendo di rumah mereka.

{Baca juga: Nintendo Sediakan Rp 260 Juta Bagi yang Bisa Retas 3DS}

“Kami tidak memiliki Nintendo atau benda seperti itu, sehingga kami bingung dari mana ia mendapatkannya,” tutur Johnston.

Johnston pun mulai berspekulasi dengan kasus tersebut. Ada kemungkinan Rocco menelan kaset Nintendo ketika masih berada di rumah pemilik lama.

“Dia adalah anjing penyelamat dan kami baru memilikinya selama sekitar enam bulan, sehingga satu-satunya hal yang dapat kita pikirkan adalah bahwa benda itu berasal dari pemilik sebelumnya,” ucap Johnston.

Untungnya kaset itu berhasil dikeluarkan dari perutnya. Saat ini Rocco sedang sedang melakukan pemulihan agar bisa kembali seperti sediakala.

{Baca juga: Upss! Kolektor Temukan Narkoba di Kaset Video Game}

“Meskipun kami belum memilikinya selama itu, ia sudah menjadi sebagian besar dari keluarga, jadi kami senang memilikinya kembali ke rumah. Dia mengalami pemulihan yang cepat,” tambahnya.

Dokter Susan Hermit yang menangani kasus ini pun pun mengaku kaget dengan Rocco. “Kami melihat anjing yang memakan hal-hal aneh sepanjang waktu, tetapi tidak ada dari kita yang pernah melihat hal seperti ini,” kata dokter Susan.

“Benda-benda asing kadang bisa masuk di perut untuk sementara waktu, tetapi tidak menyebabkan masalah. Benda sebesar ini bisa menyebabkan penyumbatan yang mematikan atau menusuk organ-organ dalamnya,” tambah Susan.

Sumber: Independent

Facebook Habiskan Rp 282 Miliar untuk Jaga Mark Zuckerberg

Telko.id, Jakarta Facebook menghabiskan biaya keamanan yang besar untuk menjaga CEO Mark Zuckerberg. Tahun 2018 lalu, perusahaan tersebut menghabiskan sekitar USD $ 20 juta atau Rp 282 miliar untuk biaya keamanan pimpinannya tersebut.

Dilansir Telko.id dari CNET pada Sabtu (13/04/2019) Mark sebenarnya hanya menerima gaji sekitar USD $ 1 setiap tahun.

Namun pria asal Jerman itu mendapat beragam kompensasi sebesar USD $ 22,6 juta atau Rp 316,4 miliar, yang mayoritas dihabiskan untuk biaya keamanan meliputi keluarga, rumah dan perjalanan pribadi.

Biaya tersebut naik dua kali lipat sejak tahun 2017 dimana 2 tahun lalu biaya keamanan Zuckerberg hanya USD $ 9,1 juta atau Rp 127,4 miliar.

Selain biaya keamanan, ongkos pesawat pribadi Zuckerberg juga mengalami kenaikan dari USD$ 1,5 juta atau Rp 21 miliar menjadi USD $ 2,6 juta atau Rp 36,4 miliar.

{Baca juga: Facebook Bisa Lacak Pengancam Mark Zuckerberg}

“Biaya ini termasuk biaya menyewa pesawat, biaya penumpang, bahan bakar, kru dan biaya katering,” tulis Facebook.

Kenaikan biaya keamanan juga diberikan kepada COO Facebook, Sherly Sandberg. Pasalnya pada tahun 2017 lalu biaya keamanan Sherly sekitar USD $ 2,6 atau Rp 36,4 miliar dan tahun 2018 menjadi USD $ 2,9 juta atau Rp 40,6 dan USD $ 900.000 atau Rp 12,6 miliar.

Sayangnya Facebook tidak memberikan alasan terkait alasan kenaikan biaya tersebut. Tetapi spekulasi pun bermunculan. Kenaikan biaya keamanan pada tahun lalu dikaitkan dengan kondisi Facebook di tahun 2018 yang menghadapi periode paling bergejolak dalam sejarah perusahaan tersebut.

Facebook sedang dalam pengawasan ketat untuk campur tangan pemilu, penyalahgunaan data, dan tuduhan jika mereka tidak mampu mengawasi konten beracun di platformnya. Facebook juga mengatakan Jumat lalu (12/04/2019) juga menjadi sorotan.

{Baca juga: Mark Zuckerberg Cari Sosok Pemimpin, Untuk Apa?}

Perusahaan itu mengatakan tidak akan mencalonkan kembali CEO Netflix Reed Hastings, dan tetapi menominasikan Senior Vice President of Core Markets PayPal, Peggy Alford sebagai dewan direksi Facebook.

Jika dalam rapat pemegang saham tahunan, investor setuju maka Alford akan menjadi wanita Afrika-Amerika pertama yang duduk sebagai dewan perusahaan jejaring sosial tersebut. [NM/HBS]

Sumber: CNET